Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 3381-3400 of 3,419

Analytics

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Bambang Agus Windusancono

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Dalam Upaya peningkatan stabilitas ekonomi masyarakat, peran UMKM sangat penting untuk menopang   kehidupan   bermasyarakat   prioritas   pada   industri   kecil   atau   home   industri. Khususnya  pada kondisi pandemi covid -19  yang  belum  berakhir.    Untuk mempertahankan pertumbuhan dan perkembangan usaha kecil (UMKM) adalah dengan membuat strategi baru tentang pemasaran dan penjualan baik secara online dam offline di era new normal. Dampak globalisasi  menyebabkan  persaingan  ketat  dalam  import  ekspor  barang  dan jasa, sehingga pertumbuhan perekonomian dan kemakmuran rakyat tercapai secara merata. Isue yang berkembang adalah upaya meningkatkan kemandirian UMKM masa yang akan datang, perlu strategi   baru   dalam   membangun   hubungan   antara   UMKM   dengan   Bank.   Agar   tujuan pemerataan ekonomi terlaksana perlu kebijakan pemerintah dalam mengatur regulasi pertumbuhan usaha UMKM dan percepatan perwujudan kemandirian usaha masyarakat, peran serta pemerintah dalam mendukung pertumbuhan UMKM modern perlu dituangkan dalam peraturan yang baru agar pemerataan ekonomi segera terwujud.

Alex Karamoy

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dampak Covid 19 melanda dunia global dimana semua lini kehidupan manusia tidak terkecuali termasuk gereja. Berkenaan dengan judul ini maka Probelimatika yang muncul adalah apa itu manajemen gereja, bagaimana efektifitas manajemen gereja terhadap perekonomian jemaat pada masa covid-19, menyikapinya serta apa yang harus gereja lakukan pada masa covid-19, dan terutama jawaban Alkitab dibalik Covid 19. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah menjelaskan tentang manajemen gereja.dan ke efektifan manajemen gereja yang baik terhadap perekonomian jemaat. Metode penelitian dalam tulisan ini, yaitu library research (penelitian perpustakaan) dan field research (penelitian lapangan). Terbukti bahwa jika gereja melaksanakan manajemen gereja secara efektif dan tepat dalam implementasinya, maka perekonomian jemaat akan lebih baik lagi dan berkembang dari yang sebelumnya. Penelitian ini menjadi rekomendasi bagi para peneliti yang sedang dan akan melakukan peneletian yang berkaitan dengan judul dan efektifitas manajemen gereja ditengah krisis yang dialami jemaat.

Sutiyo, Sutiyo; Kusumastuti, Dora

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

The JKS 18 Association is one of the food-producing centers in Surakarta. This association needs to get institutional and product strengthening to increase competitiveness in the global era. The methods used are lectures and mentoring. Hasil Mitra has a registered legal entity at the Ministry of Public Affairs and Human Rights and has the legality of being a PIRT. Keywords: Perkumpulan IKM, JKS 18, Sentra Surakarta

Iskandar Simbala; Andi Nuraina Sudirman; Astria Cahyati Papeo; Ayu Sintia

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Covid-19 is a global epidemic that not yet ended and there are still significant additions of positive cases. Positive cases and death rates in Indonesia are increasing. Therefore efforts are needed to break the chain of Covid-19 spread. This research used a descriptive design with a cross sectional design. the results showed that knowledge with a good category was equal, adherence to using masks was equal , thus it can be concluded with the use of masks in the era of the covid-19 pandemic at the dr. Hasri Ainun Habibie. This research is expected to increase patient’s family compliance in the use of masks in the pandemic era.

Andre Setya Yudhanto; Migunani

Jurnal Elektronika dan Komputer 2020 STEKOM PRESS

The development of technology allows one to obtain other people's spatial position data. One mobile technology that utilizes spatial data as a supported factor is location-based services. The large number of employees at the PT.XYZ causes the presence of a controlled process to be under control, and even tends to be questioned. Because it takes a GPS-based presence system on android that is expected to be a solution of the problems that occur at this time. The system development method used is a six-step R&D method, consisting of: Research and information gathering, Planning, Development of initial product forms, initial field testing, major product revisions, main field testing. The final result is the prototype of the Ganesha Employee Presence System Operations. The test results on the system shows the employee attendance system can run on the android platform. The system only responds to presence based on the position of the employee's coordinates with office coordinates. Besides checking the presence process is also based on devices that have been approved in the system. 

Susdarwono, Endro Tri; Setiawan, Ananda

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The shift in global paradigm and threat perspective has led to a wide variety of possible risks and uncertainties. This situation also occurs in the defense economy, so understanding the basic principles of risk and uncertainty is important, especially in a decision-making process. There are several elements and concepts that are usually used in all decision models. Almost all models, whether complex or simple, can be formulated using a standard structure and solved by using general evaluation procedures. For decisions involving a series of decisions and relating to various basic sequential conditions, the decision tree is an appropriate conceptual and schematic modeling tool. A decision tree is a schematic representation of a decision problem. A decision tree is a diagram made like a tree with branches and branches in a chronological order of events, with each having a choice and possibility of occurrence, as well as the results of each choice. The term decision tree is taken from the form of diagrams that have branches and twigs, just like a tree.

Sugiyarti, Sri Riris; wijayati, hasna

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Industri gitar di Desa Mancasan, Baki, Kabupaten Sukoharjo adalah salah satu sektor ekonomi yang memiliki potensi besar. Mayoritas pelaku industri adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Namun, produksinya telah menembus pasar ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang bagaimana memberdayakan komunitas pengrajin gitar di Desa Mancasan, Baki, Kabupaten Sukoharjo menuju pasar global. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan objek penelitian adalah UMKM pengrajin gitar di Desa Mancasan, Baki, Sukoharjo. Sumber data primer dan sekunder dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif untuk mendapatkan jawaban dari perumusan masalah. Hasil penelitian dipetakan ke dalam empat aspek, berupa : bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, dan bina kelembagaan, dan dilengkapi dengan strategi ekspor. Dapat disimpulkan bahwa pemerintah memiliki peran dalam mengelola keempat aspek ini, walaupun belum maksimal. Peran terbesar pemerintah dalam pengembangan manusia terletak pada bimbingan teknis, sedangkan dalam aspek bina usaha dalam hal mendirikan badan usaha yang legal. Dalam strategi ekspor, hanya beberapa bisnis yang dapat menembus pasar ekspor. Sementara mayoritas UKM telah mencoba memperluas pasar ekspor tetapi masih dalam proses.

Krisnawati, Dwizka; Trisiana, Anita; Mey, Elynia; Elvidna, Varelia; Budi Puspita, Yesica Maharani +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kondisi yang dinamik dari bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, yang di dalamnya berisi keuletan dan ketangguhan yang memiliki kemampuan untuk memperkuat kekuatan nasional, untuk menghadapi dan juga mengatasi semua ancaman,tantangan,hambatan, serta ancaman yang datang dari luar ataupun dari dalam untuk melindungi integritas,identitas,kelangsungan hidup bangsa dan juga negara serta perjuangan untuk mencapai tujuan nasionalnya. Jadi, ketahanan nasional adalah kondisi hidup dan kehidupan nasional yang wajib selalu diterapkan dan membudayakan secara terus-menerus dan bersama. Maka dari itu bisa diwujudkan dimulai dari lingkungan yang kecil yaitu pribadi,masyarakat,keluarga,bangsa dan negara dengan menggunakan niat dasar ketahan dan juga keuletannya yang bisa mengembangkan kekuatan nasional. Proses yang berkelanjutan ini wajib di dasari dengan pikiran-pikiran geopolitik dan geostrategi sebagai dasar suatu konsepsi yang dibuat serta dirumuskan dengan tetap harus memperhatikan konstelasi yang terdapat di sekitar indonesia. Oleh sebab itu dengan adanya wabah COVID-19 ini ancamam ketahanan negara telah berada tepat di depan mata adalah perlambatan dalam ekonomi global karena sebagian besar Negara telah menetapkan aturan pembatasan ruang gerak barang dari luar negeri. Kegiatan ekspor maupun impor terpaksa terhenti. Devisa negara pun ikut menurun. Bencana coivid-19 ini sudah membuat neraca keuangan berbagai negera termasuk indonesia berada dalam kondisi yang tidak sehat. Itu semua karena sebagian dana harus dialokasikan untuk membantu menghadapi virus covid-19 ini. Neraca keungan yang berfokus dengan RAPBN memerlukan penyesuaian. Pada saat-saat seperti ini, kite memerlukan solidaritas seluruh elemen bangsa. Yang harus dilakukan semua negara yaitu sama-sama memusnahkan virus covid-19 ini. Pemerintah juga harus bekerjasama dengan berbagai elemen organisasi seperti  masyarakat sipil, perusahaan, dan juga masyarakat luas mengenai langkah-langkah yang akan diambil pemerintah untuk dilaksanakan bersama. Kata Kunci : KetahananPemerintahNKRI, PandemikCOVID-19

Puspita Puji Rahayu

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Global environmental changes have increased the complexity and disarray of the competitive environment, resulting in severe competition and placing pressure on each player to hone their creative business skills. At this point, the company realized that using its human resources would be its last remaining option for resolving the problem. In other words, enhancing organizational performance motivates staff to produce top-notch work. As a result, from the beginning of the job relationship until it is over, efforts must be made effectively. Discipline may motivate workers to carry out any duty successfully. Therefore, you must try to become an expert in the discipline. This study set out to determine how much the employees' level of education and work ethic influenced their performance at the Semarang District Social Service. The data used in this inquiry were based on the survey's fundamental information. The sample for the study consisted of every employee of Semarang District Social Service.

Sri Yuwanti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tulisan ini adalah hasil penelitian tentang perkembangan bentuk dan fungsi rumah rakyat guna menemukan makna rumah bagi penghuninya di masa kecepatan perkembangann informasi, komunikasi, teknologi, dan pengaruhnya pada bentuk dan fungsi atau manfaat runah sebagai tempat hidup. Pembahasaannya secara kualitatif dengan memanfaatkan studi dan konsep kebudayaan,dalam hal ini kulturalism, yang menunjukkan segi keseharian dari suatu kultur. Selain itu penelitian ini juga berusaha mempelajari realita budaya rakyat yang berkembang, untuk menunjukkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam upaya melestarikan nilai tradisional bangunan rumah tinggal,dan menemukan makna kearifan lokal yang dapat ditarik dari proses pembangunan perumahan rakyat di masa kini, yang dapat dimanfaatkan untuk merumuskan kebijakan bidang perumahan di masa datang. Pengambilan samplenya secara purposif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pemilik rumah yang diteliti,   dan pendekatan penelitian kualitatif dengan studi kasus. Hasilnya adalah: tumbuhnya bentuk baru dan munculnya gaya-gaya hibrida yang lebih mendominasi perkembangan arsitektur rumah rakyat masa kini di perkotaan, fungsi ruang yang tidak biasa, dan perubahan nilai makna  tradisi rumah dari perlindungan menjadi wadah kegiatan, dari simbol capaian hidup dan martabat kehormatan keluarga menjadi simbol  kepemilikan aset dan fungsi penyimpanan.

Seliari, Tutun

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Paguyuban Batik Tulis Langensari (PBTLS) is a community of batik artisans in the area around Embung Langensari, Yogyakarta. Determining the target of enthusiast of handmade batik from PBTLS crafters requires a strategy so that batik results can be right on target. The strategy that will be carried out requires an agreement that becomes a joint agreement in the community, given the current fashion trends that are developing very fast. Along with the development of the main trends in life, namely go green that returns to nature, fashion trends are also following. Today's global fashion trends are shifting from fast fashion to slow fashion. The target of the PBTLS is to determine the meeting point between products that have been produced as supply and market needs/demand. The method used in determining PBTLS targets is carried out through 4 stages. The first stage identifies the range of products that have been produced by PBTLS. The second stage determines the target users of PBTLS products. The third stage determines the direction of product development. Then the fourth step determines the uniqueness of PBTLS products. In carrying out these four steps, a crafter's poll was conducted through a "mentimeter application" conducted on 17 PBTLS artisans and focus group discussions (FGD). Through the application of the "mentimeter" the results of the PBTLS artisans poll can be immediately known to be discussed and formulated together through the FGD. The results obtained by the main target of PBTLS are middle-aged mothers consumers. Uniform fashion / formal batik fashion becomes the main target for the direction of PBTLS product development by developing the unique PBTLS products namely motifs and colors of handmade batik.

Jawandi, Ahmad; Adi Putro, Eko

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Family becomes the smallest social unit in a society. The socialization process was first carried outin the family. Educate children to get to know children and how to treat children according to theirneeds and development. By recognizing and understanding their children, parents as educators inthe family will be able to increase their potential as optimally as possible, especially in formingpositive behaviors. Behavior is any form of action taken or planned. While positive behavior is anaction that is in accordance with the character, culture, norms and noble values in the community.In order for children to grow and develop optimally, the family or parents need to increase theirrole. Along with the times and the assimilation of culture in the era of globalization of positivebehavior in children such as manners, tolerance, caring for others and respect for others isincreasingly lost. The effort that can be taken to develop positive behavior of children in the familyenvironment is through a behavioral approach.The target of service is the Beneficiary Family(KPM) of the Hope Family Program in Wonosegoro District. The purpose of this communityservice activity is to provide training methods in enhancing family roles to foster positive behaviorthrough a behavioral approach. The method used in this community service is the behaviorismapproach in increasing family roles to form positive behavior. In this behavior approach usesseveral techniques, namely modeling techniques, reinforcement techniques and Asertive trainingtechniques. The implementation of community service carried out with seminars and trainingthrough lectures, discussions and brainstorming, questions and answers, and direct practice. Theimplementation of the behavioral approach training as an effort to improve the family's role informing positive behavior was Carried out in four meetings. The expected result of communityservice is the realization of parents' understanding of the importance of the role of the family infostering positive behaviors of children that are applied in daily life through a behavioral approach.Keywords: Family Role, Positive Behavior, Behavior Approach

Safik Faozi, Anastasia Hani Prasetio,

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Prostitution is an act that deviates and violates the rules of social and religious values ​​and norms. Prostitution involving parties such as pimps, commercial sex workers, and service users comes from various circles due to economic factors and lack of mental strength in dealing with global changes in society that changed to the modern era, as well as lifestyle demands where values ​​and norms exist in in society began to be eroded by the changing times that are increasingly developing. The method used in this research is normative juridical, research specifications in concreto, secondary data sources, the data obtained will be analyzed qualitatively. The results showed that law enforcement in the handling of prostitution in Demak Regency was carried out using the model of actual enforcement law. It emerged after the discretion in law enforcement was believed to be due to limitations, both related to infrastructure, quality of human resources, quality of legislation and lack of community participation. Law enforcement officers include the Civil Service Police Unit, Demak District Police, and Social Services. Obstacles that occur in law enforcement in the prevention of prostitution in Demak Regency are due to legal factors including; in the sound of the Regional Regulation numbers are unclear so that it can be bargained in other words not in accordance with these rules, law enforcement factors; law enforcement officials are less assertive, law enforcement officials prioritize the principle of humanity, and the lack of personnel, factors and facilities include; the absence of rehabilitation houses to accommodate community disease perpetrators (CSWs) and lack of funding to crack down on perpetrators to the judicial process, community factors include; the community is less participating in reporting the practice of prostitution around them, and there are backing / thugs or pimps who protect commercial sex workers to provide information early so they can escape, cultural factors include; The inherent community culture has long since begun to be abandoned, and the existence of a modern city culture has entered the Demak District.   Keywords: Law Enforcement, Prevention of Prostitution

Suyahman, Suyahman

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran problem based learning berbasis nilaipancasila dalam menghadapi revolusi industri 4.0 bagi siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1Kartasura tahun Pelajaran 2018-2019. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjekpenelitiannya: guru PPKn dan siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Kartasura, dan objeknya adalahpembelajaran inovatif berbasis nilai pancasila dan refolusi industri 4.0. Metode pengumpulandata menggunakan: observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengantrianggulasi sumber dan metode. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis kualitatifterdiri dari 4 tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasilpenelitian: berdasarkan hasil pengamatan dilapangan yang dilakukan dari tanggal 14-20 maret2019 ditemukan hal-hal sebagai berikut: dalam pembelajaran terlihat siswa aktif, siswa beranimengemukakan pendapat, guru neghargai pendapat siswa yang berbeda, guru bersikapdemokratis, guru memberi kesempatan siswa untuk bertanya, guru memposisikan diri hanyasebagai fasilitator, guru mengakui potnsi yang dimiliki siswa berbeda, guru tidak hanyamenekankan pada aspek pengetahuan akan tetapi lebih mengedepankan aspek sikap, gurumemberikan contoh-contoh konkrit sikap positif yang harus dimiliki siswa untuk menghadapirevolusi industri 4.0, guru menginstruksikan pada siswa untuk tidak menolak globalisasi akantetapi menerima dengan filter nilai-nilai pancasila. Simpulannya bahwa dengan penerapanpembelajaran problem based learning yang berbasis nilai-nilai pancasila dapat mendaya dayadukung siswa dalam menghadapi revolusi industri 4.0 bagi siswa kelas VIIIsiswa kelas VII diSMP Negeri 1 Kartasura tahun Pelajaran 2018-2019.Kata-kata Kunci: Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Nilai Pancasila dan RefolusiIndustri 4.0

Munadiroh Munadiroh; Tantik Sumarlin

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2019 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

In connection with the rapid development of information technology and the increasing ability of computers to help solve problems in the business world, a computerized system in the era of globalization is needed by various parties. Technology that is growing rapidly now is very supportive for a school's information system, especially with the use of computer-based technology or better known as the Computer Based Information System, with the use of computers in an information system will more quickly save labor and costs. Likewise, Smk Al Mubtadi-in Mulyo Temple relies heavily on a well-computerized system. With the problems obtained from this research, a system is designed to make a report that is integrated quickly, precisely and accurately. The writing method used is in accordance with the RnD (Research And Development) method. Used from writing this thesis, to testing the final product to product implementation. In the management of school operational assistance funds. In making information programs use the Microsoft Visual Basic 6.0 and MySQL (* .sql) programming languages ​​for application design.

Devie, Erviana; Winarno, Edy

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Aplikasi Location Based Service (LBS) banyak dikembangkan karena mempunyai kemanfaatan yang sangat penting untuk berbagai hal, tak terkecuali untuk informasi kuliner. Dalam penelitian ini dibuat sebuah aplikasi kuliner dengan menggunakan metode location based service untuk mendapatkan suatu titik lokasi pada aplikasi, aplikasi yang dirancang untuk mempermudah pengguna mengunjungi berbagai macam kuliner saat berkunjung ke yogyakarta dengan menampilkan estimasi jarak dari posisi awal penggguna ke tempat tujuan.  Penelitian ini memanfaatkan global positioning system pada perangkat android. Pada perancangan ini digunakan rumus haversine untuk menghitung jarak tempuh pengguna dari posisi awal menuju lokasi tujuan secara manual. Hasil dari pengujian yang dilakukan pada salah satu data menunjukan selisih dari jarak tempuh sebanyak ±40km.

Rusviana, Zuni; Suliantoro, Adi

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Internet development causes the formation of a new world, every individual has the right and ability to interact with everyone who can prevent him. Perfect globalization connects the entire digital community, one of which is a business sector called E-COMMERCE.E-COMMERCE has a difference from conventional sale and purchase agreements and brings different legal consequences and there are also some problems that are not yet commonly describedthis is a problem that is not immediately anticipated to cause problems in the future. Based on the description, the research is carried out with the title: “SALE AND PURCHASE AGREEMENT VIA INTERNET E-COMMERCE IN TERMS OF CIVIL LAW ASPECTS”.                The formulation of the problem in this study is: (1) What is the validity of the SELLING BUY agreement through the internet if it is involved with Article 1320 of the Civil Code? (2) What is the legal consequence if there is a default in the purchase agreement through the internet (E-COMMERCE)? (3) Solution if there is a default in buying transactions through the internet (E-COMMERCE)? The method used is a normative juridical approach. To approach the problem in this study the author uses descriptive analytical research specifications. Data collection uses secondary data. The method of presenting data in this study was carried out in a descriptive manner. The analysis used in this sketch is qualitative descriptive.             The results of the study indicate: (1) The validity of the agreement through the internet must have the same validity as the agreement that can be proven and in accordance with the provisions in Article 1320 BW. (2) The legal consequences of wanprestasi are compensation. the wanprestasi can be in the form of agreement fulfillment, contract fulfillment and compensation, ordinary compensation, cancellation of the agreement.(3) Solution if there is a wanprestasi in the sale and purchase agreement through: Litigation, Non Litigation, online site (kredibel.co.id, lapor.go.id, cek rekening.id), report directly to the police station and report to the bank.

Anita Trisiana, Dela Ayu Kaswadi, Eko Wulandari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kedudukan manusia sebagai makhluk sosial, mempunyai arti bahwa manusiatidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Sedangkan kedudukan manusiasebagai makhluk berbudaya memiliki arti bahwa manusia diberi budi pekerti dan akalpikiran untuk menciptakan suatu budaya. Dalam hal ini, agar terciptanya keserasian darikedua aspek tersebut perlu adanya komunikasi ataupun interaksi antar sosial budaya.Karena manusia diciptakan dengan budayanya masing-masing dan lingkungan sosialyang berbeda-beda. Komunikasi antar sosial budaya ini sangat penting, karenatujuannya adalah untuk mengatasi perbedaan budaya dan lingkungan sosial. Karenapada saat kita berinteraksi dengan orang lain pasti melibatkan orang yang berbeda latarbelakang sosial dan budaya tidak hanya itu saja komunikasi sosial budaya ini jugabertujuan untuk mempelajari nilai-nilai sosial budaya seseorang yang sedangberinteraksi dengan kita. Namun, dalam komunikasi perlu adanya norma atau nilaisosial budaya. Hal ini bermaksud agar pada saat berkomunikasi seseorang memilikipedoman atau aturan agar tidak menyimpang atau bahkan menyinggung seseorang yangterlibat dalam interaksi tersebut karena adanya perbedaan latar belakang antara sosialbudaya. Seiring berjalannya waktu, saat ini komunikasi mulai melibatkan interaksiorang-orang yang berbeda tingkat modernitasnya. Perkembangan teknologi komunikasiberkembang sangat pesat di era globalisasi saat ini. Tidak menutup kemungkinan akanterjadi permasalahan baru yang timbul akibat dari globalisasi tersebut, misalnya akanadanya perubahan unsur kebudayaan yang sangat cepat, tidak sesuainya unsur yangsaling berbeda sehingga menimbulkan ketidakserasian kehidupan sosial untukmemecahkan permasalahan tersebut perlu adanya penyesuaian terhadap perubahanunsur budaya agar tercipta keserasian dalam kehidupan sosial.Kata kunci: Komunikasi, Sosial budaya, Globalisasi.

Anita Trisiana, Damianus Agus Sido, Dalintang Ketut Dwi Saputri &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Indonesia merupakan negara hukum, karena di Indonesia segala sesuatuperbuatan harus didasarkan pada hukum. Tujuan dibentuknya hukum yaitu untukmendapatkan kepastian hukum. Dengan ini mempunyai tujuan untuk meningkatkankesadaran akan hukum bagi remaja yang bertujuan untuk menangulanggi pengaruhglobalisasi.sebabglobalisasi menyentuh segala aspek dalam kehidupan,dapatmenciptakan permasalahan pada remaja. Jadi upaya yang dapat dilakukan dengancarapenyuluhan hukum pada remaja, melakukan pembaharuan hukum, proses hukum jugatidak boleh didasarkan pada hal politik, menjujung tinggi hak asasi manusia, penegakanhukum. Hukum di Indonesia belum sepenuhnya dilakukan, salah satu faktor adalahkurangnya kesadaran hukum.Kata Kunci: kesadaran Hukum, globalisasi