Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 3281-3300 of 3,300

Analytics

-, Dahlia -

Wacana Hukum 2013 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstract: Jamsostek program is a form of economic and social protection programs to provideprotection in the form of compensation for the loss of income in the form of cash andprotection in the form of services, care or treatment at the time of a worker hit bycertain risks. Jamsostek existence as living safeguard employment in a company isvery beneficial, and therefore as a measure to ensure the life of labor, the companywill enter the workforce in Jamsostek program managed by PT. JAMSOSTEK.Key words: Jamsostek Program, Worker Protection Law

-, Supriyanta -

Wacana Hukum 2013 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK :Sistem peradilan pidana untuk pertama kali diperkenalkan oleh pakar hukumpidana dan para ahli dalam “criminal justice science” di Amerika Serikat seiringdengan ketidakpuasan terhadap mekanisme kerja aparatur penegak hukum daninstitusi penegakan hukum yang didasarkan pada pendekatan hukum danketertiban. Dalam literatur dikenal beberapa model peradilan pidana yakni CrimeControl Model, Due Process Model,Family Model dan Integrated Model.Kata Kunci : Sistem peradilan Pidana

Jananto, Arief

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Umumnya penelaahan kompetensi lulusan dilihat dari tempat kerja mereka saat ini atau dengan cara menelusuri dari angket-angket yang diisikan oleh alumni pada periode tertentu. Hal tersebut juga dapat dilakukan melalui temu alumni maupun melalui pusat informasi alumni pada tiap perguruan tinggi. Lalu bagaimana jika kompetensi tersebut dikaji pada saat sebelum mahasiswa lulus, dengan mengkaji dari nilai akademik yang telah diperoleh ? Dengan menggunakan teknik data mining khususnya metode asosiasi dengan algoritma apriori dapat digali suatu informasi dengan tingkat kepercayaan(min.confidence) suatu transaksi dengan tingkat dukungan(min. support) tertentu sehingga menghasilkan suatu aturan. Setiap matakuliah dalam sebuah kurikulum memiliki  muatan kompetensi tertentu dan sebuah kompetensi dapat disumbang oleh beberapa matakuliah.Dengan mengelompokkan nilai akademik mahasiswa ke dalam suatu kompetensi dan mengambil nilai rata-ratanya maka akan dapat diperoleh suatu peta kompetensi dengan menentukan pada tingkat rata-rata tertentu. Pencapaian kompetensi pada level minimum support 70% dan minimum confidence 75%  pada studi kasus yang dilakukan adalah pada 3 kompetensi. Yaitu Sistem Informasi (IS), System Integration (SI) dan Network and Communication (NC). Artinya bahwa sebanyak 70% calon lulusan program studi S1 Sistem Informasi tahun angkatan 2004 s/d 2007 mempunyai kompetensi yang lebih dibidang system informasi, integrasi system dan jaringan dan komunikasi dibandingkan dengan kompetensi lainnya. Selanjutnya tidak menutup kemungkinan penggunaan teknik, metode maupun algoritma yang lain dan memberikan suatu hasil yang berbeda. Penelitian ini masih dapat dikembangkan lebih jauh.Kata Kunci : Kompetensi, Data Mining, Asosiasi, Apriori

-, Sunarno

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstract : The working strike is the basic right of worker. Therefore, everyone can not stop implementing his right. If anyone is against this regulation, so can be punished.This right is implemented in according to regulation specially UU Nomor 13 Tahun 2003 and Kepmenakertrans Nomor: Kep-232/Men/2003 in order to evaluate as a legal working strike.The working stike can only be implemented at the certain factory, and there are no time’s regulation to implement working strike. Key words: The working strike and to implement

-, SUNARNO

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstraksi   Penyebab utama terjadinya perselisihan antara pekerja/buruh dengan pengusaha didominasi oleh masalah pengupahan, meskipun landasan hubungan perburuhan kita adalah Hubungan Industrial Pancasila. Oleh karena itu, untuk mengurangi masalah tersebut pemerintah mengeluarkan beberapa peraturan. Semua peraturan tersebut sebagai pelaksana dari UU Nomor  13 Tahun 2003 yang sifatnya imperative, oleh karenanya setiap pelanggaran dapat dijatuhi sanksi berupa denda, pidana kurungan , atau pidana penjara. Sanksi ini dimaksudkan agar pengusaha betul-betul memperhatikan masalah upah.  Ada beberapa kebijakan pengupahan yang melindungi pekerja/buruh, antara lain upah minimum dan upah kerja lembur Dasar perhitungan upah minimum dan upah lembur adalah upah pokok dan tunjangan tetap. Penangguhan upah minimum kepada gubernur, sedangkan masalah perbedaan besarnya upah lembur diajukan ke lembaga pengawas ketenagakerjaan.   Kata kunci: pengupahan dan melindungi

-, SUNARNO

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstract: There are two work agreement stated in UU No 13 2003 about labour. They are given-time work agreement and not-given time work agreement. Business people prefer to take the first  for practical reason when they intend to break ther work agreement. That is why government establish rules to protect he labours. However, there ar still some disobedience. Therefore, government still ned to find th solution. Keywords: some problems in given-time work agreement

Hakim, Lukmanul

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Organization as a system of behavior included input, process and output. A collection of people, facilities and infrastructure could be used as input for further processing. Form and the process can be the interaction of people involved in the organization. The form of output was a result of cooperation in implementing something to achieved the same goal. The general purpose of operation can not function when not translated into specific objectives. Its not easy to measure achievement objectives for organizations that do not produce tangible outputs such as in the College of Economics Totalwin Semarang engaged in the business of education services. In such organizations, faculty and staff input is a factor that perform a process inorder to create good output. One of the problems still faced by the existing College of Economics Totalwin Semarang until now was "Why do some lecturers work better than other lecturer?" One of the tasks Management College of Economics Totalwin Semarang was to identify the causes of things that could happen. Source of effectiveness of lecturers include motivation, ability, knowledge, skills, attitudes and stress. The differences are influenced by the motivation of work and that can lead to different performance of each faculty. The problem in this study were 1). Work motivation could affect on the performance of lecturers STIE Totalwin Semarang. 2). Which was the factor of work motivation could dominant affected the lecturerperformance in STIE Totalwin Semarang

Handayani, Dwi Lusi

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

In the effort to increase the performance and prosperity of hospital employees, the organization needs to manage the job satisfaction, commitment of organization norms. Target of this research, was to test the effect of job satisfaction and organizational commitment in employees performance on BRSUD Sukoharjo. This sample research used purposive sampling technique and the data collected by questionare. The hypothesis tested by simple regression analysis and double regression with test, f test and coefficient of determination. Result of research found that there are positive andsignificant influence between satisfaction of job, organizational commitment, toword the employees performance of BRSUD sukoharjo employees, either through partial and simultan.Based on that results, we suggest the way to increase performance in the future, management must employees performance it’s performance. Beside that, the hospital’s management have to evaluate and implement activities during the periodically for better employees performance with organizational commitment, and job satisfaction.

Sunardi, Sunardi; Murti, Hari; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

SMS merupakan sebuah teknologi yang menyediakan pelayanan pengiriman dan penerimaanpesan antar telepon seluler. Teknologi SMS hanya dapat membawa data yang terbatas. SMS Gatewayadalah suatu sistem yang menjembatani antara handphone dengan sistem yang menjadi server dengan SMSsebagai informasinya. Pada sistem kerja SMS gateway, telepon seluler pengguna mengirimkan sms yangberisikan  format tulisan untuk mengakses informasi yang dibutuhkan melalui jaringan gsm. SMS akanditerima oleh telepon seluler SMS gateway yang kemudian akan diambil oleh pc dengan menggunakanprotokol mfbus melalui kabel data. Sampai pada pc maka format tulisan akan diolah oleh program aplikasisms gateway  untuk menghasilkan informasi yang nantinya akan dikirimkan ke telepon seluler sms gatewaydengan menggunakan protokol mfbus melalui kabel data. setelah itu informasi dikirim oleh telepon selulersms gateway ke telepon seluler pengguna.

Februariyanti, Herny; Zuliarso, Eri; Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pada saat ini informasi sangatlah mudah didapat salah satunya adalah dari internet kita dapat mendapatkan informasi yang sangat luas. Dengan banyaknya informasi yang didapat maka akan menyulitkan dalam menemukan dokumen seperti yang diinginkan. Dengan semakin bertambahnya dokumen yang didapat, pendayagunaan sistem temu kembali dokumen menjadi penting agar dapat menghemat waktu dan kerja untuk mendapatkan dokumen yang mirip (similar) dengan kata kunci (query) yang diinputkan oleh pengguna.Pada prinsipnya, penyimpanan dokumen teks dan proses pencarian kembali dokumen tersebut sifatnya sederhana, selama ada kumpulan dokumen yang disimpan dan pengguna yang memberikan pertanyaan ataupun kebutuhan. Maka sistem temu kembali dokumen dapat mengembalikan kumpulan dokumen yang mirip dengan menghitung similarity atau tingkat kesamaan antara dokumen dengan query yang diinputkan oleh pengguna.Penelitian ini menggunakan algoritma indeks inverted untuk proses indeks kata (term), cosine similaritas untuk menghitung kesamaan kata dalam dokumen. Dokumen yang digunakan pada penelitian adalah dokumen teks abstrak skripsi mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Unisbank Semarang. Algoritma yang dikembangkan diuji dengan menggunakan dokumen teks naskah abstrak skripsi Fakultas Teknologi Informasi Unisbank Semarang. Hasil uji menunjukan bahwa algoritma dapat digunakan untuk menghitung tingkat similaritas (kesamaan) dokumen berdasarkan kata kunci yang diinputkan oleh pengguna. Pemilihan kata kunci sangat mempengaruhi hasil pencarian dokumen teks.

Ningsih, Dewi Handayani Untari

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Tingkat pelayanan jalan merupakan  suatu metode yang mungkin untuk memberikan batasan  – batasan ukuran untuk dapat menjawab pertanyaan apakah kondisi suatu ruas jalan yang ada saat ini masih memenuhi syarat untuk dilalui oleh volume maksimum lalu lintas /pemakai jalan yang ada saat ini dan peningkatannya hingga masa yang akan datang. Beberapa jalur di jaringan Jalan Utama wilayah memiliki tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi sehingga dapat menyebabkan kemacetan lalulintas. Analisa kepadatan lalulintas dibutuhkan untuk mengetahui kepadatan lalulintas pada suatu jalan sehingga dapat diketahui kepadatan lalulintas di jalur utama jaringan jalan di wilayah kota Semarang. Analisa dilakukan untuk mengetahui apakah  kondisi suatu ruas jalan yang ada saat ini masih memenuhi syarat untuk dilalui oleh volume maksimum lalu lintas /pemakai jalan dengan cara mengetahui tingkat pelayanan jalan (LOS/Level Of Service).  Sistem Informasi Geografi digunakan sebagai sarana pendukung (alat Bantu) yang dapat mengoptimalkan sistem kerja, baik secara efektifitas waktu, dana, maupun tenaga. Hal ini disebabkan karena kemampuan dari Sistem Informasi Geografi yang dapat menggabungkan beberapa jenis data dan melakkan analisis spasial. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografi   dalam melakukan analisis tingkat pelayanan jalan bisa melibatkan banyak parameter, baik jenis parameter tersebut berupa numerik atau tabel maupun berupa spasial atau peta. 

Februariyanti, Herny

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pemanfaatkan  komputer  sebagai  pendukung  alat  ukur,  akan memberikan  kemudahan  dalam penggunaanya, dan nantinya akan diperoleh alat ukur yang lebih akurat, lebih mudah penggunaannya. Hasil pengukuran. Hasil dapat ditampilkan secara digital oleh komputer di layar monitor. Dengan tampilan yang berbentuk  digital  akan  memudahkan  dan  mempercepat  dalam  mengamati  hasil  pengukuran.  Masalah penelitian  ini  adalah  bagaimana  cara  merancang  peralatan  ukur  keolengan  suatu  benda  secara  digital menggunakan  komputer dengan memakai parallel port sebagai media transfer data antara komputer dengan peralatan ukur. Masalah penelitian  ini adalah bagaimana cara merancang peralatan ukur keolengan  suatu benda  secara digital menggunakan   komputer dengan memakai parallel port  sebagai media  transfer data antara  komputer  dengan  peralatan  ukur. Metode  pengembangan  sistem  yang  digunakan  adalah  metode prototype.  Prototype merupakan  proses  pembuatan model  dari  alat  yang  akan  dibuat,  sehingga  pemakai dapat mengetahui hasil yang didapat. Dihasilkan alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur  tingkat keolengan  suatu  benda,  tidak  dapat  digunakan  untuk  memperbaikinya  Hasil  pengukuran  ini  juga dipengaruhi oleh pergeseran alat pengukur dan benda kerja. Untuk mendapatkan hasil ukur yang optimal alat pengukur  dan benda kerja harus diusahakan tidak geser.

Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Tata kelola TI atau IT (Information Technology) Governance merupakan struktur hubungan dan proses untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi untuk mencapai tujuannya dengan menambahkan nilai ketika menyeimbangkan risiko dibandingkan dengan TI dan prosesnya. Dalam penelitian ini dihasilkan suatu rekomendasi IT Governance yang merupakan pengembangan dari IT Governance yang sudah dilaksanakan oleh Institusi saat ini, namun saat ini proses IT Governance belum dilakukan secara menyeluruh. Rekomendasi IT Governance ini dibuat guna meningkatkan kinerja TI layanan akademik yang ada di UNISBANK, dimana aktivitas layanan akademik tersebut menjadi tanggung jawab kerja suatu biro yang bernama BAAK dan pengadaan dan pengelolaan TI yang ada  menjadi tanggung jawab suatu divisi yaitu P2ICT. Perancangan IT Governance dalam penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT (Control Objective For Information and Related Technology) versi 4.0, Dalam penelitian ini hanya dibahas 2 domain dari 4 domain yang ada di COBIT dengan pembahasan dibatasi pada tingkat control process saja, tidak membahas aktivitas-aktivitas yang terdapat di setiap control process. Domain yang dipilih dalam penelitian ini untuk dibuatkan rekomendasi pengelolaan TI adalah domain Deliver and Support (DS), Monitor and Evaluate (ME). Dari pemetaan model maturity tersebut diperoleh bahwa tingkat maturity untuk DS mendidik dan melatih users berada pada level maturity 4 (diatur), sementara untuk DS mengelola data berada pada tingkat maturity 3 (ditetapkan), Domain untuk Monitor dan evaluasi kinerja TI berada tingkat maturity 3 (ditetapkan). Berdasarkan pemetaan maturity tersebut dirancang rekomendasi IT Governance untuk masing-masing control process agar tingkat maturity dari masing-masing control process tersebut bisa lebih baik. Berdasarkan visi, misi, tantangan masa depan, dan tingginya harapan manajemen UNISBANK terhadap proses IT COBIT, dapat disimpulkan untuk dapat mendukung pencapaian tujuan UNISBANK setidaknya tingkat maturity pengelolaan IT yang dilakukan harus berada pada tingkat 4 – diatur (managed) dimana proses di monitor dan diukur manggunakan indikator tertentu.

Anshori, M. Isa

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Organizational Citizenship Behavior (OCB) is improving organizational efficiency and effectiveness by contributing toward resource transformation, innovation and adaptation ability (Williams and Anderson, 1991). The number of employees in Poltekkes Surabaya who are divided into various divisions becomes a problem for human resources management. Therefore, Poltekkes Surabaya director’s managerial ability is greatly determined to organize human resources in order to create an effective and productive organization. In order to find out the relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior in Health Polytechnic of Surabaya. The research used cross sectional design with subject of Health Polytechnic of Surabaya employees. In order to examine Organizational Citizenship Behavior, the research instrument being used was The Origin Organizational Citizenship Behaviors Questionnaire by Morrison (1994) which already used by Muchiri (2002). Job satisfaction was measured by using Minnesota satisfaction questioner. Organization’s commitment is measured by using questioner which is presented by Allen and Meyer (1990); Panggabean (2004). The research showed that there was a relationship between job satisfaction with OCB with r=0,407; R2 = 0,165 and p Value = 0,000. There was a relationship between organization’s commitment with significant OCB with r =0,2888; R2 = 0,83 and p Value = 0,001. Therefore, there was a significant relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior with r=0,441; R2 = 0,194 and p Value = 0,000. In summary, there was a positive and significant relationship between job satisfaction with organizationalcitizenship behavior. There was a positive and significant relationship between organization’s commitment with organizational citizenship behavior. There was a positive and significant relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizationalcitizenship behavior. The research used cross sectional design with subject of Health Polytechnic of Surabaya employees. In order to examine Organizational Citizenship  Behavior, the research instrument being used was The Origin Organizational Citizenship Behaviors Questionnaire by Morrison (1994) which already used by Muchiri (2002). Job satisfaction was measured by using Minnesota satisfaction questioner. Organization’s commitment is measured by using questioner which is presented by Allen and Meyer (1990); Panggabean (2004). The research showed that there was a relationship between job satisfaction with OC Bwith r=0,407; R2 = 0,165 and p Value = 0,000. There was a relationship between organization’s  commitment with significant OCB with r =0,2888; R2 = 0,83 and p Value = 0,001. Therefore, there was a significant relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior with r=0,441; R2 = 0,194 and p Value = 0,000. In summary, there was a positive and significant relationship between job satisfaction with organizational citizenship behavior. There was a positive and significant relationship between organization’s commitment with organizational citizenship behavior. There was a positive and significantrelationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior.

Utomo, Agus Prasetyo

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Teknologi informasi dewasa ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi organisasi perusahaan untuk membantu aktivitas-aktivitas yang ada di dalam perusahaan. Banyak cara yang bisa dilakukanperusahaan untuk menerapkan teknologi informasi yaitu, membeli, membangun sendiri, atau menyerahkan ke pihak lain untuk pengembangannya. Penerapan teknologi informasi melalui pengolahan data secara elektronis (Electronic Data Processing/EDP) mau tidak mau akan memberikan dampak terhadap prosesauditing dan sekaligus proses pengendalian intern perusahaan. Untuk memastikan bahwa pengendalian intern dalam proses pengolahan data secara elektronik (electronic data processing/EDP) telah dilakukan dengan baik dan benar maka perusahaan harus menjalankan fungsi audit terhadat sistem tersebut. Fungsiaudit dilakukan oleh seorang Auditor, baik itu Auditor internal maupun Auditor eksternal. Di dalam melakukan kegiatan audit, seorang auditor sudah memiliki standard kerja sendiri, dengan harapan seorang auditor mampu bertindak secara independent dan dapat dipercaya. Hasil audit dari auditor dapat dimanfaatkan perusahaan sebagai bahan untuk melakukan perbaikan sistem dan efektifitas terhadap pengendalian internal.

Murti, Hari

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Hampir semua hal bermula dilakukan secara manual. Seiring dengan perkembangan zaman sebagian fungsi fisik mulai digantikan dengan kemampuan nonfisik. Alat-alat bantu mulai diciptakan untuk mempercepat pencapaian tujuan. Salah satu dari perkembangan teknologi adalah komputer. Dengan teknologi komputer ini benar-benar mempercepat kerja manusia. Selain cepat, komputer juga dapat melakukan perhitungan secara lebih teliti dan tidak mengenal lelah. Orang-orang kemudian merasa perlu membeli komputer untuk mempercepat kerja mereka. Dengan bekerja lebih cepat dan teliti, perusahaan berharap dapat menghasilkan produk lebih cepat dan lebih baik, untuk keuntungan yang lebih besar. System komputer tidak hanya tergantung dari kemampuan hardwarenya, tetapi kemampuan aplikasi perangkat lunak juga sangat diperhitungkan. Banyak perusahaan berlomba untuk memproduksi dan menyajikan program-program aplikasi yang mudah dan disenangi oleh para pengguna. Investasi perusahaan pengguna pun dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhannya. Namun ada beberapa perangkat lunak yang menyediakan kemampuan dasar yang dapat dipakai oleh penguna. Bahkan perangkat tersebut dapat diperoleh dengan bebas artinya perusahaan / penguna tanpa harus mengeluarkan investasi dalam bentuk materi. Hanya peningkatan sumber daya manusia sebagai investasi untuk menjalankan sistem ini. Salah satu perangkat lunak yang tidak kalah dengan aplikasi komersial, adalah openoffice.org. Dalam tulisan ini akan dibahas kemampuan sebagian dari openoffice.org dalam pengolahan data. Datapilot merupakan feature dapat digunakan untuk mengekstrak dan mengambil kesimpulan atau informasi  yang terdapat pada spreedsheet dalam bentuk yang lebih nyaman. Dengan menggunakan datapilot, hubungan yang terjadi diantara data yang terletak pada sel spreedsheet dapat secara langsung dilihat tanpa harus menggunakan aplikasi  lain.

Wismarini, Th. Dwiati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

               Untuk membuat sebuah model produk yang berhubungan dengan cekatan/matras, maka dibutuhkan waktu yang cukup lama dengan tenaga kerja yang cukup banyak bila model tersebut tidak sederhana yaitu komplek. Bila ingin membuat sebuah model yang menyerupai bentuk aslinya, maka akan diperlukan semakin banyak peralatan yang dipakai untuk mendukung terbentuknya model yang menyerupai bentuk aslinya. Pemakaian AutoCad untuk design cetakan 2 dimensi sebagai dasar membentuk model 3 dimensi yang dimiliki oleh software Artcam Pro dalam membuat cetakan /moulding. Hasil akhir dari pembuatan cetakan model 3D dan pembacaan toolpath. Design produk yang dihasilkan oleh software ArtCam lebih mudah bila pemilihan model yang diambil memiliki kriteria yang dikenal secara umum, memiliki bentuk yang simetris, dan bila dikerjakan secara manual mengalami tingkat kesulitan pada proses simetris dan membutuhkan waktu penyelesaian yang begitu lama, dan nilai artistiknya akan hilang.Pemanfaatan software Artcam Pro dan Post Processor untuk Mesin Heidenhain (Mesin CNC) dalam membuat cetakan model 3 dimensi dapat membantu mempercepat dan mempermudah pemakai (user) didalam pembuatan cetakan model 3 dimensi dan membantu dalam peningkatan kualitas dan kuantitasmodel cetakan yang dihasilkan, sehingga model yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

Aini, Nur

Dinamik 2003 Universitas Stikubank

Kemajuan masyarakat baik karena pendidikan, perubahan sosial ekonomi serta faktor lainnya akan mendorong perubahan kebutuhan maupun orientasi. Apabila sebelurnnya karyawan atau pekerja mandiri cukup puas apabila penghasilannya dapat mencukupi kebutuhan mereka saat ini, namun sekarang sudah banyak yang merencanakan dan bahkan merealisasikan program pensiun sehingga mereka akan mendapatkan jaminan pendapatan tetap pada saat mereka memasuki masa pensiun. Sementara di Indonesia program pensiun baru dapat dinikmati sebagian kecil masyarakat khususnya baru mereka yang bekeria sebagai penawai negeri sipil maupun militer, badan usaha milik negara, yang disebut sebagai Dana Pensiun pemberi Kerja. Sementara kelompok pekerja lainnya sebagian besar belum diikutkan atau mengikuti program pensiun. Untuk itu perlu adanya strata revolusi atau gerakan dalam rangka memasyarakatkan program pensiun tidak saja kepada perusahaan tetapi juga terhadap pekerja pada perusahaan maupuan pekerja mandiri.

Suhari, Yohanes

Dinamik 2003 Universitas Stikubank

This paper presents n conceptual model of Internet-based business-consumer relationship marketing with a focus on the context, content, and the process of relationship development from the consumer's perspective. The model con be divided into two broad groups. The first group is a set of contextual factors (environment, parties to the relationship, consumption task) that influence relationship development. The second group is the content and process of relationship development that can be viewed via three interrelated conceptual phases: consumer motives to seek interaction, exploration and interaction, and relationship bonding. With the rapid growth of E-commerce and on-line consumer shopping trends, the importance of building and maintaining customer loyalty in electronic marketplaces has come into sharper focus in marketing theory and practice. This paper also to present a conceptual framework of "e-loyalty" and its underlying drives.