Publication Search

70,493 articles from 608 journals · 1,760 citations tracked

Showing 3201-3220 of 3,435

Analytics

Sanghati Sanghati; Yantimala Mahmud; Nurbaiti Nurbaiti; Novitaradayanti Novitaradayanti; Nur Annisa Utami Putri

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Acute Respiratory Infection Disease (ARI) is an infectious disease that is still a health problem for children under five in Indonesia and is the highest cause of death rates for children under five. Apart from causing health problems, ARI can also cause death. This activity aims to increase the understanding of cadres and mothers of toddlers about first aid that can be given to ISPA toddlers. The target of this activity is 35 people. The activity method was carried out on May 16 2022 by giving a pre-test, lecture and followed by a post-test by filling out a questionnaire. The evaluation was carried out on cadres, mothers of toddlers by conducting a post test. The results achieved in this activity were that participants gained knowledge about first aid that participants should provide if their toddler suddenly becomes ill, by lying on their lap with the baby's face facing down. Do not restrain the child's body. Tilt the child's body position so that vomit or saliva can come out of the oral cavity, and prevent the tongue from blocking the respiratory tract. Loosen the child's clothing and do not put anything in the child's mouth to prevent tongue biting. Calculate the duration of the febrile seizure and pay attention to the child's behavior during the seizure. Tell this when you consult a doctor.

Anggi Febrianti; Silva Caesarani Destiana; Moch Ichsan Nugraha

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini mendeskripsikan tentang majas dan citraan dalam puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stalistika, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka, teknik pustaka ini merupakan teknik cara memahami isi dari puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini, mencatat berbagai kata, frasa, dan kalimat yang mengandung majas dan juga citraan kedalam bentuk tulis lalu membaca puisi tersebut dengan teliti dan dipilih bagian puisi yang relevan untuk data yang akan dikaji. Sumber data berasal dari buku kumpulan puisi Montase Sepilihan Sajak karya Heri Isnaini. Pengolahan data dilakukan dengan mencari majas dan citraan yang terdapat dalam puisi puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari segi bahasanya, puisi ini memiliki kata-kata yang menggunakan makna denotasi dan makna konotasi dalam setiap lariknya. Selain itu, didalam puisi ini juga terdapat majas personifikasi. Citraan yang terdapat dalam puisi ini yaitu citraan visual(mata), citraan gerak, citraan meraba, citraan perasaan dan citraan pendengaran.

Wiendy RerefDianty; Dea Puspitasari; Astry Meirantic

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas tentang kajian makna yang terkandung dalam puisi yang berjudul “ilusi” karya heri isnaini. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui makna yang terkandung disetiap kata pada puisi “ilusi”. Penelitian ini, merupakan penelitian deskriptif dengan metode analisis isi. Penelitian ini mendeskripsikan kajian makna yang terkandung dalam puisi “ilusi”. Metode analisis isi, yaitu dengan menggunakan pendekatan semiotika. Pendekatan semiotika digunakan untuk mengetahui bagaimana makna yang terkandung didalam puisi “ilusi” tersebut. Pendekatan semiotika merupakan pendekatan yang berhubungan dengan lapangan tanda yaitu pengertian suatu tanda. Dalam pengertian tanda ada dua yang difokuskan yaitu bentuk tanda biasa disebut dengan penanda, dengan prangko penandanya atau yang ditandai berdasarkan pemaparan terdahulu. Teknik pengumpilam data yang digunakan adalah teknik baca catat dan teknik analisis data. Setelah dilakukan analisis data diperoleh  Kesatu kumpulan puisi “ilusi” secara umum memuat Hasil penelitian semiotika pada puisi “Ilusi” dapat dilihat puisi tersebut menyatakan bahwa mata diibaratkan dengan ilusi diibaratkan dengan benda mati yang hidup. Makna yang terkandung dalam larik-larik tersebut didefinisikan sebagai yang kita lihat tidak sepenuhnya pasti, dalam tanah yang terlihat kosong saja mungkin terdapat suatu hal yang tidak kita tahu. Dan sepi tidak sama dengan kosong karena sepi adalah perasaan tersendiri yang muncul dalam jiwa seseorang, sedangkan kosong, ia adalah ilusi itu sendiri, tidak ada apa-apa, hanya ada udara yang jika bergerak kencang bisa berubah menjadi angin. Dari puisi “ilusi” dapat disimpulkan bahwa yang kita lihat belum tentu pasti.  

Yuni Asri Raharto; Siti Jenab Humayyah; Dini Alviani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas mengenai nilai yang  terdapat pada beberapa puisi dari buku antologi puisi yang berjudul Montase: Serpilihan Sajak karya Dr. Heri Isnaini, M.Hum. Pemilihan topik ini disebabkan ditemukannya nilai-nilai tersebut yang menarik untuk dibahas. Sebab nilai-nilai tersebut begitu penting untuk diingat sebagai pengingat pada kehidupan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka serta dokumen. Data-data yang digunakan adalah enam puisi dalam Antologi Puisi Montase berjudul “Sajak Ziarah 1”, “Sajak Ziarah 2”, “Laki-Laki yang Mencintai Tulang Rusuknya”, “Kepada Tuhan”, “Aku Tidak Akan Berhenti Mencari Mu”, dan “Warna”. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa keenam puisi tersebut memiliki kesamaan mengenai religiusitas. Jika disambungkan, maknanya akan saling berkaitan antara satu puisi dengan puisi lainnya.

Nanda Pramudya Pangestu; Bimo Satrio Wibowo; Muhammad Arrullah Safriawan; Muhammad Asmar Aqilah; Noviyanto, Noviyanto

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Informasi yang benar dan akurat sangat diperlukan bagi bisnis mengenai hal menghormati hak pada pembeli. Suatu barang untuk hak-hak konsumen, dibeli di tempat lain untuk dijual kembali disertifikasi untuk menjadi tidak asli, melewatkan pemeriksaan orisinalitas toko. Penemuan pembelian pembeli di gerai yang beda ternyata palsu, serta barang yang terbeli oleh pembeli terlewatkan saat toko memeriksa keasliannya. Menghormati hak-hak konsumen sangat penting mengenai pemilik usaha dalam memberikan sebuah informasi tentang keakuratan barang dan jasa, oleh karena itu, persoalan tersebut diatasi dengan aturan pada Undang-undang yang ada dalam Nomor 8 Tahun 1999 mengenai tujuan memproteksi terhadap pembeli. Maksud dari penelitian ini adalah suatu bentuk mengenai perlindungan pembeli di e-commerce serta mencari jalan keluar pertanggungjawaban pemilik toko terhadap pembelinya. Metode mengenai penelitian ini penggunaannya dalam jurnal ini adalah metode kualitatif dengan sifatnya yang berbentuk deskriptif menggunakan studi pustaka. Mengenai suatu hasil dari penelitian ini terdapat peraturan yang mengingat mengenai penjualan barang di e-commerce dengan merek tertentu karena telah dilindungi HAKI. Para penjual e-commerce dan konsumen dituntut untuk lebih bijak saat menjual dan membeli barang.  

AM Fadli Mappisabbi; Rosmiati Rosmiati; Sirnan Sirnan; Ambo Masse

Proceeding of The International Conference on Economics and Business 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Pelayanan publik merupakan ukuran kinerja pemerintah yang paling terlihat. Masyarakat dapat langsung menilai kinerja pemerintah berdasarkan pelayanan yang mereka terima. Sebab kualitas pelayanan publik di seluruh kementerian/lembaga merupakan hal mendasar yang harus ditingkatkan. Peningkatan pelayanan publik, kebijakan Kemenpan RB yang sejak tahun 2014 merupakan tahun inovasi pelayanan publik. Semua instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah diharapkan membuat ide kreatif atau jawaban cara kerja/metode pelayanan publik. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengumpulkan dan menilai inovasi yang telah dilakukan di sejumlah instansi di seluruh Indonesia. Semoga kualitas dan inovasi pelayanan publik BPS dapat selalu ditingkatkan.

Yan Syah, Afni; Rahmiati, Cut; yuliana, Dewi; Pertiwi, Eri Riana; Juliana, Juliana +4 more

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: The National Disaster Management Agency noted that in the period of 2020 there have been 2,925 natural disasters. Aceh is a province that is prone to disasters such as being prone to flash floods, landslides, and earthquakes. This series of natural phenomena has made the people of Aceh familiar with various disasters. One of the ways to prevent the number of victims in a disaster is to have volunteers around the community, namely health cadres. Health cadres are trained as monitors, reminders and advocates to promote health so that it is possible for cadres to have the ability to perform basic life support in the event of an emergency. Purpose: to increase the knowledge and skills of health cadres about BHD training in the community during an emergency. Methods: BHD training activities are carried out for cadres who have not received training. Socialization to cadres about BHD through lectures, questions and answers, and demonstrations using Phantom BHD. The activity was carried out in 3 sessions with the details of the activities. They were pretest activity in the form of filling out questionnaires by the participants, providing material on BHD that must be accepted by cadres, and posttest on the knowledge and understanding of cadres about material that has been given. Results: The results obtained were an increase in the knowledge of cadres from a low level of knowledge of 5.7% to a high level of 68.6%. This shows that there is a change in the level of knowledge and understanding of cadres about basic life support. Conclusion: After this community service, the ability of cadres to carry out basic life support increases so that it is expected to increase life expectancy in the community in the event of an emergency

Nahira Nahira; Sumarni Sumarni

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua peristiwa yang berbeda tetapi tidak bisa dipisahkan. Pemantauan pertumbuhan merupakan salah satu kegiatan utama program perbaikan gizi, yang menitikberatkan pada upaya pencegahan dan peningkatan keadaan gizi anak. Seiring perkembangan masa, dengan semakin mudahnya akses internet yang bisa digunakan oleh semua orang. Sehingga pada saat ini kebanyakan orang cenderung melakukan pencarian informasi lewat media online. Adapun aplikasi yang di rekomendasikan ialah “Si DITA’’ pengunaan mobile aplikasi ini diharapkan kapanpun dan dimanapun orang tua dapat selalu memantau tumbuh kembang anaknya serta menjadi panduan bagi orang tua merujuk ke puskesmas, klinik tumbuh kembang, dan dokter bila anak mengalami hambatan tumbuh kembang agar dilakukan screening lebih akurat. Dengan digunakan mobile aplikasi ini menjadi solusi teknologi yang dapat mempermudah dalam mendekteksi penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kurniadi, Dede; Hanifah, Muhammad Abdul Yusup; Raharja, Indra Trisna; Mulyani, Asri

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Peranan Badan Pusat Statistik (BPS) adalah menyediakan kebutuhan data bagi pemerintah dan masyarakat. Data ini didapatkan dari sensus atau survei yang dilakukan sendiri dan juga dari departemen atau lembaga pemerintahan lainnya sebagai data sekunder. Data ini bisa dilihat dalam bentuk informasi di website resmi BPS, tetapi informasi yang disajikan belum lengkap karena terdapat data-data lain yang belum bisa di tampilkan khususnya untuk BPS Kabupaten Garut. BPS dibagi-bagi kedalam beberapa seksi untuk memenuhi tugas atau peranannya, dan yang menangani tugas diatas adalah seksi IPDS (Integrasi Pengolahan Diseminasi Statistik). Tujuan penelitian ini adalah merancang Aplikasi Indikator Strategis Garut Berbasis Android. Metode yang digunakan adalah Unified Approach dengan tahapannya yaitu Analisis, Desain, dan Kontruksi, sedangkan untuk pemodelannya menggunakan Unified Modelling Language. Penelitian ini menghasilkan sebuah perancangan aplikasi indikator strategis garut berbasis android yang diharapkan dapat digunakan dengan baik dan mampu membantu kinerja bidang IPDS menjadi lebih efektif dan efisien.

Setyohadi Pratomo; Kertati, Indra; Harsoyo

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Akta kelahiran adalah hak anak dalam mendapatkan identitas hukum. Pemenuhan atas hak anak dalam mendapatkan akta kelahiran merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah untuk dapat merealisasikannya. BPS Kota Semarang mencatat jumlah penduduk usia 0-19 tahun sebanyak 127.834 jiwa. Diantra jumlah tersebut terdapat usia 0-18 tahun termasuk dalam kategori anak. Undang-undang nomor 35 btahun 2014 merumuskan anak adalah penduduk usia 0-18 tahun. Persentase kepemilikan Akta Kelahiran Kota Semarang pada tahun 2021 sebesar 80,44 persen. Jumlah ini jika menilik dari target nasional sebera 80 persen telah memenuhi syarat. Jika dilihat dari sebaran berdasarkan kecamatan, terdapat 7 kecamatan yang  kepemilikan akta kelahiran berada di bawah rata-rata yaitu Kecamatan Semarang Utara, Gayamsari, Pedurungan, Semarang Selatan, Gungungpati dan Tugu. Upaya meningkatkan cakupan persentase ini dilakukan dengan melibatkan organisasi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Tingkat Kecamatan. Peran organisasi ini cukup vital karena memiliki unit organisasi terkecil hingga Rukun Tetangga (RT). Permasalahan yang masih dihadapi oleh masyarakat dalam pengurusan akta kelahiran ini menyangkut budaya. Pengurusan biasanya dilakukan setelah puput pusar yaitu 40 hari sejak dilahirkan, padahal pemerintah daerah sudah mempermudah layanan hingga one day service. Tujuan pemberdayaan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pengurus PKK dalam meningkatkan cakupan akta kelahiran anak.

Amalia Puswitasari

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kasusdpenolakan pasien BPJSdKesehatan di Rumahdsakit swasta sering terjadiddan ini merupakandsalah satu contohdpelanggaran yang merugikandhak peserta BPJS Kesehatan. Baik dari masyarakat golongan atas maupun masyarakatdgolongan bawah, semuanyadberhak atasdkesehatan yangdlayak. Terlepasditu perawatan intensif maupundobat-obat mahal, makadsetiap individu (Peserta BPJS Kesehatan) yang berobatdke Rumah Sakit, klinik, ataudfasilitas kesehatan lainnya berhak mendapatkan tindakan medis berupa pelayanan kesehatan yang baik sesuai takarannya masing-masing. Pendekatan yang peneliti gunakandpada penelitian inidadalah pendekatan yuridisdsosiologis. Pendekatan yuridis sosiologis ditujukan terhadap kenyataan dengan cara melihat penerapan hukum (Das Sein), dalamdhal ini belumdmaksimalnya perlindungandhukum terhadap pasiendsebagai konsumen jasadpelayanan kesehatan (BPJS). Hasil penelitian inidmenunjukkan bahwa perlindungan hukumdyang diberikan kepada pasien peserta BPJSdkesehatan menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS ialah pesertaddiberi hak untukdmenyampaikan keluhandatau pengaduan atasdpelayanan yangddiberikan Rumah Sakit, diberikan saranddan informasi bagaimana cara peserta memperoleh haknya. Hal tersebut diatur dalam PeraturandBadan Penyelenggara Jaminan SosialdKesehatan No 1 Tahund2014 tentangdPenyelenggaraan Jaminan Kesehatan, Pasald25 ayat (1) huruf e jo Pasal 32dUndang-undang no. 44 tahun 2009 tentangdRumah Sakit jo Undang-undang no.36dtahun 2009 tentangdKesehatan

Heru Permana; Honorata Ratnawati Dwi Putranti

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompensasi terhadap kinerja karyawan.  Populasi dan sampel yang digunakan adalah karyawan group asuransi yang terletak di Jl. Sultan Agung No. 110, Semarang yaitu PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) yang berjumlah 31 orang dan  karyawan PT. Jasindo Syariah yang berjumlah 16 orang atau total sebanyak  47 karyawan. Metode pengumpulan dengan data primer (kuesioner) dan sekunder (studi pustaka). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, dengan sebelumnya diuji dengan uji instrumen dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. 2). Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan.

Dewi Puspitasari; Wulandari Wulandari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to analyze the effect of work ability and work attitude on employee performance at the Department of Population and Civil Registration of Bima Regency. The sampling technique used is the sampling technique used in the study using Non Probability Sampling with the number of samples used, namely 38 ASN employees. The methods used in this study are validity, reliability, classical assumptions, multiple linear regression, t-test and f-test. The partial test results reveal that the work attitude variable has a positive and significant effect on work performance. simultaneously (simultaneously) have a significant effect on work performance at the Department of Population and Civil Registration of Bima Regency.    

Rizal Rizal

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

ABSTRAK Kepatuhan terapi pada pasin hipertensi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi hanya dapat dikendalikan. Keberhasilan pengontrolan tekanan darah pada pasien hipertensi dipengaruhi oleh faktor kepatuhan dalam meminum obat antihipertensi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi hubungan tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan. Desain penelitian yaitu observasional cross sectional menggunakan subjek pasien hipertensi yang berusia lebih atau sama dengan 18 tahun di Puskesmas Kotabunan Bolaang Mongondow (fasilitas kesehatan tingkat pertama) dan instalasi rawat jalan Rumah Sakit Robert Wolter Monginsidi Manado (fasilitas kesehatan tingkat lanjutan) selama periode bulan Oktober hingga Desember 2019. Tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dinilai dengan menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky 8-Item Medication Adherence Scale). Total pasien pada penelitian ini yaitu 171 pasien, sebanyak 73 pasien pada faskes (fasilitas kesehatan) tingkat pertama dan 98 pasien pada faskes lanjutan. Data tingkat kepatuhan pasien dalam penggunaan obat antihipertensi pada faskes tingkat pertama menunjukkan 83,56% dengan tingkat kepatuhan rendah (skor MMAS < 6), dan hanya 16,44% dengan tingkat kepatuhan sedang sampai tinggi (skor MMAS 6 – 8). Pada faskes tingkat lanjutan terdapat 85,71%  pasien dengan tingkat kepatuhan rendah dan 14,29% dengan tingkat kepatuhan sedang sampai tinggi. Perbandingan statistik komparatif tingkat kepatuhan pada kedua faskes tersebut tidak berbeda signifikan dengan nilai p=0,767 (confidence interval 95%). Pada data menunjukkan bahwa rata-rata pasien memiliki riwayat rutin untuk kontrol sebanyak 91,8% pada fasilitas kesehatan. Berdasarkan hasil tersebut maka disarankan agar setiap Rumah Sakit dan Puskesmas mewajibkan apotekernya untuk melakukan praktik kefarmasian, dan setiap apotek tidak boleh memberikan pelayanan obat tanpa kehadiran apoteker.  

Siti Nadiroh; Ida Puspita Rini; Deacy Eka Pratiwi; Istianah Istianah

Illocutionary speech acts can be found in everyday life or can also be found in movies which are a reflection of life. The author focuses research questions on (1) directive illocutionary speech acts; and (2) expressive illocutionary speech acts. This research method is descriptive qualitative. This method is used because the author describes the results of the analysis by describing. After conducting the analysis, the writer concludes that directive illocutionary speech acts and expressive illocutionary speech acts found in the dialogue of the film are based on several factors that support the validity of directive illocutionary speech acts and expressive illocutionary speech acts in the dialogue, namely the existence of other meanings from the actors' utterances. as well as the influence that arises from the speaker to the interlocutor.

Lasria Yolivia Aruan; Yasrida Nadeak; Ika Damayanti Sipayung; Plora S

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anemia in pregnant women can be a cause of postpartum hemorrhage and an indirect cause of death. Community involvement as a community where anemia clients live in pregnant women is of course very much needed in an effort to provide social support for anemia clients in pregnant women. The purpose of this activity is to empower the community in an effort to prevent and treat anemia in pregnant women at the Bandar Klippa auxiliary health center. The method of implementing this Community Service Program is a form of partnership with health center cadres and officers, training health cadres and counseling about anemia in pregnant women at the Bandar Klippa Assistant Health Center, Percut Sei Tuan District, Deli Tengah Regency, which is one of the inspirational efforts for PPM (Community Service Program) activities. , where the number of participants who attended the first stage of the training were 36 cadres, 10 students, 1 village head and 1 health center officer and 12 pregnant women, while in stage II the number of cadres who attended was 38 people and 1 assistant head of the health center as Resource Person. Activities start from the stages of planning, implementation, evaluation to the preparation of reports.

Ekayanti Hafidah Ahmad; Erna Kasim; Magdalena Limbong; Nor Auliana Sari4; Dimas Riyadil Amin

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The number of women of childbearing age in Indonesia is the largest number of WUS in Southeast Asia. However, Indonesia is the largest user of contraception. The Covid-19 outbreak also affects the use of contraception. This outbreak was declared a global health emergency, requiring restrictions on physical and social activities and contacts, up to large-scale quarantine. This causes major changes in the social structure, which usually changes activities outside the home to activities at home. Apart from that, the pandemic has also increased sexual contact, thereby allowing an increase in the number of pregnancies. So it is necessary to strengthen knowledge on the use of contraception. The aim of this activity is to assist PUS in choosing the type of contraception during the Covid-19 pandemic in maintaining reproductive health using counseling methods on contraceptive selection. This community service activity has been successfully implemented. WUS in the Maccini Health Center area of Makassar City have also received information about contraception, especially during the Covid-19 pandemic. Judging from the EFA response, this activity was welcomed and considered to have provided positive benefits during the pandemic.

Afrida Yelni

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Family planning is an attempt by a married couple to regulate the number and distance of children desired. The effort in question is contraception or prevention of pregnancy and family planning, the basic principle of contraceptive methods is to prevent male sperm from reaching and fertilizing a woman's egg. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes of mothers with the use of implantable contraceptives at the Kedai Sianam Health Center in 2022. This research is an analytical research with a cross-sectional study design. The population in this study was all mothers who used contraceptive implants at the Kedai Sianam Health Center as many as 157 people. Samples were obtained as many as 61 people. Data analysis using univariate and bivariate analysis with Chi Square test. The results showed that there was a relationship between maternal knowledge and the use of implantable contraceptives (p = 0.008). There is an attitudinal relationship with the use of implantable contraceptives (p = 0.000). Thus, it is recommended that mothers take the time to attend counseling organized by health workers at Puskesmas about family planning services so as to increase knowledge, attitudes of mothers about implanted contraceptives.

Prayitno Prayitno; Happy Nurhayanti; Eko Puji Rahayu

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Background: Post spinal anesthesia complications, one of which is urinary retention, it is an inabity of the bladder to partially of completely empty urine during urination. In performing injections on the subarachnoid can be done on the patient in a sitting position on the surgery table or in a tilted/lateral decubitus position. Objective: To analyze the corellation between spinal position an the occurrence of post-anesthesia urinary retention, with the inclusion criteria of patients undergoing spinal block anesthesia in sitting position. Research Methods: The design of this research is analytical observation with a cross sectional approach, sampling using pusposive sampling technique. The number of samples as many as 42 people, the sample was taken in the Central Surgical Installation Room of RSUD dr. H. Jusuf SK. Collecting data using observation sheets that have been prepared and given instructions on how to fill them, regarding the patient’s sitting position in spinal surgery, that is the sitting position with both legs straight or sitting sitting position with both knees flexed, as well as the patient’s ability to urinate after spinal surgery, which is less than 8 hours or more than 8 hours after spinal surgery. From the study, the were 16 respondents who experienced post-spinal urinary retention, 13 respondents who received a spinal sitting position with both legs straight and 3 respondents who received a spinal sitting position with both knees flexed. Result: Statistical test using chi square, obtained P value = 0.715, thus P value > alpha (0.05), so Ho is accepted, it means that it can be concluded that there is no correllation between spinal anesthesia block position and the ccurance of post-anesthesia urinary retention.

Nuartini, Ni Nyoman; SW, LP Kartiningsih

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

ABSTRACT Background and purpose: The phenomenon that is happening in the community is the implementation of the Covid-19 vaccination program, this raises the pros and cons, including the people of Cepaka Village, Kediri Tabanan. Therefore, researchers are interested in digging deeper into the public's perception of the Covid-19 vaccination Methods: The design of this study is a qualitative research with an exploratory approach. Data were collected through in-depth online interview techniques with related informants and the data were analyzed thematically which would be presented in narrative form. Results and Discussion: This study found that all informants had the perception that this Covid-19 infection was very dangerous and could cause death. The signs and symptoms that appear are not too significant, ranging from fever, cough, shortness of breath, decreased smell and stamina, but there are also sufferers who are asymptomatic. All informants made prevention efforts with 3M plus regular exercise, consuming nutritious food, vitamins and consuming homemade herbal ingredients at home. All of these informants agreed to carry out a vaccination program because they believed that the benefits of the vaccine would outweigh the disadvantages. Conclusions and Suggestions: All informants in this study understand well the dangers of Covid-19 infection and always try to do prevention with health protocols. These informants strongly agreed to be vaccinated even though they did not really understand the procedure and the impact of the vaccine. To the village and Puskesmas to further socialize this vaccination program to the community level directly. Keywords: Public perception, Vaccination, Covid-19