Publication Search

64,628 articles from 535 journals · 1,699 citations tracked

Showing 301-320 of 381

Analytics

Ali Muhammud Olow; Amanda Muchsin Chalik; Khonsa Mutmainnah; Desy Komalasari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kurir pengiriman barang mengirimkan banyak barang ke berbagai tempat setiap harinya. Maka dari itu, para kurir tersebut perlu menemukan jalur terpendek dari antar lokasi yang ditujunya. Hal itu demi menghemat waktu, tenaga dan juga biaya yang digunakannya. Algoritma A* adalah salah satu metode yang biasa digunakan dalam mecari jalur terpendek. Dengan menggunakan metode ini, diharapkan kurir pengiriman barang akan lebih mudah dalam mencari jalur terpendek ketika mengirimkan barang.    

Cut Bidara Panita Umar; Mylene Latumahina

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Tahu adalah makanan yang dibuat dari kacang kedelai yang difermentasikan dan diambil sarinya. Penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) dalam proses produksi pangan perlu diwaspadai. Boraks dilarang digunakan dalam BTP karena dapat menyebabkan gangguan otak, hati dan ginjal, penggunaan boraks dalam jangka panjang dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan ada tidaknya kadar boraks dalam tahu yang diproduksi diberbagai tempat dikota Ambon. Sampel tahu yang diteliti adalah sampel A (Pabrik tahu sumber rezeki) dan Sampel B (Pabrik tahu A sukarti), kemudian kadar boraks diamati menggunakan metode uji nyala, metode uji kertas tumerik dan metode spektrofotometri UV-Vis. Pada uji nyala, sampel di katakan  mengandung boraks jika memberi nyala api berwarna hijau. Untuk uji warna kertas tumerik, sampel di katakan mengandung boraks jika kertas tumerik berubah warna menjadi merah kecoklatan. Metode spektrofotometri di lakukan dengan penentuan panjang gelombang, pembuatan kurva standar boraks dan penetapan kadar boraks dalam sampel. Hasil penelitian percobaan identifikasi boraks dalam sampel tahu dengan uji nyala dan uji warna kertas tumerik diketahui bahwa kedua sampel yang diuji tidak mengandung bahan pengawet berbahaya yaitu boraks. Hasil analisis boraks menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa kadar boraks pada sampel A (Pabrik tahu sumber rezeki) adalah 0,07% dan sampel B (Pabrik tahu A sukarti) adalah 0,09 %

Sulistyowati, Sulistyowati; Sumarsono, Wasi; Said, Ramadhan Umar

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Terminal merupakan salah satu komponen dari sistem transportasi yang mempunyai fungsi utama sebagai tempat pemberhentian sementara kendaraan umum untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dan barang hingga sampai ke tujuan akhir suatu perjalanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas terminal, volume kendaraan penumpang, dan lokasi terminal dengan kinerja operasional terminal Ir. Soekarno Kab. Klaten. Populasi pada penelitian ini semua masyarakat yang menggunakan terminal Ir. Soekarno Kab. Klaten dan sampel sebanyak 100 responden. Dengan teknik non-probability sampling, jenis sampling kuota. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa model persamaan linier berganda : Y   =  -0,331  +  0,538X1  +  0,222X2  +  0,245X3  +  µ menunjukkan bahwa ada pengaruh positif secara parsial Fasilitas Terminal (X1), Volume Kendaraan Penumpang (X2), dan Lokasi Terminal (X3) terhadap Kinerja Operasional Terminal (Y). pengaruh variabel independen dalam penelitian ini nilai korelasi koefisien determinasi (adjuster R2) sebesar = 0,607, yang artinya 60,7% variasi variabel terikat kinerja operasional terminal dapat dijelaskan oleh variabel fasiliitas terminal, volume kendaraan penumpamg, dan lokasi terminal. Sedangkan sisanya yaitu 39,3%, dijelaskan oleh sebab-sebab yang lain diluar variabel yang diteliti. Kata Kunci : Fasilitas Terminal, Volume Kendaraan, Lokasi Terminal, dan Kinerja Operasional Terminal.

Hadayanti, Didit

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Analisis SWOT digunakan dalam penentuan risiko bisnis pada UMKM Kedai Kopi. Melalui analisis ini, kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari bisnis ditentukan, sehingga dapat diidentifikasi risiko yang mungkin muncul dan diambil tindakan untuk mengatasinya. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengetahui informasi melalui wawancara dan observasi kepada pemilik usaha UMKM imami kopi. Dari hasil penelitian terdapat faktor strength dan opportunities dari usaha UMKM imami kopi yang dapat menjadi rekomendasi bagi UMKM agar dapat mengetahui manajemen risiko pada operasional UMKM agar dapat bertahan dalam menjalankan usaha yaitu pendapatan usaha masih stabil serta sudah memiliki segmentasi pelanggan yang tetap. Analisa risiko dari faktor weaknesses dan treats adalah pada proses pembayaran yang masih menggunakan pembayaran langsung, media pemasaran yang belum menerapkan pemasaran digital dan penambahan kursi bagi konsumen. Dari hasil analisis risiko bisnis maka dapat direkomendasikan strategi bagi usaha UMKM yaitu penambahan fasilitas bagi konsumen, baik fasilitas tempat duduk maupun fasilitas untuk alternatif pembayaran secara online khususnya penggunaan dompet digital dan QRIS.

Mohammad Hilman Fauzi; Djoko Darmawan; Choirul Amin

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Masjid biasa diartikan tempat sujud, dan sebutan masjid di Indonesia adalah musala, langgar, atau surau, yang diperuntukkan bagi masjid yang tidak digunakan untuk salat Jumat, dan biasanya berukuran kecil. Potensi dalam perancangan Masjid Raya di Pulau Madura diantaranya banyaknya Masyarakat yang mayoritas beragama Muslim juga banyaknya pondok pesantren yang tersebar di Pulau Madura, kemudian dengan menanggapi adanya potensi wisata religi juga wisata alam. Pendekatan filosofi terhadap Masjid Raya Jawa Timur di Pulau Madura yaitu merupakan bangunan yang menjadi pusat dari pelaksanaan ibadah berjamaah yang berisi ruang lapang yang berisi shaf luas sebagai tempat untuk ibadah. Mempunyai tujuan memberikan wadah kepada masyarakat Indonesia khususnya wilayah Provinsi Jawa Timur di Pulau Madura dalam memfasilitasi kegiatan peribadatan. Dengan menggunakan Konsep Arsitektur Modern dan Arsitektur Islam membuat desain Masjid Raya ini memberikan kesan yang elegant dan simetris, serta penggunaan material batu alam dari kearifan lokal menjadi desain Masjid Raya ini semakin terlihat sederhana dengan mementingkan fungsi agar terlihat kontekstual dan ikonik. Masjid Raya ini mewadahi sebuah kegiatan ibadah islami pada masyarakat sekitar yang berfungsi untuk melakukan kegiatan peribadatan juga menjalin ukhuwah Islamiyah dan insaniyah. Pengaplikasiannya dilakukan baik secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini dapat berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Ema Hidayati; Agung Budi Sardjono

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Balai desa Weleri merupakan tempat untuk mewadahi kegiatan pelayanan masyarakat desa. Di area balai desa terdapat polindes yang merupakan fasilitas Kesehatan bagi masyarakat dan PAUD untuk kegiatan belajar anak – anak di desa Weleri. Dengan banyaknya kegiatan yang ada di balai desa pada waktu yang bersamaan sehingga ruang atau fasilitas yang ada di balai desa tidak maksimal untuk mewadahi kegiatan tersebut. Ini dikarenakan penataan layout dan sirkulasi ruang yang ada di balai desa belum terkendali dengan baik. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu untuk memaksimalkan kebutuhan ruang dari kegiatan yang ada di balai desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang menggunakan pendekatan studi kasus pada obyek yang dipilih dengan memperoleh data dari pihak yang dituju yang kemudian dikumpulkan menjadi sumber data. Sumber data kemudian diolah dengan dianalisa oleh penulis sehingga menghasilkan sebuah temuan atau solusi dari permasalahan. Pembagian zonasi pada denah Balai Desa dengan mengefektifkan kegiatan dengan sirkulasi ruang menghasilkan penambahan ruang pada zona tertentu yaitu, zona public terdapat ruang pelayanan, warung PKK, Cafetaria, aula, ruang belajar PAUD; zona privat terdapat ruang kepala desa, ruang sekertaris desa, ruang PKK, ruang guru PAUD; zona semi public terdapat ruang staff perangkat. 

Candra Widyasari; Ryzka Budi Santoso; Rizka Tri Arinta

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Arsitektur tropis adalah sebuah konsep bangunan yang merupakan sebuah upaya mengatasi iklim tropis. Iklim tropis biasanya terjadi di daerah garis khatulistiwa dengan panas, kelembapan, curah hujan yang tinggi, dll. Rumah dengan konsep ini akan memperhatikan hal-hal seperti tata ruang, sirkulasi udara, pencahayaan dan material yang digunakan untuk mendukung hal ini. Sehingga penghuni rumah tidak perlu khawatir terhadap elemen-elemen cuaca di iklim tropis karena huniannya sendiri telah beradaptasi untuk memberikan kenyamanan terbaik. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini meliputi; bagaimana konsep arsitektur tropis diterapkan pada ruangan rumah minimalis dan bagaimana pengaruhnya konsep tersebut terhadap kenyamanan thermal di bangunannya. Pada penelitian ini metode yang digunakan menguraikan, simulasi dan mengkaji semua data dan informasi, dari observasi langsung maupun tidak langsung. Analisa ini menggunakan analisa kualitatif dengan membandingkan antara keadaan yang ada dilapangan dengan kajian dan informasi yang didapat dari literatur serta analisa kualitatif karena berhubungan dengan besaran ruangan yang digunakan dalam menganalisa menggunakan software Ecotect. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan mengenai kenyamanan thermal sebuah bangunan yang dihitung menggunakan software berbantu.

Sri Mulyani; Edipeni Pramusinto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Pembelajaran etika tata karma dimulai dari usia dini dengan cara yang mudah dikenalkan di tempat umum dimana masyarakat berkumpul baik dilingkunan RT ,sekolah sampai tempat tempat hiburan. Untuk mencapai tempat tersebut diperlukan  jasa angkutan atau tranportasi.Tranportasi bisa mengunakan milik pribadi atau tranportasi umum. Salah satunya tranportasi umum  yang ada di Semarang adalah Bus Rapid Transit ( BRT) Semarang. Di angkutan ini tempat berkumpulnya segala lapisan masyarakat yang menggunakan kendaran untuk mencapai tujuannya. didalam kendaraan ini ada suatu etikan dalam pergaualan yang harus ditaati dan dilaksanakan masyarakat untuk menjaga hubungan baik dan santun didalam masyarakat supaya tidak terjadi keteganan baik ditinjau dari masalah sosial maupun perbedadaan agama ,budaya yang berkambang di Indonesia. Etika tatakrama selalu dijaga oleh penupang maupun krun penyelengara BRT SEMARANG sehingan mengajarankan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang santun seling membentuh  baik hubungan antar sesame .juga mendidik generasi muda menjadi tranpil cekatan kreatip dan suka menolang  dan menghormati yang tua dan menyajai yang muda .Membisakan kerjasama yang baik antar penupan ,teluransi antran agama dan mencitain sesame manusia sehinga dari sini bisa ditanamkan cita Negara dan merasa memiliki Negara sehing membentuk generasi yang santun dan cinta tanah air.Disamping itu peraturan pemerintah dalam menyikapi keadaan sekaran BRT  Semarang berpegangan pada prinsip  aman bertranportasi umum di Semarang dalam upaya menyelamatkan hidup warga dan menjaga agar Negara tetap bisa berupaya menjalankan fungsidan aturan /etika  di New Normal ini.

Dwitya Agustina; Erza Sofian; Miftahul Jannah; Chance Ginaya Bancar; Farrez Al Hakim +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus mengenai dampak ekonomi dari Pandemi Covid-19 terkait regulasi pemerintah berupa pembatasan aktivitas membuat banyak performa di berbagai sektor bisnis menurun, terutama bagi perusahaan besar atau korporasi. banyak pelaku UMKM yang kesulitan untuk memaksimalkan pemanfaatan digitalisasi ini baik bagi “pemain” lama maupun yang baru terjun ke dunia wirausaha sejak pandemi Covid-19 ini. Proses pengabdian masyarakat meliputi kegiatan tahap FGD, tahap survey, tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi. Terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang ini dimana dengan diberlakukannya pembatasan aktivitas fisik diluar rumah dan mengakibatkan banyak dari pendapatan yang dilakukan oleh bisnis secara konvensional menurun dan mendorong mereka untuk beralih tempat berjualan ke ranah dunia maya dikarenakan meningkatnya aktivitas pengguna media sosial. UMKM yang berada di Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2021 hingga sampai saat ini.   Kata Kunci:

Hendri Hermawan Adinugraha; Asih Maisaroh; Rifqi Hidayatullah

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2021 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Perkembangan teknologi pada zaman modern ini sangat begitu pesat. Informasi dengan begitu mudahnya dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat melalui internet. Pada penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) yaitu penelitian yang datanya dilakukan di lapangan. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan data sekunder, dimana sumber primer didapat dari observasi dan wawancara dengan para pedagang di BBC, sementara sumber sekunder didapat dari jurnal, buku serta sumber referensi yang lainnya. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa hampir sebagian besar dari pedagang yang ada di pasar Batik Buaran Center (BBC) melakukan pemasaran melalui digital marketing baik itu melalui Facebook, Telegram, maupun E-Commers yang ada. Akan tetapi ada sebagian kecil juga para pedagang yang masih melakukan strategi pemasaranya secara konvensional dan masih mengandalkan para pengunjung maupun pembeli datang langsung ke tempat BBC. Omzet pendapatan maupun penjualan para pedagang juga sangat terasa penurunannya, terutama dari segi penjualan secara offline yang mengandalkan pengunjung dating, dari segi digital marketing mengalami sedikit penurunan yang tidak signifikan. Pemasaran melalui digital marketing yang membuat para pedagang masih tetap bertahan hingga sekarang dan menopang perekonomian dalam usaha batik di Pekalongan.

Aditya Ari Nugroho; Munawar Noor; Charis Christiani

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Proses reformasi birokrasi yang dimulai dengan penyusunan Desain Besar (grand design) mengenai Reformasi Birokrasi 2010-2025 (Grand esign Administrative Reform 2010-2025) telah dituangkan ke dalam Peraturan Presiden No. 81 tahun 2010 dengan tujuan besarnya untuk menciptakan birokrasi berkelas dunia di tahun 2025. Reformasi birokrasi merupakan sebuah proses politik yang di desain untuk menyesuaikan hubungan antara birokrasi dan elemen-elemen lain dalam masyarakat, seperti masyarakat sipil dan swasta, maupun di dalam birokrasi itu sendiri. Dalam desain besar tersebut, Road Map reformasi telah dibagi ke dalam 3 (tiga) tahap setiap lima tahunan yang memuat sasaran-sasaran strategis. Tidak terasa Grand Design Reforrmasi Birokrasi tersebut telah memasuki pada tahap terakhir atau periode ketiga, pada periode terakhir ini sasaran yang ingin dicapai adalah peningkatan secara terus menerus kapasitas birokrasi sebagai kelanjutan dari reformasi birokrasi pada tahap II hingga akhirnya tujuan akhir untuk mewujudkan pemerintah kelas dunia. Namun banyak berpendapat bahwa pada Tahap I dan Tahap II dinilai belum ada dampak yang signifikan, apakah Reformasi Birokrasi di Indonesia bisa dikatakan “Jalan di Tempat”. Pada tahap ketiga iniKementerian PANRB mencanangan Reformasi Birokrasi Temtikdengan empat focus yaitu: 1. Pengentasan Kemiskinan; 2. Peningkatan Investasi; 3. Percepatan Prioritas Aktual Presiden; 4. Digitalisasi Administrasi Pemerintahan. Reformasi Birokrasi diharapkan menjawab keinginan dan amanat Bapak Presiden Joko Widodo untuk Reformasi Birokrasi yang berdampak pada masyarakat dan pembangunan.

Indra Kertati

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi covid-19 yang berlangsung sejak awal 2020, telah berdampak pada Kesehatan, social dan ekonomi masyarakat. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang biasanya menjadi roda kehidupan keonomi masyarakat tidak mampu bertahan. Berbagai kebijakan yang diuluncurkan pemerintah suka tidak suka harus diterima demi Kesehatan sekaligus uasaha yang tidak berhenti. Deregulasi dan debirokratisasi menjadi tempat untuk menguatkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana deregulasi dan debirokratisasi mampu memberikan peluang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Fokus penelitian ini meliputi respon kebijakan pemerintah dalam menyelesaikan masalah UMKM, dan kemampuan UMKM dalam meningkatkan kemampuan bertahan menghadapai pandemic covid-19. Lokus penelitian di Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukan deregulasi dan debirokratisasi mampu untuk mendorong usaha mikro kecil dan menengah menghadapi pandemic covid-19. Meskipun poeningkatannya masih cenderung melambat namun berbagai upaya telah membantu bangkit dan bekerja.

Handri Geradus; Andreas Andreas

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Di masa Pandemi setelah pemerintah mengumumkan PSBB semua sektor kegiatan dibatasi secara ketat, tidak hanya kantor-kantor, rumah makan dan toko yang tutup, namun juga tempat ibadah, terutama gereja. Semua umat Kristen di Indonesia mengikuti peraturan itu dengan beribadah  di rumah saja ataupun melalui Daring. Gereja-gereja tampak lengang, bahkan sepi pada hari Minggu, hari untuk beribadah bagi umat Kristiani. Apalagi  ketika itu sudah memasuki Tri Hari Suci yang mengenang kesengsaraan  Tuhan Yesus yang didera, disalibkan dan wafat di kayu salib, sebelum akhirnya dipercaya bangkit dan dirayakan pada hari Paskah. Pada masa pandemi, sebagian gereja  memang  masih ada yang tetap dibuka untuk para jemaatnya terutama gereja yang anggota jemaat tidak lebih dari 30-40 orang, dengan protokol yang sangat ketat, yaitu  sebelum memasuki gereja di cek suhu tubuh, kemudian mencuci tangan dengan sabun dan handsanitizer, harus memakai masker, tidak bersalam-salaman, duduk berjarak kurang lebih 1 sampai 1.5 meter, dan ibadah dipersingkat hanya satu jam dan paling lama satu setengah  jam yang biasanya beribadah selama dua jam. Pada Pandemi di gereja POUK melaksanakan ibadah memanfaatkan kecanggihan teknologi yaitu ibadah secara daring yaitu dengan Live Streaming. Disinilah akan kelihatan apakah jemaat masih memiliki kesetiaan kepada Tuhan ketika ibadah dilaksanakan secara daring atau Live Streaming atau sebaliknya semakin jauh dari Tuhan.                                

Andung Awang Heranto

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Kost Eksklusif D’Paragon Bukitsari Semarang. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi preferensi tamu. Dalam penelitian ini dibatasi pada preferensi dominan yang dicari oleh para tamu. Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan preferensi apa saja yang digunakan oleh para tamu dalam memutuskan kost eksklusif sebagai tempat tinggal sementara. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian bermetode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan memperoleh data dan fakta yang diperlukan, observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan responden sebanyak 10 orang, dengan rincian 7 responden tamu, 1 responden manajer operasional, 1 housekepper, 1 frontdesk. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1. Dalam memilih kamar untuk disewa secara harian, tamu mempunyai 4 preferensi dominan yaitu harga, lokasi, fasilitas, dan lingkungan, 2.Dibandingkan dengan hotel bujet, kost eksklusif masih lebih ekonomis harganya dengan fasilitas yang hampir sama, 3. Selain 4 perferensi dominan diatas, kekompakan dan koordinasi karyawan dalam melayani tamu mempunyai pengaruh penting terhadap pelayanan kepuasan tamu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah konsumen milenial saat ini sangat selektif dalam membelanjakan uangnya terutama saat bepergian. Mereka mempunyai banyak alternative tempat menginap sesuai bujetnya, dan bisa mengalokasikan dana liburan atau bepergian ke hal lain yang bisa menambah nilai liburannya tersebut.

Nimas Ihza Fahdini; Haniek Listyorini

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Terdapat beberapa Faktor yang mempengaruhi keputusan berkunjung. Dalam penelitian ini dibatasi pada Produk, Harga, Tempat dan Promosi terhadap keputusan berkunjung karena keputusan berkunjung membawa kemajuan bagi pengelola. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh produk terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang, menjelaskan pengaruh harga terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang, menjelaskan pengaruh tempat terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang, menjelaskan pengaruh promosi terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang dan menjelaskan pengaruh bersama-sama variabel produk, harga, tempat dan promosi terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif. Sampel sebanyak 99 responden. Teknik pengumpulan data studi pustaka. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Uji model, uji hipotisis sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. Harga tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. Tempat tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. Produk, harga, tempat dan promosi bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang.

Suwarti Suwarti; Sri Mulyani

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Objek Wisata Sumber Jatipohon memiliki daya tarik wista yaitu keindahan alamnya yang masih terjaga dengan baik serta lokasi wisata Sumber Jatipohon sendiri berada di ketinggian  sehingga dari Sumber Jatipohon wisatawan dapat menikmati keindahan Kota Purwodadi Kabupaten Grobogan.  Banyak tempat untuk berswafoto yang instagamable untuk kalangan anak muda khususnya seperti bukit lamping yang berada diluar bukit kapur Kendeng Utara dengan panorama langsung  ke Kota Purwodadi  Grobogan yang Indah. Selain Banyaknya spot untuk berfoto terdapat juga Kebun Binatang  mini di Dalam kawasan sumber Jatipohon, hewan yang terdapat di kebun  binatang mini ini antara lain kera dan burung merak. Penelitian ini dilakukan melalui metode Diskriftif kualitatif dengan mengumpulkan data, melalui wawancara, observasi, dokumentasi dengan melalui sumber data primer dan sekunder  dengan tujuan untuk mengkaji Potensi wisata sumber Jatipohon sebagai kawasan. Pariwisata di Kabupaten Grobogan. Berdasarsarkan hasil Kajian Potensi wisata sumber Jatipohon  adalah Potensi Wisata Sumber Jatipohon berupa alam dan budaya, Beragamnya Daya tarik wisata di tempat kawasan wisata sumber  Jatipohon. Kondisi alam dan lingkungan yang beragam seperti bentukan alam dan lingkungan yang idah, baik berupa pegunungan , kawasan kars serta memiliki keaneka ragaman flora dan faunanya serta iklim yang sejuk serta potensi yang kuat bagi pengembangan kawasan pariwisata Sumber Jatipohon. Potensi Wisata Budaya yang baik berbasis pada peniggalan sejarah, kegiatan budaya seperti keagamaan, tradisi maupun kesenian yang cukup menonjol merupakan aset penting bagi pengembangan wisata budaya yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.  

Wahyudi Wahyudi; Achmad Syahruddin; Ira Marni

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran (produk, harga, promosi dan tempat) terhadap perilaku pembeli mie Instan Produk Indofood, serta untuk mengetahui diantara variabel bebas (produk, harga, promosi dan tempat) yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap perilaku pembeli mie Instan Produk Indofood pada Toko Ina Tanah Grogot. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang berbelanja mie instan produk indofood pada toko Ina selama penelitian. Sampel yang diambil adalah  sebagian dari populasi yaitu 80 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik metode sampling insidental. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu produk, harga, promosi dan tempat/distribusi, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini yaitu perilaku pembeli. Untuk metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Dengan menggunakan program SPSS 15 dapat diperoleh Fhitung > Ftabel ( 30.738  > 2.34) dengan hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat  bersama-sama berpengaruh terhadap perilaku pembeli. Selanjutnya dengan melihat besarnya koefisien determinasi (R2) Adjusted Squere diperoleh hasil sebesar 0.601 atau 60,1 % sedangkan sisanya sebesar 39.9 % dipengaruhi oleh variabel lain. Berdasarkan hasil uji – t diketahui bahwa variabel yang dominan mempengaruhi perilaku pembelian adalah variabel promosi (X3), dapat dilihat dari nilai unstandardized coefficients variabel promosi 0.530 atau nilai t hitung tertinggi yaitu 8,578 dibandingkan dengan variabel lainnya.

Eko Yusmawan Widodo; Hetyorini; I Wayan Andhika Widiantara

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Tempat istirahat atau biasa disebut dengan Rest Area adalah suatu tempat dan fasilitas yang disediakan bagi pemakai jalan sehingga baik pengemudi, penumpang maupun kendaraannya dapat beristirahat untuk sementara karena alasan lelah. Di area inilah menjadi satu-satunya tempat untuk berhenti sesaat setelah mengemudi pada jarak jauh dengan kecepatan tinggi. Kawasan Rest Area Tipe A merupakan suatu kawasan yang digunakan sebagai tempat istirahat sementara dengan berbagai fasilitas lengkap yang bisa di perlukan saat berada pada jalur jalan tol. Adapun beberapa fasilitas yang tersedia yaitu tempat istirahat, tempat makan dan minum, tempat beribadah, tempat pengisian bahan bakar kendaraan dan lain-lain. Mempunyai fungsi fasilitas yang dapat digunakan oleh semua pihak kalangan. Adapun  fungsi  dari  berbagai  kegiatan  dan  fasilitas  yang  di sediakan yaitu fasilitas utama yaitu sebagai tempat istirahat, fasilitas penunjang dan fasilitas servis dimana pengguna dapat menggunakan fasilitas yang ada seperti toilet, tempat ibadah berbagai tempat makan dan minum, taman, bengkel, fasilitas relaksasi, ataupun membeli keperluan selama perjalanan yang ada di pusat oleh-oleh/ minimarket. Fungsi ini menjadikan satu kesatuan dalam menciptakan sebuah Rest Area Tol yang layak dan memiliki fasilitas yang lengkap.Bangunan Kawasan Rest Area Tipe A di ruas Tol Semarang – Tegal  yang  berada  di  Kabupaten  Pekalongan, menggunakan konsep Green Architecture dan Modern Minimalis.

Muhammad Fahmi Syarofi; Eko Nursanty; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Perencanaan arsitektur mencakup berbagai jenis proyek pembangunan. Salah satunya pembangunan museum. Museum merupakan tempat untuk menyimpan benda-benda bersejarah. Museum memiliki peran penting dalam suatu peradapan salah satunya sebagai pusat untuk penelitian terkait benda yang dikoleksi sehingga dapat dikembangkan dari masa ke masa. Museum sasatra indonesia merupakan museum khusus yang menyimpan benda mengenai sastra. Kota Surakarta dipilih sebagai tempat berdirinya museum sastra indonesia karena di kota ini menyimpan berbagai peninggalan sastra kuno yang masih terjaga namun belum ada tempat khusus untuk menyimpan sastra kuno ini sehingga jarang diketahui oleh masyarakat khususnya peneliti sastra. Memiliki fungsi utama sebagai tempat untuk menyimpan dan memamerkan benda-benda bersejarah, upaya pelestarian, penelitian, konservasi dan rekreasi. Penekanan konsep desain yang direncanakan pada Museum Sastra Indonesia adalah menerapkan konsep arsitektur neo vernakular dengan bentuk yang diolah secara simbolis dan memiliki nilai filosofi terhadap kebudayaan dan tradisi lokal yang ber-akulturasi dengan perkembangan  zaman di era modernKonsep Arsitektur Neo-Vernakular menjadi dasar konsep arsitektur pada perancangan Museum Sastra Indonesia ini yang dimana fasad pada bangunan menggunakan atap joglo yang merupakan rumah ada khas jawa dan penggunaan material bata ekspos, kayu, serta ukiran kearifan lokal. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Amri Fauzi; Djudjun Rusmiatmoko; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Museum bertema kebaharian di Indonesia jumlahnya masih sangat minim, di Jawa Tengah sendiri yang merupakan salah satu provinsi besar di Pulau Jawa dan juga mempunyai potensi kebaharian khususnya di Pantai Utara (Pantura) masih belum terdapatnya sebuah museum bertemakan kebaharian. Keberadaan museum bahari yang baru tentunya untuk melengkapi keberadaan museum bahari yang sudah ada. Selain itu dapat dijadikan sebagai rujukan baru untuk memperoleh pengetahuan akan wawasan kebaharian, dan juga sebagai tempat untuk menyimpan atau melestarikan kekayaan kebaharian yang ada di di Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Kota Tegal terletak di pesisir Pantai Utara Pulau Jawa dengan garis pantai sepanjang 7.5 km dan juga mempunyai beberapa kawasan Pelabuhan antara lain Pelabuhan Kawasan Tegal dan Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari. Museum Bahari di Tegal merupakan sebuah museum kebaharian yang berada di Kota Tegal untuk mewadahi masyarakat Kota Tegal pada khususnya maupun masyarakat luas disekitar Kota Tegal khususnya yang berada di Provinsi Jawa Tengah pada umumnya untuk lebih mengenalkan wawasan dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan kebaharian yang di miliki Indonesia. Perancangan bangunan Museum Bahari di Tegal memiliki tujuan sebagai tempat pelestarian, menyimpan atau mengoleksi serta memamerkan benda-benda yang berkaitan dengan kebaharian dan sebagai sarana hiburan atau wisata bagi masyarakat, yakni wisata edukasi bertemakan kebaharian.