Publication Search

62,860 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 301-320 of 381

Analytics

Abdul Mansyur; Abdul Rajab; Edy Jumady; Muklis Kanto; Zulkarnin Basir +4 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Bonto Bahari is one of the sub-districts in Bulukumba district which is a famous tourism destination in South Sulawesi. Beach tourism and the business of making phinisi boats are the attractions that are most in demand by tourists. As one of the popular tourist destinations, the business of making souvenirs as souvenirs is a business that is in great demand by the people of Bonto Bahari. The availability of wood raw materials and the skills of the community in making phinisi boat souvenirs that have been passed down for generations are important factors in the development of this souvenir business. However, in its development, the Phinisi ship souvenir business has not been maximized in sales. The use of marketing strategies by utilizing digital marketing has been carried out but limited to social media. Business actors are more focused on tourists who come to the gallery. So that this condition causes sales to depend on the number of tourists visiting Bonto Bahari. This community service activity is carried out to help business actors analyze their potential and weaknesses. By conducting training and mentoring, it is hoped that business actors will be able to better understand their potential, weaknesses and strengths and be able to develop the right strategy in developing their business.

Choirunnisa', Lely; Susriyati Mahanal; Fatchur Rohman

Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan e-module keanekaragaman hayati berbasis Remap-TPS untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik yang efektif. Jenis model pengembangan yang digunakan yakni model pengembangan Lee & Owens (2004), terdiri atas 5 tahap yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tahapan implementasi menggunakan rancangan pre-experimental design. Data hasil penilaian keterampilan berpikir kreatif diambil dengan menggunakan instrument tes. Analisis data dihitung dengan menggunakan N-Gain score. Hasil didapatkan bahwa e-module Keanekaragaman Hayati berbasis Remap TPS efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dengan skor N- Gain sebesar 0,6 yang termasuk kategori keefektifan sedang.

nurjannah A. malik, nurjannah; Husnul Khatimah; Rizaludin

Scrapbook adalah kumpulan memorabilia, narasi, puisi, quote, cerita, kliping, catatan, foto, tiket, bon pembayaran dan lain-lain, yang disusun dan dirangkai dalam sebuah album atau hand-made book. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran srapbook yang layak untuk melatih kemampuan berpikir krearif siswa dalam menyusun dan medeskripsikan gambar tokoh pahlawan dalam perang melawan kolonialisme dan imperialisme siswa kelas XI-A SMA Negeri 1 Bolo. Menggunakan metode penelitian pengembangan yang mengacu pada model four D (4-D). Teknik pengumpulan data yang terdiri dari angket, wawancara, observasi, tes, serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan analisis kevalidan dan kepraktisan media dan analisis keefektifan media. Hasil analisis kevalidan media dengan rata-rata 4,23 dan persentase 84% dengan kategori “Sangat Layak”. Pada analisis kepraktisan media dengan rata-rata skor 4,54 dengan persentase 91% (Sangat Layak), dan hasil analisis keterlaksanaan pembelajaran dan pengamatan aktivitas siswa dengan persentase 86 %. Analisis keefektifan media scrapbook (1) tes hasil belajar siswa dengan nilai KKM 80%. Jadi dapat memenuhi kriteria ketuntasan klasikal minimum (KKM) yang sudah ditentukan pihak penyelenggara Pendidikan, yakni 70%. (2) tes mendeskripsikan gambar tokoh pahlawan. Diketahui bahwa  terdapat 3 siswa dengan kriteria penilaian “Tidak Baik” dan 17 orang siswa yang mendapatkan kriteria penilaian “Baik”.

Leni Marlina; Hasan; Heni Purwani

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan metode field trip dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Kreatif Pembelajaran 2022/2023 mulai dari perencanaan. Metode field trip digunakan sebagai pendekatan pembelajaran yang melibatkan kegiatan di luar ruangan, dengan tujuan memperkaya pengalaman siswa dan merangsang kreativitas mereka dalam menulis puisi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara dengan para guru, dan penilaian terhadap puisi yang ditulis oleh siswa. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi perubahan dalam kemampuan menulis puisi siswa sebelum dan sesudah penerapan metode field trip. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode field trip dalam pembelajaran menulis puisi mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam merangkai kata-kata, memahami gaya sastra, serta mengekspresikan perasaan dan ide dalam puisi mereka. Selain itu, metode ini juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, meningkatkan minat mereka terhadap puisi, dan memperluas wawasan mereka melalui pengalaman langsung di luar kelas.

Fita Endah Pratiwi; Supriyono; Rintis Rizkia Pangestika

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mengerjakan soal pecahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan subjek dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Subjek yang diambil 3 siswa. Pengumpulan data menggunakan lembar tes berupa soal pecahan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis dari Miles & Huberman yang meliputi tiga aktivitas yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mengerjakan soal pecahan telah mampu menyelesaikan permasalahan serta mampu menjawab dengan benar. Subjek S1 termasuk ke dalam TKBK 3 (Kreatif) karena mampu mencapai indikator kelancaran (fluency) dan indikator fleksibilitas (flexibility). Untuk Subjek S2 termasuk ke dalam TKBK 1 (Kurang Kreatif) karena hanya mampu mencapai indikator kefasihan (fluency). Sedangkan Subjek S3 termasuk ke dalam TKBK 3 (Kreatif) karena mampu mencapai indikator kelancaran (fluency) dan indikator fleksibilitas (flexibility).  

Nasrul Nasrul

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Implementasi Model-Model Pembelajaran  Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Padaelo, Kabupaten Barru, yakni menemukan model model pembelajaran   akidah Akhlak untuk menjawab tantangan zaman yang terus mengalami perubahan dan perkembangan Masalah pendidikan adalah perkara yang sangat krusial pada kehidupan, karena pendidikan saling terkait dengan kehidupan. Pendidikan seutuhnya diperlukan dalam berbangsa dan bernegara karena kemajuan pendidikan menentukan kemajuan negara. Karena pentingnya pendidikan , sehingga telah diatur dalam Pasal 31 (1) Undang-Undang Dasar yang menyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan” arah pendidikan nasional pada undang-undang tersebut agar membentik peserta didik bisa menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cerdas,kreatif.

Sri Marhaendra Agustin

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran seni budaya di SMP sangat membutuhkan kreatifitas. Setiap orang memiliki kapasitas kreatif hanya kadarnya yang berbeda oleh karenanya dapat dikembangkan atau dimaksimalkan melalui berbagai pendekatan, salah satunya adalah Contextual Teaching and Learning melalui latihan yang terstruktur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peningkatan kreatifitas siswa menggunakan Contextual Teaching and Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas IX.1 SMP Negeri 1 Sumenep tahun ajaran 2022/2023. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX.1 SMP Negeri 1 Sumenep tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 24 siswa yang terdiri dari 7 orang siswa laki-laki dan 17 orang siswa perempuan. Dari Siklus I diketahui bahwa nilai rata-rata siswa masih rendah dan belum memenuhi KKM. Hal ini terlihat dari rendahnya nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada siklus I yaitu 69,50. Jumlah siswa memperoleh nilai ³ 70 hanya 13 orang atau 54,17% dari jumlah siswa secara keseluruhan dan siswa yang belum berhasil sebanyak 11 orang atau 45,83% dari jumlah siswa keseluruhan, artinya tindakan yang diberikan pada siklus I belum dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari Siklus II diketahui bahwa pelaksanaan tindakan pada siklus II sudah mengalami peningkatan dari siklus I. Ini dapat diketahui dari hasil belajar siklus II yang diikuti oleh 24   siswa. Nilai rata-rata yang diperoleh meningkat dari 54,17 pada siklus I menjadi 72,50pada siklus II. Dan jumlah siswa memperoleh nilai ³ 70 sebanyak 18 orang, ini berarti keberhasilan klasikal telah mencapai 75%. Sedangkan siswa yang belum berhasil 6 orang sekitar 25% maka tindakan dilanjutkan pada siklus III. Dari Siklus III diketahui bahwa pelaksanaan tindakan pada siklus III sudah mengalami peningkatan. Ini dapat diketahui dari siklus I yang diikuti oleh 24 orang siswa, nilai rata-rata yang diperoleh meningkat dari  69,6 pada siklus I menjadi 72,5pada siklus II dan meningkat menjadi 77,6 pada siklus III. Siswa yang memperoleh nilai ³ 70 sebanyak 23 orang. Ini berarti keberhasilan klasikal mencapai 95,83% sedangkan siswa yang belum berhasil sebesar 4,17%. Angka keberhasilan ini menunjukkan bahwa tindakan yang dilakukan dapat dikatakan berhasil.

Devi Silvia Dewi; Risa Umami; Siti Harum; Tri Miyani; U'ang Burhanudin +1 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pengetahuan tentang APE dan berupaya untuk meningkatkan kreatifitas guru TK Sejahtera dalam pembuatan APE atau alat permainan edukatif yang mana untuk bahan dapat diambil dari barang yang ada disekitar dan bahan bekas yang masih bisa dimanfaatkan. Metode yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research) sebuah penelitian dengan prosedur penelitian yang menggali data dari lapangan untuk kemudian dicermati dan disimpulkan. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas guru TK Sejahtera dalam membuat APE (Alat Permainan Edukatif).  

Shofi Nur Azizah; Nurhidayati; Titi Anjarini

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui implementasi model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa pada tema 1 subtema 3  Kelas III SD N  1 Waluyorejo, (2) mengetahui peningkatan kemampuan berfikir kreatif siswa yang menggunakan model Problem Based Learning pada tema 1 subtema 3 kelas III SD Negeri 1 Waluyorejo. Model penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ditandai dengan adanya suatu tindakan. Tindakan ini tidak hanya dilakukan sekali, akan tetapi tindakan ini dilakukan berulang-ulang sampai tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini tercapai. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut: (1) implementasi model pembelajaran Problem Based Learning meliputi; mengidentifikasi masalah, membimbing penyelidikan, mengembangkan hasil penyelidikan, mengevaluasi proses pemecahan masalah, generalisasi atau kesimpulan dapat diterapkan ke siswa pada materi tema 1 subtema 3 kelas III di SD Negeri 1 Waluyorejo, (2) untuk hasil kemampuan berfikir kreatif siswa pada pembelajaran tematik dengan mengimplementasikan model Problem Based Learning mampu meningkatkan berfikir kreatif siswa dengan hasil pada pra siklus rata-rata persentase ketuntasan tes kemampuan berfikir kreatif  siswa sebesar 32 % dengan kategori sangat kurang. Kemudian pada siklus I rata-rata persentase ketuntasan tes kemampuan berfikir kratif siswa meningkat mencapai 52% dengan kategori kurang, sedangkan rata-rata ketuntasan tes kemampuan berfikir kreatif  siswa pada siklus II yang diperoleh meningkat menjadi 88,75 % dengan kategori sangat baik. Sehingga implementasi  model Problem Based Learning menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa di SD Negeri 1 Waluyorejo.

Soegiastuti, Janti; Jaluanto Sunu Punjul Tyoso; Heru Eko Prasetyo

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masyarakat di lingkungan Kampung Jahe yang berada di RW 14 Kel.Sendangmulyo Kec.Tembalang, yang sebagian  pegawai dan wirausaha  ,  namun lahan pekarangan rumah yang dimiliki belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini merupakan peluang untuk pengembangan ekonomi diwilayah tersebut, dengan cara budi daya tanaman jahe merah, hingga mengolahnya menjadi hasil olahan yang kreatif dan inovatif, yang bermanfaat untuk kesehatan dan laku dijual dengan harga yang tinggi. Peluang tersebut bisa diciptakan dengan memberdayakan ibu rumah tangga yang tidak bekerja beserta kelompok UMKM yang ada diwilayah RW14 dengan nama Sekar Taji, Metode pengabdian ini dengan memberikan edukasi kewirausahaan dan pengenalan tekhnologi informasi sebagai media pemasaran secara  online dilengkapi dengan pelatihan memasak aneka makanan tradisionil. Kegiatan tersebut dapat terlaksana juga didukung dengan kerjasama dengan perusahaan bahan pembuat makanan yaitu Rose Brand dan diikuti oleh 20 peserta Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menambah pengetahuan, ketrampilan,dan  berpartisipasi aktif untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Asmuri Asmuri; Moh Gufron

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah di aspek pendidikan, pandemi Covid-19 ini mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan pelaksanaan pembelajaran di Indonesia yang harus dilakukan secara online atau jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Gondang tepatnya pada kelas IX. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian fenomenologi, yang mendeskripsikan segala bentuk tindakan dan juga fenomena yang dilakukan oleh subjek yang diteliti dalam pelaksanaan pembelajaran daring, Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di SMP Negeri 2 Gondang kelas IX sudah terlaksana cukup baik, peserta didik dan guru sudah memiliki peralatan dasar yang diperlukan, hal itu menggambarkan kesiapan pelaksanaan pembelajaran daring. Dalam pelaksanaan pembelajaran daring, guru menerapkan RPP dan melaksanakan pembelajaran dengan baik yaitu menggunakan media pembelajaran, strategi, metode dan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan peserta didik. Pembelajaran online fleksibel dalam pelaksanaannya dan dapat mendorong guru untuk mengajar lebih kreatif, dan siswa juga harus mandiri dan termotivasi untuk belajar lebih aktif.

Bella Anggraini; Achmad Hidir

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Dengan banyak nelayan dan pertanian yang ada di Desa Sungai Luar maka Kecamatan Batang tuaka sangat mendukung program home industry atau usaha mikro, agar menunjang perekonomian daerah dan juga masyarakat setempat. Industry di Desa Sungai Luar masih relative kecil mulai dari usaha mikro, industry kecil dan industry menengah. Dengan adanya industry-industry ini dapat membuka lapangan kerja baru terutama bagi kaum hawa. Kabupaten Indragiri Hilir Kecamatan Batang Tuaka merupakan daerah yang disebut dengan seribu parit dan masyarakat nya mayoritas umat muslim, dalam hal ini di Desa Sungai Luar terdapat sektor industry rumah tangga dengan nama home industry kerupuk amplang yang masing-masing memiliki karyawan. Dengan adanya home industry diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Selain itu juga masyarakat Desa Sungai Luar juga bekerja sebagai nelayan dengan penghasilan tangkapan udang yang cukup banyak, kemudahan dalam memperoleh hasil dari laut berupa udang tersebut membuka peluang usaha bagi masyarakat yang tinggal di Sungai Luar, sehingga masyarakat mempunyai inisiatif dengan kreatifitas memanfaatkan sumber daya alam sekitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif karena metode ini tepat digunakan untuk penelitian ini. Tenaga kerja Penelitian menemukan bahwa rata-rata subjek penelitian memperkerjakan masyarakat sekitar dan anggota keluarganya untuk membantu mengembangkan Home Industri kerupuk amplang di Desa Sungai Luar.

Robingun Suyud El Syam; Andika Saputra; Azah Zumroh; Nurlita Dwi Oktavia; Supangat Supangat +2 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Realitas kenakalan remaja tealah merambah sampai di pedesaan, maka perlu langakah strategis menggerakan remaja lokal untuk menyadari betapa bahaya dampak dari perilaku tersebut. Artikel bertujuan mendeskripsikan tentang kegiatan pendampingan dan sosialisasi pemahaman bahaya kenakalan remaja melalui Forum Anak Kreatif Wonosobo (Forkos) di Desa Pakuncen Kecamatan Selomerto. Metode pendampingan sosialisasi ini melalui empat langkah, yaitu koordinasi, sosialisasi, tindak lanjut dan evaluasi. Kesimpulan bahwa, 1) kegiatan sosialisasi  bahaya kenakalan remaja sangat bermanfaat dimana pada awalnya mereka tidak memahami secara factual dampaknya. Hal ini memberi sumbangsih pemahaman pentingnya pola hidup sehat, menjauhi perilku menyimpang mengingat dampaknya sistemik bagi  kehidupannya, 2) kegiatan tindak lanjut berupa pembentukan kelompok FGD diperlukan guna pemahaman di atas meluas pada lingkungan bergaul mereka. Kesimpulan memfokuskan pembaca pada hasil penting dan bagaimana mereka mengisi kesenjangan penelitian, kebaruan penelitian dan kontribusinya serta implikasinya pada area studi yang lebih luas.  

Bukhori Andri Ardiyanto; Ahmad Saifudin Mutaqi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia merupakan bencana yang tidak pernah diduga sebelumnya dan kita juga tahu bahwa pandemi juga membawa dampak besar bagi beberapa sektor baik kesehatan, sosial, politik dan tak terkecuali perekonomian. Kondisi perekonomian masyarakat sekarang ini menuntut tiap orang untuk “bertahan hidup” dengan kondisi seadanya. Sejalan dengan itu, selama kondisi pandemi COVID-19 tidak hanya industri besar saja yang terpapar, namun juga termasuk para pelaku UMKM di Indonesia. Dimana kita tahu bahawasannya Indonesia yang didominasi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), perlu mendapat perhatian khusus karena kita mengetahui bahwa UMKM memegang peran strategis dalam pembangunan perekonomian nasional dan juga sangat erat kaitannya dalam penyerapan tenaga kerja. Namun kebijakan pemerintah seperti social distancing, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga berdampak kepada tersendatnya distribusi bahan baku dan produk UMKM. Di tengah pandemi COVID-19, ada saja peluang kerja yang bisa dimanfaatkan. Pola pikir yang eksploratif jadi kunci penting  di tengah krisis. Berlandaskan pada fenomena dan pemikiran yang ada, diperlukan adanya upaya untuk meningkatkan minat masyarakat pada UMKM untuk dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk membuka usaha baru di teangah-tengah krisis pandemi yang terjadi. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi COVID-19 terhadap eksistensi UMKM di Indonesia dan  bagaimana melihat adanya berbagai peluang usaha UMKM dan ekonomi kreatif di era New Normal ketikan pandemi COVID-19 berlangsung.

Ferawati Artauli Hasibuan; Tetti Hasibuan

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode project based learning terhadap peningkatan kreativitas dan inovatif siswa kelas X SMA Negeri 3 Sibolga pada pokok bahasan dinamika gerak. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Dari hasil analalisis data diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan tingkat kreativitas dan inovatif siswa antara kelas kntrol dan kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen, siswa dalam menyelesaikan soal-soal fisika memiliki kreativitas dan inovatif yang lebih tinggi daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil observasi, tingkat aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung melalui metode project based learning berada pada kategori baik dengan rata-rata skor di atas 70. Penerapan project based learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kreativitas dan inovatif siswa pokok bahasan dinamika gerak dimana ttabel < dari thitung yaitu 1,64 < 3,27.

Nova Hari Santhi; Ratna Yuniarti; Saifurrohaidi

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Penguatan ekonomi dan pemberdayaan anak asuh LKSA meliputi: memberikan semangat dan membangun motivaasi berwirausaha, Terbentuknya wirausahawan baru, memberikan life skill untuk anak asuh berupa; pelatihan membuat kreasi seperti buket snack, snack tower dan buket bunga, serta pelatihan pemasaran produk yang telah dibuat melalui media sosial dan bimtek kewirausahaan. Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh mitra adalah dengan cara melakukan workshorp kewirausahaan, pelatihan pembuatan kreasi seperti buket snack, snack tower dan buket bunga, dan Bimtek pemasaran melalui media soasil untuk menciptakan ekonomi kreatif dan dapat memberikan kontribusi untuk perkembangan ekonomi masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan pelatihan membuat kreasi berupa buket bunga, buket snack dan snack tower pada anak asuh di panti asuhaan Muhammadiyah Selong sudah terlaksana dengan baik. Siswa membuat produk berupa buket snack, snack tower dan buket bunga. Mulai dari Persiapan (Pemilihan bahan, dan penyiapan alat), penggunaan peralatan yang benar, ketepatan langkah-langkah membuat kreasi kesesuaian hasil akhir yang dipresentasikan menurut kreteria yang diharapkan, menata peralatan setelah selesai kegiatan, kreatifitas produk, kerapian, kombinasi warna. Secara keseluruhan Hasil dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan membuat kreasi berupa buket bunga, buket snack dan snack tower berupa buket bunga, buket snack dan snack tower kategori sangat baik. Tanggapan siswa terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan untukmenciptakan kreasi ini sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari idikator kehadiran siswa mencapai 100% dari target, dan selama kegiatan berlangsung mereka sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir kegitan.

Angela Irisya Nesti; Muhamad Firdaus; Marhadi Saputro

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linear satu variabel berdasarkan minat belajar tingkat  tinggi di kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila; (2) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linear satu variabel berdasarkan minat belajar tingkat sedang di kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila; (3) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linear satu variabel berdasarkan minat belajar tingkat rendah di kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan bentuk penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIIB yang terdidri dari 28 siswa. Alat pengumpul data yanag digunakan adalah angket minat belajar, tes kemampuan berpikirkreatif matematis berbentuk essay sebanyak 4 soal, dan wawancara terdapat 6 siswa diperoleh dari hasil angket yang terdiri dari 2 siswa (B16 dan B1) perwakilan kelompok tinggi, 2 siswa (B5 dan B18) perwakilan kelompok sedang dan 2 siswa (B21 dan B24) perwakilan kelompok rendah.sebelum digunakan dalam penelitian ini, soal tersebut sudah diuji cobakan untuk menentukan validitas, daya pembeda, indeks kesukaran dan reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa B16 dan B1 memiliki minat belajar tinggi dengan kemampuan berpikir kreatif matematis memenuhi indikator-indikator berpikir kreatif kefasihan, fleksibilitas, kebaruan dan elaborasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa yang memilki minat belajar tingkat tinggi memilki kemampuan berpikir kreatif matematis tingkat atas. Untuk siswa B5 dan B18 memiliki minat belajar sedang dengan kemampuan berpikir kreatif matematis  siswa B5 memenuhi indikator-indikator berpikir kreatif kefasihan, fleksibilitas, dan elaborasi sedangkan siswa B18 memenuhi ini indikator elaborasi saja. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa yang memilki minat belajar tingkat sedang memilki kemampuan berpikir kreatif matematis tingkat tengah. Dan untuk siswa B21 dan B24 memiliki minat belajar rendah dengan kemampuan berpikir kreatif matematis belum memenuhi indikator-indikator berpikir kreatif kefasihan, fleksibilitas, kebaruan dan elaborasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa yang memilki minat belajar rendah tinggi memilki kemampuan berpikir kreatif matematis tingkat bawah.      

Yuferlinus Waruwu

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Memasuki period digital dengan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sangat pesat, telah membawa perubahan yang signifikan dalam percepatan dan inovasi penyelenggaraan pendidikan diberbagai belahan dunia. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 tentang Kualifikasi dan Kompetensi Guru, bahwa  practitioner harus memiliki kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, fokus penelitian ini yakni pemanfaatan teknologi informasi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Kristen dalam pendidikan sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman dan langkah- langkah praktis pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di sekolah- sekolah. Tulisan ini memakai metode penelitian kualitatif dengan pendekatanan kepustakaan untuk menyajikan masalah, analisis dan pengumpulan data. Penelitian kualitatif mengacu pada makna, konsep, definisi, dan deskripsi terhadap sesuatu yang diteliti oleh peneliti atau penulis. practitioner pendidikan agama Kristen harus dapat berinovasi dengan teknologi informasi dan komunikasi agar  practitioner dapat mengerti dan memahami setiap perkem bangan dan kemajuan zaman yang akan lebih menuntut  practitioner untuk lebih kreatif. Sebagai kesimpulannya bahwa Guru PAK akan berupaya meningkatkan tanggung jawab lewat mengikuti pelatihan tahun ini dengan tujuan agar lebih mengetahui cara memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.

Muzaro’ah

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Setiap guru memiliki kesulitan dan pengalaman mengajar  yang berbeda-beda. Untuk  meningkatkan pemahaman  metode belajar mengajar dan dalam mengatasi kesulitan belajar mengajar, maka dibutuhkan program yang dapat mendukung pengembangan kemampuan guru. Penelitian best practice merupakan salah satu proses pembelajaran bagi para pendidik untuk meningkatkan kualitas diri. Sebab menjadi seorang guru bukanlah akhir dari proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan, menginformasikan, meyakinkan, dan menyampaikan kepada pembaca mengenai sesuatu informasi  berbagi best practice baik berupa fakta, pendapat,  pengalaman , dan peristiwa/cerita. Sasaran pada penelitian ini adalah guru SD Gugus  Ayodya Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Kegiatan penelitian ini  menggunakan metode  deskriptif kualitatif dengan intrumen penelitian berupa angket dan wawancara. Tahapan penelitian ini meliputi: pengumpulan data, Reduksi dan kategorisasi data, Penampilan data, dan Penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisa dari instrument dihasilkan data bahwa motivasi dan keberhasilan guru dalam  kemampuan berbagi best practice sangat rendah. Jumlah  guru yang menjadi sasaran penelitian  keseluruhan berjumlah 37 orang. Guru yang pernah mengikuti pelatihan dalam  berbagi best practice di prosentasikan  hanya  5,4 % dan keberhasilan dalam menulis  karya sebagai laporan berbagi best practice berada pada angka 0 %. Kondisi ini terjadi karena   masih kurangnya  ilmu pengetahuan tentang pelaksanaan  berbagi best practice dan cara menulis laporan sebagai karya publikasi,  sarana dan prasarana yang belum memadai , waktu dan modal yang kurang mendukung. Hasil penelitian ini diharapkan berguna sebagai analisa awal kebutuhan pengembangan kompetensi guru, sehingga menciptakan guru-guru yang  kreatif , inovatif dan  dan produktif dalam  menciptakan  suasana  edukatif . dan dapat di rasakan kebermanfaatannya oleh dirinya sendiri maupun orang- orang yang ada di sekitarnya.

Meity Suryandari; Ridwan Daril Hakiki; Thariqullah Al-Fauzi; Naufal Ibnu Tsalis

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam hal ini penulis juga mempunyai pendapat bahwa radio masih memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh televisi serta media lain radio dapat mempengaruhi imajinasi pendengarnya, karna radio tidak dapat menampilkan secara visual melainkan hanya audio.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, artinya peneliti bertindak sebagai instrument sekaligus pengumpul data. Instrumen selain manusia (seperti: angket, pedoman wawancara, pedoman observasi dan sebagainya) dapat pula digunakan, tetapi fungsinya terbatas sebagai pendukung tugas peneliti sebagai instrument kunci. Data dalam penelitian ini diperoleh dari sumber data primer, yaitu hasil wawancara dan observasi serta penyebaran kuesioner kepada masyarakat pendengar radio di Desa Mekarjaya Kecamatan Gantar. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner dalam proses pengumpulan data. Analisis pada penelitian ini adalah menggunakan Analisis data dalam penelitian kualitatif, adapun tahapan-tahapan analisis data dalam penelitian kualitatif yaitu Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan. Komunikator dalam penelitian ini adalah Masyarakat Di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar pendengar siaran radio yang memberikan penilaian terhadap perkembangan radio di era terkini. Says what (pesan): Pesan yang disampaikan oleh masyarakat pendengar radio di Desa Mekarjaya lebih kepada saran untuk perkembangan radio di era sekarang ini, mereka menyampaikan bahwasannya perlu adanya inovasi-inovasi baru yang lebih kreatif untuk mendukung penyiaran radio di era sekarang ini, sehingga siaran radio tidak tergiling oleh pesatnya perkembangan teknologi dan tetap mampu diterima oleh masyarakat luas. In which channel (saluran/media): Masyarakat menggunakan media radio dalam kesehariannya untuk mendengarkan berita ataupun sebatas hiburan, dan radio yang mereka gunakan itu terdapat 2 macam, yaitu radio analog dan juga radio digital.Pemahaman masyarakat desa mekarjaya dalam menanggapi siaran radio saat ini masih cukup efektif dimana radio juga mengikuti perkembangan teknologi saat ini, dalam smarphone juga pasti sudah dilengkapi radio sehingga mesyarakat Desa Mekarjaya ini masih banyak yang memanfaatkan radio ini sebagai sumber informasi baik edukasi ataupun hiburan itu sendiri. Radio hadir dalam bentuk yang bermacam-macam, bahkan hadir dalam wujud yang sangat sederhana. Sehingga media radio ini sangat praktis bagi masyarakat. Disamping itu karena ekonomis dan harganya relatif murah serta dapat dijangkau oleh masyarakat baik dari ekonomi menengah ke atas hingga ke bawah.