Publication Search

67,429 articles from 569 journals · 1,699 citations tracked

Showing 301-320 of 5,162

Analytics

Widyadhana, Wisnu Kumara; shofiinoorman

Amphibious Journal 2025 Akademi Angkatan Laut

Penelitian ini membahas pentingnya pembelajaran mengenai perang proxy (proxy war) bagi taruna Korps Marinir di Akademi Angkatan Laut sebagai bekal dalam menghadapi ancaman pertahanan negara di masa depan. Perubahan makna istilah “perang” yang kini lebih sering dipahami sebagai sifat daripada sekadar tindakan, menunjukkan urgensi pemahaman baru di kalangan militer. Proxy war merupakan konfrontasi tidak langsung antara dua kekuatan melalui perantara untuk menghindari konflik langsung yang dapat menyebabkan kerusakan fatal. Saat ini, Taruna Korps Marinir belum memperoleh pembelajaran khusus mengenai proxy war, sehingga materi ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan mereka. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan konsep pembelajaran proxy war yang dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan taruna Korps Marinir, agar mereka memiliki bekal yang memadai untuk menjadi perwira TNI-AL yang mampu menghadapi berbagai ancaman pertahanan di masa depan. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan, meliputi pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, serta uji coba konsep pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi materi proxy war secara signifikan meningkatkan pemahaman dan kesiapan taruna dalam menghadapi skenario perang tidak langsung.

Sofyan, Uswatun Hasanah; Muhamad Ridwan Effendi

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran simbol keagamaan dalam merefleksikan maupun menutupi kesenjangan kelas sosial di masyarakat perkotaan, dengan menggunakan perspektif teori Karl Marx mengenai agama sebagai ideologi dan alat legitimasi kekuasaan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara semi-struktural terhadap warga kota dari kelas sosial menengah ke atas dan kelas menengah ke bawah, serta tokoh agama setempat. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk melihat pola relasi antara simbol agama, posisi kelas, dan akses terhadap kekuasaan sosial-ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol agama kerap digunakan oleh kelas atas sebagai sarana pembentukan citra, legitimasi status, dan penguatan struktur sosial, sedangkan bagi kelas bawah agama berfungsi sebagai sumber harapan dan solidaritas sosial, namun tidak selalu membuka akses terhadap mobilitas ekonomi. Secara umum, agama dapat berfungsi ganda: menjadi media pemersatu sosial sekaligus cermin ketimpangan kelas yang tersembunyi dalam praktik keagamaan sehari-hari. Penelitian ini menegaskan pentingnya membaca agama tidak hanya secara teologis, tetapi juga sebagai fenomena sosial yang berkaitan dengan produksi makna, kekuasaan, dan distribusi sumber daya.

Aldhino Septian Yoga Utama; Pangestu, Agam; Fajar Fisabilillah, Rafli; Aufa Azmi Thahir, Muhammad; Kanti Pangestuti, Endah +1 more

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penelitian ini menganalisis perilaku lentur balok beton bertulang dengan tulangan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) dibandingkan tulangan baja konvensional, ditinjau dari beban maksimum, lendutan maksimum, dan pola keruntuhan. Pengujian eksperimental dilakukan pada balok beton mutu K-225 berdimensi 150 × 150 × 600 mm menggunakan metode pembebanan dua titik. Benda uji terdiri atas balok kontrol (BKA dan BKB) serta balok variasi (BVA dan BVB). Hasil pengujian menunjukkan bahwa balok bertulangan GFRP memiliki kapasitas beban maksimum yang lebih tinggi, dengan peningkatan dari 28,68 kN menjadi 58,40 kN (103,6%) pada BKA–BVA dan dari 55,71 kN menjadi 68,01 kN (22,1%) pada BKB–BVB. Namun, balok variasi mengalami lendutan maksimum yang lebih besar, yaitu 7,74 mm dan 5,38 mm, dibandingkan balok kontrol sebesar 2,22 mm dan 2,92 mm. Pola keruntuhan menunjukkan bahwa balok kontrol mengalami keruntuhan lentur yang bersifat daktail, sedangkan balok variasi cenderung mengalami keruntuhan rapuh dengan dominasi retak lentur dan geser. Hasil ini menunjukkan bahwa tulangan GFRP efektif meningkatkan kapasitas beban balok, namun disertai dengan lendutan yang lebih besar dan keruntuhan yang lebih cenderung getas.

Pranitiaz, Laras Medina; Putri, Nasywa Awalia; Dewanti, Tyur Reggina; Tarina, Dwi Desi Yayi

Notary Law Research 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Tanah adalah objek vital yang bernilai tinggi sehingga transaksi jual beli tanah menuntut kepastian hukum agar tidak menciptakan sengketa. Namun, praktik membeli atau menjual tanah secara tunai tanpa melalui PPAT dan tanpa memiliki sertifikat kepemilikan masih banyak terjadi, sehingga menimbulkan berbagai masalah terkait keabsahan dokumen, perlindungan hukum, serta risiko terjadinya sengketa. Latar belakang inilah yang melandasi penelitian dengan judul Perlindungan Hukum bagi Pembeli atas Tanah dalam Perjanjian Jual Beli: Studi Putusan Nomor 1990/K/PDT/2025. Penelitian ini ditulis guna menganalisis kekuatan hukum perjanjian jual beli tanah di bawah tangan dan menilai pertimbangan hakim dalam memberikan perlindungan hukum kepada pembeli. Metode penelitian yakni yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasilnya ditemukan dalam Putusan Nomor 1990/K/PDT/2025, perjanjian yang telah dibuat oleh para pihak terkait jual beli tanah adalah sah dan bersifat mengikat. Para Tergugat dinyatakan wanprestasi atas mengurus penerbitan sertifikat pengganti maupun proses peralihan hak atas tanah. Selain itu, Majelis Hakim memerintahkan agar sertifikat pengganti segera diterbitkan, dilakukan pemecahan bidang tanah, dan dilaksanakan proses balik nama. Untuk menjamin kepastian pelaksanaan putusan, hakim memberikan kewenangan kepada pembeli untuk mengurus sendiri seluruh proses tersebut apabila penjual tetap lalai. Pertimbangan hukum ini mencerminkan sikap hakim yang berorientasi pada perlindungan hak pembeli beritikad baik sekaligus sebagai upaya menegakkan prinsip kepastian hukum dan rasa keadilan.

Nugraha, Dwi Putra; Kiki Amaliah

Notary Law Research 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Penelitian ini menganalisis dasar hukum dan tanggung jawab notaris dalam tindak pidana pemalsuan akta otentik berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN). Notaris memiliki kewenangan membuat akta otentik yang berkekuatan hukum sempurna, namun hal ini juga menciptakan celah bagi pemalsuan yang merugikan. Pemalsuan akta termasuk tindak pidana pemalsuan surat, menimbulkan kompleksitas dalam menentukan batas tanggung jawab notaris karena kewajiban verifikasi notaris yang terbatas dalam investigasi materiil, serta adanya perbedaan pendekatan antara KUHP dan UUJN. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan statute dan conceptual, mengkaji peraturan dan literatur hukum. Hasilnya menunjukkan bahwa notaris dapat dikenakan sanksi pidana jika terbukti sengaja terlibat dalam pemalsuan. Kesimpulannya, diperlukan harmonisasi antara KUHP dan UUJN untuk memastikan kepastian hukum bagi notaris dan masyarakat, dengan penekanan pada pembuktian unsur kesengajaan (dolus) notaris.

Novi Agatha; Sigit Irianto

Notary Law Research 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Perjanjian kredit antara lembaga perbankan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun, dalam praktiknya, tidak jarang terjadi wanprestasi dari pihak debitur  yang  berdampak  pada  hubungan  hukum  dan keberlangsungan  usaha.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengkaji: 1) bagaimana proses pengajuan dan pelaksanaan perjanjian kredit antara Bank BRI dan UMKM Konveksi Parasit di Daerah Istimewa Yogyakarta; 2) apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya wanprestasi oleh debitur; dan 3) bagaimana mekanisme penyelesaian wanprestasi yang dilakukan oleh pihak bank. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif yang didukung oleh data primer. Spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis dengan jenis dan sumber data berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka, serta data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk menginterpretasikan norma hukum dan fakta empiris secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pengajuan kredit dilakukan melalui prosedur formal dengan dokumen pendukung yang sah, dan dituangkan dalam Surat Pengakuan Hutang; 2) wanprestasi terjadi karena kombinasi faktor internal seperti pengelolaan usaha yang kurang optimal dan faktor eksternal seperti penurunan permintaan pasar; dan 3) penyelesaian wanprestasi dilakukan melalui eksekusi agunan, pelaporan ke otoritas keuangan, serta pendekatan persuasif seperti restrukturisasi kredit. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi hukum bagi pelaku UMKM dan penerapan prinsip keadilan dalam penyelesaian sengketa kredit.

Azzahra, Esi Anindya; Desrina , Rania Adriane; Aurellia , Khaila; Tarina, Dwi Desi Yayi

Notary Law Research 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Penelitian ini membahas secara mendalam mengenai perlindungan hukum bagi nasabah dalam sengketa gadai syariah, khususnya yang berkaitan dengan pengembalian barang jaminan setelah pelunasan utang. Perkembangan industri gadai syariah di Indonesia yang sangat pesat menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan berbasis syariah. Namun, di sisi lain, dinamika ini juga memunculkan tantangan baru dalam aspek perlindungan konsumen, terutama ketika terjadi wanprestasi, kesalahan administrasi, atau kelalaian lembaga gadai dalam menjaga serta mengembalikan barang jaminan milik nasabah. Melalui pendekatan yuridis normatif dan studi kasus terhadap Putusan Pengadilan Agama Banjarmasin Nomor 1112/Pdt.G/2021/PA.Bjm, penelitian ini berupaya menganalisis bentuk tanggung jawab hukum lembaga gadai serta perlindungan yang seharusnya diterima oleh nasabah sebagai pihak yang dirugikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam perspektif hukum syariah, barang gadai (marhun) memiliki kedudukan hukum sebagai amanah yang wajib dijaga dengan penuh tanggung jawab oleh pihak penerima gadai (murtahin). Apabila lembaga gadai lalai dalam menjaga atau gagal mengembalikan barang tersebut, maka tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai wanprestasi sekaligus pelanggaran terhadap prinsip keadilan dan hak-hak konsumen. Perlindungan hukum terhadap nasabah diatur dalam berbagai peraturan, antara lain Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta pengawasan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap lembaga keuangan syariah. Namun demikian, efektivitas implementasi peraturan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya pengawasan, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai hak-haknya, serta minimnya mekanisme penyelesaian sengketa yang cepat dan transparan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan serta edukasi hukum bagi masyarakat agar prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemaslahatan dalam transaksi gadai syariah dapat terwujud secara menyeluruh.

Quratuainniza, Happy Sturaya; Sahwahita, Putri Nabila; Aristia, Adinda; Tarina, Dwi Desi Yayi

Notary Law Research 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Dalam pelaksanaannya, jaminan fidusia bisa dieksekusi dengan menggunakan sertifikat jaminan yang memiliki kekuatan hukum setara dengan putusan pengadilan yang sudah bersifat tetap dan mengikat. Namun dalam penerapannya, hal ini menimbulkan polemik karena adanya ketimpangan hukum, hingga terbitlah Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019. Penulisan ini membahas mengenai pengaturan kekuatan eksekutorial Pasal 15 ayat (2) dan (3) UU Jaminan Fidusia, baik sebelum maupun sesudah terbitnya Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019, dan implikasinya dengan menggunakan metode hukum normatif yang berlandaskan studi kepustakaan dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus. Hasil yang didapatkan adalah parate eksekusi yang dijalankan cenderung melanggar prinsip due process of law, sehingga terjadi pergeseran paradigma dari sistem eksekusi yang absolut menuju sistem eksekusi yang berkeadilan dan sejalan dengan prinsip negara hukum yang menjamin kepastian serta perlindungan hak konstitusional para pihak. Pergeseran tersebut menjadikan pembagian hak dan kewajiban antara debitur dan kreditur menjadi lebih adil, transparan, dan sesuai dengan prinsip keadilan substantif.

Adrianus Mote Nitjano; Wofrid E. Bianome; Damianus Manesi

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Vocational education requires a practice-based learning process supported by complete facilities so that students can master work competencies optimally. However, the condition of the Motorcycle Engineering workshop at Noemuti State Vocational High School shows that the completeness of the disc brake system practice facilities does not meet the ideal ratio standards, which affects the effectiveness of learning. This incompleteness has an impact on the low achievement of students' practical learning outcomes that have not reached the KKM. This study aims to describe the level of completeness of workshop facilities and the results of the disc brake system practice learning, and to determine whether there is a relationship between the two. The research approach uses a quantitative correlational method with a total sampling of 26 students. Data were obtained through observation, questionnaires, and documentation, then analyzed using descriptive statistics, normality tests, linearity tests, Pearson correlations, and coefficients of determination using SPSS 27. The results showed that the average completeness of workshop facilities was 42.27 and the results of practical learning were 42.81, both of which were in the good category. The Pearson correlation test produced a value of r = 0.960 with a significance of 0.000 (<0.05), indicating a very strong and significant relationship. The coefficient of determination (R² = 0.92) shows that 92% of the variation in practical learning outcomes is influenced by the completeness of workshop facilities. The more complete the workshop facilities, the higher the students' practical learning outcomes.

Azkia, Helmi; Sugiarto, David; Azkia, Helmi; Sugiarto, David; Egia Rosi Subhiyakto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Pengujian perangkat lunak merupakan tahap penting dalam memastikan kualitas dan keandalan sistem sebelum digunakan secara luas. Salah satu metode yang umum digunakan adalah black box testing, yaitu pengujian yang berfokus pada fungsionalitas perangkat lunak tanpa memperhatikan struktur internal kode. Dalam penelitian ini, metode black box testing diterapkan dengan menggunakan teknik state transition untuk menguji sistem appointment klinik berbasis web “Citra Medica”. Pengujian dilakukan dengan memetakan alur status pengguna melalui diagram transisi, kemudian membuat skenario uji untuk setiap perubahan keadaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan spesifikasi, dengan tingkat keberhasilan pengujian mencapai 100% pada setiap skenario transisi. Metode ini terbukti efektif untuk mendeteksi kesalahan logika dan memastikan kestabilan sistem selama perpindahan status pengguna.

Siska udilawaty; Udilawaty, Siska

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini mengkaji identitas visual merek Pia Saronde—salah satu produk kuliner khas Gorontalo—dengan menggunakan pendekatan semiotika yang berlandaskan teori Roland Barthes. Sebagai salah satu UMKM yang bergerak di sektor pangan, merek ini sangat bergantung pada peran logo untuk membentuk persepsi konsumen, memperkuat posisi merek, serta membedakannya dari produk lain dalam persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan menelaah struktur visual yang membentuk logo, menginterpretasikan makna denotatif dan konotatif yang muncul, serta menilai sejauh mana logo tersebut mampu merepresentasikan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memadukan pengamatan visual terhadap logo dan kajian pustaka yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi warna kuning dan coklat pada logo mampu menimbulkan kesan hangat, manis, dan menggugah selera, sedangkan bentuk tipografi yang melengkung menghadirkan citra tradisional, akrab, dan bernuansa rumahan. Selain itu, penggunaan nama “Saronde” menciptakan hubungan simbolis dengan Pulau Saronde yang terkenal, sehingga memperkuat keterikatan merek terhadap identitas daerah. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa logo tersebut berhasil mengomunikasikan keterkaitan budaya dan citra kuliner yang diusung produk. Meskipun demikian, penelitian ini merekomendasikan adanya pengembangan pada beberapa elemen simbolik dan peningkatan adaptasi visual untuk kebutuhan media digital guna memperkuat daya saing merek.

Raffi Abdu Haqqi; Muhammad Ulinnuha Ikhsan; Dwi Prastyo; Mifthurrozaq Nur Kholis; Sri Hastuti +1 more

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The rolling process is a material forming method that is greatly influenced by the roll rotation speed parameter. Inappropriate rotation variations can cause various defects such as waves, tears, thickness irregularities, and ovalization. This review aims to compare the effect of variations in the roll machine rotation speed on the quality of rolling results on various types of materials, including Al6061-O aluminum plate, rubber sheets, and hollow and pipe-shaped materials. The method used is a literature study by collecting and comparing data on roll speed, defects that appear, deformation results, and process efficiency from several relevant journals. The results of the analysis show that high rotation speeds increase productivity but also increase the risk of defects because the material does not have time to adapt to deformation. Conversely, low rotation speeds produce more stable shapes and minimize defects, but are less efficient for mass production. Each material has a different optimal rotation range, including 23–36 rpm for Al6061-O plate, 45–72 rpm for rubber sheet formation, 24.4 rpm for hollow and pipe rolling, and around 21 rpm for corrugated plate. Overall, this study confirms that rotational speed control is a critical factor in achieving a balance between deformation quality and machining efficiency.

Sifana Alqorana; Putri Sidahtilla Umma; Rahma Dini Pratiwi; Sani Safitri; Rani Oktapiani

SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Effective learning requires teachers to be able to select and apply innovative learning strategies so that the learning process becomes more meaningful for students. Innovation in learning strategies is important because it can increase student engagement, motivation, and learning outcomes through approaches that are tailored to their needs and characteristics. This study aims to describe the role of innovation in learning strategies as the key to encouraging improved student learning outcomes. The method used is a qualitative literature study by collecting and analyzing various literature sources in the form of books, journals, and relevant scientific documents. The findings show that innovative learning strategies, such as problem-based, collaborative, contextual learning, and the use of technology, can improve students' critical thinking, creativity, and active participation. In addition, strategies creatively designed by teachers can create a more engaging learning atmosphere and motivate students to achieve learning objectives. This study implies the importance of improving teacher competence in developing innovative learning strategies as an effort to achieve optimal learning outcomes.

Oktavia, Putri Eka; Auliq, Muhammad A'an; Fitriana; Fitriana

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Suhu dan kelembaban merupakan parameter lingkungan yang harus dijaga pada ruang kubikel untuk memastikan peralatan distribusi listrik tetap bekerja secara optimal. Pada multi-kubikel, perbedaan fungsi dan beban menyebabkan karakteristik suhu dan kelembaban pada tiap ruang kubikel tidak sama, sehingga pemantauan secara manual menjadi kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototype sistem monitoring dan kontrol suhu-kelembaban pada multi-kubikel berbasis Internet of Things (IoT) yang terdiri dari tiga buah kubikel. Sistem ini menggunakan ESP8266 sebagai mikrokontroler utama dan sensor DHT20 sebagai sensor suhu dan kelembaban yang masing-masing dipasang pada kubikel dengan kondisi lingkungan berbeda. Sistem dilengkapi dengan aktuator kipas dan lampu, serta notifikasi real-time melalui LCD dan Telegram. Meskipun kontrol dan monitoring dilakukan secara terpisah pada tiap kubikel, notifikasi kondisi seluruh kubikel terintegrasi pada satu kanal Telegram yang sama. Pengujian kinerja sistem dengan memberikan variasi suhu dan kelembaban yang berbeda untuk tiap kubikel. Kubikel 1 diberi kondisi normal (suhu 35°C-40°C dan kelembaban 50%-70%), kubikel 2 diberi kondisi overheat (suhu di atas 40°C), sedangkan kubikel 3 diberi kondisi overhumidity (kelembaban > 70%). Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu melakukan kontrol suhu dan kelembaban dalam ruang multi-kubikel serta mengirimkan notifikasi melalui Telegram dengan tingkat keberhasilan 100% dan rata-rata delay 5,6 detik.

Muhammad Ferdi Faurandra; Nur Ittihadatul Ummah

Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to describe the application of StiFIn the results in student management at Nuris Junior High School (SMP) Jember. The StiFIn test is used by the school to identify students’ dominant intelligence as a basis for managerial decision-making. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results show that StiFIn is utilized in several key aspects, namely recruitment strategies, student placement and grouping, student service development, and achievement evaluations and coaching. The application of StiFIn test results helps the school  understand the character and natural potensial of each student so that educational services can be provided more appropriately and personally. Overall, the us of StiFin has been proven to support the effectiveness of student management and improve the quality of learningand student development at Nuris Juniar High School Jember.

Dhony Priyo Suseno; Nur Ramdhani, Lily

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Audit Keselamatan Jalan (AKJ) sangat penting dalam proses pembagunan jalan untuk meminimalisir kecelakaan di jalan raya. Dengan adanya perencanaan pembangunan dengan penerapan konsep infrastruktur jalan berkeselamatan yang optimal, diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 3 Pantai Serang – Sumbersih, Kabupaten Blitar telah mengimplementasikan konsep infrastruktur jalan berkeselamatan berdasarkan standar yang berlaku. Penelitian ini dilakukan terhadap aspek geometrik jalan, perlengkapan jalan, dan bangunan pelengkap dengan metode kualitatif dan kuantitatif melalui studi literatur dan analisis data terhadap standar yang berlaku. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar komponen telah memenuhi kriteria jalan berkeselamatan, namun masih terdapat kekurangan teknis yang perlu diperhatikan antara lain nilai kelandaian memanjang maksimum, pemenuhan panjang tanjakan kritis, pemenuhan pelebaran pada tikungan, serta beberapa elemen perlengkapan jalan seperti rambu dan pagar pengaman. Rekomendasi perbaikan diberikan untuk mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip jalan berkeselamatan yaitu self-explaining, self-enforcing, dan forgiving road. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi perencana dan pemerintah dalam meningkatkan keselamatan infrastruktur jalan di masa mendatang. 

Budiafosma, Savira Nanda; Budiafosma, Savira Nanda; Daniar, Aninditya; Masnuna, Masnuna

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Tingginya konsumsi makanan instan di kalangan anak-anak sekolah dasar telah menjadi perhatian penting karena potensi risiko kesehatan jangka panjangnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang karakter buku cerita bergambar interaktif sebagai media edukasi bagi anak-anak usia 9–12 tahun untuk memahami bahaya makanan instan dan mengembangkan kebiasaan makan yang sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran yang dikombinasikan dengan metodologi desain, termasuk tinjauan pustaka, wawancara dengan guru, ahli gizi, dan ilustrator, dan kuesioner yang disebarkan kepada 114 responden untuk mengidentifikasi kebutuhan pendidikan anak-anak dan preferensi visual. Proses desain melibatkan identifikasi masalah, pengembangan konsep, pembuatan prototipe, dan validasi melalui jajak pendapat audiens. Desain ini menampilkan karakter utama Lala, Lita, Ibu, dan Maskot Perut, dengan ilustrasi kartun digital berwarna cerah. Hasil validasi menunjukkan bahwa karakter dan desain visual selaras dengan minat dan kebutuhan audiens target, menjadikan media ini efektif dalam menyampaikan pesan edukasi dengan cara yang menarik sekaligus memotivasi anak-anak untuk memahami risiko makanan instan.

Parhusip, Jadiaman; Julian, Ary Sigit; Hidayat, Febrian Nur; Souk, Jeremy Timothy; Fakhri, Naufal +5 more

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini menggunakan data sekunder yang telah melalui beberapa proses pra-pengolahan, mencakup penanganan data yang hilang, standarisasi data numerik, serta konversi data kategorikal menggunakan teknik One-Hot Encoding. Sebagian besar data (80%) digunakan dalam tahap pelatihan, sedangkan 20% sisanya digunakan untuk tahap pengujian, sedangkan model diimplementasikan dengan metode LinearRegression() pada library scikit-learn. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model berhasil menangkap hubungan linier di antara variabel independen dan dependen, memperoleh nilai MAE = 0,509; MSE = 0,464; RMSE = 0,681; dan R² = 0,627. Hal ini menandakan bahwa sekitar 62,7 persen variasi harga rumah di wilayah Jabodetabek dapat dijelaskan oleh model tersebut.

Sinta Oktavioni, Sabrina; Mindiastiwi, Tigo; Siswanto, Agus Bambang

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Perhitungan daya dukung pondasi yang akurat menjadi aspek penting dalam memastikan stabilitas dan keamanan struktur bangunan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai daya dukung ultimit (Qu) dari pondasi bored pile dengan menggunakan empat pendekatan berbeda, yaitu perhitungan manual menggunakan metode Schmertmann & Nottingham, Mayerhoff (1976), software Allpile, serta hasil uji lapangan dengan PDA (Pile Driving Analyzer). Studi kasus dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Fave Hotel yang terletak di Banyumanik, Semarang. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Schmertmann & Nottingham dengan nilai Qu tertinggi sebesar 282,25 ton. Sedangkan nilai terendah berasal dari hasil uji PDA 159,61 ton. Metode Mayerhoff (1976), memberikan nilai sebesar 170,30 ton, sementara Allpile menghasilkan nilai 160,79 ton. Selisih nilai ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan dan asumsi yang digunakan oleh masing-masing metode. Secara umum, hasil PDA dianggap paling merepresentasikan kondisi aktual di lapangan karena merupakan hasil uji dinamis langsung pada tiang. Oleh karena itu, pendekatan manual dan software Allpile dapat dijadikan sebagai estimasi awal dalam tahap desain, namun tetap perlu divalidasi melalui pengujian lapangan untuk memperoleh hasil yang lebih realistis dan dapat diandalkan.

Amalia, Putri Nur Ayu; Salim, M. Afif

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan biaya dan durasi proyek sebelum dan sesudah penerapan metode crashing pada pembangunan Gedung Kenanga di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan (RSPAW) Kota Salatiga. Metode crashing dilakukan dengan mempercepat aktivitas pada lintasan kritis melalui penambahan sumber daya tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Berdasarkan hasil analisis, durasi proyek berkurang dari 150 hari menjadi 124 hari (efisiensi waktu sebesar 17%). Biaya langsung mengalami peningkatan sebesar 1,11%, sedangkan biaya tidak langsung menurun sebesar 17,33%. Secara keseluruhan, metode crashing menghasilkan penghematan total biaya proyek sebesar 0,74%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode crashing dapat menjadi strategi efektif dalam percepatan proyek dengan pengendalian biaya yang optimal. Kata kunci: crashing, lintasan kritis, biaya proyek, durasi proyek, percepatan.