Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2741-2760 of 3,102

Analytics

Ghani Sayid Hamzah; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang merupakan salah satu bangunan bergaya arsitektur Belanda yang dibangun di tanah Jawa. Arsitektur indische Belanda merupakan arsitektur yang memadukan antara budaya Barat dan Timur. Arsitektur indische Belanda hadir melalui karya arsitek Belanda dan diperuntukkan bagi bangsa Belanda yang tinggal di Indonesia, pada masa sebelum kemerdekaan. Bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang dibangun pada tahun 1760, dan bangunan ini merupakan salah satu bangunan tertua di kawasan Kota Lama Semarang. Fungsi awal bangunan ini adalah kantor pengadilan (Rad Van Justitie), kemudian menjadi Gedung Pengadilan Negeri Semarang pada masa Orde Baru, pada tahun 2006 dikonservasi dan dimanfaatkan sebagai rumah makan (adaptive reuse). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gaya arsitektural indische Belanda pada bangunan ‘Ikan Bakar Cianjur’ Semarang. Agar terjaga keasliannya dan dijadikan sebagai pendataan bangunan cagar budaya sebagai langkah awal untuk dilestarikan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif-rasionalistik dengan metode deskriptif, yaitu mendeskripsikan objek pada bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang dan menganalisa gaya dan karakter bangunan dari masa ke masa. Hasil penelitian merupakan temuan karakteristik pada bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang terhadap outline, irama pada arsitektur dan interior bangunan, dan kualitas bangunan yang dapat dimanfaatkan The "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building is one of the Dutch architectural-style buildings built in Java. Indische Dutch architecture is an architecture that combines Western and Eastern cultures. Indische Dutch architecture comes from the work of Dutch architects and is intended for the Dutch who lived in Indonesia, in the pre-independence period. The "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building was built in 1760, and this building is one of the oldest buildings in the Old Town area of ​​Semarang. The initial function of this building was a court office (Rad Van Justitie), then it became the Semarang District Court Building during the New Order era, in 2006 it was conserved and used as a restaurant (adaptive reuse). This study aims to determine the characteristics of the Dutch Indische architectural style in the 'Ikan Bakar Cianjur' Semarang building. Maintaining its authenticity and serving as a data collection on cultural heritage buildings is the first step to being preserved. This study uses qualitative-rationalistic research with descriptive methods, namely describing objects in the "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building and analyzing the style and character of the building from time to time. The results of the study are characteristic findings of the "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building on the outline, the rhythm of the architecture and interior of the building, and the quality of the building that can be utilized. 

Julian Andriani Putri; Enik Rahayu; Wenefrida Ardhian Ayu Hardiani

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Niten Jamu Kota Semarang yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Packaging, promosi melalui media sosial dan variasi produk terhadap keputusan pembelian konsumen (studi kasus di niten jamu semarang). Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 60 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi para pengusaha maupun pengusaha niten jamu semarang. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas serta uji persyaratan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa packagingi, promosi melalui media sosial dan variasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di niten jamu Kota Semarang.

Aray Pantare Alam; Maria Rio Rita

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan, sosialisasi SAK EMKM, pemahaman SAK EMKM terhadap penerapan SAK EMKM pada UMKM di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling yang terdiri dari 86 pemilik UMKM. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa latar belakang pendidikan, sosialisasi SAK EMKM, dan pemahaman SAK EMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan SAK EMKM. Latar belakang pendidikan merupakan variabel yang paling dominan terhadap penerapan SAK EMKM

Reno Andriwadi Saputra

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan program pengembagan kerja karyawan terhadap kinerja karyawan laras Asri Resort & Spa Salatiga.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Laras Asri Resort & Spa Salatiga yang berjumlah 150 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Sugiyono (2009) menjelaskan bahwa stratified random sampling adalah suatu teknik pengambilan sampel dengan memperhatikan suatu tingkatan (strata) pada elemen populasi. Elemen populasi dibagi menjadi beberapa tingkatan (stratifikasi) berdasarkan karakter yang melekat padanya.Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa (1)motivasi  berpengaruh terhadap kinerja karyawan (2) program pengembangan karyawan berpengaruh terhadap kinerja (3) motivasi dan  proram pengembangan karyawan berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan.

Dwi Ayu Puspitasari

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kualitas pelayanan pegawai terhadap kepuasan penumpang. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kepuasan penumpang. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan terhadap kepuasan penumpang dimana hasil tersebut mempunyai nilai korelasi determinasi R2 square sebesar 0,633. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perlu adanya peningkatan tangible dan responsiveness untuk meningatkan kepuasan penumpang

Muhammad Nurhadi

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

       Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variable Kualitas layanan dan Fasilitas terhadap Loyalitas pelanggan di Patra Semarang Hotel & Convention. Jumlah responden adalah sebanyak 90 responden. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala likert. Metode analisis data menggunakan Output Program SPSS Statistics versi 16.0 for windows. Hasil pengujian terhadap hipotesis, menunjukkan bahwa variable Kualitas layanan berpengaruh positif dan significan terhadap Loyalitas pelanggan dengan dimensi Kehandalan ( Reliability ) yang paling dominan terhadap Loyalitas pelanggan dengan hasil penghitungan rata – rata variable responden di perolehhasil 4,30, dari indicator Patra Semarang Hotel & Convention handal dalam memberikan pelayanan dengan segera dan memuaskan. Pengaruh Kualitas layanan terhadap Loyalitas pelanggan di Patra Semarang Hotel & Convention perlu di tingkat kandan di maksimalkan, sikap ramah tamah karyawan dan memberikan rasa aman kepada pelanggan serta meningkatkan semua aspek fasilitas baik bentuk fisik maupun non fisik yang nantinya akan berpengaruh pada semakin banyaknya pelanggan sehingga juga akan berimbas pada kesejahteraan karyawan.

Mohamad Bagus Chanif Muslim

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada Taman Nusa Bali yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas terhadap kepuasan wisatawan  yang mana mengalami kondisi kuranng baik meliputi adanya penurunan tingkat kunjungan wisatawan setiap tahunnya, disamping itu ada beberapa kondisi komponen pariwisata perlu ditingkatkan. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun minat wisatawan berkunjung. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan  namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peningkatan atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas terhadap kepuasan wisatawan. Maka  hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi adjusted R2 square sebesar 0,604. Hal ini menunjukkan bahwa semua atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan wisatawan secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 60,4%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan wisatawan perlu adanya peningkatan seluruh komponen pariwisata guna meningkatkan kepuasan wisatawan pada periode berikutnya.

Dyah Silvana Amalia; Dodi Bahtiar

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berdasarkan Peraturan Bupati Situbondo Nomor 45 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Situbondo yang dilatar belakangi oleh merebaknya pandemi Covid-19 yang menyebar luas ke penjuru daerah di dunia terutama di Kabupaten Situbondo. Untuk pengendalian percepatan penyebaran covid-19 Bupati Situbondo menerbitkan Peraturan Bupati Situbondo Nomor 45 Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peraturan Bupati Situbondo Nomor 45 Tahun 2020 dapat menjatuhkan sanksi administratif berupa denda dan mengetahui Penegakan Hukum Peraturan Bupati Situbondo Nomor 45 Tahun 2020. Metode Penelitian pada penelitian ini ialah menggunakan metode penelitian hukum normatif yaitu menggunakan studi kasus normatif berupa produk hukum, misalnya mengkaji undang – undang, peraturan daerah serta rancangan undang-undang, dengan metode pendekatan diantaranya peraturan perundang-undangan (stute approach) dan pendekatan konseptual.   Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan dalam menangani Covid-19 berdasarkan UUD 1945 dimana pemerintah pusat maupun daerah harus berperan aktif didalamnya, khususnya di Kabupaten Situbondo telah mengeluarkan perbup yang mengatur masyarakatnya taat protokol kesehatan. Namun jika tidak ditaati aturan tersebut maka dapat dikenakan sanksi administratif berupa denda yang diatur dalam Pasal 7 Ayat (2).      

Akhmad Mulyadi; Teguh Imam Rahayu

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Isu desa dengan segala sumber daya yang dimiliknya sudah bergulir sejak lama, untuk menjawab itu semua maka, pemerintah mengeluarkan  UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dengan segala optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang ada sehingga menjadi solusi terhadap permasalahan desa, Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan  serta menganalisa Pengembangan  Potensi Desa Menuju Desa Wisata Di Desa Bermi kecamatan Mijen Kabupaten Demak dengan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif, dengan mengacu pada teori dan analisis SWOT (Strength, Weaknesess, Opportunity, dan Threath).   Pengembangan potensi desa sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli desa, tumbuh dan berkembangnya desa wisata bukan semata-mata peran dari satu stakeholder saja, namun perlu adanya partisipasi aktif dari masyarakat. Keinginan Pemerintah Desa Bermi bersama masyarakat dalam pengembangan potensi desa menuju desa wisata belum dapat terwujud. Hal ini dikarenakan pemerintah desa belum membuat aturan baik berupa Peraturan Desa ataupun Peraturan Kepala Desa tentang desa wisata. Potensi yang dapat dikembangkan sejak lama ada adalah Sumur Gandeng, ini bisa menjadi modal utama sebagai maskot, icon, dan jargon Desa Bermi, “ke Sumur Gandeng, Pasti ke Bermi”, Inovasi  desa menuju desa wisata belum tertata, hanya penambahan bangunan pintu gerbang masuk ke halaman Sumur Gandeng. Pengunjung   yang datang ke Sumur Gandeng hanya orang yang memiliki kepentingan khusus (ritual) bukan menjadi pengunjung yang menikmati keindahan lokasi wisata. Partisipasi masyarakat Desa Bermi masih dipengaruhi oleh sesepuh desa dan masih bersifat partisipatif pasif atau “sendiko dawuh”. Pengelolaan desa wisata dilakukan oleh Pemerintah Desa, hanya dibantu beberapa orang dari masyarakat yang tugasnya hanya bersifat menjaga kondisi lingkungan di sekitar Sumur Gandeng.

Prihatin Priyanto

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian Pengelolaan Keuangan Berbasis Good Governance bertujuan untuk menganalisis pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap pengelolaan keuangan daerah baik secara langsung maupun tidak langsung melalui pengawasan sebagai variabel intervening di Kabupaten Kebumen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pejabat yang melakukan pengelolaan dan pengawasan keuangan daerah pada setiap SKPD di Kabupaten Kebumen yang jumlahnya tidak terbatas. Besar sampel yang digunakan adalah 78 responden, dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier dan analisis jalur untuk melakukan uji mediasi atau intervening. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengawasan keuangan, dan akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengawasan keuangan. Secara langsung, transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan daerah, akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan daerah, dan pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan daerah. Secara tidak langsung transparansi mempengaruhi pengelolaan keuangan daerah melalui pengawasan sebagai variabel intervening atau variabel mediasi, dan secara tidak langsung akuntabilitas mempengaruhi pengelolaan keuangan daerah melalui pengawasan sebagai variabel intervening atau variabel mediasi.  

Setyowatie, wiwit

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Total Quality Management dan sistem reward terhadap kinerja karyawan. Selain itu juga menganalisis pengaruh jika terdapat variabel mediasi kepuasan kerja di dalamnya. Untuk menguji variabel tersebut, menggunakan teknik kuesioner. Itu didistribusikan ke karyawan di semua bagian dengan jumlah populasi 373 orang, dan metode pengambilan sampel 80 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif berupa analisis regresi berganda, dengan taraf probabilitas 0,05 dengan mengajukan 7 hipotesis yang terdiri dari 2 variabel independen yaitu Total Quality Management dan sistem reward, kinerja karyawan sebagai variabel dependen, dan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Total Quality Management dan sistem reward terhadap kinerja karyawan. Dan adanya variabel mediasi kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan, artinya variabel mediasi kepuasan kerja menjadi variabel yang meningkatkan pengaruhnya terhadap kinerja pegawai

Brigittha, Brigittha Desi Arianie

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan promosi terhadap minat berkunjung kembali baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening pada seluruh pengunjung objek wisata Candi Gedong Songo Kabupaten Semarang. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh wisatawan lokal yang pernah mengunjungi Candi Gedong Songo lebih dari satu kali. Besarnya ukuran sampel yang digunakan adalah 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling, quota sampling, dan purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, dan analisis jalur untuk melakukan uji intervening. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara langsung, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali, promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali, dan kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali. Secara tidak langsung harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening, dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening.

Prihatin Priyanto

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Leader Member Exchange dan kompetensi terhadap kinerja pegawai di Pemerintah Kabupaten Pemalang baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Populasi yang digunakan adalah seluruh Pegawai Negeri Sipil di Diskominfo, BKD, Bapenda, BPKAD, dan DPMPTSP Kabupaten Pemalang, besar sampel yang digunakan adalah 155 responden, dengan teknik proporsional stratified random sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer, dengan metode pengumpulan data kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, analisis jalur dan uji tunggal. Hasil analisis regresi diperoleh bahwa Leader Member Exchange dan kompetensi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, dan Leader Member Exchange, kompetensi, dan kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa (1) Leader Member Exchange berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, (2) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, (3) Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (4) Leader Member Exchange berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dan (5) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil analisis jalur dan uji sobel menunjukkan bahwa kepuasan kerja dapat memediasi atau memperkuat pengaruh Leader Member Exchange terhadap kinerja karyawan, dan kepuasan kerja dapat memediasi atau memperkuat pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan.

Prihatin Priyanto

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja dengan mediasi kepuasan kerja di Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan  dan Aset Daerah Kabupaten Batang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan sampel jenuh yaitu pengambilan sampel dengan mengambil seluruh anggota populasi sebanyak 87 orang. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji hipotesis langsung dan uji hipotesis tidak langsung atau uji mediasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja (2) kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap kepuasan kerja (3) motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja (4) kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh terhadap kinerja (5) kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja (6) motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja tanpa dimediasi kepuasan kerja (7) kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap kinerja melalui mediasi kepuasan kerja.    Kata Kunci: motivasi kerja, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, kinerja

Luh Kadek Suteri Bawantari; Kadek Agus Dwija Putra; I Made Sukma Wijaya; Desak Made Srinadi

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Tuberculosis is a major public health problem and Indonesia's future threat. The World Health Organization (WHO) states that Asia is one of the regions with the highest spread of TB in the world. And Indonesia is the third largest contributor in the world with 539,000 cases and 101,000 deaths per year. This study aims to describe the level of knowledge of tuberculosis patients about preventing tuberculosis transmission. Methods: This study uses descriptive analytical design with Cross Sectional approach. The sample in this study were patients who underwent tuberculosis examination and treatment at the Blahbatuh Health Center II in Gianyar Regency, amounting to 30 people, using the Nonprobability sampling sampling technique namely Total sampling. Data collection was carried out by interview using questionnaire guidelines which included prevention of tuberculosis transmission. The data obtained then carried out descriptive statistical analysis using the SPSS program. Results: Based on the analysis of the characteristics of respondents obtained that of the 30 respondents studied, as many as 12 people (40%) respondents aged 41-50 years, 15 people (50%) respondents attended education up to high school (SMA), and as many as 11 people (37%) respondents work in the private sector. Descriptive analysis on the level of knowledge about prevention of tuberculosis transmission found that, as many as 16 people (54%) had a good level of knowledge, 10 people (33%) respondents had sufficient level of knowledge, and 4 people (13%) had less knowledge. Conclusion: Most respondents (54%) had a good level of knowledge, 33% had sufficient level of knowledge and only 13% of respondents had insufficient knowledge about preventing tuberculosis transmission. It is expected that the related parties will be more aggressive in promoting tuberculosis, especially for sufferers and their family members.Keywords: Level of Knowledge; Tuberculosis; Prevention of Transmission   ABSTRAKLatar belakang: Penyakit tuberkulosis merupakan masalah utama kesehatan masyarakat dan ancaman masa depan Indonesia. World Health Organization (WHO), menyatakan Asia termasuk kawasan dengan penyebaran TBC tertinggi di dunia. Dan Indonesia merupakan penyumbang terbesar ke-3 di dunia dengan 539.000 kasus dan 101.000 kematian pertahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien tuberkulosis tentang pencegahan penularan tuberculosis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang menjalani pemeriksaan dan pengobatan TBC di Puskesmas II Blahbatuh Kabupaten Gianyar yang berjumlah 30 orang, dengan menggunakan teknik sampling Nonprobability sampling yaitu Total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan pedoman kuesioner yang meliputi tentang pencegahan penularan tuberkulosis. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis statistic deskriptif menggunakan program spss. Hasil: Berdasarkan analisis pada karakteristik responden diperoleh bahwa dari 30 responden yang diteliti, sebanyak 12 orang (40%) responden berumur 41-50 tahun, 15 orang (50%) responden mengenyam pendidikan hingga sekolah menengah atas (SMA), dan sebanyak 11 orang (37%) responden bekerja di bidang swasta. Analisis deskriptif pada tingkat pengetahuan tentang pencegahan penularan tuberculosis diperoleh bahwa, sebanyak 16 orang (54%) memiliki tingkat pengetahuan baik, 10 orang (33%) responden memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan 4 orang (13%) memiliki pengetahuan kurang. Simpulan: Sebagian besar responden (54%) memiliki tingkat pengetahuan baik, 33% memiliki tingkat pengetahuan cukup dan hanya 13% responden yang memiliki pengetahuan kurang tentang pencegahan penularan tuberkulosis. Diharapkan pihak terkait lebih gencar dalam mempromosikan tentang penyakit tuberculosis khususnya pada penderita dan anggota keluarganya.Kata kunci: Tingkat Pengetahuan; Tuberkulosis; Pencegahan Penularan

I Putu Arya Wijayantha; I Gede Yudiana Putra; I Gusti Ayu Ari Rasdini; I Nengah Sukanti

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Backgroud: Elderly is a most vulnerable to disease. Most elderly people have psychological disturbances due to the tension because it is not able to adapt to the changes experienced. One of the impacts caused by stress or emotional tension is sleep disturbance. To solve the emotional stress is needed relax condition or action that is pharmacologic and non-pharmacologic assisting elderly to fall a sleep. This study aims to determine the efforts made in meeting the needs of the elderly sleep. Methods: The method used in this study is structured interviews. Of 60 samples obtained through purposive sampling technique. The data was collected through questionnaires and interviews with the guidelines made by direct questioning of respondents and researchers have known for sure about what information will be obtained.Results: The results obtained after research are most forms of sleep problem in insomnia elderly (53,33%), most of the pharmacologic efforts in meeting the needs of the elderly sleep is taking the herbs (48,33%) and most of the effort in meeting the needs sleep non-pharmacologic elderly is a lifestyle change (48.33%). Conslusion: Based on these results, it is recommended to nurses or nursing staff to be able to make this research as a basis for thinking in meeting the needs of elderly and bed use and the pharmacological action suit non-pharmacologic sleep problems experienced by elderly.Keywords: Requirement of Sleep; Efforts; Elderly;   ABSTRAKLatar Belakang: Lansia merupakan suatu individu yang sangat rentan terkena penyakit. Sebagian besar lansia mengalami gangguan psikologis akibat ketegangan karena tidak mampu beradaptasi dengan perubahan yang dialami. Salah satu dampak yang ditimbulkan akibat stress atau ketegangan emosional adalah gangguan tidur. Untuk mengatasi ketegangan emosional dibutuhkan suatu terapi atau tindakan yaitu farmakologi dan nonfarmakologi yang membantu lansia untuk tertidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kegiatan wawancara terstruktur. Sampel berjumlah 60 orang yang didapatkan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pedoman kuesioner dan dilakukan dengan tanya jawab langsung pada responden dan peneliti telah mengetahui dengan pasti tentang informasi apa yang akan diperoleh. Hasil: Hasil yang didapatkan setelah melakukan penelitian adalah sebagian besar bentuk masalah tidur lansia adalah insomnia (53,33%), sebagian besar upaya farmakologi dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia adalah mengkonsumsi obat herbal (48,33%) dan sebagian besar upaya nonfarmakologi dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia adalah merubah gaya hidup (48,33%). Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada perawat ataupun petugas panti untuk dapat menjadikan penelitian ini sebagai dasar pemikiran dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia dan menggunakan tindakan farmakologi maupun nonfarmakologi sesuai masalah tidur yang dialami lansia.Kata Kunci: Kebutuhan Tidur; Upaya; Lansia.

Sri Mulyani; Edipeni Pramusinto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Pembelajaran etika tata karma dimulai dari usia dini dengan cara yang mudah dikenalkan di tempat umum dimana masyarakat berkumpul baik dilingkunan RT ,sekolah sampai tempat tempat hiburan. Untuk mencapai tempat tersebut diperlukan  jasa angkutan atau tranportasi.Tranportasi bisa mengunakan milik pribadi atau tranportasi umum. Salah satunya tranportasi umum  yang ada di Semarang adalah Bus Rapid Transit ( BRT) Semarang. Di angkutan ini tempat berkumpulnya segala lapisan masyarakat yang menggunakan kendaran untuk mencapai tujuannya. didalam kendaraan ini ada suatu etikan dalam pergaualan yang harus ditaati dan dilaksanakan masyarakat untuk menjaga hubungan baik dan santun didalam masyarakat supaya tidak terjadi keteganan baik ditinjau dari masalah sosial maupun perbedadaan agama ,budaya yang berkambang di Indonesia. Etika tatakrama selalu dijaga oleh penupang maupun krun penyelengara BRT SEMARANG sehingan mengajarankan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang santun seling membentuh  baik hubungan antar sesame .juga mendidik generasi muda menjadi tranpil cekatan kreatip dan suka menolang  dan menghormati yang tua dan menyajai yang muda .Membisakan kerjasama yang baik antar penupan ,teluransi antran agama dan mencitain sesame manusia sehinga dari sini bisa ditanamkan cita Negara dan merasa memiliki Negara sehing membentuk generasi yang santun dan cinta tanah air.Disamping itu peraturan pemerintah dalam menyikapi keadaan sekaran BRT  Semarang berpegangan pada prinsip  aman bertranportasi umum di Semarang dalam upaya menyelamatkan hidup warga dan menjaga agar Negara tetap bisa berupaya menjalankan fungsidan aturan /etika  di New Normal ini.

Mien Zyahratil Umami; Maskhurun Ayufananie

Garina 2021 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Morning party dress is a dress worn in the morning and afternoon party occasions. Ready to wera dress are dress made with standard size. Thecottagecore themed ready to wear morning party dress prioritizes the choice of colors and shapes of the dress parts that give a simple impression of cottage life. This morning party dress uses fabric painting as decoration. The fabric painting motif used is a black orchid from Borneo forest. The purpose of making this final project is to find out the The process of making ready to wear themed cottagecore morning party dresses with black orchid fabric painting variation. The method used in this final project  is observation method, library method and documentation. The result of this final project is a ready to wear themed cottagecore morning party dresses with black orchid fabric painting variation according to the design made by author. The process of making a ready to wear themed cottagecore morning party dresses with black orchid fabric painting variation is as follows: determining the design, preparing tools and materials, determinig the size, making the basic pattern, pattern drafting, cutting, painting, sewing and finishing.

Ismail, Syarof Nursyah

Menulis merupakan proses kreatif untuk menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tulis. Oleh karena itu, siswa dituntut memiliki keterampilan untuk menuangkan ide dan gagasan dengan menulis. Dengan menulis ini, diharapkan siswa mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi serta kemampuan berpikikir yang luwes. Dan diharapkan dapat mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mencipta yang dituangkan dalam tulisan yang sering disebut karya tulis ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran program kegiatan karya tulis ilmiah untuk meningkatkan daya kemampuan berpikir siswa di MA Raudlotul Huffadz, untuk mengetahui cara menjalankan program kegiatan karya tulis ilmiah di MA Raudlotul Huffadz, dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi madrasah dalam melaksanakan program kegiatan karya tulis ilmiah. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas X dan XI di MA Raudlotul Huffadz, Tabanan tahun pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode dokumen, metode wawancara, dan metode observasi. Hasil dari karya tulis ilmiah menunjukkan bahwa: (1) Peran program kegiatan karya tulis ilmiah untuk meningkatkan daya kemampuan berpikir siswa di MA Raudlotul Huffadz seperti untuk meningkatkan keterampilan membaca, untuk mengkoordinasikan gagasan, untuk mengembangkan kemampuan (skill) dan budaya menulis, sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Penilaian Akhir Semester, untuk mempersiapkan siswa berkompetisi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah, dan Hasil Karya Tulis Ilmiah (KTI) terbaik siswa menjadi koleksi perpustakaan; (2) Cara menjalankan program kegiatan karya tulis ilmiah pada tahun 2016 dan 2017 untuk kegiatan karya tulis ilmiah masih berkelompok. Guru yang memang ahli dalam bidang karya tulis ilmiah tersebut yang diamanahkan untuk membimbing siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz. Pada tahun 2018 program kegiatan karya tulis ilmiah ini wajib diikuti oleh seluruh siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz kecuali kelas XII; dan (3) Kendala yang dihadapi dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah diantaranya siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz adalah santri dan santriwati di Pondok Pesantren Al-Qur’an Raudlotul Huffadz, siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz tidak dapat mengakses internet dan membawa peralatan elektronik, ada beberapa siswa yang malas untuk membaca refensi di perpustakaan serta menulis. Serta ada siswa yang malas untuk bimbingan kepada guru pembimbingnya, masih ada sebagian besar siswa yang belum bisa mengkoordinasikan gagasan, guru dan siswa biasa menunda pekerjaan di dalam pelaksanaan kegiatan karya tulisnya.

Arifin, Haris Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran tatap muka terbatas masa pandemi covid-19 MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi kepada siswa kelas XII MA Al-Amin Tabanan. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran tatap muka terbatas ini adalah sangat antusias. Dengan pembejaran tatap muka terbatas ini siswa dapat kembali ke sekolah dan berinteraksi dengan teman sebayanya, dapat langsung menerima pembelajaran dari guru, serta dapat berdiskusi terkait pembelajaran yang dipelajari. Hal ini menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa siswi MA Al-Amin Tabanan. Pembelajaran yang disampaikan oleh guru lebih mudah dipahami karena guru menjelaskan secara langsung tidak sebatas pemberian tugas sehingga pembelajaran tatap muka terbatas ini merupakan solusi yang tepat dari permasalahan yang dihadapi siwa selama belajar daring.