SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

54,413 articles from 425 journals · 1,456 citations tracked

Showing 221-231 of 231

Analytics

Angger Pandu Waskito; Astari Wulandari; Eko Nursanty

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Jakarta, sebagai ibu kota Indonesia, menghadapi tantangan signifikan dalam mengembangkan identitas metropolitan yang kuat di tengah pertumbuhan urbanisasi yang cepat. Dua pendekatan utama yang diterapkan untuk mencapai tujuan ini adalah Transit-Oriented Development (TOD) dan city branding. TOD berfokus pada pengembangan kawasan perkotaan yang mengintegrasikan transportasi publik dengan lingkungan sekitar untuk menciptakan mobilitas yang efisien dan lingkungan yang ramah. Sementara itu, city branding bertujuan membentuk citra positif kota melalui strategi pemasaran dan komunikasi yang efektif. Penelitian ini menganalisis penerapan TOD dan city branding di Jakarta serta dampaknya terhadap identitas metropolitan kota tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif, termasuk studi literatur, survei, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TOD di Jakarta telah berhasil dalam menunjang kehidupan masyarakat, meskipun masih menghadapi tantangan dalam hal keamanan di kawasan TOD. Strategi city branding Jakarta juga berhasil memperbaiki citra kota sekaligus menumbuhkan rasa bangga masyarakatnya. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara TOD dan city branding dalam membangun identitas metropolitan yang kuat di Jakarta.

Salma Faizatun Solikhah; M. Miftah Nurul Haq; Miftahul Khairi

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan representasi arsitektur yang menggabungkan nilai religius Islam dengan budaya lokal Jawa serta elemen modern, tercermin pada elemen seperti kubah, atap tajug, minaret, pola ruang, ornamen kaligrafi-batik, hingga Gerbang Al-Qonathir. Penelitian ini mengkaji bagaimana desain MAJT merepresentasikan harmoni antara nilai-nilai tradisional dan modernitas melalui simbolisme budaya dan inovasi arsitektural. Elemen seperti serambi yang terinspirasi dari masjid Arab dimodifikasi dengan pola “U” dan dilengkapi dengan elemen lokal seperti bedug serta air mancur sebagai interpretasi baru tempat wudhu. Kaligrafi Arab dipadukan dengan motif batik untuk merepresentasikan identitas Jawa, sementara Gerbang Al-Qonathir menggabungkan seni Romawi dan Jawa sebagai simbol keterbukaan budaya. Pola ruang masjid yang hierarkis dan inklusif mencerminkan adaptasi filosofi tata ruang Jawa dalam konteks modern. Desain keseluruhan MAJT menunjukkan perpaduan harmonis antara fungsi spiritual, sosial, dan budaya, menjadikannya ikon yang relevan sebagai pusat religius dan budaya di Jawa Tengah. Penelitian ini menegaskan bahwa arsitektur dapat menjadi medium komunikasi yang efektif dalam menjembatani nilai-nilai tradisional, agama, dan inovasi modern secara holistik.  

Wisnu Muamar; Sigit Setoyoko; Fadil Tazakka Pribadi; Diya Ulhaq Jauhari Budiarto; Jeffri Prayitno Bangkit Saputra

Saturnus: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Perkembangan digitalisasi menjadikan teknologi informasi sebagai elemen penting bagi organisasi dalam menghadapi dinamika bisnis yang kompleks. Evoluz adalah sistem manajemen tugas dan pelaporan yang bertujuan untuk mempermudah alur kerja internal dan meningkatkan layanan pelanggan. Penelitian ini mengevaluasi sistem Evoluz menggunakan kerangka ITIL V.3, khususnya domain Service Design, untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan serta memberikan rekomendasi perbaikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif terstruktur melalui survei, wawancara, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Evoluz efektif dalam manajemen tugas, ditemukan beberapa kesenjangan pada komponen ITIL seperti Service Catalogue Management dan Service Level Management. Sebanyak 25% SLA tidak tercapai, dan katalog layanan belum komprehensif. Rekomendasi perbaikan meliputi pembaruan katalog layanan, otomatisasi pemantauan SLA, serta peningkatan kapasitas dengan migrasi ke cloud.

Indah Tri Susanti; Nanda Berlian Dwi Maulita; Shafa Aura Anindya

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tematik dalam pembelajaran bahasa berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tematik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa melalui integrasi berbagai keterampilan bahasa, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam konteks tema tertentu. Guru memandang metode ini sebagai strategi efektif untuk memotivasi siswa, meskipun terdapat tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaannya, terutama terkait waktu dan sumber daya. Perspektif siswa mengungkapkan bahwa metode ini mempermudah mereka memahami materi dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi metode tematik, termasuk kesiapan guru, kurikulum, dan dukungan fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pedagogi bahasa dan menyarankan peningkatan pelatihan bagi guru dalam penerapan metode tematik.

Indah Tri Susanti; Nanda Berlian Dwi Maulita; Shafa Aura Anindya

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tematik dalam pembelajaran bahasa berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tematik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa melalui integrasi berbagai keterampilan bahasa, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam konteks tema tertentu. Guru memandang metode ini sebagai strategi efektif untuk memotivasi siswa, meskipun terdapat tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaannya, terutama terkait waktu dan sumber daya. Perspektif siswa mengungkapkan bahwa metode ini mempermudah mereka memahami materi dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi metode tematik, termasuk kesiapan guru, kurikulum, dan dukungan fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pedagogi bahasa dan menyarankan peningkatan pelatihan bagi guru dalam penerapan metode tematik.

Aditya Bayu Pradana

Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Pertumbuhan industri coffee shop di Kota Surakarta menunjukkan peningkatan yang signifikan, sehingga memerlukan pengaturan perizinan usaha yang efektif untuk memastikan tata kelola yang baik dan kepatuhan terhadap hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi perizinan usaha coffee shop, mengidentifikasi kendala yang dihadapi pelaku usaha, dan memberikan rekomendasi berbasis analisis yuridis. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem Online Single Submission (OSS) telah diterapkan, masih terdapat kendala seperti masalah teknis pada sistem, kurangnya pemahaman pelaku usaha terhadap regulasi, dan ketidaksesuaian antara kebijakan pusat dan daerah. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan, termasuk optimalisasi sistem OSS, peningkatan sosialisasi regulasi, serta penguatan peran pemerintah daerah dalam pengawasan dan pendampingan. Sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Lasambo, Nurlin; Uswatun Otoluwa, Siti Nur; Moonti, Roy Marthen

Kajian ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Theimplementation of the merit system in civil servant management has shown its effectiveness in supporting the principles of justice and equality. However, to achieve more optimal results, efforts are needed to increase the capacity of human resources, strengthen supervision mechanisms, and enforce sanctions for violations. In addition, the government needs to encourage changes in organizational culture to better support the principle of meritocracy. Further studies are needed to evaluate the long-term impact of implementing the merit system at different levels of government. The merit system is a reflection of professional personnel management where the placement of employees and officials uses performance competencies and track records as a measure of appointment. The main purpose of the implementation of the merit system is to improve professionalism, fairness, and equality in the management of Civil Servants (PNS). The purpose of this research is to find out the Effectiveness of the Implementation of the Merid System on the Principles of Justice and Equality in Translating Civil Servants. This paper was carried out with the aim of finding out how the Implementation of the Effectiveness of the Implementation of the Merid System on the Principles of Justice and Equality in Translating Civil Servants by using a qualitative analysis method. so that it is expected to contribute thoughts to the government in the assessment and implementation of Merid Sytem towards a better direction.

Meyniar Albina; Krisna Bayu Pratama

Jurnal Ilmu Pendidikan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

An effective learning plan requires a strong foundation to achieve optimal learning outcomes. One of the main elements of this plan is the learning objectives. Learning objectives are formulated with clear and measurable characteristics and become the main guideline for educators to determine the steps to be taken in carrying out learning activities. The purpose of this research is to determine the role of learning objectives in basic learning planning for effective learning. This research method uses a qualitative approach with literature study, by collecting and analyzing several relevant articles and books. From this research the author found three discussion results, firstly learning objectives as a basis for the learning process, secondly the relationship between learning objectives and learning planning, thirdly the application of learning objectives in effective learning. Therefore, learning objectives not only provide direction for teaching and learning activities, but also function as a tool for creating meaningful and effective learning experiences.

Nanda Anisya Asmardiana; Novita Angraeni; Noval Firzatullah; Ulfa Syahida Rizkiya; Erza Nazhmi +1 more

Nusantara Mengabdi Kepada Negeri 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

This study aims to determine the role of the Assistant Regional Secretariat of Palangka Raya City is very important in improving the performance of the Regional Secretariat apparatus in order to realize efficient and effective governance. This discussion highlights various aspects that influence the effectiveness of the role of the Assistant Regional Secretariat, such as coordination between regional apparatuses, human resource management (HR), budget management, performance monitoring, and employee motivation. Good coordination between regional apparatuses will facilitate the administration of government. In addition, competent HR management and efficient budget management are important factors in supporting the implementation of regional government programs. Performance monitoring and evaluation are also needed to ensure that every task and function of the Regional Secretariat apparatus runs according to plan. By considering all these factors, it is hoped that the performance of the Regional Secretariat apparatus can be more optimal and improve the quality of public services and regional government as a whole.  

Indi oktavialista; Feida Noor Laila Isti’adah; Zulfa Ma'aly Zhafirah; Rahma Aulia; Rasya Ahmad Tripasca +3 more

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2025 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

The socio-cultural approach is a crucial aspect of creating inclusive and relevant guidance and counseling services, particularly at SMAN 7 Tasikmalaya, which has a diverse student background. This study aims to understand how socio-cultural values are integrated into the counseling process to help students address various issues, such as adaptation difficulties, social gaps, and interpersonal conflicts. Using a qualitative research method with a case study approach, data were collected through in-depth interviews, observations of counseling activities, and document analysis. The results indicate that implementing strategies such as classical guidance, home visits, and community-based approaches effectively strengthens the relationship between counselors and students and enhances students' skills in dealing with differences. Additionally, the integration of local culture into counseling programs positively impacts fostering mutual understanding among students. The implications of this study highlight the need for counselor training to better comprehend students' socio-cultural contexts, enabling counseling services to be designed according to their needs and conditions. This research contributes significantly to developing guidance models that respect socio-cultural diversity in educational settings.

Heri Irawan; Meila Rizka Rahmawati; Berliana Aventina Kavita Ayudia Devani; Muhammad Nofan Zulfahmi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

This study aims to analyze the implementation of child-friendly schools at the elementary school level, as a form of instilling effective communication between students and teachers. The method used in this study is a literature study by reviewing several scientific sources, journals, and articles. The implementation of child-friendly schools is a program that is aligned by the government in order to help with problems in the world of education so that a pleasant learning and teaching situation is created in the classroom. The results of the study show that implementing child-friendly schools can improve effective communication between teachers and students. This study shows the importance of implementing child-friendly schools as an effort to improve effective communication between teachers and students as a support for an exciting and enjoyable learning process.