Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 19,097

Analytics

Rifkasari, Fanny; Sumarmo, Sumarmo; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh transformasi digital dan kedisiplinan pegawai terhadap tingkat kepuasan masyarakat pengguna layanan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 41 responden pengguna layanan. Pengolahan data penelitian dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan dengan nilai t hitung sebesar 2,791 lebih besar dari t tabel 2,023. Disiplin pegawai juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan dengan nilai t hitung sebesar 5,826 lebih besar dari t tabel 2,023. Secara simultan, transformasi digital dan disiplin pegawai berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan dengan nilai F hitung sebesar 16,714 lebih besar dari F tabel 3,24. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik membutuhkan integrasi transformasi digital dan peningkatan disiplin pegawai secara berkelanjutan.

Prabowo, Adi; Kertati, Indra; Karmanis; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan pendidikan dan promosi terhadap keputusan mendaftar menjadi mahasiswa di Politeknik Bumi Akpelni Semarang, sebuah institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada bidang kemaritiman. Fenomena penurunan jumlah pendaftar dari 944 orang pada 2019 menjadi 352 orang pada 2023 menjadi latar belakang yang mendorong urgensi penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah 846 taruna aktif Politeknik Bumi Akpelni, dan sampel sebanyak 140 responden diperoleh menggunakan formula Hair. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) lingkungan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan mendaftar dengan koefisien regresi 0,453 dan nilai t hitung 5,853 > t tabel 1,980 (sig. 0,000); (2) promosi berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,376 dan nilai t hitung 4,855 > t tabel 1,980 (sig. 0,000); dan (3) secara simultan keduanya berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 96,462 > F tabel 3,060 serta koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,579 atau 57,9%. Lingkungan pendidikan terbukti menjadi faktor dominan dibandingkan promosi. Penelitian ini berkontribusi mengisi kesenjangan literatur yang selama ini mengkaji kedua variabel tersebut secara terpisah, serta menambahkan perspektif spesifik pendidikan vokasi kemaritiman yang masih sangat terbatas. Implikasi manajerial mencakup peningkatan kualitas fasilitas kampus secara berkelanjutan dan transformasi strategi promosi menuju pendekatan digital yang lebih inovatif.  

Nugroho, Zahra Mesvari; Linda Agustina Ningtyas; Mashur Hasan Bisri

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) diperkenalkan pada 6 Januari 2025 melalui Peraturan Presiden No. 83 Tahun 2024, menjadi salah satu inisiatif sosial terbesar di Indonesia dengan dana sebesar Rp71 triliun dan memperkirakan 82,9 juta penerima manfaat. Pengelolaannya ditangani oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui SPPG. Studi ini menganalisis pemanfaatan TikTok sebagai alat transparansi dalam manajemen SOP MBG untuk meningkatkan akuntabilitas publik dalam konteks hubungan keuangan antara pusat dan daerah melalui DAK Nonfisik. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan analisis dokumen dan konten publik di TikTok. Sumber data terdiri dari dokumen resmi BGN, Juknis No. 401.1 Tahun 2026, laporan dari ICW dan CISDI, akun TikTok SPPG, serta penelitian akademik. Validitas ditentukan melalui triangulasi serta analisis perbandingan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TikTok SPPG berperan dalam tiga dimensi transparansi: verifikasi di tingkat pusat, pengawasan lokal, dan akuntabilitas publik di tingkat nasional. Namun, ada empat tantangan utama, yaitu kurangnya konsistensi konten di berbagai akun SPPG, ketimpangan digital di daerah 3T, ketiadaan mekanisme tindak lanjut resmi, dan potensi kriminalisasi partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan model optimalisasi yang mencakup standardisasi konten, perlindungan partisipasi masyarakat, serta integrasi dengan sistem pengawasan resmi untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas MBG dengan pendekatan digital.

Mariva Triwinia Djonathan

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor penting dalam perekonomian Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah mencapai 171.264 unit usaha pada tahun 2023. Sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses pembiayaan formal, rendahnya literasi keuangan, serta minimnya pendampingan usaha. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menginisiasi Program KURDA SAYANG melalui Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2025 yang dilaksanakan bersama BPR Delta Artha. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Program KURDA SAYANG menggunakan teori implementasi kebijakan Charles O. Jones yang meliputi aspek organisasi, interpretasi, dan aplikasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek organisasi didukung struktur kelembagaan yang cukup jelas, meskipun koordinasi dan sinkronisasi data UMKM belum optimal. Dari aspek interpretasi, regulasi program berkembang dari Perbup No. 95/2020, No. 52/2023, hingga No. 8/2025, namun masih terdapat perbedaan pemahaman kriteria penerima dan sosialisasi yang belum merata. Pada aspek aplikasi, program memberikan dampak positif terhadap kapasitas usaha, perluasan pasar, dan pertumbuhan omzet UMKM, dengan kendala kredit macet, minimnya pendampingan pascapencairan, dan monitoring berbasis dampak yang belum optimal.

Anggraini, Rini; Junaidi; Amanda, Meilani Rizki; Ketrin, Nabila Apriliya; Talia, Ela +1 more

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelanggaran jam operasional kendaraan bertonase besar di kawasan Simpang Patal Kota Palembang masih sering terjadi dan menyebabkan kemacetan, risiko kecelakaan, serta kerusakan jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis alternatif kebijakan yang paling tepat untuk penertiban mobil barang di kawasan tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan evaluasi kebijakan menggunakan pendekatan Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) berdasarkan kriteria William N. Dunn. Terdapat tiga alternatif kebijakan yang dianalisis, yaitu mempertahankan kebijakan yang berlaku (status quo), revisi Perwali Nomor 26 Tahun 2019 dan implementasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta penyediaan kantong parkir (holding area) di kawasan Pelabuhan Sungai Lais. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif penyediaan kantong parkir (holding area) memperoleh skor tertinggi sebesar 91 dengan rata-rata 4,55 sehingga dinilai paling optimal dalam mengurangi pelanggaran, kemacetan, dan risiko kecelakaan serta mendukung transportasi perkotaan yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Pangestu, Zaki Kinanti; Nur Qudus

Jurnal Teknik Sipil 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Bendungan Cabean direncanakan untuk mendukung kebutuhan air irigasi, penyediaan air baku, serta pengendalian banjir di wilayah hilir. Penelitian ini bertujuan menghitung debit banjir rencana pada Bendungan Cabean, Kabupaten Blora, sebagai dasar perencanaan infrastruktur pengendali banjir. Analisis dilakukan menggunakan data curah hujan maksimum 14 tahun dari tiga stasiun hujan, yang diolah melalui analisis hujan rata-rata, penentuan distribusi frekuensi, serta uji kesesuaian menggunakan Chi-Kuadrat dan Smirnov–Kolmogorov. Distribusi Log Pearson Tipe III terpilih sebagai metode paling sesuai untuk menentukan hujan rencana pada kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Hujan rencana kemudian dikonversi menjadi curah hujan efektif dengan memperhitungkan koefisien limpasan DAS, dan dihitung debit banjir rencana menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu. Hasil penelitian menunjukkan debit puncak meningkat seiring bertambahnya kala ulang, yaitu Q2 = 16.169  m³/s; Q5 =20.325 m³/s; Q10 =23.086 m³/s; Q25 =26.535 m³/s; Q50=29.106 m³/s; Q100 =31.666 m³/s.

Damara Risa Cahya Maulidya; M Bimo Bramantyo Aji; Fithri Estikhamah

Jurnal Teknik Sipil 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Pierhead casting is a critical activity in toll road infrastructure projects that requires continuous concrete supply to maintain quality and execution time. Factors influencing the smooth casting process include the regularity of truck mixer arrival intervals and the work cycle of the truck concrete pump. This study aims to analyze the effect of truck mixer intervals and truck concrete pump performance on the productivity of pierhead casting at Pierhead P37S on the Solo–Yogyakarta–NYIA Toll Road Project, Section 2 Package 2.1A. The analysis method used field observation through time study techniques to measure the cycle duration of truck mixers and the operating time of the truck concrete pump. The analysis stages included calculating cycle time, productivity, production capacity, and working duration of each equipment. The results show that the truck concrete pump achieved a productivity of 0.425 m³/minute, while the truck mixer reached 0.989 m³/minute. These values were influenced by cycle time, equipment condition, work area condition, execution method, and work volume. Based on duration analysis, the truck concrete pump required about 4.7 hours to complete the casting of 120 m³ of ready-mix concrete, while the truck mixer required 2.022 hours to support the concrete supply process.

Mawarda, Annisa; Bahri, Samsul; Afrizal, Yuzuar

Jurnal Teknik Sipil 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Simpang empat tak bersinyal memiliki peran penting dalam mengatur pergerakan lalu lintas, namun sering menimbulkan permasalahan ketika volume kendaraan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang empat tak bersinyal di Simpang Jalan DR. Sutomo, Jalan Lintas Utama Sumatera, dan Jalan Letkol Rusman Effendy Bustan, Kota Baturaja, dengan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui survei selama tiga hari dengan pengamatan pada jam puncak pagi pukul 07.00-09.00 Wib, siang pukul 12.00-14.00 Wib, dan sore pukul 16.00-18.00 Wib. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Senin pukul 08.30–08.45 WIB dengan Qtot = 2.932 SMP/jam dan kapasitas simpang C = 3.446 SMP/jam. Perhitungan kinerja simpang menghasilkan derajat kejenuhan (DJ) = 0,85, tundaan rata-rata = 14,57 detik/SMP, dan peluang antrean berkisar 29%–57%. Berdasarkan kriteria PKJI 2023, simpang ini termasuk dalam Tingkat Pelayanan E Situasi ini menunjukkan bahwa kinerja simpang berada pada kondisi kritis dan tidak stabil.  

Stefani, Greciela Yolanda; Aji Fajar Ramadhani; Nugrahani Astuti; Annisa Nur’aini

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Mie basah bebas gluten umumnya memiliki kandungan protein yang relatif rendah karena didominasi oleh bahan berpati, sehingga diperlukan upaya peningkatan nilai gizi tanpa menurunkan tingkat penerimaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung ikan teri medan (Stolephorus sp.) terhadap tingkat kesukaan mie basah bebas gluten serta mengetahui karakteristik kimia pada perlakuan terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf penambahan tepung ikan teri medan, yaitu P0 (0 g), P1 (5 g), P2 (10 g), dan P3 (15 g). Tingkat kesukaan dinilai oleh 40 panelis pada parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan uji hedonik. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Perlakuan terbaik ditentukan menggunakan metode indeks efektivitas dan selanjutnya dianalisis secara proksimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung ikan teri medan berpengaruh terhadap tingkat kesukaan mie basah bebas gluten. Perlakuan terbaik diperoleh pada P1 (5 g) berdasarkan nilai indeks efektivitas tertinggi. Hasil analisis kimia pada P1 menunjukkan kadar air 37,33%, kadar abu 1,71%, kadar lemak 3,34%, kadar protein 9,76%, dan kadar karbohidrat 47,86%. Kadar protein telah memenuhi persyaratan mutu mie basah berdasarkan SNI 2987:2015, meskipun kadar air masih melebihi standar. Penambahan tepung ikan teri medan berpotensi meningkatkan nilai gizi mie basah bebas gluten dengan tetap mempertahankan tingkat penerimaan konsumen.

Akhzdor, Abdaniel Aulasamai; Kusumastuti, Anie Eka

JAPSI (Journal of Agriprecision and Social Impact) 2026 CV. Komunitas Dunia Peternakan

Cattle farming plays a strategic role in rural economic development by generating employment, supplementary household income, and contributing to food and nutritional security. However, in Indonesia, most smallholder cattle enterprises remain traditional and small-scale, leading farmers to treat livestock farming primarily as a secondary livelihood. While previous studies have largely focused on technical adoption and production performance, limited attention has been given to farmers’ psychological interest as a foundation for sustaining livestock enterprises. Therefore, this study aims to analyze the level of community interest in cattle farming and examine the influence of farmers’ characteristics (age, education level, herd size, number of family dependents, farming experience, and primary income) on such interest. A quantitative survey was conducted involving 34 cattle farmers in Taji Village, Jabung District, Malang Regency, selected using total sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that community interest in cattle farming is generally high, as reflected in emotional (3.93), cognitive (3.81), and conative (3.74) dimensions measured on a four-point Likert scale. Regression results indicate that age has a significant positive effect (p = 0.022), whereas farming experience has a significant negative effect (p = 0.025) on interest levels. Other variables show no statistically significant influence. These findings highlight that psychological engagement in cattle farming is shaped more by demographic and experiential factors than by formal education or income level. The study contributes to the literature by positioning interest as a psychological determinant of livestock sustainability. Policy implications emphasize the urgency of risk-mitigation extension programs to address farmer burnout, incentivized intergenerational knowledge transfer, and cooperative-based institutional support to ensure smallholder livestock sustainability.

Dian Rezki Wijaya; Syahrul Basri; M. Fais Satrianegara; Zulqadri Zulqadri; Ainun Nardiah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana 2026 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Open burning of household waste remains the dominant waste disposal practice in rural areas of Indonesia, posing significant risks to public health and environmental quality. This community service activity aimed to provide an innovative, low-smoke waste combustion solution — the rocket stove incinerator — to the residents of Dusun Allukeke, Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. A baseline survey conducted during PBL 1 revealed that 87.6% of households disposed of waste through open burning. An asset-based community development (ABCD) approach was adopted, engaging community members at every stage from planning, construction, to utilisation. The rocket stove was constructed over three days using locally available materials and was demonstrated to significantly reduce visible smoke emissions compared to conventional open burning. The technology works through a vertically insulated combustion chamber that promotes near-complete combustion, reducing waste volume by 50–90% while suppressing particulate matter and hydrocarbon emissions. Community participation strengthened local ownership of the solution. This activity demonstrates that appropriate technology co-constructed with communities can serve as a practical, sustainable, and replicable model for rural waste management.

Dedi Gunawan Saputra; Asia M.; Ilma Rahim; Rahmi Mardatillah; Abd. Rahim

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Low courage in arguing and high communication apprehension often become major obstacles for high school students when facing academic presentations. This Community Service (PkM) program aims to strengthen students' communicative rhetoric skills and public speaking abilities at SMA Negeri 11 Makassar. Based on a needs assessment, partner students need techniques for persuasive public speaking, self-evaluation tools for their communication performance, and strategies for managing mental anxiety. The program was carried out through a practice-based reflective workshop involving 25 students from the school's intra-organizational board. Quantitative evaluation results showed a significant improvement in students' speaking competence, with the average score increasing from 58.4 (pre-test) to 86.2 (post-test). This result recorded an increase in the score difference by 27.8 points, which is equivalent to a competence growth of 47.6%, with the students' classical completeness rate reaching 92%. Qualitatively, observations and interviews confirmed changes in students' speaking behavior, which became more organized, expressive, and varied, and they were able to reduce anxiety independently. A tangible output of this activity is the Pocket Guide for Practical Public Speaking Based on Reflective Practice for partner students.

Sri Wahyuna Saragih; Muhammad Rafi; Harlan Mufrih; Aisha Rafa Rahma; Dwi Kartika +2 more

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Nanas merupakan unggulan kedua yang di ekspor Indonesia setelah buah manggis pada 22 tahun lalu, volume ekspor nanas pada tahun 2004 sebesar 2.431.263 kilogram atau mengalami peningkatan sebesar 6,4 % dari tahun -tahun sebelumnya, permintaan ekspor nanas yang cukup tinggi merupakan pendorong bagi produksi nanas dalam negeri yang mampu bersaing dengan nanas negara lain. Seperti halnya produk pertanian lainnya, karakteristik buah nanas adalah mudah rusak dan pemanfaatannya lebih banyak sebagai makanan penutup mulut karena rasanya yang segar. Potensi penganeka ragaman produk pangan dengan bahan baku sebenarnya cukup banyak namun sampai dengan saat ini masih belum berkembang. Oleh sebab itu pada penelitian ini dilakukan memanfaatkan ektrak buah nanas melalui fermentasi bakteri Acetobacter Xylinum untuk membentuk polisakarida akstraseluler (nata) sebagai hidangan non energi yang biasa kita kenal Nata de pina, penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan ekstrak buah nanas untuk dijadikan hidangan Nata de pina. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nata de pina memiliki nilai pH sebesar 4,7 dan kadar air sebesar 98,08% sudah memenuhi syarat mutu berdasar SNI nata. Hasil uji organoleptik terhadap 30 panelis menunjukkan bahwa sebagian besar panelis menyukai rasa, warna, aroma, dan tekstur Nata de pina yang dihasilkan.

Amelia, Erika; Nurhayati, Anis

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tape ketan putih merupakan produk pangan fermentasi tradisional yang dibuat melalui proses fermentasi beras ketan menggunakan ragi tape. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis kemasan daun dan konsentrasi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik tape ketan putih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis kemasan daun (K) (daun pisang, daun jati dan daun jambu air) dan konsentrasi ekstrak bunga telang (B) (0,5%; 1%; dan 1,5%) dengan tiga kali pengulangan. Parameter yang dianalisis meliputi kadar gula, pH, serta uji organoleptik warna, aroma, rasa dan tekstur. Data analisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis kemasan dan konsentrasi ekstrak bunga telang berpengaruh terhadap karakteristik tape ketan putih. Perlakuan terbaik diperoleh pada kemasan daun pisang dengan penambahan ekstrak bunga telang 0,5% yang menghasilkan pH dan kadar gula yang sesuai dan tingkat penerimaan panelis tertinggi.

Yunita, Erna; Rahmi, Suci; Puteri, Nafisah Eka

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sosis merupakan produk olahan populer di berbagai kalangan masyarakat yang sebagian besar menggunakan bahan baku daging sapi dan ayam yang harganya relatif mahal, hal tersebut  mendorong perlunya diversifikasi menggunakan sumber protein lain, seperti ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan pure kedelai terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori sosis ikan lumi-lumi (Harpodon nehereus). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan enam taraf perlakuan perbandingan ikan lumi-lumi dan pure kedelai, yaitu K0 (300g:0g), K1 (250g:50g), K2 (200g:100g), K3 (150g:150g), K4 (100g:200g), dan K5 (50g:250g). Parameter yang diuji meliputi kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat, tekstur (penetrometer), dan uji organoleptik (hedonik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pure kedelai berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter. Seiring meningkatnya proporsi pure kedelai, kadar air menurun (72,60% hingga 66,66%), kadar lemak menurun (5,14% hingga 0,37%), dan kadar protein menurun (7,17% hingga 4,37%). Sebaliknya, kadar abu meningkat (1,27% hingga 1,86%), kadar karbohidrat meningkat (13,80% hingga 26,72%), dan nilai tekstur meningkat (17,39 N/s hingga 18,48 N/s) yang mengindikasikan sosis semakin kenyal. Berdasarkan uji sensori, perlakuan K3 (150g ikan : 150g kedelai) merupakan formulasi terbaik yang paling disukai panelis dengan skor tertinggi pada atribut warna (3,60), aroma (3,48), tekstur (3,44), rasa (3,28), dan penerimaan keseluruhan (3,62). Secara umum penambahan pure kedelai efektif meningkatkan karakteristik fisikokimia dan penerimaan sensori sosis ikan lumi-lumi.  

Adrian Hartanto Darma Sanputra; Apriana Rahmawati; Evi Fitriana; Ervina Dwi Aprilia; Ghina Mufidatus Salma

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Gatot, a fermented-cassava food, is the culinary icon of Gatot Tourism Village in Sumberpucung Subdistrict, Malang Regency. Cafe Koka, the pioneering gatot business in the area, faces two problems that hold back its growth. Its drying process still relies on sunlight, so production stops during the rainy season and the failure rate reaches 30–40%, while product presentation lacks adequate display facilities, lowering its appeal and selling value. This community-service program installed a 5 kg-per-batch cabinet dryer and two display refrigerators, accompanied by dried-gatot packaging development and staff training. The work followed a Plan-Do-Check-Act cycle combined with participatory mentoring over eight months, evaluating production and marketing indicators. After the program, drying time dropped from 2–4 days to about 4–5 hours, the product failure rate fell to 8–10%, and drying uniformity rose to about 90%. On the marketing side, impulse purchases increased by more than 40%, customer satisfaction with product display reached 4.5 of 5 (n=50), and monthly revenue grew about 175% owing to the new packaged-gatot line. Combining production and marketing technology strengthened the self-reliance of this local-food micro-enterprise.

Haniyah Kamilah Az-Zahra; Sugiarti Sugiarti

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to analyze the inner conflict experienced by the female protagonist, Alina Suhita, in the novel Hati Suhita by Khilma Anis using Karen Horney’s psychological perspective. The study is motivated by the complexity of the psychological struggles faced by the main character in dealing with marital pressures, family expectations, and socio-cultural demands within a pesantren environment. This research employed a descriptive qualitative approach using content analysis. The data source was the novel Hati Suhita by Khilma Anis, while the research data consisted of textual excerpts depicting the protagonist’s inner conflicts. Data were collected through reading and note-taking techniques and subsequently analyzed based on Karen Horney’s theory of neurotic tendencies. The findings reveal that Suhita’s inner conflict is influenced by marital pressures, family demands, social expectations, as well as cultural and religious values that shape her personality. These conflicts are manifested through three neurotic tendencies: moving toward people, moving against people, and moving away from people. The tendency of moving toward people is reflected in her obedience, self-sacrifice, and need for acceptance. The tendency of moving against people appears in her efforts to maintain self-respect, assertiveness, and courage in confronting pressure. Meanwhile, the tendency of moving away from people is shown through emotional withdrawal, solitude, and the pursuit of inner peace. The findings indicate that the protagonist’s inner conflict is dynamic and functions as a form of psychological adjustment to basic anxiety and socio-cultural pressures throughout the narrative.

Rahman, M Arief; Marti Utari; Ferizka Tiara Devani; Fitrianto Puja Kesuma; Nurul Ilma Hasana Kunio

Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat 2026 STIKES Columbia Asia Medan

This community service activity aimed to improve communication competence and customer experience among service actors in a higher education environment. The training was implemented at Gedung Aula KPA Politeknik Negeri Sriwijaya on 19 February 2026 under the theme of excellent service transformation based on integrity to support the institutional commitment toward an Integrity Zone and Corruption-Free Area. The method consisted of preparation, needs identification, interactive presentation, case-based discussion, service communication simulation, and reflective evaluation. The material emphasized service attitude, active listening, empathy, complaint response, and customer experience touchpoints in academic and administrative services. The activity showed that participants were able to identify the importance of consistent communication behavior, emotional control, and service recovery in creating positive experiences for students, lecturers, partners, and public stakeholders. The implication of this activity is the need for continuous service culture reinforcement through standard operating procedures, role-play-based training, and periodic evaluation of user satisfaction in higher education services.

Surya Alfi Rozi; Rahmat Hidayat

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The development of digital media has transformed YouTube into one of the most influential platforms for Islamic preaching, shaping public understanding of religious issues, including religious tolerance. This study aims to analyze the representation of religious tolerance, the patterns of tolerance message delivery, and the tendency of interpreting religious tolerance in Felix Siauw’s YouTube content. The research employs a qualitative approach using content analysis of videos discussing interfaith relations and social diversity.The findings reveal that religious tolerance in Felix Siauw’s content is represented as respect for the rights of followers of other religions in social life without compromising the boundaries of Islamic creed (aqidah). Messages of tolerance are conveyed through persuasive narratives supported by Qur’anic verses, Hadith, and scholars’ perspectives, emphasizing the importance of maintaining Islamic identity within a pluralistic society. The study also indicates that the interpretation of tolerance promoted in the content tends to emphasize social tolerance rather than theological tolerance, namely respecting diversity and fostering peaceful coexistence without equating religious beliefs. Therefore, digital Islamic preaching functions not only as a medium for disseminating religious teachings but also as a platform for shaping public understanding of religious tolerance.

Abdul Tahir; Duddy Arisandi

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penilaian kinerja merupakan elemen krusial dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) untuk memastikan efektivitas organisasi dan pengembangan karyawan. Namun, banyak sistem penilaian tradisional masih bergulat dengan masalah subjektivitas, kurangnya transparansi, dan minimnya fokus pada pengembangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sistem penilaian kinerja yang berlaku di Politeknik XXX dan mengusulkan kerangka model yang mengintegrasikan 360-Degree Feedback dan Critical Incident Technique (CIT) untuk mengatasi kelemahan tersebut. Menggunakan analisis survei deskriptif dan analisis kesenjangan (gap analysis) pada data Politeknik XXX , ditemukan bahwa sistem saat ini bersifat top-down, minim umpan balik multi-sumber (rekan sejawat dan mahasiswa 0%), lemah dalam pencatatan kejadian kritis (18.5% untuk prestasi, 29.6% untuk pelanggaran), serta memiliki skor komunikasi hasil penilaian (2.07/5.00), kepuasan, dan keadilan yang moderat (2.96/5.00). Kesenjangan signifikan teridentifikasi pada aspek transparansi (gap 2.29), orientasi perbaikan (gap 2.08), dan rekam kejadian kritis/CIT (gap 2.07). Implikasi dari temuan ini menunjukkan urgensi transformasi menuju sistem manajemen kinerja modern yang mengedepankan objektivitas, transparansi, dan pengembangan profesional berbasis data. Integrasi 360-Degree Feedback dan CIT diyakini mampu menyediakan perspektif holistik dan bukti perilaku faktual yang diperlukan untuk penilaian yang lebih adil dan formatif.