Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 161-180 of 507

Analytics

Lara Ida Pasaribu; Luciana Pratiwi Lumbantobing; Gyo Lorina; Riris Ledyana Barasa; Bernard Bistok Lubis

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Keberagaman agama, budaya, dan kelompok sosial di Indonesia membutuhkan pendekatan inklusif dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai inklusif dalam konteks sosial dan pendidikan melalui tiga aspek utama: pendidikan agama inklusif, moderasi agama di media sosial, dan penguatan peran KUA inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkan analisis berbagai jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan moderasi agama dan inklusivitas.Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama inklusif dapat membantu mengembangkan sikap toleransi dan menghormati keberagaman. Selain itu, media sosial dapat menjadi cara efektif untuk menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama melalui jangkauan digital inklusif. Sementara itu, KUA, sebagai lembaga penyedia layanan keagamaan, memainkan peran strategis dalam membangun masyarakat yang harmonis melalui pelayanan yang adil dan terbuka bagi semua lapisan masyarakat. Oleh karena itu, menerapkan inklusivitas dalam pendidikan dan lembaga sosial penting untuk menjaga harmoni dan stabilitas sosial di Indonesia.

Christotes S BoangManalu; Andar Gunawan Pasaribu; Senida Harefa; Lustani Samosir; Hasudungan Simatupang

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode Sosiodrama terhadap kreativitas belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salak Tahun Pembelajaran 2023/2024. Hipotesa penelitian adalah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan metode sosiodrama terhadap kreativitas belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salak Tahun Pembelajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan bentuk desain true-experimental design. Populasi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salak Tahun Pembelajaran 2023/2024 yang beragama Kristen Protestan berjumlah 188 orang. Sampel penelitian ditetapkan secara sampel (purposive sampling) bertujuan yaitu siswa kelas VIII-3 berjumlah 32 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII-6 berjumlah 32 orang sebagai kelas kontrol. Data penelitian dianalisa menggunakan uji t Pooled Varians diperoleh  thitung=31,27 > ttabel=2,00030 dan berada pada sebelah kanan kurva tepatnya pada daerah penolakan H0 dan penerimaan Ha yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara metode sosiodrama terhadap kreativitas belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salak Tahun Pembelajaran 2023/2024. Tingkat kreativitas belajar di bidang Pendidikan Agama Kristen lebih rendah pada siswa kelas VIII-6 yang diajarkan dengan menggunakan metode ceramah karena dari hasil penelitian diperoleh hanya 69% siswa kreatif. Sementara tingkat kreativitas belajar di bidang Pendidikan Agama Kristen lebih tinggi pada siswa kelas VIII-3 yang diajarkan dengan menggunakan metode sosiodrama karena dari hasil penelitian diperoleh 83,5% siswa kreatif.

Lady Anjelina Simatupang

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak psikososial yang dialami kaum lansia setelah ditempatkan di Panti Jompo Anugrah Pematang Siantar. Menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pastoral, penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam mengenai pengalaman, kebutuhan emosional, serta dinamika relasional para lansia dalam konteks pelayanan pastoral. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi pendukung, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan makna yang muncul dari pengalaman para partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan lansia di panti jompo membawa dampak psikososial yang beragam, meliputi perubahan kondisi emosional, penyesuaian terhadap lingkungan baru, serta kebutuhan akan pendampingan spiritual dan dukungan sosial. Pendekatan pastoral terbukti berperan penting dalam membantu lansia mengatasi perasaan kesepian, kecemasan, serta meningkatkan rasa diterima dan bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pelayanan pastoral dalam sistem perawatan lansia di panti jompo untuk mendukung kesejahteraan psikososial mereka secara holistik.

Yanti Christina Simatupang

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara jelas bagaimana implementasi pendampingan yang diberikan kepada siswa yang mengalami masalah pengendalian diri dalam lingkungan sekolah di SMA Negeri 1 Sipoholon. Penelitian ini menggunakan Pendekatam CBT, pendekatan CBT dipilih karena fokusnya pada hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku, serta strategi praktis untuk mengubah pola perilaku yang kurang tanggap. Subjek penelitian terdiri dari siswa yang mengalami kesulitan dalam mengendalikan perilaku dan emosi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran diri, kemampuan mengenali pemicu perilaku, tanggung jawab yang spontan. Temuan ini menunjukkan bahwa CBT dapat menjadi pendekatan efektif dalam mendukung pengembangan pengendalian diri pada remaja di lingkungan sekolah.

Devi Fatwanti; Dian Safitri

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat pada era modern membawa pengaruh besar terhadap kehidupan generasi muda. Perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memunculkan berbagai tantangan moral serta kebingungan nilai dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penguatan pendidikan karakter yang berlandaskan nilai spiritual dan dibangun melalui pembiasaan positif menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana konsep tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dapat dipahami dalam perspektif pendidikan Islam serta menelaah kontribusinya terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 4 yang menekankan pendidikan berkualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan karakter Islam serta konsep pendidikan berkelanjutan. Data tersebut kemudian dianalisis melalui proses reduksi informasi, pengelompokan tema, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat memiliki keterkaitan yang erat dengan konsep pendidikan Islam seperti tarbiyah, ta’dib, dan tazkiyah al-nafs. Nilai-nilai tersebut mencerminkan prinsip tauhid, keseimbangan hidup, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial. Nilai tersebut berperan dalam membentuk karakter spiritual, sosial, dan ekologis peserta didik yang selaras dengan prinsip pendidikan inklusif dan berkelanjutan sebagaimana ditekankan dalam SDG 4. Secara teoritis penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka konseptual yang mengintegrasikan pendidikan karakter Islam dengan program kebiasaan nasional dalam sistem pendidikan berkelanjutan. Secara praktis, penelitian ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk kebiasaan positif sebagai bagian dari pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Grace Sirait

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru di SMPN 3 Tarutung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif inferensial. Sampel penelitian ini adalah seluruh guru di SMPN 3 Tarutung sebanyak 37 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sebanyak 27 item untuk variabel X dan 18 item untuk variabel Y. Hasil analisis data menunjukkan data berikut ini: 1) uji korelasi  diperoleh nilai rxy=0,679  dengan nilai rtabel yaitu 0,274, sehingga rhitung=0,679 > rtabel=0,274 dengan demikian terdapat hubungan yang positif antara variabel X dengan variabel Y yaitu hubungan yang positif antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan motivasi kerja guru SMPN 3 Tarutung, 2) uji signifikan hubungan (uji t) diketahui bahwa thitung> ttabel yaitu 5,466 > 1,689 dengan demikian dapat diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y, 3) uji pengaruh variabel (r2) diperoleh nilai r2=0,445 dari nilai uji pengaruh variabel (r2) dapat diketahui persentase pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru di SMPN 3 Tarutung adalah 46,1%, 4) analisis regresi linear sederhana dengan persamaan Y = 15,927 + 0,588X menunjukkan bahwa dalam keadaan konstanta = 15,92 maka untuk setiap penambahan variabel X sebesar satu satuan unit maka akan terjadi penambahan variabel Y sebesar 0,58, 5) uji hipotesa diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru di SMPN 3 Tarutung.

Romi Oktavia Tumangge

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami makna kasih karunia Allah dalam Yohanes 4:10 dan memahami relevansi kasih karunia Allah dalam Yohanes 4:10 bagi kehidupan orang Kristen saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan historis kritis. Hasil dari penelitian ini adalah makna teologis pengampunan berdasarkan Yohanes 4:10 yaitu (1) Air hidup kebutuhan manusia dalam hal ini dapat dijadikan sebagai perumpamaan sebagai pengampunan, dimana air hidup merupakan kebutuhan primer manusia. (2) Air hidup menggambarkan ketenangan dapat dijadikan sebagai perumpamaan dalam pengampunan atas kesalahan orang lain yang dilakukannya. (3) Air hidup mengalir bukan tergenang, dimana semestinya manusia yang masih melakukan kesalahan harus diampuni jangan menjadikan kesalahan orang lain menjadi dendam. Relevansi Kasih karunia Allah dalam yohanes 4:10 bagi kehidupan orang percaya saat ini yaitu (1) Pengampunan mengajarkan untuk mempraktikkan kasih karunia dan belas kasihan terhadap sesama manusia. (2) Mengampuni bukan berarti menghilangkan kesalahan atau membela orang yang bersalah. (3) Menghidupi damai dalam kehidupan sehari-hari, dimana manusia merupakan makhluk hidup yang saling membutuhkan.

Nani Khiyarotul Izzah; Adinda Fayza Salsabila; Lingga Radyca Putri Dynanty; Afif Kholisun Nashoih

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi siswa melalui strategi pembelajaran aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang diterapkan mahasiswa PPL guna mendorong keterlibatan siswa dalam proses belajar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, penelitian ini melibatkan mahasiswa PPL yang mengajar di sekolah menengah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PPL menggunakan berbagai metode pembelajaran aktif, seperti diskusi kelompok, problem-based learning, role-playing, dan media interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, teknik ice breaking dan pemberian umpan balik positif juga terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik. Faktor pendukung dalam strategi ini meliputi kreativitas mahasiswa, dukungan guru pamong, serta kesiapan siswa dalam menerima metode inovatif. Namun, hambatan seperti keterbatasan sarana pembelajaran dan perbedaan motivasi siswa tetap menjadi tantangan. Secara keseluruhan, strategi pembelajaran aktif yang diterapkan mahasiswa PPL berkontribusi besar dalam meningkatkan partisipas

Nurul Hidayah; Afifah Nur Hasanah; Dita Pratiwi; Harashta Mumtaz; Hanik Faizatul Mahbubah +2 more

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini mengkaji hubungan antara kesepian dan pengungkapan diri pada 130 mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Padang angkatan 2022 yang menggunakan Instagram. Dengan desain kuantitatif cross-sectional dan teknik purposive sampling, data dikumpulkan menggunakan UCLA Loneliness Scale (α = 0.868) dan Revised Self-Disclosure Scale (α = 0.855). Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif yang signifikan (r = –0.435; p < 0.001), yang berarti semakin tinggi pengungkapan diri, semakin rendah tingkat kesepian. Mayoritas partisipan mengalami kesepian situasional dan memiliki tingkat pengungkapan diri sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa pengungkapan diri di media sosial dapat membantu mengurangi kesepian dan menjadi dasar pengembangan dukungan psikologis di lingkungan kampus.

Belaster Purba

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam menerapkan kepemimpinan di lingkungan sekolah Kristen, khususnya di SMTK Cahaya Negeri Sidikalang. Fokus penelitian ini adalah pada penerapan strategi kepemimpinan kepala sekolah yang terintegrasi dengan nilai-nilai Kristiani dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara mendalam, terhadap strategi kepemimpinan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik. Kepala sekolah berperan sebagai pemimpin visioner, pelayan, dan teladan yang mengintegrasikan nilai-nilai kasih, integritas, dan pelayanan dalam praktik kepemimpinannya. Strategi yang diterapkan meliputi pengembangan visi dan misi sekolah, peningkatan kompetensi guru, pembinaan karakter peserta didik, serta pembangunan kerja sama yang harmonis dengan seluruh warga sekolah. Meskipun terdapat berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perbedaan karakter warga sekolah, kepala sekolah mampu mengelolanya melalui kepemimpinan yang adaptif dan demokratis.

Monika Riswarni Sihombing; Hisardo Sitorus; Damayanti Nababan

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) pengaruh Pembinaan Katekisasi Sidi terhadap Disiplin Remaja Kristen di HKBP Pasar Barus; 2) pengaruh keteladanan orang tua terhadap Disiplin Remaja Kristen di HKBP Pasar Barus; dan 3) pengaruh Pembinaan Katekisasi Sidi dan keteladanan orang tua secara bersama-sama terhadap Disiplin Remaja Kristen di HKBP Pasar Barus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi adalah seluruh peserta Pembinaan Katekisasi Sidi HKBP Pasar Barus berjumlah 43 orang dan penelitian ini adalah penelitian populasi. Uji coba instrumen dilakukan kepada 30 orang remaja di HKBP Hapoltahan kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah sehingga diketahui bahwa semua instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel karena telah memenuhi kriteria nilai validitas dan reliabilitas. Data dikumpulkan dengan angket tertutup sebanyak 37 item. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) nilai Fhitung > Ftabel yaitu 15,342 > 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh Pembinaan Katekisasi Sidi terhadap Disiplin remaja Kristen di HKBP Barus Kecamatan Barus kebupaten Tapanuli Tengah. Pengaruh tersebut yakni sebesar 27,2%, 2) nilai Fhitung > Ftabel yaitu 15,180 > 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh keteladanan orang tua terhadap Disiplin remaja Kristen di HKBP Barus Kecamatan Barus kebupaten Tapanuli Tengah. Pengaruh tersebut yakni sebesar 27%, dan 3) nilai Fhitung > Ftabel yaitu 11,087 > 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh Pembinaan Katekisasi Sidi dan keteladanan orang tua secara bersama-sama terhadap Disiplin remaja Kristen di HKBP Barus Kecamatan Barus kebupaten Tapanuli Tengah. Pengaruh tersebut yakni sebesar 35,7% dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak.

Arbangatun Indah Rejeki; Desak Made Shintya Dewi; Isti Nuraini Fatimah; Kania Azizah Afianti; Shintya Aristi

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Anak-anak dengan ADHD cenderung impulsif dan hiperaktif, serta jangkauan perhatian yang lebih sedikit. Gejala inti ADHD berhubungan dengan kesulitan  fungsi eksekutif dan sosial, termasuk kesulitan dalam menjadwalkan, memenuhi tenggat waktu, merencanakan tugas sekolah, dan berinteraksi dengan teman. Pendekatan desain game dipandang sebagai alat alami untuk membuat program pelatihan dan terapi bagi pasien muda dengan ADHD. "Focda Game" adalah game yang ditargetkan untuk anak-anak dengan ADHD. Permainan Focda melibatkan komponen hadiah dan hukuman dan dimainkan oleh dua individu, emosi anak-anak diatur (seperti giliran bermain yang dilarang dan menunggu lawan), tanggung jawab atas aturan dipegang (misalnya, menjawab pertanyaan tantangan), dan motivasi ditingkatkan melalui hadiah (seperti poin penghargaan dan giliran lebih cepat jika menang). Tujuan dari penelitian ini meliputi menyelidiki prevalensi ADHD, memahami gejala inti, mengeksplorasi pendekatan pengobatan, menilai dampak desain game, mengembangkan dan mengevaluasi Focda Games, serta mengeksplorasi prognosis jangka panjang untuk ADHD. Integrasi unsur budaya dalam Focda Game bertujuan untuk melestarikan warisan budaya Indonesia dan memberikan solusi inovatif bagi anak-anak dengan ADHD. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan usaha kecil dan menengah diharapkan dapat memperluas dampak permainan.

Royanto Siahaan; Tiurma Berasa; Tianggur Medi Napitupulu; Dorlan Naibaho; Maria Widiastuti

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan antara  Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Moral Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif, dengan populasi 237 siswa dan sampel yang diambil 17% sehingga sampel penelitian ini sebanyak 40 siswa dengan menggunakan teknik Random Sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket tertutup sebanyak 30 item soal pertanyaan yang dimana 15 item angket untuk variabel X dan 15 item untuk variabel Y yang telah di uji cobakan kepada 30 siswa diluar sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positihf dan signifikan antara Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Moral Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2024/2025. 1) Uji hubungan rhitung>rtabel yaitu 0,553>0,312; 2) Uji signifikan thitung>ttabel yaitu 4,091>2,021; 3) Uji determinasi yaitu 30,58%, 4) Persamaan regresi diperoleh dari ; 5) Uji hipotesis dengan menggunakan uji F diperoleh Fhitung>Ftabel = (= 0,05,dk pembilang k =18,dk penyebut = n-2 = 40-2=38) yaitu 37,07>1,51. Dengan demikian Ha yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikikan antara Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Moral Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2024/2025 diterima dan H0 ditolak.

Aisyah Fadillah Neva; Mahlani; Nasruni

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan edukatif tebak gambar dalam meningkatkan penguasaan mufrodat Bahasa Arab siswa kelas V MIN 2 Konawe Selatan. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan model pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penguasaan mufrodat sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 57,05 meningkat menjadi 85,23 pada posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,67 berada pada kategori sedang. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, permainan tebak gambar efektif dalam meningkatkan penguasaan mufrodat Bahasa Arab siswa.

Boy Hutagalung; Warseto Freddy Sihombing; Erman S. Saragih; Nurelni Limbong

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini mengkaji berbagai faktor yang menyebabkan rendahnya kehadiran pemuda dalam mengikuti ibadah Penelaahan Alkitab (PA) di Gereja HKI 1 Lobusingkam, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, yang juga melibatkan perspektif pemuda, pendeta, dan guru huria sebagai informan utama. Masalah rendahnya partisipasi ini menjadi penting karena ibadah PA berfungsi sebagai sarana pembinaan iman dan pertumbuhan rohani generasi muda. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kehadiran pemuda, serta mendeskripsikan peran gereja, khususnya pemimpin rohani, dalam upaya meningkatkan partisipasi mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi; informan terdiri atas pemuda, pendeta, dan guru huria di lingkungan gereja HKI 1 Lobusingkam. Data dianalisis secara induktif melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti kesibukan pribadi, rendahnya motivasi rohani, kejenuhan terhadap pola ibadah, serta kepercayaan diri yang rendah berkontribusi terhadap rendahnya kehadiran pemuda. Sementara itu, faktor eksternal meliputi jarak waktu dan lokasi PA, ketidaktepatan waktu pelaksanaan, kurangnya kreativitas metode ibadah, peran pemimpin rohani yang kurang optimal, serta pengaruh pergaulan dan teknologi. Kesimpulannya, rendahnya kehadiran pemuda bukan hanya disebabkan faktor pribadi, tetapi juga lingkungan keluarga, sosial, dan pola pelayanan gereja secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan strategi gereja berupa peningkatan kualitas kepemimpinan rohani, kreativitas metode PA, pendekatan pastoral personal, serta penjadwalan yang lebih relevan dengan kebutuhan pemuda.

Dina S Simorangkir; Hasudungan Simatupang; Dorlan Naibaho; Rida Gultom; Nisma Simorangkir

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Kurikulum Merdeka belajar terhadap motivasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Siatas Barita. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi adalah seluruh siswa Kelas VII SMP N 1 Siatas Barita Kecamatan Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara yang tercatat sebagai siswa siswi pada Tahun Pelajaran 2022/2023 sebanyak 127 orang dan ditentukan sampel sebanyak 51 orang menggunakan teknik Proportionate Staratifiet Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup positif sebanyak 46 item yaitu 14 item untuk variabel X dan 32 item untuk variabel Y. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pendidikan Agama Kristen Pada Kelas VII SMP Negeri 1 Siatas Barita Tahun Pelajaran 2023, dibuktikan melalui analisa data berikut ini: 1) Uji persyaratan analisis: a) uji hubungan yang positif diperoleh nilai rxy = 0,561 > rtabel(a=0,05,n=51) = 0,297. b) Uji hubungan yang signifikan diperoleh nilai thitung= 4,744 > ttabel(a=0,05,dk=n-2=49)= 2,021. 2) Uji pengaruh: a) Uji persamaan regresi, diperoleh persamaan regresi . b) Uji koefisien determinasi regresi (r2) = 31,5%. 3) Uji hipotesis dengan menggunakan uji  F diperoleh Fhitung > Ftabel=(a=0,05,dk pembilang k=18, dk penyebut=n-2=51-2=49) yaitu 22,49 > 1,51. Dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak.

Desi Andriani Sitompul; Rusmauli Simbolon; Erika Christine Panggabean

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang posistif dan signifikan antara profesionalisme guru PAK terhadap karakter siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun pembelajaran 2025/2026. Hipotesa penelitian yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan profesionalisme guru PAK terhadap karakter siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun pembelajaran 2025/2026. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan statistik inferensial. Populasi seluruh siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun pembelajaran 2025/2026 yaitu sebanyak 211 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling yaitu sebanyak 42 orang.  Instrumen penelitian berupa angket. Hasil analisis data diperoleh: a) Nilai rhitung = 0,550 > rtabel = 0,304 dan thitung = 4,165 > ttabel = 2,021 menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen dengan karakter siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun Pelajaran 2025/2026. b) Persamaan regresi Ŷ= 21,378 + 0,614X. c) Uji determinasi diketahui besarnya pengaruh 30,25%. d) Uji hipotesis diperoleh Fhitung=17,33>Ftabel=3,23 maka  ditolak dan  diterima. Penelitian menyimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen terhadap karakter siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun Pelajaran 2025/2026.

M. Sobiri; Nashrullah

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian kuantitatif menuntut penggunaan instrumen yang valid dan reliabel agar data yang dihasilkan bersifat objektif, akurat, serta dapat dianalisis secara statistik. Instrumen penelitian berperan penting sebagai alat pengumpul data empiris, sehingga kualitas hasil penelitian sangat bergantung pada instrumen yang tepat dalam mengukur variabel yang diteliti. Instrumen yang tidak valid dan tidak reliabel berpotensi menimbulkan kesalahan pengukuran (measurement error) yang dapat menyebabkan bias hasil penelitian dan mengumpulkan kesimpulan ilmiah, khususnya dalam penelitian pendidikan yang banyak mengkaji variabel abstrak seperti sikap, persepsi, dan motivasi. Oleh karena itu, uji validitas dan reliabilitas menjadi tahapan yang tidak dapat dipisahkan dalam penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat validitas dan reliabilitas instrumen penelitian dalam pendekatan kuantitatif serta menentukan kelayakan instrumen yang digunakan dalam penelitian pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian metodologis. Subjek penelitian adalah responden uji coba instrumen, sedangkan objek penelitian berupa angket penelitian pendidikan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan Skala Likert. Analisis data dilakukan melalui uji validitas menggunakan korelasi Product Moment Pearson dan uji reliabilitas menggunakan koefisien Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar instrumen butir dinyatakan valid, sedangkan beberapa butir yang tidak valid dieliminasi. Setelah eliminasi, diperoleh 8 butir instrumen dengan nilai Alpha Cronbach sebesar 0,842 yang termasuk dalam kategori reliabilitas tinggi. Dengan demikian, instrumen penelitian dinyatakan valid, reliabel, dan layak digunakan dalam penelitian kuantitatif pendidikan.

Elisa Nafilatun Naja; Muhammad Arif Syihabuddin

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk manusia yang beriman, berilmu, dan beramal serta berkontribusi dalam kehidupan sosial. Di Indonesia, sekolah dan madrasah kerap dihadapkan pada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum yang berdampak pada kualitas pendidikan umat Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hakikat sekolah dan madrasah menurut pemikiran KH. Ahmad Dahlan serta peran lembaga pendidikan Islam dalam transformasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari karya-karya KH. Ahmad Dahlan, dokumen Muhammadiyah, serta literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis melalui content analysis dengan pendekatan filosofis dan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut KH. Ahmad Dahlan, sekolah dan madrasah merupakan lembaga pendidikan integratif yang memadukan nilai tauhid, ilmu pengetahuan, dan amal sosial. Lembaga pendidikan Islam dipandang sebagai sarana dakwah praksis dan agen pembaruan (tajdid) yang berorientasi pada pembentukan karakter, kesadaran sosial, serta kemajuan umat. Pemikiran Ahmad Dahlan relevan sebagai landasan pengembangan pendidikan Islam yang progresif dan kontekstual.

Mumtazul Imamah; Mohammad Rofiq

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini menggabungkan sosiologi perilaku dan Teori Pembelajaran Sosial untuk mengembangkan perilaku religius di sekolah. Sosiologi perilaku menyatakan bahwa perilaku kelompok terbentuk oleh struktur sosial dan interaksi, sedangkan Teori Pembelajaran Sosial Bandura menekankan pentingnya observasi dan peniruan. Di sekolah, perilaku religius diajarkan secara eksplisit dan diperoleh melalui teladan, konsekuensi tindakan, dan dukungan sosial. Proses belajar melalui observasi meliputi perhatian, penyimpanan, reproduksi, dan motivasi, dengan peran penting dari guru dan figur berwenang. Konsep pengkondisian Skinner menunjukkan bahwa penguatan positif dan negatif memengaruhi perilaku. Kombinasi modeling dan penguatan menciptakan pembiasaan yang efisien melalui contoh perilaku, praktik keagamaan, dan penguatan berkelanjutan. Internalisasi nilai religius terjadi ketika tindakan yang diamati dipahami, diulang, dan diperkuat oleh penghargaan sosial. Penelitian menunjukkan bahwa suasana religius yang baik, teladan autentik, dan sistem penguatan yang konsisten dapat meningkatkan religiositas dan karakter etis siswa. Oleh karena itu, gabungan teori perilaku dan pembelajaran sosial menjadi dasar dalam merumuskan strategi pendidikan karakter yang berkelanjutan.