Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Imas Masrifah; George Khatami; Eva Siti Faridah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Pembelajaran Aqidah Akhlak sangatlah penting bagi remaja dalam berprilaku di masyarakat, pembelajaran Aqidah Akhlak mengharapkan remaja memiliki pengetahuan, penghayatan, dan keinginan yang kuat untuk mengamalkan akhlak yang baik dan berusaha sekuat tenaga untuk meninggalkan akhlak yang buruk, baik dalam hubungannya dengan Allah SWT, diri sendiri, dan masyarakat sosial antar manusia maupun hubungannya dengan alam lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah penelitian kualitatif. Menurut Saryono (2010), Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif. Dalam kegiatan pembelajaran guru menggunakan metode pembelajaran ceramah, pemberian tugas dan tanya jawab. Langkah pertama guru memberikan penjelasan kepada siswa tentang materi “Akhlak Terpuji” dengan jelas dan saksama sehingga peserta didik dapat memahami apa yang dipelajari. Dalam penjelasan yang disampaikan, guru mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari yang dekat dengan lingkungan siswa dan mencontohkannya dari peristiwa yang terjadi secara nyata. Berdasarkan hasil observasi di atas dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran Akidah Akhlak di MTs An Nur sudah mendapatkan predikat baik mulai dari penyusunan RPP dan Silabus serta penentuan strategi, model, pendekatan, teknik dan taktik dalam proses pembelajaran Akidah Akhlak di madrasah.

Ustatik; Moh. Faridl Darmawan

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan tujuan menguji dan mengembangkan teori implementasi pendidikan karakter pada mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Al-Hikmah Klitih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di madrasah ini mengutamakan pendekatan pembiasaan dan kegiatan keagamaan pra kegiatan belajar mengajar (KBM). Guru yang profesional dan partisipasi orang tua juga menjadi faktor pendukung, sementara kurangnya minat belajar siswa, sarana prasarana yang kurang memadai, pengaruh media sosial, dan teman sebaya menjadi faktor penghambat implementasi.

Afifatul Hasna; Moh. Faridl Darmawan

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengeksplorasi dan memahami implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di MTs. Rahmat Said Bongkot Peterongan Kab. Jombang. KTSP dikembangkan dengan berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian menyoroti keberhasilan MTs. Rahmat Said dalam membentuk karakter siswa melalui pembelajaran akidah akhlak sebagai bagian integral dari kurikulum. Hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa pembelajaran tersebut berhasil membentuk karakter siswa, termasuk nilai-nilai seperti kejujuran, sopan santun, disiplin, toleransi, percaya diri, dan religiusitas. Guru berperan sebagai contoh yang baik, menciptakan suasana belajar yang positif, dan menerapkan berbagai metode pembelajaran efektif.

Moh. Faridl Darmawan; Muhammad Dimas Arofin

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji antara lain: (1) penanaman nilai-nilai pendidikan karakter pada mata pelajaran aqidah, (2) nilai-nilai pendidikan karakter yang diterapkan pada pembelajaran aqidah akhlak, (3) metode yang digunakan guru dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter melalui pembelajaran aqidah akhlak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. dengan tujuan untuk memeriksa dan memahami fenomena sosial dan masalah manusia untuk mengumpulkan informasi deskriptif dari partisipan dalam bentuk tindakan verbal dan nonverbal mereka serta perilaku mereka yang diamati. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diperoleh program sekolah yang mendukung terlaksananya pendidikan karakter adalah kegiatan subuh call (membangunkan sholat subuh dengan menggunakan telepon), masuk gerbang dengan menuntun sepeda dan memarkirkan pada tempatnya, bersalaman dan mencium tangan bapak atau ibu guru ketika sampai di sekolah, adzan dan iqomah bergilir ketika akan memulai sholat berjamaah, sholat dhuha dan dhuhur berjamaah, sedekah lingkungan, dll. Kemudian MTS Ar-Rosyidin Desa Pulogedang juga menerapkan pendidikan karakter melalui pembelajaran di kelas, salah satunya adalah pada mata pelajaran Aqidah Akhlak.

Moh. Faridl Darmawan; Faizatul Rohmah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Keperihatinan peneliti atas menyusutnya akhlak terpuji siswa di lingkungan sekolah menengah atas, sehingga penerapan pendidikan karakter melalui pelajaran Akidah Akhlak diharapkan mampu membentuk kepribadian peserta didik menjadi manusia yang bermoral, beretika, sesuai ajaran yang diwariskan oleh Rosululloh saw, dimanapun ia berada. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan mengkaji, menganalisis, mendeskripsikan Implementasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan mengambil lokasi di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Dusun Tambakberas Desa Tambakrejo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan teknik deskriptif melalui tiga alur kegiatan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter membiasakan akhlak terpuji melalui pelajaran Akidah Akhlak yaitu: (1) Guru telah merencanakan implementasi pendidikan karakter melalui tata tertib siswa, kegiatan pembiasaan dan metode. (2) Pelaksanaan pendidikan karakter dilakukan didalam pembelajaran Akidah Akhlak dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi dan inovatif, juga kegiatan diluar kelas seperti lathifatul qolbi, dan (3) evaluasi dilakukan 3 bulan sekali kemudian di tindaklanjuti sesegera mungkin agar permasalahan tidak berlarut-larut.