Optimasi Loading Bay Menggunakan Model Antrian M/M/1 untuk Meningkatkan Efisiensi Bongkar Muat pada  Industri Kawat Baja

Abstract
Keterbatasan fasilitas loading bay pada perusahaan industri kawat baja berpotensi menyebabkan antrian kendaraan, peningkatan waiting time, dan bottleneck pada aktivitas bongkar muat kontainer impor dan ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas optimalisasi loading bay terhadap peningkatan kinerja bongkar muat kontainer. Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif dan studi kasus. Analisis dilakukan menggunakan teori antrian (queueing theory) dengan model antrian M/M/1 berdasarkan data operasional periode Oktober 2025 dan April 2026 yang diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu kontainer dalam sistem mengalami penurunan dari 818,07 menit / kontainer pada Oktober 2025 menjadi 401,32 menit / kontainer pada April 2026 atau turun sebesar 50,95%. Selain itu, waiting time pada periode Oktober 2025 lebih tinggi dibandingkan April 2026 akibat ketidakseimbangan antara tingkat kedatangan dan kapasitas pelayanan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan model antrian M/M/1 sebagai alat analisis untuk mengevaluasi dampak optimasi loading bay terhadap efisiensi bongkar muat pada industri kawat baja. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya berfokus pada pengukuran kinerja antrian, penelitian ini mengintegrasikan analisis parameter antrian sebelum dan sesudah optimasi sehingga mampu menunjukkan pengaruh langsung perbaikan operasional terhadap kinerja sistem.Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimasi penggunaan loading bay dan pengelolaan sistem antrian mampu meningkatkan efisiensi operasional bongkar muat secara signifikan. Kontribusi ilmiah penelitian ini adalah memberikan bukti empiris mengenai efektivitas model M/M/1 dalam mendukung evaluasi dan pengambilan keputusan operasional pada fasilitas loading bay, serta menyediakan referensi bagi industri manufaktur yang memiliki keterbatasan kapasitas pelayanan dalam upaya mengurangi bottleneck dan meningkatkan produktivitas logistik.
Keywords
How to Cite

Fitrianto, et al. (2026). Optimasi Loading Bay Menggunakan Model Antrian M/M/1 untuk Meningkatkan Efisiensi Bongkar Muat pada  Industri Kawat Baja. Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights, 2(1). https://doi.org/10.69836/nexus.v2i1.315

Fitrianto; Kian, Lia, "Optimasi Loading Bay Menggunakan Model Antrian M/M/1 untuk Meningkatkan Efisiensi Bongkar Muat pada  Industri Kawat Baja," Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights, vol. 2, no. 1, 2026.

Fitrianto; Kian, Lia. "Optimasi Loading Bay Menggunakan Model Antrian M/M/1 untuk Meningkatkan Efisiensi Bongkar Muat pada  Industri Kawat Baja." Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights, vol. 2, no. 1, 2026.

Fitrianto; Kian, Lia. "Optimasi Loading Bay Menggunakan Model Antrian M/M/1 untuk Meningkatkan Efisiensi Bongkar Muat pada  Industri Kawat Baja." Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights 2, no. 1 (2026).

Fitrianto, et al. (2026) 'Optimasi Loading Bay Menggunakan Model Antrian M/M/1 untuk Meningkatkan Efisiensi Bongkar Muat pada  Industri Kawat Baja', Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights, 2(1). doi: 10.69836/nexus.v2i1.315.

Fitrianto; Kian, Lia. Optimasi Loading Bay Menggunakan Model Antrian M/M/1 untuk Meningkatkan Efisiensi Bongkar Muat pada  Industri Kawat Baja. Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights. 2026;2(1).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal