Publication Search

79,575 articles from 739 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-13 of 13

Analytics

Fitrianto; Kian, Lia

Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights 2026 Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Keterbatasan fasilitas loading bay pada perusahaan industri kawat baja berpotensi menyebabkan antrian kendaraan, peningkatan waiting time, dan bottleneck pada aktivitas bongkar muat kontainer impor dan ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas optimalisasi loading bay terhadap peningkatan kinerja bongkar muat kontainer. Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif dan studi kasus. Analisis dilakukan menggunakan teori antrian (queueing theory) dengan model antrian M/M/1 berdasarkan data operasional periode Oktober 2025 dan April 2026 yang diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu kontainer dalam sistem mengalami penurunan dari 818,07 menit / kontainer pada Oktober 2025 menjadi 401,32 menit / kontainer pada April 2026 atau turun sebesar 50,95%. Selain itu, waiting time pada periode Oktober 2025 lebih tinggi dibandingkan April 2026 akibat ketidakseimbangan antara tingkat kedatangan dan kapasitas pelayanan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan model antrian M/M/1 sebagai alat analisis untuk mengevaluasi dampak optimasi loading bay terhadap efisiensi bongkar muat pada industri kawat baja. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya berfokus pada pengukuran kinerja antrian, penelitian ini mengintegrasikan analisis parameter antrian sebelum dan sesudah optimasi sehingga mampu menunjukkan pengaruh langsung perbaikan operasional terhadap kinerja sistem.Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimasi penggunaan loading bay dan pengelolaan sistem antrian mampu meningkatkan efisiensi operasional bongkar muat secara signifikan. Kontribusi ilmiah penelitian ini adalah memberikan bukti empiris mengenai efektivitas model M/M/1 dalam mendukung evaluasi dan pengambilan keputusan operasional pada fasilitas loading bay, serta menyediakan referensi bagi industri manufaktur yang memiliki keterbatasan kapasitas pelayanan dalam upaya mengurangi bottleneck dan meningkatkan produktivitas logistik.

Hery Irawan; Raka Noerman Khatami

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2026 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The shaft is a crucial component in mechanical systems because it serves to transfer power and rotational motion throughout the machine. This research aims to assess the structural strength and operational performance of shafts used in a tire shredding machine through numerical simulation methods in order to achieve a safe and efficient design. The study involved several stages, including the development of shaft geometry models, the determination of boundary conditions, load application, mesh generation, and stress analysis using the finite element method. Two shaft configurations were examined: a 59 mm diameter shaft made from AISI 1045 steel and a 49 mm diameter shaft manufactured from ASTM A36 steel. The simulation results indicate that the 59 mm shaft experiences a Von Mises stress of 8.9 × 10⁻⁵ MPa, with a maximum displacement of 0 mm and a safety factor of 15. Similarly, the 49 mm shaft shows a Von Mises stress of 8.4 × 10⁻⁵ MPa, no measurable displacement, and a safety factor of 15. These findings confirm that both shaft designs are capable of safely withstanding the applied working loads. In addition, cutting system tests revealed that a 24-tooth blade achieved an efficiency of 26.9%, while a 40-tooth blade reached only 22.3%, indicating that the 24-tooth configuration provides better performance.

Eko Cahyono; Lisa Puspita Ariyanto; Dedy Rachman

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi terbarukan menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan meningkatkan efisiensi energi pada sektor domestik. Salah satu aplikasi yang berpotensi dikembangkan adalah sistem pemanas air tenaga surya yang memanfaatkan kolektor termal dengan optimasi penyerapan radiasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis kinerja sistem pemanas air tenaga surya berbasis reflektor cermin datar dan pipa tembaga ؽ inch dengan media penyimpanan Solar Cube berkapasitas 25 liter, serta mengevaluasi pengaruh variasi sudut reflektor terhadap temperatur air, energi panas, dan efisiensi kolektor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian rekayasa dengan pendekatan eksperimental. Sistem diuji menggunakan variasi sudut reflektor 20°, 30°, dan 40° pada kondisi cuaca cerah dan mendung. Pengukuran dilakukan setiap 30 menit pada rentang waktu 08.00–16.00 WIB dengan parameter meliputi temperatur air, kenaikan temperatur (ΔT), energi panas yang dihasilkan, dan efisiensi kolektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu beroperasi dengan baik dan memanfaatkan energi radiasi matahari sebagai sumber panas utama. Secara deskriptif, sudut reflektor 30° memberikan performa terbaik dengan temperatur maksimum sebesar 50,5°C dan kenaikan temperatur 21,4°C pada cuaca cerah, serta temperatur maksimum 40,8°C dan kenaikan temperatur 11,8°C pada cuaca mendung. Energi panas tertinggi mencapai 2.239.510 J dengan efisiensi kolektor sebesar 40,66% pada cuaca cerah dan 38,11% pada cuaca mendung. Namun, hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan antar variasi sudut reflektor belum signifikan secara statistik (p>0,05). Sistem ini berpotensi diterapkan sebagai alternatif pemanas air hemat energi dan ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha skala kecil.

Arief Hidayat

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2025 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Panel surya merupakan salah satu solusi energi terbarukan yang banyak dikembangkan di Indonesia. Namun, salah satu kendala utama dalam implementasinya adalah penurunan efisiensi akibat peningkatan suhu permukaan panel saat terpapar sinar matahari secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas sistem pendingin pasif berbasis alumunium fin dalam mengoptimalkan kinerja panel surya. Metode eksperimen digunakan dengan membandingkan dua unit panel surya: satu unit menggunakan sistem pendingin pasif dengan fin alumunium dan satu unit lainnya tanpa sistem pendingin. Parameter yang diamati meliputi suhu permukaan panel, tegangan output, arus, dan efisiensi daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alumunium fin mampu menurunkan suhu rata-rata permukaan panel sebesar 8–10°C dibanding panel tanpa pendingin. Penurunan suhu ini berdampak positif terhadap peningkatan efisiensi panel surya sebesar 12,5%. Alumunium dipilih sebagai material utama karena konduktivitas termalnya yang tinggi serta ringan dan ekonomis. Dengan penerapan sistem ini, diharapkan pemanfaatan panel surya di wilayah tropis seperti Indonesia dapat menjadi lebih optimal tanpa tambahan konsumsi energi. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan sistem pendingin pasif sebagai solusi efektif dan berbiaya rendah dalam pengembangan sistem energi surya skala kecil hingga menengah.

Rayhan Praditya Saruji; Daviqho Suaditya; Aidil Ikhsan; Indra Gunawan

Uranus: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Optimizing the performance of Linux-based operating systems for IoT applications in the trading sector is an important strategy in improving operational efficiency and competitiveness. This study explores Linux optimization techniques that can be applied to IoT systems to improve the speed, stability, and security of applications in the trading environment. This research method is carried out using descriptive qualitative through interviews, literature studies and observations. This study focuses on resource management and the implementation of advanced security features. Case studies on several real implementations show that by applying optimization techniques, such as process priority settings and routine updates, system performance can be significantly improved. The results of the study show that proper optimization can reduce system latency, increase data output, and strengthen security, which ultimately supports the success of IoT applications in the trading sector.    

Tubagus Naizak Sis Herlambang; Christian Wiradendi Wolor; Marsofiyati Marsofiyati

Epsilon : Journal of Management (EJoM) 2024 Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Ichsan Gorontalo

This study aims to analyze the influence of motivation, competence, and organizational culture on employee performance. The research design used in this study is a quantitative method with descriptive analysis. Data collection was conducted online using a questionnaire with a Likert scale ranging from one to five and obtained through simple random sampling from 86 respondents who are over 17 years old and have worked or are currently working in an organization or company. The data analysis techniques used in this study include: Outer Model analysis with calculations for Convergent Reliability, Discriminant Validity, Composite Reliability, Cronbach's Alpha, and Inner Model analysis with calculations for t-statistic, R-Square, f-Square, and VIF using the smartPLS (Partial Least Square) version 4.0.9.3 software. The results of this study indicate that: 1.) Motivation has a significant influence on employee performance. 2.) Competence has a significant influence on employee performance. 3.) Organizational culture has a significant influence on employee performance.

Rakhmadi Rahman; Reski Septiawan; Abriel Yosua Nathanael Leksona

Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

In today's digital era, operating systems play a crucial role in various technological devices. This paper discusses the optimization and modification of Debian, one of the most stable Linux distributions, to enhance its performance as a real-time operating system (RTOS). The primary objectives of this research are to improve the responsiveness, reliability, and stability of Debian in handling real-time tasks. The study involves modifying the kernel, adjusting scheduling settings, optimizing memory management, and integrating specific real-time software. The results of the tests show that the modified Debian provides lower and more stable task execution latency compared to the standard Debian. Tests were conducted using the cyclictest software to measure system latency and Htop to monitor CPU and memory performance. Additionally, the use of the VLC application as a real-world workload demonstrated that the optimized operating system could handle task priorities more efficiently, allocate resources as needed for real-time demands, and maintain stability under heavy workloads. This research significantly contributes to the development of Debian-based RTOS, which can be applied in fields such as industrial automation, robotics, and IoT devices. The optimizations ensure that the operating system can meet the high-performance and real-time reliability demands of these critical applications.    

Abdul Sakti

Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

This research investigates the effectiveness of new methods in improving computer system performance through a rigorous scientific approach. The research method applied includes the steps of data collection, implementation of new methods, data analysis, and evaluation of results. The research results show that the proposed innovative approach successfully improves the performance of the computer system in various test scenarios. Key findings include significant improvements in data processing speed, with increased system responsiveness and more optimal resource use efficiency. Statistical analysis shows a 25% increase in data processing speed and up to 20% improved resource usage. These results provide a strong empirical basis for the recognition of a scientific approach in improving computer system performance, as well as demonstrating the potential for further application in the context of computer system performance optimization. Thus, this research provides a valuable contribution to the understanding and practice of computer system performance optimization.

Tasya Apriliani; Athay Setya Dwi Putri; Jovanka Feranita; Meisya Pradana Mentari

SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi 2024 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Algoritma Greedy dan algoritma pencocokan string (string matching) adalah dua pendekatan penting dalam komputasi yang memiliki aplikasi luas dalam pemrosesan teks dan optimasi. Dalam penelitian ini, kami menjelaskan konsep, sejarah, dan penerapan kedua algoritma tersebut. Algoritma Greedy memilih solusi terbaik pada setiap langkah dengan harapan mencapai solusi global yang optimal, sedangkan algoritma pencocokan string digunakan untuk mencari kemunculan suatu pola dalam teks dengan efisien. Kami mengevaluasi implementasi algoritma Greedy dalam penukaran uang di Alfamart dan algoritma pencocokan string untuk pencarian cabang Alfamart di berbagai kota di Indonesia. Metode penelitian dievaluasi berdasarkan kelengkapan, optimalitas, dan kompleksitas waktu. Hasil menunjukkan bahwa implementasi algoritma Greedy efisien dalam mengelola proses penukaran uang dengan waktu eksekusi yang stabil. Sementara itu, algoritma pencocokan string menawarkan kemampuan untuk mencari cabang Alfamart dengan cepat dan efisien meskipun menunjukkan variasi dalam kinerjanya. Kesimpulannya, kedua algoritma ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kenyamanan pengguna dalam hal penukaran uang dan pencarian cabang minimarket. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dan menerapkan algoritma Greedy dan pencocokan string dalam kasus nyata, dengan implikasi untuk pengembangan solusi yang lebih efisien dan optimal di masa depan.

Didit Darmawan; Arif Rachman Putra; Misbachul Munir; Eli Retnowati; Tri Seno Anjanarko

Global Leadership Organizational Research in Management 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

This study aims to analyze the effect of supervision support and job satisfaction on employee performance. The research approach used is quantitative by involving 100 respondents from one of the companies in the area in Sidoarjo City, using the saturated sampling method. Data were collected through a questionnaire with a 5-point Likert scale, and statistical analysis was conducted using multiple linear regression. The results showed that both independent variables, namely supervisory support and job satisfaction, have a significant influence on employee performance. Multiple linear regression analysis shows that changes in the level of supervisory support and job satisfaction are positively correlated with increases in employee performance. These findings can serve as a foundation for companies in improving human resource management strategies to increase employee productivity and well-being. Using a quantitative approach, this study makes a positive contribution to the human resource management literature, as well as offering practical solutions for companies in achieving their organizational goals.

Bambang Laras Media; Abdul Latif N; Wahudin Diantoro; Abdul Khamid

Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Malahayu Reservoir is located in Malahayu Village, Banjarharjo District, Brebes Regency. Malahayu Reservoir was built in 1935. Malahayu Reservoir is planned to have a water storage capacity of 69 million m³ with a water surface area of 9.25 km². The main purpose of the construction of this reservoir is to supply irrigation water with a total area of 12,674 Ha, consisting of DI Kabuyutan of 4,166 Ha, DI Jengkelok of 6,173 Ha, and DI Babakan of 2,335 Ha. However, the water supply in Malahayu Reservoir continues to decrease, allegedly due to the high amount of sediment. The current problem is the occurrence of sediment in the Malahayu Reservoir. The pattern of operation using this reservoir needs to be studied because it is considered less optimal and because there needs to be a review of the use of reservoir water using newer data. That way, an operating pattern is needed to determine the reliability of reservoirs in their use as irrigation water providers. This study began by analyzing the secondary data obtained. Data is processed to obtain the amount of reservoir discharge and water needs for irrigation water. And the study ended with a simulation of the reservoir operation pattern. From the results of this study, it is expected to help provide solutions for the operation pattern of Malahayu Reservoir as an optimal reservoir. To improve the performance of the Malahayu Reservoir, supporting data such as reservoir operational systems and performance, hydrological data, reservoir operating procedures and patterns, and irrigation data are needed. The results of the analysis showed that the operation of the Malahayu Reservoir was less than optimal. Simulation of reservoir operation shows that the volume of water in Malahayu Reservoir is below the Minimum Operating Level (MOL), which is the minimum volume of water that should be in the reservoir. According to the records of the Cimanuk-Cisanggarung River Basin Center (BBWS), the condition of water supply in the Malahayu Reservoir continues to decline since this reservoir was built during the Dutch colonial rule until now.

Suwarti Suwarti

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2022 Politeknik Negeri FakFak

Kebutuhan listrik masyarakat semakin besar, sedangkan harga tarif listrik semakin mahal karena persediaan bahan bakar fosil semakin menipis. Sehingga diperlukan inovasi untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan PLTS.  Tujuan dari perancangan pembangkit listrik tenaga surya type solar home system dengan kapasitas 800 Wp ini adalah untuk menguji kinerja panel surya dalam memenuhi kebutuhan energi pompa. PLTS tersebut diuji dengan cara mengukur tegangan, arus, dan daya masukan maupun keluarannya selama 10 hari dari jam 09.00-15.00 WIB dengan pengambilan data dilakukan tiap 30 menit sekali. Kemudian dilakukan perhitungan untuk mengetahui efisiensi atau kinerja dari PLTS tersebut. Dilakukan juga perhitungan energi yang dihasilkan PLTS dan energi yang dibutuhkan oleh pompa secara ideal maupun secara aktualnya. Lalu membandingkan antara energi yang dihasilkan PLTS dengan energi yang dibutuhkan pompa. Dihasilkan efisiensi tertinggi sebesar 11,686993% dan efisiensi terendah sebesar 1,432691%. Hasil pengujian tegangan output panel surya rata-rata sebesar 57,13 V dan arus rata-rata sebesar 5,19 A dengan lama pengambilan data selama 6 jam dihasilkan energi sebesar 1,7790282 kWh. Secara idealnya, energi yang dibutuhkan pompa dapat terpenuhi oleh energi yang dihasilkan oleh panel surya. Secara aktual, energi yang dibutuhkan pompa belum dapat memenuhi kebutuhan energi dari pompa. Untuk memenuhinya diperlukan penambahan kapasitas dari PLTS ini.  

Jananto, Arief

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Informasi sebagai keluaran(output) sebuah system informasi akan sangat bernilai guna tinggi jika memenuhi tiga hal kualitas yaitu relevan, akurat dan tepat waktu. Untuk mencapai kualitas tersebut dan menyesuaikan dengan tuntutan jaman yang serba cepat maka akses informasi yang cepat menjadi faktor utama yang harus dipenuhi. Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang dihadapi, dicatat dalam suatu media penyimpanan. Sebagai bahan baku dari informasi, maka kecepatan akses informasi sama dengan kecepatan akses data tersebut. Semakin cepat dan mudah akses terhadap data maka penyajian informasi sebagai kebutuhan dari manajemen untuk mengambil keputusan juga dapat ditingkatkan.Kecepatan akses data dapat ditingkatkan dengan banyak cara, selain dari sisi perangkat kerasnya (hardware) dapat juga dilakukan dari sisi perangkat lunaknya (software) lebih khusus pada programaplikasinya. Teknologi Optimasi Query Rushmore sebagai salah satu teknologi untuk meningkatkan kecepatan akses data dapat dijadikan alternative pemecahan masalah kinerja sebuah aplikasi khususnya berhubungan dengan sebuah basis data.