SAINT BENEDICTA OF THE CROSS (EDITH STEIN): CROSS AND THE TRUTH

Abstract
Pencarian kebenaran sejati merupakan perjuangan setiap orang yang berpikir khususnya mereka yang “skeptik” terhadap kebenaran-kebenaran iman. Edith Stein yang berpersonalitas sangat keras dengan kemampuan intelektualnya  yang  sangat  tinggi berhadapan  dengan  krisis iman  sejak masih muda. Dia tidak percaya kepada eksistensi Allah sebagai seorang Pribadi. Dia adalah seorang “atheist” yang giat mencari kebenaran melalui ilmu pengetahuan – khususnya lewat fenomenologi yang diajarkan oleh Edmund Husssel. Perjumpaannya dengan beberapa filsuf beriman seperti Max Scheller dan Adolf Reinach telah menimbulkan kerinduannya untuk bertobat dan oleh rahmat Tuhan ia dituntun kepada suatu pengalaman iman ketika membaca buku Riwayat Hidup Teresa dari Avila.
Keywords
How to Cite

Tantani binti Longkiad (2018). SAINT BENEDICTA OF THE CROSS (EDITH STEIN): CROSS AND THE TRUTH. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 1(2). https://doi.org/10.58919/juftek.v1i2.5

Tantani binti Longkiad, "SAINT BENEDICTA OF THE CROSS (EDITH STEIN): CROSS AND THE TRUTH," Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, vol. 1, no. 2, 2018.

Tantani binti Longkiad. "SAINT BENEDICTA OF THE CROSS (EDITH STEIN): CROSS AND THE TRUTH." Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, vol. 1, no. 2, 2018.

Tantani binti Longkiad. "SAINT BENEDICTA OF THE CROSS (EDITH STEIN): CROSS AND THE TRUTH." Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 1, no. 2 (2018).

Tantani binti Longkiad (2018) 'SAINT BENEDICTA OF THE CROSS (EDITH STEIN): CROSS AND THE TRUTH', Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 1(2). doi: 10.58919/juftek.v1i2.5.

Tantani binti Longkiad. SAINT BENEDICTA OF THE CROSS (EDITH STEIN): CROSS AND THE TRUTH. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik. 2018;1(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal