DEWASA MUDA SEBAGAI MASA TRANSISI

Abstract
Dalam pembelajaran orang dewasa, Pendidikan Agama Kristen memiliki tugas penting, khususnya mendesain dan mengembangkan kurikulum Agama Kristen secara kreatif. Pembelajaran pendidikan Agama Kristen berfungsi sebagai pedoman untuk menolong Pendidikan Agama Kristen dalampembelajaran kepada orang-orang dewasa dalam gereja sehingga mereka semakin memahami gambaran atau konsep pada diri mereka sendiri sehingga peran dan tanggungjawabnya sebagai orang dewasa secara jelas di dalam kehidupan sehari-hari didalam relasinya dengan masyarakat sekitar. Kurikulum bersifat antisipatori, oleh karena itu Pendidikan Agama Kristen dimampukan untuk meminimalisir kegagalan didalam keberhasilan tugas pengajarannya bagi warga jemaat dewasa di gereja. Tulisan ini menguraikan pemahaman dan praktik pembelajaran atau pendidikan Agama Kristen orang dewasa di gereja, serta bagaimana gereja mendesain dan mengembangkan kurikulum pembelajaran bagi orang dewasa.
How to Cite

Damayanti Nababan, et al. (2022). DEWASA MUDA SEBAGAI MASA TRANSISI. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(1).

Damayanti Nababan; Ronaldes Situmeang; Sondang Sianipar; Sulastri Lumban Gaol; Susi Antaria Silalahi; Tio Narly Harahap, "DEWASA MUDA SEBAGAI MASA TRANSISI," Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 2, no. 1, 2022.

Damayanti Nababan; Ronaldes Situmeang; Sondang Sianipar; Sulastri Lumban Gaol; Susi Antaria Silalahi; Tio Narly Harahap. "DEWASA MUDA SEBAGAI MASA TRANSISI." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 2, no. 1, 2022.

Damayanti Nababan; Ronaldes Situmeang; Sondang Sianipar; Sulastri Lumban Gaol; Susi Antaria Silalahi; Tio Narly Harahap. "DEWASA MUDA SEBAGAI MASA TRANSISI." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2, no. 1 (2022).

Damayanti Nababan, et al. (2022) 'DEWASA MUDA SEBAGAI MASA TRANSISI', Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(1).

Damayanti Nababan; Ronaldes Situmeang; Sondang Sianipar; Sulastri Lumban Gaol; Susi Antaria Silalahi; Tio Narly Harahap. DEWASA MUDA SEBAGAI MASA TRANSISI. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora. 2022;2(1).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal