Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 61-80 of 1,916

Analytics

oktaviani, fifin; Oktaviani, Fifin; Muliana, Helda; Candra, Heldi

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Substance and prescription drug misuse among adolescents continues to escalate and demands targeted preventive strategies within the school setting. This community service activity aimed to enhance students’ knowledge about the hazards of drug abuse through an interactive, school-based educational intervention. The program was conducted on 11 November 2026 at SMA Negeri 7 Kota Batam, involving fifty grade-X students as participants. A pre-experimental one-group pretest–posttest design was employed. The intervention combined interactive lectures, real-case illustrations, and two-way discussion, with knowledge measured using a content-validated questionnaire covering ten indicators. The mean score improved from 55.2 (pretest) to 86.3 (posttest), a gain of 31.1 points, while the proportion of correct answers across indicators rose from 48.6-62.9% to 80.0-91.4%. The largest gains appeared on items concerning rational drug use and the importance of professional health guidance, whereas the legal-consequence indicator improved more modestly. Interactive, contextually relevant education proves effective in elevating adolescent knowledge of drug abuse hazards, with stronger gains on experience-near content than on abstract regulatory aspects.

Mahmuda Pancawisma Febriharini; Hadi Karyono; Krismiyarsi; Siti Mariyam

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Anak merupakan amanah dan generasi penerus bangsa yang harus memperoleh perlindungan secara optimal dari segala bentuk eksploitasi, termasuk eksploitasi ekonomi melalui pekerjaan yang dapat mengganggu tumbuh kembangnya. Meskipun hukum Indonesia telah mengatur perlindungan anak melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, masih ditemukan rendahnya pemahaman anak dan masyarakat mengenai hak-hak anak dalam dunia kerja. Kegiatan penyuluhan hukum ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum anak-anak di Panti Sosial Anak Tawangmangu mengenai hak anak, batasan pekerjaan yang diperbolehkan bagi anak, serta perlindungan hukum terhadap praktik eksploitasi anak. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi interaktif, studi kasus, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hak-hak anak, ketentuan pekerja anak, dan mekanisme perlindungan hukum apabila terjadi pelanggaran hak anak. Penyuluhan hukum ini diharapkan mampu membangun kesadaran hukum sejak dini sehingga anak-anak dapat memahami hak dan kewajibannya serta terhindar dari berbagai bentuk eksploitasi ekonomi dan pelanggaran hak anak.

Novitasari, Dwi; Endah Tri Wahyuningtyas; Dina Anggraeni Susesti

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel pengabdian ini menyajikan program partisipatif yang mengintegrasikan pengelolaan sampah rumah tangga dan kebun hidroponik untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di Desa Betro. Program dirancang berdasarkan kondisi awal berupa kebiasaan membuang sampah campur, belum optimalnya pemanfaatan sampah organik, serta masih terbatasnya pemanfaatan pekarangan rumah. Kegiatan dilaksanakan melalui analisis situasi, sosialisasi 3R, pelatihan pemilahan sampah dan pengomposan sederhana, pembuatan demplot hidroponik, serta pendampingan kader. Pendekatan yang digunakan ialah participatory action dan edukasi berbasis komunitas dengan melibatkan unsur PKK, karang taruna, dan perangkat desa. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman warga tentang pengelolaan sampah, munculnya kebiasaan memilah sampah dari rumah, terbentuknya titik kumpul sampah anorganik yang bernilai jual, serta pemanfaatan kebun hidroponik sebagai media belajar lingkungan dan sumber sayur rumah tangga. Integrasi kedua program mendorong perubahan perilaku yang lebih nyata, terukur, dan berkelanjutan.

M. Azka Khoirin; Esti Nur Janah

Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum 2026 STIKES Columbia Asia Medan

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan saluran pencernaan di mana isi lambung berulang kali kembali ke kerongkongan, menyebabkan berbagai gejala dan komplikasi. Prevalensi GERD di Indonesia pada tahun 2023 dilaporkan sebesar 42,3% dengan 274.396 kasus. Data rekam medis RSUD Banyumas menunjukkan peningkatan kasus GERD dari 71 kasus (2023) menjadi 118 kasus (2024). Tujuan: Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan pada pasien Nn. S dengan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) di Ruang Melati RSUD Banyumas. Metode: Studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan, dilakukan pada tanggal 27–28 Januari 2026 di Ruang Melati RSUD Banyumas melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi literatur. Hasil: Diagnosis keperawatan yang muncul adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (D.0077), nausea berhubungan dengan gangguan pada esofagus (D.0076), dan defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi (D.0111). Intervensi yang dilakukan meliputi manajemen nyeri, manajemen mual, dan edukasi kesehatan. Kesimpulan: Setelah dilakukan implementasi keperawatan selama 2 hari, diagnosis nyeri akut dan nausea teratasi sebagian, sedangkan diagnosis defisit pengetahuan teratasi penuh. Discharge planning dilakukan dengan menganjurkan teknik relaksasi napas dalam, aromaterapi minyak kayu putih, serta modifikasi pola hidup sehat.

Alfa Laila Ma’isyatuz Zakiyah; Efa Maya Sari; Eva Yunia Rahmawati; Meika Putri Nur Azizah; Amalia Nuril Hidayati

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan menjadi tantangan global yang memerlukan dukungan sebagai sektor, termasuk sektor keuangan. Perbankan syariah miliki potensi besar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penerapan green finance yang sejalan dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep green finance dalam perbankan syariah, mengidentifikasi instrument yang dapat diterapkan, serta menjelaskan perannya dalam mendukung ekonomi ramah lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui kajian berbagai buku, jurnal ilmiah, laporan resmi, dan sumber akademik terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa green finance dalam perbankan syariah diwujudkan melalui pembiayaan proyek ramah lingkungan seperti energi terbarukan, pengelolaan limbah, dan infrastruktur hijau. Instrumen yang dapat digunakan meliputi green sukuk, green bonds, green funds, dan green loands. Penerapan green finance sejalan dengan prinsip syariah seperti keadilan, kemaslahatan, amanah,dan larangan merusak lingkungan. Selain memberikan manfaat ekonomi, green finance juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi masyarakat, keterbatasan regulasi, dan tingginya biaya pengembangan produk hijau. Oleh karena itu, diperlukan inovasi produk, peningkatan edukasi, serta sinergi antara pemerintah, regulator, dan perbankan syariah untuk memperkuat peran green finance dalam mewujudkan ekonomi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Rommy Rommy; Rido Rido; Yusak Agus Setiawan

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2026 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

This community service study documents and analyzes a blood glucose screening program conducted by theology students of STT Kadesi–Bogor at the Pentecostal Church (Gereja Pantekosta Jakarta/GPJ) in West Jakarta from February to April 2026. A total of 80 examinations were performed over three consecutive months using the Accu-Check glucometer. Results revealed that 1 participant (1.25%) was classified as diabetic (random blood glucose/RBG ≥200 mg/dL) and 19 participants (23.75%) were classified as pre-diabetic or at elevated risk (RBG 126–199 mg/dL), bringing the total at-risk proportion to 25%. The mean participant age was 52.7 years (range: 21–82 years). Women constituted 78.75% of all participants and accounted for 70% of at-risk cases, while men showed a proportionally higher per-capita risk rate (35.3% vs. 22.2%). Five female participants recorded borderline-low glucose levels (70–75 mg/dL), indicating potential nutritional inadequacy. This study contextualizes its findings within biblical theology—particularly 1 Corinthians 3:16, which declares the human body to be the temple of the Holy Spirit—providing a theological imperative for holistic health stewardship. Practical recommendations include adoption of a balanced diet, engagement in regular physical activity, and periodic blood glucose monitoring as expressions of faithful bodily stewardship.

Riska Anastasya Wijaya Kusuma; Linda Riski Sefrina; Milliyantri Elvandari

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2026 Universitas Muhamadiyah Manado

Balanced nutrition intake is an important factor in supporting the performance of young athletes, especially during the growth period that requires optimal nutrition for intense physical activity. However, the lack of nutritional knowledge among parents of young athletes often leads to nutritional imbalances that have a negative impact on athlete health and performance. This study aims to measure the effect of balanced nutrition education on improving the knowledge and attitudes of parents of athletes at the Kancil Mas Football School (SSB), Karawang. The method used was a quasi-experiment with a pre-test and post-test design involving 20 respondents who were parents of U-13 athletes. Education was provided in the form of direct counseling sessions and group discussions, which were supplemented with supporting materials such as leaflets. The Wilcoxon signed rank test was used to analyze changes in parental knowledge and attitude scores before and after the intervention. The results of the analysis showed a significant increase in parents' understanding and positive attitudes towards balanced nutrition after education (p < 0.05). The results showed a significant increase in the level of parents' understanding and positive attitudes towards nutrition after the education intervention. These findings highlight the importance of active parental involvement in ensuring that young athletes' nutritional needs are met, as well as providing a basis for developing nutrition education programs in other sports schools.

Lestari Wulandari S; Ferinandus Leonardo Snanfi; Rif’iy Qomarrullah; Muhamad Thoif; Milcha H. Tammubua

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

The rapid growth of e-commerce among university students has provided greater convenience in conducting digital transactions. However, it has also created various challenges, including online fraud, discrepancies between advertised and delivered products, delayed shipments, and limited understanding of consumer rights and dispute resolution mechanisms. This community service program aimed to enhance legal literacy and increase students’ awareness of consumer protection in electronic transactions, particularly within the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) of Yapis University Papua. The program employed an educational-participatory approach through counseling sessions, interactive discussions, case simulations, and participant comprehension evaluations. The materials covered consumer rights and obligations, common violations in electronic transactions, complaint procedures on e-commerce platforms, and non-litigation dispute resolution mechanisms. The results demonstrated a significant improvement in students’ understanding of consumer protection laws, their ability to identify violations of consumer rights, and their knowledge of appropriate actions when disputes arise in online shopping transactions. Furthermore, participants showed strong engagement throughout the activities and were able to apply their knowledge effectively during case simulations. The program contributed to the development of more critical, informed, responsible, and legally aware digital consumers who are better prepared to engage safely and confidently in e-commerce activities.

Linawati, Linawati; Yusuf, Yusuf

Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis 2026 Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan akuntansi, sosialisasi perpajakan, dan pemanfaatan aplikasi akuntansi digital terhadap kualitas pencatatan keuangan UMKM, serta menguji peran literasi digital sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM di Kota Tangerang Selatan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 100 responden berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui pengujian outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan akuntansi, sosialisasi perpajakan, pemanfaatan aplikasi akuntansi digital, dan literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pencatatan keuangan UMKM. Sosialisasi perpajakan merupakan variabel dengan pengaruh paling dominan. Selain itu, literasi digital terbukti memperkuat pengaruh pengetahuan akuntansi, sosialisasi perpajakan, dan pemanfaatan aplikasi akuntansi digital terhadap kualitas pencatatan keuangan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kualitas pencatatan keuangan UMKM perlu dilakukan melalui integrasi edukasi akuntansi, sosialisasi perpajakan, pemanfaatan teknologi pencatatan, dan penguatan literasi digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan literasi digital sebagai variabel moderasi dalam menjelaskan hubungan antara faktor akuntansi, perpajakan, dan teknologi terhadap kualitas pencatatan keuangan UMKM.

Edi Saputra; Indri Ramayanti; Rista Silvana; Rizki Maulana; Rizki Septian

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Hypertension is a major public health problem that can lead to serious cardiovascular complications, yet it often remains undetected in communities. This study aimed to evaluate the effectiveness of blood pressure screening and hypertension education in improving knowledge and awareness among community members, as well as identifying hypertension risk factors and casual blood glucose levels. The community service program was conducted at Nurul Iman Mosque, Talang Putri Village, Plaju Subdistrict, Palembang City, using a promotive and preventive community-based approach and involving adult participants aged 40 years and above. The methods included blood pressure screening, casual blood glucose testing, interactive education delivered by an Internal Medicine specialist, and assessment of knowledge changes through pre-test and post-test. The results indicated that the majority of participants had hypertension, while some exhibited elevated casual blood glucose levels. Participants’ knowledge improved significantly from 30% in the pre-test to 82% in the post-test. These findings demonstrate that community-based hypertension screening and education are effective strategies for enhancing health awareness and promoting preventive behaviors.

Wina Adilia; Jovita Larissa Arasmeta; Ilham Hudi; Muhammad Adit Setiyawan Saputro; Muhammad Rizky Putra +3 more

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai bela negara sekaligus untuk meningkatkan akan kesadaran Kesehatan pada anak-anak di Panti asuhan Bhakti Mufarridhun Pekanbaru. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 16 Mei 2026 dengan mangikutsertakan 15 anak panti, mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama. Metode yang digunakan yaitu Terms Games Tournament (TGT) yang dikombinasikan dengan penyampaian edukasi kesehatan sekaligus pembagian spray anti nyamuk alami berbahan dasar serai. Materi yang disajikan meliputi keberagaman Indonesia, nilai-nilai Pancasila, serta implementasi bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan yang dilaksanakan disajikan mulai dengan penyampaian materi interaktif, permainan edukatif, diskusi kelompok, serta demonstrasi penggunakan spray anti nyamuk alami. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan sangat antusias dan aktif dalam menjawab berbagai pertanyaan serta mampu memahami konsep bela negara melalui pengadaan games. Selain itu, peserta juga mendapatkan berbagai pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar sebagai suatu bagian dari implementasi bela negara non-fisik. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa metode TGT dan edukasi mengenai kesehatan ini, menjadi nilai yang efektif dalam membantu peningkatan pemahaman akan nasionalisme dan kepedulian kesehatan terhadap anak panti asuhan.

Rian Fadli Bafadhal; Muhammad Syahruddin; Amri Amir

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana penyebaran informasi kesehatan mental yang berpotensi meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk komunikasi visual yang digunakan dalam konten TikTok @mudahbergaul, perannya dalam meningkatkan literasi kesehatan mental mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Makassar Angkatan 2022, serta faktor pendukung dan penghambat penyampaian pesan melalui media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap mahasiswa KPI Angkatan 2022 serta konten yang dipublikasikan pada akun TikTok @mudahbergaul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi visual pada akun tersebut diwujudkan melalui penggunaan warna-warna lembut, teks visual reflektif, ilustrasi dan simbol visual, serta musik latar yang mendukung suasana emosional. Unsur-unsur tersebut berperan dalam meningkatkan pemahaman, kesadaran, empati, dan keterbukaan mahasiswa terhadap isu kesehatan mental. Faktor pendukung meliputi kesesuaian gaya visual dengan karakteristik mahasiswa, penggunaan bahasa yang sederhana, dan kemudahan akses platform TikTok, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan durasi video, perbedaan penafsiran pesan, dan minimnya interaksi langsung antara kreator dan audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi visual melalui TikTok efektif mendukung peningkatan literasi kesehatan mental mahasiswa dan dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi yang relevan bagi generasi muda.

Sarah Geltri Harahap; Kartika Nengrum; Salma Ramadhanti; Dewi Kayla; Nilu Rahma +3 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Smoking among adolescents is a risky behavior that can lead to various short-term and long-term health problems. Limited knowledge regarding the dangers of smoking is one of the factors contributing to smoking behavior among adolescents. Therefore, promotive efforts through health education are needed to improve adolescents' knowledge and awareness of the negative impacts of smoking. This community service program aimed to increase students' knowledge about the dangers of smoking through health education interventions. The study was conducted using a pre-test and post-test design consisting of 20 questions administered before and after the educational session to 45 participants. The data were analyzed using univariate analysis to describe the results of each test and bivariate analysis to determine the effect of the intervention. The univariate analysis showed differences in knowledge categories between the pre-test and post-test. In the post-test, 97.8% of respondents were categorized as having high knowledge, while 2.2% were categorized as having moderate knowledge. Furthermore, the bivariate analysis revealed a significant effect of health education on adolescents' knowledge regarding the dangers of smoking (p < 0.001). Therefore, health education is expected to improve adolescents' knowledge and awareness of the harmful effects of smoking as an effort to prevent smoking behavior from an early age.

Anggy Julia Anasya; Eli Kurnia Herliani; Siti Wahyuni; Sepren Sihombing

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Permasalahan akumulasi limbah domestik yang terus meningkat di lingkungan rumah tangga menjadi tantangan lingkungan sekaligus peluang ekonomi yang belum tergarap secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi transformasi limbah domestik menjadi sumber nilai ekonomi melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi model pengelolaan sampah yang mengubah paradigma "sampah sebagai beban" menjadi "sampah sebagai tabungan" atau aset produktif. Pendekatan ekonomi sirkular diterapkan melalui strategi reduce, reuse, recycle, serta pengolahan limbah menjadi produk bernilai tambah seperti kompos, kerajinan tangan, atau komoditas daur ulang yang memiliki harga jual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sistem pemilahan sampah di tingkat rumah tangga yang disertai dengan edukasi manajemen keuangan limbah dapat memberikan dampak signifikan dalam menekan volume timbulan sampah sekaligus menciptakan pendapatan tambahan bagi masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa inisiatif berbasis komunitas dengan konsep ekonomi sirkular bukan hanya solusi ekologis, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan di tingkat lokal. Transformasi limbah domestik dalam kerangka ekonomi sirkular membuka peluang besar bagi masyarakat untuk mengubah beban lingkungan menjadi aset produktif. Melalui strategi reduce, reuse, dan recycle, sampah rumah tangga dapat diolah menjadi kompos organik, energi alternatif seperti biogas, produk kreatif berbasis daur ulang, hingga sistem bank sampah yang memberikan nilai finansial langsung kepada warga. Inovasi ini tidak hanya menekan timbulan sampah, tetapi juga menciptakan sumber pendapatan baru, memperkuat solidaritas komunitas, serta membangun rantai ekonomi lokal yang berkelanjutan. Dengan demikian, paradigma “sampah sebagai tabungan” menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi sekaligus solusi ekologis yang relevan di era modern.

Haniyah Kamilah Az-Zahra; Hari Windu Asrini

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service program was motivated by parents’ limited understanding of early signs of speech delay and the importance of language stimulation during early childhood. The program aimed to improve mothers’ knowledge, skills, and awareness in supporting their children’s language development. The method used was a participatory educational approach based on community empowerment through interactive lectures, discussions, question-and-answer sessions, and experience sharing. The participants were 20 mothers of students at PAUD Hidayatul Mubtadiin, Malang Regency. Program evaluation was conducted through participatory observation, documentation, and participant feedback. The results showed an increase in participants’ understanding of child language development stages and early indicators of speech delay. A total of 90% of participants reported that the material was easy to understand, 80% actively participated in discussions, and 75% were able to practice simple language stimulation techniques such as read-aloud activities and interactive communication. In addition, positive changes in parental attitudes and stronger social support among participants were observed. This educational program proved effective as a preventive effort to optimize early childhood language development.

Wiwit Zuriati Uno; Rifka Anggraini Anggai; Lisa Efriani Puluhulawa; Amelia Regina Arsyad

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman lokal yang kaya protein, vitamin, dan mineral, serta berpotensi mendukung pemenuhan gizi anak apabila diolah dalam bentuk yang lebih diterima. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) berbasis data empiris masyarakat sebagai permen pendukung gizi anak. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tinelo, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, dengan sasaran ibu yang memiliki anak usia 5–12 tahun. Tahap awal dilakukan pengumpulan data empiris melalui wawancara semi-terstruktur untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan daun kelor dan tingkat penerimaan anak. Selanjutnya dilakukan kegiatan edukasi mengenai manfaat gizi daun kelor serta pendampingan pembuatan permen herbal kelor sebagai inovasi pengolahan pangan berbasis kearifan lokal. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan kondisi pra dan pasca kegiatan terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan penerimaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu terhadap manfaat gizi daun kelor, dukungan terhadap inovasi pengolahan, penerimaan anak terhadap konsumsi kelor, partisipasi aktif masyarakat, serta minat untuk mengolah daun kelor secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis data empiris dan inovasi pangan lokal efektif dalam meningkatkan pemanfaatan daun kelor sebagai pendukung gizi anak.

Dwi Noviani; Hilmin Hilmin; Hairun Nisa; Choiriyah Choiriyah; Tegar Ash Shiddiq

Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The acceleration of digitalization in recent years has shaped a new socio-economic landscape in Indonesia. Access to app-based financial services and online entertainment has increased rapidly, but at the same time, illegal online lending and digital gambling, targeting adolescents, have flourished. This paper explores a Community Service intervention model that combines preventative digital literacy and artificial intelligence (AI) optimization within the La Tansa Islamic Boarding School in Palembang. The research was conducted using a qualitative approach with participant observation, in-depth interviews, focus group discussions, and written reflection analysis. Findings indicate that strengthening digital literacy based on critical awareness not only improves risk understanding but also deepens self-control integrated with religious values. AI training for educators also encourages changes in learning practices to be more adaptive and reflective of the dynamics of the digital era. This model offers a digital resilience approach that can be replicated in other educational institutions with similar characteristics.

Sustiyani, Elly; Asya, Lia Ilam; Faizah, Nurul

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Kurangnya pengetahuan ibu dan keluarga mengenai gizi selama kehamilan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi terjadinya KEK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan komunitas pada keluarga Tn. “S”, khususnya Ny. “B” dengan masalah KEK di Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan kebidanan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, evaluasi, dan catatan perkembangan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Ny. “B” usia kehamilan 28–29 minggu mengalami KEK dengan Lingkar Lengan Atas (LILA) 21 cm, berat badan 49 kg, serta kurangnya pengetahuan tentang gizi ibu hamil. Intervensi yang diberikan berupa edukasi mengenai KEK, gizi seimbang, konsumsi makanan tambahan, tablet tambah darah, dan istirahat yang cukup. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dan keluarga serta perbaikan status gizi ibu yang ditandai dengan peningkatan berat badan menjadi 53 kg dan LILA menjadi 24 cm. Asuhan kebidanan komunitas yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman keluarga dan membantu perbaikan status gizi ibu hamil dengan KEK.

Sustiyani, Elly; Fahriana; Faizah, Nurul

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Anemia pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Anemia dalam kehamilan dapat meningkatkan risiko perdarahan postpartum, persalinan prematur, berat badan lahir rendah, serta komplikasi lainnya pada ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan kebidanan komunitas pada ibu hamil trimester II dengan anemia ringan di Dusun Bentek, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan meliputi pengkajian, analisis data, penentuan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Ny. “R” usia 32 tahun G1P0A0H0 usia kehamilan 27 minggu dengan kadar hemoglobin 9,0 g/dL. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa ibu mengalami anemia ringan disertai kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah dan pemenuhan nutrisi selama kehamilan. Asuhan yang diberikan meliputi edukasi kesehatan, konseling gizi, pemberian tablet tambah darah, pemantauan kehamilan, serta kolaborasi dengan petugas gizi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang ditandai dengan peningkatan kadar hemoglobin menjadi 10,9 g/dL pada kunjungan ulang. Dengan demikian, asuhan kebidanan komunitas yang diberikan efektif dalam membantu mengatasi anemia ringan pada ibu hamil trimester II serta meningkatkan kesehatan ibu dan janin.

Stefany, Fadean; Ghazali, Imam; Hanina Trisnanda, Salma; Maulidia, Putri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Anemia masih menjadi problematika gizi utama pada remaja putri di Indonesia yang berdampak buruk terhadap performa akademik serta kesehatan reproduksi jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran gizi terkait pencegahan anemia melalui intervensi edukasi sadar gizi di SMAN 1 Sampang. Metode yang diterapkan berbasis pendekatan partisipatif interaktif, meliputi ceramah, pemanfaatan media visual (leaflet dan poster), simulasi penyusunan menu sehat kaya zat besi, serta kuis edukatif. Evaluasi program diukur secara kuantitatif melalui instrumen pre-test dan post-test, serta secara kualitatif melalui observasi keaktifan peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai definisi, dampak, dan pencegahan anemia, serta perubahan sikap positif terhadap pola konsumsi seimbang dan kepatuhan sarapan. Kesimpulannya, edukasi gizi yang terstruktur dan interaktif terbukti efektif dalam membangun kesadaran kesehatan remaja, sehingga dapat dijadikan strategi preventif yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.