Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 41-60 of 1,916

Analytics

Rahman; Mersatika H, Agnes Mersatika H; Wulandari, Windi; Tanzil, Zahra Sa’ada Fatiyyah; Damayanti, Yunita Dewi +1 more

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kesehatan mental mahasiswa merupakan aspek penting yang dapat memengaruhi prestasi akademik dan kualitas hidup secara keseluruhan. Tingginya tekanan akademis yang dialami mahasiswa berpotensi menambah tingkat stres serta berbagai masalah kesehatan mental. Oleh karena itu, sangat penting untuk melaksanakan upaya pencegahan dan promosi melalui pendidikan mengenai kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek pendidikan kesehatan mental dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa di Universitas Halu Oleo, Kendari, tentang kesehatan mental dan stres yang berkaitan dengan akademik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pre-eksperimental yang melibatkan pendekatan pre-test dan post-test dalam satu kelompok dengan partisipasi sebanyak 76 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner melalui aplikasi Quizizz, baik sebelum maupun setelah sesi edukasi kesehatan mental yang dilakukan secara online melalui Zoom Meeting, dengan dukungan materi dari PowerPoint dan diskusi interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan, dari 6,83 pada pre-test menjadi 8,71 pada post-test. Analisis menggunakan uji t berpasangan mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara skor yang diperoleh sebelum dan sesudah intervensi (p<0,05). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran kesehatan mental melalui platform daring efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang kesehatan mental serta tekanan akademik. Pembelajaran kesehatan mental bisa berfungsi sebagai salah satu pendekatan pendorong dan pencegahan yang mendukung pengembangan literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa, dan dapat diperluas sebagai program yang berkelanjutan dalam konteks perguruan tinggi.

Haliza, Nur; Yusran, Sartiah; Bahar, Hartati

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Tingginya kebiasaan mengonsumsi jajanan di lingkungan sekolah sering kali tidak diimbangi dengan kemampuan siswa dalam memilih jajanan yang sehat dan aman. Kondisi ini menyebabkan anak berisiko mengonsumsi makanan yang tidak higienis, mengandung bahan berbahaya, serta terkontaminasi mikroba yang dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti diare, mual, muntah, hingga keracunan pangan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media game edukasi ular tangga terhadap peningkatan perilaku dalam mengonsumsi jajanan sehat.  Penelitian ini menggunakan desain Pra Eksperimental (Pre-Experimental) melalui pendekatan one group pre test post test design. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan media permainan ular tangga edukatif, kemudian Data dianalisis menggunakan uji parsial (uji t). Hasil penelitian Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel pengetahuan dan sikap memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000, sedangkan tindakan sebesar 0,001, dimana seluruh nilai Sig. < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media game edukasi ular tangga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap positif, dan tindakan siswa dalam mengonsumsi jajanan sehat di SDN 96 Kendari. Media permainan edukatif terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan partisipatif sehingga dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran

Susanti, Susan; Badi’ah, Atik; Dedi, Blacius

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Latar Belakang: Kekurangan Energi KRONIS (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi yang berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin. KEK meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan, persalinan, serta bayi berat lahir rendah. Data di wilayah kerja Puskesmas Bojonggambir menunjukkan masih tingginya jumlah ibu hamil dengan KEK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Bojonggambir, dengan sampel sebanyak 82 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen meliputi usia, pendidikan, pengetahuan, paritas, dan pola konsumsi, sedangkan variabel dependen adalah kejadian KEK yang diukur menggunakan Lingkar Lengan Atas (LILA). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara usia, pendidikan, pengetahuan, paritas, dan pola konsumsi dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan KEK adalah pola konsumsi. Ibu hamil dengan pola konsumsi yang kurang baik memiliki risiko lebih tinggi mengalami KEK dibandingkan dengan ibu yang memiliki pola konsumsi baik. Simpulan: Penelitian ini adalah kejadian KEK pada ibu hamil dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan, pengetahuan, paritas, dan pola konsumsi, dengan pola konsumsi sebagai faktor dominan. Diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi gizi dan pemantauan status gizi secara rutin untuk menurunkan kejadian KEK.

Karimuna, Siti Rabbani; Indri, Gracia; Inun; Nurzana; Ocin

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kebersihan lingkungan kampus merupakan faktor penting dalam menciptakan suasana akademik yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Namun, perilaku membuang sampah sembarangan masih sering ditemukan sehingga mencerminkan rendahnya kesadaran lingkungan dan kepatuhan mahasiswa dalam menjaga kebersihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesadaran lingkungan dengan kepatuhan mahasiswa dalam membuang sampah pada tempatnya di Kampus Universitas Halu Oleo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 32 mahasiswa yang dipilih sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (81%), berusia 20 tahun (37%), dan berasal dari semester 6 (63%). Sebagian besar responden memiliki tingkat kesadaran lingkungan yang sangat baik (72%), kepatuhan membuang sampah pada tempatnya yang sangat baik (78%), serta menilai faktor lingkungan kampus berperan dalam mendukung pengelolaan sampah (53%). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kesadaran lingkungan yang lebih baik cenderung memiliki kepatuhan yang lebih tinggi dalam membuang sampah pada tempatnya. Kesimpulannya, kesadaran lingkungan berperan penting dalam membentuk perilaku mahasiswa untuk menjaga kebersihan kampus. Oleh karena itu, diperlukan edukasi lingkungan yang berkelanjutan, penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai, serta penguatan kebijakan kampus guna meningkatkan budaya peduli lingkungan di kalangan mahasiswa.

Nurhaswinda; Rai Hany Anugrah; Fazlan Taufik; Vina Oktavia; Rahmatunnisa +4 more

Edusola : Journal Education, Sociology and Law 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Perkembangan teknologi dan inovasi pendidikan telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap proses pembelajaran di Sekolah Dasar. Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan memungkinkan guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Teknologi pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian materi, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kreativitas, motivasi, serta keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Berbagai inovasi seperti penggunaan media pembelajaran digital, aplikasi edukasi, platform pembelajaran daring, dan perangkat teknologi lainnya telah membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih variatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, penerapan teknologi juga memberikan kemudahan dalam proses evaluasi dan pengelolaan pembelajaran. Meskipun demikian, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kompetensi guru, serta akses teknologi yang belum merata. Kata Kunci: Teknologi Pendidikan, Inovasi Pendidikan, Kualitas Pembelajaran, Sekolah Dasar, Pembelajaran Digital.

Fauzan Mubarok

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan temuan adanya indikasi perilaku bullying di SDN 02 Beji yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kenyamanan belajar, perkembangan karakter, dan kesehatan psikologis peserta didik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran siswa mengenai berbagai bentuk bullying dan upaya pencegahannya melalui pendekatan pendidikan karakter. Metode yang digunakan berupa pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui sosialisasi, edukasi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta permainan edukatif yang melibatkan siswa dan guru sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai jenis-jenis bullying, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Selain itu, siswa mulai menunjukkan sikap yang lebih peduli, empatik, dan menghargai teman sebaya setelah mengikuti kegiatan. Kontribusi program ini terlihat pada penguatan nilai-nilai karakter, peningkatan kesadaran sosial, serta terbentuknya pemahaman kolektif tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini mampu mendukung upaya pencegahan bullying dan mendorong terwujudnya budaya sekolah yang lebih inklusif dan ramah anak.

Putranto, Ivan Brian; Daramatasia, Wira; Ramadhani, Rahmaniah

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Penggunaan vape semakin meningkat pada kalangan remaja dan mahasiswa, termasuk mahasiswa kesehatan yang seharusnya memiliki pemahaman lebih baik mengenai dampak kesehatan penggunaan vape. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap terhadap penggunaan vape pada mahasiswa kesehatan di STIKES Widyagama Husada Malang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 94 responden yang dipilih menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Somers’ d. Hasil penelitian menunjukkan kategori pengetahuan yang dominan adalah kategori baik (41,5%) dan sikap tidak mendukung terhadap penggunaan vape (70,2%). Hasil uji Somers’ d menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap terhadap penggunaan vape (p=0,045) dengan koefisien korelasi sebesar -0,146 yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan sangat lemah. Semakin tinggi tingkat pengetahuan mahasiswa, maka sikap terhadap penggunaan vape cenderung semakin tidak mendukung. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan dapat mendukung terbentuknya sikap yang tidak mendukung terhadap penggunaan vape sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang lebih komprehensif mengenai bahaya vape pada mahasiswa kesehatan

Marfi, Wa Ode Elsa; Majid, Ruslan; Akib, Nurhijrianti

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Minuman manis merupakan minuman yang mengandung kadar gula tinggi dan apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Konsumsi minuman manis pada anak sekolah masih cukup tinggi sehingga diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa terkait bahaya konsumsi minuman manis. Salah satu metode edukasi yang dapat digunakan yaitu melalui media video dan leaflet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan dengan media video dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang bahaya konsumsi minuman manis di SD Negeri 6 Raha. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan pendekatan two group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 dan 6 SD Negeri 6 Raha sebanyak 160 siswa, dengan sampel sebanyak 114 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masing-masing sebanyak 57 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media video dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa tentang bahaya konsumsi minuman manis.

Marini Marini; Hesti Setiorini; Lussyefrida Yanti; Andry Sartika

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2026 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Elderly people are a vulnerable group experiencing declining body functions and an increased risk of degenerative diseases, requiring promotive and preventive efforts to maintain their health. One alternative is the utilization of kitchen spices as herbal drinks because they contain various bioactive compounds that are beneficial for health. However, knowledge among the elderly regarding the benefits and processing methods of herbal ingredients is still limited. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of elderly participants in utilizing kitchen spices as herbal drinks at LKS Payung Besurek Bengkulu City. The method used a participatory approach through educational sessions, interactive discussions, and direct practice in preparing herbal drinks. The results showed high enthusiasm from participants during the activities. Around 85% of participants experienced increased understanding of the health benefits of kitchen spices. Participants were also able to independently prepare herbal drinks using easily available local ingredients. In addition, the activity generated positive social impacts, including improved interaction, increased awareness of healthy lifestyles, and greater independence in maintaining health through natural ingredients. Therefore, this education program is an effective community-based health empowerment strategy for the elderly.

Erica Paramita Rahmadhanty; Aninditya Daniar; Bayu Setiawan

ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya 2026 FKIP, Universitas Palangka Raya

Acid reflux disease is one of the most common diseases experienced by the public, especially in adolescents. The causes of this disease are generally due to psychological conditions, diet, sleep patterns, lifestyle and bacterial infections. However, the high number of cases of this disease is not accompanied by awareness and knowledge of the dangers and changes in a better lifestyle. In order to attract interest in knowing about acid reflux disease and invite to change a better lifestyle, education given in another and interesting form is an option. That's why the design of Instagram comic strips with the aim of education about stomach acid disease is carried out. In a comic, character is an important element needed so that the story and message delivery can be done effectively. This design uses descriptive qualitative and descriptive quantitative research methods to analyze data from interviews, questionnaires and literature. The stage is then continued by making design concepts and design results. From this design, it is hoped that the community, especially teenagers, can be more aware and more effective in conveying messages.

Dea Salfia Murdiasari; Aninditya Daniar; Diana Aqidatun Nisa

ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya 2026 FKIP, Universitas Palangka Raya

Overthinking is a state where a person thinks about something excessively or spends a lot of time thinking and analyzing something. Overthinking has been known for a long time, but the term "overthinking" has only recently emerged and is being recognized by the public, especially among adolescents. Overthinking is not a mental health disorder, but it is one of the triggers for mental disorders. Overthinking that is continuously experienced by a person will result in various impacts, one of which is anxiety. Previous research states that many of today's Indonesian adolescents aged 16-24 years are prone to anxiety disorders. Another impact of overthinking can cause stress or mild or severe psychological disorders. So that an appropriate media is needed and can be used as a medium for adolescent education, especially for late adolescents aged 18-22 years, which has an impact during the transition from childhood to adulthood, where adolescents have emotions that are still unstable and easily influenced by their surroundings so that they are prone to overthinking. The use of primary and secondary data through qualitative data analysis is used as a reference and support for the design of this book. And with the creation of educational media in the form of illustrated books about the risks of overthinking, it is hoped that it can be an easy educational media to raise awareness of the impact of overthinking that has a negative impact on physical and mental health.

Alvy Nur Hidayati; Ayu Aminatussyadiah; Rara Febrian Aurilawati

Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan 2026 PPNI UNIMMAN

A common health problem, especially in developing countries, is anemia. This is common among adolescent girls due to their lack of knowledge about anemia. This puts them at risk of developing anemia, particularly because menstruation is a contributing factor. Providing health education is expected to change behaviors toward a healthy lifestyle and contribute to preventing anemia among adolescent girls. This community service activity was held on May 26, 2026, at SMK Bhakti Indonesia Medika, and was attended by female students of childbearing age. The methods used included lectures, discussions, question-and-answer sessions, and sharing sessions. Pretests and posttests were used as evaluation materials to measure the increase in students' knowledge. The average pretest score was 7, while the average posttest score was 12, indicating a 5 point increase in knowledge about anemia among adolescent girls. The students demonstrated interest and enthusiasm during this activity. The results and conclusions of the e-booklet-based education program proved to be an effective alternative medium for increasing students' knowledge about anemia prevention. It is hoped that similar education can be implemented sustainably to improve the quality of healthy life in adolescent girls.

Rhadika Wahyu Kurnia Ningrum; Alvy Nur Hidayati; Ho Soyen

Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan 2026 PPNI UNIMMAN

Sexuality education is crucial for equipping adolescents and fostering healthy, responsible behavior. Lack of knowledge and understanding regarding sexuality education can increase the risk of sexual behavior, which can impact physical and mental health, and reduce concentration during learning. This activity aims to increase the knowledge of students at SMK Bhakti Indonesia Medika in Pangkalanbun Regency regarding education on preventing sexual harassment in the school environment. The outreach activity was conducted in May 2026 with 43 students aged 15-16 years, using a pretest-posttest method, leaflets, and PowerPoint presentations. The results showed an increase in the average student knowledge score from 50 to 95 after the education. The majority of students were 16 years old, and some had boyfriends. These findings indicate that the education provided in schools is very effective and useful as a warning to take the first step in preventing sexual harassment in the school environment for adolescents. This education can be recommended for regular replication to strengthen a safe and responsive school culture to child protection issues.

Tetelepta, Josi Petrosina; Mulyanti; Ester

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Stunting dan malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan pada wilayah endemis, termasuk Kabupaten Nabire, Papua. Kondisi lingkungan tempat tinggal yang kurang memadai diduga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko infeksi malaria dan gangguan pertumbuhan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor lingkungan rumah dengan kejadian stunting pada balita yang memiliki riwayat malaria di wilayah kerja Puskesmas Kimi. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case-control. Kelompok kasus terdiri atas balita stunting yang memiliki riwayat malaria dalam satu tahun terakhir, sedangkan kelompok kontrol merupakan balita dengan status gizi normal dan tanpa riwayat malaria. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi kondisi lingkungan rumah, serta penelusuran data kesehatan. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa karakteristik lingkungan fisik rumah berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada balita yang memiliki riwayat malaria (p<0,05). Faktor yang terbukti berasosiasi meliputi tipe bangunan rumah, jenis lantai, penggunaan kawat kasa pada ventilasi, kondisi lingkungan di dalam rumah, serta kondisi lingkungan sekitar rumah yang mendukung perkembangbiakan nyamuk. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas lingkungan tempat tinggal memiliki peran penting dalam meningkatkan paparan terhadap malaria yang selanjutnya dapat memengaruhi status kesehatan dan pertumbuhan anak. Dapat disimpulkan bahwa lingkungan rumah yang tidak memenuhi standar kesehatan berpotensi meningkatkan risiko stunting melalui peningkatan kejadian malaria dan penyakit infeksi lainnya. Oleh karena itu, upaya penanggulangan stunting di daerah endemis malaria perlu diintegrasikan dengan perbaikan kualitas perumahan, peningkatan sanitasi lingkungan, pengendalian vektor, serta edukasi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Khusmufa Nur Iman, Aldi; Gazani, Hawa; Yulvia Ratna Sary, Clara Devy; Ummah, Afaful; Medina, Afuza

KERIS: Journal of Community Engagement 2026 Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Mosques have significant potential for the socio-economic empowerment of the community through the instruments of Zakat, Infaq, Sadaqah, and Waqf (ZISWAF). However, in reality, the management of these funds is often passive and consumptive, mostly allocated for physical maintenance. This community service activity aims to provide education and formulate a strategic framework for "Masjid Berdaya, Umat Berkarya" to transform ZISWAF management into productive empowerment at Pondok Pesantren Mambaul Ulum Al-Birowi, Sokobanah District, Sampang Regency. The method used is Participatory Action Research (PAR) involving 50 participants, consisting of Islamic boarding school administrators, mosque takmirs, and local residents. The activity was carried out in five stages: problem identification, planning, implementation, reflection and evaluation, and further development. The results indicated a paradigm shift and a quantitatively significant increase in understanding among the participants. Based on the evaluation, the average pre-test score of participants with a good understanding (categorized as 'Understand' and 'Strongly Understand') of productive ZISWAF strategies was only 13.5%. After the training, the post-test results revealed a drastic improvement, with the average comprehension score reaching 85% (reflecting an overall increase of 71.5%). Specifically, the understanding levels increased regarding the urgency of productive infaq (from 10% to 80%), the distribution of Qardhul Hasan/interest-free loans (from 4% to 80%), the establishment of UMKM bazaars (from 20% to 90%), and the transparency of financial reports (from 20% to 90%). In conclusion, this mentoring program is proven effective in encouraging the partners' commitment to adopt progressive mosque governance to realize the economic independence of the community.

Mondina, Resta Rene; Fadwati, Alfia Dewi

KERIS: Journal of Community Engagement 2026 Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Limited access to safe household water remains a significant environmental issue in many urban and peri-urban communities in Indonesia, particularly in densely populated areas that rely on shallow groundwater. This community engagement program aimed to introduce a household biofiltration system using locally available Limnocharis flava through environmental education and appropriate technology implementation. The program involved 25 members of the Family Welfare Empowerment (PKK) community and employed the Asset-Based Community Development (ABCD) and Community Development (Comdev) approaches through educational sessions, demonstrations, guided practice, and participatory reflection. All participants actively attended the activities and practiced the construction and operation of the household biofiltration system. The introduced technology was positively received because it was considered relevant to local environmental conditions, readily available resources, and household needs. Although the program did not include a quantitative evaluation of knowledge improvement, the implementation demonstrated that nature-based, low-cost biofiltration technology has the potential to support environmentally friendly household water management. Continued mentoring and quantitative evaluation are recommended to assess long-term technology adoption and program effectiveness.

Yeni; Karimuna, Siti Rabbani; Hikmawati, Zainab

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Perilaku merokok pada remaja masih menjadi permasalahan kesehatan yang dipengaruhi oleh rendahnya motivasi serta kurangnya dukungan positif dari teman sebaya. Edukasi kesehatan melalui media audio visual dinilai efektif karena mampu menyampaikan informasi secara menarik, mudah dipahami, dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya rokok.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan melalui media audio visual terhadap motivasi, dukungan teman sebaya, dan perilaku merokok pada siswa SMPN 12 kendari tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 796 siswa dengan sampel sebanyak 89 responden yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata motivasi meningkat dari 18,18 menjadi 28,75, dukungan teman sebaya meningkat dari 19,72 menjadi 27,93, serta perilaku merokok meningkat dari 19,30 menjadi 29,47 setelah diberikan intervensi. Hasil uji statistik diperoleh nilai (p-value = 0,000) (<0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh edukasi kesehatan melalui media audio visual terhadap motivasi, dukungan teman sebaya, dan perilaku merokok pada siswa SMPN 12 Kendari Tahun 2026. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi kesehatan melalui media audio visual efektif dalam meningkatkan motivasi, dukungan teman sebaya, dan perubahan perilaku merokok pada siswa.  

Annisa Eka Puteri; Pungky Febi Arifianto; Mahimma Romadhona

ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya 2026 FKIP, Universitas Palangka Raya

Health is something greatly desired by everyone. In today's modern society, the lifestyle adopted tends to favor instant gratification because it's considered more practical, leading to a sense of laziness. This causes health issues, one of the urgent issues nowadays being obesity in children. The biggest cause of obesity in children is poor eating behavior and lack of physical activity practiced by parents, especially millennials. Therefore, this video motion is created to develop a storyboard used as a reference for educational motion graphics to motivate millennial parents to implement a healthy lifestyle for their children to prevent early obesity. The method used in this research is quantitative and qualitative with a qualitative descriptive approach. The data obtained is then developed to form a script that will be used as a reference in creating the storyboard. The result of the storyboard design will contain information on understanding obesity, factors supporting obesity in children, impacts, and prevention methods with practical guidance that can be directly applied in daily life through thumbnail, rough pass, and clean up stages. The storyboard design used as a reference for the educational motion graphic video is hopefully able to provide knowledge and information to millennial parents to care about their children's lifestyle to prevent early obesity.

Depita Kardiati; Risna Dewi; Ferizaldi Ferizaldi; Syarifah Chairunnisak; Jamiati KN

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

A safe and inclusive learning environment is an important factor in supporting the educational process. However, various forms of bullying behavior, such as teasing, giving negative nicknames, and social exclusion, are still found in schools and may hinder the creation of a comfortable and child-friendly learning environment. This community service activity aimed to improve students’ understanding of bullying and its impacts, as well as to instill the values of mutual respect as an effort to create a safe and inclusive learning environment. The activity was conducted at SD Negeri 2 Muara Batu, Aceh Utara Regency, through the XXXVIII Community Service and Empowerment Program (KKN-PPM) of Malikussaleh University in 2026. The methods used were educational and participatory approaches implemented through preparation, implementation, and evaluation stages. The activities were carried out through socialization sessions, discussions, question-and-answer sessions, simulations, and educational games. The results showed an improvement in students’ understanding of the forms, causes, and impacts of bullying, including verbal, physical, and social bullying. In addition, students demonstrated more positive attitudes, such as increased awareness of respecting differences, treating peers with respect, reducing teasing behavior, and developing empathy and concern for others. The activity also received positive responses from the school, as it was considered supportive of character education and the creation of a more conducive learning atmosphere. Therefore, anti-bullying education through educational and participatory approaches can serve as an effective strategy for creating a safe, comfortable, and inclusive learning environment for elementary school students.

oktaviani, fifin; Oktaviani, Fifin; Muliana, Helda; Candra, Heldi

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Substance and prescription drug misuse among adolescents continues to escalate and demands targeted preventive strategies within the school setting. This community service activity aimed to enhance students’ knowledge about the hazards of drug abuse through an interactive, school-based educational intervention. The program was conducted on 11 November 2026 at SMA Negeri 7 Kota Batam, involving fifty grade-X students as participants. A pre-experimental one-group pretest–posttest design was employed. The intervention combined interactive lectures, real-case illustrations, and two-way discussion, with knowledge measured using a content-validated questionnaire covering ten indicators. The mean score improved from 55.2 (pretest) to 86.3 (posttest), a gain of 31.1 points, while the proportion of correct answers across indicators rose from 48.6-62.9% to 80.0-91.4%. The largest gains appeared on items concerning rational drug use and the importance of professional health guidance, whereas the legal-consequence indicator improved more modestly. Interactive, contextually relevant education proves effective in elevating adolescent knowledge of drug abuse hazards, with stronger gains on experience-near content than on abstract regulatory aspects.