SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

29,653 articles from 386 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Rahma Fitri Choirunnisa; Lukman Hakim; Kusno Ferianto; Mei Widiawati

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Type 2 diabetes is a persistent medical condition with an increasing incidence that requires long-term treatment. One of the decisive factors in blood glucose control Patient self-awareness is a key variable examined in this study. The research was conducted to assess the relationship between self-awareness and blood glucose levels among individuals with type 2 diabetes in the Tuban Community Health Center area. A correlational analytic study with a cross-sectional design was utilized. The study involved a population of 135 patients, with a sample of 101 respondents selected using simple random sampling.Research data collection was conducted using a self-awareness questionnaire and a blood glucose observation sheet. Data analysis was performed using a chi-square test with a significance level of 0.05. The results of the analysis showed a p-value of 0.002 (p < 0.05), indicating a significant association between self-awareness and blood glucose levels. Based on these results, the study findings generally indicate that greater self-awareness typically allows for more optimal control of blood glucose levels.

Siti Habibah; Ignatius Okta Tricahya Frannes; Nina Fitriani Pujianahum; Nina Perunaziah; Syabina Zidna Fathna +2 more

Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia 2024 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

A community service program was held in the village of sukarukun, sukatani district. The village presents several major problems, including a lack of public understanding of the importance of mental health and self-awareness, and a lack of social social skills on how to create an environment that can improve mental health and improve quality of life. Furthermore, communities have not received adequate information on how to improve the ability to deal with mental and emotional disorders or stresses that arise in response to certain situations. The process of enhanced mental health and self-awareness is carried out through psychoeducation or socialization

Rahmawati, Andini; Eppy Setiyowati; Rizma Yuhana Defitri; Naadiyah Roebbi Musfirah; Putri Nur Fadilah +1 more

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelainan..pada seseorang yang biasanya ditandai.dengan peningkatan gula darah. Resilience digambarkan sebagai proses beradaptasi dengan baik dalam menghadapi sikap positif dan strategi yang efektif termasuk mengembangkan kesadaran diri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan self awareness pada lansia DM. Metode Penelitian menggunakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional, dengan 33 subjek memenuhi..kriteria yaitu inklusi dan ekslusi pada lansia. Analisis data penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan.bahwa lansia dengan resiliensi sedang sebanyak 20 responden (60,6%), dan lansia dengan self awareness kurang sebanyak 25 responden (75,8%). Pada correlation ditemukan adanya hubungan antara resiliensi dengan self awareness dengan nilai p-value sebesar 0,016 (p < 0,05). Kesimpulan. Dengan demikian dapat disimpulan penelitian ini adanya hubungan resiliensi dengan self awareness, dimana semakin rendah tingkat resiliensi pada lansia, maka semakin.rendah juga self awareness yang dimiliki lansia dengan DM tersebut.

Safira Nur Hasikin; Herlina Herlina; Erwin Erwin

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Imunisasi dapat memberikan ketahanan tubuh bagi anak dengan tujuan untuk mencegah cacat, kejadian penyakit dan kematian akibat penyakit. Faktanya fenomena tingkat pemenuhan imnisasi dasar lengkap pada anak usia 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh rendah. Rendahnya pemenuhan imunisasi ini disebabkan oleh pengetahuan ibu yang rendah terhadap pentingnya imunisasi yang menyebabkan rendahnya kesadaran ibu dan motivasi ibu untuk melakukan imunisasi dasar pada anak 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self awareness dengan motivasi ibu dalam melakukan pemenuhan imunisasi dasar pada wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh. Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan yang dilakukan adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak berusia 0-12 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh dengan jumlah 252 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 155 orang dengan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar langsung. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil : Penelitian ini memperoleh hasil bahwa mayoritas orang tua yang menjadi responden adalah berusia 25 hingga 30 tahun (63,9%), merupakan tamatan SMA (55,5%), dan anaknya sebagian besar diasuh sendiri (48,4%). Hubungan yang terbentuk antara Self awareness ibu dengan motivasi ibu dalam melakukan pemenuhan imunisasi dasar adalah signifikan (p = 0,000; OR = 4,967). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Self awareness ibu dengan motivasi ibu dalam melakukan pemenuhan imunisasi dasar pada Wilayah Kerja Puskesmas Lima Puluh. Saran: Disarankan kepada ibu yang memiliki anak usia 0-12 bulan untuk mementingkan imunisasi bagi anak sehingga dapat menghindari penyakit yang beresiko bahkan hingga kematian.