Publication Search

58,296 articles from 461 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-14 of 14

Analytics

Kurniasih; Liliana Tedjosaputro

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Salah satu produk bank yang berupa kredit tanpa agunan adalah kartu kredit. Kartu kredit merupakan alat pembayaran pengganti uang tunai yang dapat digunakan oleh konsumen untuk ditukarkan dengan barang dan jasa yang diinginkannya di tempat-tempat yang dapat menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit (merchant). Pemakaian kartu kredit dengan tidak bijak dapat menimbulkan kredit macet. Apabila terjadi kemacetan kartu kredit, maka bank biasanya menggunakan jasa penagihan hutang yang dikenal dengan debt collector. Seringkali debt collector dalam melakukan jasa penagihan hutang bekerja secara tidak profesional bahkan kadang cenderung melakukan perbuatan melawan hukum, sehingga akan menimbulkan kerugian bagi nasabah maupun bank penerbit kartu kredit, karena tidak sesuai dengan yang diharapkannya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yang bersifat yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis karena penelitian ini menganalisis kesesuaian praktek penagihan kartu kredit dengan peraturan perundang-undangan.  Bank  dalam  melakukan  penagihan kartu  kredit  terhadap nasabah yang wanprestasi seringkali menggunakan jasa penagihan hutang atau yang  dikenal  dengan  debt  collector.  Permasalahan  dalam  sistem  penagihan nasabah pada pokoknya yaitu petugas penagihan tidak mematuhi pokok-pokok etika penagihan. Hal tersebut menyebabkan nasabah terganggu sehingga mengajukan  gugatan  ke  Pengadilan  guna memperoleh  kepastian  penyelesaian. Bank seharusnya membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai apa yang harus dilakukan oleh debt collector di dalam menjalankan tugasnya dalam menagih hutang nasabah kartu kredit. Selain itu peraturan mengenai debt collector diperlukan untuk mengatur kewenangan debt collector di dalam melakukan pekerjaannya.

syurrahmi, syurrahmi; Luberto, Purna

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Carpal Tunnel Syndrome adalah gangguan yang muncul saat terjadi penekanan saraf median yaitu pada saraf yang mengontrol indera perasa dan pergerakan di dalam pergelangan dan tangan. Masalah ini muncul saat terjadi penekanan saraf median yaitu pada saraf yang mengontrol indera perasa dan pergerakan di dalam pergelangan dan tangan.Saraf tersebut melintang melewati struktur pada pergelang an tangan yang berbentuk terowongan saraf median menyusut dan berpindah ke arah pergelangan tangan. Biasanya, sindrom karpal tunnel ini menjadi semakin parah seiring berjalannya waktu. Pada tingkatan yang masih tergolong ringan, gejala dari sindrom carpal tunnel bisa diredakan dengan penggunaan splint pada pergelangan tangan, atau menghindari aktivitas tertentu terlebih dahulu.Apabila tekanan pada saraf median terus terjadi, saraf lama-kelamaan akan rusak dan gejala akan semakin parah. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, pasien mungkin harus menjalani operasi untuk menghilangkan tekanan pada saraf median. Carpal Tunnel Syndrome adalah kondisi yang seringnya dialami oleh penggunaan komputer, kasir, tukang daging, petugas kebersihan, dan pekerja lainnya yang memungkinkan kedua tangan melakukan gerakan berulang dalam waktu yang lama. Home program merupakan program terapi yang dilakukan di rumah. Program ini bisa dilakukan oleh orangtua atau orangtua bersama terapis, yang penting harus dijalankan secara terpadu. Home program sangat beragam dan luas, bentuknya tidak formal. Namun, bisa lebih fleksibel dan “berbau rumahan”, belajar sambil bermain, belajar sambil berbicara, dan belajar sambil berkomunikasi. Walaupun sederhana, aktivitass ini besar artinya untuk meningkatkan kemampuan fungsional. Masyarakat Gasem Wulung Asri khususnya perkumpulan PKK sering mengeluhkan nyeri pada pergelangan tangan. Untuk mencegah terjadinya Carpal Tunnel Syndrome maka perlu diberikan pengetahuan tentang gejala-gelaja khususnya Home program dalam mencegah terjadinya Carpal Tunnel Syndrome. Target luaran berupa tercapainya pemberdayaan masyarakat dan meningkatnya kesadaran serta pengetahuan tentang Carpal Tunnel Syndrome, terbublikasinya hasil pengabdian masyarakat di jurnal nasional, serta media elektronik.

Achmad Basuki; Jaeni

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2022 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The purpose of this study was to determine whether knowledge of taxation, firmness of sanctions, service quality of tax officers and the application of E-filling had a significant effect on individual taxpayer compliance at MSME Pratama South Semarang. The sample in this study were 100 respondents at KPP Pratama South Semarang. Methods of data collection using a questionnaire. Sampling method used is simple random sampling and the data analysis model used is multiple linear regression analysis. The results showed that knowledge of taxation, firmness of sanctions, service quality of tax officers, and the application of e-filling had an effect on MSME taxpayer compliance. Simultaneously, the variable knowledge of taxation, firmness of sanctions, service quality of tax officers and the application of e-filling affect the compliance of MSME taxpayers.

Safira Fildza; Munawar Noor

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis implementasi kebijakan go digital dalam pelayanan administrasi kependudukan di  Dispendukcapil Kota  Semarang dan  faktor pendorong   serta   kendala-kendalanya.  Penelitian   ini   menunggunakan  pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala Bidang Administrasi Kependudukan, petugas loket pelayanan dan pemohon layanan administrasi kependudukan di Dispendukcapil Kota  Semarang.  Analisis  data  secara  deskriptif  kualitatif  mulai  dari  reduksi  data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi kebijakan go digital dalam pelayanan administrasi kependudukan di Dispendukcapil Kota Semarang didukung adanya komunikasi yang baik, sumberdaya, adanya diposisi dan struktur birokrasi. (2) Faktor pendorong meliputi adanya kewenangan untuk menyelenggarakan   pelayanan   administrasi   kependudukan;   adanya   perencanaan program  dan  kegiatan  yang  mendukung  pelaksanaan  Sistem  Administrasi Kependudukan;  adanya  koordinasi  yang  baik  dengan  organisasi  perangkat  daerah melalui Perjanjian Kerjasama. Faktor kendala yaitu belum optimalnya pelayanan publik berbasis teknologi informasi dan inovasi pelayanan administrasi kependudukan; belum optimalnya pengelolaan SIAK, capaian kepemilikan dokumen belum sesuai target; kurangnya keterpaduan, sinkronisasi data kependudukan antar instansi; dan belum adanya   Peraturan   Walikota   sebagai   pedoman   pelaksanaan   teknis   implementasi kebijakan go digital. Selain itu, kendala dari masyarakat yaitu kurangnya pengetahuan dan  kesadaran masyarakat untuk  penggunaan teknologi dalam  layanan administrasi kependudukan, dan kendala trouble jaringan.

umar, moh azizul umar; Sarif Surorejo; Pingky Septiana Ananda

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2022 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Program bantuan adalah salah satu jalan yang diberikan pemerintah untuk penanggulangan masalah kemerosotan ekonomi pada pedagang yang disebabkan karena virus covid-19 yang menjalar di Indonesia menyebabkan jarang ada pelanggan untuk membeli sesuatu bahan atau produk ke pasar, bermaksud agar bisa memenuhi kebutuhan pedagang  yang mempunyai ekonomi yang lemah dan meningkatkan kehidupan pedagang dengan menerima program bantuan. Proses untuk menentukan penerima program bantuan di pasar masih menggunakan cara yang masih manual dengan menulis formulir dalam wujud kertas yang sudah dibagikan, perhitungan matematis skor pun masih dilakukan secara manual dan dipindah ke format excel dari hasil seleksi yang sudah didata, hal ini hanya membuat lebih banyak peluang terjadinya error dan memperlambat performa para petugas pasar. Sering kali terjadi miskomunikasi penyaluran bantuan yang menjadi rumit, atau berkurangnya jumlah nominal, sehingga terjadi kesalah pahaman antar masyarakat. Metode Simple Additive Weighting (SAW) membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan. Untuk penyelesaian masalah ini, penulis menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk mendapatkan penilaian kriteria majemuk dan lengkap. Kata Kunci: SPK, COVID 19, Bantuan, Metode SAW.

Muhammad Hardi; Henry Jirwanto

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perusahaan pembiayaan merupakan perusahaan yang memberikan pinjaman dana kepada calon debitur dengan jaminan tertentu seperti halnya PT. Internusa Tribuana Citra Multi Finance Cabang Medan. Dalam bisnis ini sering kali dana perusahaan tertanam karena debitur yang menunggak. Oleh karena itu pihak perusahaan mempunyai petugas lapangan yang berfungsi untuk melakukan penagihan ke rumah debitur serta melakukan penarikan atas unit pembiayaan yang sudah melewati batas wajar dari waktu pembayaran. Pelaksanaan aktivitas penagihan yang dilakukan pasti berhubungan dengan keselamatan kerja setiap petugas lapangan. Permasalahan keselamatan kerja seperti pemukulan yang dialami petugas lapangan berdampak pada pelaksanaan penagihan yang dilakukan. Hal ini mengakibatkan proses penagihan menjadi kurang maksimal karena petugas merasa was-was akan keselamatannya. Selain itu lingkungan kerja juga berdampak pada kinerja karyawan, seperti kurangnya ruangan kerja yang membuat karyawan tidak leluasa dalam bekerja, hubungan yang kurang baik mempengaruhi proses komunikasi dalam pengambilan keputusan serta pengarsipan dokumen yang tidak rapi akan mempengaruhi proses pencarian dokumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keselamatan kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Internusa Tribuana Citra Multi Finance Cabang Medan. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 51 orang yang merupakan karyawan PT. ITC Multi Finance Cabang Medan dan juga sebagai responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penyebaran kuisioner, dokumentasi dan studi pustaka. Variabel diukur dengan skala Likert. Model analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak bahwa keselamatan kerja dan lingkungan kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Internusa Tribuana Citra Multi Finance Cabang Medan, dan secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja.

Gusriyal Gusriyal; Asep Ajidin

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Pelayanan publik pada hakikatnya adalah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat yang merupakan perwujudan kewajiban aparatur pemerintah sebagai abdi masyarakat. Pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam pelayanan publik akan menjadi prioritas utama yang dipenuhi oleh pemerintah pada saat ini. Aparatur pemberi pelayanan, dalam melaksanaan pelayanan publik harus menyikapinya sesuai dengan azas dan prinsip pelayanan publik. Dimana pelayanan yang diberikan harus maksimal dan memuaskan masyarakat. Untuk mengetahui kepuasan masyarakat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi, berdasarkan PermenpanRB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, menjadi acuan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pelayanan dalam bentuk Indeks Kepuasan Masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kepuasan masyarakat dan tingkat kesesuaian yang diberikan dengan indikator yang acuan adalah persyaratan, prosedur pelayanan, kecepatan waktu, kewajaran biaya, kesesuaian produk, kompetensi petugas, kesopanan petugas, sarana dan prasarana, layanan pengaduan. Nilai indeks kepuasan masyarakat yang diperoleh oleh DPMPTSPPTK Kota Bukittinggi adalah nilai 3,32 dan jika dikonversikan adalah  83,09 dengan predikat B (Baik) dan tingkat kesesuaian yang rendah dan belum dilaksanakan dengan baik adalah indikator indikator kecepatan waktu dalam memberikan pelayanan dan kompetensi/kemampuan petugas dalam pelayanan.  Kata kunci: ; ;   

Dwi Putri Utami; Devita Purnama Sari; Asiyah Batrisyah; Desi Christina Surian Gulo; Elli Aisah Tamba +1 more

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering dijumpai pada kehamilan dan dikeluhkan oleh 50-70% wanita hamil dalam 16 minggu pertama. Kurang dari 60% wanita hamil trimester mengalami mual dan 44% mengalami muntah. Mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% terjadi pada multigravida. Satu diantara seribu kehamilan gejala-gejala lain menjadi berat. Tujuan penelitian untuk melaksanakan Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I sesuai teori manajemen kebidanan menggunakan pendokumentasian dengan 7 Langkah Varney. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yaitu suatu jenis penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara obyektif. Berdasarkan hasil studi kasus yang telah dilakukan asuhan telah didapatkan pada kunjungan pertama yaitu ibu mengalami mual dan muntah serta merasakan lemas dan ibu sudah mengerti serta bersedia melakukan semua pendidikan kesehatan yang diberikan sampai ibu bersalin nanti.pada kunjungan kedua tekanan ibu merasakan mual dan muntahnya sudah berkurang pada kunjungan ketiga mual dan muntah ibu sudah berkurang dan ibu tidak merasakan lemas lagi dan nafsu makan ibu sudah mulai ada dan keluhan yang dirasakan sudah berkurang. Disarankan bagi Petugas Kesehatan untuk memberikan asuhan sesuai dengan kewenangannya, untuk itu manajemen kebidanan perlu dikembangkan karena merupakan alat mendasar bagi bidan untuk memecahkan masalah ibu (klien) dalam berbagai kasus.    

Anggit Saputro; Permadi Mulajaya

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Administrasi Pada Bagian Tata Usaha di Kantor Gubernur Jawa Tengah serta faktor penghambat. Fokus penelitian ini yaitu Kualitas Pelayanan Administrasi yang meliputi Prosedur pelayanan, Produk layanan, Waktu dan penyelesaian, Sarana dan prasarana dan Kompetensi petugas pelayanan. (1) Kualitas Pelayanan Administrasi Pada Bagian Tata Usaha di Kantor Gubernur Jawa Tengah sudah diterapkan dimensi kesederhanaan prosedur pelayanan, produk layanan yang sesuai dengan ketentuan, kepastian waktu penyelesaian pelayanan, ketersediaan sarana dan prasarana dan kompetensi petugas/aparatur yang sesuai dengan kebutuhan dalam memberikan pelayanan beserta indikatornya. Namun ada beberapa indikator yang belum berjalan sesuai dengan keinginan pegawai sekretariat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai penerima layanan, antara lain sarana dan prasarana yang belum lengkap, ketidakdisiplinan waktu pegawai/staf yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian dokumen dan minimnya tingkat kesadaran pegawai sekretariat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (2) Faktor penghambat pelaksanaan pelayanan Administrasi Pada Bagian Tata Usaha di Kantor Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah adalah kurangnya sarana prasarana seperti kursi, file kabinet, ruangan khusus arsip, komputer dan mesin scanner, ketidakdisiplinan waktu pegawai/staf yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian dokumen dan minimnya tingkat kesadaran pegawai sekretariat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai penerima layanan.

Reza Firdausi; Zamakhsyari Cenna; Adhi Nur Muhammad; Lian Fuad

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi fundraising pada LAZ Dompet Dhuafa yang digunakan meningkatkan dana Zakat, Infak dan Sedekah. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif analitatif dengan model penelitian lapangan. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian daya, penyimpulan dan verifikasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa LAZ Dompet Dhuafa menggunakan 6 unsur utama yaitu, Petugas, Dana, Jasa/Pelayanan, Peralatan, Metode, Donatur. Metode fundraising menggunakan direct and indirect fundraising.

Ali Muhammud Olow; Amanda Muchsin Chalik; Khonsa Mutmainnah; Desy Komalasari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kurir pengiriman barang mengirimkan banyak barang ke berbagai tempat setiap harinya. Maka dari itu, para kurir tersebut perlu menemukan jalur terpendek dari antar lokasi yang ditujunya. Hal itu demi menghemat waktu, tenaga dan juga biaya yang digunakannya. Algoritma A* adalah salah satu metode yang biasa digunakan dalam mecari jalur terpendek. Dengan menggunakan metode ini, diharapkan kurir pengiriman barang akan lebih mudah dalam mencari jalur terpendek ketika mengirimkan barang.    

Sutrani Syarif

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

ASI merupakan makanan utama bayi sehingga tidak ada jenis makanan lainnya yang dapat menandingi kualitas ASI. Hanya ASI saja yang dapat diterima oleh system pencernaan bayi sehingga ASI harus diberikan secara eksklusif selama 6 bulan. Untuk mengetahui efektifitas pemberian sari kurma terhadap kelancaran ASI ibu postpartum di Puskesmas Minasa Upa Mkassar. Metode penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design dan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli sampai 15 September 2020. Metode pengambilan sampel yanhg digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah ibu post partum yang ASInya tidak lancar berjumlah 30 responden. Analisa data menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Berdasarkan hasil uji statistic pada kelompok intervensi didapatkan nilai mean sebelum 1,60 dan mean setelah 2,93 terdapat selisih 1,33 sedangkan pada kelompok control didapatkan nilai mean sebelum 1,80 dan mean setelah 1,93 terdapat selisih yaitu 0,13. Berdasarkan uji Chi-Square kelancaran ASI ibu post partum diperoleh nilai ρ = 0,000. Nilai ρ lebih kecil dari 0,05 (ρ=0,00 < 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ada efektifitas pemberian sari kurma terhadap kelancaran ASI ibu post partum di Puskesma Minasa Upa Tahun 2020. Maka disarankan agar ibu post partum dapat mengkonsumso sari kurma agar dapat memperlancara ASI ibu post partum yang menyusui, dan diharapkan pada petugas kesehatan malakukan penyulihan tentang manfaat dari kandungan sari kurma.

Arini, Ratih Windu; Nanih, Suhartini

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Antre merupakan kegiatan yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dan timbulnya antrian yang panjang akan mengakibatkan hilangnya pelanggan/ nasabah. Salah satu antrian yang dialami adalah antrian berobat dengan menggunakan asuransi BPJS Kesehatan di Puskesmas Margadadi Kabupaten Indramayu yang memiliki administrasi yang berbelit-belit. Pemodelan dan simulasi sistem digunakan untuk menganalisis antrian dalam sistem sehingga dapat diketahui alternatif perbaikan yang dilakukan. Berdasarkan output model sistem yang telah dibuat menggunakan software Promodel 7.5 dengan input sesuai dengan data pengamatan yang dikumpulkan dan beberapa hasil validasi data, maka dapat diketahui jumlah entitas yang masuk dan keluar tidaklah sama, yaitu 48 orang masuk dan 20 orang keluar. Ini menunjukkan terdapat antrian dalam sistem. Secara keseluruhan, sistem antrian BPJS Kesehatan pada penelitian ini cukup efektif karena aktivitas entitas lebih banyak dihasbiskan dal proses operasi. Namun, berdasarkan beban kerja yang dialami petugas administrasi dan dokter diperlukan penambahan jumlah petugas dan dokter.

Silvia Dewi Mayasari Riu; Kristine Dareda

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

This increase in the elderly population makes the government need to formulate policies and programs aimed at elderly population groups so that they can play a role in building public health. One of the government policies is that health services are provided at health centers, such as providing good and quality services, giving priority to elderly people and providing safe and easily accessible facilities, providing support or guidance to the elderly and their families on an ongoing basis. The purpose of this study was to determine the relationship between the role of health workers and the participation level of Posyandu for the elderly in Esandom one, Tombatu Timur District, Southeast Minahsa Regency. The study used a cross sectional analytic descriptive research method. The sample of respondents was 88 people using purposive sampling. Data collection using questionnaires and observation sheets. Analyzed with the chi square statistical test. The results of the study were 68 respondents (77.3%) with the highest age, 73 respondents (83.0%) had the highest education. Chi square test results obtained p value <? 0.05. The conclusion in this study is that there is a relationship between the role of health workers and the participation level of the Posyandu for the elderly in Esandom one, Tombatu Timur District, Southeast Minahsa Regency. Suggestions are expected that the Puskesmas can use this research as one of the bases in health promotion for the elderly.. Suggestions are expected that the Puskesmas can use this research as one of the bases in health promotion for the elderly.