Publication Search

80,083 articles from 756 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 78

Analytics

Syarifah Masthura; Melli Afrijayani; Maulidia Maulidia; M. Farisga Tangerang; Sukma Khaira +4 more

Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia 2026 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Expressive feelings therapy is a form of mental health nursing modality therapy that aims to help individuals express their thoughts and emotions openly without violating the rights of others. This study aims to explore the effectiveness of cognitive therapy focused on “expressing feelings” in improving emotional expression abilities among female patients in the recovery phase at the Anggrek Ward of the Aceh Government Mental Hospital. This descriptive qualitative study was conducted through group therapy activities with structured stages, using media such as emotion expression picture cards and a spin-the-bottle game as interaction stimuli. The population consisted of 18 patient in the Anggrek ward, with a sample of 12 patients who were cooperative, psychologically stable, able to communicate bidirectionally, and willing to participate in group therapy. The results showed that participants experienced an improvement in their ability to express emotions such as happiness, sadness, anger, and anxiety more openly, accompanied by increased social interaction and reduced emotional tension. The therapy also encouraged greater self-confidence and a sense of emotional relief. These findings support that expressive feelings therapy can be incorporated as part of routine nursing interventions for patients who experience difficulties in emotional regulation. It is recommended that further research be conducted over a longer duration and with a broader scope to strengthen the validity of the findings.

Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Proses belajar siswa muslim tidak hanya melibatkan kemampuan berfikir (akal), tetapi juga kemampuan dalam mengelola perasaan (emosi). Ketidakseimbangan antara emosi dan akal dapat mengganggu fokus, ketekunan, hingga hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan emosi dan akal pada siswa muslim dalam proses belajar, serta peranan lingkungan pesantren dan pendidik dalam membentuk keseimbangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung dan kajian Pustaka. Observasi langsung dilakukan di Pondok Pesantren KMI Ibnu Abbas Klaten yang menaungi santri setingkat SMP dan SMA. Data dari observasi diperkuat dengan kajian pustaka dari berbagai penelitian dan berbagai teori psikologi Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang mengendalikan emosinya dengan baik, cenderung lebih focus, tenang, dan tekun dalam proses pembelajaran. Santri tersebut juga mampu menerima teguran tanpa menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan. Peran guru, ustadz dan musyrif yang mengedepankan keteladanan, keseimbangan antara kelembutan dengan ketegasan, serta penanaman adab sebelum ilmu terbbukti memberikan kontribusi yang besar tehadap keseimbangan emosi dan akal santri. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan emosi dan akal yang didukung oleh nilai-nilai islam berperan penting dalam peningkatan hasil belajar siswa muslim.

Lidiya Yati Sofiana; Lilita Efquany; Ersa Nur Khasanah; Naisyla Rahmadiah; Azriel Restu Fajar +1 more

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

The formation of women’s morality is a complex process involving the interaction between cognitive and affective dimensions in human psychological development. Lawrence Kohlberg’s theory emphasizes that morality develops through logical stages of reasoning oriented toward universal principles of justice, while Martin L. Hoffman highlights empathy as the affective foundation driving moral behavior. This study aims to integrate these two theories to provide a comprehensive understanding of women’s moral formation through a qualitative-analytical library research approach. The analysis examines the assumptions, strengths, and limitations of each theory to identify the convergence between cognitive morality and affective empathy. The findings reveal that justice and care are complementary aspects of human morality. Empathy serves as the emotional engine motivating moral actions, whereas cognitive reasoning provides direction and justification. Mature women’s morality is not solely based on care or empathy but represents a dynamic synthesis between rational thought and emotional understanding. This integration reflects a more holistic and contextual view of morality grounded in social relationships and human connectedness. Practically, this study recommends a moral education model that integrates rationality and empathy as the foundation for developing women’s character. Such an approach is essential to foster a generation capable of discerning right from wrong through logic while also possessing deep social awareness and emotional responsibility.

Pinem, Gresiomala; Sinaga, Boby Andika

Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen 2025 Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa J

Kehilangan pasangan hidup merupakan peristiwa yang sangat mengguncang secara emosional dan spiritual, terutama bagi para janda. Mereka kerap menghadapi kesepian, kesedihan mendalam, bahkan krisis iman. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pendampingan pastoral dapat menjadi sarana efektif dalam memulihkan kondisi spiritual dan psikologis janda di GBKP Batu Layang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan pastoral yang melibatkan konseling, kunjungan jemaat, doa bersama, dan penguatan iman secara bertahap mampu membantu para janda mengalami pemulihan batin, mengatasi kesedihan, serta memulihkan relasi mereka dengan Tuhan dan sesama. Studi ini menekankan pentingnya kehadiran gereja yang peduli dan aktif dalam menjangkau janda sebagai bagian dari pelayanan kasih Kristiani. Hal ini sangat penting untuk dilakukan oleh gereja di Batu Layang, di mana gereja menjadi garam dan terang bagi para janda sehingga mereka merasa diperhatikan, perasaan mereka tidak merasa sendiri di dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

Titik Lutfiana; Ratna Ratna; Akbar Amin Abdullah

Jurnal Kesehatan dan Kedokteran 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

On May 20, 2025, researchers conducted a preliminary study in the delivery room and it was found that there were 30 mothers giving birth. From the interview results, it was found that there were three mothers who were not accompanied by their husbands, but by their parents, because their husbands were working and therefore could not be present. Mothers who were not accompanied by their husbands admitted to feeling anxious and worried about bad possibilities during the delivery process. In contrast, three mothers who were accompanied by their husbands expressed feeling more enthusiastic and calm because of the direct support from their partners. This study aims to determine the relationship between husband's assistance and the level of anxiety of mothers giving birth normally in the Siti Hajar Room of RSI Sultan Hadlirin Jepara. The type of research is quantitative with a correlational design. The study population included all mothers giving birth normally in the Siti Hajar Room in July 2025 with a total of 30 respondents. The sampling technique used was total sampling, while the research instrument was a HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis used the Chi-Square test. The results showed that the majority of mothers gave birth accompanied by their husbands (70%), and most experienced mild anxiety (46.7%). The statistical test yielded an Asymp Sig value of 0.007 <0.05. Thus, it was concluded that there was a significant relationship between husband's support and maternal anxiety levels during childbirth..   Keywords: anxiety, childbirth, husband's suppor   Abstrak. Pada tanggal 20 Mei 2025, peneliti melakukan studi pendahuluan di ruang bersalin dan diketahui terdapat 30 ibu bersalin. Dari hasil wawancara diperoleh bahwa terdapat tiga ibu yang tidak didampingi oleh suami, melainkan oleh orang tua, karena suami bekerja sehingga belum bisa hadir. Ibu yang tidak didampingi suami mengaku merasa cemas dan khawatir akan kemungkinan buruk saat proses persalinan. Sebaliknya, tiga ibu yang didampingi suami menyampaikan perasaan lebih semangat dan tenang karena adanya dukungan langsung dari pasangan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendampingan suami dengan tingkat kecemasan ibu bersalin normal di Ruang Siti Hajar RSI Sultan Hadlirin Jepara. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain correlational. Populasi penelitian meliputi seluruh ibu bersalin normal di Ruang Siti Hajar pada bulan Juli 2025 dengan jumlah 30 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, sedangkan instrumen penelitian berupa kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu bersalin didampingi suami (70%), dan sebagian besar mengalami kecemasan ringan (46,7%). Uji statistik menghasilkan nilai Asymp Sig = 0,007 < 0,05. Dengan demikian, disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara pendampingan suami dengan tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan. Kata kunci:kecemasan,persalinan,pendampingan suami

Tumanggor, Lili Suryani; Barus, Mardiati; Naibaho, Romiani

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Kinerja perawat merupakan kegiatan perawat dalam mengimplementasikan sebaik-baiknya suatu wewenang, tugas dan tanggung jawabnya pada rangka pencapaian tujuan tugas utama profesi untuk terwujudnya tujuan dan target unit organisasi. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perawat yaitu kepuasan kerja. Kepuasan kerja merupakan cerminan perasaan pegawai terhadap pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Hubungan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang berjumlah 130 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 130 responden sebanyak 68 responden (53,3%) memiliki kepuasan kerja rendah dan sebanyak 62 responden (47,7%) memiliki kepuasan kerja tinggi. Sedangkan dari 130 responden sebanyak 67 responden (51,5%) memiliki kinerja sedang dan sebanyak 63 responden (48,5%) memiliki kinerja baik. Data dianalisis dengan uji Fisher Exact Test dengan nilai p Value 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat. Peneliti menyarankan agar rumah sakit dapat memberikan kepuasan bagi perawat sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat.

Sulis; Nurul Khatimah; Ali Iskandar Zulkarnain; Aghnaita

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan karakter menjadi fondasi yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak usia dini. Masa ini, yang sering disebut sebagai periode emas perkembangan anak, merupakan waktu yang ideal untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika melalui pendidikan yang terintegrasi dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif yang berlandaskan studi literatur untuk menganalisis pentingnya pendidikan karakter serta metode yang tepat dalam pembentukan karakter anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter perlu melibatkan tiga aspek utama: moral knowing (pengetahuan moral), moral feeling (perasaan moral), dan moral doing (tindakan moral). Selain itu, pendidikan ini harus didukung oleh nilai-nilai religius, kejujuran, toleransi, disiplin, kerja keras, kreativitas, dan kemandirian. Dengan pendidikan karakter yang konsisten dan kontekstual, anak diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang bermoral, memiliki integritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Amarseto, Binuko; Utami , Sri

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan faktor penting dalam menentukan kepuasan pasien, maka industri kesehatan perlu terus melakukan transformasi untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan atau kepuasan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dengan harapan. Kualitas pelayanan kesehatan yang baik dirumah sakit dapat memberikan kepuasan kepada pasien, dari pelayanan yang diterima oleh pasien apabila hasil yang dirasakan oleh pasien sama atau meleihi harapan makan akan timbul perasaan puas dan tidak puas. Untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan kualitas pelayanan fisioterapi terhadap tingkat kepuasan pasien di poli fisioterapi, RSU Astrini Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional. Populasi pada penelitian ini merupakan seluruh pasien di poli fisioterapi RSU Astrini Wonogiri. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling.  Jumlah sampel 120 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, dengan membagikan kuesioner Service Quality (Servqual) dan  Measuring Patient Satisfaction With Physical Theraphy Care (MRPS/Medrisk). Setelah semua data didapatkan, peneliti mengolah data menggunakan SPSS version 23.0.0 yaitu dengan uji chi-square. uji korelasi menggunakan uji chi-square pada program SPSS. Berdasarkan hasil uji korelasi signifikansi (2-tailed) 0.000 menunjukan nilai <0,05 dengan keterangan H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini dapat diartikan bahwa servqual mempunyai korelasi dengan medrisk. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien. Berdasarkan hal ini diharapkan pelayanan Fisioterapi dapat lebih ditingkatkan baik disegala aspek untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik sehingga kepuasan pasien terpenuhi.

Annisa Zakia Nasution; Juraidah br. Sembiring; Rafiqah Hayati; Hilda Zahra Lubis

Misterius: Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual 2025 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Dance is an effective medium for children, providing an alternative channel for expressing complex emotions and feelings. The body movements, rhythms and music of dance allow children to convey their experiences in a creative and non-verbal way. There is a positive correlation between participation in dance activities and participation in dance activities with increased social emotional development of children. By learning movement and improvisation, children can express a range of calming emotions from joy to sadness and from anger. Dance also helps children develop motor skills, coordination and creativity. Therefore, the integration of early childhood education and dance into elementary schools is highly recommended as a holistic approach to the development of children's potential and as a way to support child emotional well-being.

Yohana Siu; Woli Namang

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan tentang relasi makna yang bermakna sinonimi dalam novel Janji karya Tere Liye melibatkan relasi yang sarat dengan makna dan sinonim.cerita ini memaparkan hubungan antara karakter dengan latar belakang emosional yang mendalam,dimana janji-janji menjadi landasan utama.sinonim-sinonim kuat untuk digunakan untuk mengambarkan perasaan dan perjalanan karakter,menciptakan atmosfer yang kaya akan makna. Relasi makna mengacu pada hubungan antara makna dua atau lebih unsur, konsep, atau entitas dalam konteks tertentu. Ini bisa berarti hubungan makna antara kata-kata, frasa, kalimat, atau konsep-konsep yang saling terkait. Relasi makna merupakan aspek penting dalam bidang semantik, yang mempelajari makna dalam bahasa.Relasi makna adalah area kompleks dalam studi bahasa dan semantik,karena makna dapat bervariasi tergantung pada konteks dan konvensi bahasa.studi tentang relasi makna membantu kita memahami bagaimana kata-kata dan konsep-konsep berinteraksi dalam bahasa untuk menyampaikan makna yang lebih kaya dan nuansawan. sinonim merupakan komponen penting dalam ilmu linguistik yang menyoroti struktur makna dan hubungan antar makna kata-kata. Sinonim terdiri dari satuan bahasa yang memiliki bentuk yang berbeda namun maknanya sama atau mirip. Sinonim membentuk hubungan semantik antara kata-kata yang memiliki kesamaan makna sesuai dengan tujuan penggunaannya. Dengan demikian, sinonim dapat dianggap sebagai kata-kata yang memiliki persamaan arti, yaitu dua kata atau lebih yang mempunyai makna yang sama atau hampir sama. Novel merupakan salah satu dari karya sastra. Novel adalah karya imajinatif yang mengisahkan sisi utuh atas problematika kehidupan seseorang atau beberapa orang tokoh secara utuh. novel merupakan suatu karya fiksi yang menawarkan  suatu  dunia  yaitu  dunia  yang berisi  suatu  model  yang  diidealkan,  dunia imajiner,  yang  dibangun  melalui  berbagai sistem  intrinsiknya,  seperti  peristiwa,  plot, tokoh   (penokohan),   latar,   sudut   pandang, dan   nilai-nilai   yang   semuanya   tentu   saja bersifat   imajiner.

Gregorian M Irwan Hale; Katharina Woli Namang

Gaya bahasa adalah penggunaan kata kiasan dan perbandingan yang tepat untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran, gaya bahasa berguna untuk menimbulkan keindahan karya sastra dalam berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya bahasa dan makna dalam lagu - lagu ciptaan dari derfi negara hale ditinjau dari aspek sosial budaya. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam proses ini peneliti menggunakan pendekatan kajian stilistika dengan mengkaji tentang penggunaan bahasa dan gaya bahasa di dalam karya kesusastraan serta meneliti ciri khas penggunaan bahasa dan amanat yang disampaikan pengarang di dalam lagu – lagunya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu peneliti melakukan wawancara langsung kepada pencipta lagu dan mengumpulkan dokumentasi berupa lirik lagu dan juga foto cover lagu tersebut. Teknis analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  

Andreas Heri Kurniawan

Bahasa memiliki bentuk yang unik, yaitu tidak hanya dapat digunakan dalam bentuk lisan maupun tulisan saja, tetapi juga dapat digunakan dalam bidang lain seperti lagu, film, puisi, novel dan masih banyak lagi. Lagu merupakan salah satu media komunikasi yang paling populer di masyarakat untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya. Lagu memadukan alunan musik dan lirik untuk menyampaikan perasaan, ide, perasaan, dan pikiran. Di era sekarang ini, banyak orang yang gemar mendengarkan lagu. Dalam sebuah lagu, salah satu unsur yang dapat menjadi media utama untuk menyampaikan ide, perasaan, atau pikiran adalah lirik dalam lagu tersebut. Lirik dalam sebuah lagu dapat menimbulkan perasaan sedih, senang, depresi, dan lain sebagainya. Dalam lirik tersebut, terdapat banyak pesan yang dapat disampaikan penciptanya kepada pendengar melalui lirik lagu tersebut. Akan tetapi, sebagian pendengar terkadang tidak hanya berusaha memahami lirik lagu tersebut, tetapi mereka berusaha mencari makna yang disampaikan oleh pencipta lagu tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis deiksis dalam lirik lagu “Set Fire to the Rain” karya Adele. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis deiksis yang digunakan dan menemukan jenis-jenis deiksis yang dominan terdapat dalam lirik lagu tersebut.

Misnawati Misnawati

Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi 2024 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

This study explores the lyrics and creative process behind the song "Sang Bayu" created by Hariyadi . The main focus of the analysis is on the use of language and metaphors in the lyrics that depict the theme of love and romance. The lyrics of this song contain deep expressions of love and use metaphors such as "blowing the wind of love" to express soft and calming feelings. The main theme raised is love and romance, where the lyrics display soft and affectionate feelings. The melody that supports the lyrics also strengthens the romantic and calming atmosphere. This study also includes an interview with Hariyadi, who explains the process of creating this song through musical reflection and experimentation, as well as expressing personal inspiration from the beauty of nature and true love. This study identifies that the combination of poetic language, symbolism, and flowing lyrical structure provides a strong emotional and aesthetic effect.

Yulies Tiena Masriani; Ridho Pakina; Mieke Anggraeni Dewi; Agnes Maria Janni Widyawati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Peningkatan angka penyelenggaraan perkawinan anak, khususnya pada pedesaan merupakan salah satu dasar utama melakukan pengabdian masyarakat, dalam hal ini dengan bentuk sosialisasi dan edukasi terkait dampak perkawinan anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang turun langsung ke lapangan untuk secara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi dengan warga dan perangkat desa Kelurahan Wonopolo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang sebagai upaya preventif peningkatan perkawinan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Perguruan tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat, termasuk menyediakan sosialisasi dan penyuluhan untuk mencegah pernikahan anak. Perkawinan anak dianggap melanggar hak anak dan merupakan bentuk kekerasan terhadap anak. Praktik ini sering kali disebabkan oleh kemiskinan, ketidaksetaraan gender, dan ketidakadilan sosial. Dampaknya sangat signifikan, dengan sebagian besar partisipan penelitian harus putus sekolah dan menghadapi kekerasan fisik dan psikologis. Di Indonesia, faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan anak antara lain kondisi ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, keinginan pribadi, pergaulan bebas, dan tradisi adat. Pada daerah pedesaan, pernikahan anak masih sering dianggap wajar, terutama jika didukung oleh adat istiadat atau budaya. Kurangnya akses terhadap pendidikan dan informasi tentang kesehatan reproduksi juga menjadi faktor utama, serta masalah ekonomi dan perasaan malu akan pandangan dan stigma dari lingkungan sekitar.

Rizal, Adetya Rizal Permana Putra; Rizal, Adetya Rizal Permana Putra; Jati Sasongko Wibowo

Jurnal Elektronika dan Komputer 2024 STEKOM PRESS

Pada tahun 2024, Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan umum serentak yang meliputi pemilihan presiden dan pemilihan wakil rakyat di seluruh Indonesia. Masyarakat menanggapi kejadian ini dengan perasaan campur aduk, membagikan pemikirannya di situs media sosial seperti Twitter. Penelitian analisis sentimen calon presiden Indonesia tahun 2024 dilakukan terkait peristiwa ini. Sebanyak 1458 tweet digunakan dalam penelitian ini. Dengan 40,31% responden menyatakan sikap positif dan 43,46% menyatakan sentimen negatif, temuan analisis menunjukkan keseimbangan antara kedua sentimen tersebut. Menggunakan frasa "calon presiden," program Python di situs web Google Colab mengambil data twitter. Pendekatan K-Nearest Neighbor digunakan dalam proses klasifikasi. Selain itu data latih dibagi 6 : 4. 40% data uji dan 60% data latih. Nilai evaluasi yang diperoleh dari pengujian model dengan teknik K-Nearest Neighbor adalah akurasi sebesar 90,95%, presisi sebesar 62,17%, recall sebesar 62,33%, dan F-Measure sebesar 61,87%.

Arfian Suryasuciramdhan; Muhamad Syarif Hidayatullah; Anisa Nurbaiti; Ariani Galuh

Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

Music has been a part of human life for a long time. It influences people's behavior and is an important component of culture. Music can convey messages through tonal sentences, expressing human emotions and feelings that are sometimes difficult to express directly. Song is a form of sound art that combines rhythmic sounds and musical instruments. They serve as a medium for people to express their thoughts and feelings. Song lyrics have a linguistic function, conveying the author's feelings and experiences. Emotions are subjective and related to psychology. They have an evaluative function, helping individuals understand their desires and the meaning of things. This research uses a literature review method to analyze the song "Usik" by Feby Putri. This song discusses the rights of human equality and is dedicated to people in Deaf Culture. Tells the story of someone who has been hurt and is trying to recover from dark times. The lyrics of "Usik" contain deep meaning and aesthetic value in each verse. This research aims to understand songs as a communication medium for expressing feelings and understanding hidden meanings in the lyrics.

Rina Delfina; Meriza Putri

DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

Abstract. Cervical cancer is a disease caused by malignant tumors in the uterine area (cervical) as a result of uncontrolled growth of tissue and damage to the surrounding normal tissue. Family as a source of support plays an important role in providing support to improve the quality of life of cancer patients. The purpose of this study was to analyze the relationship between family support and the quality of life of cervical cancer patients. This type of research is descriptive quantitative. The sampling method is by accidental sampling. The sample of this study were cancer patients undergoing treatment with a total of 32 samples. The instrument used is a questionnaire. The results showed that more than half (56.25%) of the respondents were aged 46-65 years, more than half (53%) of the respondents did not work, and some (50%) of the respondents were in stage 3, and most (91%) family support in improving the quality of life of cervical cancer patients. The results of this study can be used as health promotion educational material about risk factors for cervical cancer and to re-effectively provide health counseling services for sufferers and their families who are diagnosed by doctors as having difficult cases to recover, so that patients can express their feelings about the illness they are suffering from so that it has an impact on their quality of life. better. Abstrak. Kanker serviks merupakan penyakit akibat tumor ganas pada daerah rahim (leher rahim) sebagai akibat dari adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal disekitarnya. Keluarga sebagai sumber dukungan berperan penting dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien kanker servik. Jenis penelitian ini adalah deksripti kuantitatif. Cara pengambilan sampel dengan cara accidental sampling. Sampel penelitian ini adalah pasien kanker yang menjalani pengobatan dengan jumlah 32 sampel. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa lebih dari sebagian (56,25%) responden berusia 46-65 tahun, lebih dari sebagian (53%) responden tidak bekerja, dan sebagian (50%) responden berada pada stadium 3, dan sebagian besar (91%) keluarga mendukung dalam meningkatkan kualitas hidup pasien kanker serviks. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan edukasi promosi kesehatan tentang faktor risiko kanker serviks dan mengefektifkan kembali layanan konsling kesehatan untuk penderita dan keluarga yang didiagnosa oleh dokter mengidap kasus sulit untuk sembuh, sehinga pasien dapat mengkungkapkan perasaan  mengenai penyakit yang dideritanya sehingga berdampak pada kualitas hidup yang lebih baik.  

Johannes S. P Rajagukguk; Andreas Rantetampang; Ismail Hutabalian

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This article addresses the pastoral problem of congregants who experience persistent feelings of worthlessness, a condition that often appears at the intersection of shame, fragile self-worth, social isolation, and distorted religious interpretation. The objective is to construct a Christian pastoral counseling framework that is biblically grounded, psychologically informed, and ecclesially accountable. This study uses a qualitative constructive literature design through critical synthesis of recent journal articles and classical pastoral counseling. The analysis identifies four main findings. First, worthlessness should not be reduced to moral weakness or lack of faith because it involves psychological, relational, and spiritual dynamics. Second, churches may either intensify shame through stigma and spiritual reductionism or become restorative communities through hospitality, lament, and safe accompaniment. Third, pastoral counseling requires a movement from empathic assessment, validation, and narrative clarification toward theological reframing of identity in Christ. Fourth, responsible pastoral care includes collaboration with mental health professionals when risk, trauma, or clinical symptoms exceed pastoral competence. The implication is a constructive model in which pastoral counseling helps congregants reinterpret self-worth through grace, embodied community, and disciplined referral rather than through advice-giving or doctrinal correction alone.

Hery Prambudi; Usdiyanto; Rizal Ibrahim Aji; Endah Aisyah Ningrum

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Salted jambal roti fish often contains high levels of formaldehyde for reasons of price and long shelf life. Formalin is a hazardous material for human health. Citric acid contained in lemon is believed to be able to reduce formaldehyde levels contained in salted fish. Salted fish contains a lot of formalin levels because of the low price and long shelf life. This study aims to determine the effect of the soaking time of lemon juice on formalin levels in salted jambal roti fish. The method used was pre-experiment with a one-group pretest-postest design. Samples of salted jambal roti fish were treated with lemon juice immersion with 100% concentration for 0, 30, 45, 60, 75, 90, and 120 minutes. Formalin levels were analyzed using a uv-vis spectrophotometer. The results showed that the immersion time of lemon juice affects the formalin content in salted jambal roti fish. The largest decrease in formalin levels occurred in soaking for 120 minutes with an average of 3,750 ppm.

Sulistyaningrum, Danny Putri; I'ien Noer'aini; Naylul Izza

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2024 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hemodialisa merupakan terapi pengganti ginjal bagi pasien dengan diagnosa medis gagal ginjal kronik, utamanya pada stadium akhir. Terapi ini dilakukan sepanjang hidup sehingga pasien rentan mengalami ketidakseimbangan masalah baik fisik, psikologis, sosial maupun spiritual. Lamanya terapi hemodialisa memberikan respon yang berbeda – beda pada setiap pasien. Timbulnya perasaan kesepian akibat kurangnya support keluarga, kekhawatiran yang berlebihan terhadap komplikasi, bahkan ansietas dan stress terhadap ancaman kematian. Apabila tingkat spiritual pasien rendah, maka pasien tidak akan mendapatkan tujuan hidup dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama hemodialisa dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yang menjalani terapi hemodialisa. Desain penelitian ini cross sectional yang melibatkan 62 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis statistic menggunakan uji spearman rank menunjukkan bahwa ada hubungan lama hemodialisa dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yang menjalani terapi hemodialisa (p= 0.000).