Publication Search

62,860 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 20

Analytics

Haryanto; Fauzan Pratama, Ahmad; Roudhina, Arisya; Nur Athifah, Andi; Helendika Al Asyahra, Niska +3 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Prasman (Peperomia pellucida) merupakan tanaman obat yang diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid yang berpotensi memiliki aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat toksisitas ekstrak metanol batang prasman terhadap mortalitas larva udang (Artemia salina L.) menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan memberikan ekstrak metanol batang prasman pada berbagai konsentrasi, yaitu 10, 100, 500, 1000, 5000, dan 10000 ppm serta kontrol. Parameter yang diamati adalah persentase mortalitas larva setelah 24 jam perlakuan. Data dianalisis menggunakan metode interpolasi dan analisis probit untuk menentukan nilai LC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak menyebabkan peningkatan mortalitas larva secara bertahap hingga mencapai 100% pada konsentrasi 10.000 ppm. Perhitungan LC₅₀ dengan metode interpolasi menghasilkan nilai 680,2 ppm pada pengujian pertama dan 529,66 ppm pada pengujian duplo. Analisis probit pada pengujian duplo menghasilkan nilai LC₅₀ sebesar 198,97 ppm. Nilai LC₅₀ yang berada di bawah 1000 ppm menunjukkan bahwa ekstrak metanol batang prasman bersifat toksik terhadap larva Artemia salina dengan kategori moderat atau racun sedang. Aktivitas toksik tersebut diduga berasal dari kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam batang prasman seperti Flavonoid, saponin, tanin dan minyak atsirinya. Dengan demikian, ekstrak metanol batang prasman berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam bidang farmasi, khususnya sebagai kandidat antikanker, antimikroba, dan bioinsektisida alami.

Haryanto; Febrianti Sahar, Salsabila; Norita; Rizky Aulia Fitri, Nur; Ayu Pratiwi, Nabila +4 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Batang prasman (Eupatorium triplinerve. Vahl) merupakan salah satu tanaman yang mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi memiliki aktivitas biologis, sehingga perlu dilakukan pengujian toksisitas sebagai langkah awal untuk mengetahui tingkat keamanannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai LC₅₀ dan kategori toksisitas ekstrak etanol batang prasman terhadap larva udang (Artemia salina Leach) menggunakan metode analisis probit. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorik dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Ekstrak etanol batang prasman diuji pada konsentrasi 100, 500, 1.000, 5.000, dan 10.000 ppm. Parameter yang diamati adalah jumlah kematian larva setelah 24 jam perlakuan. Data mortalitas dihitung dalam bentuk persentase kematian, kemudian dianalisis menggunakan metode probit untuk menentukan nilai LC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kematian larva meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, yaitu sebesar 25%, 35%, 50%, 75%, dan 85%. Hasil analisis probit menunjukkan nilai LC₅₀ ekstrak etanol batang prasman sebesar 846 mg/L. Berdasarkan klasifikasi toksisitas, nilai tersebut termasuk dalam kategori moderat atau racun sedang. Dengan demikian, ekstrak etanol batang prasman (Euphatorium triplinerve Vahl) memiliki aktivitas toksik terhadap larva Artemia salina Leach dan termasuk dalam kategori toksisitas sedang

Haryanto; Auliya Alja, Dzakiyyah Azizah; Adzzariaat Zalza, Sysca; Munsir, Ana; Selviana, Murni +2 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat toksisitas ekstrak etanol daun trembesi (Samanea saman) terhadap larva Artemia salina menggunakan pendekatan Reed-Muench dan analisis probit. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengujian toksisitas sebagai tahap awal dalam mengevaluasi keamanan dan potensi bioaktivitas senyawa bahan alam. Metode yang digunakan adalah uji toksisitas BSLT dengan variasi konsentrasi ekstrak diikuti dengan pengamatan jumlah kematian larva, kemudian dihitung nilai LC₅₀ menggunakan dua pendekatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan dosis-respons dimana peningkatan konsentrasi ekstrak menyebabkan peningkatan mortalitas larva. Nilai LC₅₀ yang diperoleh sebesar 332,86 ppm dengan metode Reed-Muench dan 384,7689 ppm dengan analisis probit. Berdasarkan nilai tersebut ekstrak etanol daun trembesi tergolong dalam kategori toksik sedang (moderat). Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak memiliki aktivitas biologis yang nyata dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber senyawa bioaktif di bidang farmasi khususnya sebagai kandidat agen sitotoksik.

Eko Apriliyanto; Sarno Sarno

Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian 2026 International Forum of Researchers and Lecturers

The quality of rice that is suitable for consumption, one of which is determined by the absence of associated components when the rice is in storage. Rice storage is carried out by means of long shelf life and good rice quality. Damage to rice due to pest attacks causes a decrease in quality and quantity. Environmentally friendly efforts are needed to control the rice weevil Sitophilus oryzae using vegetable materials. This study sought to ascertain the death rate of rice weevils treated with lemongrass stem (Cymbopogon citratus), bay leaves (Syzygium polyanthum), and pandan leaves (Pandanus amaryllifolius). The study employed a fully randomized design with three treatments in the form of simplicia plant components. There were 21 study units because each treatment included seven repetitions. Each treatment used 20 rice weevil imago breeding results which were infested in a jar containing 200 g of rice for 4 weeks in the laboratory. The use of pandan leaf, bay leaf, and lemongrass simplicia at 7 days after treatment showed the proportion of rice weevil mortality was 59,29%, 39,29%, and 50,00%, respectively. As for the observations of 14 day after treatments, 21 day after treatments, and 28 day after treatments showed that the mortality rate of all rice beetles was above 50%. Regarding the percentage of rice powder, hollow rice, and rice weight loss, the findings of observations on rice weevil mortality did not reveal any significant variations across all treatments.

Dian Wulandari; Hardoyo, Hardoyo; Sulastri, Sulastri

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat di Indonesia telah mendorong pertumbuhan industri secara signifikan. Meskipun memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, pertumbuhan industri juga menimbulkan dampak negatif apabila tidak diiringi dengan pengelolaan lingkungan yang baik, seperti pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Salah satu solusi yang dapat diterapkan dalam mengurangi dampak tersebut adalah pengelolaan limbah cair melalui sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). PT. X, sebagai perusahaan BUMN, turut berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan melalui penerapan IPAL. Fokus IPAL di PT. X meliputi perencanaan dan rekayasa instalasi, audit dan inspeksi sistem air, serta monitoring dan pengujian kualitas limbah, khususnya limbah domestik. Limbah domestik, yang berasal dari aktivitas rumah tangga seperti air bekas mandi, mencuci, dan dapur, diolah melalui metode IPAL agar dapat dimanfaatkan kembali untuk keperluan non-konsumsi, seperti penyiraman tanaman dan irigasi. Pengolahan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dian Wulandari; Hardoyo, Hardoyo; Sulastri, Sulastri

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat di Indonesia telah mendorong pertumbuhan industri secara signifikan. Meskipun memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, pertumbuhan industri juga menimbulkan dampak negatif apabila tidak diiringi dengan pengelolaan lingkungan yang baik, seperti pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Salah satu solusi yang dapat diterapkan dalam mengurangi dampak tersebut adalah pengelolaan limbah cair melalui sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). PT. X, sebagai perusahaan BUMN, turut berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan melalui penerapan IPAL. Fokus IPAL di PT. X meliputi perencanaan dan rekayasa instalasi, audit dan inspeksi sistem air, serta monitoring dan pengujian kualitas limbah, khususnya limbah domestik. Limbah domestik, yang berasal dari aktivitas rumah tangga seperti air bekas mandi, mencuci, dan dapur, diolah melalui metode IPAL agar dapat dimanfaatkan kembali untuk keperluan non-konsumsi, seperti penyiraman tanaman dan irigasi. Pengolahan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Nur Indriyani, Nastiti; Rinaldi, Elma Ertian; Rahma, Dila

jurnal ABDIMAS Indonesia 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Keamanan makanan dan minuman remaja sangat penting untuk kesehatan mereka, terutama mengingat peningkatan konsumsi makanan siap saji dan minuman berpemanis. Ketidaktahuan tentang kandungan gula dan keasaman minuman dapat meningkatkan risiko penyakit apabila dikonsumsi secara berlebihan. Melalui praktikum dan penyuluhan dasar literasi sains, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang makanan dan minuman yang aman untuk dikonsumsi. Di SMK Ma'arif NU 2 Ajibarang, kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan interaktif, demonstrasi, dan praktikum untuk mengidentifikasi gula menggunakan reaksi Fehling dan Benedict serta pengujian pH minuman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memahami konsep dasar keamanan pangan; mereka tahu bahwa minuman mengandung gula yang lebih sedikit; dan mereka tahu tingkat keasaman beberapa sampel minuman yang diuji. Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, dan SDG 12 tentang konsumsi yang bertanggung jawab, akan dilaksanakan melalui kegiatan ini. Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan program Asta Cita yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan kesehatan dan sains terapan. Kegiatan ini diharapkan akan membantu siswa menjadi lebih cerdas dalam memilih makanan dan minuman yang sehat dan aman untuk dikonsumsi setiap hari.

Masyrofi, Mohammad Iqbal Faza; Lisa Puspita Ariyanto; Meryanalinda Meryanalinda

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Korosi pada material stainless steel dalam lingkungan basa dan temperatur tinggi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi umur pakai peralatan pada sistem netralisasi minyak sawit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh temperatur dan kecepatan pengadukan terhadap laju korosi serta membandingkan ketahanan korosi baja tahan karat SS304 dan SS316 dalam larutan NaOH 1 M. Pengujian dilakukan menggunakan metode weight loss berdasarkan standar ASTM G31–72 selama 49 hari dengan variasi temperatur 70°C, 90°C, dan 110°C serta kecepatan pengadukan 100 rpm, 200 rpm, dan 300 rpm. Laju korosi dihitung berdasarkan kehilangan massa spesimen dan dianalisis menggunakan klasifikasi ketahanan korosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur dan kecepatan pengadukan menyebabkan peningkatan laju korosi pada kedua material. Nilai laju korosi tertinggi diperoleh pada SS304 sebesar 0,0247 mm/tahun pada kondisi 110°C dan 300 rpm, sedangkan nilai terendah diperoleh pada SS316 sebesar 0,0124 mm/tahun pada kondisi 70°C dan 100 rpm. Secara umum, SS316 menunjukkan ketahanan korosi yang lebih baik dibandingkan SS304 karena kemampuan mempertahankan lapisan pasif yang lebih tinggi. Berdasarkan klasifikasi ketahanan korosi, sebagian besar kondisi pengujian berada pada kategori sangat baik sehingga kedua material masih layak digunakan pada sistem netralisasi minyak sawit, dengan SS316 lebih direkomendasikan untuk kondisi operasi yang lebih agresif.

Arianto, Muhamad Lukman; Erni Puspanantasari Putri

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilakukan di UD. XYZ yang bergerak di bidang produksi sandal jepit dengan permasalahan utama berupa ketidakseimbangan lintasan produksi yang menyebabkan terjadinya bottleneck, tingginya waktu menganggur, serta belum tercapainya target produksi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperbaiki keseimbangan lintasan produksi menggunakan metode Ranked Positional Weight (RPW) agar efisiensi produksi dapat meningkat. Metode penelitian dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap proses produksi, pengukuran waktu kerja, pengujian keseragaman dan kecukupan data, perhitungan waktu siklus, waktu normal, dan waktu baku, kemudian dilanjutkan dengan analisis keseimbangan lintasan menggunakan metode RPW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode RPW mampu memperbaiki performansi lintasan produksi dengan mengurangi jumlah stasiun kerja dari 7 menjadi 4 stasiun kerja. Selain itu, nilai line efficiency meningkat dari 46,10% menjadi 80,68%, balance delay menurun dari 53,90% menjadi 19,32%, dan smoothness index menurun dari 15,86 menjadi 4,80. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode RPW mampu menghasilkan pembagian beban kerja yang lebih merata, mengurangi waktu menganggur, serta meningkatkan efisiensi dan kelancaran proses produksi perusahaan

Fakhrur Rozi; Yasinta Amartiwi

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital marketing dan literasi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM dengan keunggulan bersaing sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan survei kepada 200 pelaku UMKM yang telah memanfaatkan kanal pemasaran digital. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil pengujian ilustratif menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif terhadap keunggulan bersaing dan kinerja keuangan UMKM. Literasi keuangan juga berpengaruh positif terhadap keunggulan bersaing dan kinerja keuangan. Keunggulan bersaing terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan serta memediasi secara parsial hubungan digital marketing dan literasi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja keuangan UMKM tidak hanya ditentukan oleh intensitas promosi digital, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelola informasi keuangan, menentukan harga, mengendalikan biaya, dan membangun nilai unik yang sulit ditiru pesaing. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pelaku UMKM untuk mengintegrasikan strategi pemasaran digital dengan penguatan literasi keuangan agar keunggulan bersaing dapat dikonversi menjadi peningkatan penjualan, profitabilitas, dan arus kas.

Akbar Nazaruddin; Albertus Juvensius Pontus; Agus Winarno; Tommy Trides; Lucia Litha Respati

Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Slope stability studies are crucial in determining the sustainability and operational safety of mining activities. This research was conducted to analyze the correlation between rock porosity and Unconfined Compressive Strength (UCS) results, as well as the corrleations between Point Load Index (PLI) and Unconfoned Compressive Strength (UCS) results. These two correlations form the primary components of the study. Three types of rock were tested claystone, coal, and siltstone. The results of the study are as follows for the correlation between porosity and Unconfoned Compressive Strength (UCS), claystone yielded a coefficient of determination (R2) of 0.32 is classified as weak correlation, with the linear regression equation Y=-0.11X+6.98. Coal yielded an (R2) of 0.56 is classified a moderate correlation, with the equation Y=-1.98X+103.77. Siltstone yielded an (R2) of 0.86 is classified a strong correlation, with the equation Y=-0.38X+20.02. Regarding the correlation between Point Load Index (PLI) and Unconfoned Compressive Strength (UCS), claystone achieved an (R2) of 0.12 is classified a very weak correlation, with the linear regression equation Y=8.91X. Coal achieved an (R2) of -0.27 is classified a very weak correlation, with the equation Y=27.87X. Lastly, siltstone achieved an (R2) of -0.45 is classified a very weak correlation, with the linear regression equation Y=24,90X.

Widyastuti, Retno; Sugiyarti, Gita; Nurchayati, Nurchayati; Sulistiyani, Sulistiyani

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Abstraksi Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh yang dihasilkan oleh pengalaman pelanggan dan personalisasi terhadap keputusan pembelian produk tembakau di wilayah kota Semarang. Populasi penelitian mencakup seluruh konsumen yang melakukan transaksi pembelian produk tembakau di Toko Tembakau Nusantara SR Tobacco yang berlokasi di Semarang. Jumlah sampel yang di tetapkan dalam penelitian ini adalah 128 responden, dengan teknik purposive sampling diterapkan sebagai metode dalam proses pengambilan sampel. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data primer, di mana kuesioner menjadi instrumen utama dalam pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan mengimplementasikan teknik analisis regerensi linier berganda. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang diperoleh, ditemukan bahwa pengalaman pelanggan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputus pembelian, demikian pula dengan personalisasi yang juga menunjukan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. nilai koefisien determinasi yang dihasilkan sebesar 0,546, yang mengindikasi bahwa variabel pengalaman pelanggan dan personalisasi secara bersama sama mampu menjelaskan variasi yang terjadi pada variabel keputusan pembelian sebesar 54,6%. Dengan demikian terdapat ruang terbuka bagi pelaksanaan penelitian selanjutnya untuk mengeksplorasi aspek-aspek lain yang perpotensi mempengaruhi keputusan pembelian

Zafi Zunaidi Aziz; Dihin Muriyatmoko; Eko Prasetio Widhi

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan penting bagi usaha jasa persewaan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Toko Akasa Teknik sebagai usaha persewaan mesin vacuum cleaner masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan data penyewaan, transaksi, dan pelaporan yang dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan dan keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi persewaan berbasis web yang mampu mengintegrasikan seluruh proses bisnis secara terpusat. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan arsitektur Model–View–Controller (MVC) dan basis data MySQL. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan setiap fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data, mempercepat proses penyewaan, serta memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan dan memantau status sewa. Dengan demikian, sistem informasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta mendukung daya saing Toko Akasa Teknik di era digital.

Fadilawati Khairunnisa; Lia Rosmala Schiffer; Agus Dharma; Yonav Partana

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bentuk bukaan terhadap kondisi termal bangunan Masjid Jami Al-Hurriyah di Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sebagai data pendukung untuk memperkuat analisis kualitatif, bukan untuk pengujian statistik. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, pengukuran suhu udara menggunakan termometer digital, serta analisis visual terhadap pola aliran udara pada setiap lantai bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bukaan yang terbatas di lantai dasar menyebabkansirkulasi udara tidak optimal dengan suhu berkisar antara 27,6–29,3°C; (2) penggunaan bukaan lebar berbahan kaca di lantai satu meningkatkan suhu ruang hingga 29,1°C akibat paparan radiasi matahari; dan (3) keberadaan bukaan vertikal berupa skylight di lantai dua mampu menciptakan mekanisme stack ventilation yang lebih efektif dengan suhu ruang berkisar antara 26,8–27,3°C. Meskipun demikian, seluruh lantai bangunan belum memenuhi standar kenyamanan termal berdasarkan SNI, yaitu 22,8–25,8°C. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penerapan strategi desain pasif, seperti optimalisasiventilasi silang, pengendalian radiasi matahari melalui elemen peneduh, serta pemilihan material bangunan yang mampu mengurangi perpindahan panas, guna meningkatkan kenyamanan termal pada bangunan masjid di iklim tropis.

Dede Iman Saputra; Maulana Rachman; Sandi Ramadhan; Suparno Suparno

Jurnal Kendali Teknik dan Sains 2026 International Forum of Researchers and Lecturers

The brake system on a vehicle is an important component for driving safety, brake malfunction can cause danger and driving safety is disturbed to the point of failure which can cause serious accidents. The object of the study was chosen original brake discs and variation discs used for Yamaha Matic Mio motorbikes. in the general public it is better known as brake discs, Hardness testing was carried out using the Rockwell method with 10 pressure points on the braking friction area with an average value of the original disc with a value of 57 HRC, and the value of the variation disc with a value of 53 HRC with a slight difference of 4 HRC, Brinell hardness value and the original disc tensile test averaged 586 HBS and the average variation disc value was 501 HBS. while the conversion tensile test value from the Rockwell hardness test value on the original disc was 1645 N / mm² and the variation disc brake was 1597.2 N / mm² thus the Rockwell test value, Brinell conversion and the original disc tensile test were still greater than the variation disc tensile test value.

Nurmeiliana Putri; Maria Ulfah; Fathur Zaini Rachman; Maria Ulfah

Jurnal Elektronika dan Komputer 2026 STEKOM PRESS

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan merealisasikan antena mikrostrip patch berbentuk segitiga (triangular) yang bekerja pada frekuensi 1800 MHz, sebagai penguat jaringan internet di kawasan Kebun Raya Balikpapan. Lokasi tersebut diketahui memiliki kualitas sinyal yang kurang baik untuk beberapa provider. Antena yang dirancang menggunakan dua konfigurasi, yaitu MIMO 8x8 dengan teknik pencatuan langsung dan array 8x1, yang kemudian disimulasikan menggunakan CST Studio Suite 2019 dan diuji performansinya menggunakan metode Speedtest. Hasil simulasi menunjukkan bahwa antena 8x8 memiliki nilai VSWR sebesar 1,50, return loss -12,96 dB, dan gain 4,06 dBi dengan pola radiasi omnidirectional. Sementara itu, konfigurasi 8x1 array menunjukkan nilai VSWR 1,24, return loss -19,21 dB, dan gain 6,46 dBi, juga dengan pola radiasi omnidirectional. Hasil pengujian di lapangan dengan tiga kondisi tanpa antena eksternal, antena MIMO dan antena array 8x1 didapatkan hasil bahwa antena array 8x1 memberikan kecepatan unduh tertinggi mencapai 17,227 Mbps, unggah 4,072 Mbps, Jitter 34,9 ms  dan packet loss 14,18 % sedangkan antena MIMO 8x8 memberikan kecepatan unduh tertinggi mencapai 13,77 Mbps, unggah 2,462 Mbps, Jitter 49,9 ms  dan packet loss 18,43%. Kesimpulannya, kedua jenis antena eksternal yakni MIMO 8x8 dan array 8x1 mampu meningkatkan performa jaringan secara signifikan dan dapat menjadi solusi efektif untuk daerah dengan sinyal lemah. Antena ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap akses internet yang lebih stabil di area public yang sangat luas.

Udin, Dwi Alfin; Ikerismawati, Senja

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Mutu dalam pengolahan pangan menjadi hal penting untuk menjamin produk yang aman, higienis, dan berkualitas. Suatu produk dikatakan bermutu apabila mampu memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan oleh pihak terkait dalam hal ini adalah Standar Nasional Indonesia (SNI). Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kualitas kimia dari produk kupang krispi yang dihasilkan oleh UD. Bunda Foods, dengan menitikberatkan pada tiga parameter utama yaitu kadar air, kadar abu, dan kadar protein. Kupang krispi dipilih sebagai bahan uji karena merupakan inovasi olahan hasil laut yang memiliki nilai gizi tinggi serta daya simpan yang baik, sehingga potensial dijadikan produk camilan unggulan. Metodologi penelitian mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) 8272:2016 tentang kerupuk ikan, mengingat belum tersedia standar khusus untuk kupang krispi. Pengujian kadar air menggunakan metode gravimetri, analisis kadar abu dilakukan melalui proses pembakaran pada suhu 550°C, dan pengukuran kadar protein menggunakan metode Kjeldahl. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar air berada pada rata-rata 6,75%, kadar protein mencapai 19,20%, dan kadar abu sebesar 2,5%. Jika dibandingkan dengan ketentuan dalam SNI, kadar air dan protein telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan, namun kadar abu jauh melebihi batas maksimal yang diperbolehkan sebesar 0,2%. Kupang krispi memiliki mutu kimia yang baik dari sisi nutrisi dan ketahanan produk, namun masih diperlukan perbaikan terutama dalam mengendalikan kadar abu yang tinggi. Oleh karena itu, peningkatan sanitasi dalam proses produksi dan pemilihan bahan baku yang lebih bersih menjadi penting agar produk dapat memenuhi standar nasional secara menyeluruh dan mampu bersaing secara optimal di pasar.

Siahaan, Maherni; Panjaitan, Sabina; Purba, Agnes Alvionita; Cahya, Mutiara; Simarmata, Allwin M.

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Aritmia merupakan gangguan irama jantung yang umum terjadi pada lansia dan dapat menimbulkan risiko kesehatan serius jika tidak terdeteksi secara dini. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi aritmia pada lansia menggunakan algortima K- Nearest Neighbor (KNN) berdasarkan data elektrokardiogram (EKG). Data yang digunakan berjumlah 105 data EKG lansia yang diperoleh dalam format CSV. Proses awal melibatkan pembersihan dan normalisasi data menggunakan metode StandardScaler, serta pelabelan awal menggunakan algoritma K-Means Clustering untuk mengelompokkan data ke dalam dua kelas: Normal dan Sangat Berpotensi Aritmia. Data kemudian dibagi menjadi 70% data latih dan 30% data uji dengan metode stratified split untuk menjaga proporsi label. Model KNN dilatih dengan parameter k = 3, dan dievaluasi menggunakan confusion matrix serta classification report. Hasil pengujian menunjukkan akurasi model sebesar 97% dengan nilai precision dan recall yang tinggi pada kedua kelas. Hasil ini menunjukkan bahwa algoritma KNN efektif dalam mengklasifikasikan kondisi aritmia pada lansia dan memiliki potensi untuk diterapkan dalam sistem pendukung diagnosis berbasis data EKG.

Wijaya, Sky Xavier; Kenichiro, Yoshie; Felim, Filbert; HS, Christnatalis; Prabowo, Agung

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Deteksi nyeri secara objektif merupakan tantangan penting dalam dunia medis, terutama bagi pasien yang tidak mampu menyampaikan rasa sakitnya secara verbal, seperti bayi, lansia, atau penderita gangguan komunikasi. Teknologi non- invasif berbasis sensor menjadi solusi potensial untuk mengatasi keterbatasan metode subjektif. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis literatur terkini mengenai penerapan Radar MIMO dan algoritma kecerdasan buatan dalam deteksi nyeri non-invasif. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020, melalui penelusuran basis data IEEE Xplore, ScienceDirect, PubMed, Google Scholar, dan SpringerLink untuk periode 2021– 2025. Dari hasil seleksi diperoleh 17 artikel inklusi yang mencakup penggunaan Radar MIMO, UNBC-McMaster, BioVid, Medical Imaging (CT/MRI), Radar SISO, serta studi review, survey, bibliometrik, dan teoretis. Dari sisi algoritma, CNN dan SVM menjadi pendekatan paling dominan, diikuti Neural Network dan metode lain, dengan tren yang mengarah pada penggunaan multimodal untuk meningkatkan akurasi. Hasil penilaian kualitas dengan GRADE menunjukkan mayoritas studi berkualitas sedang, dengan keterbatasan utama pada ukuran sampel kecil, pelabelan nyeri yang belum konsisten, bias populasi, serta kurangnya validasi klinis nyata. Kesimpulannya, Radar MIMO dan algoritma deep learning memiliki potensi besar untuk deteksi nyeri non-invasif. Namun, penelitian lanjutan perlu difokuskan pada pembangunan dataset yang lebih inklusif, standarisasi pelabelan nyeri, serta pengujian dalam konteks klinis, dengan memperhatikan aspek etika dan privasi agar teknologi ini dapat diimplementasikan secara luas dalam layanan kesehatan.

Yuanggara, Virnu; Mahenra, Ridwan

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini mengevaluasi efisiensi tiga algoritma sorting hybrid, yaitu TimSort, IntroSort, dan Merge-Insertion Sort, pada dataset skala menengah yang memiliki jumlah elemen antara 10.000 hingga 1.000.000. Tujuan utama penelitian adalah untuk menganalisis performa algoritma berdasarkan waktu eksekusi, konsumsi memori, dan stabilitas, dengan pengujian dilakukan pada berbagai jenis dataset, termasuk data acak, terurut, hampir terurut, dan data dengan banyak elemen duplikat. Pengujian dilakukan melalui simulasi komputasi menggunakan bahasa pemrograman Python dalam lingkungan terkontrol untuk memastikan hasil yang konsisten. Dataset sintetis dibuat untuk mencerminkan kasus dunia nyata, seperti pengolahan log sistem, pengurutan data pelanggan dalam aplikasi e-commerce, atau pengolahan data sensor dalam sistem Internet of Things (IoT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa TimSort memiliki performa unggul pada dataset hampir terurut dengan waktu eksekusi rata-rata 0,12 detik untuk 1.000.000 elemen, sedangkan IntroSort lebih cepat pada dataset acak dengan waktu 0,09 detik dan konsumsi memori rendah sekitar 120 MB. Merge-Insertion Sort menonjol dalam hal stabilitas, tetapi memerlukan memori lebih besar, yaitu sekitar 180 MB untuk dataset yang sama. Analisis mendalam menunjukkan bahwa pemilihan algoritma yang optimal sangat bergantung pada karakteristik dataset dan kebutuhan aplikasi, seperti kecepatan untuk data acak atau stabilitas untuk pengurutan data berurutan. Penelitian ini merekomendasikan TimSort untuk aplikasi yang memerlukan stabilitas tinggi, seperti pengolahan data transaksi keuangan, dan IntroSort untuk aplikasi yang mengutamakan kecepatan pada data acak, seperti analitik data real-time. Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian ini menyarankan eksplorasi optimasi paralel atau implementasi algoritma pada perangkat dengan sumber daya terbatas guna meningkatkan skalabilitas dan efisiensi.