SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

18,135 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-18 of 18

Analytics

Retno Mawarini Sukmariningsih; Mashari; Agus Nurudin; Sri Mulyani

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Membangun kesadaran hukum dalam sistem hukum nasional harus responsif terhadap dinamika masyarakat lokal dan menghormati nilai-nilai kearifan lokal yang telah ada. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis memadukan hukum formal dan kearifan lokal dapat menghasilkan sistem hukum yang lebih holistik dan responsif. Metode penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya integrasi kearifan lokal dalam pembentukan undang-undang yang merupakan upaya yang kompleks dan membutuhkan komitmen dari berbagai pihak. Integrasi kearifan lokal dalam pembentukan undang-undang berakar pada filosofi bangsa Indonesia yang menghargai nilai-nilai luhur budaya dan tradisi lokal yang lebih humanis, partisipatif, dan berkeadilan.

Murtiningsih, Ika; Untari, Aryanti Dwi; Luthfi, Zaky Farid

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2024 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Abstrak Tujuan penelitian ini yakni mengetahui peran pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter bangsa dalam pembentukan generasi berkualitas. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur (literature study) yang bertujuan untuk menyusun dasar teoritis dan konsep problematika yang diteliti yang merujuk pada buku, artikel ilmiah, dan penelitian lainnya yang dipublikasikan. Hasil penelitian berkaitan dengan peran Pendidikan Kewarganegaraan mempunyai peran yang strategis dalam membangun karakter bangsa, karena melalui pendidikan ini nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara dapat ditanamkan sejak dini. Karakter bangsa yang kokoh dan tangguh dibentuk oleh internalisasi nilai-nilai seperti nasionalisme, tanggung jawab sosial, keadilan, serta toleransi. Hasil nyata dari pembangunan karakter bangsa adalah terciptanya generasi yang memiliki rasa kebangsaan yang tinggi, mampu menghargai keberagaman, dan memiliki semangat gotong royong. Selain itu, pembangunan karakter juga membentuk individu yang berpikir kritis, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan global, tanpa kehilangan jati diri sebagai negara Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi "Profil Pelajar Pancasila" yang menekankan pentingnya integritas, kemandirian, dan kemampuan untuk bekerja sama dalam menghadapi berbagai dinamika sosial dan global.

Az-Zahra, Aisyah Hilwa; Supriyono , Supriyono; Afghani, Shalma Herwinadira Afghani; Ajmi Niamala; Ferawati , Rizki +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2024 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Rasa nasionalisme adalah sebuah rasa dimana kesetiaan  seseorang diberikan atau diabdikan langsung kepada bangsa dan negara. Dari rasa nasionalisme, seseorang akan memiliki rasa solidaritas, semangat gotong royong dan rela berkorban. Mengenal tokoh Soekarno merupakan salah satu cara menghargai seorang pahlawan, dalam penelitian ini penulis menggunaakan metode kuantitatif menggunakan skala guttman untuk mengetahui apakah dengan mengenal perjuangan seseorang dalam membela dan mempertahankan bangsa dan negaranya dapat meningkatkan rasa nasionalisme seseorang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, yaitu sebanyak 20 orang siswa sebagai sampel dari 69 siswa kelas 3 MMI penulis mendapatkan hasil bahwa 74,5% siswa menyatakan bahwa rasa nasionalisme mereka meningkat setelah mengenal tokoh Ir Soekarno sebagai pejuang kemerdekaan bangsa dan negaranya.

Tuti Anggarawati; Rimba Eka

Aljabar : Jurnal Ilmuan Pendidikan, Matematika dan Kebumian 2023 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Komputasi modern telah menjadi inti dari era digital saat ini, membentuk lanskap teknologi yang kita nikmati hari ini. Namun, di balik kemajuan ini, terdapat dasar-dasar matematis yang mendalam yang membentuk fondasi komputasi tersebut. Dalam abstrak ini, kami menjelajahi peran krusial matematika dalam pembangunan dasar-dasar komputasi yang kita kenal saat ini. Kami melacak evolusi dari konsep matematis dasar seperti logika boolean, teori himpunan, aljabar, hingga konsep-konsep lebih lanjut seperti teori bilangan dan kalkulus yang membentuk landasan bagi pengembangan algoritma dan struktur data. Kami juga menyelidiki bagaimana konsep-konsep ini diimplementasikan dalam bahasa pemrograman modern dan arsitektur komputer. Dengan memahami fondasi matematis ini, kita dapat lebih menghargai kompleksitas dan keajaiban di balik teknologi komputasi modern.

Mialiawati, Inggis; Trisiana, Anita; Yusuf, Yusuf

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2023 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran PPKn dalammeningkatkan karakter toleransi. (2) untuk mendeskripsikan peran guru PPKn dalam membentukkarakter toleransi. (3) untuk menganalisis kesulitan apa saja yang dialami guru PPKn dan pesertadidik dalam upaya tersebut.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat. Subjek dalam penelitian iniadalah Kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru PPKn, dan siswa kelas VII yang berjumlah 11siswa di SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik analisis data yang dilakukanyaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru tidak hanya serta mengajar memberikan materi sajanamun juga memberikan contoh-contoh untuk di implementasikan dengan peserta didik, memberimotivasi menjadi penggerak menjadi mentor dan menyemangati untuk terus mengembangkankarakter yang baik. (2) Upaya atau peran guru PPKn dalam membentuk sikap toleransi melaluikompetensi dasar yang sesuai dengan materi Kebaragaman Masyarakat Indonesia di integrasikandengan RPP. (3) Faktor pendorong dan faktor penghambat yang dapat membentuk karakter toleransipada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat: a) Faktor pendorong: Kebjikan sekolah,memiliki rasa peduli, dan menghargai perbedaan. b) Faktor penghambat: Mementingkan diri sendiridan memilih dalam berteman.

Ramandita Arliani; Dindin M.Z.M; Yeni Cania Puspita

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Puisi menjadi salah satu karya sastra yang di dalamnya mengandung nilai moral religi dan sosial yang memiliki keterkaitan dengan pendidikan karakter salah satunya karakter toleransi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral religi dan sosial yang terkandung dalam antologi puisi “Kusebut Nama-Mu dalam Seribu Warna” karya Achmad Subchan Darussalam bin ‘Umar, dkk. serta mengidentifikasi pemanfaatan hasil analisis antologi puisi “Kusebut Nama-Mu dalam Seribu Warna” karya Achmad Subchan Darussalam bin ‘Umar, dkk. sebagai peningkatan karakter toleransi peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deksriptif. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran apresiasi puisi di sekolah. Selain itu juga dapat mempengaruhi peningkatan karakter toleransi peserta didik, seperti menghormati dan menghargai keberagaman, memberi pesan kebijaksanaan dan kasih sayang, membuka pandangan baru terhadap keberagaman, menginspirasi dalam berdialog dan berinterkasi dengan sesama, dan membangun kepedulian. Nilai-nilai yang terkandung di dalam antologi puisi “Kusebut Nama-Mu dalam Seribu Warna” karya Achmad Subchan Darussalam bin ‘Umar, dkk. juga sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. 

Nur Azzira; Charles Charles; Iswantir Iswantir; Wedra Aprison

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh fenomena dari hasil observasi penulis tentang melakukan kegiatan masih ada sebagian siswa yang kurang menghargai gurunya, bertutur kata yang tidak baik kepada guru atau kepada orang yang lebih tua. Kemudian disaat bel masuk telah dibunyikan masih banyak dari siswa yang belum masuk ke ruangan kelas. Disaat jam istirahat sudah berakhir masih ada dari siswa yang berkeluyuran di luar kelas, jajan dan sibuk bermain dengan teman-temannya. Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penulisan ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penulisan ini  yaitu informan kunci guru Pendidikan Agama Islam Mata Pelajaran Akidah Akhlak, dan informan pendukung adalah tiga orang siswa. Teknik analisis data yang penulis lakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kemudian teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi Data.Berdasarkan hasil penulisan dapat dipahami bahwa penerapan karakter disiplin di MTs TI Koto Tuo Kumpulan berupa mengerjakan tugas tidak secara individu, mereka mencontek, dalam bentuk pengumpulan tugas tepat waktu masih kurang. Sikap siswa di dalam kelas kurang baik, seperti siswa yang tidak memperhatikan saat guru mengajar di kelas, mereka menguap, mengantuk bahkan menganggu teman di sebelahnya,  keluar kelas, pergi ke kantin, ke luar gerbang, adanya siswa yang datang terlambat datang ke sekolah serta telat masuk ke dalam kelas, masih banyak siswa tidak mematuhi peraturan berpakaian seperti tidak memasukkan baju ke dalam celana, dan membuang sampah sembarangan. Faktor pendukung penerapan karakter disiplin di MTs TI Koto Tuo Kumpulan adalah kerja sama semua guru di MTs TI tersebut dalam menerapkan disiplin kepada siswa, faktor penghambatan dalam penerapan karakter disiplin siswa adalah perilaku siswa itu sendiri yang tidak mau mendengarkan dan menaati aturan-aturan yang telah ditetapkan di sekolah baik itu peraturan di dalam kelas maupun peraturan di lingkungan sekolah.

Hadi Karyono

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Salah satu unsur dalam konstitusi modern adalah adanya perlindungan masyarakat atau dalam bahasa sekarang perlindungan HAM, salah satu HAM yang diatur dalam konstitusi yaitu hak kebebasan berserikat berkumpul mengeluarkan pendapat dijamin UUD. Penggunakan hak kebebasan berpendapat ini secara obyektif akan berkontribusi positif terhadap dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sepanjang penggunakan hak kebebasan berpendapat tersebut banding lurus dengan kewajibannya untuk menghargai pula hak kebebasan orang lain. Namun kenyataan masih banyak masyarakat yang menggunakan hak ini secara sempit. Penyuluhan hukum ini dimaksudkan untuk menberikan pemahaman dalam penggunakan hak kebebasan berpendapat secara arif bijaksana dalam kehidupan. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah dan diskusi tanya jawab. Hasil dalam pengabdian ini adalah adanya pemahaman tentang berbagai hak asasi manusia yang diatur dalam Konstitusi Negara Republik Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 28A-28J.

Maylinda Aulia Putri; Lionie Andriana

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran bahasa Indonesia pada hakikatnya adalah mengenali peserta didik tentang keterampilan berbahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai tujuan dan fungsinya. Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien, baik secara lisan maupun tulisan,bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara, memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan benar untuk berbagai tujuan, menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara  intelektual,emosional dan sosial, mengunakan dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa, dan menghargai dan membanggakan sastra Indonesia.

Annisa Mustika; Gita Amelia Oktaviana

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Qoutes merupakan kutipan dari sebuah buku, film, sosial media yang mengandung kata kata bijak atau biasa di sebut dengan kata kata motivasi untuk para penonton atau pembaca. Qoutes sangat populer di semua kalangan, terutama kalangan para remaja hingga orang dewasa, biasanya qoutes mudah dijumpai pada buku, film, dan yang paling banyak adalah di sosial media. Ada beragam macam sosial media seperti Facebook, instagram, Twitter, pinterest dll. Qoutes biasanya di beri tanda kutip (") tanda kutip berguna untuk pembeda antara qoutes dengan kata kata lainnya .

Muhammad Abdul Gofur; Muhamad Fahmi Ridho Auliya; Mukh Nursikin

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Indonesia adalah bangsa majemuk yang terdiri dari berbagai suku, ras, bahasa, adat istiadat, agama, dan budaya. Masyarakat Indonesia juga dikenal sebagai masyarakat multikultural dengan latar belakang budaya dan agama yang beragam. Secara konseptual, multikulturalisme mengacu pada profil negara sebagai bangsa yang majemuk dan masyarakat yang multikultural. Warga negara akan menghargai pluralitas dan multikulturalisme berdasarkan prinsip pemerataan. Multikulturalisme sebagai konsep keragaman dan pemerataan harus diakomodasi dalam sistem pendidikan nasional. Itu harus tercermin dalam kurikulum.      

Nimas Ika Wardhani; Edi Pranoto

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

TikTok adalah sebuah aplikasi video pendek. Penggunaan lagu dalam aplikasi ini bisa menuai masalah ketika pengguna menggunakan karya cipta pencipta lagu tanpa izin. Pada hak cipta lagu, terdapat hak ekonomi dan hak moral yang diberikan kepada pencipta. Hak ini menjelaskan prinsip bahwa setiap individu memiliki kewajiban dalam menghargai karya ciptaan orang lain. Oleh karena itu penelitian ini ingin mengetahui bagaimana perlindungan hukum terhadap pencipta lagu yang karyanya dipakai di aplikasi TikTok dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi pemakaian lagu tanpa izin. Penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitis. Bahan hukum primer dalam penelitian ini adalah Undang-Undang Dasar 1945, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, dan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2014, sedangkan bahan hukum sekunder adalah hasil wawancara di Kementerian Hukum dan HAM. Hasil dari penelitian ini adalah perlindungan hukum terhadap pencipta lagu dapat dilakukan pada ciptaan yang sudah didaftarkan maupun belum. Pada kepentingan komersial, pengguna wajib membayarkan royalti. Ada hak meminta ganti rugi apabila seseorang yang menggunakan karya cipta tanpa izin . Pengguna lagu tanpa izin dapat dikenai sanksi penjara maksimal 3 tahun atau denda sebesar lima ratus juta rupiah. Upaya yang dilakukan untuk mencegah pemakaian lagu tanpa izin mencakup upaya preventif dan represif.      

Cecep Sri Suryana; Vicky Verry Angga

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Manusia tidak dapat terpisahkan dengan hubungan antar manusia, karena manusia merupakan makhluk sosial. Hubungan antar manusia tidak hanya sekedar relasi atau hubungan saja, melainkan suatu aktivitas dan suatu kegiatan untuk mengembangkan hasil yang menumbuhkan rasa bahagia dan rasa puas. Beberapa faktor yang mempengaruhi hubungan antar manusia yaitu saling menghargai, empati, sikap keterbukaan, kepercayaan, dan kehangatan. Organisasi Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Aliran Kebatinan Perjalanan mempunyai konsep hubungan antar manusia. Aliran Kebatinan Perjalanan memiliki beberapa pandangan mengenai hubungan manusia yang menjadi pedoman bagi warganya. Aliran Kebatinan Perjalanan memiliki pandangan bahwa sebelum bersosialisasi atau berhubungan antar manusia harus memilih terlebih dahulu perkataan atau apapun yang akan kita lakukan terhadap orang lain, agar dalam bersosialisasi atau melakukan hubungan antar manusia tidak ada satu pun yang tersakiti baik tersakiti lahirnya maupun batinnya. Sehingga dalam hubungan antar manusia dapat menimbulkan kebahagiaan, kepuasan, dan terciptanya hubungan yang baik.

Karmanis Karmanis

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Pelaksanaan pelayanan publik  sebagai salah satu  tanggung jawab pemerintah. Mereka berkewajiban melayani setiap warga negara untuk memenuhi hak dan kebutuhan dasarnya. Dimana   penyediaan pelayanan publik sebagai menyelesaikan sebuah urusan baik administrasi ataupun pelayanan barang dan jasa. Kajian ini mengunakan pendekatan kualitatif,   Analisis data yakni: reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Keabsahan data: derajat kepercayaan, keteralihan, ketergantungan, kepastian. Hasil kajian, Dalam pelayanan publik pemerintah Malaysia mengadopsi beberapa nilai-nilai etis ke dalam manajemen sumber daya manusia (aparat). Melalui management integrity committees, yang diwujudkan dalam The Twelve Pillars” yang meliputi: Menghargai nilai waktu; Keberhasilan karena ketekunan atau kegigihan; Senang bekerja keras; Kesederhanaan; Memiliki karakter yang baik; Kekuatan keramahan; Kekuatan contoh yang kongkrit; Kewajiban melakukan tugas; Kearifan ekonomi; Kesabaran; Perbaikan talenta; Kesenangan untuk terus menghasilkan. Vietnam  merupakan  negara  yang  cukup  berkembang  dalam  melakukan reformasi  birokrasi  pelayanan  khususnya  pelayanan  dalam  hal  membuka  bisnis  atau strating   a business.   Vietnam   memiliki keunggulan   tersendiri yaitu dari segi biaya   dan prosedur. Walaupun sedikit melalui prosedur online, dibandingkan Indonesia  Vietnam  lebih unggul  karena  membutuhkan instansi  yang  lebih  sedikit daripada  Indonesia. Masyarakat Jepang telah menyadari secara menyeluruh perannya sebagai abdi negara untuk memberikan kualitas terbaik dalam pelayanannya kepada masyarakat. Ada suatu kebanggaan jika mereka bisa memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Kondisi ini, telah terjadi sejak lama dan membudaya dalam masyarakat Jepang. Pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Jepang bukan hanya sebatas penyediaan prasarana/sarana. Pelayanan Publik dapat berjalan baik karena pemerintah yang cepat melihat dan membaca kebutuhan masyarakatnya, serta peran aktif masyarakat dalam membantu jalannya Pelayanan Publik.

Mufti Fahrizal Harahap

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Fokus masalah dalam tulisan ialah menelusuri Paralelisme Prinsip Tauhid dengan Manajemen Kinerja Pegawai pada Perkebunan Kelapa Sawit Kab. Asahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang digolongkan kepada penelitian lapangan (field research), yang menghasilkan data deskriptif yaitu metode yang berusaha mencari dan menyajikan data-data dari objek yang akan diteliti. Metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumen. Hasil penelitian yang diperoleh ialah; Pertama, pengaruh prinsip Tauhid dalam kehidupan pegawai tampak dalam sikap dan tingkah lakunya yang dilandaskan pada suatu keyakinan yaitu memiliki jiwa kepemimpinan, moral yang bersih, menghargai waktu, bertanggung jawab dan berorientasi pada produktivitas. Kedua, Prinsip Tauhid penting dalam meningkatkan manajemen kinerja pegawai PTPN IV Ashan, terdapat beberapa faktor yang mempe-ngaruhi semnagat kerja di antaranya,  agama, motivasi, penilaian prestasi dan pembinaan. Prinsip Tauhid selalu mengambil posisi dan memainkan peranan positif, dinamis, dan kreatif dalam memajukan kinerja pegawai.  

Moch Ichsan Nugraha

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang penggambaran perempuan di dalam puisi dari segi pendekatan pragmatik, yakni puisi Remy Sylado yang berjudul “Belajar Menghargai Hak Asasi Kawan”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata yang tertulis dengan pendekatan pragmatik. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pembelaan hak asasi manusia terhadap perempuan secara budaya, pendidikan, serta pekerjaan. Dan isi dari puisi tersebut banyak mengandung makna sindiran terhadap pemerintahan pada zaman orde baru.

Yasila, Kalista; Ulfatun Najicha, Fatma

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan dari dibuatnya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pendidikan kewarganegaraan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sistem pendidikan yang diajarkan di sekolah diharapkan mampu menjadi pendorong para peserta didik untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam isi materi pokok yang diajarkan pendidik serta mampu dalam membangun persatuan dan kesatuan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang diperoleh melalui proses literasi dari berbagai buku, artikel, serta jurnal yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pendidikan kewarganegaraan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sangat diperlukan agar para peserta didik dapat memiliki sikap toleransi, saling menghargai, dan menghormati setiap perbedaan yang ada di dalam bangsa ini. Kata kunci : Pendidikan Kewarganegaraan, Persatuan, Kesatuan

Sarafuddin, Sarafuddin; Winarto, Winarto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran guru dalam mendidik karakter peserta didik melalui media tembang macapat pangkur pupu 2 serat wedhatama di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar. Peran guru di sekolah sangat berpengaruh pada kemajuan dan perkembangan karakter peserta didik untuk mengenali dan mencintai seni dan budaya daerahnya. Pendidikan karakter juga dapat menumbuhkan kepribadian positif pada peserta didik untuk menghargai kearifan lokal daerahnya. Selama ini kadang-kadang guru di sekolah hanya sekedar melaksanakan kewajiban mengajar dengan tuntutan ketercapai ketuntasan materi pembelajaran. Artinya bahwa guru di sekolah kurang maksimal dalam memanfaatkan media pembelajaran terutama media berbasis seni untuk mendidik karakter peserta didik. Kondisi ini diperoleh berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar.Pengabdian ini dilakukan di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, dan perijinan, dan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan dan kolaborasi, dan tahap evaluasi. Target luaran yang diharapkan adalah guru-guru SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar yang mengikuti kegiatan ini memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan karakter peserta didik sehingga dapat menuai prestasi yang baik. Selain itu juga dapat tersusun artikel ilmiah untuk dimuat dalam jurnal nasional ber ISSN. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari guru dan peserta didik SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar.Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan dapat memberikan penguatan pemahaman pada guru-guru tentang betapa pentingnya pendampingan dalam menanamkan karakter peserta didik. Kondisi tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa apabila peserta didik didekatkan dan diajarkan tentang kearifan lokal seperti tembang macapat pangkur pupuh 2 serat wedhatama, maka pada diri mereka akan tumbuh karakter baik yaitu kecintaan terhadap seni dan budaya daerahnya.  Kata Kunci: Peran Guru, Pendidikan Karakter, Media Tembang Macapat Pangkur          Pupuh 2 Serat Wedhatama.