Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 29

Analytics

Osmar Buntu Lobo

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2024 Politeknik Negeri FakFak

Perkembangan zaman saat ini tak terpisahkan oleh kemajuan teknologi pengelasan (welding). Salah satu perkembangan teknologi las tersebut adalah penyambungan baja dengan metode las gesek (Friction Welding). Friction Welding sangat mudah dilakukan karena alat yang digunakan hampir sama dengan mesin bubut, pengerjaanya pun lebih efektif dan cukup cepat. Pengelasan ini tidak memerlukan logam pengisi dan tidak memerlukan bentuk alur. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan mesin bubut 1000A untuk melakukan pekerjaan las. Selain itu penulis juga membandingkan hasil friction welding pada setiap variasi putaran mesin bubut. Metode yang digunakan untuk memanfaatkan mesin bubut sebagai alat friction welding adalah metode experimental, sedangkan untuk mengetahui perbandingan variasi kecepatan spindel adalah pengujian visual (menghitung waktu pengelasan, mengamati warna sambungan, dan mengukur benda kerja). Kesimpulan pada penelitian ini adalah semakin tinggi kecepatan putar spindel pada friction welding maka akan semakin cepat pula sambungan terjadi. Hal ini karena semakin tinggi putaran panas yang ditimbulkan permukaan yang bergesek juga akan smeakin tinggi.

Azzah Afifah; Choirul Anna Nur Afifah

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Breastfeeding (ASI) and complementary feeding (MP-ASI) are determinants of a baby's growth and development starting from the period 0 days or the day after birth until the age of 2 years. Providing nutritional intake that is less than required can cause long-term growth and development in children, which is permanent and difficult to repair. This study aims to determine the relationship between exclusive breastfeeding and MP-ASI with the growth and development of babies aged 6–12 months in the Harapan Baru Community Health Center Working Area, Samarinda City. Type of quantitative research with a cross sectional approach. The location of this research was carried out at the Posyandu in the Working Area of the Harapan Baru Community Health Center, Samarinda City. The sample in this study was mothers of babies 6-12 months with 84 respondents. Data collection was carried out using questionnaires and interviews. The data analysis technique uses the Spearman correlation non-parametric statistical test. The results of the study showed that there was a relationship between giving exclusive breastfeeding and the growth of babies aged 6-12 months (p=0.00), there was a relationship between giving breast milk and the development of babies aged 6-12 months (p=0.021), there was a relationship between giving MP-ASI and growth babies 6-12 months (p=0.022), and there is a relationship between giving MP-ASI and the development of babies 6-12 months (p=0.042). Increasing the provision of appropriate breast milk and MP-ASI is very important to achieve optimal growth and development of babies.  

Amelia, Verra Rizki; Fuanni, Fuanni; Diarta, Anggy; Umbing, Golda Belladona; Yuni, Sri

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2024 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Peningkatan jumlah usaha mikro dan kecil sektor makanan dan minuman di Kota Palangka Raya membutuhkan dukungan baik dalam bentuk pemodalan maupun pendampingan pengembangan produk dan pelaporan administratif. Penting bagi Perguruan Tinggi turut serta dalam mendukung pendampingan pengembangan usaha dan juga administratif. Fenomena usaha kecil dan mikro saat ini administratif dalam bentuk laporan keuangan kurang dimiliki. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun laporan keuangan yang mengakibatkan kesulitan dalam mengakses pembiayaan tambahan dan menjalin kerja sama dengan pemasok atau mitra bisnis. FINANCENICE merupakan aplikasi berbasis Excel sederhana yang dirancang dan dikembangkan oleh Mahasiswa Universitas Palangka Raya. Dengan tujuan memenuhi unsur ease of use dan usefullness pengembangan FINANCENICE  melibatkan dosen, mahasiswa, dan pelaku usaha dalam prosesnya. Aplikasi ini telah di uji cobakan dalam program PKM di Asmin Seafood Cafe, Palangka Raya berupa pra-test review dan post test review.

Dina Amanda; Marcelita Nainggolan; Naila Pajira; Nida Afifah; Rifka Sriwilda Manik +2 more

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program manasik haji di TK Swasta Al-Muttaqien menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk menilai relevansi, sumber daya, proses, dan dampak program terhadap anak usia dini. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam melalui simulasi ibadah haji yang edukatif dan menyenangkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif pada perkembangan spiritual dan karakter Islami anak, seperti kesabaran, kerja sama, dan kepatuhan. Namun, terdapat kendala berupa kurangnya keterlibatan orang tua dan keterbatasan fasilitas pendukung. Implikasi penelitian ini merekomendasikan peningkatan partisipasi orang tua, dukungan yayasan, pengembangan fasilitas, dan inovasi metode pembelajaran untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan program manasik haji sebagai sarana pendidikan agama yang efektif bagi anak usia dini.

Eka Selvi Handayani; Euis Kusumarini; Mei Putri Anista; Tria Yesa Abdilla

Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Corruption remains a major challenge in Indonesia. Education plays a crucial role in instilling anti-corruption values from an early age to shape individuals with integrity. One of the core values in anti-corruption education is hard work, which contributes to developing children’s character, fostering independence, discipline, and perseverance. This study aims to analyze how instilling anti-corruption values through hard work can shape children's character in elementary schools. This socialization activities employs a direct socialization method involving students at SDN 023 Samarinda Utara through various activities, such as counseling, simulations, and educational games. The findings indicate that students experience an increased understanding of the importance of integrity and hard work in daily life. Participants demonstrated positive changes in attitude and behavior, such as increased motivation to complete school assignments honestly and responsibly. Thus, instilling anti-corruption values through hard work proves effective in shaping children’s character with integrity. Therefore, the continuation of anti-corruption education programs in schools is essential, involving teachers, parents, and the educational community to create a corruption-free generation.

Akilah Nur; Anggun Sri Utami; Deswita Dwi Cahyani; Gusti Silvana Amalia; Julia Aktaviani Putri

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Koperasi multipihak merupakan suatu bentuk kerja sama antara berbagai pihak, seperti pemerintah, sektor swasta, lembaga keuangan, dan masyarakat, dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan bersama. Dalam konteks pengembangan ekonomi, koperasi multipihak memainkan peran penting dalam mendukung keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan sektor vital dalam perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran koperasi multipihak dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM melalui penyediaan akses keuangan, pelatihan, pemasaran, dan jaringan pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pengumpulan data melalui analisis dokumen dan sumber informasi yang tersedia di internet, termasuk laporan pemerintah, artikel, dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi multipihak dapat memperkuat UMKM dengan menyediakan fasilitas pembiayaan yang lebih terjangkau, pelatihan manajerial, serta memfasilitasi kolaborasi antara UMKM dengan berbagai sektor lain. Namun, tantangan yang dihadapi antara lain ketidakcocokan antara kepentingan berbagai pihak dan kurangnya koordinasi yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa koperasi multipihak memiliki potensi besar untuk mendukung keberlanjutan usaha kecil dan menengah (UMKM), asalkan ada sinergi yang baik antara semua pihak yang terlibat. Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan adalah perlunya peningkatan dukungan dari pemerintah dalam hal regulasi, serta penguatan kapasitas koperasi untuk mengelola kolaborasi antar pihak secara efektif.

Mohamad Faishal Agil; Ansori Ansori

Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Regional cooperation agreements are not something new, these regional cooperation agreements have a positive impact in improving people's welfare which makes this cooperation based on considerations of efficiency and effectiveness of public services that are mutually beneficial. In practice, there are problems that often arise in regional cooperation agreements. In this research, we want to examine in more depth the flow of implementing regional cooperation agreements and also want to examine what factors cause the failure or non-performance of a regional cooperation agreement with the Sumenep Regency Government. The results of this research are that the stages in regional cooperation agreements are regulated in Minister of Home Affairs Regulation No. 22 of 2020 article 6. And the problems that often arise are 1) The cooperation agreement that will be carried out is not accompanied by a draft of a mutual agreement between the regent and the leadership of the party that will collaborate. 2) Most of the articles on rights and obligations as well as financing have not found common ground so that the draft text of the cooperation agreement that has been discussed has not yet been signed. 3) The draft cooperation agreement that was prepared several times is not in accordance with the Minister of Home Affairs Regulation on Procedures for Regional Cooperation with Other Regions and Regional Cooperation with Third Parties.

Andine Sekar Kinanti; Farel Maisya Ramadhan; Maria Agustina Aso; Siti Aisyah; Theresia Priselis A. L. Koban

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Koperasi, organisasi yang pertama kali didirikan pada tahun 1895 ini merupakan gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan kekeluargaan. Koperasi pertama di Indonesia yang didirikan adalah De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden (Bank Bantuan dan Tabungan Petani Pribumi Poerwokerto) dengan tujuan membantu masyarakat desa dan pedesaan. Pada awalnya bank ini dibentuk untuk menampung angsuran dari peminjam uang kas masjid dan setelah Kemerdekaan Indonesia, bank ini didaulat sebagai bank pemerintah Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 Tahun 1946 yang saat ini dikenal dengan nama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Semakin berkembangnya zaman, semakin banyak pula berbagai macam jenis koperasi yang masuk di Indonesia, salah satunya yaitu Koperasi Multipihak, koperasi yang mengelompokkan anggotanya berdasarkan peran kelompok dalam lingkup usaha tertentu. Koperasi Multipihak di Indonesia menggunakan berbagai Teknik di antaranya pengelompokan anggota, one man one vote, hak suara berbobot, kerja sama dan pengambilan keputusan kolektif. Di Indonesia, sudah tercatat ada 166 Koperasi Multipihak yang sebagian besar merupakan koperasi baru. Banyak orang yang tertarik dengan Koperasi Multipihak. Sebab, KMP dianggap mampu merespons kebutuhan lokal secara lebih fleksibel dan memberikan manfaat yang lebih beragam kepada anggotanya. Menteri Koperasi dan UKM meyakini perkembangan KMP di Indonesia disebabkan oleh perubahan ekonomi dan teknologi. Dengan KMP ini, MenKopUKM berharap bisa membangun kekuatan industry di bidang pertanian dan budidaya perikanan melalui program Koperasi Multipihak untuk memanfaatkan teknologi di sektor manufaktur.

Muhammad Yudha Ardiansyah; Hamidullah Mahmud

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2024 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Organizing is an essential management function, including the division of tasks, delegation of authority, and coordination between members to achieve common goals. The Qur'an emphasizes the principle of unity and order in the organization, as reflected in Surah As-Shaff verse 4 which describes the importance of lining up in unity. In addition, the principle of cooperation (ta'awun) is also described in Surah Al-Ma'idah verse 2, which emphasizes collaboration in goodness and piety. This research is a library research that focuses on the study of the management function of organizing in the Qur'an, which is examined from the perspective of the Experts of the Interpretation of the Qur'an. Thus, this paper aims to show the relevance of the teachings of the Qur'an in building an effective and ethical organization and how these principles can be applied in the context of modern management..

Yuna Yulianti; Zainap Hartati

ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Education has an important role not only in the transfer of knowledge but also in the formation of students' character and social skills, such as cooperation skills. At SMP 8 Palangkaraya, efforts to improve the cooperation skills of grade VII students were made through an arts-based project, namely P5 Tari Nusantara. The project aims to provide direct guidance to students in the learning process, not only in the technical mastery of dance, but also in the development of social skills such as planning, communication, and collaboration. Through this activity, students are expected to be able to develop mutual respect, share responsibilities, and complete tasks effectively in groups. Structured mentoring also involves teachers and parents to ensure the skills taught can be applied in daily life. As a result, the project is expected to be an effective model for improving cooperation skills and enriching students' learning experience at SMP 8 Palangkaraya.

Bristian Firdaus; Achmad Muftizar; Aris Munandar

Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mendeskripsikan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Implementasi Perwako No. 42 Tahun 2016 Bagian 3 Pasal 5 Tentang Tugas Dinas PUPR (Studi Kasus Dinas Pekerjaan Umum Kota Prabumulih). Penelitian Ini Dilakukan Selama Tiga Bulan Dengan Menggunakan Pendekatan Kualitatif Deskriptif. Pengumpulan Data Dilakukan Melalui Wawancara, Observasi, Dan Dokumentasi. Teknik Analisis Data Dilakukan Dengan Cara Penyajian Data, Reduksi Data, Dan Penarikan Simpulan. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Salah Satu Permasalahan Yang Dihadapi Pegawai PUPR Adalah Pada Kondisi Tertentu Tidak Selalu Dapat Mengikuti Aturan Atau Tugas Pokok Dan Fungsi Yang Ada, Terkadang Pegawai Harus Lebih Fleksibel Dalam Menyesuaikan Diri Dengan Kondisi Di Lapangan Dan Terkadang Tidak Mengikuti Tugas Pokok Dan Fungsi Yang Telah Dibuat. Perwako No. 42 Tahun 2016 Bagian 3 Pasal 5 Tentang Tugas Dinas PUPR Yang Kemudian Diubah Menjadi Peraturan Wali Kota (PERWALI) Kota Prabumulih No. 10 Tahun 2017 Merupakan Suatu Kebijakan Yang Baik, Hanya Saja Bagaimana Dalam Pelaksanaanya Sangat Tergantung Pada Pegawai PUPR, Karena Kebijakan Tersebut Hanyalah Sebuah Aturan Yang Dibuat Berdasarkan Kesepakatan Bersama Untuk Dipatuhi. Lingkungan Kerja Pada Kantor PUPR Sudah Cukup Baik, Hal Ini Dapat Dilihat Dari Sikap Kerja Para Pegawai Yang Ada Di Kantor Tersebut, Kemudian Didukung Dengan Sarana Dan Prasarana Yang Memadai, Hal Ini Mengindikasikan Secara Empiris, Lingkungan Kerja Kantor PUPR Sangat Mendukung Untuk Membentuk Dan Meningkatkan Kinerja Pegawai. Ruang Kerja Pegawai Cukup Luas, Bersih Dan Dilengkapi Dengan Fasilitas Lainnya, Dengan Adanya Dukungan Tersebut, Sudah Pasti Akan Memberikan Kenyamanan Bagi Pegawai Dalam Menyelesaikan Segala Pekerjaan Dan Tugas Kantor. Kemudian Didukung Dengan Kemampuan Pegawai Dalam Bekerja Sama Dalam Tim, Pegawai Mampu Memahami Karakter Masing-Masing Dengan Setiap Kekurangan Dan Kelebihannya Sehingga Pegawai Mampu Bekerja Sama Dalam Menyelesaikan Suatu Pekerjaan Yang Menjadi Tujuan Atau Sasaran Organisasi. Situasi Di Lapangan Yang Terkadang Berbeda Dengan Apa Yang Direncanakan Dan Ditargetkan Sejak Awal Membuat Pelaksanaan Tugas Pokok Dan Fungsi Pegawai PUPR Tidak Dapat Terlaksana Dengan Baik.

Dian Brori; Ignasius Hendrasmo; Mega Nugraha

Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Dian Brori. Evaluasi Sekretariat DPRD Kota Prabumulih. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi kinerja Sekretariat DPRD Kota Prabumulih. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara penyajian data, reduksi data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek konteks kelembagaan sekretariat DPRD Kota Prabumulih secara organisasi menunjukkan kinerjanya belum optimal, hal ini dapat dilihat dari sisi kinerja organisasi juga ditentukan oleh kinerja masing-masing bagian dan tentunya sangat penting bagi kinerja pegawai yang menjadi titik tolak atau ujung tombak. Selanjutnya dari aspek input, saling berkoordinasi dan bekerja sama menjadikan sisi kekuatan kinerja organisasi sekretariat DPRD Kota Prabumulih. Kemudian dari segi kinerja organisasi pada lembaga sekretariat diawali dengan melakukan evaluasi pada level individu pegawai, kemudian melakukan evaluasi pada sub bidang dan bidang baru secara keseluruhan, evaluasi terhadap berbagai proses sangat penting dilakukan karena dinilai berguna untuk meningkatkan kinerja di masa mendatang dan mencari atau menemukan alternatif-alternatif strategi yang tepat. Terakhir dari aspek produk yaitu mendapatkan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Lembaga dalam hal ini sekretariat DPRD Kota Prabumulih, maka hasilnya seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa organisasi ini banyak sekali sisi-sisi lemahnya mulai dari unsur yang terkecil yaitu individu pegawai sampai pada bidang dan keseluruhan Lembaga. Faktor pendukung dari penelitian ini yaitu kerjasama tim serta koordinasi dan komunikasi yang baik yang tertanam dalam hati setiap pegawai serta rasa kekeluargaan yang kuat dan saling membutuhkan satu sama lain menjadi faktor pendukung dalam menunjang kinerja pada Sekretariat DPRD Kota Prabumulih. Kemudian didukung oleh kualitas pegawai yang mumpuni, sedangkan faktor penghambatnya adalah kelemahan atau faktor penghambat kinerja organisasi atau lembaga sekretariat DPRD Kota Palembang yaitu belum semua pegawai menguasai sarana berbasis IT, hal ini memang menjadi kendala, namun kedepannya akan dilakukan perbaikan untuk mengatasi kendala tersebut.

Davy Anggreana; Alamsyah Alamsyah; Ignasius Hendrasmo

Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Davy Angreana. Analisis Kinerja Pegawai pada Kantor Kelurahan Plaju Ulu Kota Palembang di Tengah Pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Analisis Kinerja Pegawai pada Kantor Kelurahan Plaju Ulu Kota Palembang di Tengah Pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara penyajian data, reduksi data, dan pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah hasil kerja pegawai kecamatan Plaju Ulu belum maksimal dikarenakan jumlah pegawai yang masih kurang, belum didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai serta situasi corona yang juga menjadi faktor penghambat. Kualitas kerja pegawai di Plaju Ulu tidak hanya didukung oleh kualitas individu dengan semangat kerja yang baik, tetapi juga kualitas pendidikan dan pengalaman pegawai menjadi nilai tambah bagi pegawai untuk meningkatkan kinerjanya secara optimal. Dalam melaksanakan tugas pegawai sesuai dengan aturan dan SOP, tugas pokok dan fungsi masing-masing pegawai ditujukan untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam bekerja, kemudian disisi lain akan lebih memaksimalkan kinerja. Pegawai memiliki tanggung jawab yang baik terhadap pekerjaannya, pegawai menyadari bahwa ketika sudah dilantik menjadi pegawai memiliki beban dan tanggung jawab yang lebih banyak, dan tentunya yang memberikan gaji adalah rakyat, dari itu mereka akan bekerja secara maksimal. Faktor pendukung kinerja pegawai yang ada di Desa Plaju Ulu adalah kualitas sumber daya pegawai yang sudah berpengalaman, terlatih dan didukung dengan pendidikan yang memadai, sudah sarjana dan menengah maupun yang belum pada tahap pendidikan. Kemudian didukung dengan kemampuan kerja sama tim yang sudah terjalin dengan baik. Sedangkan faktor penghambat kondisi pandemi corona, membuat kinerja pegawai tidak maksimal, maka pengurangan jumlah pegawai menjadi masalah yang menghambat kinerja di Desa Plaju Ulu.

Kristanto, Samuel Hans

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2024 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Gerakan Oikumene atau ekumenisme memiliki peranan penting dalam upaya menyatukan berbagai denominasi gereja Kristen, terutama dalam konteks pemahaman Alkitab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konsep Oikumene dipahami dan diimplementasikan berdasarkan ajaran Alkitab, serta dampaknya terhadap kesatuan umat Kristiani. Metode yang digunakan adalah literature review, yang melibatkan pengumpulan dan analisis berbagai sumber literatur terkait Oikumene, ekumenisme, dan pemahaman Alkitab tentang kesatuan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Oikumene tidak hanya fokus pada kesatuan doktrin, tetapi juga menekankan nilai-nilai moderasi beragama yang berlandaskan pada kasih dan penghormatan terhadap perbedaan. Dialog ekumenis yang konstruktif dan kerja sama lintas denominasi menjadi kunci dalam mengatasi perpecahan dan memperkuat persatuan gereja. Selain itu, implementasi Oikumene di lingkungan pendidikan tinggi, seperti STAKPN Sentani, terbukti efektif dalam menciptakan harmonisasi dan kebersamaan di antara mahasiswa dari berbagai latar belakang gereja. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa Oikumene dalam pemahaman Alkitab dapat menjadi sarana efektif untuk mewujudkan kesatuan gereja yang harmonis dan inklusif, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap perdamaian dan keharmonisan masyarakat luas.

Ardiansyah Hasibuan; Cut Rizka Al Usrah; Fakhrurazi Fakhrurazi; M. Husen MR; Amiruddin Ketaren

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2024 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Penelitian ini mengkaji tentang faktor yang mempengaruhi tumbuhnya rasa solidaritas sosial pada komunitas pengemudi ojek online Marbun Delivery. Fokus utama dalam penelitian ini adalah bagaimana interaksi sosial mempengaruhi tumbuhnya rasa solidaritas sosial pengemudi ojek online Marbun Delivery dan apa bentuk solidaritas sosial yang dihasilkan oleh pengemudi ojek online Marbun Delivery. Penelitian ini menggunakan teori solidaritas sosial dari Emile Durkheim. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan fenomena yang dialami oleh subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cara pengemudi ojek online Marbun Delivery membangun rasa solidaritas sosial adalah adanya ketergantungan antara pengemudi dengan pengemudi serta pelanggan dan dengan menjalankan pekerjaan yang sama. Sedangkan bentuk solidaritas sosial dari komunitas pengemudi ojek online Marbun Delivery terdiri dari kerjasama dan berbagi pelanggan.

Siti Ambar Mukti Puji Lestari; Veronica Erva Yorinda; Dita Gery Yulianto; Evy Yance; Nurul Laily Oktaviani

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Dalam era globalisasi dan integrasi ekonomi, banyak entitas melakukan ekspansi dan membangun jaringan bisnis dengan menjalin kerja sama, sehingga tercipta hubungan induk-anak antar perusahaan. Meskipun memiliki manajemen yang berbeda, hubungan ini kompleks dan menantang dalam penyusunan laporan keuangan serta perhitungan akuntansi. Penelitian kualitatif deskriptif ini menemukan bahwa menghadapi tantangan tersebut dapat diatasi dengan proses konsolidasi entitas berstruktur keuangan kompleks, panduan internal yang jelas, penerapan teknologi dan sistem informasi canggih, serta investasi dalam pengembangan kompetensi manajerial. Dengan strategi ini, perusahaan dapat mengoptimalkan konsolidasi entitas, meningkatkan akurasi laporan keuangan, dan mengurangi risiko terkait kompleksitas struktur keuangan. Implementasi langkah-langkah ini diharapkan menciptakan landasan kuat bagi praktisi akuntansi dan manajemen keuangan dalam menghadapi tantangan konsolidasi, meningkatkan kualitas dan keandalan pelaporan keuangan, serta mendukung keputusan strategis yang lebih baik dalam bisnis global yang dinamis dan kompleks.

Ardana, Novita; Najicha, Fatma Ulfatun

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2024 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Di era digital saat ini, media sosial semakin populer sebagai alat komunikasi. Namun, penggunaan media sosial sering kali dikaitkan dengan tindakan-tindakan tidak bermoral seperti melecehkan, menghina, atau menyebarkan informasi yang tidak benar. Cara penerapan nilai-nilai Pancasila dalam etika di media sosial masih belum ideal. Sementara beberapa pengguna media sosial mampu memenuhi cita-cita seperti keadilan, kebersamaan, dan kerja sama, ada juga pengguna lain yang sering melanggar standar-standar ini. Beberapa elemen yang menyulitkan penerapan nilai-nilai Pancasila di media sosial adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang prinsip-prinsip ini, tidak adanya pengawasan dan kontrol, dan hak untuk bebas berpendapat yang sering disalahgunakan. Hal ini membutuhkan upaya yang lebih besar untuk memasukkan nilai-nilai Pancasila ke dalam etika media sosial. Untuk mencegah perilaku berbahaya di media sosial, pengguna dapat dilindungi dengan penegakan peraturan yang lebih ketat dan pendidikan serta sosialisasi yang lebih menyeluruh tentang nilai bertindak secara etis di platform ini.

Darsih, Kristiana; Stefanus, Tonny Andrian; Bulahari, Herling Frederick

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2024 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini mengkaji kontribusi kepemimpinan Nehemia terhadap Majelis Jemaat di Gereja Pantekosta Isa Almasih Indonesia Jemaat Filadelfia Bogor. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip kepemimpinan Nehemia dapat diterapkan dalam konteks gereja modern untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan dan pertumbuhan spiritual jemaat. Nehemia dikenal sebagai pemimpin yang mengandalkan doa, memiliki visi yang jelas, berdedikasi tinggi, dan mampu mengorganisir kerja sama dalam mencapai tujuan bersama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data langsung dari lokasi penelitian untuk memberikan gambaran situasi yang dihadapi jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Nehemia memberikan inspirasi bagi majelis jemaat dalam memperkuat kehidupan doa, menetapkan tujuan yang jelas, menunjukkan ketekunan dan keberanian, serta pentingnya kolaborasi. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang penerapan prinsip-prinsip kepemimpinan Alkitabiah dalam kehidupan gereja sehari-hari, yang dapat membantu memperkuat kepemimpinan gereja dan memotivasi jemaat untuk berpartisipasi aktif dalam pelayanan.

Perkasa, Ripho Delzy; Embriana, Bagus Irvan; Salsabila, Nazwa; Rahmi, Hanifah

Koperasi Simpan Pinjam "Surya Abadi Mandiri" didirikan dengan tujuan utama untuk membantu anggotanya mengatasi kesulitan keuangan dan meningkatkan taraf hidup mereka. Namun dalam pelaksanaannya, koperasi ini menghadapi berbagai permasalahan seperti kurangnya partisipasi aktif dari anggota serta strategi pengelolaan simpanan dan pinjaman yang belum optimal menjadi permasalahan utama yang menyebabkan potensi ketidakefisienan dalam operasional koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengkaji sejauh mana strategi baru yang dilaksanakan Koperasi Simpan Pinjam "Surya Abadi Mandiri" dalam meningkatkan kesejahteraan anggota, dan (2) Untuk menganalisis partisipasi dan pemberdayaan anggota dalam mencapai kesejahteraan dalam koperasi tersebut. Subyek penelitian ini yaitu (1) Manajer, (2) Bendahara, dan (3) Staf pegawas Koperasi Simpan Pinjam "Surya Abadi Mandiri". Teknik analisis datanya menggunkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Melalui wawancara, peneliti menganalisis aspek-aspek utama seperti strategi koperasi, partisipasi dan pemberdayaan anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi berhasil menjalankan strateginya seperti, (1) Pemberian bunga pinjaman yang terjangkau, (2) Strategi "free bunga"setiap  empat bulan sekali,  (3) Pemberian paket lebaran , (4) Santunan atau bantuan kepada anggota yang meninggal dunia, (5) Dukungan finansial dalam berbagai acara sosial, dan (6) Memberikan amplop berisikan uang tunai kepada anggota yang hadir pada saat rapat. Koperasi juga menjamin keberhasilan dan kelangsungan operasionalnya melalui (1) Keterlibatan aktif anggota, (2) Keseimbangan antara  simpanan dan  pinjaman, (3) Strategi  untuk meningkatkan keterlibatan anggota seperti menawarkan amplop berisi uang tunai sebagai bentuk apresiasi  untuk  menunjukan  bahwa  koperasi  memahami  nilai  keterlibatan  anggota dalam pengambilan keputusan, dan (4) Kerja sama yang berkelanjutan dengan dinas terkait untuk pengembangan koperasi. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Koperasi Simpan Pinjam "Surya Abadi Mandiri" berhasil menjalankan strategi- strategi yang efektif untuk menjaga keberhasilan dan kelangsungan operasionalnya serta mencapai tujuan utamanya yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota.

Hesti Rosdiana; Aisyah Saharani

SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS 2024 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Taiwan is considered as a renegade province by China. Taiwan, however, disagrees and trying to raise public awareness that it is a sovereign nation. Tensions have increased since the election of Tsai Ing-wen as president of Taiwan in 2016. China's military activity has increased since then, marked by warplane flights around Taiwan to military exercises in the border area. The final results of this study show that Taiwan sees China's increased military activity as a threat and tries to balance the threat through military cooperation and diplomacy. Taiwan made an alliance with the US through the US-ROC Mutual Defense Treaty which later became the Taiwan Relations Act in 1979 due to the birth of the One China Policy. Taiwan tried to maintain the Status Quo with China while gathering support and recognition from other countries through military cooperation and diplomacy.