SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,336 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Nurlaeli Fattah; Muh. Kasim; Ikbal Syukroni; Rahmaniar Rahmaniar

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aimed to evaluate the nutritional value of fish brain-brain products using milkfish surimi (Chanos chanos.Forskal) as the base ingredient, with variations in fillers such as tapioca flour, egg white, and Eucheuma cottonii seaweed.  Three formulations were used: (F1) surimi + tapioca starch, (F2) surimi + egg white, and (F3) surimi + Euchema cottonii seaweed. Proximate analyses were conducted to determine the moisture, protein, fat, ash, and carbohydrate content. The results showed that the addition of various fillers had a significant effect (P>0.05) on the value of protein, carbohydrate and water in the brain. While for fat and ash content, there was no significant effect (P<0.05). The average water content ranged from 66.5% to 72%, with the lowest content in the brain-brain added with tapioca flour. The highest protein content was obtained in the P2 treatment (egg white), which was 18.9%, while the treatment with the addition of tapioca flour showed the lowest protein content of 12.8%. Sensory value using Kruskal waliss treatment that gets a high average value is the aroma, taste, and texture of the addition of egg white fillers, while the texture is with the addition of Euschema cottonii seaweed fillers. Egg white significantly increased the protein content. The best formulation based on nutritional content and panellists' liking value was F2 (Surimi + Egg white). This study shows the potential for the development of milkfish-based processed products that are highly nutritious and functional..

Nurul Hidayat; Febrianingsih. A; Audi Audi; Charla Ta’bi Sulung; Khairunnisa Khairunnisa +3 more

Nusantara Mengabdi Kepada Negeri 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

North Kalimantan is one of the provinces in Indonesia that has marine and fisheries potential. The marine and fisheries sector, which has the potential to contribute to the regional economy, is expected to bring about an increase in the economy evenly and evenly in each region. MSMEs have a very important role in driving the wheels of the economy in the North Kalimantan region. The development of Nuggets from Milkfish can be one way to improve the economy of the people of North Kalimantan. This Community Service Activity was carried out in Kampung 4 Village, East Tarakan District, Tarakan City, North Kalimantan Province on May 4, 2025 at 18.30 - 19.30 WITA. This activity was carried out in Taman Berkampung and one of the shops owned by local residents, Kampung 4 Village, attended by MSMEs and visitors/buyers at Taman Berkampung. The methods used in this activity are procedures for managing and improving tropical marine resources, as well as documentation. The benefits of education provided to residents or MSMEs in the area are so that residents can know that utilizing marine resources can increase the competitiveness of local products and encourage economic independence. This activity was carried out through several series, namely making nuggets from milkfish, socialization, nugget testimonials, and documentation

Deselfia DNM Sahari; St. Syahriati; Andi Herlina; Darwis Darwis; Abbas Abbas

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2023 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Milkfish is one of the potential fishery products in untia village, biringkanaya sub-district. The abundant production of milkfish causes the selling price of fresh milkfish to be cheaper, besides that fresh milkfish is also prone to damage if stored for too long. The lack of understanding and skills of the local community in processing milkfish is the main obstacle faced by the community. The purpose of this service is training on diversification of milkfish preparations to improve the productive economy of the community in untia village, biringkanaya sub-district. The method of implementing community service activities is through counseling and training. This counseling is a way to convey knowledge to housewives about the benefits, nutritional content and potential of milkfish. Training with the practice of making shredded milkfish, The results of community service activities are the growth of an entrepreneurial spirit for local housewives and training community creativity in giving innovation by producing new products that have economic value.

Kartikawati, Diah; Ilminingtyas WH, Dyah; Aslam, Ghifar Naufal; Nurtekto

Jurnal Agrifoodtech 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kopi mangrove adalah minuman hasil seduhan buah mangrove kering yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk serta dikombinasikan dengan bubuk kopi robusta. Jenis buah mangrove yang digunakan berasal dari tanaman Rhizophora mucronata Lamk.dan Rhizophora stylosa  Griff. yang tumbuh di areal tambak ikan bandeng di Kelurahan Mangkang Wetan Kota Semarang. Minuman kopi dari biji mangrove ini perlu pengkajian lebih lanjut tentang mutu keamanan pangannya berdasarkan bahan baku. Kontaminasi secara kimia dapat berupa tercemarnya bubuk mangrove dan bubuk kopi robusta dengan beberapa jenis logam berat yang berbahaya bagi kesehatan seperti logam Cu, Pb, Zn dan Hg dan terdapatnya cemaran mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat dan cemaran mikroba pada bubuk buah mangrove dan bubuk kopi robusta. Hasil analisis menunjukkan kadar logam berat Pb, Cd, Cu, As, dan Hg  pada bubuk kopi robusta berturut-turut 0,050 mg/kg; <0,005 mg/kg; 1,349 mg/kg, As <0,040 mg/kg; dan Hg <0,002 mg/kg, sedangkan pada bubuk buah Rhizophora sp sebesar Pb 0,210 mg/kg; Cd <0,005 mg/kg; Cu 3,204 mg/kg; As 0,040 mg/kg; dan Hg <0,002 mg/kg. Total mikroba kapang pada kopi robusta 9 koloni/g dan bubuk buah Rhizophora sp. 6 koloni/g. Secara keseluruhan kandungan logam berat dan total kapang pada kopi robusta dan bubuk buah Rhizophora sp yang digunakan sebagai bahan pembuatan kopi mangrove di bawah ambang batas yang dipersyaratkan SNI kopi bubuk.

Rizal; Nila Viva Rahman

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

The strategic marine and fisheries potential of Situbondo Regency includes a high (106.28 tonnes per year) potential for catching sea milkfish (Chanos chanos). The neighborhood makes very little attempts to use processed sea milkfish, nevertheless. Fishermen on the Situbondo coast catch sea milkfish (Chanos chanos), which is only sold fresh and has a poor selling price. Using this chance, Dpore Meme Micro Business turns fresh marine milkfish into shredded fish with a great nutritious value. Because it has a unique flavor, a softer texture, is more fragrant and delectable, and is packed with nutrients, marine milk floss has a potential commercial opportunity and is highly alluring to the general population. There is a need for marketing development, which includes developing online marketing, expanding the marketing area, increasing collaboration with marketing networks or resellers in areas outside the city of Situbondo, as well as optimizing promotions to support product marketing. The current challenge is that the marketing and promotion carried out by the Dpore Meme Micro Enterprise is still offline and on a local scale in the Situbondo Regency area.

Laki, Laurentinus; Ilminingtyas, Dyah

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sosis merupakan produk olahan daging yang mempunyai nilai gizi yang tinggi. Penelitian pengolahan sosis menggunakan bahan baku ikan bandeng dengan penambahan serbuk daun kelor. Tujuan penelitian untuk mengetahui sifat fisik, kimia dan sensoris osis ikan bandeng .  Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada sosis ikan bandeng dengan 4 perlakuan penambahan serbuk daun kelor yaitu  kontrol: 0%, 3%, 6% dan 9%  serta diulang 3 kali. Hasil uji sifat fisik yang terbaik: kekerasan (0%=1723,52 g), kekuatan gel (3%=0,52), kekenyalan (0%=9,13), daya lengket (0%=0,18). Hasil uji warna yang terbaik: kecerahan-hitam L*(0%=60,71), warna hijau-merah a* (9%=-5,68), warna kuning-biru b*(9%=22,38). Hasil uji sifat kimia yang terbaik menurut SNI 101-3820-1995: kadar air (0%=72,32%), abu (9%=1,65%), protein (9%=14,19%), lemak (9%=4,10%) dan serat kasar (9%=2%). Hasil uji sensoris yang terbaik: aroma (0%=5,40 “agak suka”), rasa (0%=6,04 “suka”), tekstur (0%=5,56 “agak suka”), warna (0%=5,50 “agak suka”).  Kesimpulan penelitian ini yaitu penambahan serbuk daun kelor dengan berbagai konsentrasi berpengaruh terhadap sifat fisik meliputi kekerasan dan kekuatan gel tetapi tidak berpengaruh terhadap kekenyalan dan daya lengket sosis ikan bandeng. Juga  berpengaruh terhadap warna meliputi  tingkat kecerahan-hitam (L*),  kecenderungan kewarna hijau-merah (a*) dan warna kuning-biru (b*). Pada sifat kimia mampu meningkatkan kadar serat kasar, berpengaruh terhadap kadar air tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar abu, protein dan lemak. Hasil uji sifat sensoris berpengaruh terhadap tingkat kesukaan panelis meliputi aroma, rasa, tekstur dan warna sosis ikan bandeng.

Sri Ernawati; Ikbal Irawan; Alwi; Edi Ardianto

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Ikan Bandeng merupakan ikan yang hidup di air payau, yang banyak dibudidayakan di Asia Tenggara terutama pesisir Indonesia. Seiring dengan berkembangnya zaman dan meningkatnya keinginan masyarakat terhadap suatu produk yang berbeda, maka inovasi semakin dirasa penting agar suatu usaha tetap mampu bersaing. Ikan bandeng merupakan potensi yang ada di desa  belo kecamatan palibelo yang hanya dijadikan sebagai lauk pendamping nasi. Potensi ikan bandeng bisa dioptimalkan lagi apabila dijadikan sebagai bahan olahan makanan, Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagaiama cara mengolah ikan bandeng menjadi produk yang mempunyai nilai lebih seperti stik tulang bandeng, chanos amplang bandeng dan chips tulang bandeng. Metode pelaksaan melalui tahap seurvey awal, sosialisasi program, pelatihan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini masyarakat mampu mengolah ikan bandeng menjadi produk cemilan kekinia seperti stik tulang bandeng, chanos amplang bandeng dan chips tulang bandeng dengan atribut produk seperti kemasanan yang menarik dan merK.

Nugroho, Wahyuningtyas Puji; Mustofa, Akhmad; Suhartatik, Nanik

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

ABSTRAK Bakso ikan merupakan salah satu produk diversifikasi pangan yang disukai oleh semua kalangan masyarakat. Salah satu jenis ikan yang dapat digunakan sebagai bahan baku adalah ikan bandeng. Ikan bandeng memiliki rasa yang enak, gurih, harga yang terjangkau, serta mengandung protein tinggi dan rendah kolestrol. Guna menambah nilai gizi bakso ditambahkan suatu bahan tambahan yaitu rumput laut. Rumput laut mengandung mineral dan serat tinggi yang diperlukan oleh tubuh. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan pengaruh penambahan rumput laut terhadap sifat organoleptik dan kimia serta menentukan formulasi terbaik bakso ikan. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan factor pertama yaitu jenis rumput laut E cottoni, E Spinosum dan Spirulina. Faktor kedua yaitu penambahan tepung rumput laut konsentrasi 5, 10, 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung rumput laut berpengaruh nyata, dimana semakin banyak tepung rumput laut yang ditambahkan maka kadar air, abu, protein dan serat semakin tinggi sedangkan semakin banyak tepung rumput laut yang ditambahkan maka kadar lemak dan karbohidra tby different semakin menurun. Formulasi bakso ikan bandeng terpilih secara kimia dan organoleptik adalah penambahan E. cottoni 5%. Dalam penelitian ini masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dalam penentuan presentase penambahan tepung rumput laut serta penelitian tentang penambahan rempah-rempah untuk mereduksi flavor rumput laut khususnya jenis spirulina.Kata Kunci : Bakso, ikan bandeng, rumput laut