Publication Search

79,575 articles from 739 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 265

Analytics

Pangestu, Zaki Kinanti; Nur Qudus

Jurnal Teknik Sipil 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Bendungan Cabean direncanakan untuk mendukung kebutuhan air irigasi, penyediaan air baku, serta pengendalian banjir di wilayah hilir. Penelitian ini bertujuan menghitung debit banjir rencana pada Bendungan Cabean, Kabupaten Blora, sebagai dasar perencanaan infrastruktur pengendali banjir. Analisis dilakukan menggunakan data curah hujan maksimum 14 tahun dari tiga stasiun hujan, yang diolah melalui analisis hujan rata-rata, penentuan distribusi frekuensi, serta uji kesesuaian menggunakan Chi-Kuadrat dan Smirnov–Kolmogorov. Distribusi Log Pearson Tipe III terpilih sebagai metode paling sesuai untuk menentukan hujan rencana pada kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Hujan rencana kemudian dikonversi menjadi curah hujan efektif dengan memperhitungkan koefisien limpasan DAS, dan dihitung debit banjir rencana menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu. Hasil penelitian menunjukkan debit puncak meningkat seiring bertambahnya kala ulang, yaitu Q2 = 16.169  m³/s; Q5 =20.325 m³/s; Q10 =23.086 m³/s; Q25 =26.535 m³/s; Q50=29.106 m³/s; Q100 =31.666 m³/s.

Febrianti, Dina; Radjikan, Radjikan; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

ABSTRAK Perkembangan tata kelola digital di Indonesia mendorong berbagai instansi pemerintah, termasuk rumah tahanan negara (rutan), untuk mentransformasi sistem pelayanan publiknya melalui aplikasi berbasis digital. Rutan Kelas I Surabaya menginisiasi aplikasi RUSABAYA sebagai platform digital terintegrasi untuk mengelola pelayanan kunjungan tatap muka warga binaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi aplikasi RUSABAYA dalam meningkatkan kualitas pelayanan kunjungan warga binaan, mengidentifikasi hambatan implementasi di lapangan, serta merumuskan rekomendasi strategis perbaikan layanan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif selama kegiatan magang, wawancara terbatas dengan petugas dan pengunjung, serta studi dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa RUSABAYA telah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, dan ketertiban pelayanan kunjungan. Aplikasi ini memungkinkan pendaftaran kunjungan secara daring, pengelolaan antrean digital melalui tiket berbasis kode QR, penjadwalan berbasis sesi dengan kuota 80 orang per sesi, serta fitur riwayat kunjungan yang lengkap. Namun, dua hambatan kritis teridentifikasi: aplikasi tidak tersedia di platform distribusi populer seperti Google Play Store dan Apple App Store, serta sosialisasi penggunaan aplikasi kepada masyarakat belum optimal sebagaimana tercermin dari ketiadaan petunjuk penggunaan di loket pelayanan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas digitalisasi pelayanan publik tidak semata-mata ditentukan oleh kualitas teknis sistem, tetapi juga oleh aksesibilitas, dukungan literasi digital, dan komitmen institusional terhadap pelayanan yang inklusif.

Yosef Keladu; Fransiskus Bhoga; Fidelis Boli Uran; Gregorius Huin Taen Oes; Bertolomeus Ape Lerek +3 more

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kebijakan kesejahteraan sosial merupakan instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi bantuan publik. Namun demikian, dalam praktik implementasinya di tingkat lokal, kebijakan ini kerap menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait ketepatan sasaran, transparansi, dan keadilan distribusi bantuan. Fenomena tersebut juga terlihat di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, di mana masih ditemukan indikasi ketimpangan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan kesejahteraan sosial dan ketimpangan distribusi bantuan publik dengan menggunakan tinjauan teori keadilan, khususnya keadilan distributif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat desa dan masyarakat penerima bantuan, serta dokumentasi terkait kebijakan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kesejahteraan sosial di Desa Ladogahar belum sepenuhnya berjalan secara optimal, ditandai oleh lemahnya validitas data penerima, adanya pengaruh kedekatan sosial dalam penentuan penerima manfaat, serta kurangnya transparansi dalam proses distribusi. Dalam perspektif teori keadilan, kondisi ini mencerminkan belum terpenuhinya prinsip keadilan distributif yang menekankan pemerataan dan keberpihakan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui peningkatan akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat guna mewujudkan distribusi bantuan publik yang lebih adil dan merata.

Ivander, Davin Danny; Khiroh, Siti Muhimatul

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Ketidaksesuaian kualitas pada proses assembly sepatu kulit kerap memicu siklus rework berulang yang menguras sumber daya waktu maupun biaya produksi secara signifikan. Penelitian ini mengkaji mekanisme pengendalian cacat yang diterapkan pada Product D-01 di Lini C PT XYZ, dengan menggunakan DMAIC sebagai kerangka perbaikan utama serta Pareto, P-Chart, Fishbone Diagram, 5 Whys, Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), dan Cost of Quality (COQ) sebagai alat pendukung. Data primer bersumber dari catatan produksi internal perusahaan, pengamatan lapangan, dan wawancara terstruktur bersama pengawas produksi dan staf quality control. Pengukuran baseline menunjukkan bahwa Lini C menyumbang volume cacat paling tinggi di antara seluruh lini yang ada, dengan Product D-01 mencatat 10.487 pair cacat dari total output 80.387 pair, sehingga menghasilkan defect rate sebesar 13,05%. Distribusi Pareto mengidentifikasi wrinkle, incorrect colour, dan not straight sebagai tiga kategori cacat paling kritis. Penilaian FMEA menetapkan Risk Priority Number tertinggi sebesar 245 pada perilaku operator yang terburu-buru selama proses lasting dan brushing. Tindakan korektif mencakup pemasangan SOP visual, implementasi checklist QC pra-shift, verifikasi kondisi mesin secara rutin, dan penyediaan sampel referensi warna serta bentuk yang terstandar. Pemantauan selama dua periode berikutnya mengkonfirmasi penurunan defect rate secara bertahap menjadi 12,80% dan kemudian 11,65%, disertai penurunan estimasi biaya kegagalan internal dari Rp 2,36 juta menjadi Rp 1,86 juta per periode.

Julio Warmansyah; Safrial Safrial; Alam Supriatna; Wiwit Thoyyibah

JURNAL PENELITIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SAINS (JPTIS) 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Hypertension is one of the leading non-communicable diseases contributing significantly to cardiovascular morbidity and mortality worldwide. Despite the availability of extensive electronic medical record data in healthcare institutions, these data are often utilized only for administrative reporting rather than predictive analysis. Consequently, opportunities to identify age groups with a higher probability of developing hypertension remain underutilized. This study aims to implement the Naïve Bayes classification algorithm to analyze age distribution and classify the risk of hypertension among patients using healthcare data. The research adopted the Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM) methodology, including business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation, and deployment. Patient medical record data consisting of demographic and clinical attributes, including age, systolic blood pressure, diastolic blood pressure, body weight, gender, and hypertension status, were processed using the Naïve Bayes algorithm. Model performance was evaluated using a confusion matrix by measuring accuracy, precision, recall, specificity, and balanced accuracy. The implementation demonstrates that the Naïve Bayes algorithm is capable of classifying hypertension risk efficiently while providing probabilistic information regarding age groups with a higher tendency to experience hypertension. The resulting classification model offers an effective decision-support tool for healthcare providers in conducting targeted screening, preventive interventions, and evidence-based health planning. The findings also indicate that data mining techniques can transform routinely collected medical records into valuable clinical knowledge for early hypertension prevention and healthcare decision-making.

Dhone, Imelda; Ulfa, Miftakhul; Rufaindah, Ervin

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Ibu memiliki peran yang sangat penting dalam pencegahan stunting sejak masa prakonsepsi, kehamilan, hingga anak berusia dua tahun. Pengetahuan ibu mengenai gizi, stunting, dan praktik kesehatan anak menjadi dasar dalam menentukan pola asuh yang tepat . Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan Persepsi Dengan pengetahuan ibu Dalam Pencegahan Stunting Pada Balita Di Puskesmas Mojolangu Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 0–59 bulan yang berkunjung ke Poli KIA Puskesmas Mojolangu sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling .Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan distribusi variabel penelitian, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05). Berdasarkan hasil penelitian  menunjukkan nilai p-value = 0,000 (< 0,05), sehingga H? ditolak dan H? diterima yaitu terdapat adanya  hubungan yang signifikan antara persepsi ibu dan pengetahuan tentang pencegahan stunting pada balita. Nilai koefisien korelasi sebesar (r=0,817). semakin positif persepsi ibu mengenai stunting maka semakin baik pula pengetahuannya tentang pencegahan stunting

Indasari, Susi; Lestari, Hariati; Rusliafa, Jusniar

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global dan terus meningkat setiap tahunnya. Penyakit ini tersebar luas dan menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat infeksi. Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) merupakan salah satu strategi penting dalam upaya penanggulangan TB, khususnya pada kelompok berisiko seperti kontak serumah pasien TB, pelaksanaan program TPT di Kota Kendari masih belum optimal dan tergolong rendah dan Puskesmas Poasia merupakan puskesmas dengan jumlah kasus TB tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan Terapi Pencegahan Tuberkulosis pada kontak serumah pasien TB dengan pendekatan teori Health Belief Model (HBM) di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari tahun 2025. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan pada Maret 2026. Jumlah sampel sebanyak 80 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi dan persentase setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak menerima TPT yaitu sebanyak 71 responden (88,8%), sedangkan yang menerima hanya 9 responden (11,2%). Mayoritas responden memiliki persepsi kerentanan dan keseriusan yang rendah, persepsi hambatan yang tinggi, serta efikasi diri yang rendah, sedangkan persepsi manfaat menunjukkan hasil yang cukup berimbang. Hal ini menunjukkan bahwa faktor-faktor dalam Health Belief Model berperan dalam memengaruhi penerimaan TPT. Diperlukan peningkatan edukasi dan dukungan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran serta penerimaan TPT.

Faza Khilwan Amna; Sandu, Yulius Virlando; Mayang, Setyani

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kepuasan pasien merupakan indikator penting mutu pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan radiologi yang berperan dalam menunjang diagnosis dan keputusan klinis. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kepuasan pasien terhadap pelayanan Instalasi Radiologi Rumah Sakit Muhammadiyah Mardhatillah Randudongkal. Penelitian kuantitatif deskriptif ini menggunakan data sekunder survei kepuasan pasien Bulan Januari – Maret 2026. Sampel penelitian adalah 202 responden yang menerima pelayanan radiologi. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, persentase, rerata skor dan indeks kepuasan terkonversi. Hasil penelitian menunjukkan rerata kepuasan keseluruhan sebesar 3,53 dari skala 4,00 atau indeks 88,17. Nilai tertinggi terdapat pada perilaku petugas yang ramah, sopan, salam, senyum, dan empati (rerata 3,65; indeks 91,21), diikuti kompetensi tenaga kesehatan (rerata 3,57; indeks 89,23). Nilai terendah terdapat pada kewajaran biaya pelayanan (rerata 3,41; indeks 85,27), namun tetap berada pada persepsi positif. Pelayanan radiologi dipersepsikan baik oleh pasien, terutama pada aspek interpersonal dan kompetensi profesional. Perbaikan berkelanjutan perlu difokuskan pada budaya pelayanan Islami, waktu tunggu, penanganan keluhan, dan komunikasi biaya.

Mehang, Travia Resa; Apryanto, Frengki; Alfianto, Ahmad Guntur

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

  Latar Belakang : Pelaksanaan keselamatan pasien sering mengalami hambatan karena perawat belum sepenuhnya menerapkan perilaku caring secara optimal. Hubungan interpersonal yang kurang baik antara perawat dan pasien dapat menyebabkan munculnya kesalahpahaman selama proses perawatan. Tujuan penelitian secara umum adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku caring perawat terhadap keselamatan pasien di Puskesmas Batu . Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja di Puskesmas Batu sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan distribusi variabel penelitian, serta analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 95% (? = 0,05) Hasil : Hasil uji statistik di atas menunjukkan bahwa nilai P (value) = 0.000(< 0.05) dan memiliki nilai r (korelasi) sebesar 1.000 dari total sampel penelitian (n) sebanyak 30 orang responden yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku caring perawat dengan keselamatan pasien. Perilaku caring perawat dengan keselamatan pasien memiliki nilai korelasi sebesar 1.000 yang menunjukkan bahwa arah korelasi positif dengan kekuatan sangat kuat.. Kesimpulan sebagian besar perawat di Puskesmas Batu memiliki perilaku caring dan penerapan keselamatan pasien (patient safety) pada kategori cukup, meskipun sebagian lainnya telah berada pada kategori baik.

Wahyuni, Ade Sri; Yasnani; Fithria

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Personal hygiene saat menstruasi adalah tindakan untuk memelihara kesehatan dan kebersihan pada organ kewanitaan saat menstruasi. Perawatan pada saat menstruasi diperlukan karena pada saat menstruasi pembuluh darah rahim sangat mudah terkena infeksi. Kebersihan harus selalu dijaga karena kuman mudah sekali masuk dan akan menyebabkan penyakit pada organ reproduksi. Menurut World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa sekitar 90% perempuan di Indonesia mengalami keputihan, dan 60% kasus tersebut terjadi pada kelompok remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan  personal hygiene selama menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 1 Kabangka Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara Tahun 2026. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel mencapai 102 siswi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu jumlah sampel sama dengan populasi. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dan bivariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi dan menguji adanya hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap dan sumber informasi berhubungan dengan tindakan personal hygiene saat menstruasi dengan nilai p-value masing-masing sebesar 0,004 dan 0,000 (p < 0,05). Variabel pengetahuan, fasilitas sanitasi, dan petugas kesehatan tidak memiliki hubungan dengan tindakan  personal hygiene saat menstruasi dengan nilai p-value masing-masing sebesar 0,25, 0,746, dan 0,467 (p > 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini berdasarkan uji statistik Chi Square menunjukkan adanya hubungan variabel sikap dan sumber informasi dengan tindakan personal hygiene saat menstruasi serta tidak adanya hubungan antara variabel pengetahuan, fasilitas sanitasi, dan petugas kesehatan dengan tindakan personal hygiene saat menstruasi.

Hibatullah, Habibi; Muktiono , Eka; Evi Marti

MALFINA : Maritime Logistics and Financial Journal 2026 Akademi Angkatan Laut

This study analyzes the effect of logistics digitalization systems and personnel competence on the distribution of personnel uniforms (kaporlap) at Kodiklatal. The study was motivated by the fact that the distribution system had not yet operated optimally despite the implementation of digital logistics, while delays in updating the Sistem Informasi Entitas Samapta (SIMBENSAM), limited documentation of device identities, and unequal digital skills among personnel still constrained distribution performance. A quantitative approach with explanatory design was applied. The population consisted of 3,099 personnel and the sample comprised 97 respondents selected using Slovin's formula. Data were collected through Likert-scale questionnaires and internal documentation, then analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, descriptive analysis, and simple and multiple linear regression. The results show that the logistics digitalization system has a positive and significant effect on kaporlap distribution (t = 24.607; p < 0.05), personnel competence also has a positive and significant effect (t = 37.972; p < 0.05), and both variables simultaneously affect distribution performance (F = 788.285; p < 0.05) with an R square of 0.944. These findings confirm that digital systems and human competence must be strengthened in an integrated manner to support efficient, accurate, and timely distribution in a military education environment.

Karamoi; Pratiwi, Arum Dian; Saktiansyah, La Ode Ahmad

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Low Back Pain (LBP) secara terminologi medis, merupakan gejala ketidaknyamanan yang dialami oleh seseorang akibat nyeri pada punggung bagian bawah. Kabupaten Muna Barat menempati urutan ke 11 dari 15 Kabupaten setelah kabupaten Kolaka Utara tertinggi di Sulawesi Tenggara yang menunjukan prevalensi Low Back Pain (LBP). Berdasarkan diagnosis dokter, penduduk umur ?15 tahun mengalami penyakit Low Back Pain (LBP) sebesar 2,15% dari 440 jiwa yang mengalami gangguan kesehatan.Tujuan dari peneliti ini adalah untuk mengetahui Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Low Back Pain pada Pekerja Pembuat Batu Bata di Kecamatan Kusambi Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 125 orang yang diambil menggunakan teknik Alokasi Propostional. Analisis yang dilakukan meliputi analisis univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi variabel dan analisis bivariat menggunakan metode chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara usia dengan keluhan LBP (p-value=0,000), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan keluhan LBP (p-value=0,276), ada hubungan antara posisi kerja dengan keluhan LBP (p-value=0,000), tidak ada hubungan antara durasi kerja dengan keluhan LBP (p-value=0,648), ada hubungan antara beban kerja dengan keluhan LBP (p-value=0,012).Kesimpulan dari penelitian ini yaitu faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain yaitu variabel usia, posisi kerja dan beban kerja, sedangkan varibel jenis kelamin dan durasi kerja tidak berhubungan.

Sari, Ratna Nurindah; Pramana, Cipta; Maimunah, Siti

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Produksi ASI yang kurang mengakibatkan ASI eksklusif tidak tercapai dan ASI tidak diberikan kepada bayi. Peningkatan produksi ASI dapat dilakukan secara metode tunggal atau dapat dilakukan dengan kombinasi. Pijat dan essential oil merupakan salah satu metode kombinasi seperti pijat oksitosin dengan fennel essential oil dan clary sage essential oil. Jenis penelitian ini quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest with group design. Populasi penelitian ibu postpartum normal pada bulan September-November 2025 di Wilayah Kerja Puskesmas Krobokan sebanyak 40 orang. Teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 42 orang yang terdiri dari 14 orang kelompok intervensi 1, 14 orang kelompok intervensi 2 dan 14 orang kelompok kontrol. Analisis data meliputi univariat berupa distribusi frekuensi, analisis bivariat melalui uji paired T-test dan analisis multivariat menggunakan uji MANOVA. Ada pengaruh pijat oksitosin dengan fennel essential oil terhadap produksi ASI ibu postpartum normal (p-value 0,000), dimana pretest produksi ASI sebesar 29,64 ml dan posttest ebesar 96,07 ml, sehingga diperoleh peningkatan rata-rata produksi ASI sebesar 66,43 ml. Ada pengaruh pijat oksitosin dengan Clary sage essential oil terhadap produksi ASI ibu postpartum normal (p-value 0,000), dimana pretest produksi ASI sebesar 30,0 ml dan posttest ebesar 81,79 ml, sehingga diperoleh peningkatan rata-rata produksi ASI sebesar 51,79 ml.  Pijat oksitosin dengan fennel essential oil lebih efektif meningkatkan produksi ASI dibandingkan pijat oksitosin dengan clary sage essential oil maupun pijat oksitosin saja

riswan

Journal of Technology and Science 2026 Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Teknologi Surabaya

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun perangkat yang mampu membaca, mengukur, serta mengirimkan data mengenai tegangan, arus, daya, frekuensi, dan energi secara real-time melalui aplikasi Blynk Internet of Things. Perangkat ini memungkinkan data ditampilkan pada smartphone dan layar komputer dari lokasi mana pun, dan direncanakan untuk digunakan di gardu distribusi milik PT PLN (Persero) ULP Darmo Permai. Alat ini berguna sebagai langkah tindakan korektif ketika terjadi ketidakseimbangan beban, mempermudah pengawasan dalam proses penyeimbangan, serta sebagai acuan untuk pemindahan fasa saat diperlukan. Selain itu, alat ini juga berfungsi sebagai langkah preventif untuk menjaga keseimbangan beban gardu dan sebagai referensi jika ada penambahan pelanggan baru. Metode penelitian ini melibatkan penggunaan mikrokontroler ESP32 sebagai Modbus master untuk mengatur sistem. Mikrokontroler ini menerima data digital melalui RS485 dari Power Meter Toky DS9L/7L yang mengukur tegangan dan arus dari PHB-TR. Data tersebut kemudian dikirimkan ke Cloud Blynk Internet of Things melalui nodemcu ESP32 dengan bantuan modem Wi-Fi router. Data yang diproses meliputi tegangan fasa netral RN, SN, TN (220-230 Volt), tegangan fasa-fasa RS, ST, RT (380-400 Volt), arus maksimal 400 Ampere sesuai spesifikasi sensor arus CT 400/5 A, energi (kWh), daya (Watt) untuk fasa R, S, T, daya total, serta frekuensi 50 Hz. Semua informasi ini ditampilkan pada antarmuka pengguna (UI) di smartphone dan PC.

Anam, Akhmad Fatkhul; Bhakti Aryani; Totok Subianto; Elfi

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, yang mengalami fluktuasi jumlah kasus setiap tahun. Tingginya kepadatan penduduk, mobilitas masyarakat, dan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan vektor nyamuk Aedes aegypti berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran kasus DBD di Kota Cirebon tahun 2025 menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional serta memanfaatkan data sekunder kasus DBD tahun 2025 yang diperoleh dari instansi terkait. Data dianalisis dan divisualisasikan menggunakan aplikasi QGIS berdasarkan jumlah kasus, kepadatan penduduk, usia, dan jenis kelamin penderita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi kasus DBD berbeda pada setiap kecamatan, dengan Kecamatan Harjamukti sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, sedangkan Kecamatan Pekalipan memiliki jumlah kasus terendah. Pola persebaran kasus secara spasial cenderung mengelompok pada wilayah yang berdekatan. Kepadatan penduduk tidak menunjukkan hubungan yang konsisten terhadap jumlah kasus DBD. Kelompok usia 5–14 tahun merupakan kelompok paling dominan terdampak, dan jumlah penderita laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan. Oleh karena itu, upaya pengendalian DBD perlu difokuskan pada wilayah berisiko tinggi dengan memperhatikan faktor lingkungan dan kelompok rentan masyarakat.

Sancoko, Heru; Salamah, Umi; Saputro, Bambang Eko

This research aims to examine the potential adaptation of Naval military logistics strategies to optimize humanitarian logistics distribution in remote archipelagic regions. Utilizing a descriptive qualitative method with a Systematic Literature Review (SLR) approach of literature from the 2020-2026 period, this study dissects the concept of Sea-Based Logistics through domain, taxonomic, and componential analyses. The findings indicate that military advantages in floating infrastructure and integrated command chains can effectively bypass distribution barriers in areas lacking port facilities. The study concludes by recommending a military-civilian logistics integration model as a strategic solution for national logistics resilience in coastal areas. The effectiveness of this strategic adaptation relies not only on physical operational aspects but also on the synchronization of budgetary policies and the integration of information technology within the supply chain. From a logistics economics perspective, utilizing naval assets as floating bases mitigates the risk of high costs resulting from post-disaster land infrastructure damage. This synergy necessitates the establishment of collaborative Standard Operating Procedures (SOPs) between military and civilian authorities to create a humanitarian logistics ecosystem that is more resilient, transparent, and capable of responding to crisis dynamics in outlying regions in real-time

Marsiah, Siti; Sulistiyowati, Nina; Voutama, Apriade; Marsiah, Siti; Sulistiyowati, Nina +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Aplikasi LinkedIn merupakan platform jejaring profesional yang digunakan untuk membangun koneksi, mencari pekerjaan, serta mengembangkan karier. Dalam penggunaannya, pengguna sering memberikan ulasan pada Google Play Store yang berisi pengalaman dan kendala yang dialami saat menggunakan aplikasi. Ulasan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber data untuk mengidentifikasi gangguan layanan yang terjadi pada aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis gangguan layanan yang dialami oleh pengguna aplikasi LinkedIn berdasarkan ulasan pengguna pada Google Play Store. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik web scraping untuk memperoleh ulasan pengguna. Data yang telah dikumpulkan kemudian melalui proses pembersihan dengan menghapus ulasan yang tidak berkaitan dengan gangguan layanan. Selanjutnya, ulasan yang relevan diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori gangguan, yaitu Login/Verification Error, Account Problem, System Error, Performance Issue, dan Security Issue. Data yang telah diklasifikasikan kemudian diolah untuk mengetahui jumlah dan distribusi setiap jenis gangguan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa gangguan yang berkaitan dengan proses login dan verifikasi akun serta kesalahan sistem masih sering dialami oleh pengguna. Hasil tersebut kemudian dianalisis dengan mengacu pada proses pengelolaan permintaan layanan dan insiden pada framework COBIT 5, khususnya proses DSS02 Manage Service Requests and Incidents. Analisis ini memberikan gambaran mengenai jenis gangguan yang dialami pengguna dari perspektif pengelolaan layanan TI. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan aplikasi.

Nurochman Nurochman; Andi M. Faisal Bakti

Bridge : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Telekomunikasi 2026 Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

Waqf is one of the instruments of Islamic economics that holds great potential for improving community welfare and promoting sustainable socioeconomic development. However, this potential has not been fully realized due to low public participation in waqf. This situation indicates that messages and education regarding waqf have not been effectively communicated to the general public. This study aims to analyze how the distribution, promotion, and advertising of waqf messages are conducted to the public through a case study of the Indonesian Waqf Board in South Tangerang City. The method used is a descriptive qualitative approach with a constructivist paradigm. Data collection was conducted through interviews, observations, documentation, and literature review to obtain a comprehensive picture of the waqf communication strategies implemented. The results of the study indicate that the distribution of waqf messages is still limited to seminars, workshops, and incidental activities, resulting in uneven information reach. Waqf promotion has also not been conducted consistently and remains conventional, while the use of digital advertising and social media has not been maximized. The main obstacles faced include low public literacy regarding waqf, a lack of professionalism among waqf administrators, and minimal public trust in waqf management. This study concludes that the development of waqf requires modern communication strategies through the digitization of messages, consistent promotion, increased institutional transparency, and intensive use of social media in order to significantly increase public participation in waqf.

Nirmala; Lestari, Hariati; Hikmawati, Zainab

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Benzena (C6H6) termasuk senyawa hidrokarbon aromatik yang bersifat mudah menguap dan larut, serta memiliki beberapa turunan, di antaranya etilbenzena, kumena, anilin, klorobenzena, dan sikloheksana. Tingkat paparan benzena pada manusia dapat diketahui melalui biomarker fenol dalam urine dengan ambang normal menurut WHO yaitu kurang dari 25 mg/L. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kadar fenol urine, penggunaan alat pelindung diri (APD), lama kerja, serta keluhan kesehatan pada pekerja SPBU di Kota Kendari tahun 2026. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 32 responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling, Data penelitian diolah dengan analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi tiap variabel. Hasilnya, 6 responden (18,8%) punya kadar fenol urine >19 mg/L. Sementara itu, semua responden (100%) bekerja maksimal 8 jam/hari. Selain itu, mayoritas pekerja masih kurang patuh dalam penggunaan APD, yaitu sebanyak 21 responden (65,6%). Keluhan kesehatan yang paling sering dirasakan adalah mata perih, berair, atau terasa terbakar yang dialami oleh 22 responden (68,8%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pekerja SPBU masih berisiko mengalami paparan benzena yang terlihat dari adanya kadar fenol urine tidak normal, rendahnya kepatuhan penggunaan APD, serta munculnya berbagai keluhan kesehatan walaupun durasi kerja masih berada dalam batas normal.

Mokhamad Syihabul Khoir; Imam Muhannad; Aryo Nugroho

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Lagu Jawa modern merupakan perkembangan kontemporer dari musik tradisional Jawa yang semakin banyak dinikmati generasi muda melalui platform digital. Namun, meningkatnya jumlah lagu baru membuat pengguna sulit menemukan lagu yang sesuai dengan preferensi musikal jika pencarian hanya dilakukan berdasarkan judul atau nama artis. Penelitian ini mengembangkan pendekatan rekomendasi berbasis konten melalui klasterisasi fitur audio terhadap 100 lagu Jawa modern yang dikumpulkan dari YouTube. Fitur audio diekstraksi menggunakan Librosa pada Python, meliputi tempo BPM, danceability, RMS energy, zero-crossing rate, MFCC means, spectral contrast means, dan chroma features means, sehingga setiap lagu menghasilkan 36 fitur numerik. Algoritma K-Means digunakan untuk membentuk tiga klaster, PCA digunakan untuk memvisualisasikan distribusi klaster, dan Silhouette Score digunakan untuk mengevaluasi kualitas pengelompokan. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga gaya musikal yang dapat diinterpretasikan, yaitu Jawa modern enerjik, lagu tradisional atau akustik, serta Jawa eksperimental atau ambient, dengan Silhouette Score sebesar 0,114. Temuan ini menunjukkan bahwa fitur audio mampu merepresentasikan karakter lagu secara objektif dan mendukung sistem rekomendasi adaptif untuk pelestarian musik daerah. Pendekatan ini juga membantu memperluas akses pendengar terhadap kekayaan musik lokal di era digital secara berkelanjutan.