Destriyani; Kusuma Anggraini, Nurti
Penggunaan fly ash sebagai bahan tambahan untuk menggantikan sebagian semen merupakan salah satu hal untuk mendorong penggunaan material alternatif. Penelitian ini mengkaji pengaruh persentase substitusi fly ash sebesar 10%, 30%, dan 50% dengan penambahan zat aditif superplasticizer sikament-NN (Tipe F) dengan dosis 1,2% terhadap kemudahan pengerjaan (workability) dan kekuatan tekan beton. Kinerja beton dianalisis berdasarkan kekuatan tekannya pada hari ke-28 dab kelancaran kerjanya berdasarkan slump. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kombinasi penggunaan fly ash dan superplasticizer sikament-NN (Tipe F) dapat meningkatkan kemudahan adukan, dengan nilai slump maksimum mencapai 14,3 cm pada presentase fly ash 50%. Namun, peningkatan kelacakan ini berbanding terbalik dengan kekuatan tekan yang konsisten menurun seiring dengan peningkatan penambahan fly ash. Nilai kuat tekan maksimum dicapai oleh campuran beton yang hanya menggunakan superplasticizer tanpa fly ash sebesar 320,50 kg/cm2, sementara nilai yang optimal ditemukan pada variasi persentase 10% dengan penambahan superplasticizer 1,2% menghasilkan kuat tekan sebesar 307,65 kg/cm2, sehingga penggunaan kombinasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi efisiensi bagi rekayasa sipil.