Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Abub Luthfi; Juwita Sahputri; Rizka Sofia

Jurnal ilmu Kesehatan Umum 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Toxoplasmosis is a disease transmitted from animals to humans, caused by the protozoan parasiteToxoplasma gondii. The Toxoplasma gondii parasite has infected more than 60% of the world's population and2-51% in Indonesia. Women of childbearing age (15-45 years) are one of the risk groups for the transmission of infection by the Toxoplasma gondii parasite. A person's knowledge is influenced by various factors such as level of education, information, environment and culture. The purpose of this study was to compare the level of knowledge on prevention of toxoplasmosis in women of childbearing age in Lhokseumawe City. This research is a type of descriptive analytic research with a cross-sectional time approach. Samples were taken using a purposive sampling technique from women of childbearing age in Uteunkot Village and Kuala Meuraksa Village. The sample size was determined using the Snedecor & Cochran formula and the minimum sample size was 62 respondents in Uteunkot Village and 62 respondents in Kuala Meuraksa Village. The results of this study indicate that the majority of respondents in Uteunkot Village have a less knowledge level of 43.5% and the majority of respondents in Kuala Meuraksa Village also have a less knowledge level of 85.5%. Data analysis used the Mann-Whitney test. The results of statistical analysis showed a p value <0.05. The conclusion of this study is that there are differences in knowledge of toxoplasmosis prevention in women of childbearing age in rural villages and urban villages.

Nada Waleed Hammoud

International Journal of Health and Medicine 2025 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Toxoplasma gondii (T. gondii), intracellular parasite that cause abortion in infected pregnant women with the parasite. Aim of the study: the present investigation aimed to assessment the prevalence of T. gondii in aborted women and evaluated level of interferon- gamma, Toll-like receptor 2 (TLR2) and lactoferrin. Materials and methods: From September 2024 to May 2025, we examined 90 women, 70 of them spontaneous abortion, while an additional 20 blood samples were obtained from healthy individuals serving as controls, in Tikrit Teaching hospital and many private hospitals in Tikrit city. Result: The incidence of parasite infection in aborted women was 56 (80%) out of a total of 70%. The level of IFN, TLR2, and Lactoferrin in the group of aborted women infected with T. gondii (45.4 ±7.1, 17.04 ±2.28, 59.6±12.6), as compared with control group (19.4 ±2.12, 8.2 ±2.1, 29.2±9.4). Conclusion: The present study concluded increase prevalence of toxoplasma gondi in aborted woman may indicate the main cause of abortion. Furthermore, increase level of immunological parameters that may indicate resolve the parasite infection.

Derry Trisna Wahyuni S; Cut Aliza Ramadhani; Alif Rahman Habibi

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Kucing merupakan hewan yang sangat banyak di gemari sebagai hewan peliharaan di rumah. Kucing dapat menularkan penyakit zoonosis yaitu toxoplasma yang di sebabkan oleh parasit Toxoplasma gondi. Toxoplasma gondi merupakan parasit intraseluler dari golongan protozoa yang bersifat parasit obligat, di mana kucing berperan sebagai hospes definitive. Fases kucing diambil di perumahan citramas dan kampung tengah, fases kucing selanjutnya dilarutkan kedalam aquadest kemudian dihomogenkan, setelah itu diamati dibawah mikroskop. Hasil pengamatan yang dilakukan di laboratorium menunjukkan di perumahan kampung tengah terdapat 2 kucing yang terinfeksi parasit Toxoplasma gondii dan di perumahan citramas tdk ditemukan kucing yang terinfeksi parasit ini. Terinfeksinya kucing di kampung tengah kemungkinan diakibatkan oleh lingkungan yang kotor dan makanan (daging dan Ikan) dikonsumsi oleh kucing tersebut masi setangah matang. Pada penelitian ini diharapkan dapat menjadi edukasi bagi masyarakat agar dapat memperhatikan lingkungan dan makanan yang di konsumsi oleh kucing tersebut.

Derry Trisna Wahyuni S; Cut Aliza Ramadhani; Alif Rahman Habibi

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Kucing merupakan hewan yang sangat banyak di gemari sebagai hewan peliharaan di rumah. Kucing dapat menularkan penyakit zoonosis yaitu toxoplasma yang di sebabkan oleh parasit Toxoplasma gondi. Toxoplasma gondi merupakan parasit intraseluler dari golongan protozoa yang bersifat parasit obligat, di mana kucing berperan sebagai hospes definitive. Fases kucing diambil di perumahan citramas dan kampung tengah, fases kucing selanjutnya dilarutkan kedalam aquadest kemudian dihomogenkan, setelah itu diamati dibawah mikroskop. Hasil pengamatan yang dilakukan di laboratorium menunjukkan di perumahan kampung tengah terdapat 2 kucing yang terinfeksi parasit Toxoplasma gondii dan di perumahan citramas tdk ditemukan kucing yang terinfeksi parasit ini. Terinfeksinya kucing di kampung tengah kemungkinan diakibatkan oleh lingkungan yang kotor dan makanan (daging dan Ikan) dikonsumsi oleh kucing tersebut masi setangah matang. Pada penelitian ini diharapkan dapat menjadi edukasi bagi masyarakat agar dapat memperhatikan lingkungan dan makanan yang di konsumsi oleh kucing tersebut.