Publication Search

79,575 articles from 739 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 49

Analytics

Nisrina Shani Aziza; Dewi Suprihatin; Slamet Triyadi

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to describe the types of meaning contained in the short story collection Ihwal Nama Majid Pucuk through a semantic study and to produce a recommendation for handout teaching material in learning short story texts for grade XI of senior high school. This research employs a qualitative approach with a descriptive method and a text-analysis model, while the data consist of word, phrase, and sentence quotations collected through documentation techniques. The main theory used is Abdul Chaer's theory of meaning, supported by Geoffrey Leech's theory of associative meaning, with data analysis following the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the three analyzed short stories contain eight types of meaning, namely lexical and grammatical meaning, referential and nonreferential meaning, denotative and connotative meaning, word and term meaning, conceptual and associative meaning, idiomatic meaning, figurative meaning, as well as locutionary, illocutionary, and perlocutionary meaning. Lexical and grammatical meanings dominate the findings, while proverbial meaning is not found in the data source. The diversity of these meanings confirms that this short story collection is suitable to be used as handout teaching material for short story texts in grade XI of senior high school. Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis makna yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek Ihwal Nama Majid Pucuk melalui kajian semantik sekaligus menghasilkan rekomendasi bahan ajar handout pada pembelajaran teks cerpen kelas XI SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan model analisis teks, sedangkan data berupa kutipan kata, frasa, dan kalimat yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Teori utama yang digunakan adalah teori makna Abdul Chaer dan teori pendukung makna asosiatif Geoffrey Leech, dengan analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ketiga cerpen yang dianalisis ditemukan delapan jenis makna, yaitu makna leksikal dan gramatikal, makna referensial dan nonreferensial, makna denotatif dan konotatif, makna kata dan istilah, makna konseptual dan asosiatif, makna idiomatikal, makna kias, serta makna lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Makna leksikal dan gramatikal mendominasi temuan, sementara makna peribahasa tidak ditemukan dalam sumber data. Keberagaman makna tersebut menegaskan bahwa kumpulan cerpen ini layak dijadikan bahan ajar handout teks cerpen kelas XI SMA.

Masrur; Dahlia Yusuf; Lilis Nurhotimah; Maulida Romadhon; Ruhaya mustafar

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembelajaran tafsir Al-Qur'an menggunakan bahasa Bali sebagai media instruksional di Desa Pegayaman, Buleleng. Di tengah arus globalisasi yang mengancam eksistensi bahasa daerah, masyarakat Pegayaman menunjukkan resiliensi budaya melalui integrasi nilai-nilai Islam dengan kearifan lokal Bali. Melalui studi kasus pada kegiatan pengabdian masyarakat di Masjid Safinatussalam pada 04 April 2026, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Ustadz Zihni Hasan mentransformasikan pemahaman Surah Al-Baqarah kepada jamaah remaja putri dan ibu-ibu melalui medium bahasa Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnopedagogi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan strategi "pribumisasi" Islam yang memperkuat identitas "Nyama Selam"( penduduk islam yang telah lama menetap dan mengadopsi budaya bali dalam kehidupan sehari-hari). Penggunaan bahasa ibu terbukti efektif menurunkan hambatan kognitif dan emosional dalam memahami teks suci, sekaligus berfungsi sebagai sarana konservasi bahasa daerah. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan agama Islam berbasis budaya sebagai model moderasi beragama di Indonesia.

Ulina, Febriani; Setiawan, Yusak Agus

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam menerjemahkan konsep-konsep teologis yang abstrak agar sesuai dengan perkembangan kognitif peserta didik usia sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya penanaman iman sejak dini dalam keluarga sebagai ecclesia domestica, yang kemudian dilanjutkan secara sistematis dalam pendidikan formal. Namun, pada jenjang sekolah dasar, pembelajaran Pendidikan Agama Kristen menghadapi tantangan karena materi teologis yang bersifat abstrak tidak selalu selaras dengan kemampuan berpikir anak. Berdasarkan teori perkembangan kognitif Jean Piaget, anak usia 7–12 tahun berada pada tahap operasional konkret, sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman nyata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan hermeneutika-pedagogis untuk menganalisis strategi pengajaran Yesus dalam Injil Markus 4:1–33. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yesus menerapkan strategi pembelajaran yang efektif melalui pengelolaan ruang belajar (spasial), penggunaan perumpamaan sebagai media naratif, serta pendekatan dialogis-partisipatif. Strategi ini memungkinkan terjadinya jembatan antara konsep abstrak Kerajaan Allah dengan realitas konkret kehidupan pendengar. Dengan demikian, integrasi antara pemahaman teks Alkitab dan pendekatan pedagogis yang sesuai dengan perkembangan kognitif menjadi kunci dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen perlu mengembangkan strategi kreatif dan kontekstual agar nilai-nilai iman tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.

Zahiya Zahiya

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbasis audio-visual menggunakan kesenian Madihin dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks tanggapan, serta menganalisis efektivitas pendekatan tersebut. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 14 Banjarmasin dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah pengajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang menerapkan inovasi pembelajaran CRT berbasis budaya lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring yang disebarkan menggunakan Google Formulir, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CRT dengan media Madihin mampu meningkatkan hasil belajar siswa, membangun keterlibatan aktif, serta menumbuhkan sikap positif terhadap pembelajaran. Inovasi ini juga mampu menghubungkan materi pelajaran dengan latar belakang budaya siswa sehingga menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Kendala teknis terkait keterbatasan akses teknologi berhasil diatasi melalui strategi kolaboratif dalam kelas. Secara keseluruhan, pendekatan CRT berbasis audio-visual Madihin terbukti efektif dan layak dikembangkan sebagai model pembelajaran yang adaptif terhadap keberagaman budaya di Indonesia.

Hatmoko, Haru; Windarti, Maria Titik

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Profesi guru dalam perspektif pendidikan modern dipahami bukan sekadar sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga sebagai agen transformasi moral, etika, dan spiritual. Dalam konteks pendidikan Kristen, peran guru semakin signifikan karena dipanggil untuk menghadirkan teladan Kristus dalam seluruh aspek kehidupannya. Penelitian ini mengkaji relevansi keteladanan Yesus dalam Yohanes 13:13–16 dengan praktik pendidikan guru agama Kristen di sekolah. Teks ini menampilkan Yesus yang membasuh kaki murid-murid-Nya sebagai simbol kerendahan hati, kasih, dan pelayanan, yang menjadi dasar teologis bagi peran guru Kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teologis dan pendidikan, melalui studi pustaka dan wawancara dengan guru-guru di SMA PGRI 22 Serpong. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama. Pertama, teladan guru Kristen berfungsi sebagai model nyata yang membentuk iman dan karakter siswa. Kedua, praktik mentoring dalam perspektif Alkitab menegaskan pentingnya relasi personal dalam pendidikan iman. Ketiga, keteladanan Yesus menampilkan dimensi servant leadership yang relevan bagi kepemimpinan guru Kristen. Keempat, integritas guru Kristen menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan karena konsistensi hidup lebih berpengaruh daripada sekadar instruksi verbal. Kelima, keteladanan Yesus tetap relevan di era modern karena mampu menuntun peserta didik menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi dengan iman yang tangguh. Dengan demikian, guru agama Kristen dipanggil untuk melayani dengan kasih, rendah hati, dan penuh integritas, sehingga mampu membentuk generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara spiritual.

Saadah, Anis Fathu; Lulu Ratika Yuniar; Zahra Jelita; Adita Widara Putra

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur intrinsik naskah drama “Kecoa Tengah Malam” karya Bode Riswandi dengan menggunakan pendekatan strukturalisme. Pendekatan strukturalisme merupakan teori yang memfokuskan karya sastra sebagai sebuah struktur yang utuh berdasarkan unsur intrinsik yang terdapat dalam karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka dan teknik analisis teks terhadap unsur intrinsik seperti tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, gaya bahasa, sudut pandang, dan amanat. Hasil analisis cerpen ini mengangkat tema pengkhianatan dalam rumah tangga serta kehancuran harga diri seorang suami yang lumpuh, dikemas melalui simbolisme satire dan sindiran tajam terhadap norma sosial. Alur yang digunakan adalah alur maju (linier). Tokoh-tokohnya, yaitu Dr. Marus, Cicilia, Kristian, dan Atun, memiliki karakter yang memperkuat konflik moral dan emosional. Latar tempat utama berpusat pada sebuah rumah mewah milik Dr. Marus. Latar waktu berlangsung antara malam hingga pagi, mempertegas intensitas perubahan psikologis tokoh-tokohnya, sementara latar suasana ditampilkan dalam nuansa ketegangan dan ketidaknyamanan. Gaya bahasa bersifat simbolik dan tragis, memperdalam pesan yang disampaikan. Sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga. Amanat dalam naskah ini menekankan pentingnya menjaga moralitas, kesetiaan, dan empati dalam kehidupan pernikahan.

Azis, Tengku Abdillah; Azzarah, Regita Asiah; Harahap, Muhammad Alfi; Gultom, Maria Joito; Harefa, Meilinda Suriani +1 more

Jurnal Agrifoodtech 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kue Malaka merupakan salah satu kuliner tradisional khas wilayah pesisir Sumatera yang identik dengan cita rasa manis dan tekstur lembut. Namun, seiring perkembangan zaman, eksistensi makanan tradisional seperti kue Malaka mulai terpinggirkan oleh kehadiran makanan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk kue Malaka dengan isian gula nipah sebagai upaya diversifikasi pangan berbasis kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan tahapan mencakup pengumpulan bahan, pengembangan resep, pembuatan produk, uji organoleptik oleh 20 panelis, serta analisis data secara deskriptif. Inovasi dilakukan dengan mengganti isian gula aren menjadi gula nipah dan menambahkan taburan parutan buah nipah. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa kue Malaka dengan isian gula nipah diterima baik oleh panelis dari segi rasa, aroma, dan tekstur, serta memiliki potensi sebagai produk alternatif yang menarik. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kuliner tradisional berbasis potensi lokal untuk mendukung pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ulfi Akhyatussyifa; Ain Nina Nur Fahonah; Erina Hidayah; Vianni Nifattien Vrisna Putri; Qurrota Ayu Neina

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah semakin menurunnya nilai moral di kalangan siswa yang ditandai dengan melemahnya sopan santun, tanggung jawab, dan empati. Penelitian ini membahas nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerpen digital Kompas edisi Maret 2025 dan pemanfaatannya sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA kelas XI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk nilai moral yang muncul dalam cerpen serta menilai kelayakan cerpen tersebut sebagai media pembelajaran sastra yang relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, simak, dan catat. Sumber data utama adalah tujuh cerpen dari Kompas digital edisi Maret 2025, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku dan jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen-cerpen tersebut mengandung nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, empati, solidaritas sosial, ketulusan, penghargaan terhadap sesama, dan kejujuran. Nilai-nilai ini disampaikan baik secara tersirat melalui perilaku tokoh maupun secara tersurat dalam narasi cerita. Cerpen-cerpen tersebut juga dinilai layak digunakan sebagai bahan ajar karena mendukung penguatan karakter siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta sesuai dengan capaian pembelajaran dalam kurikulum bahasa Indonesia kelas XI. Penelitian ini bermanfaat dalam memperkaya alternatif sumber pembelajaran yang berbasis teks sastra aktual dan bermuatan moral.

Destysia Ayu Ardira; Rosita Ambarwati; Herman Trisna

Writing is communication that is used to express ideas or concepts in written form. When writing, you need the ability to express thoughts, concepts and experiences to make writing easier. However, after observations were made in class VII C regarding writing, namely writing response texts, it turned out that there were still many students who were lazy, lacked enthusiasm, had difficulty expressing ideas, liked playing games, and were less interested in writing response texts. Therefore, action is needed to improve students' writing skills. The aim of this research is to describe the improvement in skills in writing descriptive response texts through flowing sentence techniques with image media in class VII C students at SMP Negeri 3 Madiun. The learning process is carried out through two cycles, namely cycle I and cycle II. The results of this study showed that the class average score on the pre-cycle knowledge test was 63.47. In cycle I there was an increase of 78 or in the quite good category and in cycle II there was another increase of 84 or in the good category. The increase in writing descriptive response texts was also followed by changes in students' learning attitudes towards a better direction during the learning process of writing descriptive response texts using flowing sentence techniques using image media.

Wahyuningsih, Ragil Sri; Zahro, Fatimatus; Afkar, Taswirul

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas media pembelajaran ProProfs Games berbasis sliding puzzle dalam meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman siswa kelas X di SMK Negeri 1 Mojokerto terhadap materi teks anekdot. Metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi diterapkan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif, dengan fokus pada pemahaman mendalam terhadap pengalaman, persepsi, dan interaksi siswa dalam menggunakan media pembelajaran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ProProfs Games berbasis sliding puzzle mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Permainan sliding puzzle yang interaktif dan menantang mendorong siswa untuk memahami alur cerita secara visual, menemukan hubungan antar bagian gambar, dan menemukan pesan moral. Siswa merasa lebih aktif, terlibat, dan percaya diri dalam menulis teks anekdot setelah menggunakan media ini. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kekurangan, seperti keterbatasan konten sliding puzzle yang spesifik, ketergantungan pada teknologi, dan potensi pengurangan interaksi langsung antara guru dan siswa. Penelitian ini memberikan sumbangan bagi dunia pendidikan dengan menunjukkan potensi ProProfs Games berbasis sliding puzzle sebagai media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi teks anekdot.

Tuminih Tuminih

Pada penelitian ini merupakan mendeskripsikan kesalahan teks pidato karya mahasiswa semester III Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, STIDKI NU Indramayu, pada aspek sistematika, kesesuaian isi dengan tujuan, dan penggunaan bahasa. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini merupakan deskripsi analisis teks pidato yang melibatkan; (1) sistematika teks pidato, (2) kesesuaian isi dengan tujuan pidato, (3) penggunaan bahasa dalam teks pidato, (4) Kriteria teks pidato yang baik, dan (5) Kemampuan menulis teks pidato yang baik. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kesalahan-kesalahan pada tulisan teks pidato mahasiswa semester III Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, STIDKI NU Indramayu tetap sangat signifikan. Kesalahan yang terdapat dari hasil tulisan mahasiswa semester III, secara garis besar melingkupi, sistematika penulisan teks pidato, aspek kebahasaan, tujuan dari pidato dan isi teks pidato yang kurang memperhatikan unsur kebenaran, sehingga kualitas dari isi pidato sangat rendah.

Maguna Eliastuti; Irnawati Irnawati; Ana Rusmardiana; Tri Astuti

FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin 2024 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Education in Indonesia plays an important role in the development of individuals and the country, shaping social and cultural values and preparing for the future. Quality education creates human resources who are innovative and have high social awareness, as regulated in Republic of Indonesia Law no. 20 of 2003. The main challenge is to maintain achievements and adapt to the Society 5.0 era. Curricula, such as the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum, are designed to develop students' knowledge, skills and character. English as a compulsory subject increases career and educational opportunities in the context of globalization. English teaching in Indonesia emphasizes listening, speaking, reading and writing skills, as well as the importance of grammar and vocabulary. Nouns are an important element in sentence formation, and understanding nouns helps students in all aspects of language skills. An effective method for studying nouns is through descriptive text analysis. The Community Service Activity (PKM) entitled "Learning Nouns Through Descriptive Text Analysis for Grade 7 Students at MTs Lijamul Athfal Sukabumi" aims to develop community potential, increase creativity, writing skills and relationship networks. It is hoped that this PKM can improve students' understanding of nouns and become a guide for language learning in Indonesian literature, as well as arouse interest in learning English. The method used includes preparation and implementation of noun learning through descriptive text analysis at MTs Lijamul Athfal Sukabumi with results showing high enthusiasm from students. It is hoped that this fun context-based learning can be an alternative that advances education and produces students with international insight.

Aisyah Kusuma Wardan; Asti Nur Cahyani; Siti Lutfiah; Wanda Agustina Sasmita Ningrum

Dalam konteks pidato “The Transformative power of education”, penerjemahan menjadi sangat penting karena pidato ini bertujuan untuk menginspirasi dan memberdayakan audiens dengan gagasan transformasi melalui pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik dan strategi penerjemahan yang digunakan dalam teks linguistik. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pidato dari Prof. Neil Mercer yang diterjemahkan oleh Siti Ismiati. Dalam artikel ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk memahami dan menjelaskan teknik interpreting berdasarkan teori-teori terkemuka dalam bidang linguistik dan penerjemahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teknik penerjemahan yang digunakan dalam pidato “The Transformative power of education”. Dengan mengacu pada teori-teori terkemuka dalam penerjemahan interpreting, penelitian ini menganalisis penerapan teknik seperti teknik cutting dan omission. Setiap teknik dievaluasi berdasarkan efektivitasnya dalam mempertahankan makna, struktur, dan relevansi budaya.

Ismail, Djauhar; Arisjulyanto, Dedy

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2024 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak signifikan terhadap perilaku sosial remaja, termasuk dalam aspek seksual. Salah satu bentuk perilaku yang muncul akibat kemajuan teknologi adalah chat sex, yaitu aktivitas komunikasi seksual secara daring melalui pesan teks, gambar, atau video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perilaku chat sex terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Sampel terdiri dari 120 remaja usia 15–19 tahun yang dipilih secara purposive di wilayah perkotaan. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi melakukan chat sex dengan peningkatan kecenderungan perilaku seksual pranikah, seperti berciuman, meraba, hingga hubungan seksual. Faktor pendukung lainnya termasuk kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh teman sebaya, dan akses internet tanpa batas. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku chat sex dapat menjadi faktor risiko terhadap meningkatnya perilaku seksual pranikah pada remaja. Diperlukan peran aktif keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam memberikan edukasi serta pengawasan terhadap penggunaan media digital oleh remaja

Esti Maurilla; Firas Abid Zidan; Rizna Asticka; Savira Nailil Hana; Syafira Oktavia Pramesti +2 more

Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2024 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This research is motivated by the tendency of news today to pay less attention to the 5W+1H elements (What, Who, Why, When, Where, and How) which are explained according to the concept of objectivity and effectiveness of news and information. The purpose of this study is to analyze the quality of information in the detik.news January 2024 edition. This analysis focuses on information quality, data availability, efficiency, and objectivity. This study is based on “Detiknews.Com News Text January 2024 Edition” and data collection techniques with the goal of learning, analyzing, and documenting. The analytic techniques used are qualitative and quantitative. In data collection, we used a formal data collection method that included the use of a symbol (or symbol) and a collection method. The purpose of using this qualitative deskriptif method is to analyze verbal phrases found in detiknews.com articles. The findings of this study may be seen in relation to the number of stories that have been published on detiknews.com, namely whether they have high quality images with clear and easy-to-understand text. The purpose of news reporting is to report on current events without revealing any personal information. The quality of information found on detik.news is intended to be useful in determining whether a piece of information is reliable in terms of language, objectivity, effectiveness, and the extent to which it has been disseminated to the public.

Suardin Zai; Novalina, Martina; Kusumo, Yusuf Setiawan Sudarso; Silalahi, Edwin Goklas; Marampa, Elieser R

Jurnal Silih Asah 2024 LPPM - STT Kadesi Bogor

Maraknya pelecehan seksual pada anak menjadi fenomena yang memprihatinkan. Beberapa dampak pelecehan seksual mengakibatkan masa depan anak menjadi suram. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta implikasi dari teks 1 korintus 6:19a sehingga pembaca mengambil bagian dalam memberikan edukasi kepada anak untuk menjaga dan menghindari dirinya dari kasus pelecehan seksual. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode studi Pustaka. Hasil yang didapat adalah pendidikan tentang seks dapat diberikan kepada anak usia dini dengan memahami makna tubuhmu adalah bait roh kudus di dalam 1 korintus 6:19a. Oleh karena itu, diperlukan perhatian yang lebih terhadap anak-anak, tidak hanya secara jasmani tetapi juga rohaninya. Pendampingan orang tua memegang peranan yang sangat penting dalam penerapan Pendidikan seks. Keselamatan jiwa anak merupakan tanggung jawab besar yang harus diwujudnyatakan agar anak dapat sejahtera dalam masa perkembangan dan pertumbuhannya, terutama dalam pertumbuhan kerohaniannya. 

Ade Irma; Najaruddin; Rekaza Akbar

Pidato merupakan salah satu retorika modern, teks pidato yang dibawakan siswa SMA Negeri 1 Badar  kelas XI semester genap adalah objek dalam kajian penelitin ini. Berdasarkan teks pidato siswa diajukan masalah dasar sebagai berikut: Bagaimanakah kemampuan siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Badar Tahun Pembelajaran 2022/2023 dalam Penggunaan Kalimat Persuasif Pada..Teks Pidato. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui kemampuan siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Badar Tahun Pembelajaran 2022/2023 dalam Penggunaan Kalimat Persuasif Pada..Teks Pidato. Metode penelitian atau research method merupakan aspek aksiologi dari suatu paradigma. Motode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan deskriptif kuanlitatif. Sesuai dengan rancangan penelitian teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes yang merupakan bemberikan pernyataan, dan latihan atau alat yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan, intelegensi, dan kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu. Tahap yang dilakukan yaitu memberikan tes. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan ditinjau dari hasil penganalisisan, data yang diperoleh menunjukkan bahwa Setelah melakukan serangkaian pembelajaran, pengolahan, penganalisisan dari penelitian yang peneliti lakukan kesimpulan penelitian ini, yaitu wujud formal, struktur, dan isi kalimat persuasif yang dianalisis oleh siswa pada teks pidato pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Badar dapat diambil keimpulan bahwa, kemampuan siswa dalam menganalisis kalimat persuasif pada teks pidato sudah dikategorikan baik.

Sri Lahir

Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

This research aims to improve Learning Achievement in Writing Simple Descriptive Texts Through the STAD Cooperative Learning Model for Class IXB Negeri 6 Sukoharjo Students in Semester 1 of the 2022/2023 Academic Year" The research method uses Classroom Action Research which is carried out in two cycles, each cycle consists of two meetings, with four stages of research: planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study are students of Class IXB Negeri 6 Sukoharjo in Semester 1 of the 202/2023 Academic Year with a total of 36 students. The data collection techniques used are observation, interviews, tests, and documentation. The data analysis used in this study is a qualitative descriptive analysis. The result of this study is to improve Learning Achievement in Writing Simple Descriptive Texts Through the STAD Cooperative Learning model. The results of the success in this study are evidenced by the increase in student learning outcomes in the first cycle of students who managed to get KKM scores, an increase from the initial condition of 18 students (50%) to 23 students (64%) or there was an increase of 14% compared to the initial condition. Meanwhile, in the second cycle, it increased to 32 students (88.8%) or there was an increase of 24.8% from before. Based on the results of this study, it can be concluded that the application of the STAD Learning Model can improve the learning outcomes of Writing Simple Descriptive Texts in Class IXB Negeri 6 Sukoharjo students in Semester 1 of the 2022/2023 Academic Year.    

Ismanto Ismanto

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2024 Universitas Palan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek niali moral pada tokoh-tokoh dan nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode content analysis (analisis isi). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan psikologi sastra melalui teori psikologi David Krech. Sumber data penelitian adalah: (1) teks cerita rakyat Malin Kundang dan Danau Toba Karya Nuairi dan Rosmilan Pulungan; (2) panduan wawancara; (3) buku literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dengan analisis dokumen dan wawancara. Teknik validasi data dengan triangulasi data dan sumber. Teknik analisis data dengan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa : (1) terdapat empat tingkatan emosi yang mempengaruhi tokoh-tokoh dalam cerita rakyat Malin Kundang dan Danau Toba yaitu: emosi dasar,Emosi yang berhubungan dengan stimulasi sensor, Emosi yang berhubungan dengan penilaian diri sendiri, Emosi yang berhubungan dengan orang lain; (2) terdapat nilai moral yang menonjol berdasarkan karakter pelajar pancasila dalam cerita rakyat Malin Kundang dan Danau Toba yaitu; mandiri, gotong royong,beriman dan bernalar kritis.

Dwi Aprilia; Dina Fadilah; Zulfadli Hamdi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya minat siswa untuk melaksanakan kegiatan litrasi membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi membaca siswa, upaya yang dilakukan dalam mengembangkan kemampuan literasi membaca siswa, serta faktor penghambat dalam mengembangkan kemampuan literasi membaca siswa kelas IV di MI NW Lendang Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kualitatif, dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan literasi membaca siswa sudah baik dari 7 subjek yang diteliti 3 siswa pada level intervensi khusus cerita-2, 2 siswa pada level intervensi khusus cerita-1, dan 2 siswa pada level intervensi khusus- huruf. Upaya yang dilakukan guru bagi siswa yang kurang lancar dimana siswa dibimbing jika terdapat materi teks bacaan dan pada saat jam istirahat, namun terdapat beberapa faktor penghambat dimana kurangnya fasilitas sarana danprasarana penunjang kemampuan literasi membaca siswa yang disediakan oleh sekolah, serta faktor diluar lingkungan sekolah dimana siswa kurang mendapatkan perhatian dari orang tua, di rumah siswa lebih tertarik untuk bermain game sehingga kegiatan literasi membaca hanya dilakukan di sekolah. Kata Kunci: Literasi, Membaca, Siswa, Guru