Publication Search

66,676 articles from 552 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 24

Analytics

Nia Kurniasih; Raden Rifa Qodriatinnisa; Solehudin

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Manusia merupakan makhluk sosial sehingga dalam kehidupannya akan selalu melakukan interaksi dengan manusia lainnya. Salah satu bentuk interaksi sosial ialah bersilaturahmi dengan cara mengunjungi rumah seseorang. Sebagai penerima tamu atau pemilik rumah yang dikunjungi sudah sepantasnya menampilkan sifat dan perilaku yang baik dalam hal ini penulis namakan dengan akhlak memuliakan tamu. Tujuan dari penelitian ini tiada lain untuk mengetahui bagaimana konsep yang ditawarkan Alquran terkait akhlak dalam memuliakan tamu. Dengan merujuk pada term dhaif dimana penulis menemukan kata ini tersebar di dalam lima surat dan enam ayat, yaitu surat Hud/11:78, al-Hijr/15/51, 68, al-Kahfi/18:77, adz-Dzariyat/51:24, dan al-Qamar/54:37 kemudian dikaji dengan penafsiran Abu Su’ud dengan kitab tafsirnya yang berjudul Irsyad Al-Aql As-Salim ila Mazaya Al-Kitab Al-Karim. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif-desktiptif dengan jenis data kepustakaan. Adapun hasilnya menunjukkan bahwa berdasarkan ayat-ayat tersebut maka konsepsi yang ditawarkan Alquran terkait akhlak memuliakan tamu diantaranya: menjawab ucapan salam dari tamu, menghormati tamu dengan cara memberikan jamuan dan pelayanan terbaik, menghidangkan jamuan tidak jauh dari jangkauan tamu, berkata-kata yang baik, penuh dengan sopan santun serta lemah lembut, memenuhi hak-hak tamu dan menjaga tamu yang berkunjung dari segala bentuk keburukan, tidak menolak kunjung seseorang yang akan bertamu, memberikan tempat istirahat, serta mengajak istri/suami serta anggota yang berada di dalam rumah yang dikunjungi oleh tamu.

Muhammad Yusrul Falakh; Setiyowati

Jurnal Akta Notaris 2023 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Harta Bersama dalam perkawinan adalah Harta yang didapat secara Bersama – sama maupun sendiri dalam ikatan perkawinan oleh Suami maupun dan Istri, dalam kasus a quo terjadi suatu peristiwa hukum dimana Istri ( Tergugat ) membeli tanah tanah dari Ayahnya dengan bukti AJB tertanggal 2008. Dimana pernikahan antara Penggugat ( Suami ) dan Istri ( Tergugat ) terjadi pada tahun 1999. Bahwa karena AJB tidak terdapat kwitansi jual beli dan penerimaan uang dari Tergugat ( Istri) kepada Ayahnya ( Penjual ), maka hakim menilai itu adalah hibah dan tidak dapat dianggap sebagai Harta Bersama. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaturan harta bersama dalam Undang – Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan?  Bagaimana Pertimbangan Hakim terhadap Putusan 0541/Plt.G/2013/PA.Kra terkait Harta Pemberian Orang Tua kepada Anak melalui Jual Beli ? Bagaimana Akibat Hukum terhadap Putusan 0541/Plt.G/2013/PA.Kra terkait Harta Pemberian Orang Tua kepada Anak melalui Jual Beli ?. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif. Hasil Penelitian ini adalah UU Perkawinan menyatakan bahwa harta warisan tidak dapat dialihkan atau diubah menjadi harta bersama tanpa adanya perjanjian perkawinan terlebih dahulu antara suami dan istri. Sebab, harta diperoleh dari hasil kerja keras satu pihak dan hadiah dari pihak lain. Dalam kasus di Pengadilan Agama Karanganyar, bukti menunjukkan adanya proses jual beli dalam pernikahan. Namun majelis hakim menetapkan tidak ada keuntungan bersama dalam proses tersebut dan tanah serta dua bangunan tersebut bukan merupakan milik bersama. Keputusan tersebut dinilai sejalan dengan keadilan substantif dan hukum progresif yang mengedepankan moral, etika, dan agama. Kasus ini menyoroti pentingnya pluralisme hukum dalam menangani nilai-nilai masyarakat dan hati nurani.

Nanik Hidayati; Setiyowati

Jurnal Akta Notaris 2023 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Keberadaan wali dalam pernikahan bertujuan untuk memberikan bimbingan dan kemaslahatan terhadap orang yang berada di bawah perwaliannya. Pada prakteknya, masih banyak yang belum memahami tentang pentingnya keberadaan wali nikah, dimana calon mempelai tidak mengajukan wali nasab sebagai walinya. Permasalahan dalam penelitian adalah faktor-faktor apa yang menyebabkan terjadinya pembatalan perkawinan dalam Putusan Nomor 189/Pdt.G/2020/PA.Pkl, bagaimana prosedur pembatalan perkawinan yang disebabkan karena penggantian wali nasab oleh wali hakim dalam Putusan Nomor 189/Pdt.G/2020/PA.Pkl dan akibat hukum pembatalan perkawinan pada Putusan Nomor 189/Pdt.G/2020/PA.Pkl. Metode penelitian menggunakan yurudis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Data yang digunakan adalah data sekunder dan metode analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pembatalan perkawinan dalam pengadilan agama nomor 189/Pdt.G/2020/PA.Pkl adalah Perkawinan dilaksanakan dengan wali yang tidak berhak (wali hakim) dan penggantian wali nasab oleh wali hakim tidak sesuai prosedur. Prosedur pembatalan perkawinan yang disebabkan karena penggantian wali nasab oleh wali hakim dalam putusan Nomor 189/Pdt.G/2020/PA.Pkl adalah pengajuan gugatan, penerimaan perkara, pemanggilan, persidangan. Akibat hukum pembatalan perkawinan pada putusan Nomor 189/Pdt.G/2020/PA.Pkl adalah perkawinan dianggap tidak pernah ada dan para pihak tersebut tidak mempunyai hubungan hukum lagi dengan kerabat dan bekas suami maupun isteri.

Widya Elfareda Putri; Hamida Hamida; Sumriyah Sumriyah

Jurnal Hukum dan Sosial Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

A limited liability company (hereinafter referred to as PT) is a capital partnership established under an agreement. This means that in the establishment of a PT there are two or more people in an establishment. In practice there are married couples who establish a joint PT. And in principle, the married couple has joint property after marriage, which means they are considered as one party or one property together. With these circumstances, it is considered not to meet the requirements for the establishment of PT. Law No. 40 of 2007 also does not regulate the exact provisions related to who can become shareholders. For this event, the author is interested in discussing about: (1) What is the validity of a Limited Liability Company established by husband and wife? (2) What are the legal consequences for a limited liability company established by husband and wife? The approach method used in this study is normative juridical, legislative research approach and literature study is carried out by studying literature books and scientific papers related to this issue. The implication is that if the husband and wife do not make a marriage agreement, it will make the husband and wife a subject of law, and be personally responsible for the engagement and losses incurred by the Company and make the liability of the PT unlimited.

Elsa Siffa Nabillah Nurlailatri; Printa Dewi Uma Azzahra; Dina Prihastuti; Reinhart Sebastian Pakasy; Nimas Calista Anggita +1 more

Jurnal Hukum dan Sosial Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Marriage is a sacred bond entered into by a man and woman to continue their lives. According to Law No. 1 of 1974, the definition of marriage is a spiritual and physical bond between a man and a woman as husband and wife with the aim of forming a happy and eternal family in accordance with the belief in the Almighty God. A legal marriage is carried out according to the religious law and the state law of both parties. However, it does not rule out the possibility of a mixed marriage where the nationality of both parties is different. In this writing, we discuss a mixed marriage regarding the legal consequences of mixed marriages regulated in Law Number 1 of 1974 concerning marriage and discuss the mechanism for separating assets in mixed marriages according to Denpasar Court decision Number 536/Pdt.P/2015/PN.Dps. Based on this decision, both parties entered into a mixed marriage between Indonesian citizens and US citizens, but the two parties did not make a prenuptial agreement for the separation of their respective assets as a condition for carrying out a mixed marriage. In this case, even though a foreigner is married to an Indonesian citizen and has registered their marriage and lives in Indonesia, they still have limited rights to buy and sell immovable assets

Putri Ancila Citra Prasetya

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Background Maternal Mortality Rate (MMR) is the main indicator for assessing the success of maternal health programs because of its sensitivity to improving health services, both in terms of accessibility and quality. Acceleration in reducing MMR can be achieved by improving health services for pregnant women in prenatal yoga classes which have the benefit of improving maternal health, both physical, mental and emotional. The aim of this research is to determine the relationship between maternal age, maternal employment and husband's support on maternal participation in prenatal yoga classes. Methode This research method is quantitative research with a cross sectional approach. The subjects were 42 primigravida. The sampling used was consecutive sampling. Data were collected using a questionnaire list, then the data was processed using the Chi Square test. Result The results of the bivariate test using the chi square test showed that there was a significant relationship between husband's support (p value = 0.009), there was no significant relationship between mother's age (p value = 0.559) and mother's employment (p value = 0.525) with the participation of primigravida pregnant women in taking prenatal yoga classes. Conclussion Husband's support is associated with mother's participation in prenatal yoga classes.    

Hapsari Tri Utami; Yuyun Triani

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Background: Childbirth is a physiological process experienced by a woman in the final period of pregnancy which is followed by physiological and psychological changes. Mothers who experience anxiety during labour will significantly affect the delivery process. From several studies regarding the experiences of mothers who were accompanied by their husbands during childbirth, mothers felt that their husbands' presence was very helpful and made a special impression. Research Objectives: To determine the relationship between husband assistance and the anxiety level of mothers giving birth at Umi Barokah Hospital, Boyolali Regency. Research Method: This research is an observational analytic with a cross sectional approach. The sampling technique used is nonprobability sampling with incidental sampling method. The sample was calculated using the Slovin formula, namely 49 mothers who were accompanied or not accompanied by their husbands during childbirth. Data analysis used was the Chi Square test. Results: Of the 32 respondents who were accompanied by their husbands, 21 people (65.6%) experienced mild anxiety, while 11 people (64.7%) of the 17 respondents who were not accompanied by their husbands experienced moderate anxiety. The results of data analysis showed that there was a relationship between husband's assistance and the level of anxiety among women giving birth at Umi Barokah Hospital, Boyolali Regency with p-value = 0.006. Conclusion: There is a relationship between husband's assistance with the anxiety level of mothers giving birth at Umi Barokah Hospital, Boyolali Regency.

Nabila Luthfiah Sungkar; Norman Wijaya Gati

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Background: A survey in Indonesia reported that 38% of mothers stopped giving breast milk due to a lack of milk production.Oxytocin massage is one of the solutions to overcome the irregularity of milk production. Oxytocin massage is massage along the spine (vertebrae) to the fifth-sixth costae and is an attempt to stimulate the hormones prolactin and oxytocin after childbirth. Oxytocin massage is done to stimulate the oxytocin reflex (milk ejection) or the let down reflex (flow reflex). Purpose: the purpose of this study was to determine the effect of oxytocin massage by husbands on increasing milk production in postpartum mothers in Ngrukuh Village, Klaten Regency. Methods: This research was conducted in June 2023. This type of research uses a case study research design. Samples were 2 (two) postpartum mothers. Measuring the adequacy of breast milk in the oxytocin massage procedure with the length of time the intervention was carried out for ± 15 minutes and the frequency of giving therapy 1-2x a day for 14 days. Data analysis was carried out by looking at the breastfeeding adequacy observation sheet. Results: The results of the study showed that the level of milk production before the oxytocin massage was carried out, namely that milk production did not include signs of sufficient milk supply and after being given oxytocin massage, the level of milk production included signs of sufficient milk supply. Conclusion: There is a significant influence between the level of milk production experienced by postpartum mothers before and after being given oxytocin massage.

Evi Novitasari; Maryatun Maryatun

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Background: The post partum period is the period in the mother which starts from the day of birth up to 6 weeks after birth during this time the mother is obliged to provide breast milk to the baby. WHO data shows that 46% of post partum mothers do not give exclusive breastfeeding during the first 6 months because of problems with milk insufficiency. The problem of failure to give exclusive breastfeeding to babies that needs attention is because mothers who experience breast milk are not smooth. Efforts that can be made to increase the smoothness of breast milk production can be by oxytocin massage by the husband. Objective: To find out the results of implementing oxytocin massage on the smoothness of breastfeeding in post partum mothers in Kebakkramat District, Karanganyar Regency. Method: This type of research is descriptive in the form of a case study. Results: The smooth expulsion of breast milk before the application of Oxytocin Massage by the husband shows that breast milk is not smooth. The smoothness of breastfeeding after an oxytocin massage by the husband for the two respondents showed smooth breastfeeding. There was a smooth development of ASI during the 3 days of applying oxytocin massage. There was a change in the smoothness of milk production in the two respondents after the application of Oxytocin Massage or Increased Breast Milk. Conclusion: There was a change in the smoothness of breastfeeding before and after the oxytocin massage was performed on the two post partum mother respondents.

Rinasari Marliaty; Siti Julaila

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia has not reached 80%. One of the causes of low breastfeeding coverage is the support of the closest people, especially the husband's knowledge. Efforts that can be made to provide smooth breastfeeding for postpartum mothers include oxytocin massage performed by health workers and husbands. The type of research used is an analytical type of research, namely a study that involves data collection activities to determine whether there is a relationship between two or more variables. This study uses a cross-sectional approach by conducting observations or data collection. Of the 30 respondents, the husband's knowledge at TPMB Turasmiyati, most of them have good knowledge of oxytocin massage. There is a relationship between husband's knowledge of oxytocin massage and age, there is a significant relationship between husband's knowledge of oxytocin massage and education, but there is no significant relationship between level of knowledge and work. It is recommended to all related parties, both health workers and family members, to work together so that exclusive breastfeeding can be fulfilled.

Nuralviani Nuralviani; Sri Wahyuni; Uswatun Kasanah

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Knowledge of couples of childbearing age about Implanable contraception is one factor in choosing the use of Implanable contraceptives. The better a person's knowledge of contraceptives, the more rational they are in using contraceptives. Support from the husband in the use of contraception is very necessary. Married couples must jointly choose the best contraceptive method, cooperate with each other in use, finance contraceptive expenditure and pay attention to red flags. (Laras T.N, 2018). This study aims to analyze the relationship between the level of knowledge of mothers and husband support with the selection of Implanable birth control at the Sudiang Raya Health Center in Makassar City. The type of research conducted uses descriptive analytics with a Cross Sectional Study approach. The research will be conducted in April - May 2023 at the Sudiang Raya Health Center in Makassar City. The sample size used in this study was 38 respondents. It can be concluded that from the results of statistical tests show that there is a relationship between the level of knowledge and the selection of Implan birth control with a value of p = 0.004. The results showed that there was a relationship between husband support and the selection of Implan birth control with a value of p = 0.018. The Health Office and midwives, especially those in charge of the poly family planning section, should always socialize about contraceptives and the advantages and disadvantages of contraceptives so that people can easily choose contraceptives that are in accordance with their wishes.

Atik Sunarmi

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kehamilan merupakan masa yang paling penting dan juga kritis bagi wanita dalam kehidupannya, pada masa kehamilannya wanita akan mengalami perubahan fisik, psikis dan juga emosi serta dapat mempengaruhi pada  kesehatan mental ibu.  Kesehatan mental juga dapat dikaitkan dengan kecemasan selama kehamilan. Scoping review yang dilakukan bertujuan untuk memetakan bukti yang ada tentang faktor faktor yang mempengaruhi kesehatan mental ibu hamil. Database yang digunakan Pubmed, Ebscho, Sience Direct dan grey literatur yaitu Google Scholar dengan kriteria inklusi original artikel, terbit diatas tahun 2017 diterbitkan menggunakan bahasa inggris, artikel yang membahas tentang tentang faktor faktor yang mempengaruhi kesehatan mental ibu hamil , artikel free full text dan open access. Kriteria eksklusi artikel review, artikel opini, dokumen/pedoman organisasi. Kelayakan artikel dinilai Menggunakan Joanna Briggs Institute tools (JBI), dan Critical Appraisal Programme (CSAP) faktor penyebab terganggunya mental ibu hamil yaitu dapat dipengaruhi oleh kurangnya dukungan suami dan keluarga, lingkungan sosial dan juga status ekonomi serta kurangnya pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki ibu.

Diana Putri

Jurnal Siti Rufaidah 2023 PPNI UNIMMAN

This study aims to explore the experience of pregnant women in consuming Fe tablets and the role of husband support in the prevention of anemia in Bukittinggi City. The problem faced is the high rate of anemia in pregnant women in this region, which is caused by the low compliance of mothers in taking Fe tablets regularly. With a qualitative approach, in-depth interviews were conducted with pregnant women undergoing the Fe tablet supplement program to understand how their husband's support affected their compliance. The results showed that husband support had an important role in improving pregnant women's compliance, especially through emotional support, reminders, and encouragement in overcoming side effects that mothers often experience during Fe tablet consumption. Husband's support plays a significant role in maintaining the consistency of pregnant women in consuming Fe tablets, which has a positive impact on efforts to prevent anemia. The existence of a husband as a companion provides additional motivation for mothers to be disciplined in undergoing this health program. To increase the effectiveness of the anemia prevention program, it is recommended that health workers involve their husbands in health education for pregnant women regarding the importance of consuming Fe tablets. Maternal and child health programs should include a family approach, especially by increasing husbands' participation in pregnancy classes and counseling sessions, so that support for pregnant women can be maximized.

Zainudin Hasan; Kristina Safitri; Zulva Ica; Renia Pragusta Putri

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Masalah utama yang sering muncul dalam proses perceraian adalah perceraian karena perselingkuhan. Terus meningkatnya fenomena perceraian setiap bulannya dan tidak henti-hentinya berita mengenai perceraian sering terdapat di media. Perceraian sebagai fenomena saat ini dikarenakan terdapat perselingkuhan dari pasangannya. Perselingkuhan biasanya sering terjadi dalam anggota keluarga yang kurang mempunyai kualitas agama yang baik, dasar cinta yang lemah, kurang lancarnya komunikasi dan kurang harmonis, perilaku egois dari masing-masing, emosinya yang kurang stabil, dan kurang mampu menyesuaikan diri. Metode penelitian ini yaitu penelitian lapangan yang bersifat kualitatif dengan mengumpulkan data penelitian menggunakan teknik wawancara. Hasil diskusi menunjukkan bahwa permasalahan perselingkuhan dalam perkawinan adalah perselingkuhan bisa menjadi sumber stres yang besar. Ketidakmampuan pasangan dalam beradaptasi dan menyelesaikan permasalahan dengan efektif bisa menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Upaya mengatasi perselingkuhan antara lain komunikasi yang baik antar pasangan, saling menunaikan tanggung jawab, saling mendukung dan menjaga.

Henry Wiyono; Takesi Arisandy; Marina Elvarida Sirait

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anemia pada ibu hamil harus dicegah atau diatasi karena jika hal tersebut terjadi, maka dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, kematian ibu dan anak, serta penyakit infeksi. Untuk mencegah anemia selama kehamilan, maka direkomendasikan untuk meminum tablet Fe. Namun efektifitas pemberian tablet Fe baru dapat dicapai apabila ibu hamil patuh dalam mengkonsumsinya. Dan salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe adalah motivasi dari ibu hamil itu sendiri. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara motivasi dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe di Klinik Borneo Kasih Palangka Raya. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling, dengan jumlah 50 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian dari jumlah 50 responden, didapatkan kategori motivasi tinggi sebanyak 41 responden (82%), tingkat kategori kepatuhan, patuh sebanyak 43 orang (86%) dan hasil uji Fisher Exact Test (yang merupakan alternatif dari uji chi-square) diperoleh nilai p=0.000 ≤0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe di Klinik Borneo Kasih Palangka Raya. Pentingnya dukungan keluarga seperti suami dalam memotivasi ibu hamil untuk mengkonsumsi tablet Fe, sehingga disarankan agar keluarga tetap memberikan dukungan agar selama masa kehamilannya ibu hamil memiliki motivasi tinggi dan patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe.      

Surjawati Surjawati; Amerti Irvin Widowati

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kelompok Dasa Wisma Aster dan Krisan terdapat di wilayah RT 05 RW 13  Perumahan  bukit Kencana Jaya Semarang. Terdapat sekitar 35 ibu- ibu anggota PKK yang tergabung di dua kelompok ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen  adalah ibu rumahtangga  murni yang tidak berprofesi sebagai pencari nafkah . Setelah suami dan anak-anak pergi beraktivitas, dan pekerjaan rumahtangga untuk sementara waktu selesai dikerjakan, ibu-ibu ini memiliki waktu yang cukup luang yang dapat dimnfaatkan supaya menjadi lebih produktif. Waktu luang yang dimiliki ibu-ibu yang tidak mencari nafkah tambahan, biasanya digunakan untuk bersitirahat tidur siang, menonton TV, ngobrol dengan tetangga, bermain medsos. Tim PKM FE USM menawarkan alternatif kepada ibu-ibu ini untuk belajar membuat tempe mendoan Banyumas dan belajar menentukan harga jualnya. Alternatif ini bisa digunakan untuk memanfaatkan waktu luang ibu-ibu, dan jika mereka berminat untuk menjual tempe mendoan ini, maka peluang pasar masih terbuka lebar, karena di wilayah Bukit Kencana Jaya dan sekitarnya belum ada yang menjual tempe mendoan Banyumas ini.

Jumadi, Wahyuni

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak: Penelitian artikel ini dilatarbelakangi banyaknya perempuan yang ikut berperan serta dalam pemenuhan nafkah keluarga poersoalan dari wanita karir sebetulnya tidak hanya terkaitt aspek normatif dari ajaran Islam semata, namun keberadaannya juga menyentuh dari bentuk aspek psikologis maupun sosiologis keluarga. Maka dari itu, penelitian ini memiliki tujuan, yakni untuk mengetahui tinjauan islam dalam hal wanita yang bekerja untuk membantu ekonomi keluarga, dalam hal ini membantu perekonomian keluarga saat menghadapi persoalan-persoalan ditengah menurunnya ekonomi keluarga dengan tuntutan ekonomi untuk kebutuhan yang semankin meningkat.  Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian kepustakaan, dimana penelitian ini mengumpulkan beberapa literatur untuk menjadikannya referensi dalam penulisan artikel ini. Di dalam Hukum Islam juga tidak dilarang seorang perempuan dalam membantu suaminya saat mencari nafkah, namun mereka harus tetap ingat kepada kodratnya sebagai seorang perempuan atau istri bahwa, sebagai sebagai pendidik dari anak-anaknya dan perempuan dari suami agar terwujudnya suatu keluarga yang damai.

Astin Maadi; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pemeriksaan ANC merupakan kegiatan yang sangat penting dalam mengidentifikasi kesejahteraan ibu   dan   janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care (ANC) 10T. Desain penelitian ini Deskriptif Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil yang di peroleh adalah mayoritas karakteristik responden berdasarkan usia yaitu 17-25 Tahun, mayoritas karakteristik responden berdasarkan pendidikan yaitu SMP, mayaoritas pekerjaan tertinggi yaitu IRT, mayoritas karakteristik Usia Kehamilan tertinggi yaitu Trimester II, mayoritas karakteristik Kepatuhan ibu hamil berdasarkan kunjungan ANC tertinggi dan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Asparaga Kabupaten Gorontalo di dapatkan hasil 24 ibu hamil patuh kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan tidak berkualitas (10T) dan di dapatkan hasil 21 ibu hamil dengan tidak patuh kunjungan Antenatal Care (ANC). Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Antenatal Care (ANC) dan mampu memberikan pelayanan Antenatal Care (ANC) berkualitas. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya yang akan bermanfaat bagi kita semua, khususnya dalam pemilihan variabel penelitian yaitu pekerjaan dan dukungan suami.    

Astin Maadi; Harismayanti; Ani Retni

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pemeriksaan ANC merupakan kegiatan yang sangat penting dalam mengidentifikasi kesejahteraan ibu   dan   janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care (ANC) 10T. Desain penelitian ini Deskriptif Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil yang di peroleh adalah mayoritas karakteristik responden berdasarkan usia yaitu 17-25 Tahun, mayoritas karakteristik responden berdasarkan pendidikan yaitu SMP, mayaoritas pekerjaan tertinggi yaitu IRT, mayoritas karakteristik Usia Kehamilan tertinggi yaitu Trimester II, mayoritas karakteristik Kepatuhan ibu hamil berdasarkan kunjungan ANC tertinggi dan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Asparaga Kabupaten Gorontalo di dapatkan hasil 24 ibu hamil patuh kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan tidak berkualitas (10T) dan di dapatkan hasil 21 ibu hamil dengan tidak patuh kunjungan Antenatal Care (ANC). Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Antenatal Care (ANC) dan mampu memberikan pelayanan Antenatal Care (ANC) berkualitas. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya yang akan bermanfaat bagi kita semua, khususnya dalam pemilihan variabel penelitian yaitu pekerjaan dan dukungan suami.

Rosmalia Kamil

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Antenatal Caree (Pemeriksaan Kehamilan) merupakan caraa pentingg untuk mendukung dan memonitoring kesehatann pada ibuu hamill serta mendeteksi kehamilan normal, ibui hamil sebaiknyaa dianjurkann mengunjungii bidan serta dokterr sedinii mungkinn semenjakk iaa merasakan dirinya hamil untuk mendapatkann pelayanann Antenatall Caree. Pada masalah kasus psikologis ibu hamil yang beratt perluu doronganu dan dukungan darii orang terdekat dalami keluarga. Karenaa pengaruh faktor psikologis kepada kehamilann merupakan ketidakmampuani pengasuhan kehamilani dan mempunyaii potensi melakukan tindakani yang membahayakani terhadap kehamilan. Penelitian inii bertujuani untuk mengetahuii hubungan antara karakteristik dukungani suami dengani kunjungan Antenatal Caree padai ibu hamil di Posyandu Desa Janegara Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes Tahun 2022.Pada jenis penelitian inii menggunakan penelitian analitikk dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sedangkan populasi penelitiann ini adalahi  ibu hamil yang melakukani kunjungan Antental Caree di Posyandu Desa Janegara Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes bulan Januari sampai Mei Tahun 2022 dengan sampel berjumlah 47 responden yang diambil secara random sampling. Pengumpulani data dilakukan dengan  menggunakani data primeri dani sekunder. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa Sebagian besar mendapatkan dukungan instrumental 33 responden (70%), dukungan informasional 45 responden (96%), dukungan emosional 42 responden (89%), dukungan penilaian 43 responden (91%), sedangkan Hubungan dukungan instrumental dengan kunjungani Antenatal Care  pada ibu hamil sebagian besar responden 30 (63%) melakukan kunjungan ANC secara teratur mendapatkan dukungan instrumental dan sebagian kecil responden 4 (9%) yang melakukan kunjungan ANC secara teratur tidak mendapatkan dukungan instrumental, Hubungan dukungan emosional dengan kunjungan Antenatal Caree pada ibu hamili sebagian besar responden 32 (68%) melakukan kunjungan ANC secara teratur mendapatkan dukungan emosional dan sebagian kecil responden 10 (21%) yang melakukan kunjungan ANC secara teratur tidak mendapatkan dukungan emosional. Terdapat hubungan antara dukungan instrumental dan dukungan emosional dengan kunjungan ANC pada ibu hamil di Posyandu Desa Janegara Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes Tahun 2022. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa sebagiani besar ibu hamili yang melakukani kunjungani Antental Care di Posyandu Desa Janegara mendapatkan dukungan dari suami baik dukungan instrumental dan dukungan emosional, dan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan  referensii khususnya bagi tenaga kesehatan sehingga akan meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat yang berkaitan dengan kunjungan Antental Care.