Publication Search

72,210 articles from 652 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 20

Analytics

Fahri Ramadhan; Yayat Suharyat

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Dalam dunia pendidikan model pembelajaran menjadi ujung tombak tercapainya tujuan pembelajaran. Permasalahan yang sering ditemui dalam proses pembelajaran yaitu kurangnya daya tarik minat siswa dalam pembelajaran, guru menjadi perancang strategi pembelajaran yang cocok digunakan di kelas, yang mana harus mengenal berbagai macam model pembelajaran yang kooperatif digunakan pada situasi pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran kooperatif yaitu model pembelajaran Snowball throwing. Dalam kegiatan pengabdian ini penulis menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas adalah kajian tentang situasi sosial dengan maksud untuk meningkatkan kualitas tindakan melalui proses diagonis, perencanaan, pemantauan dan mempelajari pengaruh yang ditimbulkan. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif yakni data dimulai dengan menelaah dari awal pengambilan data sampai seluruh data terkumpul. Tulisan ini berdasarkan temuan di SMA Negeri 1 Tambun Utara sebagai tempat pelaksanaan praktik kerja lapangan dan bahan penelitian penulis melaksanakan model pembelajaran ini di kelas XII IPS 3 yang memiliki kendala dalam proses pembelajaran membuat kurang minatnya belajar siswa karena model pembelajaran yang monoton. Hasil penelitian menggambarkan perbedaan nilai ketuntasan dari 3 tahapan proses penilaian yaitu penilaian siklus 1, penilaian siklus 2, dan penilaian siklus 3. penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dapat meningkatkan minat belajar siswa di kelas XII IPS 3 SMA Negeri 1 Tambun Utara. Dapat diambil kesimpulan bahwa model pembelajaran snowball throwing ini berhasil.    

Bunga Okta Maula Ikami; Yayat Suharyat

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini memiliki maksud untuk menerapkan model pembelajaran Jigsaw pada materi pelajaran PAI  kelas XII di SMAN 1 Tambun Utara. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif yang diambil dari subjek 35 siswa kelas XII melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persoalan siswa yang cenderung bosan saat belajar, kurang memiliki kepercayaan diri dan keberanian dalam menyampaikan materi pembelajaran ternyata menjadi penghambat dalam meningkatkan keaktifan belajar di kelas. Pemberian model pembelajaran Jigsaw menjadikan siswa untuk memiliki sikap kerja sama antar teman dengan saling menghargai satu sama lain dan tidak membeda-bedakan dan memberikan ruang untuk siswa berdiskusi mengenai materi atau pertanyaan yang menjadi tanggungjawabnya, menampilkan keberanian dan kepercayaan diri untuk mengungkapkan jawaban, sehingga mampu untuk meningkatkan keaktifan siswa saat belajar di kelas. Maka dari itu model pembelaajran Jigsaw bisa menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk diterapkan bagi guru PAI saat menjelaskan dan mempelajari pelajaran PAI.   

Rusdiah, Rusdiah

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab di SMAN 1 Mataraman. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan II siklus, didesain berdasarkan tahapan pembelajaran strategi STAD. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Arab siswa kelas XII Bahasa SMAN 1 Mataraman Tahun Pelajaran 2019/2020. Hal ini terbukti hasil belajar sebelum menggunakan model ini hanya mencapai 65,5 saja dan setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) ini pada siklus I mencapai rata-rata 79,1 dan pada siklus II mencapai rata-rata 81,2. Begitu juga dengan prosentasi ketuntasan siswa mengalami peningkatan yang asalnya sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) 36,7% saja, menjadi 66,7% pada silklus I dan meningkat lagi menjadi 79,3% pada siklus II.  

Saidi; James Marudut; Rekaza Akbar

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah dengan menggunakan strategi kontekstual siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Darul Hasanah . Masalah Utama penellitian ini adalah” Apakah ada Peningkatan menulis karya ilmiah dengan menggunakan strategi kontekstual oleh siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Darul Hasanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketetrampilan menulis karya ilmiah siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Darul Hasanah dengan menggunakan strategi kontekstual pada siklus I berda pada kategori sangat rendah dan rendah dengan nilai rata- rata adalah 52.83. dan setelah keterampilan menulis karya ilmiahpada siswa kelas XI IPA Negeri 1 Darul Hasanah dengan menggunakan strategi kontekstual pada siklus II berada pada nilai tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 87. 39 dengan presentase 19 siswa kategori tinggi (85%). Berdasarkan penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis karya ilmiah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Darul Hasanah dengan menggunakan strategi konseftual mengalami peningkatan . Dengan demikian pembelajaran menggunkan strategi kontekstual dapat diterapkan kepada siswa karena mampu membantu agar siswa lebih semangat dalam pembelajaran. 

Yusriyah, Wanda; Ravena, Aliyah

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel ini merupakan hasil evaluasi yang dilakukan pada program pelatihan menjahit di LKP ANITA Kota Serang dengan menggunakan model evaluasi CIPP. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui, mengukur ataupun menilai: 1) Context program yang meliputi kesesuaian antara kebutuhan peserta didik dengan pelatihan yang disediakan dan tercapai atau tidaknya tujuan LKP ANITA. 2) Input program yang meliputi meliputi komponen peserta didik, instruktur, kurikulum, materi pelatihan, pendanaan, sarana dan prasarana. 3) Process program yang meliputi seluruh kegiatan dan aktivitas peserta didik, instruktur, strategi pembelajaran dan partisipasi peserta didik selama proses pelatihan berlangsung. 4) Product program yang meliputi kesesuian kualitas produk dengan yang diharapkan penyelenggara, dampak dan manfaat yang dirasakan peserta didik setelah mengikuti program tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawncara dan dokumentasi. Informan yang digunakan dianataranya yaitu penyelenggara, instruktur dan peserta didik. Hasil evaluasi menunjukan bahwa context program yang diselenggarakan LKP Anita sudah sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan tujuan antara peserta didik dengan LKP Anita selaras. Input program yang dilakukan LKP ANITA sudah baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan. Process selama pelatihan menjahit terlaksana dengan baik, lancara dan cukup efisien. Kualitas product, manfaat serta dampak yang dirasakan peserta didik sudah sesuai dengan apa yang diinginkan LKP ANITA dan peserta didik. Kesimpulan evaluasi Context, Input, Process dan product LKP ANITA sudah baik, hanya saja LKP ANITA kurang memaksimalkan sosialisasi program dan penggunaan papan tulis atau proyektor akan lebih membantu peserta didik dalam memahami materi perhitungan. 

Wahyu, Wahyu; Jumari, Jumari; Sudarsono, Sudarsono

Jurnal Faidatuna 2022 STAI Denpasar Bali

MI Al-Muhajirin is one of the schools in the Denpasar area that is implementing an online learning process. which underlies the author to conduct research. The purpose of this study was to find out 1) the Strategy of the Head of MI Al-Muhajirin during the Covid-19 Pandemic, 2) the Learning Process through Online at MI Al-Muhajirin Denpasar during the Covid-19 Pandemic Period, 3) The Strategy of the Head of Madrasah in Streamlining the Learning Process Online at MI Al-Muhajirin Denpasar during the Covid-19 Pandemic This type of research uses a descriptive qualitative approach. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. Data analysis was carried out interactively, namely starting from data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study reveal that: (1) The strategy of the madrasah principal has facilitated the basic needs of teachers such as preparing special quotas for teachers, preparing supporting media such as cameras, tripods, special rooms for making instructional videos. (2) The online learning process at MI Al-Muhajirin can be seen from the increase in student grades. (3) The strategy of the head of madrasah in an effort to facilitate online learning has been implemented, namely by preparing special cellphones and special classrooms.

Lanang Aqsal Syahputra; Hasruddin Dute; Moh. Ali Mahmudi; Muh. Abdul Mukti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to obtain an overview of the application of the discussion method in Islamic Religious Education learning for class XI students at SMA Mandala Trikora Jayapura, and to determine the impact of the application of this method on students' learning enthusiasm. The discussion method is seen as one of the learning strategies that can encourage active involvement of students in the learning process, so it is expected to increase student participation, understanding, and learning motivation in following Islamic Religious Education learning in class. This study uses a qualitative approach with the researcher as the main instrument. The data sources in this study consist of primary data obtained from Islamic Religious Education teachers and class XI students of SMA Mandala Trikora Jayapura, as well as secondary data derived from various relevant references such as books, scientific journals, theses, and other supporting documents. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. The validity of the data is tested through credibility, transferability, dependability, and confirmability tests. Meanwhile, data analysis techniques are carried out through the stages of data reduction, data presentation (data display), and verification or drawing conclusions. The results of the study indicate that Islamic Religious Education learning at SMA Mandala Trikora Jayapura has implemented the discussion method as one of the learning strategies. This method is implemented through three stages: preparation, implementation, and evaluation. During the implementation stage, the teacher first provides an explanation to students, then randomly divides them into groups to discuss the material presented. The implementation of the discussion method has had positive impacts, including increased student engagement with peers and the teacher, increased self-confidence in expressing opinions, and improved speaking skills in front of peers. However, some challenges arise, such as some students being less active in thinking and discussing, resulting in passive participation in group activities.

Sri Rezeki Hardiyanti; Rani Febriyanni

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Permasalahan penelitian ini menemukan kegiatan belajar dan mengajar pada bidang studi Akidah Akhlak ditengah-tengah pandemi covid 19 mengalami hambatan dan mempengaruhi aktivitas belajar dan mengajar. Namun, penerapan belajar menggunakan model PAIKEM dikolaborasikan dengan memanfaatkan fasilitas pembelajaran belum diterapkan sepenuhnya oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar secara daring ditengah-tengah pandemi covid 19Jenis penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian Tindak Kelas. Maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dalam bentuk spiral dan siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Subjek atau informan dalam penelitian tindakan kelas adalah 37 orang siswa/i dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, tes, angket dan dokumentasi. Hasil kesimpulan bahwa prestasi belajar siswa pada materi Sifat terpuji bidang studi Akidah Akhlak oleh siswa kelas VII MTs Swasta Al-Washliyah Stabat mengalami peningkatan dengan menggunakan strategi Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) dari simpulan data yang didapat yaitu pada pra siklus ketuntasan mencapai 52,5 % siswa atau sebanyak 2 siswa yang tuntas dan 11 siswa belum tuntas. Pada siklus I dicapai prosentase ketuntasan sebesar 60,8% atau sebanyak 4 orang siswa yang tuntas dan 9 orang siswa yang belum tuntas. Pada siklus II dicapai prosentase ketuntasan belajar sebesar 77,7 % ada atau sebanyak 10 orang siswa tuntas dan 3 orang siswa yang belum tuntas. Pada siklus III dicapai ketuntasan belajar sebesar 100% meningkat 89,2 dari siklus II. Atau sebanyak 13 orang siswa mendapatkan ketuntasan dalam belajar materi Sifat terpuji .    

Norita Esra Yanti Sinaga; Iwit Prihatin; Muhamad Firdaus

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Truth Or Dare Math berbasis strategi heuristik dalam materi peluang pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parindu yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan model rancangan pengembangan 4D, yang terdiri atas define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Parindu sebanyak 30 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket, dan soal Posttest. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan truth or dare math berbasis strategi heuristic terhadap kemampuan pemecahan masalah dalam materi peluang pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parindu tergolong valid, praktis, dan efektif untuk digunakan.    

Rr. Diana Insyafari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Percussion music is one of the musical art materials in Surakarta State SLB. Teaching percussion music to Deaf children is difficult because they cannot hear and speak. This research develops a strategy and method of learning percussion music that is easily understood by Deaf children. The strategies used are: 1) Creating Percussion Notation that can be understood by Deaf children, 2) Creating sign language for the basic techniques of playing percussion, 3) Creating lip movements about the basic techniques of percussion playing, 4) Making a summary of the material with sentences that simple that can be understood by Deaf children, 5) Using Kahoot for learning evaluation.

Awik Septyani; Agus Zaenul Fitri

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengorganisasian, penyampaian dan pengelolaan  blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar   Pendidikan Agama Islam di Era New Normal di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan studi multi situs. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: 1). wawancara, (2). observasi, (3). dokumentasi. Data yang terkumpul melalui ketiga teknik tersebut dianalisis dari situs tunggal dan analisis lintas kasus. Pada saat pengumpulan data, data yang telah diperoleh diuji dengan menggunakan metode triangulasi dan ketekunan pengamatan dan keabsahan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa   1) Strategi pengorganisasian  blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar   Pendidikan Agama Islam di Era New Normal   dilakukan dengan     a)  Strategi pengorganisasian  mikro dilakukan dengan metode pengorganisasian isi pembelajaran pada   Perencanaan penerapan metode blended learning meliputi perencanaan materi pembelajaran, memilih model pembelajaran yang tepat, pembuatan kelompok belajar dan perencanaan penataan kelas. b) Strategi pengorganisasian makro pembelajaran blended learning dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dilakukan dengan  membuat RPP, Promes,  Prota, silabus dan perencanaan-perencanaan lain. 2) Strategi   penyampaian   blended learning    dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal Normal   di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek yang dilakukan secara daring dan luring. a) Strategi   penyampaian    secara daring dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal dilaksanakan dengan  guru menyampaikannya dengan menggunakan aplikasi model, dimana saat kegiatan berlangsung menggunakan aplikasi model. b) Strategi   penyampaian    secara luring dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal dilakukan dengan   menggunakan metode diskusi dan metode ceramah, serta dengan menggunakan alat bantu pembelajaran berupa LCD, video animasi, dan sumber belajar berupa buku paket ataupun LKS,   3) Strategi pengelolaan blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di Era New Normal   Normal   di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek dilakukan   guru   dengan membuat catatan-catatan yang berisi tentang nilai-nilai dari keseharian siswa dan ada juga catatan yang diambil dari ulangan-ulangan siswa itu sendiri, penjadualan penggunaan strategi pembelajaran, pembuatan catatan kemajuan belajar siswa, pengelolaan motivasional  dan kontrol belajar.

Zenny Oktamia Rachman; Sonny Subroto Maheri; Beny Mahyudi Saputra

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Meningkatnya perkembangan  Pendidikan di Indonesia, membuat persaingan bisnis di bidang Pendidikan semakin ketat, Hal ini mengakibatkan semakin banyaknya peluang untuk mendirikan Lembaga Pendidikan sebagai wadah pembelajaran bagi setiap orang yang membutuhkan. Semakin banyak Lembaga Pendidikan yang berdiri menuntut manajemen lebih cerdik dalam menentukan strategi pemasaran agar dapat memenangkan persaingan yang dihadapi. Hal ini yang melatar belakangi dilakukannya penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi promosi pemasaran yang diterapkan oleh Kind English Course. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan menggunakan tiga Teknik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian yang sudah dilakukan penulis menunjukan bahwa strategi promosi pemasaran lembaga kursus Kind English Course adalah 1. Strategi pemasaran offline yaitu penyebaran brosur-brosur, pengajuan proposal ke lembaga-lembaga lain seperti sekolah dan dari mulut ke mulut (word of mouth). 2. Strategi pemasaran online yaitu dengan memanfaatkan media online yang ada seperti search engine yang meliputi google dan media sosial seperti instagram, facebook, Tik tok dan whatsapp. 3. Strategi pemasaran dengan word of mouth dan kualitas pelayanan dengan  membatasi jumlah murid dalam kelas di lembaga kursus Kind English Course dapat menambah konsumen di setiap tahunnnya.

Indah Hafizhah; Ikhwan Aldi Wardana; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Strategi yang dilakukan oleh guru dalam menentukan metode pelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika salah satunya yaitu, dengan menggunakan metode quantum learning. Dengan metode ini guru dapat mencakup penanaman konsep matematika yang kreatif dan menyenangkan, sehingga proses pembelajaran yang dilakukan sangat bervariasi dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika menggunakan metode Quantum. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menyusun data yang terkumpul dari wawancara dengan reduksi data dan melakukan meta-analisis jurnal, melalui berbagai macam jurnal yang berhubungan dengan variabel penelitian dikumpulkan kemudian dikaji dan ditarik suatu kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika efektif jika menggunakan metode quantum learning dampaknya adalah adanya peningkatan belajar pada setiap siswa secara  garis besar, peningkatan yang terlihat adalah siswa lebih kritis, lebih berekspresi dan semangat ketika belajar, hal ini sangat berguna untuk meningkatkan psikomotorik pada anak. Namun, menurut narasumber metode ini penerapannya masih 90% untuk saat ini kendala yang dihadapi hanya alokasi waktu Karena di sekolah tersebut sangat terbatas dan membutuhkan waktu lebih lama agar anak dapat mengeksplorasi lebih banyak tentang konsep matematika yang diajarkan. Dan guru selalu berupaya untuk menggali informasi dan pengetahuan sebanyak-banyaknya agar dapat diterapkan dalam pembelajaran.

Irsa Lina Aulia; Janah Mutmainah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu seberapa penting Google Classroom bagi Guru dan Siswa sebagai Media Pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode Studi Pustaka yaitu penelitian data sekunder yang dikumpulkan dari informasi artikel, buku dan jurnal. Penelitian. Masa Pandemi berdampak  pada sektor Pendidikan, sejak 2020 Sistem Pembelajaran diubah yang tadinya luar jaringan menjadi dalam jaringan. Hal tersebut tentu saja membuat banyak pihak terutama Guru dan Siswa harus menyiapkan segala hal untuk bisa menyesuaikan diri dalam perubahan ini. Dalam pembelajaran Online tentu saja media, metode, maupun strategi pembelajaran harus menyesuaikan dengan keadaan saat ini. Dalam Pembelajaran Jarak Jauh teknologi sangat dibutuhkan terlebih untuk Media Pembelajaran. Google Classroom  menjadi solusi untuk media pembelajaran karena aplikasi ini mempunyai fitur-fitur yang lengkap seperti absen, memberikan tugas dan memberikan penilaian, sehingga ini sangat bermanfaat untuk Guru maupun Siswa.

Eva Sundari; James Marudut; Irfan Johari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran laporan wacana berita melalui strategi papan memori pada siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Lawe Alas Satap Tahun Pembelajaran 2021/2022. Adapun yang menjadi populasi serta sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan one group pretest and postest design dengan analisis data menggunakan uji “t”. Dari pengelolahan data di peroleh nilai rata-rata tes awal pada pembelajaran laporan wacana berita oleh siswa sebesar 57 dan termasuk dalam kategori kurang, dengan standar deviasinya sebesar 4,70 dan mengalami peningkatan nilai hasil tes akhirnya dengan nilai rata-rata sebesar 83 dan termasuk dalam kategori baik, dengan standard deviasinya sebesar 5,71. Berdasarkan hasil nilai tes awal dan tes akhir siswa tersebut dan jika di kaitkan dengan nilai KKM mata pelajaran bahasa Indonesia untuk SMP sebesar 70 maka pembelajaran laporan wacana berita siswa termasuk dalam kategori baik. Dari pengujian hipotesis diperoleh nilai t hitung = 15,76 dan di konsultasikan dengan nilai   pada taraf signifikan 5% = 2,093 dengan demikian  >  atau 15,76 > 2,093 maka hipotesis di terima. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pembelajaran laporan wacana berita melalui strategi papan memori pada siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Lawe Alas Satap Tahun Pembelajaran 2021/2022.

Ulil Hamam

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan Strategi aktifitas guru dalam pembelajaran perubahan hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. (2) Mendeskripsikan Strategi materi ajar hasil ketrampilan siswas di SMK Negeri 1 Demak. 3) Mendeskripsikan Strategi interaksi pembelajaran ketrampilan di SMK Negeri 1 Demak.             Jenis penelitian ini kualitatif dengan desain penelitian menggunakan pendekatan etnografi. Hasil penelitian, (1). Strategi aktivitas guru dalam pembelajaran hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. Aktifitas guru dalam pembelajaran hasil ketrampilan telah berjalan sesuai peraturan yang berlaku di SMK Negeri 1 Demak. Guru-guru yang professional dan mempunyai kompetensi unggulan akan menghasilkan kulaitas lulusan yang diharapkan unggulan juga. Guru yang menguasai materi dan mempeunyai aktifitas yang memadai menjadi nilai tambah dan potensi positif bagi sekolah. Karena hasil ketrampilan tanpa ditunjang profesionalitas tenaga pengajar maka hasilnya akan kurang maksimal. Intinya guru yang kompeten di bidang hasil ketrampilan siswa relative akan menghasilkan lulusan yang kompeten pula. (2) Strategi aktivitas materi ajar dalam pembelajaran hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. Materi ajar pembelajaran hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak sesuai dengan tujuanya sudah dikelola dengan standar mutu pendidikan diharapkan akan akan menghasilkan lulusan yang siap bekerja di dunia Industri, lulusan yang kompeten dan siap menghadapi persaingan dengan berbekal kemampuan hasil ketrampilan siswa. (3) Strategi interaksi pembelajaran ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. Pembelajaran hasil ketrampilan interaksi dan hubungannya dengan pembelajaran hasil ketrampilan siswa dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar, standar kompetensi, standar kompetensi mata pelajaran, dan SKL hal ini akan menghasilkan system pembelajaran dan efiensi pembelajaran yang baik. Interaksi yang positif antara pembelajaran biasa dangan hasil ketrampilan siswa akan menghasilkan pembelajran hasil ketrampilan siswa yang lebih bermutu dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan di SMK negeri 1 Demak.

Stefanus Rikardus Dhajo; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kompetensi profesionalisme guru agama katolik dalam kemampuan proses belajar mengajar serta meningkatkan hasil pembelajaran  yang baik. Penelitian   ini   merupakan   penelitian    yang   menggunakan   pendekatan penelitiaan  kuantitatif    dengan  metode  deskriptif.  Data  diperolah  menggunakan angket tertutup. Responden penelitian yaitu guru agama katolik yang mengajar di sekolah dasar negeri kota Palangka Raya berjumlah 5 orang. Dari  hasil  penelitian   yang  telah  dilakukan   oleh   peneliti  kepada  guru pendidikan agama katolik di Sekolah Dasar Negeri Kota Palangka Raya dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru pendidikan agama katolik adalah baik.  Hal  tersebut  dilihat  dari  pencapaian  masing-masing  indikator  yaitu  pada indikator 1. kemampuan membuat perencanaan dan persiapan mengajar adalah 86,6% yang  masuk  pada  kriteria  baik.  Indikator  2.  penguasaaan  materi  yang  diajarkan kepada siswa adalah 65% yang masuk pada kriteria cukup baik. Indikator 3. penguasaan  metode dan  strategi  mengajar adalah  60%  yang masuk  pada kriteria cukup baik. Indikator 4. memberikan tugas-tugas kepada siswa adalah 73,3% yang masuk pada kriteria baik. Indikator 5. kemampuan mengelola kelas adalah 75% yang masuk pada kriteria baik. Indikator 6. kemampuan melakukan penilaian dan evaluasi adalah 80% yang masuk pada kriteria baik. Dari hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa kompetensi profesional guru pendidikan agama Katolik dalam proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Kota Palangka Raya berjalan dengan baik.

Ismail Ismail; Hasruddin Dute; Moh. Ali Mahmudi; Muhamad Thoif; Muh. Abdul Mukti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to analyze the principal’s efforts in improving the quality of Islamic Religious Education (PAI) learning at SMP Hikmah Yapis Jayapura. PAI learning plays a significant role in shaping students’ faith, morals, and personality in accordance with Islamic teachings derived from the Qur'an and Hadith, as well as the exemplary conduct of the Prophet Muhammad SAW. In this context, the principal, as an educational leader, holds a strategic role in managing, guiding, and enhancing the performance of PAI teachers to ensure that the learning process is carried out effectively and contributes positively to students’ spiritual and character development.This research employs a qualitative approach with a descriptive design. The subjects of the study include the principal, PAI teachers, and students of SMP Hikmah Yapis Jayapura. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation to obtain comprehensive and contextual information regarding the implementation of PAI learning. The data analysis process was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To ensure the validity and reliability of the findings, source and technique triangulation were applied.The results indicate that PAI learning at SMP Hikmah Yapis Jayapura is not only conducted in the classroom through the delivery of materials related to aqidah, morals, fiqh, and the Qur'an and Hadith, but is also strengthened through various religious programs integrated into the school culture. The principal’s efforts to improve learning quality include conducting regular academic supervision, involving teachers in professional development programs, providing work motivation, and consistently monitoring the learning process. Additionally, religious activities such as Qur'an memorization programs, daily Qur'an recitation before lessons, and routine dhikr and salawat activities support the internalization of Islamic values.Supporting factors include the principal’s active leadership and professional experience, while inhibiting factors consist of limited infrastructure, administrative burdens, and varying levels of teacher competence. Overall, these efforts have contributed positively to improving the quality of PAI learning and fostering students’ character development.

Dominggus Umbu Dingu; Yublina Tefa; Yanto Tefa

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

The results of initial observations in class X of SMK Elpida Informatika showed that students' process skills were less trained. Although in the learning process the teacher had tried to apply inquiry learning, in its implementation the students depended on each other in their groups. In addition, the average PAK test score for class X had not met the KKM. The application of the inquiry strategy approach in the learning process will be centered on students who emphasize the ability to search for themselves or find themselves. This study aims to determine the improvement in student learning outcomes by applying process skills and discussions between group members can make students active in their learning activities which results in maximum results achieved. This study is a classroom action research carried out in three cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were students of class X of SMK Elpida Informatika. Data collection was carried out by observation. Based on the analysis of the research data, the average cognitive results of students in cycle I were 51.07, cycle II 60.5 and increased to 85.71 in cycle III. The affective learning outcomes of students obtained in cycle I were 85%, cycle II 95% and cycle III increased to 100%. Psychomotor learning outcomes in the form of process skills increased with the average learning outcomes of students obtained in cycles I, II and III respectively being 61.34; 84.10; and 93.4.    

Mochamad Riyanto

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan belajar mengajar tahun 2020 ini mengalami perubahan dikarenakan adanya wabah virus global yakni Covid-19 yang menyebabkan kegiatan belajar mengajar menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Permasalahan yang dihadapi dalam melakukan pembelajaran daring di jenjang PAUD adalah kerjasama yang dilakukan oleh guru dan orang tua peserta didik sebagai perantara pembelajaran anak selama dirumah. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring yang di hadapi oleh masing-masing orang tua peserta didik beragam, dimulai dari manajemen waktu orang tua yang juga sedang melakukan work from home (wfh) dan menjadi penghubung antara guru dan anak didik, tidak samanya kemampuan teknologi yang dimiliki tiap orang tua peserta didik. Strategi yang di terapkan Belajar di Rumah, Pembelajaran dalam Jaringan (Daring)/ Online, Pembelajaran Luar Jaringan (Luring)/ Offline.