Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 89

Analytics

Rizky Handayani Pasaribu; Refnita Refnita; Liza Efriyanti

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pemanfaatan media pemberlajaran memiliki pengaruh yang besar terhadap kemauan para siswa dan siswi dalam belajar. Powtoon merupakan aplikasi web yang bisa dibuka siapa saja, aplikasi ini bisa digunakan untuk membuat media pembelajaran dikarenakan didalamnya banyak fitur-fitur yang yang membantu dalam membuat media pembelajaran seperti fitur animasi dan lainnya yang bisa di gunakan dengan mudah. Pemasalahan yang muncul adalah apakah media pembelajaran berbasis web ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Informatika kelas VII pada SMP Negeri 2 Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Dan berdasarkan penetitian dengan cara menyebar angket penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran dengan menggunakan powtoon dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.  

Sylviana Stefanie

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mengingat pendidikan karakter akan berjalan dengan baik jika sistem pendidikan nasional mendapat dukungan yang baik, maka nilai-nilai dalam pendidikan karakter dapat dilaksanakan secara berbeda berdasarkan metode pengajaran guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi guru bahasa Inggris SMP dan SMA dalam menyampaikan nilai-nilai karakter dalam pembelajarannya di sebuah sekolah swasta di wilayah Bandung. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif melalui kuesioner, wawancara dalam pengumpulan data, penelitian ini menghasilkan bahwa sebagian besar guru di sekolah menengah telah menerapkan pembentukan nilai karakter dalam cara mereka mengajar, dalam berbagai kegiatan di kelas. Kesimpulannya, meskipun implementasi dari implementasi character building bisa berbeda-beda untuk setiap guru bahasa Inggris, dan kemajuannya tidak dapat diketahui secara instan, upaya tersebut telah dilakukan secara efektif. Oleh karena itu, guru harus terus-menerus mengubah cara mengajarnya agar siswa tidak benar-benar “sadar” bahwa karakter mereka dibangun secara singkat, dan mengabaikannya sebagai pendidikan nilai yang diacu.

Ana Lestari; Rafi’ah Rafi’ah; Iga Maliga

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Kasus kesehatan reproduksi yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah kasus seks pra-menikah yaitu sebesar 15-20% dari total remaja. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan kemudahan mengakses media informasi yang tinggi mendukung remaja sering bersikap tidak tepat terhadap organ reproduksinya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada remaja tentang dampak media sosial dan pengetahuan kespro serta perilaku seksual beresiko remaja sebagai upaya preventif munculnya permasalahan kesehatan reproduksi di kalangan remaja. Target pengabdian kepada masyarakat ini adalah remaja di SMP Negeri 1 Moyo Utara. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah observasi, wawancara, pemutaran film pendek, penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab.

Saskia, Annisa; Ulva Rahmi; Murmahdi Murmahdi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Metode pembelajaran adalah proses untuk menyampaikan ilmu pengetahuan. Macam-macam metode pembelajaran itu banyak salah satunya yaitu metode demonstrasi. Pentingnya metode demonstrasi diterapkan dalam pendidikan agama islam, karena metode ini diharapkan bisa meningkatkan pemahaman anak didik materi pernikahan kelas XII di SMP Negeri 1 Kec Payakumbuh. Dengan dilaksanakannya metode demonstrasi ini diharapkan bagi pendidik berperan sebagai penggerak dan juga pembimbing. Dan anak didik sebagai penerima dan juga dibimbing.  Penelitian ini bertujuan supaya apakah menggunakan metode demonstrasi ini bisa meningkatkan hasil belajar PAI materi pernikahan pada anak didik kelas XII di SMA Negeri 1 Kec Payakumbuh . dalam penelitian ini menggunakan penelitian PTK yang mana mengguakan 2 siklus da nada 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas XII IPS 2 SMA Negeri 1 Kec Payakumbuh dengan jumlah 34 orang siswa. Memperoleh data dari hasil tes, hasil pengamatan pelaksanaan dalam pembelajaran. Dengan menggunakan metode demonstrasi ini pemahaman anak didik mengalami peningkatan dari siklus 1 sampai siklus 2. Rata-rata penilaian yang diperoleh siklus 1 70,17, siklus 2 80,23. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa metode demonstrasi ini bisa dibuktikan bahwa pemahaman anak didik meningkat setelah menerapkan metode demonstrasi yang terjadi di siklus 1 dan siklus 2.

Winda Rahmasari Pangaribuan; Katrina Samosir

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis penelitian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan yaitu mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian yang bersifat kepustakaan. Metode studi kepustakaan atau studi literature adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka,membaca dan mencatat, serta mengelola bahan penelitian. Hasil temuan kepustakaan menunjukan adanya peningkatan setelah diberikan model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Hal tersebut dilihat dari hasil penelitian beberapa sumber data dalam penelitian ini.

Riska Nurjannah; Yeni Afrida; Yuniarti Yuniarti

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Confidence is a deep belief that a person has about all the abilities he has and is aware of his shortcomings and is able to do something useful for himself and others. This study aims to find out how the role of the counselor in increasing the confidence of students of SMP Negeri 2 Bukittinggi in carrying out the learning process and in students' daily behavior. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. The variables used are Student Confidence and the Counselor's Role. The technique used is non-test instrumentation in the form of interviews and observations. The key informants are counselors and student support informants. The results show that most of the students at SMPN 2 Bukittinggi are able to develop their self-confidence as best they can, such as being able to ask questions when they don't understand something and even being able to display their talents and interests according to the field at the school, but sometimes there are also students who are shy and are afraid to ask about something they don't know, the counselor's role here is to provide solutions for students who are unable to develop themselves properly to be able to develop the potential and problems students face everyday. It turns out that not only that, but students also use a lot of self-confidence in terms of doing bad things, which means that students use too much time just for promiscuity, so this can trigger students' self-confidence during the learning process. Not spared from the increasingly sophisticated technology used, most students use it in terms of seeking entertainment and being narcissistic in cyberspace so that this can result in low student motivation during the learning process.

Yusnia Istikamah; Iltvia Iltvia; Rosnidar Rosnidar

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dan mengetahui hubungan self-efficacy dengan hasil belajar metematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ampek Angkek. Populasi berasal dari siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ampek Angkek dan diperoleh danpel sebanyak 31 siswa. Data diperoleh dengan mengumpulkan data dari kuesioner atau angket  tentang self-efficacy dan nilai HPTS untuk hasil belajar matematika siswa. Analisis data menggunakan uji asumsi, uji normalitas, uji linieritas dan uji korelasi Pearson Product Moment. Data analisis menggunakan teknik analisis tersebut menghasilkan ” self-efficacy berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa”. Menghasilkan kor  r = 0,528 dan p = 0,002 < 5%. Nilai dari self-efficacy 54% yang diperoleh dari 17 siswa  dengan kriteria “sangat kuat”, dan  hasil akademik dalam matapelajaran  matematika “sangat tinggi” dengan persentase 65% dari 20 siswa.

Zulyusri; Ida Elfira; Violita Violita; Tomi Apra Santosa

International Journal of Education and Literature 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study intends to investigate the relationship between motivation and student learning outcomes. Impact measures in several studies that examined the relationship between the influence of motivation on student learning outcomes were analyzed using a meta-analysis procedure. Empirical data were collected using electronic search engines such as Google Scholar, Garuda Portal, and national journal URLs. The effect size is used as a starting point for data analysis. A systematic review of research findings in Indonesia's national e-journal was used, with 18 articles selected as a sample that met the criteria. The results of calculating the combined effect size obtained a p-value of less than 0.001 and an estimated value of 0.825. A meta-analysis study found that motivation and learning outcomes had a significant relationship, with the strength of the relationship in the high category. The variance of the studies analyzed is also very high, with I2 test results far exceeding 50%, implying that this study is heterogeneous, with a significant estimate value in the SMK subgroup category (estimated value 1,031) with a p-value of 0.001 and the SMP subgroup (estimated value 1.186) with a p-value of 0.005.

Nur Melansari; Asti Wahyuni B; Baharudin Adu; Narni Narni

The purpose of the study was to identify the most common types of code mixing employed by the teacher at SMP Negeri 14 Baubau, as well as the justifications for doing so. The research used a descriptive qualitative approach. One of the English teachers at SMP Negeri 14 Baubau was the subject. Interviews and observation were used as the data collection methods. Data reduction, data visualization, and conclusion drawing/data verification were the three data analysis techniques used in this study. Based on the results of this study, the teacher at SMP Negeri 14 Baubau employed insertion, alternation, and congruent lexicalization as three different methods of code mixing. The most common type of code mixing used was alternation. The results of the interview session revealed that the instructor at SMP Negeri 14 Baubau mixed codes when teaching English in the classroom because of the students' poor English proficiency and habit. It made it simpler for students to comprehend the lessons that the teacher was conveying or explaining by using code mixing when teaching English.

Wasilah Wasilah; Siminto Siminto

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan karakter semakin mendapatkan prioritas dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah no 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang merupakan gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab sekolah untuk memperkuat karakter siswa (Pasal 1 PP no.87/2017). Penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter dilaksanakan dengan prinsip manajemen berbasis sekolah yang merupakan tanggung jawab kepala sekolah dan guru, sebagai pemenuhan beban kerja guru dan kepala sekolah (Pasal 6 ayat 3,4,5 PP 87/2017). Sesuai arahan presiden Joko Widodo bahwa pendidikan karakter pada jenjang pendidikan dasar mendapatkan porsi yang lebih besar dibandingkan pendidikan yang mengajarkan pengetahuan, untuk Sekolah Dasar sebesar 70 persen sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama sebesar 60 persen. Ketertarikan peneliti untuk mengkaji pendidikan karakter didasari oleh adanya penurunan karakter siswa kelas tinggi dibanding karakter siswa kelas rendah. Fokus kajian utama penelitian ini adalah manajemen penguatan pendidikan karakter di Sekolah Dasar yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kajian dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan.  Hasil penelitiannya bahwa pertama, Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar telah dilaksanakan dengan baik melalui penyusunan tujuan, strategi dan pemetaan kebijakan serta pemetaan prosedur dan penyempurnaan program menggunanakan rancangan RPP dan silabus; kedua, pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar berjalan dengan baik melalui kegiatan kegiatan bersifat religius, penanaman nasionalisme, peduli sosial dan kepedulian terhadap lingkungan; ketiga, evaluasi Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar  melalui kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan dengan melaksanakan refleksi, analisis dan rencana tindak lanjut berbasis pendidikan kewarganegaraan.

Laury M. Ch. Huwae; Stela Salamor; Sri J. A. Bandu; Karan Silaratubun; Hubert A. Mainake +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Drugs are one of society's diseases that are growing very rapidly and are difficult to eradicate. The main target of the largest distribution and use is dominated by the younger generation while the younger generation is the backbone and driver of change for the Indonesian nation. Formation of morals and ethics from an early age is the first step as an effort to prevent drug use, so that in real work lectures in Amahusu Village students run a program namely socialization of the dangers of drug use for the millennial generation. The purpose of this program is to shape the character of students by introducing caused by drug use. This activity was carried out on November 15 2022 located at SMP Negeri 11 Ambon. The implementation method uses lecture and sharing methods. With this activity, it is hoped that students will not only know the dangers but can fight drugs for the sake of creating a healthy life, a harmonious family and a bright future.

Ledis Izzah Harahap; Silvia Fransiska; Dini Lestari

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami program pendidikan yang dilaksanakan oleh masjid. Masjid Nurul Huda yang terletak di desa Simpang Mandepo merupakan contoh masjid yang produktif dengan program-program aktif yang dilaksanakan setiap hari. Masjid ini dijalankan oleh pengurus masjid yang disiplin dan jujur. Penelitian ini dikaji secara kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pendidikan dilakukan dengan cara aman dan menyeluruh, serta dana dikelola dengan baik dan benar. Pengelolaan masjid ini dilakukan secara profesional, dengan mambayar gaji para pengurus masjid. Tiap jumat dilakukan pelaporan untuk semua kegiatan dan berapa zakat, infaq maupun wakaf yang diterima, serta biaya pengeluaran masjid. Penelitian ini menggambarkan bagaimana pendidikan itu tidak hanya dilakukan di sekolah tetapi juga dilingkungan masyarakat dan keluarga. Namun kebanyakan masyarakat mengartikan bahwa pendidikan itu hanya formal yang  dilakukan di sekolah. Jarang yang beranggapan bahwa pendidikan secara luas mencakup seluruh tatanan yang ada di dalam kehidupan tak terkecuali pendidikan nonformal yang ada di dalam masyarakat itu sendiri. Seperti halnya di masjid Nurul huda sudah melakukan kegiatan, seperti pengajian rutin setiap malam bagi anak sd, smp dan sma dimulai setelah sholat magrib sampai dengan setelah sholat isya, pengajian tersebut mengajak anak-anak untuk ikut dalam sholat magrib dan isya secara jamaah.    

Melianah Melianah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kemmapuan guru selama pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan kualitaif deskriptif.  Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Kemampuan mengajar guru SMP Negeri 1 Prabumulih dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka selama pendemi covid-19 telah berjalan dengan baik; (2) Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan kemampuan mengajar antara lain kendala waktu, kesibukan guru, kondisi peserta didik yang beragam, faktor pengalaman mengajar dan masa kerja,guru merasa kesulitan mengoperasikan media pembelajaran, lingkungan dan media pembelajaran yang tersedia di sekolah jumlahnya terbatas, kendala ruang atau laboratorium; (3) Upaya-upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan dalam meningkatkan kemampuan mengajar antara lain mencari informasi dari internet, melakukan diskusi dengan teman sejawat, belajar secara mandiri, menyusun modul ajar untuk beberapa pertemuan sekaligus, menggunakan media pembelajaran yang sederhana seperti media gambar atau benda-benda konkrit yang ada di lingkungan sekitar, guru menggunakan media pembelajaran yang sudah tersedia di sekolah.

Barina Hasan; Ati Rosmiati; James Marudut

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Menganalisis Unsur Instrinsik Pada Syair Perahu Karya Hamzah Fansuri oleh Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Kutacane Tahun Pembelajaran 2021/2022. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Kutacane tahun pembelajaran 2021/2022  yang berjumlah keseluruhan 70 siswa, terdiri dari 2 kelas. Sampel dalam penelitian ini siswa 29 yaitu kelas IX Depok   yang diambil menggunakan teknik purposif sampling atau pengambilan sampel yang ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab terdahulu maka dapat disimpulkan bahwa ada Kemampuan Menganalisis Unsur Instrinsik Pada Syair Perahu Karya Hamzah Fansuri Oleh Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Kutacane Tahun Ajaran 2021/2022. Hal itu terbukti dari nilai rata-rata tes awal Kemampuan Menganalisis Unsur Intrinsik Pada Syair Karya Hamzah Fansuri siswa sebesar 78.97 dengan standar deviasinya sebesar 6.35, jika dikaitkan dengan nilai KKM Mata Pelajaran bahasa Indonesia sebesar 75, maka Kemampuan Menganalisis Unsur Intrinsik Pada Syair Karya Hamzah Fansuri untuk tes awal siswa termasuk dalam kategori baik. Dari pengujian hipotesis didapat, nilai thitung > ttabel  atau 78.97 > 2.04 atau hipotesis diterima maka dengan demikian dari hasil pengujian hipotesis di atas diperoleh kesimpulan bahwa ada Kemampuan Menganalisis Unsur Intrinsik Pada Syair Karya Hamzah Fansuri Oleh Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Kutacane Tahun Ajaran 2021/2022.

Silvi Febriani; Ati Rosmiati; Lusi Selvia Fitri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan metode Konstruktivistikdalam Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi Pada Siswa..Kelas VIII..SMP Negeri 2 Kutacane Tahun Pembelajaran 2021/2022. Jumlah Sampel dalam penelitian ini siswa 28 yaitu kelas VIII Badar. Urutan dari kegiatan awal sampai dengan penutup merupakan metode penelitian pre-eksperiment dengan desain penelitian one group pretest posttest design. metode tersebut menggunakan desain penelitian dengan melakukan pretes, perlakuan, dan postes. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab terdahulu maka dapat disimpulkan bahwa Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi Melalui Metode Konstruktivistik Oleh Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kutacane Tahun Pembelajaran 2021/2022. Hal itu terbukti dari nilai rata-rata tes awal Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi siswa adalah sebesar 52.86 dengan standar deviasinya sebesar 6.60 dan mengalami peningkatan nilai hasil tes akhirnya dengan nilai rata-ratanya sebesar 78.39 dengan standar deviasinya sebesar 4.83 Berdasarkan data hasil tes awal dan tes akhir siswa tersebut dan jika dikaitkan dengan nilai KKM bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengan Pertama  (SMP) sebesar 75, maka Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi untuk tes akhir siswa termasuk dalam Kemampuan baik. Selain itu, pada nilai tobservasi > ttabel yakni 16.26 > 2,052 maka dengan demikian dari hasil pengujian hipotesis di atas diperoleh kesimpulan bahwa ada Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi Melalui Metode Konstrukvistik Oleh Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kutacane Tahun Pembelajaran 2021/2022

Fitriyah; Alvin Hadi; Muhammad Tahir

This research aims to know the ability of the respondents in the VIII Class of SMPN 1 Badar in writing descriptive text and difficulties in writing descriptive text. The research employed qualitative research methods to find out what respondents’ challanges in writing descriptive text. The particpants of this reseacrh were 123 respondents which using Krejcie and Morgan. This research using test to see the respondents’ ability in writing descriptive text. The research data was collected through test with using rubrics; content, organization, grammar, vocabulary, and mechanics. The result of the data showed that many factors cause students to experience ptoblems in writing, especially in writing descriptive text. The average 45,02 of total respondents’ ability that indicated that only few of the respondents understood about the descriptive text. There were only 3 respondents who got the highest scores and the scores were 75 and 71,25. And only one respondents who got the score 75 from the total sampling were 123. It means that only 0,81% respondents have achieved the school KKM score of 75. However, there were 24 respondents who got the lowest scores and the scores were 32,5. Respondents have a low ability to write a descriptive text. Most respondents do not understand about how to write descriptive text and still confusing how to make it into English.This research found that each respondents had a different ability in writing descriptive text. This suggested that teacher could improve their teaching skill in the descriptive text in an interesting way.

Saleha; James Marudut; Rekaza Akbar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaran butir soal dan daya beda butir soal Ujian Akhir Sekolah Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Negeri 3 Kutacane Tahun Pelajaran 2020/2021. Metode penelitian ini adalah metode observasi, dan kuantitatif. Metode observasi ini digunakan untuk mengetahui jumlah peserta didik dan mendapatkan naskah soal dan data lembar jawaban soal Bahasa Indonesia, yang menjadi sampel adalah kelas VIII SMP Negeri 3 Kutacane. Sedangkan metode kuantitatif digunakan pada saat melakukan analisis butir soal Ujian Akhir Sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaran butir soal Ujian Akhir Sekolah Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Negeri 3 Kutacane Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan soal kriteria mudah (2,5%), soal dengan kriteria sedang(55%) dan soal dengan kriteria sukar (42,5%). Daya beda memiliki kriteria soal dibuang (12,5%), kriteria soal baik sekali tidak ditemukan (0%), kriteria soal baik (17,5%), kriteria soal cukup (22,5%) dan kriteria soal jelek (47,5%). Kesimpulan dari penelitian ini pada tingkat kesukaran adalah soal Ujian Akhir Sekolah Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Negeri 3 Kutacane Tahun Pelajaran 2020/2021 memiliki kriteria soal sedang, dan daya beda soal  Ujian Akhir Sekolah Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Negeri 3 Kutacane Tahun Pelajaran 2020/2021 memiliki kualifikasi soal yang baik.

Siti Robiah Adawiyah; Mujiyanto, Mujiyanto; Wanto, Wanto; Kuni Munawaroh; Avifah Faricha Nisa +7 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Desa Karangluhur yang cangkupan wilayahnya membentang dari arah timur dimulai dari Dusun Krakal Tamanan sampai wilayah barat. Karena letaknya yang strategis, dan hanya berjarak 1 km dari pasar kertek yang berada di Desa Karangluhur diantaranya Puskesmas 1 Kertek, koramil kertek, dan juga beberapa lembaga keuangan. Selain itu juga ada lembaga pendidikan formal yaitu SMP Negeri 1 Kertek. Selain itu juga ada tempat pendidikan dasar formal dan non formal seperti SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Karangluhur serta MI Maarif Karangluhur yang berlokasi di Dusun Marong. Selain itu juga letak geografis dengan penyebaran penduduk yang terbilang merata, tersebar di empat dusun dengan mata pencaharian sebagian besar adalah petani atau buruh tani. Potensi lain yang ada di Karangluhur yaitu potensi sumber daya manusia (SDM) dengan dibuktikan banyaknya para wirausaha atau usahawan yang menekuni bidang usaha dalam segala hal. Upaya untuk menularkan pengalaman mengenai perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur-jalur komunikasi sebagai media berbagai informasi, dengan menggunakan Penelitian Community Based Participatory Research (CBPR), yaitu penelitian dengan pola kolaborasi antara komunitas dengan dunia pendidikan tinggi yang berorientasi aksi dengan service learning untuk mendukung gerakan sosial demi terwujudnya keadilan sosial. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dan meningkatkan kesadaran pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta keindahan lingkungan terkhusus masyarakat Dusun Marong, Desa Karangluhur, Kecamatan Kertek.  

Fiorentina D. C. Runturambi; Jhon R. Wenas; Derel F. Kaunang

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk yaitu untuk menganalisis kesalahan siswa SMP Negeri 6 Tondano dalam menyelesaikan soal bilangan berpangkat berdasarkan Taksonomi Solo. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yang diikuti oleh 20 orang siswa dan dilakukan wawancara terhadap 5 orang siswa untuk mewakili setiap tahapan jawaban tes siswa berdasarkan Taksonomi Solo.. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah persentase tahapan Prastruktural sebesar 10%; persentase tahapan Unistruktural sebesar 10%; persentase tahapan Multistruktural sebesar 55%; persentase tahapan Rasional sebesar 20%; dan persentase tahapan Exented Abstract sebesar 5%. Dimana kesalahan yang paling dominan dilakukan oleh siswa dibanding dengan lainya termasuk dalam tahapan Multistruktural yakni 55%.

Oktavia Adela Lumandung; Jhon R. Wenas; Anetha L. F. Tilaar

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penerapan model pembelajaran yang tepat pada pembelajaran sangatlah berpengaruh dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Pada penelitian ini difokuskan pada peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi SPLDV. Penelitian ini mengambil subjek kelas VIII SMP Negeri 2 Tatoareng yang terdiri dari 15 siswa sebagai kelas eksperimen. Kemudian data dikumpul berdasarkan hasil tes akhir setelah perlakuan diberikan pada subjek penelitian. Penelitian ini juga melakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas dimana didapatkan hasil yang data yang normal dan homogen, serta dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil diperoleh bahwa t-hitung = 1,941 dan t-tabel = 1,710 dengan taraf nyata yang digunakan adalah 0,05. Kesimpulan yang diperoleh adalah hasil belajar siswa yang menggunakan model kooperatif tipe make a match lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model konvensional, sehingga model make a match cocok untuk digunakan dalam pembelajaran SPLDV