Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 391

Analytics

Rista Nurul Hidayah; Sukini Sukini; Nanik Herawati

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to describe the learning process and explain the improvement of popular scientific article writing skills using the blog-media-based Genre-Based Approach (GBA) model among Grade VIII E students at SMP Negeri 2 Mlati Sleman. This study employed Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles, with all 32 students of Grade VIII E as subjects. Data analysis was performed using descriptive quantitative techniques to measure the increase in the average writing performance score and the percentage of learning mastery based on the Minimum Mastery Criteria (KKM) of 80. The results showed a significant improvement in each cycle. In the initial condition (pre-cycle), the average writing score was only 68.67 with 19% mastery (6 students), then increased to 79.06 with 50% mastery (16 students) in Cycle I, and reached optimal results in Cycle II with an average of 89.53 and 81% mastery (26 students). Thus, the implementation of the blog-media-based Genre-Based Approach (GBA) model is proven to significantly improve popular scientific article writing skills and the learning mastery of Grade VIII E students at SMP Negeri 2 Mlati Sleman. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran serta menjelaskan peningkatan keterampilan menulis artikel ilmiah populer menggunakan model Genre-Based Approach (GBA) berbasis media blog pada murid kelas VIII E SMP Negeri 2 Mlati Sleman. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek seluruh murid kelas VIII E yang berjumlah 32 siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif untuk mengukur peningkatan rata-rata nilai unjuk kerja menulis dan persentase ketuntasan belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 80. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada kondisi awal (pra-siklus), rata-rata nilai menulis hanya 68,67 dengan ketuntasan 19% (6 siswa), kemudian meningkat menjadi 79,06 dengan ketuntasan 50% (16 siswa) pada Siklus I, dan mencapai hasil optimal pada Siklus II dengan rata-rata 89,53 serta ketuntasan 81% (26 siswa). Dengan demikian, penerapan model Genre-Based Approach (GBA) berbasis media blog terbukti secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan menulis artikel ilmiah populer serta ketuntasan belajar murid kelas VIII E SMP Negeri 2 Mlati Sleman.

Arjiman

Penelitian ini mengkaji strategi kepala Madrasah dan pelaksaaan Supervisi di MAN I Jembrana dalam merancang strategi dan pelaksaan supervisi yang efektif guna meningkatkan kinerja pendidik agar proses pembelajaran berjalan profesional dan bermakna. Tujuannya: (1) mengetahui strategi Kepala Madrasah dan pelaksaan Supervisi kepala Madrasah dalam meningkatkan kinerja pendidik di MAN I Jembrana, (2) menelaah sejauh mana strategi kepala Madrasah dan pelaksaan Supervisi kepala madrasah tersebut berdampak pada peningkatan kinerja pendidik, dan (3) mengidentifikasi faktor penghambat serta solusi yang ditempuh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif naratif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan triangulasi untuk uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Strategi Kepala Madrasah dan Pelaksanaan Supervisi kepala madrasah  dilakukan melalui pemberian motivasi, keteladanan, pelatihan, serta komunikasi harmonis. (2) Strategi Kepala Madrasah dan Pelaksaaan Supervisi kepala madrasah terbukti meningkatkan variasi metode pembelajaran, keterlibatan guru dalam kegiatan Madrasah, serta hasil belajar siswa. (3) Hambatan yang muncul antara lain keterbatasan waktu guru dan kurangnya proaktivitas sebagian pendidik. Solusi yang ditempuh berupa pembinaan berkelanjutan dan dorongan untuk terus berinovasi. Dengan demikian, strategi Kepala Madrasah dan Pelaksanaan Supervisi kepala madrasah berkontribusi positif dalam meningkatkan kinerja pendidik dan mutu pembelajaran di madrasah.

Lestari Lestari; Nur Asiah; Safrizal Safrizal

Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The urgency of this research stems from the knowledge gap regarding contextual factors contributing to the underuse of learning media in rural elementary schools, which has not been adequately addressed in previous research, which has tended to focus on urban contexts. This study aims to examine teachers' perceptions at Sugayang Public Elementary School regarding the underuse of learning media in the learning process, as well as the factors that contribute to it. The method used was a descriptive qualitative method, utilizing in-depth interviews as a data collection technique. The data were then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques according to Miles and Huberman. The results showed that teachers experienced difficulties in using technology, difficulties in creating learning media, and the perception that using media was time-consuming. This reveals an important pattern that the underuse of learning media is a systematic problem rooted in the TPACK gap that is not supported by practical time management solutions. These findings imply that changes in learning practices will not occur simply through the provision of generic technology tools or training; rather, bottom-up and contextual solutions are needed. The novelty of this research lies in the in-depth qualitative approach applied to the under-researched context of rural elementary schools, which has not been studied before. This research contributes through recommendations for the implementation of a peer-mentoring program and the development of a ready-to-use digital learning media bank, thus offering valuable insights for future research with relevant stakeholders.

Anita; Wahyudi Hidayah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK N 1 Abung Selatan, Lampung Utara, serta pengaruhnya terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran PAI yang cenderung berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong siswa berpikir kritis, aktif, dan mampu memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi keaktifan siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa. Siswa pada kelas eksperimen menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik serta keterlibatan yang lebih tinggi dalam proses pembelajaran dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK.

Maria Nurwulan Yulliandari; sellina diah rifani; dwi fitri ukgraini

TAWAZUN: Journal of Islamic Finance and Digital Innovation 2026 Asosiasi Program Doktor Ekonomi Syariah Indonesia

Artikel ini membahas pentingnya teologi kasih dan pengampunan dalam pendidikan Kristen, dengan fokus pada penerapannya dalam pembelajaran holistik. Teologi kasih dan pengampunan, yang merupakan inti ajaran Kristus, menawarkan dasar yang kuat untuk membentuk karakter dan nilai-nilai dalam pendidikan. Melalui pendekatan pastoral, artikel ini mengkaji bagaimana nilai-nilai kasih dan pengampunan dapat membimbing proses pembelajaran yang tidak hanya mencakup aspek intelektual, tetapi juga moral, spiritual, dan emosional siswa. Penulis juga menyoroti pentingnya membangun hubungan yang penuh kasih antara pendidik dan peserta didik untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, penuh empati, dan mendukung perkembangan holistik individu. Artikel ini berargumen bahwa penerapan teologi kasih dan pengampunan dapat memperkuat pendidikan Kristen sebagai sarana untuk membentuk pribadi yang utuh dan berkarakter Kristus.

Hesti; Agus Syam; Mahmuddin; Sumiati Tahir; Muhammad Alfa Sikar

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pembelajaran kewirausahaan, Locus of control, dan karakter wirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Universitas Negeri Makassar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peningkatan minat berwirausaha mahasiswa sebagai upaya mencetak lulusan yang mandiri dan berdaya saing di tengah tingginya tantangan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan melibatkan 207 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa, namun dengan tingkat pengaruh yang relatif kecil. Locus of control terbukti berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa keyakinan mahasiswa terhadap kendali atas keberhasilan dirinya berperan penting dalam membentuk minat berwirausaha. Karakter wirausaha juga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa. Secara simultan, pembelajaran kewirausahaan,  locus of control, dan karakter wirausaha berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa, yang mengindikasikan bahwa peningkatan minat berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran formal, tetapi juga oleh penguatan kepribadian dan karakter kewirausahaan mahasiswa.

Winarni, Marti; Susanto, Anang

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pemanfaatan sisa-sisa hasil pertanian di Desa Jabung yang berpotensi digunakan sebagai bahan perbaikan tanah masih belum optimal, meskipun ketersediaannya cukup melimpah baik di lahan sawah maupun lahan kering. Hingga saat ini, masyarakat masih memiliki keterbatasan informasi mengenai pemanfaatan biochar sebagai bahan pembenah tanah yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan penggunaan bahan kimia pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Jabung mengenai manfaat biochar dalam meningkatkan kualitas tanah dan mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta observasi lapangan. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih efektif melalui pengalaman langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan yang diberi perlakuan biochar memiliki kondisi tanah yang lebih gembur dan mampu mempertahankan kelembapan lebih baik dibandingkan lahan tanpa perlakuan. Selain itu, pembelajaran lapangan memberikan pemahaman yang lebih nyata kepada masyarakat mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan biochar dari sisa-sisa hasil pertanian yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, biochar dapat menjadi alternatif yang ekonomis, mudah diterapkan, dan berkelanjutan untuk mendukung perbaikan kualitas tanah serta peningkatan hasil pertanian.

Susanto, Heri; Supriadi, Dedi; Wulandari, Hikmayanti

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Guru di sekolah dasar Tahfidz sering kali menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan pengajaran Al-Qur’an dengan kemampuan pedagogik modern yang mendukung pembelajaran aktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional para guru di SD Tahfidz Ibnu Umar Karawang melalui pelatihan metode pengajaran yang bermakna dan inovatif. Permasalahan utama yang ditemukan di mitra sasaran adalah keterbatasan guru dalam menerapkan pendekatan PAIKEM serta kesulitan dalam menyusun perangkat ajar yang adaptif terhadap prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi ceramah interaktif, workshop penyusunan modul/RPP, dan praktik langsung melalui sesi microteaching. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama: (1) pemahaman karakteristik peserta didik usia 7–12 tahun berdasarkan aspek kognitif, sosial-emosional, dan psikomotorik; (2) desain pembelajaran bermakna (meaningful learning); serta (3) strategi pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL), Discovery Learning, dan pembelajaran kooperatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman 15 guru peserta dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa (student-centered) serta kemampuan mengintegrasikan teknologi pembelajaran modern (IPTEKS) seperti Canva dan media interaktif dalam proses KBM. Luaran dari program ini mencakup modul pelatihan pedagogik, publikasi artikel ilmiah, dan video diseminasi hasil implementasi metode pembelajaran.

Adfan Majdi, Muhammad; Puspıta Bhakti, Nabila Hani; Azzahra Zakiya, Lyontin Azka; Muliono Redjosar, Slamet

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini membahas program UKPI Pengajaran yang dilaksanakan oleh UKPI UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, dampak, dan luaran dari program UKPI Pengajaran terhadap mahasiswa maupun siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program UKPI Pengajaran memberikan dampak positif terhadap siswa dalam meningkatkan motivasi, semangat belajar, kedisiplinan, serta keaktifan selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, program ini juga memberikan pengalaman dan wawasan kepada mahasiswa dalam bidang komunikasi, pengajaran, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Kehadiran siswa dalam kegiatan pengajaran mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa. Program UKPI Pengajaran merupakan bentuk implementasi pengabdian masyarakat yang tidak hanya membantu proses pendidikan di sekolah, tetapi juga mengembangkan kemampuan intelektual, sosial, dan karakter siswa maupun siswa secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat lingkungan.

Hidayati, Arina; Azzakhusna, Famita; Triyono, Triyono

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri. Namun, proses pembelajaran akuntansi di beberapa SMK di Kabupaten Karawang masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru dan belum sepenuhnya menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru akuntansi melalui pembelajaran berbasis Design Thinking. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan memperkenalkan tahapan Design Thinking yang terdiri atas empathize, define, ideate, prototype, dan test. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pre-test dan post-test, serta penilaian terhadap perangkat pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran akuntansi yang inovatif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep Design Thinking, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran kontekstual, serta motivasi untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil post-test menunjukkan rata-rata pemahaman guru mencapai 75,88 dan lebih dari 80% peserta mampu menjawab dengan benar tahapan Design Thinking. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Design Thinking dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru serta mendukung pengembangan pembelajaran akuntansi yang kontekstual, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Sijabat, Desi; Sijabat, Osco P; Tinambunan, Herlina; Simanjuntak, Sondang

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah membantu guru menguasai teknologi dan media pembelajaran berbasis digital, khususnya Canva, untuk menciptakan media animasi yang menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa; mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Pelaksanaan sosialisasi ini mendukung implementasi program MBKM dan IKU terutama pada aspek Kolaborasi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat artinya mempertemukan mahasiswa, dosen, dan masyarakat (guru) dalam kegiatan yang saling memberdayakan, seperti sosialisasi pembuatan media animasi, serta Mahasiswa dapat terlibat aktif dalam pengembangan pendidikan di SD Negeri 096140 Parhundalian. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan sosialisasi pembuatan media animasi menggunakan Canva adalah metode partisipatif, yang melibatkan guru secara aktif melalui pelatihan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan sosialisasi ini yaitu peserta mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan tentang Media Pembelajaran animasi menggunakan canva dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, peserta juga antusias selama kegiatan dan langsung menerapkan media pembelajaran simulasi untuk mata pelajaran yang diampu.

Thalita Hunafa Adianty; Rifaldini; Silvi Anugrah Wulandari; Madita Putri Utami

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan karakter menjadi fokus penting dalam dunia pendidikan karena meningkatnya tantangan moral peserta didik di era globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah menengah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya, serta menganalisis dampaknya terhadap perkembangan moral peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMK Plus Al-Ghifari. Subjek penelitian meliputi guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, dan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen sekolah, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter telah diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan budaya sekolah, dengan dukungan utama berupa kepedulian guru, kerja sama dengan orang tua, serta inisiatif peserta didik. Namun, implementasi masih menghadapi kendala seperti pengaruh lingkungan sosial, keterlibatan keluarga yang belum optimal, ketidakkonsistenan ketegasan pendidik, dan kesulitan adaptasi peserta didik baru. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan untuk meningkatkan keberlanjutan dan efektivitas pendidikan karakter.

Magfirah, Titing; Arridha, Riyadh

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM) 2026 Politeknik Negeri Fakfak

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dasar pada siswa SD Inpres 2 Wagom melalui penerapan metode Total Physical Response (TPR). Berdasarkan analisis situasi, kemampuan siswa dalam memahami dan menguasai kosakata Bahasa Inggris masih tergolong rendah. Metode TPR dipilih karena mengintegrasikan gerakan fisik dengan proses pembelajaran, sehingga memudahkan siswa dalam memahami dan mengingat kosakata secara lebih efektif serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pelaksanaan pelatihan menggunakan metode ceramah dan praktik meliputi pengenalan kosakata dasar, seperti perintah (commands) dan bagian tubuh (parts of the body), yang dipadukan dengan aktivitas fisik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan responsif terhadap instruksi dalam Bahasa Inggris dan juga adanya peningkatan penguasaan kosakata siswa dari kategori sedang (±50%) sebelum pelatihan menjadi tinggi (82%) setelah penerapan metode Total Physical Response (TPR). Evaluasi kegiatan melalui kuesioner menunjukkan bahwa 89% siswa merasa metodemTPR memudahkan mereka dalam mengingat kosakata, dan 91% siswa menyatakan puas serta antusias mengikuti kegiatan ini. Secara keseluruhan, metode TPR terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dasar sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa sekolah

Rostiana, Aneva; Cantika, Cherin Denis Fera; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan memahami pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai upaya meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas 5A di SDN 1 Bendogerit Kota Blitar. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pendidikan karakter berlandaskan Pancasila dalam membentuk generasi berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan globalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara terpusat dan observasi langsung terhadap guru serta proses pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan guru berperan aktif sebagai teladan dalam membentuk nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sopan santun, dan kejujuran siswa. Penguatan nilai Pancasila juga didukung budaya sekolah melalui program pagi rutin dan kegiatan literasi berkelanjutan. Faktor pendukung utama ialah keteladanan guru dan lingkungan yang kondusif, sedangkan tantangan meliputi kebutuhan siswa yang beragam serta keterbatasan sarana digital. This study aims to understand the implementation of Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) as an effort to enhance students’ understanding of Pancasila values among fifth-grade students at SDN 1 Bendogerit, Blitar City. The research is motivated by the importance of character education based on Pancasila in shaping a generation that is virtuous, disciplined, and responsible amid the challenges of globalization. A descriptive qualitative approach was employed, using focused interviews and direct classroom observations involving teachers and the learning process. Data were analyzed through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing systematically. The results indicate that teachers play an active role as role models in cultivating students’ values of discipline, responsibility, cooperation, politeness, and honesty. The reinforcement of Pancasila values is also supported by the school culture through regular morning programs and continuous literacy activities. The main supporting factors include teacher exemplarity and a conducive school environment, while challenges involve diverse student needs and limited digital learning facilities. 

Hermansyah Hermansyah; Mukamat Suyatno

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kemampuan baca tulis Al-Qur’an (BTQ) merupakan kompetensi dasar dalam pendidikan Islam yang perlu dikembangkan secara sistematis sejak usia dini. Namun, dalam praktik pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), masih ditemukan permasalahan berupa rendahnya kemampuan membaca, menulis huruf hijaiyah, serta ketidakseimbangan antara aspek tajwid, makhraj, dan kefasihan bacaan santri. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi metode pembelajaran yang lebih efektif dan terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan BTQ santri melalui pendampingan berbasis integrasi metode imla’ dan talaqqi di TPQ Nurul Huda Sentani Jayapura. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain library research yang didukung oleh data lapangan kegiatan pengabdian. Proses pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan aplikatif melalui tahapan pembelajaran membaca (talaqqi), menulis (imla’), serta penguatan melalui muroja’ah terjadwal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan santri pada berbagai aspek. Pada aspek kelancaran membaca dan hafalan, lima santri memperoleh nilai 5, empat santri nilai 4, dan enam santri nilai 3. Pada aspek tajwid, empat santri mencapai nilai 5, enam santri nilai 4, dan lima santri nilai 3. Sementara itu, pada aspek kefasihan bacaan, sembilan santri mencapai nilai 5. Secara umum, penerapan metode imla’ dan talaqqi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis huruf hijaiyah, serta ketepatan makhraj dan tajwid santri. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi metode imla’ dan talaqqi efektif dalam meningkatkan kemampuan BTQ santri, serta berdampak positif terhadap motivasi, kedisiplinan, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Model ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran BTQ di TPQ, khususnya di wilayah dengan keterbatasan sumber belajar.  

Arina Asmal Hidayah; Junadhan Syapa Widyaksa; Arip Rizky; Syarifuddin Syarifuddin; Rani Oktapiani

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2026 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

This study is motivated by the development of digital technology, which has driven a transformation in the learning paradigm from conventional models to more flexible, interactive, and innovative technology-based learning. Changes in student characteristics in the digital era require adaptive learning strategies that are able to improve both the efficiency of the learning process and learning outcomes. This study aims to describe and analyze digital learning strategies in enhancing learning efficiency and their impact on student achievement. The research employs a qualitative approach using a literature review by examining various relevant scientific sources related to the concepts, characteristics, implementation, and impacts of digital learning. The data were analyzed using content analysis techniques to produce a systematic conceptual framework. The findings indicate that systematically designed digital learning strategies can improve conceptual understanding through interactive content delivery, strengthen students’ motivation and independent learning, and enhance retention and learning mastery. Learning efficiency is reflected in flexible access, time optimization, and technology-based assessment. However, its implementation still faces challenges such as limited infrastructure and digital literacy. Therefore, careful planning and the improvement of digital competencies are necessary to ensure that digital learning can be implemented effectively and sustainably in improving the quality of education.

Putriana, Julisa; Dewi, Ester Yunita

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penulisan ini bertujuan guna untuk mengkaji peran teknologi dalam penyusunan desain pembelajaran di kelas pada era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran telah berkembang menjadi sistem yang terintegrasi, mencakup perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis. Pemanfaatan teknologi digital seperti Learning Management System, aplikasi desain kreatif, kecerdasan buatan, serta pula augmented reality terbukti mampu meningkatkan interaktivitas, fleksibilitas, dan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Selain memberikan kemudahan akses dan efisiensi, teknologi juga mendukung pembelajaran berbasis kompetensi melalui pemantauan dan evaluasi yang lebih akurat. Kendati, integrasi teknologi dalam desain pembelajaran memerlukan kesiapan guru, dukungan institusi, serta infrastruktur yang memadai agar pelaksanaannya berjalan optimal. Maka demikian dengan perencanaan yang tepat dan pendekatan yang adaptif, teknologi dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan mutu dan efektivitas pembelajaran di kelas.  

Dadang Sahroni; Diya Atul Millah; Septy Premitha; Sinta Puspita; Nessya Aenur Zammil

Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Islamic Educational Philosophy holds a pivotal role in directing the learning process to remain consistent with Islamic principles. This article seeks to explore how the values of Islamic Educational Philosophy are implemented in the learning activities at the Institute of KH Ahmad Sanusi, with a focus on fourth-semester students. The study adopts a qualitative approach using a descriptive-analytical design based on library research and the examination of instructional practices. The results reveal that Islamic Educational Philosophy serves as a conceptual framework for determining and applying learning strategies, including discussion and inquiry-based learning, which foster active participation, critical thinking, and the internalization of Islamic values. Learning assessment is carried out in a comprehensive manner by addressing cognitive, affective, and psychomotor domains through individual assignments, collaborative tasks, formal examinations, and academic writing activities. Moreover, the emphasis on self-reflection (muhasabah) enhances students’ awareness of their moral and spiritual responsibilities in the process of seeking knowledge. The application of Islamic Educational Philosophy is therefore expected to support the development of students who are intellectually competent, morally grounded, and reflectively aware as future educators and Muslim intellectuals.

Pestaria Tamba; Lili Vera Panggabean; Wia Agustina lase; Melina Agustina Sipahutar

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study discusses the learning process of Christian Religious Education (CRE) for early childhood based on a hermeneutical approach as a pedagogical strategy for fostering children’s faith from an early age. Early childhood is a critical stage in faith development; therefore, learning methods must be not only informative but also transformative and meaningful. This study employs a qualitative method through a literature review, analyzing hermeneutical theories, early childhood development studies, and CRE teaching practices in the Indonesian educational context. The findings indicate that the application of child-centered hermeneutics enables teachers to connect biblical messages with children’s concrete experiences through storytelling, visual media, role-playing, and multisensory activities appropriate to children’s world. Contextual, simple, and creative interpretation of biblical texts helps children internalize faith values more deeply and practically. This study emphasizes the importance of strengthening teachers’ competencies through practical hermeneutics training and implementing developmentally appropriate learning approaches. Thus, hermeneutics functions not only as a tool for interpreting biblical texts but also as a pedagogical process that holistically shapes children’s faith development.  

Agnes Monika Sinaga; Ririn Octaviana Ginting; Sheren Indah Nathania Pardede; Melina Sipahutar

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The process of Christian Religious Education for early childhood must be aligned with children’s cognitive, emotional, social, and spiritual development. One of the main challenges in this learning process is interpreting biblical stories accurately while maintaining simplicity and relevance for young learners. This study aims to examine the role of hermeneutics in understanding and interpreting biblical narratives used in Christian Religious Education for early childhood. The research employs a qualitative approach through a literature review of hermeneutical studies, biblical texts, and scholarly works on early childhood Christian education. The findings indicate that narrative hermeneutics enables educators to interpret biblical texts contextually while translating theological messages into pedagogically appropriate stories for children. Through a hermeneutical approach, learning becomes more meaningful, reflective, and transformative, fostering deeper spiritual understanding in early learners. Furthermore, hermeneutics helps educators bridge the gap between the theological content of the Bible and the everyday experiences of Christian children. In conclusion, hermeneutics functions as a strategic tool in delivering biblical messages in ways that are developmentally appropriate, spiritually enriching, and relevant to the lives of early childhood learners within Christian education contexts.