Publication Search

74,541 articles from 728 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 2,197

Analytics

Wulan Suci Rahmadhani, Wulan; Roisul Basyar, Muhammad

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengelolaan arsip dokumen klaim merupakan aspek krusial dalam mendukung akuntabilitas administrasi perusahaan penjaminan kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan arsip dokumen klaim berdasarkan prinsip good governance dalam meningkatkan akuntabilitas administrasi PT Penjaminan Kredit Daerah Jawa Timur (Perseroda). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan pencatatan lapangan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip dokumen klaim belum sepenuhnya memenuhi prinsip good governance, khususnya pada aspek transparansi dan akuntabilitas yang tercermin dari sistem penemuan kembali arsip yang masih dilakukan secara manual serta rendahnya pemanfaatan Electronic Document Management System (EDMS) dalam praktik kerja sehari-hari. Optimalisasi EDMS disertai penguatan SOP dan peningkatan kapasitas pegawai menjadi solusi strategis yang direkomendasikan.

Sri Indri Oktavian; Heidi Siddiqa

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

The purpose of this study is to analyze the influence of Corporate Social Responsibility (CSR), Financial Distress, and Altman Z-Score on Dividend Decisions in automotive sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2020–2025 period. This study is motivated by fluctuations in the Dividend Payout Ratio (DPR) in the automotive sector, which indicates changes in company dividend policy due to economic conditions, financial performance, and non-financial factors that influence management decision-making. The research method used is a quantitative approach with a causal associative research type to examine the relationship between the independent and dependent variables. The study population consists of automotive sector companies listed on the IDX, while the sample was determined using a purposive sampling technique based on certain criteria. Research data were obtained from annual reports and company financial statements for the 2020–2025 period. Data analysis was carried out using the Dividend Payout Ratio (DPR) as a proxy for dividend decisions and statistical testing to determine the effect of CSR, Financial Distress, and Altman Z-Score on company dividend, the data were processed using SPSS.

Andrianto, Rival; Puspanantasari Putri, Erni

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. PT XYZ, a wooden furniture manufacturing company, served as the research site for this study which applied the Theory of Constraints (TOC) method to analyze production performance and identify bottlenecks. The company faces capacity imbalances between workstations, resulting in production targets that have not been achieved optimally. Data collection involved direct observation and interviews with related parties in the production area. The analysis was conducted by comparing the required capacity with the available capacity at each production workstation. The findings reveal that solid processing, machining, sanding, assembling, painting, and packing have sufficient available capacities to meet production requirements, thus categorized as non-bottleneck processes. In contrast, the panel processing station is identified as the main bottleneck due to its highest workload among all processes. By implementing the Theory of Constraints, the company can identify major constraints and establish improvement priorities to enhance production flow smoothness. It is expected that improvements in bottleneck processes will increase production efficiency, balance capacity among workstations, and support more optimal achievement of production targets. Keywords: bottleneck; capacity; manufacturing; production performance; theory of constraints   Abstrak. PT XYZ sebuah perusahaan manufaktur furnitur kayu, menjadi lokasi penelitian ini yang menggunakan metode Theory of Constraints (TOC) untuk menganalisis kinerja produksi dan mengidentifikasi bottleneck. Perusahaan menghadapi ketidakseimbangan kapasitas antar stasiun kerja yang menyebabkan target produksi belum terdengar secara optimal. Pengumpulan data meliputi observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait di area produksi. Analisis dilaksanakan dengan membandingkan kapasitas yang dibutuhkan terhadap kapasitas yang tersedia pada setiap stasiun kerja produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembahanan solid, machining, sanding, assembling, painting, dan packing memiliki kapasitas yang tersedia yang masih mampu memenuhi kebutuhan produksi, sehingga termasuk kategori non-bottleneck. Sebaliknya, stasiun kerja pembahanan panel diidentifikasi sebagai bottleneck utama karena memiliki tingkat beban kerja tertinggi di antara seluruh proses. Dengan penerapan Theory of Constraints, perusahaan dapat mengidentifikasi kendala utama dan menentukan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kelancaran aliran produksi. Diharapkan perbaikan pada proses bottleneck dapat meningkatkan efisiensi produksi, menyeimbangkan kapasitas antar stasiun kerja, serta mendukung pencapaian target output perusahaan secara lebih optimal. Kata kunci: bottleneck; kapasitas; kinerja produksi; manufaktur; theory of constraints

Meisyi Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Produk gadai emas merupakan salah satu layanan pembiayaan jangka pendek yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana dengan menjadikan emas sebagai barang jaminan tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pegawai yang menangani produk gadai emas, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, buku, jurnal, peraturan, dan fatwa yang berkaitan dengan pembiayaan gadai emas syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan praktik yang diterapkan di perusahaan dengan ketentuan syariah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dan penaksiran emas, penentuan jumlah pembiayaan, pelaksanaan akad, dan pencairan dana kepada nasabah. Berdasarkan hasil analisis, prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI mengenai pembiayaan gadai emas, baik dari aspek pelaksanaan akad maupun penetapan biaya pemeliharaan dan penyimpanan barang jaminan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku dalam kegiatan perbankan syariah

Yosep Eka Putra; Intan Salsabilla; Dhilsy Faisya Azzahra; Diva Avivah; Claudea Amanda

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to assess the financial performance of 11 non-financial companies that conducted acquisitions in 2025 and are listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Using a quantitative descriptive-comparative approach with a case study design, six financial ratios were analyzed: Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TATO), Return on Assets (ROA), and Return on Equity (ROE). Data were obtained from consolidated financial statements as of December 31, 2024 (pre-acquisition) and December 31, 2025 (post-acquisition). The results show that the impact of acquisitions varies across companies. No consistent or significant differences were found in the CR, DAR, DER, ROA, or ROE ratios between the two periods. Meanwhile, the TATO ratio tended to decrease after the acquisition, indicating that the newly consolidated assets have not yet operated optimally. These findings confirm that the short-term financial impact of an acquisition is heavily influenced by the transaction’s funding structure, the size of the acquired entity, and the industry sector. This study contributes to the financial accounting literature on corporate acquisition strategies in the Indonesian capital market.

Moch Nizar Dava Ramadhan S; Puspanantasari Putri, Erni

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. This research aims to analyze the effectiveness and reliability of production machines in the process of making public street lighting poles (PJU) at PT. XYZ The main problem faced by the company is high machine downtime so that production targets are not achieved. Therefore, a method is needed that is able to measure machine effectiveness as a whole and identify the main causes of production losses. The method applied includes Overall Equipment Effectiveness (OEE) to measure machine effectiveness based on three components, namely availability, performance and quality. The Total Productive Maintenance (TPM) approach is used to identify factors causing low effectiveness through Six Big Losses analysis. Apart from that, Mean Time To Repair (MTTR) and Mean Time Between Failure (MTBF) are calculated to determine the level of machine reliability. The data used includes machine working hours, downtime, operating time, production quantities, defective products, as well as machine damage and repair data. The analysis results are expected to show the level of machine effectiveness and identify the dominant factors causing downtime. Based on these results, improvement proposals are prepared to reduce downtime, increase machine reliability and improve production productivity Keywords: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Total Productive Maintenance (TPM), Six Big Losses, Downtime, Efektivitas   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan keandalan mesin produksi pada proses pembuatan tiang penerangan jalan umum (PJU) di PT. XYZ Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah downtime mesin yang tinggi sehingga target produksi tidak tercapai. Oleh karena itu, diperlukan metode yang mampu mengukur efektivitas mesin secara menyeluruh dan mengidentifikasi penyebab utama kerugian produksi. Metode yang diterapkan meliputi Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur efektivitas mesin berdasarkan tiga komponen, yaitu availability, performance, dan quality. Pendekatan Total Productive Maintenance (TPM) digunakan untuk mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya efektivitas melalui analisis Six Big Losses. Selain itu, dilakukan perhitungan Mean Time To Repair (MTTR) dan Mean Time Between Failure (MTBF) untuk mengetahui tingkat keandalan mesin. Data yang digunakan mencakup jam kerja mesin, downtime, waktu operasi, jumlah produksi, produk cacat, serta data kerusakan dan perbaikan mesin. Hasil analisis diharapkan dapat menunjukkan tingkat efektivitas mesin dan mengidentifikasi faktor dominan penyebab downtime. Berdasarkan hasil tersebut, disusun usulan perbaikan untuk mengurangi downtime, meningkatkan keandalan mesin, dan memperbaiki produktivitas produksi Kata kunci: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Total Productive Maintenance (TPM), Six Big Losses, Downtime Mesin, Efektivitas Mesin

Ivander, Davin Danny; Khiroh, Siti Muhimatul

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Ketidaksesuaian kualitas pada proses assembly sepatu kulit kerap memicu siklus rework berulang yang menguras sumber daya waktu maupun biaya produksi secara signifikan. Penelitian ini mengkaji mekanisme pengendalian cacat yang diterapkan pada Product D-01 di Lini C PT XYZ, dengan menggunakan DMAIC sebagai kerangka perbaikan utama serta Pareto, P-Chart, Fishbone Diagram, 5 Whys, Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), dan Cost of Quality (COQ) sebagai alat pendukung. Data primer bersumber dari catatan produksi internal perusahaan, pengamatan lapangan, dan wawancara terstruktur bersama pengawas produksi dan staf quality control. Pengukuran baseline menunjukkan bahwa Lini C menyumbang volume cacat paling tinggi di antara seluruh lini yang ada, dengan Product D-01 mencatat 10.487 pair cacat dari total output 80.387 pair, sehingga menghasilkan defect rate sebesar 13,05%. Distribusi Pareto mengidentifikasi wrinkle, incorrect colour, dan not straight sebagai tiga kategori cacat paling kritis. Penilaian FMEA menetapkan Risk Priority Number tertinggi sebesar 245 pada perilaku operator yang terburu-buru selama proses lasting dan brushing. Tindakan korektif mencakup pemasangan SOP visual, implementasi checklist QC pra-shift, verifikasi kondisi mesin secara rutin, dan penyediaan sampel referensi warna serta bentuk yang terstandar. Pemantauan selama dua periode berikutnya mengkonfirmasi penurunan defect rate secara bertahap menjadi 12,80% dan kemudian 11,65%, disertai penurunan estimasi biaya kegagalan internal dari Rp 2,36 juta menjadi Rp 1,86 juta per periode.

Dian Rimayanti; Prisca Trifena Puspita; Sinta Tri Hapsari; Felisya Natalia Purwanto; Tries Ellia Sandari

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kecurangan (fraud) di sektor perbankan daerah merupakan ancaman serius yang dapat merugikan keuangan negara dan menurunkan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kasus korupsi pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) menggunakan pendekatan Fraud Triangle Theory yang mencakup tiga elemen utama: tekanan (pressure), kesempatan (opportunity), dan rasionalisasi (rationalization). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, didukung oleh studi literatur dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kasus Bank BJB mencerminkan interaksi ketiga elemen Fraud Triangle secara simultan. Tekanan bersumber dari kebutuhan dana non-budgeter yang besar dalam pengelolaan anggaran promosi senilai Rp409 miliar. Kesempatan muncul akibat lemahnya sistem pengendalian internal, tidak adanya verifikasi dokumen yang memadai, serta penyimpangan dalam proses pengadaan. Rasionalisasi terbentuk melalui persepsi pelaku bahwa praktik tersebut merupakan hal yang lazim dalam lingkungan birokrasi dan korporasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman teoritis dan praktis terkait pencegahan fraud di lembaga keuangan daerah Indonesia, khususnya melalui penguatan tata kelola perusahaan dan sistem pengawasan internal.

Melisa Octaviana; Kavita Risang Putri Santoso; Karenina Gadis; Riska Fii Ahsani

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan kerja karyawan dalam mendukung produktivitas dan keberhasilan organisasi di tengah perubahan sistem kerja yang semakin fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Flexible Working Arrangement, Work Life Balance, dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Hearts Asesoris Surakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 37 karyawan yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flexible Working Arrangement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Work Life Balance dan kompensasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan kontribusi sebesar 60,8%. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu mempertahankan dan mengembangkan kebijakan kerja yang fleksibel serta meningkatkan perhatian terhadap keseimbangan kehidupan kerja dan pemberian kompensasi guna meningkatkan kepuasan kerja karyawan.

Irhamnia, Irhamnia; Rahmadhani , Rizky

This study aims to analyze the bankruptcy process of PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) according to Law Number 37 of 2004. In addition, the legal impact on its subsidiary, PT Primayudha Mandirijaya in Boyolali, including legal protection for affected employees, will also  yang be reviewed. The research method used is normative legal research with a statutory approach and a conceptual approach. Data were obtained through a literature review of relevant regulations and legal literature. The results of the study indicate that although PT Sri Rejeki Isman Tbk has been declared bankrupt by the commercial court, legally, the assets of PT Primayudha Mandirijaya as a subsidiary do not immediately become part of the bankruptcy estate of its parent company. This is based on the principle that the legal entity is independent (separate legal entity) and its responsimerupakan bilities are limited (limited liability), which separates the assets in question from the parent company and the subsidiary, unless there is evidence indicating a guarantee from the company (corporate guarantee). Furthermore, the legal study on labor protection emphasizes that the rights of PT Primayudha Mandirijaya employees need to be legally protected in accordance with national labor regulations and bankruptcy law to mitigate the social and economic impacts in the Boyolali region. The study concludes that the legal existence of the subsidiary remains independent despite the bankruptcy of its parent company. However, it is crucial to prioritize contractual risk reduction and worker rights security during the curator's handling.

Sharon Sheilla Shane; Wilmaya Firmandatiyas; Gabriella Paulita Morong; Febrina Lusianna Manik; Afifah Trista Ayunda

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Perkembangan teknologi informasi saat ini mendorong organisasi, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui penerapan sistem yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Enterprise Architecture (EA) pada UMKM Golden Spice menggunakan pendekatan The Open Group Architecture Framework (TOGAF) melalui metode Architecture Development Method (ADM). Permasalahan utama yang dihadapi adalah sistem penjualan dan manajemen stok yang masih dilakukan secara manual dan tidak terintegrasi, sehingga menyebabkan inefisiensi operasional, ketidaksesuaian data, serta keterbatasan dalam pengambilan keputusan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi literatur dengan referensi terbaru pada rentang tahun 2021-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan Arsitektur Perusahaan yang diusulkan mampu mengintegrasikan sistem penjualan dan manajemen stok secara terstruktur, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi data. Selain itu, sistem yang diusulkan juga mampu menyediakan informasi secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi UMKM dalam mendukung transformasi digital serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.

Husnia; Andi Mustika Amin; Annisa Paramaswary Aslam; Nurman; Abdul Rahman

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan, menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan, serta menganalisis pengaruh likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh iverusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024 yang berjumlah 83 perusahaan. Sampel penelitian sebanyak 48 perusahaan yang dipilih melalui iverusa purposive sampling berdasarkan kriteria iv erusahaan yang terdaftar secara berturut-turut selama periode penelitian, mempublikasikan laporan keuangan secara lengkap, tidak mengalami kerugian selama periode penelitian, serta memiliki data yang sesuai dengan variabel penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dengan mengakses dan mencatat data keuangan yang relevan. Analisis data menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan aplikasi Eviews melalui uji pemilihan model yang meliputi uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier untuk menentukan model yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa komposisi penggunaan utang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dapat memengaruhi persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan. Profitabilitas yang diproksikan dengan Net Profit Margin (NPM) juga berpengaruh terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi kemampuan iverusahaan dalam menghasilkan laba maka semakin tinggi pula nilai perusahaan karena meningkatnya kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan. Sementara itu, likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek belum tentu menjadi pertimbangan utama bagi investor dalam menilai perusahaan pada sektor makanan dan minuman.

Afifah Novi Pujianingrum; Sri Katiwi; Amalia Khoirunisa

TAWAZUN: Journal of Islamic Finance and Digital Innovation 2026 Asosiasi Program Doktor Ekonomi Syariah Indonesia

Filsafat dan etika bisnis memiliki peran penting dalam mengarahkan korporasi untuk bertindak dengan mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan dari keputusan bisnis yang diambil. Dalam konteks global yang terus berkembang, perusahaan-perusahaan dihadapkan pada tantangan besar untuk tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga untuk memenuhi tanggung jawab sosial mereka. Namun, ketidaksesuaian antara tanggung jawab sosial dan praktik korporasi yang terjadi dalam banyak kasus, mengindikasikan adanya celah dalam pemahaman dan penerapan etika bisnis yang efektif (Carroll, 2020). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sejauh mana filosofi etika bisnis dapat berperan dalam menyelaraskan tanggung jawab sosial dengan praktik korporasi, serta mengeksplorasi model-model yang dapat diadopsi oleh perusahaan untuk menjembatani ketimpangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan studi kasus sebagai metodologi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori etika bisnis yang lebih aplikatif dalam dunia korporasi, dengan menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai sosial dalam strategi bisnis jangka panjang.

Prima Noor Maulida; Anggi Maharani Nasution; Muhammad

Nilai perusahaan merupakan salah satu indikator utama yang mencerminkan tingkat keberhasilan manajemen dalam mengelola sumber daya keuangan perusahaan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa likuiditas, profitabilitas, dan leverage memiliki pengaruh terhadap niali perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian asosiatif kausal, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara dua variabel atau lebih.  Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh likuiditas, profitabilitas, dan leverage terhadap nilai perusahaan menunjukkan Likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Likuiditas, profitabilitas, dan leverage secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.

Astri Wulandari; Sri Sudiarti

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Increasingly intense market competition in the digital era requires companies to implement effective recruitment strategies to attract the best talent, particularly from Generation Z. This generation is highly familiar with digital technology and social media, making digital platforms their primary source of information regarding employment opportunities. In this context, employer branding and corporate social media utilization play important roles in shaping perceptions and influencing job application intentions. Although previous studies have examined the influence of employer branding and social media on recruitment outcomes, the findings remain inconsistent and often contradictory. Therefore, this study aims to analyze and evaluate the effects of employer branding and the intensity of corporate social media usage on the job application intentions of Generation Z. The research focuses on Generation Z individuals residing in the Singaparna area. This study is expected to provide a more comprehensive understanding of the factors influencing job application decisions among young people in the digital era. The findings are anticipated to serve as valuable insights for companies in designing more effective, innovative, and targeted recruitment strategies that align with the characteristics and preferences of Generation Z as the future workforce.

Kurnia Sari, Lintang Ayu; Magdalena Nany

Tax avoidance presents a unique challenge, as it is morally acceptable and does not violate the law, yet it is detrimental to the government. There are loopholes (grey areas) in the tax code that are exploited. To further examine the influence of factors including institutional ownership, audit committees, firm age, and debt (leverage) on tax avoidance, this study aims to gather data. The analysis uses multiple regression at a 5% significance level on data obtained from 177 of 59 consumer goods sector companies listed on the IDX for the 2022–2024 period. A partial and statistically significant relationship was found between fiscal policy and factors such as firm age, institutional ownership, audit committees, and leverage. Penghindaran pajak menghadirkan tantangan khusus, karena secara moral dapat diterima serta tidak pemerintah tidak melanggar hukum, namun merugikan pemerintah. Ada celah (grey area) dalam kode pajak yang dimanfaatkan. Guna mempelajari lebih lanjut berkaitan dengan berpengaruhnya faktor termasuk kepemilikan institusional, komite audit, firm age, serta utang (leverage) atas penghindaran pajak, penelitian ini bermaksud untuk mengumpulkan fakta. Analisis menggunakan regresi berganda pada tingkat signifikansi 5% pada data yang diperoleh sebanyak 177 dari 59 perusahaan sektor barang konsumsi terdaftar di BEI periodisasi 2022-2024. Ditemukan hubungan parsial serta sinifikan secara statistik kebijakan fiskal serta faktor seperti umur perusahaan, kepemilikan institusional, komite audit, serta leverage.

Kurnia Illa Allodya Dinara; J.B. Amiranto

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Financial reiporting timeilineiss is a cruicial eileimeint that seirveis as a signal of information quiality for inveistors in making inveistmeint deicisions, eispeicially in strateigic seictors suich as thei food and beiveiragei induistry, which has high volatility. This stuidy aims to eixaminei and analyzei thei eiffeict of Profitability on Auidit Reiport Lag with thei Auidit Committeiei as a modeirating variablei in companieis in thei Food and Beiveiragei suib-seictor listeid on thei Indoneisia Stock Eixchangei (IDX) for thei peiriod 2020–2024. This stuidy uiseis a quiantitativei cauisality approach with seicondary data from annuial financial reiports and indeipeindeint auiditor reiports. Thei sampling teichniquiei uiseid puirposivei sampling, which produiceid a samplei of 48 companieis with a total of 240 obseirvations oveir fivei yeiars of obseirvation. Data analysis was peirformeid uising Paneil Data Reigreission with thei seileicteid Random Eiffeict Modeil (REiM) and Modeirateid Reigreission Analysis (MRA) uising EiVieiws 12 softwarei. Thei reisuilts show that profitability has a neigativei and significant eiffeict on auidit reiport lag, meianing that thei higheir a company's profitability, thei shorteir thei duiration of its auidit compleition beicauisei manageimeint is eincouirageid to conveiy “good neiws” to thei puiblic. Conveirseily, thei auidit committeiei, proxieid by thei nuimbeir of meimbeirs, has no significant eiffeict on auidit reiport lag. Fuirtheirmorei, thei MRA teist reisuilts provei that thei Auidit Committeiei is uinablei to modeiratei thei reilationship beitweiein Profitability and Auidit Reiport Lag. This finding has important implications that thei eiffeictiveineiss of suipeirvision in acceileirating thei auidit proceiss is not soleily deiteirmineid by thei quiantity or nuimbeir of Auidit Committeiei meimbeirs, buit is morei influieinceid by quialitativei aspeicts suich as compeiteincei, accouinting eixpeirtisei, and thei indeipeindeincei of meimbeirs in carrying ouit theiir suipeirvisory fuinctions

Adam Azmi Fauzi

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the effect of profitability, company size, and type of public accounting firm on Key Audit Matters (KAM), with audit fees as a moderating variable in manufacturing sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2022–2024 period. This study used a quantitative approach with a purposive sampling method. Data were obtained from audited financial statements and annual reports published on the official Indonesia Stock Exchange website. The study sample consisted of 67 companies, with a total of 201 observations. Data analysis techniques used included descriptive statistical analysis, classical assumption tests, multiple linear regression, and Moderated Regression Analysis (MRA). The results showed that profitability had a significant negative effect on KAM disclosure, while company size had a significant positive effect on KAM disclosure. The type of public accounting firm showed a significant negative effect on KAM disclosure. Furthermore, audit fees did not moderate the relationship between profitability and KAM, but they did moderate the relationship between company size and type of public accounting firm on KAM disclosure. This study demonstrates that company and auditor characteristics play a significant role in determining the disclosure of Key Audit Matters in the independent auditor's report.

Maya Anastasia; Siti Sundari

Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to evaluate how petty cash management practices contribute to improving operational efficiency at PT Anugerah Langgeng Berkat Abadi. This research focuses on examining the implementation of the petty cash management system, applied procedures, and its impact on the smooth execution of daily operational activities. The study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, direct observation, and documentation during the internship period. The collected data were analyzed systematically to describe the actual condition of petty cash management within the company. The results indicate that PT Anugerah Langgeng Berkat Abadi implements a fluctuating fund system in managing petty cash. Expenditures are initially recorded manually and then re-entered into the company’s internal digital system to maintain control and accountability. Petty cash is used to finance routine and urgent operational needs, such as office stationery, transportation costs, and other short-term expenditures. The company has established standard operating procedures governing the use, recording, and accountability of petty cash. Several challenges were identified, including delays in the disbursement and reimbursement process, which may affect time efficiency. However, overall, the petty cash management system is considered effective in supporting short-term operational needs without disrupting the stability of the company’s main cash. This study concludes that systematic and well-controlled petty cash management plays an important role in the company’s cost efficiency strategy and supports daily operational activities. These findings align with strategic management principles, where appropriate financial decision-making contributes to the achievement of long-term organizational objectives.

Dian Wulandari; Hardoyo, Hardoyo; Sulastri, Sulastri

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat di Indonesia telah mendorong pertumbuhan industri secara signifikan. Meskipun memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, pertumbuhan industri juga menimbulkan dampak negatif apabila tidak diiringi dengan pengelolaan lingkungan yang baik, seperti pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Salah satu solusi yang dapat diterapkan dalam mengurangi dampak tersebut adalah pengelolaan limbah cair melalui sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). PT. X, sebagai perusahaan BUMN, turut berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan melalui penerapan IPAL. Fokus IPAL di PT. X meliputi perencanaan dan rekayasa instalasi, audit dan inspeksi sistem air, serta monitoring dan pengujian kualitas limbah, khususnya limbah domestik. Limbah domestik, yang berasal dari aktivitas rumah tangga seperti air bekas mandi, mencuci, dan dapur, diolah melalui metode IPAL agar dapat dimanfaatkan kembali untuk keperluan non-konsumsi, seperti penyiraman tanaman dan irigasi. Pengolahan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.