Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Aulia, Asa Safia; Yuliana, Lia

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menganalisis manajemen program pertukaran pelajar di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 dan SD Muhammadiyah Sokonandi Yogyakarta yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui pertukaran budaya dan pembelajaran global. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, pengelola program, guru pendamping, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program dilaksanakan melalui empat fungsi utama: (1) perencanaan, termasuk seleksi peserta dan pelatihan pra-keberangkatan; (2) pengorganisasian melalui tim kerja berbasis struktur manajemen sekolah; (3) pelaksanaan melalui interaksi langsung dengan mitra sekolah luar negeri; dan (4) evaluasi berkala melalui laporan dan jurnal peserta. Tantangan utama meliputi keterbatasan pendanaan, komunikasi lintas budaya, dan akses teknologi. Keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan manajemen hubungan publik yang efektif. Rekomendasi mencakup perluasan kemitraan, penguatan dukungan orang tua, dan inovasi dalam pelatihan siswa.

Lailiya Nur Rohmah; Inarotul Latihah; Rika Aulia; Silma Maulin Najwa; Rekanita Diah Ayu Kinesti

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Educational innovation in Indonesia continues to develop to create a learning system that is adaptive to changing times. One of the efforts made is to implement the four pillars of UNESCO education, namely learning to know, learning to do, learning to be, and learning to live together. The study looked at SD Nasima Semarang, which implemented a student exchange program to support its vision of becoming an international school. Through observation and interviews, this study evaluates how daily, weekly, and flagship programs at SD Nasima, including the dual curriculum (Independent and Cambridge Curriculum), as well as extracurricular activities and habituation of manners, contribute to character formation and improvement of student competence. The findings show that the combination of these programs has succeeded in improving the quality of education, building character, and strengthening    

Ratna Yunitasari; Dida Rahmadanik

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan dapat mengetahui implementasi MBKM terhadap minat pertukaran pelajar mahasiswa program studi administrasi negara dari Universitas 17 Agustus 1945 dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Adanya program MBKM agar mahasiswa dapat merasakan pembelajaran diluar kampus dan menambah wawasan beserta relasi yang terjalin antara dua kampus. Pengalaman pertukaran pelajar ini dapat mengasah kemampuan dan kompetensi mahasiswa, sehingga nantinya dapat menjadi lulusan yang siap dalam persaingan global. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagaikan kepada 4 mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 dan 11 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dengan program studi Administrasi negara. Dari hasil penelitian, didapatkan sebanyak 80% mahasiswa memilih memiliki minat dan antusias terhdap program pertukaran pelajar dikarenakan banyak mendapatkan relasi dan meninmgkatkan kemampuan dan kompetensi mahasiswa dari kedua pihak kampus. Sehingga program pertukaran pelajar MBKM yang terjalin antara mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo berdampak positif dan meningkatkan minat mahasiswa lain untuk mengikuti program pertukaran pelajar selanjutnya.

Cici Ariyanti; Ghulam Maulana Ilman

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri antara Prodi Administrasi Negara FISIP Untag Suranaya dan Administrasi Publik FBHIS Umsida.  Program tersebut merupakan kegiatan pertukaran pelajar dalam rangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk memperluas pengalaman mahasiswa agar dapat merasakan pembelajaran  akademik yang berbeda dengan mengikuti proses pembelajaran dikampus lain. Penelitian ini ditujukan untuk melakukan analisis terhadap keberhasilan program pertukaran mahasiswa serta merekomendasikan upaya perbaikan sebagai evaluasi dari program yang diselenggarakan. Tujuan adanya perjanjian kerjasama ini yaitu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan mensinergikan potensi sumber daya yang dimiliki oleh para pihak dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja terkait dengan tugas pokok dan fungsi para pihak. Selanjutnya ruang lingkup kerjasama ini meliputi pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dosen tamu, seminar atau konferensi bersama, publikasi artikel, pengembangan kurikulum, penerbitan buku dan akreditasi.Beberapa hal yang keterkaitan Pengaruhnya terhadap kedua program studi. Hasil Penelitian Keberhasilan Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri antara Prodi Administrasi Negara FISIP Untag dan Administrasi Publik FBHIS Umsida.

Nanggala, Agil; Suryadi, Karim

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep kampus merdeka dalam perspektif pendidikan kewarganegaraan, khususnya pada dimensi kurikuler dan sosio-kultural. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Proses analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, display data, verifikasi serta penarikan kesimpulan. Hasil peneltian yang didapatkan, adalah: 1) bentuk pembelajaran dalam konsep kampus merdeka, yang berfokus pada pertukaran pelajar, asistensi mengajar pada satuan pendidikan, dan penelitian memiliki relevansi dengan kajian dan tujuan Pendidikan Kewarganegaraan, dimensi kurikuler, kecuali program magang perlu dianalisis dan direfleksikan secara komprehensif relevansinya dengan tujuan filosofis pendidikan nasional, atau diberikan indikator yang jelas, agar tidak menjadi bentuk liberalisasi pendidikan di Indonesia, secara praktik, 2) bentuk pembelajaran dalam konsep kampus merdeka, yang berfokus pada kegiatan wirausaha, proyek kemanusiaan, proyek independen, dan KKN tematik atau membangun desa, memiliki relevansi dengan kajian dan tujuan Pendidikan Kewarganegaraan dimensi sosio-kultural.