Publication Search

58,296 articles from 461 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Purba, Iin Hot Prinauli; Sitorus, Yohana Febiola; Keliat, Venia Utami

DINAMIKA HUKUM 2026 Universitas Stikubank

Bagian Sistem peradilan pidana di Indonesia telah mengalami perubahan substansial sebagai akibat dari kemajuan teknologi informasi, terutama dengan diperkenalkannya Aplikasi Berkas Pidana Elektronik Terpadu (E-Berpadu). Tujuan penerapan sistem peradilan pidana elektronik ini adalah untuk mempromosikan gagasan keadilan yang cepat, mudah, dan terjangkau sekaligus meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, dan transparansi proses persidangan. Namun pada kenyataannya, masih terdapat sejumlah masalah hukum, teknologi, dan sumber daya manusia dalam implementasi E-Berpadu di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi tantangan dan keterbatasan tersebut serta menawarkan solusi untuk meningkatkan implementasi sistem perdagangan elektronik.

Naisyila Desnita Cahayani Saputra; Putri Agustin Sulistyowati; Fatimah Nur Azizah; Ahmad Muhamad Mustain Nasoha; Ashfiya Nur Atqiya

Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Indonesia's digital economy is rapidly growing with the emergence of e-commerce, fintech, and blockchain technology that facilitate cross-border transactions. However, challenges such as technological access inequality, personal data exploitation, and multinational company dominance remain major concerns. Therefore, implementing Pancasila values in digital economy governance is crucial to ensuring social justice, consumer protection, and national competitiveness. Pancasila principles, such as moral-based business ethics, consumer rights protection, digital sovereignty, and participatory regulation, must be integrated into digital economic policies. Additionally, electronic commerce regulations based on international law should align with national interests to balance digital economic growth and constitutional rights protection. Thus, Pancasila-based digital economic policies can promote inclusivity, strengthen SMEs' competitiveness, and ensure the broader welfare of society.

Mohammad 'Azam Izzuddin; Ikaputra

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Kampung Malabero Kota Bengkulu memiliki satu wilayah bagian kecil yang disebut Kampung Cina. Kampung ini sudah lama dijadikan sebagai tempat tinggal bagi orang berdarah Tionghoa dan kampung ini sudah ada sejak zaman penjajahan Inggris, ketika mereka berusaha menguasai perdagangan lada sekitar abad ke-16. Sekitar tahun 1689, setelah kemitraan perdagangan Inggris East India Company (EIC) mengizinkan masuk, banyak orang keturunan Tionghoa pindah ke kota Bengkulu. Tahun 1970-an merupakan masa kejayaan Kampung ini. Di sinilah sebagian besar warga Bengkulu biasa berbelanja aneka dagangan mulai dari kelontong, pakaian, elektronik dan perabotan rumah tangga. Sejarah yang panjang dan keunikan bangunan arsitektur menjadikan tempat ini sebagai destinasi wisata sejarah yang cukup popular dan mungkin tidak dimiliki oleh daerah lain. Namun, masa kejayaan kampung ini memudar pada 1990-an. Memudarnya kajayaan kawasan kecil ini diiringi oleh redupnya Karakter Pecinan pada Kawasan. Kemunduran daya tarik kawasan muncul pada aktifitas kepariwisataan pecinan Kota Bengkulu ini. Dilatar belakangi oleh kemunduran tersebut, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana eksistensi kampung ini sebagai pecinan. Data penelitian ini adalah data kualitatif, yakni data yang tidak dapat dihitung seperti; gambaran umum, lokasi penelitian, karakteristik kawasan, keberadaan, dan sejarah kawasan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Kampung Cina Kota Bengkulu masih memiliki karakter yang kuat sebagai Pecinan.

Maria Atik Sunarti Ekowati

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Dalam era digital saat ini, platform perdagangan elektronik seperti Tokopedia dan Shopee telah menjadi sarana utama bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menjual produk mereka secara online. Di sisi lain, aplikasi mobile memainkan peran krusial dalam meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi penjual dan pembeli. Artikel ini membahas pemanfaatan aplikasi Android GAWAY sebagai alat yang mampu mengoptimalkan penjualan gerabah melalui platform-platform tersebut. Penelitian ini menggambarkan proses implementasi GAWAY dalam mengelola aspek penjualan, mulai dari pengaturan produk hingga manajemen pesanan. Metode analisis data melibatkan pemantauan statistik penjualan, interaksi pelanggan, dan tingkat kepuasan melalui fitur GAWAY. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan GAWAY secara signifikan meningkatkan visibilitas produk, interaksi pelanggan, dan akhirnya peningkatan penjualan gerabah di platform Tokopedia dan Shopee. Artikel ini memberikan wawasan tentang pentingnya integrasi teknologi aplikasi dengan platform perdagangan elektronik untuk mendukung pertumbuhan UKM dalam ekosistem digital.

Khalish Aunur Rahim; Siti Novita Rahmah Siregar; Dio Marcelino Hutauruk; Sherly Berliana; Ayu Puspita Sari +3 more

Jurnal Hukum dan Sosial Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Perlindungan hukum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce online menjadi topik penting di era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum yang ada untuk melindungi konsumen dalam transaksi jual beli online pada platform e-commerce. Melalui kajian literatur dan analisis peraturan yang berlaku, penelitian ini mengidentifikasi dan mengevaluasi perlindungan hukum yang tersedia bagi konsumen dalam transaksi online. Temuan penelitian ini menyoroti pentingnya peraturan yang jelas dan efektif dalam melindungi konsumen, seperti hak pembatalan dan pengembalian uang, perlindungan terhadap penipuan, dan penyelesaian sengketa yang adil dan bijaksana. Sementara banyak negara telah mengadopsi peraturan yang mengatur transaksi online, masih ada tantangan dalam menerapkan dan menegakkan perlindungan hukum yang efektif bagi konsumen. Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran bagaimana perlindungan hukum konsumen dapat ditingkatkan dalam transaksi e-commerce online.