Publication Search

70,860 articles from 628 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 424

Analytics

Nur Hasbullah Prayitno; Edi Cahyono

Penelitian ini bertujuan untuk: Pertama Menganalisis Bina Pribadi Islami (BPI) terhadap kedisiplinan ibadah siswa kelas 9 SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga dan SMPIT Izzatul Islam Getasan. Kedua Menganalisis Bina Pribadi Islami (BPI) terhadap akhlak karimah siswa kelas 9 SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga dan SMPIT Izzatul Islam Getasan. Ketiga Menganalisis Bina Pribadi Islami (BPI) bepengaruh terhadap kedisiplinan ibadah dan akhlak karimah siswa kelas 9 SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga dan siswa kelas 9 SMPIT Izzatul Islam Getasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sampel jenuh atau survei. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk uji coba instrument penelitian. Analisis data menggunakan model Regresi Linier Sederhana, yang terdiri dari menganalisis data digunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas dan heteroskedatisitas), analisis regresi sederhana (koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan Uji t) dengan bantuan SPSS for windows versi 27. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tidak ada pengaruh antara Bina Pribadi Islami (BPI) terhadap kedisiplinan ibadah siswa kelas 9 SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga dan siswa kelas 9 SMPIT Izzatul Islam. (2) Ada pengaruh positif antara Bina Pribadi Islami (BPI) terhadap akhlak karimah siswa kelas 9 SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga dan siswa kelas 9 SMPIT Izzatul Islam Getasan. (3) Tidak ada perbedaan signifikan antara pengaruh Bina Pribadi Islami (BPI) terhadap kedisiplinan ibadah dan akhlak karimah siswa kelas 9 SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga dan siswa kelas 9 SMPIT Izzatul Islam Getasan.

Haryanto; Buna, Nafila; Hafifah, Nurul; Arrahmah, Muftiha; Febrianti, Febi +1 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi tingkat toksisitas ekstrak etanol 90% daun trembesi (Samanea saman) terhadap larva udang (Artemia salina) menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan pendekatan Reed-Muench dan analisis probit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Larva Artemia salina digunakan sebagai organisme uji karena memiliki sensitivitas tinggi terhadap senyawa toksik dan sering digunakan sebagai indikator awal aktivitas bioaktif. Ekstrak diuji pada berbagai konsentrasi bertingkat untuk mengamati persentase mortalitas larva setelah 24 jam perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding lurus dengan peningkatan jumlah kematian larva, yang mengindikasikan adanya hubungan dosis-respons yang jelas. Nilai LC₅₀ yang diperoleh dengan metode Reed-Muench adalah sebesar 567,02 ppm, sedangkan dengan analisis probit diperoleh nilai LC₅₀ sebesar 581,0319 ppm. Perbedaan nilai ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan analisis, di mana metode probit dinilai lebih akurat karena melibatkan transformasi statistik yang lebih kompleks. Berdasarkan klasifikasi toksisitas BSLT, nilai LC₅₀ sebesar 581,0319 ppm termasuk dalam kategori sangat toksik (LC₅₀ < 30 ppm). Tingginya tingkat toksisitas ekstrak diduga berkaitan dengan kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang memiliki aktivitas sitotoksik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 90% daun trembesi memiliki potensi bioaktivitas yang tinggi dan berpeluang untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber senyawa bioaktif dalam bidang farmasi maupun bioteknologi.

Gustari, Pande Made Ayu Yunita; Suarniti, Ni Wayan; Darmapatni, Made Widhi Gunapria

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

- Background: The rate of cesarean section (CS) deliveries continues to increase in Indonesia. Bali Province ranks first nationally, with a cesarean delivery rate of 53.2%. Cesarean section results in surgical wounds that cause pain in postpartum mothers. One non-pharmacological intervention to reduce pain is early mobilization through video media. Objective: This study aimed to determine the differences in pain intensity among post-cesarean mothers before and after receiving early mobilization through video media. Methods: This study employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The study population consisted of post-cesarean mothers at Singasana Regional General Hospital. A total of 26 respondents who met the inclusion and exclusion criteria were recruited. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention. The intervention consisted of early mobilization delivered through a 3-minute and 23-second video, accompanied by healthcare personnel. Data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: Most respondents were aged 20–35 years, multiparous, had completed senior high school, and were employed. The median pain intensity decreased from 5.00 before the intervention to 3.00 after the intervention. The Wilcoxon test showed a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference in pain intensity before and after the intervention. Conclusion: Early mobilization through video media was effective in reducing pain intensity among post-cesarean mothers. Video media can be utilized as an educational tool to support the implementation of early mobilization in healthcare settings..

Sumernawati, Ni Wayan Dewi; Suarniti, Ni Wayan; Darmapatni, Made Widhi Gunapria

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Breastfeeding is a valuable experience for both mother and infant, enhancing cognitive development, immunity, and emotional bonding. However, exclusive breastfeeding coverage remains suboptimal, partly due to inadequate breastfeeding technique skills among mothers. Objective: This study aims to analyze the differences in breastfeeding technique skills among pregnant women before and after a video-based educational intervention at the Gema Santi Nusa Penida Regional General Hospital, Klungkung Regency. Methods: This study utilized a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The population consisted of 160 pregnant women visiting the Gema Santi Nusa Penida Regional General Hospital from March to April 2025. A sample of 32 pregnant women was determined using a comparative analysis sample size formula and selected via purposive sampling. Primary data were collected through observation using a validated and reliable breastfeeding technique skill checklist (calculated $r = 0.411 - 0.758 > 0.349$; Cronbach's alpha $= 0.757 > 0.6$). Results: The Shapiro-Wilk test indicated that the data were normally distributed, with values of 0.325 (pre-test) and 0.127 (post-test) $> 0.05$. The mean score for breastfeeding technique skills was 42.28 before the intervention and increased to 70.46 afterwards. The paired t-test demonstrated a significant difference in breastfeeding technique skills before and after the educational intervention ($p = 0.000 < 0.05$). Conclusion: Video media is highly effective in improving breastfeeding technique skills. Future initiatives should focus on developing more comprehensive video content to further enhance educational efficacy.

Farrel Nabil Guslan; Aniek Tyaswati Wiji Lestari; Markus Suryoutomo

Jurnal Akta Notaris 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Perseroan Terbatas (PT) merupakan pilar utama hukum ekonomi Indonesia yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT). Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai organ tertinggi perseroan memiliki kewenangan eksklusif yang pelaksanaannya dibebankan kepada Direksi. Permasalahan yang dikaji meliputi: (1) akibat hukum dari pelaksanaan RUPS yang tidak sah; (2) analisis atas pelaksanaan RUPS yang tidak sah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 773 PK/Pdt/2019; dan (3) tanggung jawab Direksi atas pelaksanaan RUPS yang tidak sah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan sumber data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan RUPS yang tidak sah menimbulkan akibat hukum pada status keputusan, akta notaris, dan perbuatan hukum turunan, di mana cacat materiil mengakibatkan batal demi hukum, sedangkan cacat formil dapat dibatalkan melalui pengadilan; (2) analisis Putusan MA No. 773 PK/Pdt/2019 menunjukkan adanya ketidakpastian hukum akibat perbedaan penafsiran, menegaskan bahwa substansi lebih penting daripada formalitas, serta menjamin perlindungan hukum bagi pemegang saham yang dirugikan; dan (3) Direksi bertanggung jawab secara pribadi atas RUPS yang tidak sah dan tidak dapat berlindung pada badan hukum perseroan, serta tidak dapat menggunakan prinsip business judgment rule apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Yunisa, Ria; Rizki, Sekar Dwi; Kuswadi, Didik

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Kegiatan pertambangan memiliki resiko merubah fungsi lahan. Penelitian ini bertujuan melakukan perbandingan terhadap penggunaan citra Google Satellite Imagery dan ESRI World Imagery dalam interpretasi sebaran lahan tambang. Interpretasi menggunakan pendekatan spasial yang diolah menggunakan ArcGIS 10.8. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan luasan tambang yang teridentifikasi berdasarkan sumber citra satelit yang digunakan. Google Satellite Imagery mampu mendeteksi luasan pertambangan yang lebih besar, yaitu 12.022,02 Ha, dibandingkan ESRI World Imagery yang menghasilkan 11.485,41 Ha, sedangkan data acuan dari KLHK tahun 2023 mencatat luas tambang sebesar 10.798,46 Ha. Perbedaan ini dipengaruhi oleh resolusi spasial, kejelasan tekstur permukaan, serta pembaruan data pada masing-masing citra. Persentase perubahan luas lahan pertambangan yang dihitung dari perbandingan Google Satellite Imagery dengan data KLHK mencapai 11,33%, sementara perbandingan dengan ESRI World Imagery hanya sebesar 6,37%. Hasil ini menunjukan Google Satellite Imagery lebih sensitif dalam mengidentifikasi ekspansi tambang, meskipun berpotensi menghasilkan overestimation, sedangkan ESRI World Imagery cenderung lebih konservatif dalam estimasi luas. Untuk memastikan konsistensi dan akurasi pemantauan perubahan lahan tambang, diperlukan pemilihan sumber citra yang tepat, penggunaan metode interpretasi yang konsisten, serta validasi silang dengan data resmi maupun observasi lapangan.

Mohamad Hisyam; Aynun Naim

Penelitian ini mengkaji strategi Kepala Madrasah MA Bali Bina Insani Tabanan dalam membentuk toleransi siswa melalui penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat Hindu dengan guru lintas agama. Tujuannya: (1) mendeskripsikan strategi kepala madrasah, (2) menganalisis pengaruh moderasi beragama terhadap toleransi siswa di lingkungan multikultural, dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung serta hambatan.Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan triangulasi untuk uji keabsahan data.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Strategi kepala madrasah mencakup pembelajaran, pengembangan karakter, kemitraan, lingkungan inklusif, dan evaluasi partisipatif. (2) Moderasi beragama tercermin pada komitmen kebangsaan, sikap anti kekerasan, serta penghormatan tradisi lokal yang membentuk toleransi siswa. (3) Faktor pendukung meliputi keterlibatan guru Hindu, praktik toleransi sehari-hari, dan dukungan masyarakat. Hambatan muncul dari perbedaan latar siswa, keterbatasan fasilitas, serta keraguan orang tua terhadap guru non-Muslim, namun diatasi dengan komunikasi persuasif, keteladanan, dan kolaborasi pasca Bali Democracy Forum 2016.

Anita; Wahyudi Hidayah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK N 1 Abung Selatan, Lampung Utara, serta pengaruhnya terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran PAI yang cenderung berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong siswa berpikir kritis, aktif, dan mampu memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi keaktifan siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa. Siswa pada kelas eksperimen menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik serta keterlibatan yang lebih tinggi dalam proses pembelajaran dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK.

Fahmi Hudaya; Khusnul Yaqin; Tahegga Primananda Alfath

Notary Law Research 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Kepastian hukum dalam pembuatan akta autentik merupakan aspek penting dalam sistem hukum perdata di Indonesia, terutama dalam menjamin perlindungan hukum bagi para pihak. Namun, dalam praktiknya, notaris seringkali dihadapkan pada permasalahan hukum yang berkaitan dengan batas pertanggungjawaban administratif dan pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pelanggaran notaris dalam pembuatan akta autentik serta implikasi yuridisnya berdasarkan putusan pengadilan. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, melalui analisis bahan hukum sekunder dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran notaris pada dasarnya bersifat administratif, kecuali terdapat unsur kesengajaan atau keterlibatan aktif dalam tindak pidana. Selain itu, terdapat perbedaan penafsiran dalam putusan pengadilan yang menimbulkan ketidakpastian hukum. Penelitian ini menegaskan pentingnya kejelasan batas pertanggungjawaban notaris guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan profesi notaris

Simanjuntak, Ayub; Kurniawan, Martha Mulyani

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi manajemen kesiswaan berbasis nilai Kristiani serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter peserta didik dalam lingkungan pendidikan multikultural di SDS Unity Primary School. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kompleksitas keberagaman di lingkungan sekolah yang menuntut adanya pengelolaan peserta didik yang tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga mampu membangun sikap toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan karakter yang kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan analisis dokumentasi sekolah, kemudian dianalisis menggunakan kerangka SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan di SDS Unity Primary School diimplementasikan melalui integrasi nilai-nilai Kristiani, seperti kasih, integritas, tanggung jawab, kerendahan hati, dan pelayanan ke dalam berbagai kebijakan dan program kesiswaan. Keberagaman peserta didik yang terdiri atas berbagai agama dan etnis dikelola melalui pendekatan inklusif yang mendorong interaksi lintas budaya dan lintas agama. Analisis SWOT menunjukkan bahwa identitas spiritual sekolah, program pembinaan rohani, kegiatan ekstrakurikuler, serta dukungan orang tua menjadi kekuatan utama dalam pembentukan karakter peserta didik. Di sisi lain, keterbatasan pembina rohani dan tantangan sekularisasi menjadi faktor yang perlu diantisipasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa harmonisasi program kerohanian, ekstrakurikuler, dan program anti-perundungan berbasis pendekatan restoratif berkontribusi terhadap terciptanya iklim sekolah yang aman, toleran, dan harmonis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen kesiswaan berbasis nilai Kristiani efektif mendukung pembentukan karakter peserta didik serta dapat menjadi model pengelolaan pendidikan multikultural yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan karakter secara holistik.

Tri Rahayu

Garina 2026 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

The use of synthetic dyes in the textile industry has caused various environmental problems due to waste that is difficult to degrade and has the potential to contaminate water and soil. Therefore, the development of environmentally friendly natural dyes is an important alternative to be explored. One potential but underutilized source of natural dye is kirinyuh weed (Chromolaena odorata L.), which is known to contain natural pigment compounds such as tannins and flavonoids. This study aims to analyze the dyeing quality of primissima cotton fabric using kirinyuh leaf extract with variations of alum and ferrous mordants through a mordanting process. The research employed an experimental method, including hot extraction of kirinyuh leaves, dyeing of primissima cotton fabric, and mordanting using alum and ferrous salts. The evaluation of dyeing quality focused on washing color fastness and light color fastness tests based on standard textile testing methods. The results indicate that the type of mordant significantly affects the resulting color quality. Alum mordant produced relatively lighter colors with good washing fastness, while ferrous mordant resulted in darker shades with similarly good washing fastness. However, color fastness to light showed relatively lower values, particularly in fabrics treated with alum mordant. Based on these findings, it can be concluded that kirinyuh leaf extract has the potential to be used as a natural dye for primissima cotton fabric, although further optimization is required to improve color resistance to light exposure.

Septarika Sasi Ananta; Syafa Nafisa Rambu Rabbana; Defi Nurul Hayati; Bunga Rahmadani Prayitno; Sasi Alia Utari +3 more

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Typhoid fever remains a significant diagnostic challenge, particularly regarding the interpretation of Widal test results which are often affected by antibody persistence. This study aims to analyze the variations in Widal antibody titers among students at Universitas Muhammadiyah Purwokerto, focusing on the time interval since their last confirmed infection. Using a cross-sectional design, serum samples from 24 students were analyzed through the semi-quantitative slide agglutination technique to detect Salmonella typhi O and H agglutinins. The findings indicated that anti-Salmonella O titers could persist up to 1:320 in individuals with an infection history of more than one year. In contrast, anti-Salmonella H was only identified in more recent infections (less than a year) with a lower titer of 1:80, and was undetectable in samples from infections exceeding one year. These results demonstrate that O antigens remain detectable in the blood significantly longer than H antigens. This study suggests that the duration since the last infection is a critical factor in the screening and validation of Widal test results. Accurate identification of these titer variations is essential for clinical laboratory technologists to provide more precise diagnostic data and support effective clinical management.

Septarika Sasi Ananta; Syafa Nafisa Rambu Rabbana; Defi Nurul Hayati; Bunga Rahmadani Prayitno; Sasi Alia Utari +3 more

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Typhoid fever remains a significant diagnostic challenge, particularly regarding the interpretation of Widal test results which are often affected by antibody persistence. This study aims to analyze the variations in Widal antibody titers among students at Universitas Muhammadiyah Purwokerto, focusing on the time interval since their last confirmed infection. Using a cross-sectional design, serum samples from 24 students were analyzed through the semi-quantitative slide agglutination technique to detect Salmonella typhi O and H agglutinins. The findings indicated that anti-Salmonella O titers could persist up to 1:320 in individuals with an infection history of more than one year. In contrast, anti-Salmonella H was only identified in more recent infections (less than a year) with a lower titer of 1:80, and was undetectable in samples from infections exceeding one year. These results demonstrate that O antigens remain detectable in the blood significantly longer than H antigens. This study suggests that the duration since the last infection is a critical factor in the screening and validation of Widal test results. Accurate identification of these titer variations is essential for clinical laboratory technologists to provide more precise diagnostic data and support effective clinical management.

Nelsa Citrayani Silaban; Arip Surpi Sitompul; Jusni Lumbantobing; Sondang Naibaho; Ringhot Simorangkir

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to examine how schools foster togetherness amid religious diversity through a dialogical approach. This research employed a qualitative method and was conducted at SMA Negeri 1 Sumbul. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while the analysis used the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that three main religions Islam, Catholicism, and Protestantism coexist harmoniously within the school due to strong practices of tolerance. This is reflected in the implementation of religious worship conducted simultaneously at the same time but in different places according to each belief, as well as mutual respect during religious celebrations such as Ramadan and Eid al-Fitr, Easter, and Christmas. In addition, social interactions among students occur in an open, communicative, and non-discriminatory manner. These findings indicate that schools play a significant role in promoting unity through multicultural education, religious moderation, and dialogical approaches. Therefore, schools can serve as effective spaces for shaping students’ tolerant character and their ability to live harmoniously in a diverse society.

Ramadhani, Mutiara; Zahra, Syahmah Zaidatuz; Sa’idah, Masyita A’liyatus; Haq, Nifa’il Nasrul; Kusumo, Djati Wulan

Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penggunaan obat yang kurang tepat selama ibadah puasa masih menjadi permasalahan di masyarakat akibat keterbatasan pemahaman mengenai penyesuaian jadwal minum obat. Desa Banjarwati yang terletak di Kecamatan Paciran merupakan wilayah yang masih memerlukan peningkatan edukasi kesehatan, khususnya terkait penggunaan obat saat berpuasa. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2026 di Apotek Tiara Farma, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan secara langsung melalui presentasi interaktif, diskusi, serta penggunaan media edukasi berupa leaflet dan poster. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 72,94 sebelum penyuluhan menjadi 92,94 setelah penyuluhan, dan analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 yang menandakan adanya perbedaan bermakna.

Keegan Irfano Imam; Kusyairi Achmad; Saraswati Exist

Manfish: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Peternakan 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

This study aims to analyze the effect of combining bait types and immersion durations on the catch yields of blue swimming crabs (Portunus pelagicus) in the waters of Kuala Penet, East Lampung. The research method employed was a field experiment utilizing a factorial Completely Randomized Design (CRD). The focus of the study was directed toward two types of bait, namely goldstripe sardine (Sardinella spp.) and chicken intestines, with three variations of immersion duration: 6 hours, 12 hours, 18 hours, and 24 hours. Through statistical analysis, it was discovered that the combination of goldstripe sardine bait and a 6-hour immersion duration provided the most optimal catch yields. Nevertheless, chicken intestines demonstrated strong potential as an economical and sustainable alternative bait at a 12-hour immersion duration. The interaction between the bait type and immersion duration variables proved to be significant, thereby supporting an integrated approach to the management of collapsible pots. These findings provide a scientific basis for formulating sustainable crab fishing guidelines that can be adopted by local fishermen and relevant authorities to support the ecosystem-based conservation of coastal fishery resources in East Lampung.

Khotimah, Anis; Dian Setianingrum, Pramukti; Dwi Kusumaningrum, Istika; Kumalasari, Vita

jurnal ABDIMAS Indonesia 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang semakin meningkat, tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada remaja. Berdasarkan data Riskesdas (2018), Prevalensi DM berdasarkan pemeriksaan gula darah naik dari 6.9% menjadi 8.5%.Di Jawa Tengan, 64.709 dari 647.093 jiwa terdiagnosis DM pada 2022. Di Kecamatan Cawas, data Puskesmas Cawas I tahun 2024 menunjukkan terdapat 1.076 kasus DM. dan gejala pre-Diabetes mulai muncul pada kalangan remaja akibat gaya hidup konsumtif, kurangnya aktivitas fisik, serta pola makan yang tidak sehat. Tujuan: Agar siswa-siswi mengetahui tentang pentingnya pencegahan diabetes melitus sejak dini. Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk penyuluhan. Sasaran : Siswa-siswi Kelas XII SMA negeri 1 Cawas Klaten. Hasil: Pada Siswa-siswi Kelas XII SMA Negeri 1 Cawas menunjukkan pengetahuan yang meningkat setelah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan dini diabetes melitus pada remaja. Terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi  kesehatan tentang pencegahan dini diabetes melitus pada remaja.

Dian Anggraeni; Sugijati Sugijati; Jamhariyah Jamhariyah

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the difference in anxiety levels before and after the administration of Qur’anic murottal therapy among third-trimester pregnant women. The third trimester is often associated with increased physical discomfort and psychological stress, which may lead to higher anxiety levels. This research employed a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest approach involving 25 respondents selected through purposive sampling. Anxiety levels were measured using the Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS), and the data were analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. The findings showed that before the intervention, 48% of respondents experienced moderate anxiety and 52% experienced severe anxiety. After the intervention, 40% experienced mild anxiety, 48% moderate, and only 12% severe anxiety. The statistical test result indicated a Z value of -4.376 with a p-value of 0.000 (p < 0.05), which means there was a significant difference in anxiety levels before and after the intervention. These results suggest that murottal therapy is effective in reducing anxiety among third-trimester pregnant women and can be considered as a safe non-pharmacological intervention.

Rahmawati A. Sau; Nurain R. Ismail

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anemia remains a significant nutritional problem among adolescent girls due to increased iron requirements during growth and menstruation. Iron (Fe) tablet supplementation is commonly used for prevention, but low compliance often limits its effectiveness. Moringa oleifera leaf tea offers a potential local food–based alternative intervention. This study aimed to compare the effectiveness of Moringa oleifera leaf tea and iron tablets in increasing hemoglobin levels among anemic adolescent girls. A quasi-experimental two-group pretest–posttest design was employed in December 2025 at two junior high schools in Gorontalo City. The sample consisted of 18 adolescent girls with mild to moderate anemia, divided equally into a Moringa leaf tea group and an iron tablet group. The tea group consumed Moringa leaf tea twice daily for 14 days, while the tablet group consumed one iron tablet per week for two weeks. Hemoglobin levels were measured before and after the intervention using a digital hemoglobin analyzer. Data analysis using the Wilcoxon signed-rank test and Mann–Whitney test showed that both interventions significantly increased hemoglobin levels. However, the increase was greater in the Moringa group (ΔHb 1.4–3.2 g/dL; p = 0.008) compared to the iron tablet group (ΔHb 0.5–0.8 g/dL; p = 0.007). A significant difference between groups (p < 0.001) indicates that Moringa oleifera leaf tea is more effective as an alternative intervention.

Kustiawardani , Elen; Qoiatul Mafaza, Chelindra; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

PPKn di sekolah dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan kesadaran kewarganegaraan peserta didik sejak dini. Namun, dalam praktiknya guru menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi optimalisasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan dan tantangan implementasi pembelajaran PPKn di kelas IV SD Negeri Gaprang 01. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan angket. Data kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas IV dan 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berjalan cukup baik dan memperoleh respons positif siswa, khususnya pada aspek sikap dan pemahaman nilai kewarganegaraan. Tantangan utama meliputi penyampaian materi abstrak, perbedaan kemampuan akademik, serta keberagaman latar belakang sosial-ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media konkret, strategi diferensiasi, serta pendekatan pembelajaran yang adaptif dan inklusif.