Publication Search

68,793 articles from 593 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 124

Analytics

Meisyi Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Produk gadai emas merupakan salah satu layanan pembiayaan jangka pendek yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana dengan menjadikan emas sebagai barang jaminan tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pegawai yang menangani produk gadai emas, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, buku, jurnal, peraturan, dan fatwa yang berkaitan dengan pembiayaan gadai emas syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan praktik yang diterapkan di perusahaan dengan ketentuan syariah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dan penaksiran emas, penentuan jumlah pembiayaan, pelaksanaan akad, dan pencairan dana kepada nasabah. Berdasarkan hasil analisis, prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI mengenai pembiayaan gadai emas, baik dari aspek pelaksanaan akad maupun penetapan biaya pemeliharaan dan penyimpanan barang jaminan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku dalam kegiatan perbankan syariah

Tri Kurniati; Panisean Nasoetion; Sulastri Sulastri

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Proyek konstruksi Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas X menghasilkan berbagai jenis Limbah B3 dari aktivitas pembangunan, operasional lapangan, dan perawatan peralatan. Limbah tersebut memiliki sifat berbahaya sehingga memerlukan pengelolaan sesuai regulasi untuk mencegah pencemaran dan risiko kesehatan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi jenis Limbah B3 yang timbul serta menilai kesesuaian pengelolaannya di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) dengan PP No. 22 Tahun 2021, Permen LH No. 14 Tahun 2013, dan Permen LHK No. 20 Tahun 2020. Limbah yang dihasilkan meliputi oli bekas, cat beserta wadahnya, solar bekas, bahan pelapis kedap air, dan thinner. Pengemasan dan pelabelan sudah sesuai ketentuan, namun fasilitas TPS masih perlu ditingkatkan seperti penutupan bangunan, ketahanan lantai, fasilitas keselamatan, dan kerapian penyimpanan. Pemindahan limbah dilakukan melalui pihak berizin seperti DLH. Secara umum, pengelolaan Limbah B3 cukup baik, tetapi masih diperlukan peningkatan sarana TPS agar lebih aman dan sesuai persyaratan.

Tri Kurniati; Panisean Nasoetion; Sulastri Sulastri

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Proyek konstruksi Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas X menghasilkan berbagai jenis Limbah B3 dari aktivitas pembangunan, operasional lapangan, dan perawatan peralatan. Limbah tersebut memiliki sifat berbahaya sehingga memerlukan pengelolaan sesuai regulasi untuk mencegah pencemaran dan risiko kesehatan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi jenis Limbah B3 yang timbul serta menilai kesesuaian pengelolaannya di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) dengan PP No. 22 Tahun 2021, Permen LH No. 14 Tahun 2013, dan Permen LHK No. 20 Tahun 2020. Limbah yang dihasilkan meliputi oli bekas, cat beserta wadahnya, solar bekas, bahan pelapis kedap air, dan thinner. Pengemasan dan pelabelan sudah sesuai ketentuan, namun fasilitas TPS masih perlu ditingkatkan seperti penutupan bangunan, ketahanan lantai, fasilitas keselamatan, dan kerapian penyimpanan. Pemindahan limbah dilakukan melalui pihak berizin seperti DLH. Secara umum, pengelolaan Limbah B3 cukup baik, tetapi masih diperlukan peningkatan sarana TPS agar lebih aman dan sesuai persyaratan.

Eko Cahyono; Lisa Puspita Ariyanto; Dedy Rachman

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi terbarukan menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan meningkatkan efisiensi energi pada sektor domestik. Salah satu aplikasi yang berpotensi dikembangkan adalah sistem pemanas air tenaga surya yang memanfaatkan kolektor termal dengan optimasi penyerapan radiasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis kinerja sistem pemanas air tenaga surya berbasis reflektor cermin datar dan pipa tembaga ؽ inch dengan media penyimpanan Solar Cube berkapasitas 25 liter, serta mengevaluasi pengaruh variasi sudut reflektor terhadap temperatur air, energi panas, dan efisiensi kolektor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian rekayasa dengan pendekatan eksperimental. Sistem diuji menggunakan variasi sudut reflektor 20°, 30°, dan 40° pada kondisi cuaca cerah dan mendung. Pengukuran dilakukan setiap 30 menit pada rentang waktu 08.00–16.00 WIB dengan parameter meliputi temperatur air, kenaikan temperatur (ΔT), energi panas yang dihasilkan, dan efisiensi kolektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu beroperasi dengan baik dan memanfaatkan energi radiasi matahari sebagai sumber panas utama. Secara deskriptif, sudut reflektor 30° memberikan performa terbaik dengan temperatur maksimum sebesar 50,5°C dan kenaikan temperatur 21,4°C pada cuaca cerah, serta temperatur maksimum 40,8°C dan kenaikan temperatur 11,8°C pada cuaca mendung. Energi panas tertinggi mencapai 2.239.510 J dengan efisiensi kolektor sebesar 40,66% pada cuaca cerah dan 38,11% pada cuaca mendung. Namun, hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan antar variasi sudut reflektor belum signifikan secara statistik (p>0,05). Sistem ini berpotensi diterapkan sebagai alternatif pemanas air hemat energi dan ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha skala kecil.

Nabila, Tasya Alfia Salsa; Somadi Somadi

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya biaya penyimpanan dan meningkatnya stok mati pada Delyana Hijab, yang menunjukkan belum optimalnya pengelolaan persediaan bahan baku. Ketidaksesuaian antara jumlah bahan baku dan kebutuhan produksi menyebabkan pemborosan biaya serta menurunkan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan material yang optimal melalui pendekatan forecasting dan Material Requirement Planning (MRP). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis meliputi peramalan permintaan, penyusunan Master Production Schedule (MPS), Bill of Materials (BOM), perhitungan kebutuhan bersih (MRP), serta penentuan ukuran pemesanan melalui metode lot sizing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode regresi linier menghasilkan tingkat kesalahan peramalan terendah sehingga mampu memproyeksikan kebutuhan produksi dengan lebih akurat. Penerapan MRP menghasilkan perencanaan kebutuhan bahan baku yang lebih terarah dan sesuai dengan jadwal produksi. Pada tahap lot sizing, metode Lot For Lot (LFL) menjadi yang paling efisien dengan total biaya persediaan sebesar Rp108.669.000. Dalam penerapannya, jumlah pemesanan bahan baku mengikuti kebutuhan bersih tiap periode, misalnya kebutuhan kain katun berkisar 5-7 roll per minggu dan dipesan dalam jumlah yang sama tanpa kelebihan stok. Pola ini mampu menekan penumpukan persediaan dan mengurangi risiko stok mati karena bahan baku langsung digunakan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menentukan kebutuhan material yang optimal telah terjawab melalui penerapan metode Lot For Lot yang mampu menghasilkan kuantitas pemesanan yang tepat dan efisien.

Mugiyanto; Abdul Haris Kuspranoto; Muslihun; Lutfiyah Rizqulloh

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengunaan peralatan elektromedik merupakan faktor krusial dalam pemantauan kesehatan bayi dan anak terutama pada akurasi hasil yang di peroleh. Sesuai dari data yang didapat bahwa mitra telah memiliki sarana medis dasar yang memadai, namun diperlukan standarisasi manajemen pemeliharaan untuk menjaga fungsionalitas alat dalam jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas teknis para pengasuh dalam pengoperasian dan perawatan peralatan medis secara mandiri. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kondisi alat (inventarisasi), sosialisasi prosedur teknis, serta simulasi praktik pemeliharaan preventif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman praktis pengasuh mengenai aspek teknis alat, seperti perawatan mandiri, perawatan sensor oximeter, dan manajemen penyimpanan perangkat elektronik. Sebagai bentuk keberlanjutan program, telah disusun "Buku Saku SOP Perawatan Peralatan Medis" yang berfungsi sebagai panduan operasional harian bagi staf pengasuh. Luaran dari pengabdian ini memberikan dampak positif bagi mitra berupa tersedianya panduan sistem perawatan yang lebih terorganisir. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi antara edukasi teknis dan penyediaan panduan tertulis mampu mengoptimalkan masa pakai alat medis serta menjamin validitas hasil pemeriksaan kesehatan anak. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga sosial dalam mewujudkan layanan kesehatan mandiri yang berkualitas

Achmad Muhaimin, Nadzifurrohman; Aniq Barlian, Akhmad; Muldiyana, Tya

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penyimpanan obat merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan kefarmasian di apotek yang berperan besar dalam menjamin kualitas, stabilitas, dan keamanan obat sampai ke tangan pasien. Khususnya pada obat-obatan yang termasuk kategori High Alert dan Look-Alike Sound-Alike (LASA), penyimpanan yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat (medication error) yang berpotensi menimbulkan efek samping serius hingga membahayakan nyawa pasien. Oleh karena itu, diperlukan sistem penyimpanan yang sesuai dengan standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengocok penyimpanan obat High Alert dan LASA di Apotek Kaligelang, Kabupaten Pemalang, berdasarkan standar yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional langsung dan wawancara terstruktur kepada tenaga kefarmasian yang bekerja di apotek. Evaluasi dilakukan terhadap aspek identifikasi, penandaan khusus, dan pemisahan fisik pada penyimpanan obat High Alert dan LASA. Hasil pengamatan Kesesuaian penyimpanan obat High Alert dan obat LASA di Apotek Kaligelang yang mengacu pada Permenkes RI No. 73 Tahun 2016, diperoleh bahwa sebagian besar aspek penyimpanan telah sesuai. Untuk obat High Alert, diperoleh Jumlah Total Prosentase 80% sudah sesuai, Sedangkan untuk obat LASA, diperoleh Jumlah Total Prosentase 75% sudah sesuai. Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian penyimpanan obat High Alert dan LASA di Apotek Kaligelang mencapai rata-rata 77,5%, menunjukkan bahwa sistem pengelolaan obat berisiko tinggi di apotek ini telah berjalan dengan baik. Namun demikian, masih diperlukan beberapa perbaikan untuk meningkatkan keselamatan pasien (patient safety) serta mencegah terjadinya kesalahan pengobatan di lingkungan Apotek.

Alfarizki Ramadhan; Dewi Nurmalasari; Wida Aristanti

Jurnal Ekonomi dan Keuangan 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

In this era of ongoing digitalization, the use of information technology in records management is becoming increasingly crucial to ensure work efficiency and effectiveness. This study aims to examine the implementation of a dynamic archive storage system in the General Ledger Accounting Division of PT KPN Plantation. Specifically, this study identifies the obstacles encountered and analyzes the efforts made to overcome these challenges. Using a qualitative approach, primary data was collected through observation, interviews, and documentation studies with informants from General Ledger Accounting employees. Data analysis was carried out through a series of processes, including data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that although the stages of archive management have been carried out systematically through a combination of physical procedures and digitization using E-Archive, its implementation still faces significant obstacles. The problems identified include managerial aspects such as high transaction volumes that cause document backlogs and space limitations, technical aspects such as the instability of the E-Archive system, and limited human resources with expertise in archiving. Collectively, these obstacles reduce the effectiveness and efficiency of the system, requiring a comprehensive and integrated improvement strategy to achieve reliable and sustainable archive management

Tiya, Adi; Kartikawati, Diah; Hermanu, Bambang

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

One of the various salted egg products with smoking methods is smoked salted eggs which have a distinctive aroma and taste. This study aims to determine the effect of smoking and storage time  and its  interaction on  smoked salted  eggs  with on  physical  and  chemical  properties, total microbes as well. This research is experimental by using ducks eggs and a mixture of coconut shells and fibers, and rice husks as smoke fuel. The experimental design used is Randomized Complete Block Design (RCBD) with a 3x5 factorial pattern. As the first factor (P) is the smoking time which consists of P0= 0 hours, P1= 12 hours, P2= 15 hours while the second factor (H) is the storage time which consists of H0= 0 days, H1=7 days, H2= 14 days, H3= 21 days, and H4= 28 days. The variables observed were egg weight, albumen and yolk pH, moisture content, protein, and total microbial colony of smoked salted eggs. The results of the study were that the smoking time of 15 hours resulted in the lowest weight of smoked salted eggs (56.13g), while the storage time decreased the pH of albumen. Smoked salted duck eggs have a moisture content of 58.435-67.149%. The length of smoking increases the protein level. Salted duck eggs with a smoking time of 15 hours have the highest protein content, which is 15.39%. however, the duration of smoking and storage did not affect the total microbes of smoked salted eggs and there was no interaction between the duration of smoking and the duration of storage on the physical, chemical and total microbial properties.

Elysia Callysta Wibowo; Firra Rosariawari

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2025 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

This study analyzes the conditions of extreme overcapacity in an installed exhaust ventilation system (Qinstalled = 18.00 /minute) that serves four acid cabinet units, specifically for the storage of volatile Hazardous and Toxic Materials (B3) such as toluene and methanol in tightly sealed containers. Although high capacity ensures safety, this practice causes significant energy inefficiency and unnecessary negative pressure problems in the room. Based on engineering analysis using a conservative Air Change Rate (ACR) standard of   for liquid storage of 1.38 /minute. By applying the industry standard safety factor (FoS) of 1.5, the ideal flow rate (Qideal) that must be allocated is 2.07 . The optimization analysis concludes that the currently installed system is theoretically capable of safely and efficiently serving 8 units of volatile storage acid cabinets, with the addition of 4 new cabinets to maximize efficiency and reduce energy waste. This utilizes 92% of the total capacity while maintaining a safety factor above 1.5.

Miranti, Indira Pipit; Indriyani, Nastiti Nur; Sari, Sindy kartika

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu wilayah prioritas intervensi stunting. Permasalahan stunting masih berkaitan erat dengan praktik pemberian ASI dan MPASI yang belum optimal, terutama rendahnya pengetahuan ibu mengenai kandungan gizi dan zat bioaktif ASI, teknik penyimpanan ASI yang benar, serta pemberian MPASI sesuai usia dan kebutuhan gizi anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan berperan penting dalam pencegahan stunting karena mengandung nutrisi lengkap dan faktor imunologis. Penyimpanan ASI yang tidak tepat dapat menurunkan kualitas gizi dan bioaktivitasnya, khususnya pada ibu bekerja. Setelah usia enam bulan, pemberian MPASI yang tidak memenuhi prinsip gizi seimbang, tekstur, dan kebersihan berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu terkait kandungan gizi dan zat bioaktif ASI, teknik penyimpanan ASI yang tepat, serta praktik pemberian MPASI yang benar. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi praktis. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pola asuh gizi keluarga dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di Desa Gununglurah.

Mukhlis Ainur Rahman; Nuru Aini; Nor Halimah; Siti Nur Khofifah; Devita Sari +3 more

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Perkembangan sistem informasi seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang signifikan, berperan dalam penyimpanan, pengelolaan, dan pendistribusian informasi. Salah satu contohnya adalah dalam pengelolaan data instalasi kabel serat optik. Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan, sebagai instansi pemerintah, menghadapi tantangan dalam pencatatan data serat optik yang masih dilakukan secara konvensional menggunakan perangkat lunak Excel. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti merancang dan mengembangkan "Sistem Informasi Instalasi Kabel Serat Optik di Kabupaten Bangkalan." Tujuan dari sistem ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data, menyederhanakan proses pencatatan, dan mempercepat akses informasi kepada pihak terkait. Hasil pengelolaan data dalam sistem informasi ini mencakup empat proses utama: pengelolaan data titik instalasi, pengelolaan data lokasi, pengelolaan data pengguna, dan pengelolaan data kecepatan internet. Penerapan metode waterfall dalam perancangan sistem informasi ini memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data. Perancangan sistem informasi ini terdiri dari lima (5) perancangan utama yaitu: 1) Menampilkan halaman pengunjung ketika aplikasi diakses, 2) Menerima dan mengolah data berdasarkan tindakan CRUD (create, read, update, delete), 3) Melakukan verifikasi data login dan menampilkan pesan error apabila data login salah, 4) Menyediakan fitur pencarian data, dan 5) Menghasilkan laporan data instalasi.

Citra Cahya Rizqina; Citra Cahya Rizqina; Nurhamidah Nurhamidah; Rizki Agung Maulidin; Jamiatul Khairunnisa Putri

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Keterbatasan akses sumber listrik di wilayah terpencil atau situasi darurat sering kali menghambat ketersediaan daya bagi perangkat telekomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun alat pengisi daya (charger) hibrida yang mengintegrasikan penyimpanan energi kimia baterai dan konversi energi mekanik dinamo sebagai solusi alternatif. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk menguji stabilitas tegangan dan efektivitas pengisian daya. Prototipe dirancang menggunakan baterai 18650, dinamo 12V, dan modul regulator tegangan untuk menstabilkan luaran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa integrasi regulator berhasil menstabilkan fluktuasi tegangan dinamo (rentang 5–12V) menjadi tegangan konstan 5V yang aman bagi ponsel. Pengujian efektivitas selama 15 menit menunjukkan kenaikan kapasitas baterai ponsel sebesar 5–10% pada mode baterai dan 2–4% pada mode dinamo. Disimpulkan bahwa meskipun mode dinamo memiliki efisiensi yang lebih rendah akibat variabilitas putaran manual, alat ini layak diimplementasikan sebagai solusi catu daya darurat (emergency kit) yang portabel, ekonomis, dan memiliki redundansi energi yang andal.

Aris Kurniawan; Intantyana Asri, Fusarina Mumpuni; Chalidyanto, Djazuly; Prayitno, Antonius Adji

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This research investigates the application of the Economic Order Quantity (EOQ) method to improve drug inventory management in a primary hospital pharmacy, with a particular focus on reducing storage costs. A descriptive quantitative approach was applied using secondary data from January to December 2024, covering annual demand, purchase price, ordering cost, and holding cost. The analysis concentrated on fast-moving vital essential and moderate vital drugs that are critical for sustaining patient treatment. The study revealed inefficiencies in the hospital's procurement practices, with some medicines simultaneously facing overstock and stockout risks, indicating weak planning. EOQ calculations provided alternative procurement quantities that were smaller but more frequent, resulting in lower storage costs and better stock control. Simulation outcomes demonstrated notable cost savings, particularly for Flamicort, Diazepam, and Ventolin. These findings emphasize the value of integrating EOQ into hospital pharmaceutical logistics to reduce financial losses, strengthen supply chain efficiency, and ensure the continuous availability of essential medicines in primary hospital settings.

Martha Lisa Br Tarigan; Ni Made Suriani; Risa Panti Ariani

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to examine the organoleptic storage life of kecicang chili sauce using vacuum storage. The research design is experimental, involving 3 trained panelists, all of whom are lecturers from the Culinary Arts Vocational Education Study Program. The data collection method used in this study was observation through organoleptic testing using a 5-point Likert scale, namely 5) Very Good, 4) Good, 3) Fairly Good, 2) Not Very Good, 1) Very Poor. Data analysis used quantitative descriptive methods. The results of this study indicate that: 1) Processing affects the quality of kecicang chili sauce, using a technique that involves grinding the ingredients using a chopper, cooking at a temperature of ±70°C, and then vacuum packing. The organoleptic test results showed that vacuum storage was able to maintain the sensory properties of the sambal, as assessed from the aspects of colour, distinctive kecicang aroma, kecicang texture, solid dough texture, and distinctive kecicang taste, which were rated “fairly good” based on colour, aroma, texture, and taste. Vacuum-sealed sambal maintained its best quality until day 3rd, with no signs of leaking. The most significant changes occurred in the flavor and aroma, rendering it unfit for consumption. The sambal packaging, which showed no signs of leaking, maintained its sensory quality until day 5.

Afrida Yanis

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This journal discusses the archive storage and maintenance system at the Lirik District Office, Indragiri Hulu Regency, using qualitative methods. The results of the study indicate that the archive storage system at the Lirik District Office has implemented manual and digital storage. Physical archive storage is carried out manually by arranging it based on the principle of the origin of the archive and the type of media, taking into account the environmental conditions of the storage room (temperature and humidity). Physical archives are stored in fireproof cabinets and coded folders. Digital archives are stored via Google Drive. There are regulations set to maintain confidentiality, limit access, and maintain the cleanliness of the storage room. Archive maintenance efforts include: (1) Maintaining the storage room with air conditioning and ventilation. (2) Cleaning the storage room and archives regularly. (3) Separating damaged archives; (4) Using fireproof metal archive cabinets; (5) Arranging archives neatly and using camphor. Overall, the implementation of the archive storage and maintenance system at the Lirik District Office has met expectations, although not yet optimal. This study concludes that the archive maintenance efforts carried out are quite good in maintaining the physical condition and information of the archives, although there is still room for improvement and optimization of the system.

Framudita, Sinta; Sumastuti , Efriyani; Akbar , Shofif S

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study explores key antecedents of turnover intention among employees in the warehouse industry, with a focus on workload, work stress, and job satisfaction. Conducted at CV. Sejati Pati, the research involved 102 respondents selected using a saturated sampling technique. The study applied a quantitative approach, using a structured questionnaire with a five-point Likert scale. Data were analyzed through multiple linear regression using IBM SPSS 27, including classical assumption tests such as normality, multicollinearity, and heteroscedasticity. The results showed that workload and work stress have a positive and significant effect on turnover intention, while job satisfaction has a negative and significant effect. In contrast, compensation and work environment were found to be statistically insignificant. Simultaneously, all variables jointly contribute to explaining 64.9% of the variation in turnover intention. These findings underscore the critical role of managing job demands and psychological pressure while enhancing employee satisfaction to reduce the likelihood of resignation. The research provides empirical insights for human resource management in high-pressure sectors, particularly warehouses, where operational continuity and labor stability are crucial. It also offers practical implications for developing targeted strategies to improve employee retention and foster a more resilient workforce in logistics operations.

Dwi Anggraini; Faisal Basyir; Kevin Tanjung; Nurul Al Varqani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to investigate the impact of packaging type and storage temperature on the physical, chemical, and sensory properties of chili blocks during storage. Additionally, the study aims to identify the optimal packaging and storage temperature combination, as well as to characterize the quality attributes of chili blocks. The experimental design employed was a Completely Randomized Design (CRD) in a factorial arrangement with two factors: packaging type and storage temperature. In this study, using aluminum foil as primary packaging, PP plastic packaging, and paper as secondary packaging, and 3 treatment storage temperatures, each repeated as many as 3 trials, so that it has 18 experimental units. Data analysis using ANOVA with Duncan's Multiple Range Test (DMRT)at a significant level of 5% using the SPSS18 program. The results showed that secondary packaging types and storage temperatures did not significantly affect physical properties (moisture content) and organoleptic properties (color, aroma, texture), but significantly affected the chemical properties (pH, vitamin C, ash content) and secondary packaging types the good for chili block is alufo + plastic packaging and refrigerator storage temperature (10oC), and good chili block characteristics are: Refrigerator storage (temperature 10oC) with alufo + plastic packaging: lowest physical properties (moisture content) 27.29, chemical properties (lowest pH 5.23, Vitamin C 12.91 and ash content 6.35).

Emaeve Nur Berliantari; Aslihatin Zuliana; Ika Yanuar; Irwan Triadi

Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Hazardous and toxic waste (B3) is waste resulting from a production process, whether industrial or other business activities, where people who live there usually find or produce rubbish, waste water or other activities that are not managed properly, which will have an impact on creatures and the environment. around it, because its nature and concentration, whether directly or indirectly, can damage the environment and the health of living creatures around it. B3 waste is waste or waste whose nature and concentration contain toxic and dangerous substances so that it can directly or indirectly damage the environment, harm health and threaten the survival of humans and other organisms. B3 waste is not only produced from industrial activities but household activities can produce several types of waste. The method used is normative legal research by examining the governing laws and regulations. This research aims to determine the relationship between positive legal regulations and the problem of B3 waste and how to deal with B3 waste so that the environment is maintained.    

Naufalhilmi Fisilmikafah Wijanarko; Kusmiyanti

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta, sebagai Unit Pelaksana Teknis dalam sistem pemasyarakatan, menghadapi tantangan dalam menjaga efektivitas dan efisiensi pelayanan. Kinerja organisasi yang tidak stabil dan distribusi pengetahuan yang belum merata menunjukkan perlunya strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh proses manajemen pengetahuan terhadap kinerja organisasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada pegawai Rutan yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, dan data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen pengetahuan yang mencakup penciptaan, akuisisi, penyimpanan, dan berbagi pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan proses manajemen pengetahuan, maka semakin tinggi kinerja organisasi yang dicapai. Oleh karena itu, organisasi publik seperti Rutan Kelas I Surakarta perlu mengoptimalkan pengelolaan pengetahuan sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja organisasi.