Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-19 of 19

Analytics

Senda, Siprianus Soleman; Undad, Rikardus; Ergon, Isfilus; Sipho Sewa Uma, Pietro Yustiniano; Kuki, Irene Sunirma +3 more

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2026 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Artikel ini bertolak dari kenyataan bahwa banyak umat telah mendengar sabda Allah dalam Liturgi dan pengajaran Gereja, namun belum sepenuhnya menghidupinya dalam kehidupan sehari-hari. Situasi ini menegaskan pentingnya katekese sebagai proses pembinaan iman yang berkelanjutan, yang tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga penghayatan dan perwujutan iman dalam tindakan nyata. Tulisan ini bertujuan merefleksikan katekese sebagai jalan pembinaan iman umat yang menuntun dari sabda menuju kehidupan. Fokus kajian artikel ini adalah peran katekese dalam membantu umat dewasa mengintegrasikan sabda Allah kedalam realitas hidup sehari-hari, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun kehidupan sosial. Metode yang digunakan adalah refleksi teologis pastoral dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur gereja dan pengalaman hidup umat. Pendekatan ini menekankan ketertarikan antara pewartaan sabda, pendampingan iman, serta partisiasi aktif umat dalam proses pembinaan. Hasil refleksi menunjukkan bahwa katekese yang kontekstual, dialogis, dan berpusat pada sabda Allah, mampu menumbuhkan iman yang lebih dewasa, sadar, dan tanggung jawab. Melalui katekese, umat tidak hanya memahami ajran iman secara intelektual, tetapi juga didorong untuk menghidupinya dalam sikap kasih, pelayanan, dan kesaksian di tengah masyarakat. Pembinaan iman yang berkelanjutan menjadi sarana penting untuk membentuk umat yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman dan tetap berakar pada nilai-nilai injil. Dengan demikian, katekese sebagai jalan pembinaan iman memiliki peran strategis dalam menjembatani sabda Allah dengan kehidupan konkrit umat. Pembaharuan metode dan pendekatan katekese yang relevan dengan konteks umat masa kini sangat diperlukan agar proses dari sabda menuju kehidupan dapat berlangsung secara nyata, mendalam, dan berkelanjutan dalam kehidupan Gereja. Kata kunci: katekese, sabda Allah, pembinaan iman, umat dewasa, kehidupan kristen

Antoni Antoni; Faisal Akbar; Endah Tri Wisudaningsih

Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to strengthen the understanding of UNZAH Genggong students regarding the concept of the vital period and the development of awareness in infants. A qualitative approach was employed through interview and observation techniques to explore the process of improving this understanding. The findings indicate that structured learning and hands-on practice significantly enhance students’ knowledge of the vital period concept and the importance of awareness in supporting optimal infant development. Furthermore, the intervention emphasizes the need for integrating theory and practice in the learning process to improve students’ competencies in childcare and child development. The strategies implemented not only reinforce students’ conceptual understanding but also develop their practical skills, which are crucial in the context of early childhood education. The data show that educational strategies combining theory and practice can be sustained, providing a positive impact on the improvement of students’ competencies and the overall quality of early childhood education. Therefore, strengthening students’ understanding of the concepts of the vital period and infant awareness can make a significant contribution to better childcare quality and child development.

Aprilia, Stella

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai budaya Huma Betang masyarakat Dayak Kalimantan Tengah sebagai fondasi spiritualitas ekologis bagi kaum muda Katolik. Melalui pendekatan diskursus teologis-kultural, studi ini mengeksplorasi bagaimana nilai belom bahadat (hidup bersama secara harmonis), handep (gotong royong), dan filosofi huma betang dapat diintegrasikan dengan prinsip ekologi integral Laudato Si'. Temuan menunjukkan nilai budaya lokal menjadi jembatan efektif antara iman Katolik dan identitas kulturan, menghasilkan spiritualitas ekologis kontekstual yang relevan. Strategi integrasi mencakup: transformasi paradigma iman dari antroposentris ke ekosentris, rekonstruksi pembinaan pastoral berbasis kearifan lokal, dan penguatan komunitas kaum muda sebagai agen perubahan ekologis. Penelitian berkontribusi pada pengembangan teologi kontekstual Indonesia yang mengangkat kearifan Dayak sebagai medium pewartaan iman sekaligus advokasi pelestarian lingkungan, menawarkan model inkulturasi yang responsif terhadap krisis ekologis kontemporer.

Jeki Jeki; Irfan Johari; Septian Azwar

JEKI NIM.18317001017. Pengaruh Penggunaan Peta Konsep Terhadap Kemampuan Membaca Puisi pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Lawe Alas embelajaran 2022/2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana penggunaan peta konsep dapat mempengaruhi kemampuan membaca puisi siswa kelas IX SMP Negeri 1 Lawe Alas pada tahun ajaran 2022–2023 secara negatif.  Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 46 siswa dan kelas laki-laki yang berjumlah 46 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen one group pretest and posttest design dengan analisis data menggunakan notasi uji “t”. Berdasarkan data yang disampaikan dengan menggunakan tes rata-rata tes awal, kemampuan membaca siswa sebesar 55,21 termasuk dalam kategori kurang. Termasuk dalam kategori baik, dengan standar deviasinya sebesar 4,99, mengalami peningkatan nilai hasil tes akhirnya dengan nilai rata-rata sebesar 85,60, dan mengalami peningkatan nilai hasil tes ahli. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh kedua siswa tersebut, dan jika dibandingkan dengan nilai tes KKM kemampuan berbahasa Indonesia SMP di atas 70, maka kemampuan membaca puisi siswa tersebut termasuk dalam kategori “baik”. Dalam hal pengujian hipotesis, masing-masing t_hitung>t_tabelatau 17,33 > 2,080 atau t_hitung>t_tabelatau 17,33 > 2,080 mengakibatkan hipotesis diakui. Dari sini dapat disimpulkan bahwa ada batasnya. kemampuan membaca puisi dengan metode peta konsep pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tahun Pelajaran 2022–2023.

Malla Sinha Dora br Ginting; Cheterine Charoline; Malita Ariana

Anugerah : Jurnal Pendidikan Kristiani dan Kateketik Katolik 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This article analyzes the depiction of Jesus Christ from various scriptural perspectives and examines the impact of the diversity of Christological experiences on Christian faith. Research shows that the Bible presents a varied picture of Jesus: Mark's Gospel presents Him as the Suffering but Powerful Servant; Matthew as the Messianic King and Great Teacher; John as the eternal Logos (Word); and Revelation depicts Him through symbols of glory as King, Judge, and Redeemer. The diversity of Christological experiences produces positive impacts in the form of deeper understanding, theological enrichment, and facilitation of interfaith dialogue. However, this diversity also has the potential to cause misunderstandings, theological conflicts, and identity crises if not properly understood. This article also explores how cultural and historical backgrounds significantly influence interpretations of Jesus, from the first-century Jewish context to contemporary interpretations in various global cultural contexts. In conclusion, although understandings of Jesus continue to evolve according to context, it is important for people to maintain their theological identity while remaining open to various enriching perspectives.

Rahmi Siregar

Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Social media plays an important role in shaping the realization of noble values ​​in society. Accessibility of information and communication through social media platforms facilitates wider and faster dissemination of religious teachings and values. This research aims to analyze the influence of social media on the appreciation of divine values. This research method uses a library method. The data collection technique used is the collection of literature data related to the influence of social media on the appreciation of divine values. The data obtained can be used to find out and increase understanding of individuals and society regarding the influence of social media on the appreciation of divine values.

Tiara Laura Br Ginting; Liesna Andriany

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2024 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This study aims to analyze how the appreciation and application of Indonesian national identity at SMAN 14 Medan on symbols and signs that exist in the school ecosystem and the learning process. The type of research used is qualitative research and the methods used are case study and observation methods. The results of the analysis show that there are several signs and symbols related to the identity of the Indonesian nation both of symbols that are visible in real terms or have visualization, as well as in appreciation of values through behavior and actions, especially symbols and signs related to the Indonesian nation identity in the form of Pancasila and diversity. Symbols and signs related to values of diversity is application of Indonesian language and no discrimination, agent of change team, anti bullying posters in school environment. Symbols and signs related to Pancasila values is there are religious activities, application of 5S everymorning, flag ceremony, group assignment in class, and friday clean.    

Tiara Laura Br Ginting; Liesna Andriany

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2024 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This study aims to analyze how the appreciation and application of Indonesian national identity at SMAN 14 Medan on symbols and signs that exist in the school ecosystem and the learning process. The type of research used is qualitative research and the methods used are case study and observation methods. The results of the analysis show that there are several signs and symbols related to the identity of the Indonesian nation both of symbols that are visible in real terms or have visualization, as well as in appreciation of values through behavior and actions, especially symbols and signs related to the Indonesian nation identity in the form of Pancasila and diversity. Symbols and signs related to values of diversity is application of Indonesian language and no discrimination, agent of change team, anti bullying posters in school environment. Symbols and signs related to Pancasila values is there are religious activities, application of 5S everymorning, flag ceremony, group assignment in class, and friday clean.    

Muhammad Iqbal, Lalu

Era modern telah berdampak pada perubahan pola hidup dan cara pandang manusia dalam segala aspek kehidupan. Abad modern juga ditandai dengan lahirnya sains dan teknologi yang menjadi perangkat dan media yang membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup, terutama dalam masalah material-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari penghayatan atas ajaran Islam yang yang menempatkan nilai religiusitas sebagai pondasi dalam berekspresi menjadikan manusia sebagai pribadi yang terbimbing dalam setiap pilihan hidupnya dan menjelaskan implementasi tasawwuf dalam kerangka kehidupan modern saat ini.

Paskalis Romanus Langgu

Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai hubungan antara bentuk musikologis, pemahaman syair dan pembawaan dinamika di dalam lagu di dalam gereja Katolik. Bentuk lagu Anak Domba Allah karya Gab Edy Langgu yang menggunakan motif lagu Manggarai Timur gelang lite cela d' sebagai bagian dari ordinarium misa. Lagu Anak Domba Allah adalah bentuk lagu yang secara musikologis dibuat untuk misa yang sering digunakan oleh umat awam dan rohaniwan. Bentuk lagu ini tidak dipahami oleh semua orang di gereja tersebut. Metodologi yang digunakan adalah sebuah penelitian musikologis terhadap bentuk lagu Anak Domba Allah, yang dikatikan antara makna syair dan dinamika di dalam lagu tersebut. Lagu ini memiliki potensi untuk diterima dan digunakan untuk membantu umat beribadah dalam penghayatan iman mereka. Peran gereja-gereja Katolik di Kota Kupang adalah menyanyikan lagu pujian ordinarium anak Domba Allah ini.    

Robingun Suyud El Syam; Salis Irvan Fuadi

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini bertujuan mengeksplorasi Sang Al-Qur’an berjalan KH. Muntaha Al-Hafidz Wonosobo: sebuah kontinuitas, penghayatan dan esensi yang diwujudkan, secara khusus mengkaji pemikiran, dan aktualisasi dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an. Tulisan ini termasuk penelitian tokoh dengan jenis kualitatif bertujuan mencapai suatu pemahaman ketokohan seseorang dalam komunitas santri dan masyarakat dalam bidang mendalami dan mempraktekkan Al-Qur’an. Proses pengumpulan data melalui dokumentasi, dan catatan-catatan perjalanan hidup sang tokoh sewaktu masih hidup kemudian dianalisis content. Penelitian menunjukkan: bahwa Al-Qur’an berjalan merupakan figur yang dalam sendi kehidupannya dicurahkan untuk mendalami serta mempraktekkan Al-Qur’an. Nabi Muhammad Saw adalah Al-Qur’an berjalan yang kemudian diwariskan kepada ulama Qur’an. KH. Muntaha merupakan sosok ulama yang mendalami dan mempraktekkan Qur’an dalam realitas hidupnya. Penghayatan Al-Qur’an yang mendalam didialogkan dengan kondisi zaman sehingga bermanfaat bagi sosial-keumatan. Figur ini menjadi guru riel bagi para santri dan masyarakat semasa hidupnya, serta menjadi guru imajiner bagi yang tidak menjumpainya secara fisik. Implikasi penellitian, pengalaman naratif membawa tatanan spiritual pada masalah pendalaman dan praktek al-Qur’an yang diwakili oleh sifat pengetahuan dan sakral yang tidak terpisahkan. Jalinan narasi pengalaman dengan perspektif teoretis memunculkan pemahaman terhadap hakikat hafalan untuk perwujudan

Herwindo Chandra

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2022 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Fokus penelitian yaitu memahami sifat adikodrati rahmat bagi hidup konkret orang Katolik. Adapun tujuan penelitian untuk memperoleh pemahaman agar rahmat yang adikodrati bukan dinilai  sebagai  realitas di  luar hidup  konkret  tetapi  nyata  dapat  dialami.  Penelusuran literatur digunakan untuk mengali pemahaman akan rahmat dalam gagasan Karl Rahner. Gagasan rahmat dalam sejarah teologi Katolik terlalu menampilkan sifat metafisis alih-alih realitas konkret dalamjiwa manusia. Pendasaran perkembangan gagasan filsafat Rahnerian menjadi suatu terobosan bagiteologi rahmat Katolik. Panorama karya-karya filosofis dan teologis Rahnerian diuraikan untuk memahami bahwa realitas antropologi modern membuka suatu  cakrawala  baru  penghayatan  iman secara  khusus  integrasi  dimensi  kodrat  dan adikodrati manusia. Kebaruan penelitian menampilkangagasan menterjemahkan rahmat ke dalam hidup konkret.

Miraliani Miraliani; Timotius Tote Jelahu; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   menemukan   sejauhmana   nilai-nilai mamapas lewu dapat memberikan kontribusi bagi penghayatan iman Kristiani khususnya Sakramen Tobat di Stasi Sto. Engelbertus Teluk Betung. Melalui karya ilmiah ini diharapkan agar semua umat Katolik dapat menyadari pentingnya Sakramen  Tobat  dan  melaksanakan  pengakuan  dosa  agar  dapat  memperbaiki relasi yang telah rusak akibat dosa serta menjalani kewajibannya sebagai umat yang beriman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang diperoleh yaitu dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Kriteria informan yang baik tentu memiliki pengetahuan dan pengalaman yang peneliti perlukan, memiliki kemampuan   untuk   merefleksikan,   pandai   mengeluarkan   pikiran   (pandai berbicara), memiliki waktu untuk diwawancarai, dan berkemauan untuk berpartisipasi. Langkah-langkah penelitian meliputi penentuan tema, percakapan dengan informan, profil informan, refleksi,  implikasi, sintesis dan prospek ke depan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa umat Katolik yang ada di Stasi Teluk Betung memiliki pemahaman yang minim tentang Sakramen Tobat. Mereka tidak rutin melaksankan pengakuan dosa dikarenakan tidak ada yang memberi arahan kepada mereka untuk meminta pelayan sakramen (pastor) melaksanakan pengakuan dosa. Mereka di pihak lain mengerti dengan baik budaya mamapas lewu, karena mereka ikut melaksanakannya. Tujuan mamapas lewu yaitu untuk menyadarkan warga kampung akan  kesalahan yang telah dilakukan, demikian halnya dengan Sakramen Tobat yang merupakan usaha seorang beriman untuk mengakukan dosanya kepada pelayan sakramen agar memperoleh rahmat pengampunan dan keselamatan dari Allah. Nilai-nilai mamapas lewu yaitu gotong royong, kepatuhan, ketertiban, nilai etik dalam berperilaku, refleksi religius, refleksi aksiologis dan pendidikan. Nilai yang ada di dalam budaya mamapas lewu, dapat memberikan kontribusi bagi penghayatan iman kristiani, khususnya penghayatan Sakramen Tobat. Oleh karena itu, penghayatan nilai-nilai budaya mamapas lewu dapat membantu umat untuk semakin menyadari pentingnya Sakramen Tobat di mana mereka tidak hanya memiliki pengetahuan tentang Sakramen Tobat tetapi ikut juga  berpartisipasi  melaksanakan  tugas  dan  kewajiban  mereka  sebagi  umat Katolik yang menjalankan lima perintah gereja, khususnya perintah yang keempat yaitu mengaku dosalah sekurang-kurangnya setahun sekali.

Crisfiani Crisfiani; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  sejauh  mana  para  keluarga muda menghayati perkawinan Katolik dan apa yang menjadi kebutuhan mereka untuk semakin menghayati perkawinan Katolik di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Perkawinan merupakan bagian terpenting dalam membangun keluarga, namun  banyak  kendala  yang harus dihadapi  oleh  pasangan  suami istri  dalam menghayati perkawinan Katolik mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis tertarik  untuk mengkaji  tema  skripsi  tentang penghayatan  perkawinan Katolik bagi keluarga muda Kristiani.   Jenis penelitian ini adalah  penelitian  kualitatif.  Data  diperoleh  melalui wawancara dan dokumentasi. Tempat pelaksanaan penelitian di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Informan yang telah diteliti berjumlah 15 orang yang dikelompokan menjadi dua yaitu keluarga muda berjumlah 11 KK dan petugas pastoral  ada  4  yaitu  Pastor  paroki  dan  3  orang katekis.  Analisa  data  dengan menyajikan data, melaksanakan Verifikasi, dan menarik kesimpulan. Langkah- langkah penelitian meliputi penentuan tema, profil informan, percakapan dengan informan, refleksi, implikasi, sintesis dan prospek.   Hasil penelitian menunjukan bahwa sifat dan tujuan perkawinan Katolik sudah cukup dipahami oleh keluarga muda. Penghayatan perkawinan keluarga muda memang sangat perlu suatu keintiman antara suami istri melalui relasi yang baik, akan tetapi masih ada permasalahan yang mucul dalam rumah tangga yaitu komunikasi yang kurang dan ekonomi rumah tangga. Keluarga muda menyadari bahwa betapa pentingnya pendampingan bentuk katekese dan pengajaran mengingat bahwa pendampingan bagi keluarga muda di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah ini masih belum terlaksana pendampingan keluarga muda secara khusus.  Gereja memang sangat  perlu mengupayakan  pembinaan  lanjutan  bagi keluarga muda dalam bentuk rekoleksi, sharing antara keluarga, dan pertemuan yang berkaitan dengan meningkatkan penghayatan perkawinan katolik bagi keluarga muda.

Rifa Salsabila; Putri Mayang; Sri Silfiani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas tentang analisis aspek-aspek yang terdapat pada puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini dengan pendekatan Stilistika. Aspek yang dianalisis yaitu gaya bahasa, diksi, majas, dan citraan untuk mengetahui nilai estetis atau keindahan pada puisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika, karena bersifat mendeskripsikan. Gaya bahasa, diksi, majas, citraan karya sastra lahir dari sebuah pemikiran seseorang yang dihasilkan karena perenungan dan penghayatan terhadap sesuatu. Karya sastra memiliki nilai estetis tertentu yang membuat karya tersebut terlihat indah bagi pembaca. Dalam puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini ini, pengarang banyak menggunakan gaya bahasa dan makna konotasi dalam sebuah puisi dengan tujuan untuk menunjukkan nilai estetis atau keindahan puisi tersebut.

Prayoga, Andi Sugistino; Waitau, Enjel Kostansa; Jannah, Mahfudhotul; Ardana, Rahma Shavira; Rachamaningrum, Fania

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pelaksanaan pendidikan jarak di berbagai sekolah mulai dari tingkat dasar, menengah, atas dan sampai perguruan tinggi telah menimbulkan berbagai masalah baru yang pemerintah sendiri itu belom siap dalam mengakumulasi hak-hak dalam semua hal terutama dalam pendidikan. seiring dengan perkembangan teknologi yang ada di Indonesia saat ini, belum menganal system pendidikan jarak jauh yang sudah di atur oleh pemerintah. Dengan demikian system pendidikan jarak jauh menjadi alternatif ketika siswa ataupun mahasiswa tidak bisa tatap muka secara langsung di dalam lingkungan sekolah ataupun kampus. Tujuan penulisan ini adalh untuk mengetahui seberapa besar tingkat kualitas dan kuantias dalam keefektifan pembelajaran jarak jauh di Indonesia siapa dan apa feed back yang telah didapatkan oleh para palajar pada masa pandemi covid-19 di Indonesia ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode untuk mencari data yang kemudian dikumpulkan dan bersifat pemahaman serta tak bisa di ukur dengan angka, mengutamakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antar konsep yang sedang dikaji secara imperis. Sehingga hasil penelitian kualitatif tidak terlepas dari subjektivitas peneliti. Sebagai mana yang dikemukakan oleh Semiawan bahwa hasil penelitian komulitatif sangat di pengaruhi oleh pandangan,pemikiran dan pengetahuan peneliti. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan jarak jauh di indonesia telah kurange fektif oleh karena itu dalam penelitian ini kami sebagai peneliti berharap penulisan ini bisa di implementasikan oleh pemerintah agar masyarakat khususnya para pelajar yang menerapkan metode daring atau online bisa terpenuhi dan berjalan dengan efektif sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)

Rumiyati.Y; Timotius Tote Jelahu; Fransiskus Janu Hamu; Titi Christiana

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

This research was conducted to find out the understanding of the Meratus Dayak Catholics in the Parish of Ave Maria Tanjung on the Relevance of the Rite of Aruh for the Eucharistic Ceremony in the Catholic Church at Ave Maria Tanjung Parish. Through this study, it is hoped that Meratus Dayak people preserve the local culture that has been handed down and purify it based on Catholic Church teachings and deepen their faith with cultural adjustment in the thanksgiving of the Catholic Church. The method used in this research is qualitative method using phenomenology approach. Data obtained by interview, observation and documentation. The research steps include, conversation with informant, informant profile, theme determination, implication, synthesis, prospect or possibility that will happen.

Krisdiana Krisdiana; Timotius Tote Jelahu; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan umat Katolikdalam Budaya Dayak Ngaju tentang Ritual Sangiang, bagaimana penghayatan dari masyarakat Dayak Ngaju beragama Katolik  terhadap sakramen pengurapan orang sakit, dan bagaimana perbandingan pelaksanaan sakramen pengurapan orang sakit dan ritual sangiang dalam budaya Dayak Ngaju. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif.  Data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh  dianalisis menggunakanMiles dan Huberman langkah-langkah yang digunakan melalui,  reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umat bersuku Dayak Ngaju mengetahui tentang ritual sangiang sebagai ritual penyembuhan yang ada dalam budaya. Dan umat mengetahui tentang sakramen pengurapan orang sakit yang ada dalam Gereja Katolik sebagai salah satu sakramen yang memohon agar orang yang sedang mengalami sakit dikuatkan agar mampu melewati segala penyakitnya berkat pertolongan Tuhan. Kesimpulan  ini adalah ritual sangiang memiliki dimensi sosial yang mengarahkan, dan  membawa orang untuk menyadari bahwa hidup bersama sangat diperlukan rasa kepedulian anatara satu dengan yang lain. Nilai yang terdapat dalam ritual sangiang adalah nilai kebersamaan dan persaudaraan. Kehadiran Gereja dalam budaya tersebut merupakan pintu masuk untuk mewartakan tentang kerajaan Allah terutama memberikan katekse berkaitan dengan sakramen pengurapan orang sakit karena Allah sendirilah yang bekerja yang menyembuhkan terutama dalam ritual sangiang tersebut.

Angelo Luciani Moa Dosi WODA

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2018 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Tidak  dapat  disangkal  bahwa  Didache  yang  dikenal  sebagai  “ajaran Tuhan  kita  Yesus  Kristus  melalui  tradisi  para  rasul”  menunjukkan kesaksian otentik Gereja universal sejak pertengahan abad pertama hingga saat ini. Kendati, dijumpai pelbagai macam pertanyaan berkaitan dengan ajaran iman dan moral Kristiani, sesungguhnya Didache menunjukkan intisari iman Kristiani yang bersumber dari misteri Yesus Kristus dan Tradisi Apostolik. Itulah sebabnya, betapa pentingnya memahami perkembangan  ajaran  iman  Kristiani  dalam  Tradisi  Gereja  perdana hingga saat ini. Refleksi iman Kristiani menunjukkan bahwa tak ada berubah dalam iman Kristiani, hanya cara kita mengungkapkannya yang berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Penghayatan liturgi Gereja,  terutama  Sakramen  Inisiasi  sejak  era  Didache  hingga  saat ini tetap, konsisten, dan dinamis, namun Tradisi mencatat adanya perkembangan yang signifikan dan kekayaan ritus liturgi Gereja sepanjang zaman.