THE LITURGY ACCORDING TO THE DIDACHE

Abstract
Tidak  dapat  disangkal  bahwa  Didache  yang  dikenal  sebagai  “ajaran Tuhan  kita  Yesus  Kristus  melalui  tradisi  para  rasul”  menunjukkan kesaksian otentik Gereja universal sejak pertengahan abad pertama hingga saat ini. Kendati, dijumpai pelbagai macam pertanyaan berkaitan dengan ajaran iman dan moral Kristiani, sesungguhnya Didache menunjukkan intisari iman Kristiani yang bersumber dari misteri Yesus Kristus dan Tradisi Apostolik. Itulah sebabnya, betapa pentingnya memahami perkembangan  ajaran  iman  Kristiani  dalam  Tradisi  Gereja  perdana hingga saat ini. Refleksi iman Kristiani menunjukkan bahwa tak ada berubah dalam iman Kristiani, hanya cara kita mengungkapkannya yang berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Penghayatan liturgi Gereja,  terutama  Sakramen  Inisiasi  sejak  era  Didache  hingga  saat ini tetap, konsisten, dan dinamis, namun Tradisi mencatat adanya perkembangan yang signifikan dan kekayaan ritus liturgi Gereja sepanjang zaman.
Keywords
How to Cite

Angelo Luciani Moa Dosi WODA (2018). THE LITURGY ACCORDING TO THE DIDACHE. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 2(1). https://doi.org/10.58919/juftek.v2i1.13

Angelo Luciani Moa Dosi WODA, "THE LITURGY ACCORDING TO THE DIDACHE," Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, vol. 2, no. 1, 2018.

Angelo Luciani Moa Dosi WODA. "THE LITURGY ACCORDING TO THE DIDACHE." Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, vol. 2, no. 1, 2018.

Angelo Luciani Moa Dosi WODA. "THE LITURGY ACCORDING TO THE DIDACHE." Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2, no. 1 (2018).

Angelo Luciani Moa Dosi WODA (2018) 'THE LITURGY ACCORDING TO THE DIDACHE', Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 2(1). doi: 10.58919/juftek.v2i1.13.

Angelo Luciani Moa Dosi WODA. THE LITURGY ACCORDING TO THE DIDACHE. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik. 2018;2(1).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal