Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengakselerasi kapasitas SDM pengelola BUMDes Tegar Mandiri Madulang melalui pendekatan Community Capacity Building (CCB). Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test pada lima aspek kompetensi utama, yaitu manajemen usaha, tata kelola keuangan, pengembangan produk, pemasaran digital, dan jejaring kemitraan. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan adanya kesenjangan kapasitas yang tinggi terutama pada aspek pemasaran digital, manajemen usaha, dan tata kelola keuangan. Implementasi CCB mampu meningkatkan kapasitas pengelola secara signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 48,8% (pre-test) menjadi 81% (post-test) atau meningkat sebesar 32,2%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pemasaran digital (36%), diikuti tata kelola keuangan (35%) dan pengembangan produk (33%). Selain itu, terjadi perubahan nyata pada praktik pengelolaan, seperti tersusunnya rencana bisnis, pembukuan keuangan rutin, peningkatan jumlah produk inovatif, serta terbentuknya jejaring kemitraan strategis. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan CCB efektif dalam mendorong lompatan kapasitas dan kinerja kelembagaan BUMDes secara berkelanjutan. Dengan demikian, model ini dapat direplikasi sebagai strategi penguatan ekonomi desa berbasis pemberdayaan komunitas.
This activity aims to strengthen the management of the Rambu Solo Ne' Gandeng Cultural Museum through workshops and training on social media management, human resource management, and simple and responsible museum financial management. This activity was carried out to increase the capacity of museum managers to promote the museum through social media, manage human resources professionally, and understand the basic principles of financial management to support museum sustainability. The methods used included material delivery, interactive discussions, and case studies tailored to the museum's conditions and needs. Furthermore, this activity emphasized a family-like and contextual approach to ensure the material was easily understood and applied by participants. The activity took place on September 9-10, 2025, with 18 participants. The expected outcome of this activity is an increased understanding of museum managers in social media, human resource management, and financial management, so that the Rambu Solo Ne' Gandeng Cultural Museum can be managed in a more organized, transparent, and sustainable manner as an institution for preserving Torajan culture.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Peningkatan Kapasitas SDM dalam Pengelolaan Website sebagai Strategi Pemasaran Digital Desa Wisata River Side Juma Bulu, Ajibata” bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat lokal dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi pariwisata. Melalui pendekatan partisipatif berupa sosialisasi, pelatihan teknis pengelolaan website berbasis WordPress, serta pendampingan pembuatan konten digital, kegiatan ini berhasil menghasilkan website resmi Desa Wisata River Side Juma Bulu (https://riversidejumabulu.id/) yang berfungsi sebagai pusat informasi, promosi, dan reservasi wisata. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta menyatakan puas terhadap pelatihan, dengan dampak berupa meningkatnya kapasitas SDM lokal, terbentuknya tim pengelola digital desa, dan penguatan daya saing destinasi wisata
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etos kerja, motivasi intrinsik, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Cirebon. Kinerja karyawan menjadi salah satu indikator penting dalam menjamin keberlangsungan dan daya saing perusahaan. Namun, ketidaksesuaian antara potensi sumber daya manusia dan hasil aktual di lapangan masih sering terjadi, ditandai dengan rendahnya produktivitas, tingginya turnover, serta loyalitas karyawan yang lemah. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menguji ketiga variabel psikologis internal secara simultan dalam satu model penelitian, berbeda dari studi sebelumnya yang menguji secara parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausal asosiatif. Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 50 responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25 untuk mengukur pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel dependen, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja, motivasi intrinsik, dan kepuasan kerja secara signifikan memengaruhi kinerja karyawan. Etos kerja memiliki hubungan positif, motivasi intrinsik menunjukkan pengaruh negatif jika tidak selaras dengan dukungan organisasi, dan kepuasan kerja berkontribusi dalam menciptakan kenyamanan dan loyalitas. Secara simultan, ketiga variabel tersebut menjelaskan proporsi signifikan terhadap variasi kinerja. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu menyusun strategi pengelolaan SDM yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan faktor psikologis karyawan secara menyeluruh.
Penelitian ini mengkaji pengaruh keadilan organisasi terhadap keterlibatan kerja pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai. Tujuannya adalah untuk memahami sejauh mana penerapan keadilan organisasi, yang meliputi dimensi keadilan prosedural, distributif, interaksional, dan informasional, dapat meningkatkan motivasi, dedikasi, serta kinerja pegawai demi menunjang efektivitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 107 pegawai. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, regresi linear sederhana, uji signifikansi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 45,2%. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi keadilan dalam organisasi memberikan kontribusi yang substansial terhadap tingkat semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan penyerapan (absorption) pegawai dalam menjalankan tugas. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap adanya kebutuhan penambahan sumber daya manusia agar distribusi beban kerja menjadi lebih proporsional dan tidak menimbulkan ketimpangan yang berdampak pada ketidakadilan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keadilan organisasi merupakan faktor penting dalam membangun lingkungan kerja yang produktif dan mendukung keterlibatan pegawai secara optimal. Disarankan agar manajemen Lapas Kelas IIA Binjai terus memperkuat prinsip keadilan dalam sistem kerja, distribusi pelatihan, dan pengelolaan SDM guna menciptakan suasana kerja yang adil, kondusif, dan berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang menentukan efektivitas pengelolaan persediaan peralatan rumah tangga pada PT. Star Cosmos Cabang Semarang. Masalah utama yang dihadapi perusahaan adalah stockout berulang pada produk unggulan yang menyebabkan hilangnya penjualan dan menyebabkan konsumen ke pesaing. Pendekatan penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, dokumentasi, serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan persediaan dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu fluktuasi permintaan, sistem informasi akuntansi, dan risiko kerusakan produk. Fluktuasi permintaan timbul akibat variasi musiman, promosi kompetitor, serta daya beli masyarakat. Sistem informasi akuntansi berbasis SAP/WMS mendukung pelacakan inventaris secara real time , namun masih mengalami kendala jaringan dan kesalahan input data. Risiko kerusakan produk muncul karena serangan rayap pada kemasan karton serta kondisi gudang yang kurang memadai. Kendala yang dibahas menjadi arsitektur, teknis, dan operasional. Kendala struktural meliputi koordinasi dengan pusat pabrik dan keterbatasan SDM. Kendala teknis terkait ketidakstabilan sistem dan kesalahan input data, sedangkan kendala operasional meliputi stockout , kerusakan barang, keterbatasan alat, dan lemahnya koordinasi internal. Upaya perbaikan dilakukan melalui penerapan FIFO, peningkatan sistem informasi, program pengendalian hama, serta penguatan komunikasi lintas divisi. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan persediaan masih perlu ditingkatkan melalui proyeksi permintaan yang akurat, penguatan infrastruktur teknologi, serta penerapan manajemen risiko yang komprehensif
Afrianto, A., Parjito, P., Rahma, E. A., & ... (2023). Rintisan desa cerdas: Penguatan literasi digital bagi Karang Taruna Neba. Prosiding Seminar.... https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/senadiba/article/view/8417
Akbarinasasi, A., & Panduwinata, L. F. (2023). Pengaruh pengetahuan kewirausahaan, social skill, dan peluang usaha terhadap keberhasilan usaha angkringan. Nomicpedia: Journal of .... https://journal.inspirasi.or.id/nomicpedia/article/view/232
Anisti, A., Sidara, S., Veranus, V., & Imran, M. S. (2024). Tantangan literasi digital generasi Z: Kajian systematic literature review. Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Bahana, 30(2), 152–161. https://doi.org/10.33751/wahana.v30i2.11870
Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13. https://doi.org/10.20885/jsb.vol20.iss1.art1
Erstiawan, M. (2021a). Good corporate governance penyelenggara pendidikan dalam perspektif agency theory. Majalah Ekonomi, 26(1), 40–51. https://doi.org/10.36456/majeko.vol26.no1.a3952
Erstiawan, M. (2021b). Kepatuhan emiten dalam taksonomi extensible business reporting (XBRL). CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 5(1), 71–85. https://doi.org/10.25273/capital.v5i1.10308
Erstiawan, M. S. (2024). Menggali potensi diri bisnis santripreneur berbasis bimbingan teknis. ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 11–18. https://doi.org/10.61434/adima.v2i4.238
Erstiawan, M. S., & Y. R. (2022). Implikasi corporate social responsibility dalam perspektif akuntansi pada subsektor telekomunikasi. Jurnal Sosial Sains, 2(2), 385–396. https://doi.org/10.36418/sosains.v2i2.343
Erstiawan, M. S., et al. (2021). Efektivitas strategi pemasaran dan manajemen keuangan pada UMKM roti. Dikemas, 5(1), 57–61. https://doi.org/10.32486/jd.v5i1.574
Hodsay, Z. (2021). Pengaruh manajemen keuangan keluarga dan hasil belajar kewirausahaan pada era pandemi Covid-19 terhadap motivasi berwirausaha. Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi, 5(1), 91–103. https://doi.org/10.31851/neraca.v5i1.5890
Kartini, T. M., Suhendra, S., Tan, E., & ... (2024). Pelatihan pengelolaan SDM di era digital pada Karang Taruna dan usaha kecil di Provinsi Jawa Barat. SABAJAYA Jurnal .... https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm/article/view/346
Mendari, A. S., & F. S. (2019). Hubungan tingkat literasi dan perencanaan keuangan. Jurnal Moduk, 31(2), 227–240.
Naufal, H. A. (2021). Literasi digital. Perspektif, 1(2), 195–202. https://doi.org/10.53947/perspekt.v1i2.32
Nurcahyawati, V., Wulandari, S. H. E., & Sutomo, E. (2020). Penerapan urun daya berbasis internet untuk pemenuhan bahan baku pada usaha kecil menengah (UKM) batik Sidoarjo dan UKM Mekar Sari Surabaya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 26(2), 84. https://doi.org/10.24114/jpkm.v26i2.16829
Oetama, S. (2022). Orientasi kewirausahaan terhadap keunggulan dalam bersaing. Google Books. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=L1h-EAAAQBAJ
Poerna Wardhanie, A., Naufal, A. Z., & Eko Wulandari, S. H. (2021). Perancangan strategi digital marketing dengan metode RACE pada layanan online food delivery berdasarkan perilaku pelanggan generasi Z. Journal of Technology and Informatics (JoTI), 3(1), 1–11. https://doi.org/10.37802/joti.v3i1.187
Rahmawati, E., Wardhanie, A. P., Wulandari, S. H. E., & Effendi, P. M. (2023). Pelatihan perancangan prototype aplikasi pemasaran untuk mendukung keikutsertaan Gen Z pada festival inovasi dan kewirausahaan siswa Indonesia (FIKSI). Jurnal Abdi Insani, 10(2), 1002–1011. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v10i2.939
Rinaldi, M., & Ramadhani, M. A. (2024). Peningkatan literasi perpajakan dalam kalangan UMKM: Langkah menuju kemandirian finansial. Eastasouth Journal of Effective Community Services, 2(03), 158–169. https://doi.org/10.58812/ejecs.v2i03.240
Sagirani, T., Effendi, P. M., Erstiawan, M. S., Eko Wulandari, S. H., & Rahmawati, E. (2025). AI untuk siswa: Pendekatan experimental learning dalam pengenalan artificial intelligence di tingkat SMA. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 1014–1025. https://doi.org/10.31004/abdira.v5i3.846
Sagirani, T., Nugroho, L. E., Santosa, P. I., & Kumara, A. (2015). User experience model in the interaction between children with special educational needs and learning media. 2015 2nd International Conference on Information Technology, Computer, and Electrical Engineering (ICITACEE), 72–75. https://doi.org/10.1109/ICITACEE.2015.7437773
Septiani, R. N., & W. E. (2020). Pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM di Sidoarjo (Doctoral dissertation, Udayana University). https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2020.v09.i08.p16
Slamet, S., & Sagirani, T. (2024). Peningkatan kesiapan kerja siswa SMK melalui pengembangan soft skills di SMKN 1 Sambeng Lamongan. Tekmulogi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 79–90.
Soebijono, T., & E. M. (2020). Peranan revolusi industri 4.0 terhadap mutu pendidikan sekolah menengah kejuruan jurusan akuntansi. Jurnal Bisnis Perspektif, 12(2), 115–122. https://doi.org/10.37477/bip.v12i2.97
Wardhanie, A. P., Kartikasari, P., & Wulandari, S. H. E. (2019). Analisis penggunaan media internet pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jawa Timur untuk menembus pasar global dengan metode O2O. Jurnal Bisnis Terapan, 3(02), 179–188. https://doi.org/10.24123/jbt.v3i02.2513
Wulandari, S., & Rahmah, M. (2020). A survey on crowdsourcing awareness in Indonesia micro small medium enterprises. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 769, 012016. https://doi.org/10.1088/1757-899X/769/1/012016
This article discusses the importance of job analysis as a fundamental component of human resource management (HRM) within Islamic educational institutions in Indonesia. Using a qualitative approach based on a literature review, the study highlights the strategic role of job analysis in developing job descriptions, job specifications, and the professional development of human resources. Job analysis serves not only as an administrative tool but also contributes to institutional efficiency, the enhancement of educational quality, and the readiness of institutions to face global challenges and technological advancements. By systematically identifying and evaluating job roles and responsibilities, institutions can align their HR practices with organizational goals and the evolving demands of the educational sector. The application of analytical models such as the Position Analysis Questionnaire (PAQ), Functional Job Analysis (FJA), and the Job Characteristics Model ensures that job analysis is comprehensive and tailored to the specific needs of the institution. The article emphasizes that a results-oriented approach is more relevant for modern educational institutions, particularly those within Islamic settings. The findings indicate that the optimal implementation of job analysis can strengthen the governance of Islamic educational institutions, enhance their operational effectiveness, and improve the competitiveness of their human resources in the global education landscapes.
Bisnis adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan untuk menghasilkan, membeli, atau menjual barang atau jasa dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Bisnis dapat dilakukan oleh individu, kelompok, perusahaan besar, atau usaha kecil. Di suatu dunia bisnis, yang dimaksud dengan sistem informasi manajemen adalah piranti yang dipakai untuk mengatasi suatu proses, operasional, evaluasi, serta teknologi dan informasi. Usaha bisnis yang bergerak dalam bidang makanan ringan snack dijalankan dengan modal usaha berskala kecil ialah pelaku bisnis berskala rumah tangga yang mempunyai kesempatan sangat bagus untuk berkembang dengan pesat dengan keterbatasan yang dimiliki seperti SDM, skill, pengetahuan, ketrampilan, dan pengelolaan bidang managementyang seadanya Penelitian ini dilakukan di Teha Coffee Corner, sebuah kedai kopi yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol, Tebing Kisaran, Kec. Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara 21211. Kedai ini didirikan pada Maret 2021 oleh Thierry Henry, tepat di tengah masa pandemi COVID-19. Supply Chain Management (SCM) adalah pengintegrasian sumber bisnis yang kompeten dalam penyaluran barang, mencakup perencanaan dan pengelolaan aktivitas pengadaan dan logistik serta informasi terkait mulai dari tempat bahan baku sampai tempat konsumsi, termasuk koordinasi dan kolaborasi dengan jaringan mitra usaha (pemasok, manufaktur, retailer, distributor, pergudangan, transportasi dan konsumen) untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sebuah model rantai pasokan sederhana terdiri dari empat komponen yaitu supplier, produsen, gudang atau pusat distribusi dan pengguna akhir. Seiring dengan pertumbuhan bisnisnya, Teha Coffee Corner mulai menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pengelolaan stok bahan baku dan pencatatan transaksi. Saat ini, pencatatan masih dilakukan secara manual, baik dalam menghitung jumlah stok maupun dalam mencatat transaksi harian. Setiap akhir operasional atau saat closing, Dengan adopsi sistem E-SCM, aliran informasi dan data pembelian antara Teha Coffee Corner dan pemasok menjadi lebih efisien. Ini menghasilkan kejelasan dan ketepatan dalam transaksi pembelian, yang berkontribusi pada menghindari kesalahan dan mengurangi risiko keterlambatan dalam pengiriman toko.
Industri farmasi menghasilkan limbah cair dan padat yang mengandung senyawa aktif seperti antibiotik, hormon, NSAID, logam berat, dan pelarut organik yang tergolong limbah B3 dan berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan efektivitas metode pengolahan limbah farmasi di Indonesia dan luar negeri, meliputi pendekatan fisik, kimia, biologi, hingga insinerasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi metode Advanced Oxidation Processes (AOP) dengan sistem biologi seperti reaktor anaerob-aerob memberikan efisiensi lebih tinggi dalam menurunkan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan senyawa farmasi aktif yang resisten terhadap degradasi. Di Indonesia, pengelolaan limbah masih terfokus pada IPAL konvensional dengan keterbatasan infrastruktur dan SDM, berbeda dengan negara maju seperti Jerman dan Swiss yang telah menerapkan sistem audit risiko berkala, teknologi pengolahan mutakhir, dan harmonisasi standar. Oleh karena itu, Indonesia perlu mengintegrasikan teknologi pengolahan lanjutan, memperkuat regulasi, serta meningkatkan kapasitas pengelolaan untuk memastikan pengolahan limbah farmasi yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Good financial management at the village level is crucial to support development and the welfare of the village community. However, many villages still face challenges in financial management, one of which is the low quality of human resources (HR) and the lack of integrity among village officials. This study aims to analyze and evaluate the influence of integrity on village financial management, as well as to analyze and evaluate the influence of human resource quality on village financial management, using 35 village governments in Sidoarjo Regency as the research location. This research was conducted by distributing questionnaires to 232 respondents, with the study population being the entire population of Sidoarjo Regency, totaling 1.977 million people, to examine the independent variables (integrity and HR quality) in relation to the dependent variable (village financial management). The method used in this research is Structural Equation Modeling (SEM), with data processing conducted using Smart-PLS 4 software. The results of the study show that the integrity of village officials has a positive influence on village financial management at a rate of 0.444, meaning that the higher the integrity of village officials, the better the financial management of the village. Additionally, HR quality was also found to have a significant impact on village financial management at a rate of 0.420. This research contributes to improving village financial management by emphasizing the importance of integrity and the quality of human resources in village governance.
This study aims to analyze human resource management (HRM) strategies in creating a conducive work environment at Islamic boarding schools (Pondok Pesantren). This research employs a qualitative method with a case study approach to deeply examine HRM strategies, including planning, training, development, and performance evaluation. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis. The results indicate that effective HRM fosters a harmonious work environment, enhances motivation, and builds collaboration among teaching staff and administrative personnel. Key strategies include strengthening internal communication, implementing performance-based rewards, and cultivating a work culture based on pesantren values. However, the study also highlights challenges such as limited resources and resistance to change. This study recommends improving HR competencies through continuous training, formulating adaptive HRM policies, and strengthening leadership to establish a productive and conducive work atmosphere.
Technological developments have changed the landscape in various sectors, including health, education and industry. However, its influence in Human Resource Management (HR) and financial management is still an important research topic. This research was conducted at CV. Landel Elektrik Semarang, a company engaged in the distributorship of electrical equipment. This project, which employs forty-three people, aims to investigate the relationship between the use of technology and the management of corporate finance and human resources. The analysis method involves path analysis and bootstrapping methods. The results show that, although the SDM shows a good level of reliability, problems of consistency between items within the construct surface. However, the application of technology and financial management shows higher validity. The results of the hypothesis test show that there is no relationship between human resources and the use of technology. However, there is a strong correlation between financial management and technology use. The implication of these findings is the importance of paying attention to technological factors in managing company finances, while improving the consistency and validity of human resources.
The title of this activity is "Training on Human Resource Management to Improve the Performance of Educational Personnel," conducted at SMK Lowis Sakti. The objective of this activity is to provide guidance and counseling to the Principal, Vice Principal, Administrative Staff, and Teachers of SMK Lowis Sakti regarding the basic concepts of human resource management. This counseling aims to enhance their understanding and knowledge.
The implementation of this activity involves several stages, including the survey and socialization stages. During the survey stage, preparations were made by organizing the materials, setting the schedule for delivery, and conducting a survey of the activity location. Before the activity was carried out, a socialization stage was conducted, involving an initial meeting to explain the purpose and objectives of this activity to the SMK Lowis Sakti team, as well as to establish a schedule for cooperation and activities.
The execution team for this activity consists of six lecturers from the Public Administration Program of ITSKes Muhammadiyah Selong. The materials presented by the community service team cover topics such as Human Resource Management, Management, Human Resource Management Concepts, Reward Systems, Education Quality, and Performance.
Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki kepentingan strategis yang besar, karena memiliki potensi untuk turut berkontribusi dalam kegiatan ekonomi masyarakat, seperti menjadi sumber pendapatan utama untuk meningkatkan kesejahteraan sebagian besar rakyat. Keahlian UMKM penting karena meningkatkan produktivitas dan efisiensi UMKM. Dalam menerapkan model pengelolaan UMKM, perlu dilakukan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats (SWOT) terhadap operasional sehari-hari terkait dengan aspek bisnis, sehingga UMKM mengetahui perkembangan usahanya secara umum. dan menghargainya.
Penelitian ini memiliki tujuan dengan transformasi digital mampu meningkatkan keefektifan dalam pengelolaan permasalahan berkas tagihan kesehatan di PLN Unit Distribusi Induk Jawa Timur. Permasalahan yang terjadi berkas atau laporan yang hilang atau terselip. Oleh karena itu diperlukan penerapan kinerja pada berkas yang hilang atau terselip. Metode yang digunakan adalah pendampingan untuk melakukan monitoring. Implementasi pada penyelesaian permasalahan yang terjadi meliputi beberapa tahapan, yaitu analisa, proses, dan implementasi Proses pengelolaan berkas tagihan kesehatan yang terdiri dari pengecekkan, penginputan, dan pemrosesan yang dioptimalkan dengan Transformasi Digital dapat dideskripsikan memiliki nilai keefektifan yang tinggi. Proses yang terjadi memiliki nilai efisien dan efektif tinggi, karena hal tersebut mengurangi waktu pencarian. Penginputan berkas tagihan menjadikan sistem input mudah karena memiliki user interface yang mudah dipahami. Faktor yang mempengaruhi adalah berkas terselip, data tagihan tidak terdaftar, tidak akurat, data yang duplikat, penyimpanan berkas yang dapat dikatakan kurang terbaharui, dan sumber daya manusia (SDM) yang kurang teliti
.
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rekonsiliasi laporan keuangan periode triwulan III tahun 2022 pembaruan single database berbasis Aplikasi SAKTI Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Subjek pada penelitian adalah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan memiliki objek penelitian rekonsiliasi laporan keuangan periode triwulan III tahun 2022 pasca penerapan single database Aplikasi SAKTI. Metode dilakukan dengan wawancara dan pengumpulan dokumen melalui jenis penelitian deskriptif kualitatif dalam mendeskripsikan suatu peristiwa atau kejadian tertentu hingga mendapatkan data menggunakan teknik analisis data ineraktif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan tentang proses rekonsiliasi laporan keuangan triwulan III 2022 berbasis Aplikasi SAKTI Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang merupakan proses penyandingan data yang berperan dalam memastikan kesesuaian dan kebenaran data transaksi terutama dalam penyusunan laporan keuangan yang dapat mengklasifikasi terjadinya perbedaan antara data satuan kerja dengan data Kantor Pelayanan Kebendaharaan Negara dari sumber yang sama untuk membentuk data yang andal dan akuntabel. Proses rekonsiliasi saat ini dilakukan pembaruan secara otomatis dengan penerapan single database pada Aplikasi SAKTI. Berdasarkan hasil wawancara dengan bidang analis pengelolaan keuangan, operator sakti modul bendahara dan pelaporan, verifikator keuangan masih ditemukan kendala seperti pada proses migrasi saldo awal ke sakti banyak belum terselesaikan yang menjadikan belum input setoran oleh beberapa satker sehingga adanya selisih rekon internal, persediaan yang belum teregister, data inventaris yang belum terselesaikan dan juga diakibatkan dari kelalaian SDM di lingkup internal itu sendiri, sehingga seringkali terjadinya selisih pada transaksi saat periode rekonsiliasi berlangsung.ABSTRACT
This study aims to evaluate the reconciliation of financial statements for the third quarter of 2022 by updating a single database based on the SAKTI Application, Ministry of Trade of the Republic of Indonesia. The subject of the research is the Ministry of Trade of the Republic of Indonesia and has the research object of reconciliation of financial statements for the third quarter of 2022 after the implementation of the SAKTI Application single database. The method was carried out by interviewing and collecting documents through qualitative descriptive research types in describing an event or certain events to obtain data using interactive data analysis techniques with a qualitative approach. The results of the research show the reconciliation process for the third quarter of 2022 financial reports based on the SAKTI Application of the Ministry of Trade of the Republic of Indonesia, which is a data matching process that plays a role in ensuring the suitability and correctness of transaction data, especially in the preparation of financial reports which can classify discrepancies between work unit data and service office data. State Treasury from the same source to form reliable and accountable data. The reconciliation process is currently being updated automatically by implementing a single database in the SAKTI Application. Based on the results of interviews with financial management analysts, sacred operators, treasurer and reporting modules, financial verifiers still found problems such as the initial balance migration process to Sakti, many of which had not been resolved, which resulted in the input of deposits not being made by several work units, resulting in differences in internal accounts, inventories that had not been registered, inventory data that has not been completed and also results from HR negligence in the internal scope itself, so that discrepancies often occur in transactions during the reconciliation period.
Pengembangan sektor pertanian di pedesaan seringkali menghadapi berbagai kendala dan tantangan. Kendala dalam pembangunan pertanian ini dapat berupa berbagai factor seperti factor manusia maupun lingkungan yang dapat terjadi di Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Desa Cupak memiliki potensi bidang pertanian dan peternakan yang cukup baik. Potensi yang ada di desa ini antara lain ketersediaan lahan pertanian, adanya sektor perkebunan, dan tanaman pangan, ketersediaan SDM pertanian, dan adanya kegiatan kelompok tani yang cukup aktif. Sayangnya, potensi ini tidak diimbangi dengan pengembangan kemampuan petani dalam meningkatkan kemampuan Bertani sehingga hanya terbatas pada pengelolaan umbi porang yang seharusnya bisa dijadikan produk tertentu. Dengan masalah tersebut perlu diadakan serangkaian pelatihan bagi petani porang desa cupak.
Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pemerintahan desa telah mendapatkan alokasi dana desa. Salah satu sumber pendapatan desa adalah alokasi dana desa yang merupakan bagian dari dana perimbangan kabupaten/kota. Oleh karena itu, pengelolaan dana desa harus mengikuti prinsip pengelolaan keuangan negara, yaitu harus transparan dan akuntabel. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak kualitas sumber daya manusia, pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan partisipasi masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi studi kepustakaan untuk memperoleh pemahaman tentang interpretasi nilai transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, data sekunder juga digunakan dalam penelitian ini, yang diperoleh dalam bentuk olahan dari pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di desa sebenarnya tidak memaknai transparansi dan akuntabilitas dengan standar yang tinggi. Mereka lebih menekankan pada nilai gotong royong dalam mewujudkan transparansi melalui partisipasi dari seluruh unsur desa dalam pengelolaan dana desa. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk mencapai pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, diperlukan SDM yang berkualitas, Badan Permusyawaratan Desa yang melakukan pengawasan dengan baik, serta melibatkan masyarakat dalam rapat perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa secara transparan dan akuntabel.
Archiving is a process or activity that starts from creation, receipt, collection, regulation, control, maintenance, care, and storage as well as evaluation according to a certain predetermined system. As time goes by and also the many activities that have been carried out at PT Pelindo IV (Persero) Balikpapan Branch, more and more archives have been created. The purpose of this study was to find out the causes of archive management and to find out the efforts made in overcoming obstacles to archive management in the HR and general division at PT Pelindo IV (Persero) Balikpapan Branch. The type of research used in this research is descriptive research with a qualitative approach in which data is collected through observations, interviews, and documentation. Based on the research results, several things can be improved for more efficiency and effectiveness in archiving 1) What can be improved is the system currently used. Pelindo IV (Persero) Balikpapan Branch, namely the system regarding this is quite good, it's just that in recovering it is still difficult to find because letters are in other classification sections such as payment archives in the information system classification. 2) Tools and equipment used in managing archives are wooden and glass cabinets. The arrangement is still disorganized because the order folders are just piled up. The archive storage space is too small so many archives accumulate and cannot be put in the cupboard. 3) There are still many archives whose duration of archive destruction is too long, considering the number of incoming documents or document production is quite high and quite a lot because archives that are old and no longer needed will be destroyed within a yearly period.