Analisis Komparatif Metode Pengolahan Limbah Industri Farmasi Studi Kasus Nasional dan Internasional

Abstract
Industri farmasi menghasilkan limbah cair dan padat yang mengandung senyawa aktif seperti antibiotik, hormon, NSAID, logam berat, dan pelarut organik yang tergolong limbah B3 dan berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan efektivitas metode pengolahan limbah farmasi di Indonesia dan luar negeri, meliputi pendekatan fisik, kimia, biologi, hingga insinerasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi metode Advanced Oxidation Processes (AOP) dengan sistem biologi seperti reaktor anaerob-aerob memberikan efisiensi lebih tinggi dalam menurunkan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan senyawa farmasi aktif yang resisten terhadap degradasi. Di Indonesia, pengelolaan limbah masih terfokus pada IPAL konvensional dengan keterbatasan infrastruktur dan SDM, berbeda dengan negara maju seperti Jerman dan Swiss yang telah menerapkan sistem audit risiko berkala, teknologi pengolahan mutakhir, dan harmonisasi standar. Oleh karena itu, Indonesia perlu mengintegrasikan teknologi pengolahan lanjutan, memperkuat regulasi, serta meningkatkan kapasitas pengelolaan untuk memastikan pengolahan limbah farmasi yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Keywords
How to Cite

Nurul Mas’adah, et al. (2025). Analisis Komparatif Metode Pengolahan Limbah Industri Farmasi Studi Kasus Nasional dan Internasional. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 3(3). https://doi.org/10.59841/jumkes.v3i3.3034

Nurul Mas’adah; Nur Lutfia Salim; Nor Latifah, "Analisis Komparatif Metode Pengolahan Limbah Industri Farmasi Studi Kasus Nasional dan Internasional," Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, vol. 3, no. 3, 2025.

Nurul Mas’adah; Nur Lutfia Salim; Nor Latifah. "Analisis Komparatif Metode Pengolahan Limbah Industri Farmasi Studi Kasus Nasional dan Internasional." Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, vol. 3, no. 3, 2025.

Nurul Mas’adah; Nur Lutfia Salim; Nor Latifah. "Analisis Komparatif Metode Pengolahan Limbah Industri Farmasi Studi Kasus Nasional dan Internasional." Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 3, no. 3 (2025).

Nurul Mas’adah, et al. (2025) 'Analisis Komparatif Metode Pengolahan Limbah Industri Farmasi Studi Kasus Nasional dan Internasional', Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 3(3). doi: 10.59841/jumkes.v3i3.3034.

Nurul Mas’adah; Nur Lutfia Salim; Nor Latifah. Analisis Komparatif Metode Pengolahan Limbah Industri Farmasi Studi Kasus Nasional dan Internasional. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan. 2025;3(3).

Artikel Terkait

Penentuan Nilai LC₅₀ Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) Menggunakan Metode BSLT sebagai Dasar Klasifikasi Toksisitas terhadap Larva Udang Renik Air Asin (Artemia salina)

Haryanto; Arkam Runa Bombing, Mychellianien; Nurica; Ramadhani Putri Syahyuti, Nia; Nurul Aliyah , Afni; Ardila Baharuddin, Fachria; Amalia, Nurul

Penilaian Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) terhadap Artemia salina Evaluasi Berbasis Metode BSLT

Haryanto; Passalowongi, A. Alya; Hadira; Ramadhani, Salsabila; Rois, Adelia; Arianti, Arini; Annisa Idris Tana, A. Mutiara

Karakterisasi Tingkat Toksisitas Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) Terhadap Larva Udang Renik Air Asin (Artemia salina) Berdasarkan Metode BSLT

Haryanto; Buna, Nafila; Hafifah, Nurul; Arrahmah, Muftiha; Febrianti, Febi; Aidil Pitrah, Muh

Uji Toksisitas Ekstrak Metanol Batang Prasman (Peperomia pellucida) Terhadap Mortalitas Larva Udang (Artemia salina L.)

Haryanto; Fauzan Pratama, Ahmad; Roudhina, Arisya; Nur Athifah, Andi; Helendika Al Asyahra, Niska; Aulia A, Nur; Salsabila, Nur; Hairana Rori, Zahra

Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) terhadap Larva Udang Renik Air Asin (Artemia salina)

Haryanto; Auliya Alja, Dzakiyyah Azizah; Adzzariaat Zalza, Sysca; Munsir, Ana; Selviana, Murni; Isnaeni Tahir, Alifiah; Nur Hadra, Siti

Rehabilitasi Pasien Edentulous Lengkap dengan Gigi Tiruan Lengkap Resin Akrilik Konvensional: Laporan Kasus

Nur Miftakhan Ilmi Tsabitul Azmi; Owin Bambang Wijanarko; Khilmi Maulana Syifa

Tren Sitasi Jurnal