Publication Search

72,210 articles from 661 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 154

Analytics

Afifah Cahya Natasyari; Intan Heni Susiyanto; Erika Agusti Harsya; Pera Sari; Salsabila Salsabila +15 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2025 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by chronic hyperglycemia which can lead to serious complications if not properly managed. This community service activity aimed to increase public knowledge regarding diabetes mellitus and its prevention among residents of Rejomulyo Village, Jati Agung District, South Lampung. The method used was health education through lectures supported by leaflets and blood glucose screening, followed by evaluation using pre-test and post-test. A total of 25 community members participated in this activity. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge after the educational intervention. Pre-test results indicated limited understanding of blood glucose control and dietary management, while post-test results showed increased knowledge levels in both aspects. This activity demonstrates that health education is effective in improving community awareness and knowledge regarding diabetes mellitus prevention and management. This educational program is effective in increasing the knowledge of the people of Rejomulyo Village, Jati Agung District, South Lampung Regency regarding diabetes mellitus.

Mia Kusmiati; Sovian Aritonang; Hari Imbrani; Megha Sakova; Alice Agatha Delfreeta Aritonang +2 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This article examines the effectiveness of fermented kombucha drinks in enhancing the immunity of menopausal women through an evidence-based nutrition approach. Additionally, the study highlights how community-based kombucha production and consumption programs can be part of non-military health diplomacy, supporting community resilience, especially for vulnerable groups like menopausal women who experience immune function decline due to hormonal changes. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, the study analyzes 30 relevant articles published between 2018–2025 from reputable sources such as Scopus, PubMed, and others. The findings show that (1) kombucha improves immunity through cytokine modulation and increased antioxidant activity, (2) kombucha normalizes gut microbiota, contributing to the immune health of menopausal women, (3) fermentation variations and microbial composition affect kombucha's effectiveness, and (4) community-based kombucha production programs have potential in enhancing health literacy and local economic empowerment. This study provides a basis for local governments, health centers, and communities to integrate kombucha as a preventive health intervention, while also strengthening community resilience through nutrition education and functional food entrepreneurship. The article also offers a new conceptual model, “Kombucha Intervention – Immunity – Health Diplomacy,” that connects biological evidence, community health, and non-military resilience integratively.

Ahlul Aflakha; Putra, Firsta Pramudita Utomo

Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas dalam pembentukan karakter siswa, khususnya toleransi, tanggung jawab sosial, dan kemandirian, di Madrasah Aliyah (MA) Kalifa Nusantara, sebuah institusi Islam yang beroperasi di tengah mayoritas Hindu Bali. Masalah utamanya adalah kebutuhan lembaga minoritas menyeimbangkan penanaman nilai-nilai keagamaan dengan adaptasi kultural untuk menciptakan individu yang kokoh identitasnya namun partisipatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal (single case study) di MA Kalifa Nusantara, dengan pengumpulan data melalui triangulasi sumber. Hasil utama menunjukkan Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas berhasil mengintegrasikan filosofi Islam dengan kearifan lokal Bali (Tri Hita Karana dan menyama braya) melalui kurikulum formal, kokurikuler, dan budaya sekolah. Implementasi ini sukses mentransformasi toleransi pasif menjadi toleransi aktif dan partisipatif. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan pemahaman kognitif siswa terhadap budaya mayoritas dan partisipasi aktif dalam kegiatan komunitas non-agama (Pengabdian Kontekstual). Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas juga efektif menumbuhkan tanggung jawab sosial dan kemandirian yang selaras dengan prinsip Tri Kon Ki Hajar Dewantara. Simpulannya, model "integrasi kontekstual minoritas-sentris" ini merupakan strategi kurikulum yang sangat efektif. Model ini memperkuat karakter adaptif siswa tanpa melemahkan identitas religius mereka dan menghasilkan agen toleransi aktif. Implikasi penelitian ini menyarankan Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas MA Kalifa Nusantara dapat dijadikan model percontohan (blueprint) bagi lembaga minoritas lain di Indonesia untuk mendorong partisipasi aktif dalam komunitas lokal.

Dian Setianingrum, Pramukti; Dwi Kusumaningrum, Istika; Khotimah, Anis; Kumalasari, Vita; Az-Zahro, Shafiyyaturrohmah

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Anemia dan dismenore adalah masalah kesehatan yang umum dan saling berhubungan pada remaja putri, di mana prevalensi anemia di Indonesia masih tinggi (22,7%) dan berisiko memperparah nyeri menstruasi yang mengganggu aktivitas. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan di SMA Negeri 1 Cawas, Klaten, dengan sasaran siswi kelas XII, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka mengenai anemia dan dismenore, faktor risiko, tanda-gejala, serta strategi pencegahan melalui penyuluhan dan screening kesehatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, terbukti dari kenaikan rata-rata nilai tes dari 58,3 (pre-test) menjadi 82,7 (post-test), serta peningkatan proporsi siswi dengan pengetahuan baik dari 32% menjadi 85%, menunjukkan dampak positif edukasi tersebut terhadap pemahaman siswi.

Miranti, Indira Pipit; Indriyani, Nastiti Nur; Sari, Sindy kartika

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu wilayah prioritas intervensi stunting. Permasalahan stunting masih berkaitan erat dengan praktik pemberian ASI dan MPASI yang belum optimal, terutama rendahnya pengetahuan ibu mengenai kandungan gizi dan zat bioaktif ASI, teknik penyimpanan ASI yang benar, serta pemberian MPASI sesuai usia dan kebutuhan gizi anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan berperan penting dalam pencegahan stunting karena mengandung nutrisi lengkap dan faktor imunologis. Penyimpanan ASI yang tidak tepat dapat menurunkan kualitas gizi dan bioaktivitasnya, khususnya pada ibu bekerja. Setelah usia enam bulan, pemberian MPASI yang tidak memenuhi prinsip gizi seimbang, tekstur, dan kebersihan berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu terkait kandungan gizi dan zat bioaktif ASI, teknik penyimpanan ASI yang tepat, serta praktik pemberian MPASI yang benar. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi praktis. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pola asuh gizi keluarga dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di Desa Gununglurah.

Priandari, Rizka Intan; Firdos, Zahrul; Renjani, Khoriahsa Dwi; Listiana, Nur; Putri, Nurbita Almadira +3 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kegiatan pelatihan ecoprint ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan,keterampilan, serta pemahaman siswa kelas V SD Negeri 01 Sambirata KecamatanCilongok, dalam memanfaatkan bahan alami pada bunga atau daun-daun yang dapatmengeluarkan warna. Dan juga mengembangkan kreativitas para siswa sehingga merekamenjadi kreatif dan peka terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan melaluimetode penyuluhan, melalui 3 tahap yakni: 1) Tahap perencanaan kebutuhan kegiatan,2) Pelaksanaan, dan 3) Presentasi hasil. Kegiatan pengabdian masyarakatdiimplementasikan kepada 43 siswa SD Negeri 01 Sambirata. Hasil dari kegiatanPengabdian kepada Masyarakat bahwasanya pelatihan ecoprint di Kecamatan Cilongokberjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan Partisipasi dan antusiame siswa SDNegeri 01 Sambirata Kecamatan Cilongok. Peneliti berharap Kegiatan kegiatan sepertiini ilmunya dapat di terapkan di kehidupan sehingga menimbulkan jiwa enterpreneursejak dini

Ni’matuzzakiyah, Evi

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pendidikan, khususnya bagi santri di pondok pesantren yang menghadapi jadwal padat dan tuntutan akademik tinggi. Kajian ini mengusung tema “Belajar Mantap, Hidup Hebat” untuk menekankan bahwa pembelajaran yang konsisten dan berorientasi spiritual dapat mendorong keberhasilan baik dalam dimensi duniawi maupun ukhrawi. Motivasi dipahami melalui tiga ranah, yaitu intrinsik, ekstrinsik, dan religius, dengan dorongan agar santri mampu mengintegrasikan ketiganya sehingga motivasi belajar tidak hanya bersumber dari insentif eksternal, tetapi juga dari kesadaran diri dan niat yang tulus karena Allah SWT. Tantangan umum—seperti manajemen waktu, adaptasi dengan kehidupan kolektif, godaan teknologi, tekanan prestasi, serta masalah kesehatan fisik dan mental—dibahas bersama solusi praktis, termasuk penggunaan teknik Pomodoro sebagai strategi manajemen waktu yang efektif. Kajian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara usaha, doa, dan istiqamah dalam menuntut ilmu, dengan tujuan memberdayakan santri agar mampu mempertahankan motivasi, mengatasi hambatan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rinia Dewi, Iva; Nur cahyani, Arinda; Rahayu, Feri Kanti; Cahyani, Cici

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

The community in Cibangkong Village, Pekuncen District, Banyumas Regency, still widely uses jamu (traditional herbal medicine) as part of their daily healthcare practices, often in combination with modern medical drugs. Limited understanding of the potential interactions between herbal and pharmaceutical medicines may pose health risks. This community service activity aimed to improve public knowledge and awareness regarding the dangers of drug–herb interactions through educational and interactive approaches. The implementation methods included health education sessions and group discussions. Participants of the activity were members of Muslimat NU 1 Pekuncen. The results showed a 60% improvement in community understanding, based on simple pre-test and post-test evaluations. The community also became more cautious and motivated to consult healthcare professionals before consuming jamu together with prescription medicines. This activity successfully increased public awareness about the safe and responsible use of both modern and traditional medicines.

Hardiyanti, Diana; Heryyanoor, Heryyanoor; Pertiwi, Melinda Restu

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang:Dehidrasi dapat menurunkan daya tahan fisik dan mengganggu fungsi tubuh. Aktivitas fisik yang tinggi pada siswa berisiko menyebabkan dehidrasi, terutama jika pengetahuan tentang pencegahan dan penanganannya masih rendah. Edukasi mengenai manajemen dehidrasi penting dilakukan agar siswa mampu mencegah dan menangani dehidrasi dengan tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dehidrasi dan manajemen dehidrasi melalui sosialisasi edukatif. Metode: Peserta yang dipilih dalam kegiatan ini adalah siswa SMA Negeri 1 Martapura sebanyak 37 orang. Metode pelaksanaannya meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pendekatan penyuluhan interaktif serta penggunaan website “TERHIDRASI” sebagai alat bantu deteksi status hidrasi. Penilaian pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah sosialisasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pengetahuan siswa mengenai pengertian, tanda, dampak, dan pencegahan dehidrasi setelah dilakukan edukasi, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 64,9% menjadi 81,1%. Sosialisasi edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga hidrasi tubuh. Simpulan: Kegiatan ini merekomendasikan agar sosialisasi mengenai manajemen dehidrasi terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah, disertai pembiasaan membawa air minum sendiri dan penyediaan fasilitas isi ulang air minum oleh pihak sekolah untuk mendukung perilaku hidrasi sehat siswa.   Kata kunci: manajemen, dehidrasi, prototype, remaja

Badu, Risti Ristianingsih; Ijonu, Ukhti Nurfajriah Sasmita; Lukum, Wahidin; Paputungan, Nursiti Aisyah; Ajami, Frans Mitran +6 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

The utilization of home yard as an alternative food source by using innovation has not been well applied in Melandar Meiland village. Household food security is usually not managed planned. To achieve sustainable use of the yard, this devotion aims to implement the Deep Flow Technique (DFT) hydroponic system. Moreover, the method used in this activity is participation through the observation of initial conditions, socialization and education through extension and discussion, the application of hydroponic installation, and planting maintenance of plants. The results of the activity show that people better understand the benefits of yard and the ability to run the DFT hydroponic system independently. Thus, the application of this system encourages changes in the views and habits of society about the yard as a productive place to support household food security. 

Karmanis; Tri Lestari Hadiati; Karjono

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian ini menjawab kesenjangan kapasitas UMKM di Desa Plelen sebagai desa penyangga Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), khususnya pada aspek kualitas produk, keterampilan manajerial, dan kelembagaan ekonomi masyarakat. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan kesiapan UMKM dalam memanfaatkan peluang ekonomi industri melalui: (1) peningkatan kualitas produk dan kemasan; (2) pelatihan manajemen usaha dan penyusunan business plan; serta (3) fasilitasi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi kolektif. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Partisipatif diterapkan untuk memastikan keterlibatan masyarakat dalam seluruh tahapan program. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada diversifikasi produk, standar higienitas produksi, literasi bisnis, serta terbentuknya koperasi yang berfungsi mendukung pemasaran dan keberlanjutan usaha. Dengan demikian, model pemberdayaan terintegrasi yang menguatkan aspek teknis, manajerial, dan kelembagaan terbukti efektif dalam mempersiapkan desa penyangga menuju transformasi sosial-ekonomi yang inklusif dan adaptif terhadap industrialisasi.

Janti Soegiastuti; Nurhayati, Ema; Maliki Aji Prakoso

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir Kampung Tambak Lorok, Semarang, dalam pengendalian sampah plastik melalui inovasi teknologi berbasis gim edukasi digital bernama 'Marine Protector'. Permasalahan sampah plastik di kawasan pesisir telah menimbulkan dampak ekologis dan sosial ekonomi yang signifikan. Melalui pendekatan gamifikasi, kegiatan ini mengintegrasikan edukasi lingkungan, hukum, dan ekonomi sirkular ke dalam media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik, keterlibatan aktif ibu-ibu PKK RW 14 Tambak Lorok, serta munculnya praktik pengurangan plastik sekali pakai di rumah tangga. Luaran kegiatan meliputi aplikasi gim edukasi, modul pelatihan, video dokumentasi, dan poster edukatif. Inovasi ini terbukti efektif sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dan memiliki potensi replikasi untuk wilayah pesisir lainnya di Indonesia.

Nusantara, Ana Fitria; Achmad Kusyairi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Diabetes mellitus adalah penyakit gangguan metabolisme yang disebabkan oleh defisiensi sekresi insulin, kerusakan sel Beta pankreas, atau resistensi insulin sebagai akibat insulin yang tidak digunakan. DM secara progresif menyebabkan terjadinya komplikasi makrovaskuler, mikrovaskuler, dan neuropatik kronis yang mengancam jiwa. Selain berdampak pada masalah kesehatan, DM juga memiliki konsekuensi ekonomi yang besar. Biaya pengobatan meningkat khususnya apabila terjadi komplikasi jangka panjang dan pilihan pengobatan modern. Perubahan gaya hidup dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup sehingga penderita tidak mengalami komplikasi. Modifikasi gaya hidup dilakukan dengan mengurangi asupan energi, meningkatkan aktivitas fisik sebagai terapi utama untuk pasien DM yang obesitas. Penurunan berat badan dikombinasikan dengan peningkatan aktivitas dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan kontrol glikemik serta mencegah perkembangan DM tipe 2 terhadap risiko tinggi gangguan toleransi glukosa. Target pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, dan kemampuan penderita diabetes mellitus tipe 2 dalam melakukan modifikasi gaya hidup guna mencegah komplikasi diabetes. Kegiatan  ini dilakukan di layanan kesehatan praktik mandiri bidan (LKPMB) dengan melibatkan mitra dari lahan yaitu bidan dan tim kesehatan terkait dalam bentuk pemberian edukasi dan pelatihan keterampilan mengenai cara melakukan menejemen gaya hidup. Hasil evaluasi menunjukkan pemahaman peserta menjadi lebih baik tentang modifikasi gaya hidup dan memiliki motivasi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

Rayanti, Rosiana Eva; Natalia, Theresia Destin; Noya, Wilda Pascalia; Natawirarindry, Catherine; Yanto, Oliviani +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia yang berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pedesaan. Upaya pencegahan dan peningkatan kesadaran dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin menjadi strategi dalam menurunkan risiko PTM pada berbagai kelompok usia. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan guna mendeteksi faktor risiko PTM melalui pengukuran kadar asam urat, kolesterol, glukosa darah, tekanan darah, serta pengukuran antropometrik (berat badan dan tinggi badan). Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara kampus dan Posbindu di Desa Ngrawan, Jawa Tengah pada bulan Juli-September 2024. Pemeriksaan dilakukan terhadap tekanan darah, kadar glukosa, asam urat, kolesterol, berat, dan tinggi badan. Data dianalisis secara deskriptif untuk memetakan risiko PTM pada kelompok usia produktif dan lanjut usia. Hasil: Sebanyak 70 warga mengikuti pemeriksaan, terdiri atas 59% usia lanjut dan 41% usia produktif, dengan mayoritas perempuan (90%). Sebagian besar kadar asam urat dan glukosa normal, namun ditemukan kolesterol tinggi pada usia produktif (45%) dan lanjut usia (67%), serta hipertensi pada kedua kelompok (66% dan 59%). Kesimpulan: Kegiatan kolaboratif antara kampus dan Posbindu di Desa Ngrawan menunjukkan partisipasi masyarakat yang tinggi serta mengungkap potensi risiko hipertensi dan kolesterol tinggi. Sinergi ini menegaskan kebutuhan penguatan kader dan keberlanjutan Posbindu dalam deteksi dini dan pencegahan PTM di pedesaan.

Nanang Khosim Azhari; Sari, Novita Wulan

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Penurunan kognitif berkorelasi kuat dengan penurunan kualitas hidup secara keseluruhan, meningkatkan risiko isolasi sosial, depresi, dan ketergantungan sehingga perlu adanya Upaya pencegahan penurunan fungsi kognitif. Hasil wawancara dengan Kepala Puskesmas Sekaran menyampaikan bahwa dari 5 Kelurahan yang dibina oleh Puskesmas Sekaran, Kelurahan Sukorejo termasuk wilayah yang memiliki masalah kesehatan yang kompleks. Masalah kesehatan terkait lansia perlu mendapatkan perhatian yang tidak kalah penting juga. Kesehatan lansia yang di bawah pengelolaan posyandu lansia di daerah Kelurahan Sukerejo Deliksari telah berjalan dengan baik. Hanya saja wilayah tersebut terkait penanganan masalah kesehatan kognitif lansia masih perlu mendapatkan perhatian yang lebih. Salah satu gangguan fungsi kognitif pada lansia adalah demensia. Penanganan kesehatan terkait demensia di wilayah tersebut tidak ada, hal ini dikarenakan kader posyandu lansia menganggap masalah demensia atau pikun meruapakan yang wajar dan normal bagi lansia. Maka diperlukan upaya promotif dan pencegahan dengan diadakannya pengabdian masyarakat terkait peran kader dalam deteksi dini lansia dengan demensia. Setelah diberikan pendidikan kesehatan Lansia mengatakan bahwa perlu melakukan kegiatan untuk tetap menjaga daya ingat diusia senja.

Roni, Yunisman; Ari Rahmat Aziz; Masrina Munawarah Tampubolon; Nurhanifa Rizky Tampubolon; Niken Yuniar Sari +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Lahan basah merupakan ekosistem yang kaya akan keanekaragaman hayati, namun juga menjadi habitat yang ideal bagi berbagai vektor penyakit, terutama nyamuk. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Masyarakat Kelurahan Pebatuan sepakat bahwa jumlah nyamuk di daerah kelolaan sangat mengganggu dan kondisi got yang sangat kotor perlu ditangani. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menghindari gigitan nyamuk dan penyakit DBD Metode: Penyuluhan dan demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami yakni kulit jeruk nipis, serai, cengkeh, dan campuran minyak zaitun. Hasil: Meningkatnya pengetahuan warga mengenai DBD perihal pemanfaatan spray anti nyamuk berbahan alami dengan adanya peningkatan sebesar 31,4 poin. Dan warga aktif melakukan pencegahan DBD dengan membersihkan lingkungan sekitar, penyuluhan yang dilakukan memperoleh respon positif dari masyarakat Kesimpulan: Pada kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan DBD melalui pemanfaatan spray anti nyamuk berbahan alami serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya berkelanjutan dalam mengurangi risiko penyebaran penyakit

Gani, Nurul Fadhilah; Hasnah, Hasnah; Nurhidayah, Nurhidayah; Sumarmi, Sumarmi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, salah satunya dipicu oleh komplikasi kehamilan akibat kekurangan gizi. Rendahnya literasi nutrisi pada ibu hamil berkontribusi terhadap meningkatnya risiko preeklamsia, anemia, dan bayi berat lahir rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi nutrisi ibu hamil melalui pendampingan berbasis media kalender makanan sebagai alat bantu edukasi sederhana dan aplikatif. Pengabdian dilaksanakan di Kantor Desa Bungaejaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan 10 orang ibu hamil. Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala desa, bidan desa, kader kesehatan, dan mitra Dompet Dhuafa. Metode kegiatan mencakup penyuluhan nutrisi kehamilan, pelatihan penggunaan kalender makanan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu hamil mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi visual berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran nutrisi pada ibu hamil serta meningkatkan kemampuan ibu dalam mengidentifikasi nutrisi tepat sehari-hari selama hamil.

Khusniyati, Nia; Yunisman Roni; Wardatul Uyuni; Wiwiek Delvira

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang prevalensinya tinggi pada kelompok lanjut usia serta berperan signifikan dalam timbulnya komplikasi kardiovaskular. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi dalam penatalaksanaan hipertensi adalah rendahnya tingkat aktivitas fisik. Tujuan: untuk memberdayakan lansia dalam melakukan aktivitas fisik dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa pembelian Latihan fisik pada lansia dengan tujuan menurunkan tekanan darah yang terdiri dari tahap I: sharing materi perihal pentingnya aktivitas fisik terhadap tekanan darah sebanyak 1 kali pertemuan dan tahap II berupa kegiatan pelatihan aktivitas fisik berupa senam lansia 1 hari seklai dilakukan selama 3 kali seminggu dan diukur tekanan darah sebelum dan sesudah kegiatan senam lansia. Hasil: kegiatan ini menghasilkan meningkatnya pengetahuan lansia perihal pentingnya aktivitas fisik berupa senam lansia terhadpa tekanan darah dan menurunnya tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi. Kesimpulan: lansia dengan hipertensi sudah mampu melakukan aktivitas fisik untuk menurunkan tekanan darah dan mempraktekkan senam lansia secara mandiri ataupun golongan (secara bersama-sama dengan lansia yang lain).

Motammimah; Qurratul A’yun

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Wanita memiliki banyak masalah  pada  area  vagina.  Kebanyakan  kasus  yang  terjadi  adalah  keputihan.  Keputihan  atau  dalam bahasa  medis  disebut  dengan  flour  albus  merupakan  keluarnya  cairan  yang  berlebihan  dari vagina  yang  bukan  darah  haid. Pengobatan  keputihan  non  farmakologis  dapat  dilakukan  dengan  perubahan  tingkah  laku  personal  hygiene,  psikologis,  serta menggunakan daun sirih. Daun sirih telah terbukti secara ilmiah dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans pada berbagai konsentrasi (20-100%).  Berdasarkan  data  yang  didapat  di  Desa Majungan Kecamatan Pademawu kabupaten Pamekasan  pada  tanggal  18  Juli  2025  terdapat remaja usia reproduktif yang mengalami keputihan sejumlah 8 orang, rata –rata usia 18-22 tahun. Berdasarkan data yang didapat di Desa Majungan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan pada tanggal 18 Juli 2025 terdapat remaja usia reproduktif yang mengalami keputihan sejumlah 8 orang dari 35 remaja lainnya,  rata –rata  usia  18-22  tahun  wanita  usia  reproduktif  di  Desa Majungan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan ini belum pernah mengetahui banyak manfaat pada daun sirih hijau, sehingga tim  pengabdian  kepada  Masyarakat  tertarik  untuk  melakukan  Pendidikan  Kesehatan dalam  bentuk  penyuluhan  terkait  manfaat  air  rebusan  daun  sirih  terhadap  fluor  albus pada wanita usia reproduktif di Desa Majungan Kecamatan Pademawu.

Renteng, Septriani; Simanjuntak , Susi Roida; Mapaly, Heilbert Armando

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pendidikan seks kepada anak sejak dini dan pemilihan jenis tontonan yang sesuai dengan usia anak perlu menjadi perhatian orang tua sebagai upaya untuk mencegah kekerasan seksual yang terjadi pada anak. Namun faktanya pendidikan seksual kepada anak usia prasekolah belum dilakukan secara optimal oleh orang tua sehingga pemahaman seksual pada anak masih terbatas selain itu juga anak suka menonton video di aplikasi yang beresiko munculnya video tidak sesuai usia anak. Belum optimalnya orang tua dalam melakukan pendidikan seksual juga ditemukan di TK GMIM Alfa Omega dan TK Pembina, dimana orang tua mengungkapkan tidak mengetahui cara untuk melakukan pendidikan seksual dan anak suka menggunakan youtube untuk menonton. Berdasarkan hal tersebut dibentuk kegiatan pemberdayaan orang tua dalam bentuk kegiatan pelatihan metode story telling.dan pemanfaatan youtube kids. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam melakukan pendidikan seksua dengan metode story telling dan penggunaan youtube kids. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas 3 tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan serta monitoring dan evaluasi yang diikuti oleh orang tua anak usia prasekolah di Tk GMIM Alfa Omega dan TK Pembina. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan orang tua dan keterampilan orang tua dalam melakukan pendidikan seks kepada anak usia prasekolah dan pemanfaatan aplikasi youtube kids. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini membawa dampak positif terhadap kemampuan orang tua melakukan pendidikan seksual dan pengunaan youtube kids sebagai alternatif tontonan bagi anak.