Publication Search

68,705 articles from 589 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-13 of 13

Analytics

Agung Yuliyanto Nugroho

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2022 Politeknik Negeri FakFak

The garment industry faces challenges in grouping diverse goods based on their characteristics, which can affect the efficiency of the production process and inventory management. This study aims to apply the K-Means Clustering algorithm in garment goods classification to improve business process management and optimization. The K-Means algorithm, as one of the popular clustering methods, is used to group garment goods data based on features such as size, color, fabric type, and product model. This method begins with the selection of relevant features from the dataset obtained from the garment industry. Furthermore, the K-Means algorithm is implemented to determine the optimal number of clusters using the elbow score and silhouette methods. The clustering results are analyzed to evaluate the extent to which the algorithm can form homogeneous and business-relevant groups of goods. The results of this study indicate that the K-Means Clustering algorithm is effective in grouping garment goods into several categories that are consistent with business patterns and needs. The application of this method results in a better understanding of goods grouping that can improve production efficiency and facilitate inventory management. This study contributes to the best practices in the use of the K-Means algorithm in the convection sector and shows the potential of this method in supporting data-driven decision making.   Keywords:,

Benardi Benardi; Ranti Karlaili

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

The development of digital technology has brought significant changes in how businesses are conducted, especially in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) sector. E-commerce has become a key tool for MSMEs to expand their market reach and improve operational efficiency. This seminar discusses the importance of leveraging e-commerce for MSME development in Indonesia, highlighting the potential of digital platforms like social media to enhance market reach and business efficiency. However, challenges such as low digital literacy and inadequate infrastructure remain major barriers to adopting this technology, particularly in rural areas. The seminar results indicate that synergy between the government, private sector, and society is needed to overcome these challenges and support MSMEs in utilizing digital technology for sustainable growth.

Tubel Agusven; Meidi Yanto; Risnawati Risnawati; Nanda Kristia Santoso; Muqtafin Muqtafin

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Pohon kelapa merupakan tumbuhan yang memiliki banyak sekali manfaatnya. Hampir semua bagian dari pohon ini bisa dimanfaatkan seperti buahnya yang kaya akan nutrisi, kulitnya bisa dijadikan wadah atau arang dan daunnya yang dapat dijadikan sapu lidi. Meskipun banyak manfaatnya namun limbah pohon kelapa sering saja terabaikan oleh masyarakat. Banyak sekali pohon kelapa yang dibiarkan dan tidak dimanfaatkan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah: 1. menumbuhkan minat kewirausahaan masyarakat Desa Penaga dalam pengolahan lidi kelapa melalui program sosialisasi, 2. meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Penaga dalam pengolahan lidi kelapa melalui program pelatihan, 3. meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengolahan lidi kelapa. Metode ini menggunakan metode kualitatif karena dilakukannya wawancara kepada kepala desa dan dilanjutkan  pelaksanaannya dengan program sosialisasi kewirausahaan dan pelatihan pengolahan lidi kelapa.      

Syarif Hidayatuloh; Yulinda Uswatun Kasanah

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2022 Politeknik Negeri FakFak

Aset yang dimiliki oleh pemerintah daerah dibagi menjadi dua, yaitu aset bergerak dan aset tidak bergerak. Aset tanah termasuk ke dalam kelompok aset tidak bergerak. Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen memiliki aset tanah yang masih belum dimanfaatkan dan belum ada keputusan tentang penggunaan aset tersebut. Aset tanah yang belum dimanfaatkan atau tersebar di wilayah yang berbeda dan dengan karakteristik geografi yang berbeda. K-means clustering model digunakan untuk mengelompokan aset tanah dengan variabel-variabel tertentu sebagai kriteria pengelompokan, lalu hasil pengelompokan akan menjadi masukan untuk strategi kebijakan pemanfaatan aset tanah. Berdasarkan metode tersebut diperoleh tiga cluster aset, yaitu aset dengan luas tanah rendah dengan value sedang dan tinggi, luas tanah rendah dan sedang dengan value sedang dan tinggi, dan luas tanah tinggi dengan value rendah. Masing-masing cluster memiliki rekomendasi yang berbeda, untuk cluster 1 rekomendasi yang diberikan lebih fokus untuk pembukaan/persewaan usaha, untuk cluster 2 rekomendasi yang diberikan berfokus pada persewaan dengan sistem bagi hasil, sedangkan cluster 3 dirokemendasikan untuk peningkatan value dengan cara merubah status aset menjadi aset yang lebih tangible.

Nurreka Sekar Arum; Meydika Wahista Putri

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini memiliki tujuan studi guna meninjau pelanggaran yang dilakukan oleh ASN/PNS terhadap aturan asas netralitas yang telah diberlakukan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS yang telah dijelaskan bahwa para ASN dinyatakan secara tegas agar menghindari permasalahan kepentingan pribadi ataupun kelompok (golongan). Oleh sebab itu ASN/PNS tidak diperbolehkan melakukan perbuatan yang sebagaimana hal tersebut mengarah pada suatu perilaku yang membuktikan adanya partisipasi dalam politik. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melaksanakan penelitian kepustakaan dari bermacam-macam sumber yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa bagi para ASN yang telah melakukan pelanggaran akan mendapatkan sanksi hukum berupa diberhentikan dengan paksa secara tidak hormat. Sebagaimana yang telah ditetapkan bahwa larangan PNS menjadi bagian daripada parpol juga diatur dalam PP Nomor 37 Tahun 2004. Hal ini untuk memastikan bahwa ASN tidak terlibat dalam politik dan tidak dipengaruhi oleh kelompok manapun sehingga dalam penyelenggaraan pelayanan publik tidak ada diskriminasi dan pengangkatan pejabat publik dilakukan saat ini independen, sehingga tidak relevan dengan konteks politik yang ada. Dengan demikian, berdasarkan penjelasan tersebut, asas netralitas khas ASN/PNS tetap dipertahankan dan tercermin dalam pelaksanaan tugas serta tanggung jawab sebagai aparatur Negara.

Rahadian, Aditya Cipta; Setiawan, Iwan; Hartawan, George Pri

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

In this era of rapid technological development, many things are developing rapidly, one of which is the development of games in the world. Many games have been made by the developers themselves, so there are already many variations of the type of game itself, one of which is the endless runner genre game. In the endless runner game itself, there is an object that we have to create massively and repeatedly which usually applies to how to create and delete these objects massively. However, there is a better method in optimizing the implementation for massive object creation and deletion with the object pooling method, where the difference is in this method uses how to activate and deactivate objects. So in this way, it will optimize the game so that its performance does not drop and memory usage does not take up much space.

Sandika, I Kadek Budi; Ariasih, Ni Kadek; Sutarwiyasa, I Ketut; Lesmana, Putu Surya Wedra; Ginantra, Ni Luh Wiwik Sri Rahayu +3 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Pemerintahan desa Pecatu belum mampu menangani sampah pada unit jasa pengelolaan sampah secara maksimal karena sampah belum terpilah di sumber timbulannya, mesin yang kurang bagus, serta belum menemukan formula tepat menangani masalah residu. Tujuan Kegiatan PKM yaitu melakukan optimalisasi pengelolaan sampah melalui proses pemilihan. proses edukasi kepada masyarakat sebagai target dari transfer knowledge tata cara pemilahan sampah, karena masyarakat merupakan sumber timbulan dari pengelolaan sampah.  Kegiatan PKM ini memberikan solusi yang ditawarkan dengan sumber daya yang dimiliki adalah sosialisasi, edukasi dan pendampingan pemilahan sampah di sumber timbulan sampah/pelanggan. Hasil penelitian berfokus pada  kegiatan pendampingan program pemilahan sampah ditargetkan pada 5% pelanggan unit jasa pengelolaan sampah, Tahapan pengabdian yang direncanakan adalah persiapan, FGD unsur pemerintahan desa dinas dan desa adat, sosialisasi pemilahan sampah, monitoring pelaksanaan pemilahan sampah disumbernya, serta evaluasi kegiatan. Hasil PKM menunjukkan tingkat pemahaman dan konsistensi masyarakat pada proses pemilahan sampah rerata adalah 63%.

Delia Alfrianty; Qori Hidayasa

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kabupaten Bintan merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki ribuan pulau besar dan kecil serta memiliki potensi-potensi daerah yang menyokong peningkatan pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat upaya pemerintah daerah Kabupaten Bintan dalam meningkatkan penerimaan daerah melalui PAD guna membiayai otonomi daerah di Kabupaten Bintan dan mengetahui potensi-potensi yang dapat meningkatkan PAD. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Adapun hasil penelitian ini yaitu berupa gambaran mengenai jenis pajak atau retribusi daerah yang kedepannya dapat meningkatkan penerimaan daerah Kabupaten Bintan. Adapun dari 11 jenis pajak yang ada di Kabupaten Bintan, terdapat 2 jenis pajak yang dapat diandalkan oleh Pemerintah Kabupaten Bintan untuk meningkatkan PAD yaitu Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dan pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Permana, Teguh; Puspitaningsih, Andriani; Surianti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to determine the development of musyarakah financing in Indonesia. The research method used is descriptive method with content analysis or content analysis. Broadly speaking, this writing systematic is more of a narrative nature that collects secondary data from BPS, opinions of experts, journals, books and articles published on the internet related to musyarakah financing in Indonesia. The results of the study show that musharaka financing continues to show increasing growth from year to year. As a form of financing that focuses on the productive sector, musyarakah financing needs to be further increased compared to murabahah financing which focuses on the consumptive sector.

Muhamad Sidik; Reni Veliyanti

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2022 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

In the warehouse department or warehouse in companies including PT. Semarang Packing Indonesia has a service system that still has not maximized the current technological developments that are growing rapidly. Included in the warehouse inventory system which often occurs is not available stock and excessive stock. This causes the inventory function in the warehouse not to work optimally. From these problems,. This system includes controlling inventory in the warehouse for purchases so as to reduce excessive or insufficient stock so that the stockter inventory is controlled, as well as the data input process that utilizes RFID so as to speed up the time in the data input process. This system uses the PHP and MYSQL programming languages as the database and utilizes the PHP Framework, namely CodeIgniter, in making this website. With a web-based system, it makes it easier for employees to process data in a timely manner.

Susianawati, Aulya Tri; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2022 Universitas Stikubank

Fakta bahwa perlindungan hukum terhadap korban masih kurang, dikarenakan masih adanya hambatan dalam upaya perlindungan hukum bagi korban trafficking perlu adanya upaya-upaya yang konkrit agar lebih optimal memberikan perlindungan kepada korban trafficking. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum bagi korban perdagangan orang dan upaya dalam mengoptimalkan perlindungan hukum korban perdagangan orang. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum yuridis empiris. Sumber data yang digunakan oleh penulis adalah data primer dan data sekunder dengan menggunakan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada pihak PPT Seruni dan Unit II Subdit IV Ditreskrimmum Polda Jateng guna mendapatkan informasi data yang lebih akurat serta melalui kepustakaan. Bentuk perlindungan hukum korban trafficking dalam hasil penelitian yang diberikan oleh pihak PPT Seruni meliputi 5 (lima) layanan dasar, yaitu : layanan pengaduan; pendampingan dan bantuan hukum; layanan medis; rehabilitasi; layanan reintegrasi sosial dan pemulangan. Sedangkan bentuk perlindungan hukum korban trafficking yang diberikan oleh Kepolisian berupa : pelaporan/pengaduan korban; diberitahukan bentuk perlindungan dan hak- hak korban; dalam kesaksiannya dapat didampingi advokat/pendamping lainnya; dirahasiakan identitas; proses penyelidikan dilakukan di RPK dan ditangani oleh penyidik khusu; menyediakan tempat perlindungan rumah aman/shelter. Untuk optimalnya perlindungan hukum korban sangat diperlukan meningkatkan komitmen lembaga/instansi; penyuluhan hukum dan sosialisasi dalam menyampaikan informasi terkait tindak pidana perdagangan orang di masyarakat; lebih melibatkan aparat penegak hukum dalam permohonan dan pengumpulan bukti penuntutan restitusi dan kompensasi; pemenuhan hak korban; menggabungkan permohonan restitusi dan kompensasi saat penyelidikan. Kata Kunci : Optimalisasi, Perlindungan Hukum, Korban Perdagangan Orang

Wibi Ardi Alvianto; Juni Amanullah

Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat, media digital sebagai pembelajaran mengalami pengembangan yang signifikan. Hadirnya digital ini memberikan beragam inovasi, dimana pembelajaran konvensional yang kaku dan monoton akan digantikan dengan pembelajaran menggunakan media digital yang lebih praktis, fleksibel, tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Penelitian kali ini penulis menggabungkan software streaming Prism dan media sosial youtube sebagai media pembelajaran interaktif. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah; 1) pembelajaran interaktif, 2) efektifitas dan optimalisasi Prism dan youtube sebagai media pembelajaran interaktif. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dalam membedah topik ini, teknik pengumpulan data berupa prismervasi, eaeancara dan studi dokumen. Analsisi data menggunakan pedekatan Miles dan Huberman dengan proses analisis data kualitatif yaitu; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data dari menunjukan sebanyak 50 responden terdiri dari 2 kelas menunjukkan: 10 sebanyak 4 jawaban mengalami kesulitan memahami pembelajaran interaktif secara online, karen kurangnya pemahaman tentang jaringan internet dan spesifikasi android dan PC, 2) sebanyak 14 responden memahami cukup memahami proses pembelajaran menggunakan Prism dan youtube, 3) dan sebanyak 30 responden mengaku memahami dan lancara dalam proses pembelajaran interaktif menggunakan Prism dan youtube. Pembelajaran interaktif menggunakan Prism dan youtube, menjadikan proses belajar mengajar menjadi lebih menarik, nteraktif dan tidak monoton. Adapun kelemahan menggunakan metode ini yaitu komunikasi hanya bisa satu arah dan peserta didik hanya bisa merespon lewat live chat saja.

Akhmad Mulyadi; Teguh Imam Rahayu

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Isu desa dengan segala sumber daya yang dimiliknya sudah bergulir sejak lama, untuk menjawab itu semua maka, pemerintah mengeluarkan  UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dengan segala optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang ada sehingga menjadi solusi terhadap permasalahan desa, Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan  serta menganalisa Pengembangan  Potensi Desa Menuju Desa Wisata Di Desa Bermi kecamatan Mijen Kabupaten Demak dengan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif, dengan mengacu pada teori dan analisis SWOT (Strength, Weaknesess, Opportunity, dan Threath).   Pengembangan potensi desa sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli desa, tumbuh dan berkembangnya desa wisata bukan semata-mata peran dari satu stakeholder saja, namun perlu adanya partisipasi aktif dari masyarakat. Keinginan Pemerintah Desa Bermi bersama masyarakat dalam pengembangan potensi desa menuju desa wisata belum dapat terwujud. Hal ini dikarenakan pemerintah desa belum membuat aturan baik berupa Peraturan Desa ataupun Peraturan Kepala Desa tentang desa wisata. Potensi yang dapat dikembangkan sejak lama ada adalah Sumur Gandeng, ini bisa menjadi modal utama sebagai maskot, icon, dan jargon Desa Bermi, “ke Sumur Gandeng, Pasti ke Bermi”, Inovasi  desa menuju desa wisata belum tertata, hanya penambahan bangunan pintu gerbang masuk ke halaman Sumur Gandeng. Pengunjung   yang datang ke Sumur Gandeng hanya orang yang memiliki kepentingan khusus (ritual) bukan menjadi pengunjung yang menikmati keindahan lokasi wisata. Partisipasi masyarakat Desa Bermi masih dipengaruhi oleh sesepuh desa dan masih bersifat partisipatif pasif atau “sendiko dawuh”. Pengelolaan desa wisata dilakukan oleh Pemerintah Desa, hanya dibantu beberapa orang dari masyarakat yang tugasnya hanya bersifat menjaga kondisi lingkungan di sekitar Sumur Gandeng.