Publication Search

64,198 articles from 514 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 23

Analytics

Regita Dwi Sufiana; Zaneta Ghea Azzahra; Rani Amelia; Masturoh

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam melanjutkan pembangunan Negara, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa remaja merupakan aset atau modal utama sumber daya manusia bagi pembangunan bangsa di masa depan. Oleh karena itu, kesehatan remaja perlu dijaga agar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, produktif dan berkualitas. Metode penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Metode PAR menggunakan beberapa teknik, antara lain; pertama, observasi, focus group discussion (FGD), Sharing Knowladge, wawancara mendalam, pelatihan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pertama, kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMADAN) tahun 2026 di Panti Asuhan Ma'had Tahfidz Al Anwar, Desa Tegalandong, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, berhasil memberikan edukasi kesehatan reproduksi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan gizi kepada 63 peserta anak dan remaja. Kedua, diskusi menekankan bahwa kesehatan reproduksi, PHBS, dan gizi merupakan aspek krusial bagi remaja, terutama dalam mencegah masalah seperti anemia, stunting, dan penyakit menular. Ketiga, secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menjadi pemicu bagi remaja untuk menerapkan pola hidup sehat, meskipun diperlukan evaluasi lebih lanjut dan penguatan bahan gizi untuk dampak yang maksimal.

Putri Humairah Napitupulu; Juliana Putri

Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This article develops a conceptual model that explains how social capital and digital literacy interact in shaping Islamic financial literacy in the digital era. Through a comprehensive literature review, this study synthesizes theories, empirical findings, and thematic patterns derived from reputable academic journals, scholarly books, and institutional publications. The analysis shows that social capital functions as a value foundation encompassing trust, collective norms, and behavioral orientations that influence individuals’ initial acceptance of sharia-based financial practices. Information obtained through family, religious communities, and social networks becomes a crucial entry point that shapes early perceptions and preferences toward Islamic financial products. Meanwhile, digital literacy strengthens individuals’ ability to access, evaluate, and verify Islamic financial information independently through various digital content such as online articles, infographics, educational videos, and Islamic fintech platforms. The interaction between these two dimensions creates a layered learning process in which social capital provides contextual value and trust, while digital literacy deepens technical understanding in a more objective manner. This article contributes theoretically by proposing the Social Capital–Digital Literacy Integrative Model and offers practical implications for Islamic financial institutions, regulators, and fintech providers in designing more effective strategies to enhance Islamic financial literacy in society.

Nisa Hanifah; Hapsari Dyah Herdiany; Natalia Ratna Ningrum

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

One of the most common problems that occurs for MSMEs is in their development. Therefore, it is necessary to pay attention to business performance in order to be able to survive and excel in competition. This study aims to test the influence of human resource competence, financial literacy, financial capital, and social capital on the performance of MSMEs in Tempel District, both partially and simultaneously. The research approach uses a quantitative method with questionnaire instruments distributed to 99 respondents of MSME actors through non-probability sampling techniques. Data analysis was carried out using the SEM-PLS method with the help of SmartPLS 4.1.0.9 software, through outer model testing (validity and reliability test) and inner model (VIF, GoF, R2 test and hypothesis test). Hypothesis testing is carried out through the t-test and the f-test. The results of the study show that partially human resource competence, financial literacy, and financial capital have a significant positive effect on the performance of MSMEs, while social capital has a positive but insignificant effect on the performance of MSMEs. The results of the research simultaneously show that human resource competencies, financial literacy, financial capital, and social capital have a significant effect on the performance of MSMEs. The implications of these findings emphasize the need for strategies to strengthen human resource competence, increase financial literacy, optimize financial capital, and develop social capital to strengthen the competitiveness and sustainability of MSMEs in the research area.

Iqlima Khoirunnisa; Puji Ayuni Anawawi; Lina Marlina

Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study examines the concept of ukhuwah (brotherhood) from the perspective of the Qur’an as the foundation of social capital in Islam. Social capital in modern social theory is understood as networks, norms, and trust that strengthen collaboration between individuals and groups. In Islam, the spiritual foundation has been embedded through the value of ukhuwah. This research uses the library method with a thematic exegesis (mawdhu’i) approach to analyze the Qur’anic verses related to ukhuwah and link them to modern social capital theory. The findings show that ukhuwah plays an important role in cultivating trust (trust capital), strengthening socio-economic networks (network capital), and promoting fair economic distribution. Therefore, ukhuwah serves as a conceptual foundation for Islamic social capital, which is not only relevant in facing contemporary economic challenges but also supports equitable and sustainable economic development for the community. This study provides an understanding that Islamic social capital, built through ukhuwah, can be a solution for creating social justice and sustainable prosperity in society.

Aris Mardiyono; Edi Pranoto; Sukardi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah pengelolaan sampah di Kota Semarang  semakin meningkat menuntut adanya solusi berbasis masyarakat.  Progran Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis kemitraan  bertujuan mengoptimalkan peran Bank Sampah Adi Dharma RW 06 Kelurahan Sendangguwo dalam mengolah sampah anorganik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui tahapan sosialisasi, pelatihan produksi, pendampingan, serta penguatan manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat melalui aplikasi SampahKu, efisiensi produksi yang lebih tinggi dengan penerapan teknologi tepat guna, serta diversifikasi produk kerajinan yang semakin beragam. Program ini juga mendorong terbentuknya modal sosial, perubahan perilaku warga terhadap sampah, serta penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA. Secara keseluruhan, hasil ini membuktikan bahwa integrasi Ipteks  mampu mendorong transformasi sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan di tingkat komunitas.

Jupri Jupri; Nurmiati Nurmiati; Abd Haris; Muhammad Tobar

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to explain the strength of social capital owned by Nurdin in political contestation in 2016. This type of research is a descriptive qualitative study to explore the strength of social capital in the transformation of village head leadership. Meanwhile, the approach used is the phenomenological approach The results of this study indicate that the previous leadership style that the author limits only captures the leadership style for the period 2002-2009. During the 2002-2004 period, when Karaeng Oddang was in charge, in his leadership he tried to be more democratic, but the domination of his father (Karaeng Manna) was still strong at that time. Likewise with Aji Awaluddin 's karaeng leadership style, he was a typical leader who was considered by the community to be very good and realized democratic values ​​during his tenure as head of Kindang village for the 2004-2009 period. In 2009-2016, this was where leadership transformation took place. Photographing Nurdin's leadership style for the period of 2009 cannot be separated from appreciation and praise. However, this criticism did not have an impact on the 2016 village head election. Nurdin won the pilkades again.  Nurdin's strength of social capital in the election has won him victory. The rise of primordial sentiment among ordinary people (tumaradeka) as Nurdin's strength, and on the other hand the rise of negative stereotypes against karaeng that spread to the issue of group identity and the strong strength of social networking capital, bonding, bridging and linking greatly colored the 2016 pilakdes. Social capital security control is a selling point for Nurdin so that he can get support from the community compared to other candidates who are deemed unfit and unable to anticipate security in Kindang village.

Uswatun Chasanah; Eka Julia Indah Nur Safitri; Nur Hidayah

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2025 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis sinergi pengelolaan zakat produktif dengan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui studi kasus di Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur. Zakat produktif dipandang memiliki potensi strategis sebagai instrumen keuangan sosial Islam yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pengentasan kemiskinan, penciptaan pekerjaan layak, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis dokumen, literatur, dan data sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi zakat di BAZNAS Jawa Timur dilakukan melalui program unggulan, yaitu Jatim Makmur, Jatim Cerdas, dan Jatim Sehat. Program Jatim Makmur berkontribusi pada SDG 1, SDG 8, dan SDG 10 melalui bantuan modal usaha, pemberdayaan ekonomi, dan pengurangan kesenjangan sosial. Program Jatim Cerdas mendukung SDG 4 melalui pemberian beasiswa dan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Sementara itu, Jatim Sehat berkontribusi pada SDG 3 melalui bantuan layanan kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti belum optimalnya penghimpunan zakat, keterbatasan pendampingan mustahik, dan belum terintegrasinya indikator SDGs dalam evaluasi program. Oleh karena itu, penguatan tata kelola, digitalisasi, dan kolaborasi lintas sektor diperlukan agar zakat dapat berperan lebih efektif sebagai pilar pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Mahdi Hidayatullah; Hastin Umi Anisah

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini mengeksplorasi adaptasi pasar terhadap tren makanan viral yang awalnya populer di Jawa dan kemudian diadopsi oleh usaha kecil di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Fenomena adopsi tren yang tertunda ini menghadirkan peluang bisnis bagi pengusaha kuliner lokal yang ingin menarik konsumen dengan produk yang telah terbukti laris di pasar. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan untuk menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi adaptasi pasar, strategi bisnis yang diterapkan, serta tantangan yang dihadapi dalam mengadopsi tren viral tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha kuliner di Banjarmasin, observasi lapangan untuk memahami perilaku konsumen, serta analisis dokumen dan media sosial untuk melacak penyebaran tren. Temuan menunjukkan bahwa adaptasi terhadap tren dipengaruhi oleh keterlambatan informasi, preferensi konsumen lokal, dan modal sosial. Para pengusaha lokal melihat keterlambatan ini sebagai peluang untuk mengurangi risiko investasi, meskipun tantangan tetap ada dalam hal orisinalitas produk dan mempertahankan minat konsumen.

Kineta, Aulya; Diah Hari Suryaningrum

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi pengembangan yang diterapkan oleh toko kelontong di Kecamatan Gayungan untuk bersaing dengan toko ritel modern. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan wawancara terhadap 22 pelaku usaha toko kelontong yang terdaftar di Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Surabaya. Strategi pengembangan meliputi permodalan, manajemen keuangan, mutu produksi, strategi pemasaran, legalitas usaha, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toko kelontong menggunakan modal internal (seperti tabungan pribadi) dan eksternal (seperti pinjaman bank dan bantuan pemerintah). Mereka juga melakukan manajemen keuangan dengan pembukuan sederhana dan penganggaran, memilih pemasok berkualitas untuk memastikan mutu produk, menggunakan strategi pemasaran online melalui aplikasi PEKEN Surabaya dan WhatsApp, mengurus legalitas usaha seperti NIB (Nomor Induk Berusaha), serta melakukan kegiatan tanggung jawab sosial. Strategi ini bertujuan mengembangkan dan mempertahankan keberlanjutan usaha toko kelontong di tengah persaingan dengan ritel modern.

Uswatun Chasanah; Zahrotul Jannah

Journal of Management and Social Sciences 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pembiayaan syariah dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada PT BPRS Baktimakmur Indah, Krian, Sidoarjo serta mengidentifikasi kendala dan solusi yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT BPRS Baktimakmur Indah berperan dalam pemberdayaan UMKM melalui penyediaan akses pembiayaan syariah, edukasi keuangan syariah, konsultasi bisnis, dan pendampingan usaha. Jumlah nasabah pembiayaan UMKM dalam tiga tahun mengalami peningkatan, namun, dibandingkan dengan jumlah UMKM terdaftar di Kecamatan Krian jangkauan pembiayaan masih sebesar 34,53%. Temuan penelitian menunjukkan beberapa kendala dalam pemberdayaan UMKM, yaitu rendahnya jumlah UMKM yang memanfaatkan pembiayaan syariah, rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan administrasi dan manajemen usaha, rendahnya pemanfaatan program pendampingan, terbatasnya kegiatan pemberdayaan, serta tingginya risiko pembiayaan UMKM. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan peningkatan literasi keuangan syariah, penguatan program pendampingan, pelatihan manajemen usaha, perluasan jaringan kemitraan, serta penguatan sistem monitoring dan manajemen risiko pembiayaan. Dalam perspektif ekonomi syariah, pemberdayaan UMKM melalui pembiayaan syariah tidak hanya bertujuan menyediakan modal usaha, tetapi juga mewujudkan kemaslahatan, keadilan, dan kemandirian ekonomi masyarakat sesuai dengan tujuan maqashid syariah. Oleh karena itu, PT BPRS Baktimakmur Indah perlu mengoptimalkan fungsi intermediasi dan fungsi sosialnya agar mampu memberikan dampak yang lebih luas terhadap pengembangan UMKM.

Manie Sari Ama Putri; Puteri Adiba Wan Noer Azizah; Dhea Amallia

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Traditional markets are transaction centers and supply networks for people's basic needs so that in traditional markets there is quite strong competitiveness between traders because in traditional markets many traders sell the same merchandise as other traders. Therefore, in serving consumers, traders must provide good service so that consumers feel comfortable and will return and become regulars at the shop. In traditional markets there is a relationship or personality relationship between sellers and buyers. This is related to the concept of social capital which is getting to know each other and in which there are also elements of trust, social networks and normative values ​​between economic actors. Social capital in traditional markets plays a very important role in the existence of traditional markets so it is not surprising that the development of modern markets is increasingly widespread nowadays, but traditional markets can still survive and become a culture and necessity that is still very much needed by the local community to this day. The research method for analyzing Trader Interactions in Traditional Markets to Improve Economic Welfare in Tanggul Wetan Village uses descriptive methods. In this research analysis, we use social capital theory based on Pierre Bourdieu's perspective, which states that the definition of social capital is the amount of resources, actual or virtual, that are gathered in an individual or group because they have a long-lasting network of reciprocal relationships of acquaintance and more or less recognition. institutionalized (Field, 2011:23). We researchers use the concept of trust.

Yosi Ika Putri; Nera Marinda Machdar

Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset 2023 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Companies often carry out this tax avoidance strategy in an effort to reduce the amount of tax they have to pay. There are two ways for businesses to lower the taxes they pay. In the first case, the business world can reduce the tax value by implementing tax avoidance while still complying with relevant tax laws. The second alternative is for business actors to reduce the tax value by carrying out tax avoidance activities that violate tax regulations. This research examines the relationship between business strategy, transfer pricing, and capital intenssity on tax avoidance moderated by corporate social responsbility. This research uses a qualitative descriptive research methodology. The data collection method in this research is literature study. The research results show that business strategy, transfer costs, and capital intent have an influence on tax avoidance. As well as business strategy, transfer costs and capital intentions can be mediated by CSR on tax avoidance.

Ahmad Madani; As'ad Isma; Ferri Saputra Tanjung

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

Berdasarkan uraian latar belakang penilitian, salah satu permasalahan umat islam di Indonesia adalah pada bidang ekonomi, permasalahan tersebut kemiskinan adalah suatu fakta kehidupan sosial yang menggambarkan kondisi yang tidak sesuai dengan harkat kemanusiaan. Salah satu solusi yang dikemukkan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sarolangun adalah membentuk Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik yang memiliki tugas meningkatkan kualitas hidup mustahik melalui program-programnya. Maka tujuan dari peneliti melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sarolangun dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi mustahik. Kesejahteraan ekonomi syariah bertujuan mencapai kesejahteraan manusia secara menyeluruh yaitu kesejahteraan material, kesejahteraan spiritual dan moral. Konsep ekonomi kesejahteraan syariah bukan saja berdasarkan manifestasi nilai ekonomi, tetapi juga nilai spiritual dan moral.[1] Konsep kesejahteraan dan kebahagian (falah) mengacu pada tujuan syariat islam dengan terjaganya 5 prinsip dalam maqasid syari’ah, yakni terjaganya agama (ad-ddin), terjaganya jiwa (an-nafs), terjaganya akal (al-aql), terjaganya keturunan (an-nasl) dan terjaganya harta (al-mal).     Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menghasilkan deskriptif. Dimana penelitian didasari dengan pengamatan yang dilakukan olej penulis kemudian kemudian dipaparkan sesuai apa yang penulis amati dilapangan. Adapun pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan data lainnya. Ketika data-data terlaj terkumpul, peneliti melakukan analisis lalu mengambil kesimpulan dari analisis tersebut.     Hasil dari penilitian ini adalah Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik BAZNAS Kabupaten Sarolangun berperan dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan berfokus pada usaha-usaha kreatif potensial, pertanian dan balai ternak, melakukan pemberdayan dengan cara memberikan bantuan modal pengembangan usaha, pendampingan usaha, membangun kemandirian mustahik sesuai dengan rancangan anggara biaya yang telah diajukan mustahik dan disetujui oleh LPEM BAZNAS Kabupaten Sarolangun. kendala yang dihadapinya, kendala pada internal dan eksternal BAZNAS Kabupaten Sarolangun.

Yosha Rosha Rosmayantie

Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset 2023 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This research is motivated by the problem of employee performance that is still not optimal. The prnyrbabya factors are the quality of human resources, the use of social media and business capital. Thus, the purpose of this study was to determine the effect of the quality of human resources, the use of social media and business capital on the performance of employees at CV Karisa Pratama in Pangandaran. The method used is a quantitative descriptive method, with the following research results. The quality of human resources has a positive and significant effect on employee performance. This means that if the quality of human resources increases, it will be followed by an increase in employee performance. The use of social media has a positive and significant effect on employee performance. This means that if the use of social media increases, it will be followed by an increase in employee performance. Business capital has a positive and significant effect on employee performance. This means that if the business capital increases, it will be followed by an increase in employee performance. The quality of human resources, the use of social media and business capital have a positive and significant effect on employee performance. This means that if the quality of human resources, the use of social media and business capital, increases, it will be followed by an increase in employee performance

Hanan Khalidah Putri Deba; pramono pramono

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

Perkembangan teknologi telah mencapai masa yang supercepat dan modern dalam setiap aspek dalam kehidupan manusia, salah satunya dalam bidang bisnis. Perkembangan teknologi pada saat ini telah mengambil banyak peran terhadap berubahnya perilaku manusia di era modern pada saat ini, salah satunya karena kehadiran sosial media sebagai tempat berbagi informasi dan tempat komunikasi yang menghubungkan seorang dengan orang lainnya. Media sosial pada saat ini menjadi sebuah tempat yang menjadi dunia kedua bagi masyarakat. Penggunaan media sosial yang masif dalam masyarakat menjadikan sebuah pasar tersendiri bagi seorang pelaku usaha untuk dapat melakukan pemasaran secara digital. Penelitian ini dilaksanakan dengan analisis dari penelitian-penelitian yang memiliki pembahasan atau pokok permasalahan yang sama yaitu tentang pemanfaatan media sosial sebagai sarana melakukan pemasaran digital. Implikasi penelitian ini masyarakat dapat memahami mengenai pemanfaatan media sosial sebagai salah satu sarana terbaik untuk melakukan pemasaran atas suatu usaha karena dapat menimbulkan dampak yang luas dan modal yang relatif lebih terjangkau bagi pelaku usaha.

Ryan Ryan; Jurana Jurana; Nur Riski Islianty; Ira Nuriyah Santi

Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

UMKM Mangrove merupakan kelompok usaha yang berlokasi di Desa Enu yang berdiri sejak tahun 2020 dengan anggota 10 ibu rumah tangga yang dibantu oleh Yayasan Domba dengan memberikan modal usaha kepada mereka. Ada beberapa produk yang dihasilkan oleh kelompok UMKM mangrove yaitu roti pacolo, saus teri, jahe instan, dan rono tapa. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok UMKM mangrove dalam memasarkan produknya secara online maupun melalui media sosial serta cara membuat kemasan yang baik dan menarik.   Berdasarkan hasil membangun desa mandiri yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa permasalahan yang terjadi sebelum pelaksanaan seminar pemasaran di era digital adalah kelompok usaha yang belum mengenal dan cara bertransaksi melalui pemasaran digital, khususnya pada platform Facebook, kurangnya pengetahuan kelompok UMKM mangrove terhadap teknologi yang mengakibatkan sulitnya melakukan digitalisasi pemasaran produknya, sehingga hal ini mempengaruhi cara mereka memasarkan produknya. Oleh karena itu dirasa perlunya penambahan wawasan bagi kelompok UMKM mangrove di desa Enu terkait konsep digital marketing, pelatihan dan membantu pelaku UMKM memasarkan produknya melalui platform media facebook guna meningkatkan penjualan dan pendapatan dari UMKM tersebut bisnis.

Siti Arieta; Meilanny Budiarti; Teguh Setiandika Igiasi

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Ancaman kepunahan spesies penyu diakibatkan oleh berlangsungnya tragedy of the commons serta kondisi anomie yang menyebabkan penyu dan telurnya menjadi objek ekonomi. Saat ini, perlindungan terhadap penyu mengamanatkan seluruh masyarakat berintegrasi untuk melakukan konservasi. Penelitian ini mengkaji tentang keterlibatan para aktor yang terlibat dalam upaya konservasi penyu di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan keterlibatan dan strategi para pemangku kepentingan dalam konservasi penyu di Kabupaten Kepulauan Anambas, dan berdasarkan temuan penelitian akan merekomendasikan arah kebijakan dalam membangun model pengelolaan konservasi penyu yang berkelanjutan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode campuran, yakni kualitatif melalui wawancara mendalam dan kuantitatif dengan penghitungan Social Return of Investment (SROI). Temuan penelitian menyatakan bahwa konservasi penyu di Kabupaten Kepulauan Anambas sudah dilakukan sevara kolaboratif dan mengalami perubahan positif yang signifikan. Pengetahuan akan keberlanjutan dan modal ekonomi serta modal sosial menjadi syarat utama yang harus dimiliki oleh pihak yang berpartisipasi dalam konservasi penyu. Premier Oil Indonesia merupakan satu-satunya stakeholder yang sukses menjalankan kegiatan konservasi penyu sebagai bagian dari tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) sejak tahun 2014. Premior Oil Indonesia memiliki habitus kelas yang diakui oleh pemangku kepentingan lain, dan perusahaan ini menduduki posisi yang terligitimasi dalam struktur masyarakat Kepulauan Anambas. Meskipun kegiatan yang dilakukan oleh Premier Oil memperoleh kesuksesan, tantangan utama yang dihadapi adalah masih terdapat pihak-pihak yang tidak mendukung konservasi. Untuk mengantisipasi hal ini, peranan Pemerintah dan penegak hukum sudah cukup maksimal dalam menjalankan patroli, sosialisasi dan penegakan hukum kepada masyarakat.

Agus Munandar; Kesuma Dewi Safitri; Safira Putri Wulandari

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The purpose of this research is to determine the effect of solvency ratio, capital structure, and social responsibility on financial performance. This research uses 20 samples consisting of 5 companies in the cigarette industry subsector based on the time period 2018-2021. Data is collected from annual reports available on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The analysis in this research uses 3 (three) approaches, including descriptive statistics, correlation, and regression. Based on the results of this research, it can be concluded that of the six elements, including ROA, ROE, DER, DAR, WC, and CSR, show good financial performance. In addition, DER and DAR measures negatively affect ROA and ROE. This is because the increase in solvency value causes the company's profit to decrease, it means that the company's high debt ownership makes the company pay higher interest so that the company's profit is small. WC and CSR have no impact on ROA and ROE. This is because the company's asset ownership can cover their current debt and CSR implementation can help convince interested parties to invest in the company. Based on the research conducted, the company should minimize the use of debt as funding in its operational activities, because it can affect the profitability of the company which causes a decrease in the value of ROA and ROE. In addition, the company should reconsider the implementation of CSR because it can help create a positive image of the company in the eyes of the public, even though the company's expenses will increase

Novita Rahmawati; Hwihanus Hwihanus

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Usaha warung gemoy war adalah tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat berbagai latar belakang, sosial budaya untuk berkumpul, diskusi, ngobrol santai,dialog warga, opini masyarakat berbagai macam latar belakang, minum bersama untuk mendapatkan suatu informasi bermanfaat yang didapatkan. Gemoy war berdiri sejak 6 Juni 2022 awal mula berdiri iseng iseng membuka warung setelah keluar dari tempat kerja daripada menganggur bersamaan dengan libur kuliah serta ada modal sedikit membuka warung didepan rumah . Untuk omset nya pun lumayan yang didapatkan tiap hari sekitar 100.000-200.000 serta ada pesanan mulai dari per es an nya , jajanan gorengan tusuk maupun dimsum dan mie nya. Gemoy war ini memiliki perkembangan dan pesanan setiap hari nya yang mereka sukai dai kedai kopi tersebut yaitu karena produk, harga, dan juga lokasinya yang nyaman untuk bersantai sembari berkumpul bersama teman-teman. Meminum kopi kini semakin trending dan berkembang pesat, minuman berkafein tersebut kini menjadi terkenal dan terus merebak hingga ke semua kalangan masyarakat. Minuman berkafein ini, bukan lagi menjadi sebuah segelas kopi akan tetapi juga menambah inspirasi ketika para insan membutuhkan sensasi merenungkan ide yang akan di tuangkan dengan meminum kopi terlebih dahulu, dan hingga saat ini menjadi kebiasaan dari para penikmat kopi. Warung kopi sendiri adalah tempat yang sangat mudah di jumpai. Gemoy war adalah tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat berbagai latar belakang, sosial budaya untuk berkumpul, diskusi, ngobrol santai,dialog warga, opini masyarakat berbagai macam latar belakang, minum bersama untuk mendapatkan suatu informasi bermanfaat yang didapatkan (Prabowo, 2013). Gemoy war  adalah jasa usaha minuman yang bertempat sebagai atau seluruh bangunan yang permanen atau semi permanen, dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpunan, penyajian, dan penjualan minuman bagi umum di tempat usahanya kecuali minuman berakohol.

Didik Ikhwanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimanakah latar belakang terbentuknya desa wisata 2) Bagaimanakah bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan 1)Terbentuknya desa wisata di Desa Tlogoweru berawal dari gagasan pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta bantuan Program PNPM Mandiri Pariwisata, kemudian dikelola masyarakat setempat dengan tantangan dari pihak-pihak yang kurang mendukung adanya desa wisata. Justru hal tersebut menjadi tantangan bukan penghalang. Dengan kata lain, pemerintah membangunkan tidur panjang masyarakat dengan mendorong dan memfasilitasi adanya Desa Wisata Tlogoweru yang dikenal dengan ikon Penangkaran burung hantu. Pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pengelola dalam hal ini Pokdarwis Tlogoweru diterapkan dalam bidang atraksi dan akomodasi wisata. Pengelolaan masyarakat dalam bidang tersebut adalah dengan menyelenggarakan, a) pertemuan, b) pendampingan, c) bantuan modal sebagai stimulan, d) pembangunan sarana prasarana, e) pembentukan klompok sadarwisata (Pokdarwis), f) kerja bakti, g) Pemasaran. Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru berdampak pada bidang ekonomi yang meliputi peningkatan pendapatan masyarakat serta penciptaan lapangan pekerjaan baru. Desa Wisata Tlogoweru dengan ikonnya Penangkaran burung hantu yang menyimpan mitos ternyata membawa berkah kesejahteraan bagi warga sekitar setelah adanya upaya pengelolaan wisata.Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru memiliki dampak sosial-budaya mencakup peningkatan kualitas SDM, perubahan perilaku masyarakat agraris ke masyarakat pariwisata, pelestarian kebudayaan lokal berupa pelestarian seni wayang beber yang sudah langka ditemukan di Jawa, namun di sisi lain menimbulkan konflik perebutan kepengelolaan.