Publication Search

66,340 articles from 549 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-12 of 12

Analytics

Dara Wisdianti

The International Conference on Education, Social Sciences and Technology 2022 International Forum of Researchers and Lecturers

This revitalization is carried out by reorganizing the function of space, and cultural values, and strengthening information about cultural heritage, as stated in Law Number 11 of 2010 concerning cultural heritage in article 80 paragraphs (1) and (2). Following the principle of development in general, revitalization must provide benefits to improve the quality of life of the community. This revitalization feasibility study uses primary data and secondary data. The results of the feasibility study on the revitalization of Merdeka Field Medan are the condition of the existing facilities and infrastructure of Merdeka Field, many of which are damaged or no longer functioning. There are even landfills in several corners of the Merdeka Square area. The drainage channels of the area are also not well integrated into the city's drainage system. And based on the problem of existing infrastructure, the Merdeka Square revitalization plan is very feasible to do.    

Cici Ariyanti; Ghulam Maulana Ilman

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri antara Prodi Administrasi Negara FISIP Untag Suranaya dan Administrasi Publik FBHIS Umsida.  Program tersebut merupakan kegiatan pertukaran pelajar dalam rangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk memperluas pengalaman mahasiswa agar dapat merasakan pembelajaran  akademik yang berbeda dengan mengikuti proses pembelajaran dikampus lain. Penelitian ini ditujukan untuk melakukan analisis terhadap keberhasilan program pertukaran mahasiswa serta merekomendasikan upaya perbaikan sebagai evaluasi dari program yang diselenggarakan. Tujuan adanya perjanjian kerjasama ini yaitu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan mensinergikan potensi sumber daya yang dimiliki oleh para pihak dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja terkait dengan tugas pokok dan fungsi para pihak. Selanjutnya ruang lingkup kerjasama ini meliputi pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dosen tamu, seminar atau konferensi bersama, publikasi artikel, pengembangan kurikulum, penerbitan buku dan akreditasi.Beberapa hal yang keterkaitan Pengaruhnya terhadap kedua program studi. Hasil Penelitian Keberhasilan Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri antara Prodi Administrasi Negara FISIP Untag dan Administrasi Publik FBHIS Umsida.

Rif’atul husnah; Tharikah Naqsyabandiyah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Jurnal ini mengulas tentang Ahlu As-Sunnah Wal Jama’ah Sebagai Doktrin Dan Faham Pesantren Zainul Hasan Genggong bertujuan untuk menggambarkan ahlu sunnah  wal jama’ah sebagai doktring faham dalam pondok pesantren zainul hasan genggong. Pesantren Zainul Hasan Genggong adalah salah satu lembaga pendidikan islam tertua di Indonesia. Berdirinya lembaga ini sebelum Indonesia merdeka,yaitu tepatnya pada tahun 1839,yang didirikan oleh kyai zainal abidin. Pesantren zainul hasan dikenal barokahnya dan kewaliannya. Pondok pesantren Zainul Hasan berkembang dengan begitu cepat, tidak sekedar ilmu agama yang diajarkan. Pesantren Zainul Hasan Genggong  dikenal sebagai suatu  lembaga pendidikan yang dibangun dan dikembangkan dengan lanndasan pandangan filosofis tentang berbagai aspek agama, moralitas, ilmu pengetahuan, lingkungan dan lain sebagainya, berkembang secara  continue  dalam pertumbuhan, kesinambungan, perubahan dan pembaharuan. Ciri khas pesantren yang menjadi sasaran berkembangnya dari sebuah pesantren yang dilakukan puslitbang pendidikan agama dan keagamaan yang dilakukan secara individu ataupun dilakukan lembaga lain. Dengan dikuatkan oleh SATLOGI SANTRI yang berarti Sopan santun, Ajeg Istiqomah, Nasehat, Taqwallah, Ridollah,Ikhlas lillahi ta'ala. Pesantren Zainul Hasan Genggong menganut faham Ahlu As- sunnah wal jama’ah yang mana mengikuti jejak sang maha guru KH. Hasan Sepoh Genggong.  

Febia Ghina Tsuraya; Nurul Azzahra; Salsabila Azahra; Sekar Puan Maharani

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The occurrence of the covid-19 pandemic caused a forced change in learning methods. The changes that occur are changes from the 2013 curriculum to an independent curriculum whose goal is to catch up on learning. This study aims to identify and examine the "Implementation of the Independent Curriculum in Mobilizing Schools". This study uses a qualitative method of content analysis. Data in content analysis is collected by collecting and analyzing documents, both written documents, drawings, works, and electronics and the results reported are in the form of an analysis of these documents. The independent curriculum is a learning method that refers to the talent and interest approach. The results and discussion of this study explain the meaning of implementation and independent curriculum in driving schools. Through the Mobilization School, it is hoped that it will be able to realize an advanced Indonesia that is sovereign, independent, and has personality through the creation of Pancasila Students.

Titi Anjarini; Suyoto Suyoto

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Seluruh daerah Indonesia mengalami dampak dari covid-19 di semua sektor terutama sektor pendidikan. Pada saat ini telah memasuki pembelajaran pasca covid-19 yaitu new normal, yang memasuki pada pembelajaran secara tatap muka atau nomal serta tetap memadukannya dengan pembelajaran virtual / daring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Penerapan Blended Learning, memiliki lima kunci proses, antara lain: Live-Event yakni mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan jadwal pembelajaran luring dengan daring. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan pendidik agar peser terbiasa  dengan pembelajaran tatap muka dan tatap maya. Pendidik dapat mengemas dengan 2 cara  yaitu daring dan luring belum pendidik terlatih dalam menciptakan model pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi secara tatap muka secara langsung dan tatap muka maya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui pelatihan dan angket. Pelatihan ini berlangsung selama 2 hari. Hasil angket sebelum dilakukan pealtihan menunjukkan bahwa pemahaman peserta masih sangat kurang, sedangkan hasil angket setelah dilakukannya pelatihan menunjukkan pemahaman peserta sangat baik selama pelatihan. Dampak pelatihan ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peserta yaitu 1) Pendidik dapat mengemas pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi secara daring dan luring, 2) Pendidik menjadi terbiasa menerapkan model pembelajaran daring dan luring dengan baik.

Titi Anjarini; Suyoto

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

proses pembelajaran saat guru menyajikan pembelajaran masih menggunakan metode ceramah da belum inovatif , penjelasan guru kurang menarik, serta materi disajikan dengan melakukan praktik atau percobaan langsung namun kenyataan yang secara terjadi materi masih disajikan dengan metode penugasan yang hanya menggunakan ranah C1-C3, sedangkaan saat ini pada kurikulum merdeka pendidik dituntut untuk menyajikan perangkat pembelajaran yang lengkap yang di dalamnya ada berbasis proyek. 2)  Peserta didik lebih tertarik jika proses pembelajaran dilaksanakan dengan melakukan percobaan atau praktik langsung terutama di kelas IV khususnya pada mata pelajaran IPAS yaitu pada materi proses fotosistesis dan perubahan wujud zat. Tujuan penelitian ini: 1) mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis proyek terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar, 2) mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran berbasis proyek terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode angket yang ditujukan kepada ahli media, materi, praktisi dan respon peserta didik. Hasil dari pengembangan mendapatkan penilaian ahli media mendapatkan rata-rata 3,6. Hasil penilaian ahli materi mendapatkan rata-rata 3,6. Hasil penilaian dari praktisi mendapatkan rata-rata 3,7. Sehingga dari ketiga uji kevalidan tersebut dikategorikan sangat valid. Uji coba skala terbatas mendapatkan rata-rata 3,6 dan dikategorikan sangat praktis. Pada uji coba luas mendapatkan rata-rata 3,7 dan dikategorikan sangat praktis. Sehingga produk sudah memenuhi yaitu sangat valid dan sangat praktis

Risan, Rahmad; G, Hasriani; Eka Patria Ningsih; Nafila, Nafila; Andini Indahyani +3 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Implementasi Kampus Mengajar ini bertujuan bagi mahasiswa untuk menjadi partner guru dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi pembelajaran. Selanjutnya program ini dapat menjadi sarana aktualisasi dan kepedulian mahasiswa untuk berkontribusi pada pendidikan bangsa sekaligus memberi inspirasi nyata siswa di SD dan SMP. Metode pelaksanaan ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu: pembekalan, penugasan, observasi, perumusan rancangan kegiatan, implementasi kegiatan serta evaluasi kegiatan. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah Guru merasa terbantu dengan kehadiran para mahasiswa dalam upaya mendampingi siswa-siswa dalam belajar setelah terdampak Covid 19. Dan selanjutnya bagi siswa di sekolah, mereka mendapatkan perhatian dan pendampingan khusus dalam belajar yang dapat membuat mereka nyaman dan merasa bersemangat dalam belajar. Para siswa juga mendapatkan inspirasi dan motivasi untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ni Putu Shinta Vishuda Yoga Sasmitha; I Wayan Ruspendi Junaedi; I Gede Agus Mertayasa

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In order to find out indications of the influence of store atmosphere, service quality, and customer experience on consumer satisfaction at Bhineka Muda Merdeka, a study using a population, namely all consumers from Bhineka Muda Merdeka Denpasar, took a sample of 120 people. Based on these results, it can be concluded that the indication of store atmosphere has a positive and significant impact on customer satisfaction with the results of t-count 3,425 > t-table value 1,7 and a significance value of 0,001 <0,05. Another indication is that the quality of service has a positive and significant impact on consumer satisfaction, with the results of t-count 2,699 > t-table value 1,7 and a significance value of 0,008 <0,05. The last indication is that customer experience has a positive and significant impact on consumer satisfaction, with the results of t-count 2,910 > t-table value 1,7 and a significance value of 0,004 <0,05. Broadly speaking, there are indications simultaneously between store atmosphere, service quality, and customer experience on customer satisfaction of 34,9%.

Annisa Alfath; Fara Nur Azizah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan merupakan suatu proses tranformasi ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Guru sebagai garda terdepan dalam menjalankan roda pendidikan memiliki peran yang penting untuk menentukan generasi berkualitas yang berakhlakul karimah. Berdasarkan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengenai kurikulum Merdeka belajar memiliki makna bahwa siswa berhak berfikir secara kreatif dalam mencari pengetahuan dari berbagai sumber untuk mewujudkan pembelajaran yang bermutu serta sanggup bersaing dalam arus perkembangan globalisasi. Dalam rangka menyongsong program merdeka belajar, peningkatan mutu pendidikan terus diupayakan dengan adanya pengembangan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan teknik analisis konten (content analysis) untuk menghasilkan data yang relavan.

Ine Septianesi; Errika Anandita; Ulpa Sadiyah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Drama Jangan Menangis Indonesia ini banyak membicarakan tentang penjajahan atau Kolonialisme, dimana-mana tidak ada ketidakadilan, penguasa sudah merajalela yang membuat rakyat ditindas semena-mena, negara bekas jajahan, apakah Indonesia telah benar-benar merdeka? Dengan masih banyaknya kesewenang-wenangan dan penindasan?. Maka peneliti mengambil teori kajian postkolonialisme untuk dijadikan titik tumpu dalam penelitian ini. Dari kata postkolonialisme ini kita bisa menebak bahwa teori ini membahas tentang bagaimana keadaan Indonesia sesudah masa penjajahan.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis lebih jelas lagi keadaan masyarakat Indonesia pada teks drama Jangan Menangis Indonesia dengan menggunakan pendekatan postkolonialism, metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dan hasil penelitian dalam drama yang berjudul Jangan Menangis Indonesia yaitu, Pertama bagaimana hegemoni penjajahan yang dilakukan oleh para aparat pemerintahan, Kedua Hegemoni gender merupakan bentuk perlakuan kekuasaan para kaum laki-laki terhadap perempuan, Ketiga bentuk ketidakadilan yang dirasakn oleh masyarakat Indonesial dan yang Terakhir merupakan perlawan masyarakat Indonesia untuk memerdekakan Indonesia dan membela keadilan.

Hendra Fahruddin Siregar

The International Conference on Education, Social Sciences and Technology 2022 International Forum of Researchers and Lecturers

The Feasibility Study of the Revitalization of the Merdeka Field in Medan City is to obtain a Foundation of the Planning and Design Program regarding the Development of the Merdeka Field Area in Medan City that meets the needs of the community as a nationally viable public facility. The feasibility study of the revitalization of Merdeka Field in Medan used primary data and secondary data. In the feasibility study of the revitalization of Merdeka Medan Field, it was analyzed through spatial aspects through Medan City Bylaw No.1 of 2022 concerning Regional Spatial Planning (RTRW) and Medan City Zoning Regulations from 2022 to 2042. The result of the feasibility study of the revitalization of Merdeka Field Medan is that the concept planned for the revitalization of Merdeka Square is in accordance with the Regional Spatial Plan (RTRW) of the city of Medan by remaining a Green Open Space (RTH) that functions as a catchment area. In addition, the Merdeka Square area also provides Blue Open Space (RTB) which can function as a medium for water storage and prevention of flooding.    

Ermelinda Y.P. Larung

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan lompat tali merdeka terhadap kemampuan siswa SMP Negeri 1 Kupang Timur Kabupaten Kupang . tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari lompat tali merdeka terhadap lumpat tinggi gaya guling perut. Penelitian ini adalah penelitian ekperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest posttest design Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kupang Timur Kabupaten Kupang tahun ajaran 2020/2021 dan sampel penelitian berjumlah 20 orang siswa yang ditentukan dalam teknik random sampling. Dalam penellitian ini digunakan analisis statistic yaitu melalui uji-t, dengan alasan bahwa data yang diperoleh adalah data kuantitatif yang berupa angka-angka atau skor hasil tes. hasil uji-t kelompok eksperimen menunjukan bahwa nilai t-tes (3,26) > t-tabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, dimana ada pengaruh yang signifikan pada permainan lompat tali merdeka terhadap lompat tinggi gaya guling perut pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kupang Timur Kabupaten Kupang tahun pelajaran 2020/2021.