SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

24,832 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-20 of 22

Analytics

Ghaitsa Najwa Rasiyah; Desilva Aulia Azzahra

Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi 2024 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

The lyrics of the song that will be discussed in this study are Wildflower which is a pop song created by Billie Eilish which was released on May 17 2024 in her third studio album, Hit Me Hard and Soft. This song tells the story of Billie's experience of initially comforting a girl who is heartbroken after a breakup, but then she actually has a relationship with the girl's ex-lover. The purpose of this study is to describe the language style contained in the lyrics of the Wildflower song and explain the meaning of the language described. This research is qualitative research. The research for this study is to use data analysis, namely listening to the song to be analyzed, understanding the content of the lyrics, then looking for words that contain majas or language style. The method used is qualitative descriptive. The data of this study is an analysis of the use of metaphor, personification, repetition, hyperbole, and irony language styles contained in the lyrics of the Wildflower song. The results of this study show that there is the use of metaphor, personification, repetition, hyperbole, and irony language styles in the lyrics of Wildflower songs.

Hanum Ayu Lestari Setyo Ningrum; Rifqi Muhammad Zein; Najla Rafeyfa Asyla; Hanindhia Adzkiya Muthi

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Poets must be able to effectively convey unrest through their work. .Feast tends to use a variety of majas that are less popular among its listeners so that the messages that .Feast wants to convey to the listeners of its songs become varied and do not match the main message it wants to convey. This research aims to analyze the use of majas in the lyrics of the song “Kami Belum Tentu” by .Feast. This research uses a qualitative method with a literature study approach to identify and understand the types of majas used. The results of the analysis show that there are 12 types of majas with a total of 51 uses of majas, including metaphor, personification, hyperbole, irony, paradox, and others. This research reveals that the variety of majas in songs provides aesthetic appeal while strengthening critical messages. However, the complexity of meaning in the lyrics is often a challenge for listeners, especially those who are less familiar with the majas used. Through this research, it is hoped that listeners can understand the meaning of songs more comprehensively, so that the message of the singer can be conveyed effectively.

Aini Hutagalung; Eva Mailsari; Niken Rahmanti; Lubi Nugraha

Jurnal Elektronika dan Komputer 2024 STEKOM PRESS

Bantuan Pangan Penting Contoh Program Non Tunai (BPNT) adalah program subsidi pangan sebagai wujud upaya pemerintah meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan kepada keluarga miskin melalui pendistribusian beras. Setiap keluarga akan menerima Rp. 110.000,-/bulan titik penyalurannya. Peneliti mengambil fokus di Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan. Kenyataannya, implementasi kebijakan BPNT tidak selalu mempertimbangkan kebijakan yang full on procedure karena tergantung pada kondisi dan situasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan program Bantuan Pangan Penting Contoh Non Tunai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dari berbagai informan yang telah ditentukan. Dalam penelitian kualitatif, data diambil dari berbagai sumber dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang beragam (triangulasi) dan terus menerus hingga jenuh. Hasil penelitian ini adalah faktor penentu pelaksanaan program BPNT di Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan disebabkan oleh faktor sikap (disposisi) yang kurang berhasil dalam kualitas beras, sasaran rumah tangga penerima bantuan bantuan pangan krusial Contoh Non Tunai (BPNT), jumlah rumah tangga penerima manfaat sasaran beras.

Heri Isnaini

Mutiara Pendidikan dan Olahraga 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Mantras are spelled out as part of the cultural values of a community. In the mantra text there are various concepts of the value of spirituality and religiosity. Mantras are also part of the means of asking for help and wishes in order to be granted by God. One of the mantras discussed in this study is the “Asihan Jaran Goyang” spell. This mantra aims to overcome the soul and soul of others to love and like the person who practices the mantra. In this study, “Asihan Jaran Goyang” was positioned into a text that was discussed based on the meaning, function and context of the narrative. The method used in this study is descriptive-qualitative by placing text analysis as the object of study. In addition, it also analyzes the context of mantra narration related to the practice that is a condition for obtaining power from the spell. The results showed that the structure of the “Asihan Jaran Goyang” mantra from the use of language, majas, and themes with isotopy analysis is related to the form of belief in God. Meanwhile, the function, context of narration and creation process describe the process of chanting mantras and practices that must be fulfilled by the mantra reciter, while functions indicate the functional usefulness of mantras by mantra reciters.    

Muhammad Wilian Harlangga; Ariansyah; Andi Christian

Jurnal Elektronika dan Komputer 2023 STEKOM PRESS

The Majasari Village Official is one of the Government institutions located in the Majasari sub- district. The way public administration services are currently carried out is stil running with a manual system, which stil uses Microsoft Word and Excel document processing applications or notebooks in public administration services. So that in the public service process errors often occur and the reporting process and report results are late. This application was built using a web with the PHP programming language and Mysql informasi base, and to print the repost using a pdf component. Based on the test results, it can be concluded that this system is able to provide fast and accurate services because it is well computerized and easy to use.

Ayu Yuliani; Shafira Amalia Muflihah

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan menjelaskan mengenai makna yang ada di dalam lirik lagu “takut” dalam album semoga sembuh.Yang dinyanyikan oleh Idgitaf dengan menggunakan metode studi pustaka. Dalam penelitian ini menghasilkan sebuah makna dalam lirik lagu yang berisikan berbagai ketakutan dalam fase dewasa. Dalam lagu “takut” juga terdapat gaya bahasa penegasan. Selain itu, periset tertarik untuk mengenali majas apa yang terkandung dalam lirik lagu itu,karena dalam lirik lagu ini memiliki makna dan harapan yang mau di informasikan secara langsung dan tidak langsung. Setelah itu tata cara yang digunakan dalam riset ini merupakan tata cara deskriptif kualitatif ialah suatu  tata cara dengan metode menganalisis informasi serta hasil informasinya setelah itu di proses ke dalam wujud teks deskripsi. Subjek yang di analisis berbentuk lirik lagu bertajuk “Takut”. Hasil analisis lirik lagu ini menunjukkan adanya majas personafikasi, majas retorika, majas paradoks. Makna dan arti yang terkandung dalam lirik lagu “Takut” adalah cerita seseorang yang piawai menyembunyikan luka meski sering terlihat tertawa.

Salma Salsa Billa

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian jurnal ini untuk mengetahui gaya bahasa dan makna yang terdapat pada lirik lagu “Dunia Tipu-Tipu” Yura Yunita. Riset terhadap penelitian ini menggunakan analisis data, yaitu dengan mendengarkan lagu yang akan dianalisis, memahami isi lirik tersebut kemudian, mencari kata-kata yang mengandung majas atau gaya bahasa lalu mendeskripsikan makna dari lagu ini yang tertuju kepada teman, keluarga dan orang terdekat maka dari itu kami menemukan beberapa majas yang ada didalam lirik lagu tersebut, penelitian yang kami dapatkan adalah beberapa majas yaitu majas hiperbola, majas paradoks, majas eufimisme, majas metafora, dan majas personifikasi.

Aulia Safira Maulida; Fida Hifdiyanti

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini bertujuan untuk menelaah atau meneliti makna dan majas lagu dari Tulus berjudul ‘Monokrom’. Peneliti memilih artikel dengan tema ini dikarenakan  pemakaian majas bisa menjadi salah satu daya tarik untuk mendengarkan lagu. Materi penelitian ini ialah lirik lagu yang berjudul ‘Monokrom’ yang dinyanyikan oleh Tulus. Teori yang digunakan penelitian ini adalah penelitian kualitatif atau bias disebut dengan penelitian dengan cara menganalisis. Hasil dari penelitian lagu ini adalah menemukan majas hiperbola dan makna dari lirik lagu tersebut. Hal tersebut dapat dibuktikan adanya majas pada bait ke-empat. Jika dari makna lagu, si pencipta lagu tersebut mensyukuri atas kehadiran orang yang hebat dalam merawatnya hingga ia menjadi seorang penyanyi terkenal. Dengan lagu ini, si pencipta lagu ingin mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang orang terdekat yang sudah merawat dan mendukungnya.

Laila Nur Hasbillaah; Andhiny Avrilia Rachmaningtyas

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan Penelitian Lirik lagu Dewa 19 yang berjudul “Roman Picisan“ tujuannya adalah mencari Majas pada lirik tersebut, setelah melakukan penelitian kami mendapatkan Majas atau gaya bahasa, terdapat Empat Majas pada Lirik lagu Dewa 19 yaitu Majas Hiperbola, Majas Alegori, Majas Sarkasme dan Majas Klimaks. Karena di setiap bait mempunyai majas yang berbeda- beda. Metode yang kami gunakan untuk penelitian Majas di dalam Lirik lagu Dewa 19 “Roman Picisan”  bersumber dari internet dan kami mendengarkan lagu tersebut menggunakan Aplikasi  “Spotify”  agar kami bisa memahami lirik lagu tersebut dan  memudahkan mencari majas di dalam lagu. Selanjutnya kami mengklasifikasikan dan mengurai kan lirik lagu ini agar kami dapat mengetahui makna yang terdapat pada lagu ini. Hasil penelitian lirik lagu ini, banyak sekali lirik yang menggunakan Majas Hiperbola karena yang kita ketahui Majas Hiperbola sendiri adalah Majas yang berlebihan atau tidak masuk di akal dan Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang patah hati walaupun dia masih mencintai akan tetapi dia tidak dapat memilikinya.  

Shadrina Kaysa Mazaya; Dea Putri Ananda

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The purpose of making this journal is to analyze the figure of speech and the meaning contained in the lyrics of Nadin Amizah's song entitled "Like Bones". Researchers are interested in analyzing the lyrics of the song "Like Bones" because it contains words that are both unique and beautiful and have meanings that can be interpreted. In addition, researchers are interested in identifying what figure of speech is contained in the lyrics of the song, because the lyrics of this song have meanings and expectations that want to be informed directly and indirectly. After that, the procedure used in this research is a qualitative descriptive procedure, which is a procedure with the method of analyzing information and the results of the information after it is processed into the form of descriptive text. The subjects analyzed were in the form of song lyrics titled "Like Bones". The results of the analysis of the lyrics of this song show that there are personifications, rhetorical figures of speech, and paradoxical figures of speech. The meaning and meaning contained in lyrics of the song "Like Bones" is the story of someone good at hiding wounds even though he is often seen laughing.

M. Mirza; Rakka Dita

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian jurnal ini untuk mengetahui gaya bahasa dan makna yang terdapat pada lirik lagu” Rumpang Nadin amizah” . Riset terhadap penelitian ini menggunakan analisis data, yaitu dengan mendengarkan lagu yang akan dianalisis, memahami isi lirik tersebut kemudian, mencari kata-kata yang mengandung majas atau gaya bahasa lalu mendeskripsikan makna dari lagu ini yang tertuju kepada teman, keluarga dan orang terdekat maka dari itu kami menemukan beberapa majas yang ada didalam lirik lagu tersebut, penelitian yang kami dapatkan adalah beberapa majas yaitu Majas Hiperbola, Majas Alegori, Majas Sarkasme, Majas Sindiran, Majas Klimaks.

Nanda Siti Fadilah Ramdan; Aliyya Humaira

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Destination from study this is for describe style language and meaning  which contained on Andmesh . album Love Extraordinary lyrics Kamaleng. Study this is study qualitative with approach descriptive qualitative. Technique collection data in study this is analysis data is identification data, classification data, analysis data, description data, and interpretation data. Results this research find that style language or figure of speech on lyrics song Amazing Love Andmesh album Kamaleng there is 3 language styles. That is, (1) style comparative language which includes hyperbole, and litotes , (2) affirmative language style which includes repetition, and climax, (3) contradictory language style which includes antithesis.

Nuryuliasih Nuryuliasih

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

The purpose of this study is to describe: (1) the figurative meanings contained in the lyrics of Nidji's song; (2) the imagery contained in the lyrics of the song Nidji; and (3) the application of Nidji's song lyrics in learning to identify the elements of poetry in class X SMA. The data collection of this research was carried out using the observation method. The data analysis of this research is content analysis. The results of data analysis are presented with informal techniques. Based on the data and discussion, it is concluded that (1) the figurative meanings contained in the lyrics of the Nidji song include (a) hyperbole figure of speech which serves to exaggerate the situation when someone is in love. His heart blossomed and everything became beautiful; (b) association figure of speech serves to describe different vibrations when falling in love with millions of feelings; (2) The types of imagery in Nidji's song lyrics consist of (a) auditory images found in the lyrics "I hear the singing of a thousand gods and goddesses of love" and "Echoing the world", (b) visual images found in the lyrics "I see the sun will come to me” and “I see the moon will come to me”, (c) the motion images found in the lyrics “Come to me, hug me dearly” and “The moon will come to me”. (3) The application of learning using Nidji's song lyrics is in accordance with basic competencies 3.17 Analyzing the elements of poetry building. The method used is Discovery Based Learning with learning steps which include the following: greeting and motivation, apperception, division of study groups, analyzing Nidji's song When I Fall in Love based on figurative and imagery elements, presentations, and concluding learning activities.

Siti Mawaddatul Fitriyyah

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian pada artikel ini menunjukkan bahwa pada puisi “Aku ingin melukismu” karya Nenden Lilis Aisyah memiliki majas metafora yang mengandung makna tertentu salah satunya pada kata ‘melukismu’ memiliki arti yaitu ‘mengabadikanmu’ yang selanjutnya dapat disimpulkan dengan pendekatan ekspresif dan metode penelitian deskriptif kualitatif yakni melihat dari sisi pengarang dalam membuat puisi tersebut yang terdapat satu momen atau kenangan pada saat itu yang membuat dirinya ingin melakukan sesuatu yang dapat diabadikan dan adapun hal yang menarik pada pengarang yaitu pengarang tersebut memilih pilihan kata majas yang unik sehingga muncul rasa ingin tahu dari pembaca dan dengan dibuatnya artikel ini bertujuan untuk menemukan makna yang terkandung dalam majas metafora pada puisi tersebut dan maksud atau tujuan dari ungkapan pengarang yang dituju untuk pembaca.

Resvya Noer Fauzy

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna-makna yang terdapat dalam puisi “Doa” karya Chairil Anwar,khususnya makna ketuhanan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pemaknaan terhadap puisi akan membuka segala aspek bangun dari teks puisi tersebut. Aspek bangun puisi terdiri atas beragam komponen bahasa yang menjadi bagian integral dalam teks puisi. Secara struktur, puisi dapat dipahami melalui berbagai komponen pembentuknya, seperti: diksi,citraan,majas,bunyi,dan tema. Komponen-komponen tersebut yang nantinya akan menemukan makna tersembunyi di dalamnya.

Zahrah Delia Permana

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Dalam setiap peradaban dan kebudayaan manusia terdapat karya sastra hasil dari ejawantah nilai-nilai dalam masyarakat yang berfungsi sebagai pedoman untuk berperilaku, berdasarka moral ataupun nilai positif. Sebagai bagian dari seni, sastra memiliki keindahan di dalam bahasa yang menjadi bahan bakunya. Salah satu genre sastra yaitu puisi, puisi ialah perasaan penyair yang diungkapkan dalam pilihan kata yang cermat, serta mengandung rima dan irama. Berdasarkan pemaparan terdahulu, penulis tertarik untuk melakukan pengkajian yaitu menganalisis majas dan citraan pada puisi karya saini km yang berjudul “Priangan” dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Majas yang terdapat dalam puisi “priangan” karya saini km adalah majas alegori, metafora, dan aliterasi. Citraan yang terdapat dalam puisi “priangan” karya saini km adalah citraan penglihatan, pendegaran, dan perasa.

Rifa Salsabila; Putri Mayang; Sri Silfiani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas tentang analisis aspek-aspek yang terdapat pada puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini dengan pendekatan Stilistika. Aspek yang dianalisis yaitu gaya bahasa, diksi, majas, dan citraan untuk mengetahui nilai estetis atau keindahan pada puisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika, karena bersifat mendeskripsikan. Gaya bahasa, diksi, majas, citraan karya sastra lahir dari sebuah pemikiran seseorang yang dihasilkan karena perenungan dan penghayatan terhadap sesuatu. Karya sastra memiliki nilai estetis tertentu yang membuat karya tersebut terlihat indah bagi pembaca. Dalam puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini ini, pengarang banyak menggunakan gaya bahasa dan makna konotasi dalam sebuah puisi dengan tujuan untuk menunjukkan nilai estetis atau keindahan puisi tersebut.

Zahrah Delia Permana; Muhammad Aji Syaputa; Jericho Setiawanc

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kajian strukturalisme puisi merupakan pengkajian puisi yang lebih menekankan telaah terhadap unsur pembangun puisi itu sendiri. Dalam hal ini, sebuah puisi dianggap sebagai sebuah kesatuan yang utuh. Oleh karena itu, pengkajian puisi dengan teori strukturalisme merupakan pengkajian yang tidak melibatkan latar belakang penyair serta faktor lain yang turut memengaruhi penciptaan puisi tersebut. Pada pengkajian puisi “Aku Dan Senja”, aspek-aspek yang dibahas meliputi struktur lahir dan struktur batin dengan menggunakan pendekatan pragmatik, yaitu pendekatan yang memandang karya sastra sebagai sarana untuk menyampaikan tujuan tertentu kepada pembaca. Kedua struktur tersebut merupakan sebuah kesatuan yang harus seimbang. Hubungan antar keduanya begitu penting dalam penciptaan makna dan keindahan puisi “aku dan senja” dalam buku montase karya Heri Isnaini. Struktur lahir yang dikaji meliputi diksi, kata konkret, citraan, majas, versifikasi, dan tipografi, sedangkan struktur batinnya meliputi tema, rasa, nada, dan amanat. Puisi tersebut cenderung disajikan dengan sederhana, namun memiliki keindahan dan makna yang mendalam.  

Nabillah Vebiyani; Elsa Novianti; Neng Tuti Novianty

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas kajian stalistika dan pesan moral pada puisi “Sajak Putih” karya Sapardi Djoko Damono. Fokus pembahasan artikel ini memiliki ciri khas tersendiri yang diuraikan dalam diksi, citraan, majas dan pesan moral. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Sajak Putih”, yang terbit perdana pada tahun 1967. Data yang diteliti di dalam puisi ini berupa kata, kalimat, dan wacana yang nantinya akan diteliti dari baris per baris, guna untuk mengetahui penggunaan diksi, citraan, majas dan pesan moral. Hasil pembahasan artikel ini menunjukan bahwa puisi Sapardi Djoko Damono menggunakan diksi yang sederhana yang mudah dipahami dan komunikatif, tetapi mengandung makna yang sangat mendalam dan tidak menghilangkan nilai – nilai estetika pada puisi tersebut. Penggunaan citraan membangkitkan imajinasi pembaca melalui ungkapan yang tidak langsung. Pesan yang disampaikan pada puisi tersebut berkaitan dengan hubungan pelajaran kehidupan manusia dan lingkungannya.

Anggi Febrianti; Silva Caesarani Destiana; Moch Ichsan Nugraha

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini mendeskripsikan tentang majas dan citraan dalam puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stalistika, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka, teknik pustaka ini merupakan teknik cara memahami isi dari puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini, mencatat berbagai kata, frasa, dan kalimat yang mengandung majas dan juga citraan kedalam bentuk tulis lalu membaca puisi tersebut dengan teliti dan dipilih bagian puisi yang relevan untuk data yang akan dikaji. Sumber data berasal dari buku kumpulan puisi Montase Sepilihan Sajak karya Heri Isnaini. Pengolahan data dilakukan dengan mencari majas dan citraan yang terdapat dalam puisi puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari segi bahasanya, puisi ini memiliki kata-kata yang menggunakan makna denotasi dan makna konotasi dalam setiap lariknya. Selain itu, didalam puisi ini juga terdapat majas personifikasi. Citraan yang terdapat dalam puisi ini yaitu citraan visual(mata), citraan gerak, citraan meraba, citraan perasaan dan citraan pendengaran.