Publication Search

69,914 articles from 605 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

setyaningrum, kurnianti kumala; Suhartatik, Nanik; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2023 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Kombucha tea is a traditional beverages product manufactured from fermented tea and sugar solutions. Using Acetobacter xylinum sa starter. Kombucha tea has a refreshing sour taste, but the distinctives aroma make kombucha tea less attractives to consumers. Red roses (Rosa damascene) are a source of anthocyanin pigments that have not been widely used.  In addition, to increase the economic value of roses.  Based on research that has been done, red roses contain antioxidants in the form of purplish red anthocyanins.  The purpose of this study was to determine the effect of the type of sugar and the concentration of rose extract on the characteristics of rose kombucha produced.  This study used Completely Randomized Design (CRD). The factors used were the concentration of rose tea (1g/250ml, 2g/250ml, 3g/250ml) and variations in the type of sugar (palm, sand, fine).  The best chemical and organoleptic analysis based on the highest antioxidant activity was the addition of palm sugar and the concentration of the addition of rose tea 1g/250ml with a total phenolic of 10.17mg GAE/L, total dissolved solids (TPT) 11.10%, acidity (pH) 3.86, antioxidant activity 48.28%, vitamin C 11.41%, 13.63% for total sugar, sour taste score 3.06, rose flavor 2.15 and 1.10 for overall preference the addition of palm sugar and the concentration of the addition of rose tea 1g/250ml. Kombucha made from rose extract can be an alternative functional food.

Prastiwi, Dani; Fitriyani, Nur Lu'lu; Anindhita, Metha Anung

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang : Teh kombucha merupakan salah satu minuman yang telah dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang disebabkan karena adanya fenolik bebas yang dihasilkan selama proses fermentasi. Buah pedada yang banyak dihasilkan dari pohon mangrove di pesisir pantura belum dimanfaatkan oleh masyarakat, padahal buah pedada memiliki kandungan vitamin C dan senyawa fitokimia yang dapat digunakan sebagai antioksidan. Tujuan : untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai manfaat teh kombucha pedada dan memandirikan masyarakat agar dapat membuat produk teh kombucha pedada sebagai healthy drink komoditas Pekalongan. Metode : Menggunakan pendekatan participant active learning dengan metode ceramah, tanya jawab, dan praktik. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan di Kelurahan Bandengan Kota Pekalongan dengan peserta sejumlah 29 orang. Hasil : Tingkat pengetahuan peserta kegiatan sebelum kegiatan dilaksanakan 86,20% belum mengetahui tentang manfaat teh kombucha dan buah pedada. Setelah dilakukan edukasi dan praktik, pengetahuan peserta naik hingga 100% tentang segi manfaat, khasiat dan pembuatan teh kombucha varian pedada. Kesimpulan : Peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai manfaat teh kombucha dan buah pedada bagi kesehatan. Peserta dapat menunjukkan dengan benar cara pembuatan teh kombucha pedada.

Wahdaniar; Ade Irma; Miladiarsi

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Pada tanggal 7 Desember 2022 telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan cara pembuatan Kombucha. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mayarakat Desa Moncongloe Bulu’ kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros tentang manafaat Kombucha dalam peningkatan fungsi fisiologi tubuh.Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu memberikan solusi dan pengetahuan khususnya di bidang kesehatan mengenai manfaat Kombucha. Peserta dalam program pengabdian ini sangat antusias dalam menerima dan melaksanakan tahapan yang dipaparkan. Peserta pada pengabdian ini adalah pegawai kantor desa, ibu PKK, KadeR Desa dan Mahasiswa KKN. Tahapan-tahapan yang dilaksanakan pada program pengabdian ini telah membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Moncongloe Bulu’  khususnya di Kacematan Moncongloe mengenai proses pembuatan Kombucha dan mengetahui manfaat kesehatan yang di hasilkan dalam mengkomsumi dan menggunakan Kombucha.

Arikha Ayu Susilowati; Rina Nurmaulawti; Firman Rezaldi

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pharmaceutical biotechnology products in the form of hand washing soap with an active ingredient of telang flower kombucha fermented solution have the potential to inhibit the growth of Staphylococcus capitis, Bacillus cereus, and Pantoea dispersa bacteria. The aim of this study was to formulate and prepare hand washing soap with an active ingredient in a solution of seagrass kombucha fermentation to inhibit the growth of Staphylococcus capitis, Bacillus cereus, and Pantoea dispersa. This research is an experimental laboratory by making 4 hand washing soap preparations, which consist of a hand washing soap base without an active substance. Hand washing soap base added to a solution of fermented butterfly pea flower kombucha at a sugar concentration of 20%, 30%, and 40%. Disc diffusion is a method used to calculate the average diameter of the inhibition zone for the three tested bacterial growth. The research data obtained were analyzed through one way ANOVA and post hoc analysis. The results of the ANOVA test proved that the obtained p value <0.05, which means that there were significant differences in the three treatment groups in inhibiting the growth of the three test bacteria. The post hoc analysis results also proved that 40% concentration was the best concentration in inhibiting the growth of the three tested bacteria, namely 18.34 mm (S. capitis/strong), 16.39 mm (B. cereus/strong), and 13.33 mm (P. disperse/strong).