Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Hartanti, Yuda Endri Hartanti; Endah Dwi Hayati

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembelajaran tembang macapat tidak hanya berperan dalam melestarikan budaya, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam penguatan karakter peserta didik. Dalam mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang maha Esa dan Budi Pekerti di SMP Negeri 1 Gesi, tembang macapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk menanamkan nilai moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan karakter melalui pembelajaran tebang macapat pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di SMP Negeri 1 Gesi. Fokus penelitian ini meliputi jenis tembang macapat yang digunakan sebagai sarana penguatan karakter, nilai-nilai karakter yang dikembangkan melalui tembang macapat, serta metode pembelajaran yang diterapkan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah  kualitatif, dengan metode observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tembang macapat yang digunakan meliputi Gambuh, Pucung, Asmaradana, dan Maskumambang. Nilai-nilai karakter yang dikembangkan melalui tembang macapat mencakup pengendalian diri, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, kebijaksanaan, kerendahan hati, ketekunan, kerja keras, ketulusan, kesabaran, rasa syukur, kasih sayang, dan kepedulian. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah metode drill dan Contextual Teaching and Learning (CTL). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan tembang macapat dalam pembelajaran mampu memperkuat karakter peserta didik, sehingga dapat menjadi strategi efektif dalam pendidikan karakter berbasis budaya.

Luthfyah, Nadhifa Jihan; Dzakkiyah, Khalisa Rahma; Luthfyah, Nadhifa Jihan; Haqiq, Weby Deliana; Nafisya, Azzahra Yasmin +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kegiatan berbagi takjil di Desa Tanimulya tidak hanya menjadi rutinitas tahunan selama bulan Ramadhan, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, sesuai pada sila kedua Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika dan tantangan etika dalam pelaksanaan kegiatan berbagi takjil, serta dampaknya terhadap solidaritas sosial masyarakat. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif dengan pendekatan partisipatif dan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki tingkat partisipasi tinggi, terutama dari generasi muda, dan mampu meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai empati, keadilan, dan kebersamaan. Namun, tantangan seperti menjaga ketulusan niat dan menghindari unsur formalitas menjadi perhatian penting. Dengan demikian, berbagi takjil menjadi praktik nyata penerapan nilai-nilai Pancasila yang dapat terus dikembangkan untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Ulfi Akhyatussyifa; Ain Nina Nur Fahonah; Erina Hidayah; Vianni Nifattien Vrisna Putri; Qurrota Ayu Neina

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah semakin menurunnya nilai moral di kalangan siswa yang ditandai dengan melemahnya sopan santun, tanggung jawab, dan empati. Penelitian ini membahas nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerpen digital Kompas edisi Maret 2025 dan pemanfaatannya sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA kelas XI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk nilai moral yang muncul dalam cerpen serta menilai kelayakan cerpen tersebut sebagai media pembelajaran sastra yang relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, simak, dan catat. Sumber data utama adalah tujuh cerpen dari Kompas digital edisi Maret 2025, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku dan jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen-cerpen tersebut mengandung nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, empati, solidaritas sosial, ketulusan, penghargaan terhadap sesama, dan kejujuran. Nilai-nilai ini disampaikan baik secara tersirat melalui perilaku tokoh maupun secara tersurat dalam narasi cerita. Cerpen-cerpen tersebut juga dinilai layak digunakan sebagai bahan ajar karena mendukung penguatan karakter siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta sesuai dengan capaian pembelajaran dalam kurikulum bahasa Indonesia kelas XI. Penelitian ini bermanfaat dalam memperkaya alternatif sumber pembelajaran yang berbasis teks sastra aktual dan bermuatan moral.