Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-12 of 12

Analytics

Heluka, Elly; Mbelanggedo, Nelci

Imitatio Christo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2024 Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa Jayapura

Era society 5.0 telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan, menuntut integrasi literasi digital yang sejalan dengan nilai-nilai kristiani dalam Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini berfokus pada masalah bagaimana Pendidikan Agama Kristen dapat mengembangkan literasi digital berbasis nilai-nilai kristiani yang relevan bagi peserta didik. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, studi ini mengeksplorasi sumber-sumber literatur terkait integrasi teknologi dalam Pendidikan Agama Kristen. Tujuan riset ini adalah untuk mengidentifikasi strategi efektif dalam membangun literasi digital yang tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi memperkuat karakter kristiani. Kebaruan penelitian terletak pada penggabungan teknologi dengan nilai-nilai kristiani secara holistik di era Society 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berbasis nilai-nilai kristiani melalui Pendidikan Agama Kristen dapat diperkuat dengan pengembangan materi dan strategi pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan tantangan digital masa kini.

Santiani, Santiani; Sudrajat, Adisti Aulia

Jurnal Faidatuna 2024 STAI Denpasar Bali

Abstract. In an increasingly modern and rapidly advancing era, namely where the advancement of digital era technology and knowledge, especially in the world of education, the role of teachers is very important to prepare a good generation, namely having a character in accordance with religious teachings and state norms and having communication skills. So the role of teachers is very important, especially religious teachers or Islamic religious education teachers. The purpose of this study was made where the progress of the digital era but there are still many shortcomings of students in having a character that is in accordance with religious and state law and there are still many shortcomings in communicating so that because character and communication are very important, especially in today's era and for the future, it is necessary to build student character and communication skills of students in this digital era, so in this study Islamic religious education teachers are taken or become roles in building character and communication skills of students in this digital era. As for the research method using a descriptive qualitative research method which takes data through observation, interviews, and documentation and also takes other literature that supports this research in order to become relevant research that is formed in the form of descriptive qualitative.

Sudarsono, Sudarsono; Abad, Hulud

pendidikan non formal memiliki sejarah panjang di Indonesia, pertama kali muncul pada masa kolonialoisme dan terus berkembang pada saat ini. Di era ini, perkembangan pendidikan non formal sangatlah membantu pengembangan diri dan meningkatkan kualitas warga belajar(peserta didik) serta dapat meningkatkan kualitas martabat dan mutu dalam kehidupan. Pendidikan non formal tertera dalam UU RI no2 tahun 2003 tentang SISDIKNAS pada pasal 26: ayat (3, 4, dan 6) yang berbunyi : ayat ( 3) Pendidikan non formal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.”, ayat (4) “Satuan pendidikan non formal terdiri atas lembaga ku rsus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, dan majelis taklim serta satuan pendidikan yang sejenis.:,  dan ayat (6) “Hasil pendidikan non formal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah atau pemerintah daerah dengan mengacu pada standar nasional penilaian.”. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui karakteristik peserta didik non formal yang ada Indonesia.

Fadel, Fadel Montoya; Fitriani, Fitriani; Farah, Ratu Farah Humainah; Yogi, Yogi Ramadani; Aziz, Muhammad Aziz Nur Mubarok +6 more

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2024 Universitas Palan

Pendidikan bertujuan mengembangkan kompetensi dan kesadaran moral siswa, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Namun, di SMKN 1 Ciruas, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menggunakan perangkat lunak seperti Microsoft Office dan Canva, serta belum memiliki kesadaran yang cukup terhadap isu perundungan dan pelecehan seksual. Untuk menjawab tantangan ini, penelitian ini melaksanakan pelatihan desain grafis, Microsoft Office, dan training motivasi guna meningkatkan kompetensi dan kesadaran siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan dan pustaka. Program pelatihan melibatkan siswa OSIS dan MPK, berlangsung selama dua bulan dengan dua pertemuan mingguan. Pelatihan Microsoft Office mencakup pengenalan fitur dasar hingga pembuatan dokumen dan pembukuan sederhana. Pelatihan desain grafis menggunakan Canva dan CapCut untuk mendukung kreativitas siswa. Training motivasi memberikan pemahaman mengenai dampak perundungan dan pelecehan seksual. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknologi dan kesadaran moral siswa. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga membangun karakter yang lebih baik. Disarankan agar program ini dijadikan kegiatan rutin untuk mendukung pembelajaran di luar kelas dan mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan era digital.

Vira Wahyu Ningsih

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research aims to, (1) To analyze students’ skills in writing drama texts using the Character Learning Project strategy for class XI students at Prama Artha Bandar Huluan Private Vocational School. (2) To analyze students’ skills in writing drama texts without using the Character Learning Project strategy for class XI students at Prama Artha Bandar Huluan Private Vocational School. (3) To analyze the influence of the Character Learning Project strategy on the drama text writing skills of Prama Artha Bandar Huluan Private Vocational School class students. The population in this study were class , and writing linguistic rules for drama texts. The method used in this research is a two group posttest design. Data analysis techniques use analysis prerequisite tests, normality tests, and hypothesis tests. The research results in the control class obtained an average of 71.58 and were included in the sufficient category. Meanwhile, the research results used the Character Learning Project strategy 82.19 and were included in the very good category. Through hypothesis testing, namely 2.02 7.57, it can be concluded that there is a significant influence from the use of the Character Learning Project strategy on the Drama Text Writing Skills of Class XI Students of Prama Artha Bandar Huluan Private Vocational School.

Chanita Christie; Juanda Yulianus; Kezia Verena; Lia Lesty S; Lidiawati Lidiawati

REDOMINATE : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani 2024 Sekolah Tinggi Teologia Kerusso Indonesia

With the rapid development of technology in the digital era, there have been changes in character and the development of professional skills in society. Where this affects the ethics and behavior of today's young generation, for this reason this study was conducted on an urgent need to analyze the impact of Christian Religious Education in balancing technological mastery with a strong moral foundation. The purpose of this study is to understand how Christian religious education can shape students' character, such as honesty, responsibility, and ethics, as well as develop the professional skills needed in the digital workplace. This study uses a qualitative methodology with a case study approach, where data is collected through in-depth interviews, observations, and document analysis from several Christian educational institutions. How Christian religious values ​​are integrated into the learning process to form a better personality, and how students can develop digital skills and soft skills such as leadership and communication, are the main topics of discussion in this study. Christian religious education plays an important role in producing students who are not only technically competent but also have strong moral integrity is the core of the study. This study has been shown to have a positive impact on the transformation of students' personalities and supports the development of professional skills that are relevant to the digital era.

Muhammad Badawi; Muhammad Zikry Munawar; Muhrian Hamidillah; Muhamad Noval Ardiansyah

Islamic Education Scientific Journal 2024 cv. maryam sejahtera

Olahraga renang merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasullullah, selain berkuda dan panahan. Olahraga juga menjadi salah satu media dakwah bagi Rasulullah agar pesan yang ingin disampaikan lebih dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat mengingat masyarakat lebih menyukai penyampaian mengenai sesuatu yang dilakukan melalui kegiatan yang mereka kenal dan sukai. Adapun penulisan ini dilakukan melalui studi pustaka. Hasil penulisan menunjukkan bahwa olahraga renang memiliki banyak manfaat yang dapat meningkatkan kemampuan membaca, perkembangan bahasa, pembelajaran akademik, dan kesadaran spasial seseorang yang apabila seseorang memiliki karakteristik ini maka ia akan lebih mudah dalam menghadapi semua tantangan dalam hidupnya. Meski begitu, masyarakat di Indonesia saat ini diketahui belum sepenuhnya mengenal olahraga renang. Hal ini sungguh disayangkan, khususnya bagi muslim, yang seharusnya mengenal olahraga ini sebagai salah satu sunnah dari Rasulullah. Sehingga perlu adanya program pengenalan olahraga renang, yang salah satunya dapat dilakukan melalui dakwah maupun Pendidikan Jasmani dan Keterampilan.

Rahmah, Hardiyanti; Maria Ulfa

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Anak-anak yang mengalami masalah perkembangan, terutama anak yang terlahir dalam kondisi kelainan kromosom atau dikenal dengan istilah down syndrome  seringkali memiliki kemandirian dan keterampilan hidup yang rendah, sehingga penting bagi orang-orang di lingkungan anak tersebut untuk meningkatkan kemandirian dan keterampilan hidup anak dengan down syndrome. Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk mengetahui bagaimana cara yang bisa dilakukan oleh pihak keluarga, sekolah dan lingkungan untuk dapat meningkatkan kemandirian dan keterampilan hidup pada  anak dengan down   syndrome. Peneliti  menggunakan  pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi literatur. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan orang tua, pendidikan guru dalam keterampilan dan nilai agama serta proses terapi okupasi dapat berperan  besar  dalam pembentukan  kemandirian dan keterampilan hidup pada  anak  dengan down   syndrome.  Bentuk  pola pengasuhan dan pendidikan  seperti  apa,  itulah yang  akan  membentuk  karakter  anak  dan  mempengaruhi kemandirian  anak  dengan down   syndrome, dikarenakan  pola  pembiasaan-pembiasaan  yang diterapkan pada  saat  di  rumah, di sekolah dan di masayarakat akan membuat anak belajar lebih baik walaupun memiliki keterbatasan.

Estelita Situmorang; Elsis Pane

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Modernisasi membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam nilai dan norma sosial yang dianut oleh masyarakat. Remaja, sebagai generasi penerus bangsa, perlu dipersiapkan dengan baik agar tetap kokoh dalam nilai-nilai moral dan spiritual mereka. Artikel ini mengeksplorasi peranan Pembinaan Anak dan Remaja (PAK Remaja) dalam mempersiapkan remaja menghadapi perkembangan modernisasi, dengan berfokus pada analisis dua teks Alkitab, yaitu 1 Samuel 1:1-16 dan Efesus 5:22-33. Dalam 1 Samuel 1:1-16, kisah Hana menyoroti pentingnya iman, komitmen, dan pengabdian kepada Tuhan dalam pembentukan karakter. Nilai-nilai ini relevan dalam pembinaan remaja di era modern untuk membentuk dasar moral yang kokoh. Efesus 5:22-33 membahas hubungan kasih dan penghormatan antara suami dan istri, yang prinsip-prinsipnya dapat diterapkan dalam pembinaan remaja untuk mengajarkan pentingnya kasih dan penghormatan dalam hubungan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis teks Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAK Remaja dapat berperan signifikan dalam mempersiapkan remaja menghadapi modernisasi melalui penanaman nilai-nilai kekristenan, pengembangan karakter dan moral, pelatihan keterampilan sosial, dan edukasi penggunaan teknologi secara bijak.

Ahmad Syaifuddin; Nanik Rodiyah; Siswadi; Ahmad Syaifuddin

Opportunity Research and Community Service Journal 2024 Faculty of Economics and Islamic Business, Sunan Drajat University, Lamongan

This research aims to determine the role of companions in entrepreneurial week activities and artistic creation at MI Mambaul Ulum Dagan. The method used is descriptive qualitative. Data collection techniques use observation, documentation and interviews. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model. Based on data analysis, it can be concluded that the entrepreneurial week activities at MI Mambaul Ulum Dagan are carried out to instill entrepreneurial values ​​in students. The basis for implementing entrepreneurship week activities at MI Mambaul Ulum Dagan is the profile of Pancasila students and rahmatan lil-alamin students. The objectives of implementing the bazaar are: 1. Developing creativity and innovation. 2. Teaching entrepreneurial skills, 3. Sharpening the entrepreneurial spirit from an early age, 4. Forming multi-capable people. The forms of Bazaar Mentoring carried out are: 1. Providing direction and helping students understand the material, 2. Providing emotional support, 3. Providing constructive feedback to improve performance, 4. Arranging schedules, and overcoming problems that may arise, 5. As a role model to shape student character through positive behavior and attitudes, and 6. Collaborate and interact with other parties involved in field activities, such as parents, schools and field partners. The bazaar assistance provided was effective. This is proven by the implementation of bazaar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendamping dalam kegiatan pekan wirausaha dan kreasi seni di MI Mambaul Ulum Dagan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Berdasarkan analisis data menunjukkan Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kegiatan pekan wirausaha di MI Mambaul Ulum Dagan dilaksanakan untuk menanamkan nilai-nilai kewirausahaan siswa. Landasan pelaksanaan kegiatan pekan wirausaha di MI Mambaul Ulum Dagan adalah profil pelajar Pancasila dan pelajar rahmatan lil-alamin. Tujuan pelaksanaan bazaar adalah: 1. Mengembangkan kreativitas dan inovasi. 2. Mengajarkan Keterampilan Wirausaha, 3. Mengasah Jiwa Wirausaha Sejak Dini, 4. Membentuk Manusia yang multi kemampuan. Bentuk Pendampingan Bazaar yang dilakukan adalah: 1. Memberikan arahan, dan membantu siswa memahami materi, 2. Memberikan dukungan emosional, 3. Memberikan umpan balik konstruktif untuk memperbaiki kinerja, 4. Mengatur jadwal, dan mengatasi masalah yang mungkin muncul, 5. Sebagai teladan untuk membentuk karakter siswa melalui perilaku dan sikap yang positif, dan 6. Berkolaborasi dan berinteraksi dengan pihak lain yang terlibat dalam kegiatan lapangan, seperti orang tua, pihak sekolah, dan mitra lapangan. Pendampingan bazaar yang dilakukan efektif. Hal ini terbukti dengan terlaksananya kegiatan bazaar.

Kurniawan, Aziz

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2024 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan realitas, ekpetasi dan solusi pada pembelajaran abad 21. Deskripsi yang diuraikan pada penelitian ini meliputi keterampilan yang diharapkan pada abad 21 yaitu 4C yang terdiri dari (Critical Thinking, Communiaction, Collaboration, Creativity). Data yang ditemukan pada lapangan berdasarkan kajian penelitian yang dilakukan peneliti lain menyebutkan bahwa belum seutuhnya keterampian 4C dikembangkan sesuai dengan harapan pada pembelajaran abad 21. Untuk dapat menjawab permasalah yang terjadi peneliti menyimpulkan yaitu 1) berpikir kritis dapat ditumbuhkan melalui pemberian instrument yang melatih siswa dalam berpikir kritis, 2) keterampilan kreativitas dapat dilatih dengan memberikan ruang gerak kepada siswa agar dapat berpikir secara bebas tanpa tekanan serta penerapan strategi pembelajaran yang inovatif, 3) keterampilan kolaborasi dan komunikasi dapat dimunculkan dengan mengembangkan media, bahan ajar, LKS atau modul yang menekankan pada kegitan diskusi siswa dengan teman sekelas, atau dengan mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa.

Nilam Cahaya; Sukatin; Nadia Febitami; Diky Afrizal; Wahyu Hidayat

Jurnal Ilmiah multidisiplin 2024 Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Seorang guru atau pendidik dapat digambarkan sebagai pemimpin dalam tindakan (Journey), Seseorang yang memiliki keterampilan dan keahlian yang bertanggung jawab atas kelancaran proses pembelajaran. Perjalanan adalah suatu proses belajar mengajar yang berlangsung di dalam atau di luar kelas dan mencakup seluruh aktivitas kehidupan. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan karakter siswa. Guru juga diharapkan memiliki karakter yang kuat dan positif untuk membentuk karakter siswa atau anak didiknya dengan baik. Oleh karena itu, peran guru dalam membentuk karakter siswa sangat strategis dan penting dalam proses pendidikan.