Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 483

Analytics

Salsabila Tiara Maharani; Cristiawan Hendratmoko

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to examine the effect of Social Media Brand Engagement, Brand Trust, and Customer Satisfaction on Nescafé Brand Loyalty. A quantitative approach was employed using a explanatory research. Data were collected through questionnaires distributed to Nescafé consumers and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that Social Media Brand Engagement has a positive and significant effect on Nescafé Brand Loyalty, with a significance value of 0.001 (< 0.05). Customer Satisfaction also has a positive and significant effect on Nescafé Brand Loyalty, with a significance value of 0.001 (< 0.05). In contrast, Brand Trust does not have a significant effect on Nescafé Brand Loyalty, as indicated by a significance value of 0.506 (> 0.05). The coefficient of determination (R²) shows that Social Media Brand Engagement, Brand Trust, and Customer Satisfaction explain 61.2% of the variation in Nescafé Brand Loyalty, while the remaining 38.8% is influenced by other factors not included in this study. The findings suggest that consumer engagement on social media and customer satisfaction play important roles in strengthening brand loyalty toward Nescafé. Therefore, companies should focus on improving social media engagement strategies and maintaining customer satisfaction to enhance consumer loyalty.

Amelia, Erika; Nurhayati, Anis

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tape ketan putih merupakan produk pangan fermentasi tradisional yang dibuat melalui proses fermentasi beras ketan menggunakan ragi tape. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis kemasan daun dan konsentrasi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik tape ketan putih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis kemasan daun (K) (daun pisang, daun jati dan daun jambu air) dan konsentrasi ekstrak bunga telang (B) (0,5%; 1%; dan 1,5%) dengan tiga kali pengulangan. Parameter yang dianalisis meliputi kadar gula, pH, serta uji organoleptik warna, aroma, rasa dan tekstur. Data analisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis kemasan dan konsentrasi ekstrak bunga telang berpengaruh terhadap karakteristik tape ketan putih. Perlakuan terbaik diperoleh pada kemasan daun pisang dengan penambahan ekstrak bunga telang 0,5% yang menghasilkan pH dan kadar gula yang sesuai dan tingkat penerimaan panelis tertinggi.

Hotni Pinta Laura Hutabarat; Jonathan Edgarian; Catharina Aprilia Hellyani

Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This literature review analyzes the impact of data privacy issues on consumer usage intention in Indonesian e-commerce platforms. The study aims to map privacy threats and understand the phenomenon of the privacy paradox in the context of digital retail. Using a literature review method, this study synthesized findings from international journals published in the last five years from Scopus, Web of Science, and Google Scholar databases. The results show that excessive data collection, unauthorized secondary use, and data breaches significantly increase consumer privacy concerns. However, the research also confirms a privacy paradox, where consumers willingly share personal data to gain shopping convenience and promotions. The findings highlight that strong brand trust and a seamless user experience can effectively mitigate these privacy fears. Practically, this study recommends that e-commerce companies implement the Privacy by Design framework, utilize dynamic passwords (OTP), and provide transparent privacy settings as a competitive marketing advantage. Future research should explore specific regional demographics and the direct impact of new technologies like AI chatbots on consumer security perceptions.

Ignasius Alvedo Hasan; Agustinus Risno; Jilbertus Fernando Samo Langoarang; Yohanes De Ngedu; Adrianus Banao +1 more

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

A crucial issue currently facing the Church is its stance on building good and harmonious relationships with all other belief systems within its own community. Although dogmatically the Church explicitly expresses its openness to all religious practices and piety lived out by the faithful according to their traditional beliefs, the Church remains cautious so that in building relationships through dialogue, the traditions of the Church are not lost. This paper aims to highlight the relationship between the Catholic faith and the traditional belief system of the Manggarai people in light of the dogmatic constitution Nostra Aetate. Nostra Aetate is one of the key documents resulting from the Second Vatican Council that addresses the current reality of religious diversity. Through this document, the Church seeks to declare its commitment to reflecting on the fact that all humanity shares a single origin and a single ultimate goal: God Himself. The beliefs or religious system of the Manggarai people is implicitly monotheistic, namely Mori Jari dedek Ema pu’un kuasa. On this basis, the Church sees that the same concept exists in Catholic doctrine. In this study, the author uses qualitative research with a text analysis approach. Text analysis is a methodology in qualitative research that aims to interpret and analyze texts based on their context.

Dian Rimayanti; Prisca Trifena Puspita; Sinta Tri Hapsari; Felisya Natalia Purwanto; Tries Ellia Sandari

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kecurangan (fraud) di sektor perbankan daerah merupakan ancaman serius yang dapat merugikan keuangan negara dan menurunkan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kasus korupsi pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) menggunakan pendekatan Fraud Triangle Theory yang mencakup tiga elemen utama: tekanan (pressure), kesempatan (opportunity), dan rasionalisasi (rationalization). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, didukung oleh studi literatur dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kasus Bank BJB mencerminkan interaksi ketiga elemen Fraud Triangle secara simultan. Tekanan bersumber dari kebutuhan dana non-budgeter yang besar dalam pengelolaan anggaran promosi senilai Rp409 miliar. Kesempatan muncul akibat lemahnya sistem pengendalian internal, tidak adanya verifikasi dokumen yang memadai, serta penyimpangan dalam proses pengadaan. Rasionalisasi terbentuk melalui persepsi pelaku bahwa praktik tersebut merupakan hal yang lazim dalam lingkungan birokrasi dan korporasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman teoritis dan praktis terkait pencegahan fraud di lembaga keuangan daerah Indonesia, khususnya melalui penguatan tata kelola perusahaan dan sistem pengawasan internal.

Nur Miftakhan Ilmi Tsabitul Azmi; Owin Bambang Wijanarko; Khilmi Maulana Syifa

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Latar Belakang: Kehilangan seluruh gigi (complete edentulism) dapat menyebabkan gangguan fungsi mastikasi, fonetik, estetika, serta menurunkan kualitas hidup dan kepercayaan diri pasien. Gigi tiruan lengkap (GTL) berbahan resin akrilik masih menjadi pilihan rehabilitasi yang banyak digunakan karena memiliki sifat estetik yang baik, mudah dimanipulasi, dan relatif ekonomis. Laporan Kasus: Seorang pasien perempuan berusia 42 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri Surakarta dengan keluhan kehilangan seluruh gigi pada rahang atas dan rahang bawah sejak tiga tahun yang lalu. Pasien mengalami kesulitan mengunyah, berbicara, dan merasa kurang percaya diri terhadap penampilannya. Pemeriksaan klinis menunjukkan kondisi edentulous lengkap pada kedua rahang disertai penurunan dimensi vertikal wajah. Rencana perawatan berupa pembuatan gigi tiruan lengkap berbahan resin akrilik heat-cured. Tahapan perawatan meliputi pencetakan anatomis dan fisiologis, pembuatan sendok cetak individual, pencatatan hubungan rahang, penyusunan gigi tiruan, try-in, insersi, serta evaluasi pasca pemasangan. Hasil: Setelah pemasangan gigi tiruan lengkap, diperoleh retensi dan stabilisasi yang baik, oklusi yang harmonis, serta perbaikan fungsi mastikasi, fonetik, dan estetika. Pada evaluasi satu minggu pasca-insersi, pasien tidak mengeluhkan rasa sakit maupun ketidaknyamanan, kondisi jaringan pendukung dalam keadaan sehat, dan pasien menyatakan puas terhadap hasil perawatan. Kesimpulan: Rehabilitasi pasien edentulous lengkap menggunakan gigi tiruan lengkap resin akrilik memberikan hasil klinis yang baik dalam mengembalikan fungsi pengunyahan, bicara, dan estetika. Keberhasilan perawatan dipengaruhi oleh ketepatan prosedur klinis, kualitas pembuatan gigi tiruan, serta kerja sama yang baik antara dokter gigi dan pasien.

Nely Lailatul Mahmudah; Yulies Tiena Masriani

Jurnal Akta Notaris 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban hukum Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam kasus pemalsuan dokumen jual beli tanah berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 248/Pid.B/2022/PN.Jkt.Brt. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya penyalahgunaan kewenangan oleh PPAT yang berpotensi merugikan pemegang hak atas tanah serta mengganggu kepastian hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pertanahan. Permasalahan penelitian meliputi: (1) kronologi dan konstruksi hukum kasus pemalsuan dokumen jual beli tanah; (2) pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara; dan (3) bentuk pertanggungjawaban pidana PPAT dalam kasus tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta doktrin hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan PPAT yang membuat Akta Jual Beli berdasarkan surat kuasa palsu tanpa kehadiran dan persetujuan pemilik sah telah memenuhi unsur tindak pidana pemalsuan akta otentik sebagaimana diatur dalam Pasal 264 ayat (1) jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pertimbangan hakim didasarkan pada asas legalitas, pembuktian, persamaan di hadapan hukum, serta keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hukum. Putusan pidana penjara dan denda yang dijatuhkan mencerminkan akuntabilitas pejabat publik atas penyalahgunaan kewenangan jabatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertanggungjawaban PPAT mencakup aspek pidana, perdata, dan administratif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan, penegakan kode etik profesi, serta peningkatan integritas dan profesionalitas PPAT guna mewujudkan tertib hukum dalam administrasi pertanahan.

Husnia; Andi Mustika Amin; Annisa Paramaswary Aslam; Nurman; Abdul Rahman

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan, menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan, serta menganalisis pengaruh likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh iverusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024 yang berjumlah 83 perusahaan. Sampel penelitian sebanyak 48 perusahaan yang dipilih melalui iverusa purposive sampling berdasarkan kriteria iv erusahaan yang terdaftar secara berturut-turut selama periode penelitian, mempublikasikan laporan keuangan secara lengkap, tidak mengalami kerugian selama periode penelitian, serta memiliki data yang sesuai dengan variabel penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dengan mengakses dan mencatat data keuangan yang relevan. Analisis data menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan aplikasi Eviews melalui uji pemilihan model yang meliputi uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier untuk menentukan model yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa komposisi penggunaan utang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dapat memengaruhi persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan. Profitabilitas yang diproksikan dengan Net Profit Margin (NPM) juga berpengaruh terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi kemampuan iverusahaan dalam menghasilkan laba maka semakin tinggi pula nilai perusahaan karena meningkatnya kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan. Sementara itu, likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek belum tentu menjadi pertimbangan utama bagi investor dalam menilai perusahaan pada sektor makanan dan minuman.

Salma Nur Hanifah; Sri Retno Widyorini

Notary Law Research 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Perkembangan teknologi digital telah merevolusi mekanisme transaksi ekonomi dengan mendorong penggunaan kontrak elektronik sebagai instrumen utama dalam aktivitas e-commerce. Kajian ini menyoroti dominasi klausula baku yang disusun sepihak oleh pelaku usaha, yang mengakibatkan ketimpangan posisi tawar serta berpotensi menimbulkan kerugian sistemik bagi konsumen. Secara empiris, rendahnya literasi hukum masyarakat, kompleksitas bahasa kontrak, serta mekanisme persetujuan instan memperkuat kondisi kerentanan konsumen dalam memahami hak dan kewajibannya. Meskipun kerangka regulasi nasional seperti UUPK dan UU ITE telah memberikan dasar perlindungan, implementasinya masih menghadapi hambatan serius, termasuk lemahnya pengawasan, kesenjangan antara norma dan praktik, serta tantangan yurisdiksi lintas negara dalam transaksi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-empiris untuk menganalisis efektivitas perlindungan hukum serta mengidentifikasi faktor penyebab ketidakseimbangan dalam kontrak elektronik. Hasil kajian menunjukkan perlunya rekonstruksi model perlindungan konsumen berbasis keadilan kontraktual yang menekankan transparansi, keseimbangan, dan akuntabilitas dalam penyusunan klausula. Selain itu, integrasi aspek teknologi, desain sistem digital, dan peningkatan literasi konsumen menjadi elemen krusial dalam menciptakan ekosistem transaksi yang adil. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan teori hukum digital sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pembentukan regulasi adaptif guna memperkuat kepercayaan publik terhadap ekonomi digital.

Vincentius Simon Suyanto; Ar Rahiim Innash; Sudijono Sastroadmodjo

Notary Law Research 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Notaris sebagai pejabat umum pemegang kewenangan atributif negara dalam pembuatan akta otentik menghadapi kerentanan hukum serius akibat penggunaan dokumen palsu oleh penghadap beriktikad buruk. Asas kepercayaan (vertrouwen) menempatkan notaris pada posisi paradoks: wajib melayani masyarakat, namun berisiko dikriminalisasi atas kejahatan pihak yang dilayaninya. Penelitian ini mengkaji tiga permasalahan: pengaturan hukum tanggung jawab notaris atas akta berbasis dokumen palsu, ketidakmemadaian regulasi dalam melindungi notaris, serta model perlindungan hukum ideal bagi notaris menghadapi pemalsuan dokumen penghadap. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, berbasis data sekunder yang dianalisis melalui content analysis dan divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, UUJN dan KUHPerdata membatasi tanggung jawab notaris pada kebenaran formal dan prosedural pembuatan akta, sedangkan kebenaran materiil dokumen merupakan tanggung jawab mutlak penghadap. Kedua, regulasi berlaku belum memadai karena UUJN tidak memuat klausul good faith immunity, mekanisme shifting of liability belum diatur secara rigid, kewenangan Majelis Kehormatan Notaris terbatas pada fungsi administratif tanpa daya ikat terhadap proses penyidikan, serta ketiadaan sistem verifikasi identitas digital terintegrasi. Ketiga, model perlindungan ideal adalah model tiga lapis: lapis preventif melalui verifikasi identitas digital real-time terintegrasi dengan Dukcapil dan BPN; lapis normatif melalui amandemen UUJN yang memuat klausul imunitas iktikad baik dan pengalihan tanggung jawab material kepada penghadap manipulatif; serta lapis represif melalui penetapan izin MKN sebagai syarat mutlak penetapan tersangka dan jaminan rehabilitasi bagi notaris yang dikriminalisasi secara tidak sah.

Tiffany Aprilia; Azizul Kholis; Nasirwan; OK Sofyan Hidayat; Tapi Rumondang Sari Siregar

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profesionalisme ASN, independensi ASN, dan komitmen organisasi ASN terhadap kualitas laporan keuangan daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 45 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah ASN pada BKAD Provinsi Sumatera Utara, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme ASN dan independensi ASN berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Sementara itu, komitmen organisasi ASN berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Secara simultan, profesionalisme ASN, independensi ASN, dan komitmen organisasi ASN berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan daerah pada BKAD Provinsi Sumatera Utara.

Nababan, Christon; Simanjuntak, Joksan; Dini Situmorang; Reva Tessalonika; Stevan Bako +3 more

REDOMINATE : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani 2026 Sekolah Tinggi Teologia Kerusso Indonesia

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pengasuh dalam mengembangkan spiritualitas anak di Panti Asuhan Elim HKBP Pematangsiantar melalui pendekatan attachment (kelekatan). Latar belakang masalah menunjukkan bahwa anak panti asuhan sering mengalami trauma, kesepian, dan krisis kepercayaan kepada Tuhan akibat ketidakhadiran orang tua kandung. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur kepada pimpinan dan pengasuh, serta pendekatan halus kepada anak-anak, penelitian ini mendasarkan analisis pada teori attachment John Bowlby dan konsep spiritualitas anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuh berperan sebagai pengganti orang tua yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga membangun kelekatan emosional yang aman (secure base) melalui pembagian tugas kekeluargaan, kegiatan ibadah rutin (pagi dan malam), serta pendampingan personal. Tantangan terbesar terjadi pada masa adaptasi anak baru yang sering menunjukkan perilaku menangis, menyendiri, dan keraguan spiritual. Pendekatan holistik dan konsisten berbasis kasih agape terbukti efektif menumbuhkan rasa aman, kepercayaan diri, dan nilai religius anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran pengasuh sebagai figur kelekatan sangat fundamental dalam pembentukan spiritualitas anak panti asuhan.

Juliaans E. R. Marantika; Jolanda Tomasouw; Ronald Darlly Hukubun; Dewi Alma Tualepe; Preity Alfianty Sabina Fajri +3 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

This community service activity aims to boost the self-confidence of seventh-grade students at SMP Negeri 2 Taniwel Timur, West Seram Regency, many of whom struggle with speaking in public. The activity was conducted through an arts performance as part of the University of Pattimura’s Community Service Program (KKN). The process was divided into three simple stages: preparation (meetings with the school and selecting competitions such as public speaking, poetry reading, or solo singing), implementation (students performed for 2 hours while receiving praise and positive feedback), and evaluation (observing changes such as more confident eye contact and a louder voice). As a result, the students participated actively, and their hesitation decreased significantly due to hands-on practice and support from teachers and peers. The arts performance proved to be an easy and comprehensive way to help students become more confident and sociable.

Yuliana, Rita; Abrori, Rian; Emilia Sula, Atik

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pengabdian ini bertujuan memperkuat akuntabilitas pengelolaan dana pembangunan masjid melalui penyusunan informasi keuangan berbasis ISAK 335. Pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui observasi, wawancara, dan pendampingan penyusunan laporan keuangan. Kegiatan dilakukan melalui klasifikasi transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta analisis efisiensi dan partisipasi donatur. Hasil pengabdian berupa tersusunnya laporan keuangan pembangunan masjid yang lebih sistematis dan informatif. Takmir memperoleh pemahaman mengenai efisiensi penggunaan dana dan pola partisipasi masyarakat. Transparansi laporan keuangan juga memperkuat kepercayaan jamaah terhadap pengelolaan dana pembangunan. Pengabdian ini berdampak pada penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan keberlanjutan partisipasi masyarakat dalam memakmurkan masjid.

Kayla Gunawan; Salsa Nabil Aenur Rokhmah; Fatkhur Rokhman

Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This research was designed to explore the extent to which public beliefs influence the implementation of Digital traceability  systems in the halal industrial sector. The approach used was quantitative with a survey method, where questionnaires were distributed to 60 respondents who were consumers of halal products in Indonesia. Data were analyzed using simple linear regression via Microsoft Excel. Research findings indicate that public confidence has a positive and significant influence on the adoption of Digital traceability  systems, with a regression coefficient of 0.476 and a significance level of 0.000 (<0.05). In addition, the coefficient of determination (R Square) value of 0.219 indicates that public confidence contributes 21.9% to the implementation of the Digital traceability  system, while the rest is determined by other factors that were not researched. These findings confirm that public trust is an important element in encouraging acceptance of digital technology, especially in the halal industry which relies heavily on transparency and consumer confidence. Thus, implementing a Digital traceability  system that is supported by information openness and easy access to technology can be an effective strategy to strengthen consumer trust while expanding technology adoption.

Aisyah Larasati Tambunan; Desliana Dwi Tamalia; Divi Humairah; Enggar Fibianingtyas; Ratna Indriani +4 more

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2026 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This study examines young people’s perceptions of the Free Nutritious Meal Program (Makan Bergizi Gratis/MBG) and its impact on public trust in the government. The MBG program is one of the Indonesian government’s strategic policies aimed at improving nutritional quality, particularly for students, while supporting social welfare and human resource development toward Indonesia Emas 2045. In the digital era, social media plays a significant role in shaping public opinion, especially among Generation Z, who actively consume and disseminate information through online platforms. This research employed a qualitative descriptive approach with in-depth interviews, social media observations, and documentation studies as data collection techniques. The participants consisted of young people aged 18–25 years in Bandar Lampung selected through purposive sampling. The findings indicate that most informants perceive the MBG program positively because it is considered relevant to community needs, particularly in improving children’s nutrition and supporting economically vulnerable groups. However, public trust in the government remains conditional due to concerns regarding transparency, uneven distribution, food quality, and program supervision. The study also reveals that young people distinguish between support for the program itself and trust in the government as an institution. Positive perceptions of the program can increase political trust, but implementation weaknesses may reduce confidence in government performance. Therefore, transparency, consistency, and effective public communication are essential factors in strengthening public trust and ensuring the sustainability of the MBG program.

Zahwan Azzahi Alfirdausi; Muh. Hanif

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Student cooperatives in Islamic boarding schools are no longer merely understood as business units providing daily necessities, but have developed into socio-economic spaces that shape independence, trust, and Islamic entrepreneurship education among students. This study is motivated by the limited number of studies examining pesantren cooperatives as socio-religious processes that cultivate values of trustworthiness, responsibility, transparency, and cooperation in students’ daily lives. The study aims to explain the empirical practices of student involvement in cooperative management, the social relations formed through economic activities in pesantren, and their implications for Islamic entrepreneurship education and the strengthening of pesantren economic independence. This research employed a qualitative approach with a field study method conducted at Pondok Pesantren Modern Elfira 2 Purwokerto. Data were collected through observation, interviews with cooperative administrators and student managers, and documentation of financial reports and cooperative operational activities. The findings reveal that students are directly involved in managing goods inventory, customer service, digital financial recording, and the distribution of daily necessities within the pesantren environment. These practices foster values of trustworthiness, transparency, responsibility, and cooperation through supervision systems, work shift arrangements, and daily evaluations. In addition to strengthening the pesantren’s economy, the cooperative also functions as a medium for experiential Islamic entrepreneurship learning. This article contributes to the sociology of Islamic education by demonstrating that student cooperatives function as socio-economic laboratories that shape students’ independence, social trust, and Islamic entrepreneurial ethics within the everyday life of pesantren communities.

Lestari, Wiwin; Fachry Jiyad Setiawan

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mendorong pentingnya kemampuan personal branding bagi generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah atas. Personal branding menjadi salah satu strategi yang dapat membantu individu membangun citra diri positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia pendidikan maupun karier di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya personal branding melalui workshop interaktif di SMA Negeri 1 Batujaya. Kegiatan melibatkan 12 siswa yang terdiri atas duta siswa dan perwakilan aktif sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, praktik sederhana, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipatif dan umpan balik peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya membangun citra diri positif dan penggunaan media sosial secara lebih strategis dalam mendukung pengembangan diri. Pendekatan partisipatif melalui workshop interaktif dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung.

Felixsia Antonia Irmawati; Antonius Phillipus K.Gheta; Margaretha Yulianti

Jurnal Projemen UNIPA 2026 Universitas Nusa Nipa Maumere

The concrete block business is one of the micro-enterprises that develops in Wairotang Village and plays an important role in fulfilling the community’s need for building materials. However, in its development, sales fluctuate from year to year, which is assumed to be influenced by the level of consumer trust and the quality of the products produced. In addition, several problems still occur, such as concrete blocks that crack easily, inconsistent sizes, and varying levels of strength, leading consumers to hesitate in making repeat purchases. This study aimed to determine the influence of consumer trust and product quality on purchasing decisions of concrete blocks in Wairotang Village. The independent variables in this study were consumer trust and product quality, while the dependent variable was purchasing decision. This study was motivated by fluctuations in concrete block sales and the persistence of consumer doubts regarding product quality, including easily cracked blocks, inconsistent sizes, and varying strength levels. These conditions resulted in suboptimal consumer trust, which in turn affected purchasing decisions. This study used a quantitative research method. The population consisted of consumers of concrete blocks in Wairotang Village, and the sampling technique was purposive sampling. Data collection was conducted through questionnaires, observations, interviews, and documentation. The data were analyzed using descriptive analysis, validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, t-tests, F-tests, and the coefficient of determination ($\text{R}^2$). The results were expected to show that consumer trust and product quality have a positive and significant influence on purchasing decisions of concrete blocks in Wairotang Village, both partially and simultaneously. A higher level of consumer trust and better product quality lead to increased purchasing decisions. Therefore, concrete block business actors will need to maintain product quality and build good relationships with consumers in order to improve purchasing decisions and ensure business sustainability.  

Veranti

Jurnal Akta Notaris 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana membawa perubahan penting dalam sistem peradilan pidana Indonesia, khususnya pada mekanisme pembuktian dan kewenangan penyidikan. Perubahan tersebut juga berdampak terhadap profesi yang berkaitan erat dengan dokumen hukum, termasuk notaris sebagai pejabat umum yang berwenang membuat akta otentik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi pemberlakuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 terhadap tanggung jawab pidana notaris dalam pembuatan akta otentik. Permasalahan yang dikaji meliputi bagaimana KUHAP Baru memengaruhi kedudukan notaris dalam proses pidana serta bagaimana pertanggungjawaban pidana notaris diterapkan terhadap akta otentik yang bermasalah. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui penafsiran hukum dan penalaran sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tidak membentuk delik baru bagi notaris, melainkan memperluas instrumen acara pidana melalui pengakuan informasi elektronik, dokumen elektronik, perluasan definisi saksi, dan mekanisme penyitaan modern. Akibatnya, notaris berpotensi lebih sering terlibat dalam proses penyidikan dan pembuktian pidana. Namun demikian, tanggung jawab pidana notaris tetap didasarkan pada terpenuhinya unsur tindak pidana dan kesalahan pribadi, bukan semata-mata karena akta otentik yang dibuat menjadi sengketa. Penelitian ini menawarkan model pengaturan yang seimbang antara akuntabilitas pidana, kepastian hukum, kerahasiaan jabatan, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kenotariatan.